Manusia Yang Dia Selamatkan

DI 24012026

Ibrani 2:16-17
Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.
Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

Malaikat yg jatuh dlm dosa yaitu iblis serta anak buahnya, tdk diselamatkan Tuhan, tp manusia yg berdosa, Dia Selamatkan karna Dia mengasihani kita.

Ini bs dimengerti sbg suatu pemahaman yg sederhana: manusia sbg ciptaan Tuhan itu lebih berharga dr para malaikat. Tak heran Dia mengutus malaikat utk melayani para manusia yang menerima keselamatan-Nya (Ibrani 1:14). Dlm beberapa kisah Alkitab, malaikat jg melarang manusia utk hormat dgn menyembahnya: “Dan aku, Yohanes, akulah yang telah mendengar dan melihat semuanya itu. Dan setelah aku mendengar dan melihatnya, aku tersungkur di depan kaki malaikat, yang telah menunjukkan semuanya itu kepadaku, untuk menyembahnya. Tetapi ia berkata kepadaku: “Jangan berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama seperti engkau dan saudara-saudaramu, para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah Allah!” (Wahyu 22:8-9) Jadi kita dilarang utk menyembah semua malaikat jenis apapun, hanya Tuhan yang patut disembah.

Kita semua berharga di mata Tuhan, tetapi itu bukan alasan bagi kita utk menunda dr hidup benar di hadapan Tuhan. Ada orang yg berpikir hidup benar nanti di masa tua saja, masa muda gunakanlah utk santai & tdk berpikir ttg kerohanian, toh nanti juga pasti diselamatkan jg, hidup hanya sekali di dunia, kan? Kadang org-org spt itu lupa, umur itu rahasia Tuhan, kalau blm sempat bertobat lalu meninggal, masuk ke neraka! Jgn tunda pertobatan, hiduplah dg serupa sebagaimana Kristus telah hidup, selama Tuhan masih memberi nafas. Kenikmatan dunia hanya fana sifatnya, tdk sebanding dgn kebahagiaan kita hidup kekal di dalam surga nanti. Hidup di dunia layaknya hanya sebuah titik dibanding garis kekekalan yg tanpa akhir, jgn salah mengejar sesuatu di dlm hidup ini, hrs seimbang antara jasmani dan rohani.

Kita berharga di mata Tuhan, tapi tdk boleh kita meremehkan kasih Tuhan, hiduplah dg benar di hadapan Tuhan, sampai nanti kita hidup kekal bersama Dia.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.