Oleh Iman

DI 19012026

Ibrani 11:8
Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

Mengikuti petunjuk Tuhan yg tidak banyak informasi di dalamnya, ini suatu keputusan yg ‘nekad’, tdk semua org berani untuk mau taat dlm hal spt ini.

Kalau semuanya jelas, tahapan-tahapan yg hrs dilakukan itu diberitahukan, informasi ttg akhir tujuan jg banyak, tentunya hampir semua org akan lebih mudah taat dengan penuh semangat, tapi ketika perintah yang diberikan itu kelihatannya ‘buram’, banyak resikonya, beranikah kita utk taat? Apalagi Tuhan itu tdk kelihatan, bermodalkan iman yg kita punya, sesuatu yg bahkan mungkin bs mengancam nyawa, sekali lagi, maukah kita taat? Manusia lebih dipengaruhi oleh apa yg diterima inderanya, realita yg terjadi kadang tdk sesuai perkiraan. Tp Abraham taat meskipun apa yg akan dia hadapi itu tdk jelas, belum diberitahukan Tuhan. Yang bs kita lihat adalah bhw kejadian spt ini di dlm iman adalah sebuah ujian iman yang Tuhan ingin tahu bgmna kondisi iman kita yg sebenarnya.

Abraham taat karena dia punya iman, hal ini yg hrs kita pahami, biasanya kita hanya memahami ketaatan sbg wujud dari rasa takut, tdk berani melawan, atau karna atas dasar kasih pd Tuhan, tapi dlm ayat ini ada suatu pelajaran yaitu Abraham taat karena dia beriman pada Tuhan. Ujian iman selalu disertai ‘reward’ atau Tuhan menjanjikan sesuatu, kalau gagal ya tdk dapat apa-apa, tp kalau berhasil, dapat yg dijanjikan Tuhan serta kenaikan level iman. Taat walau tidak jelas tahapan yg hrs dilakukan, tdk tahu ttg apa yg hrs dihadapi, hanya modal percaya penuh pd Tuhan, tdk semua org lulus ujian iman ini. Manusia cenderung bergantung pd logikanya, apa yg ditangkap inderanya, mudah gentar dan takut, tetapi orang yang memiliki iman percaya pd penyertaan dari Tuhan, kalau Dia memberi perintah, Dia jg akan menyertai.

Taatlah walau perintah Tuhan itu tdk bgtu banyak informasi di dalamnya, memang di waktu ke depan, akan ada banyak hal yang hrs dihadapi, tetapi kita punya penyertaan Tuhan di setiap langkah kita.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.