Percaya Perkataan Yesus

DI 13012026

Yohanes 4:50, 53
Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, anakmu hidup!” Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi.
Maka teringatlah ayah itu, bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya: “Anakmu hidup.” Lalu ia pun percaya, ia dan seluruh keluarganya.

Percaya bhw perkataan Yesus telah terjadi sekalipun belum melihat buktinya, ini yang kita lihat dlm kisah anak seorg perwira yg akhirnya sembuh dari sakitnya.

Kebanyakan orang percaya setelah melihat bukti, ini sesuatu yg wajar, karena manusia umumnya melihat dgn mata jasmani. Dlm memutuskan suatu perkara, bukti sangat penting, dari bukti yg ada barulah seseorg akan divonis bersalah atau tdk. Tetapi dlm pengertian ttg percaya dlm kekristenan, di dalamnya terdapat sedikit kontradiksi, hrs percaya sekalipun belum melihat buktinya, ini sesuatu yg tdk mudah, melawan logika dan jg bs dianggap sbg ‘org aneh’ bahkan ‘org gila’. Hal yg berkenaan dgn mujizat dr Tuhan, logika tdk bs selalu dijadikan dasar dlm beriman, karena kesanggupan Tuhan melebihi keterbatasan manusia. Hrs dgn metode apa menjelaskan jantung yg rusak bs normal spt tdk pernah terjadi kerusakan sebelumnya, itulah mujizat.

Detik Tuhan berkata, detik yg sama semua telah berubah sesuai perkataan-Nya, tidak perlu banyak waktu bagi Tuhan utk dapat menunjukkan kuasa-Nya. Bgmna kalau yg terjd itu berkenaan dgn diri kita? Bisa kita langsung percaya atau hsrus melihat bukti dahulu? Dalam keadaan bingung, tersudut, tertekan, sulit bagi kita untuk mengaktifkan iman kita, kecuali kita bisa mengendalikan diri dan tenang. Di tengah badai hidup tapi bs tetap tenang, ini hanya dimiliki org yang bersandar penuh pada Tuhan, hubungan yg dekat dgn Tuhan, selalu berkomunikasi dua arah dan terhubung dgn Tuhan. Untuk bisa ada di level ini, tidak mudah, karena banyak proses dan tantangan yg hrs dilewati, tidak boleh bersungut-sungut, mempercayakan hidup sepenuhnya pd Tuhan. Ketenangan itulah awal mengaktifkan iman kita.

Percaya sekalipun belum melihat buktinya, ini yg hrs kita lakukan sbg org percaya pd Tuhan, Dia tdk pernah berdusta, yakinlah dgn sepenuhnya.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.