DI 26012026
Wahyu 22:11-12
Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”
“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
Apa pandangan kita terhadap orang yang kadang baik, kadang jahat, kadang benar, kadang ngawur, kadang rohani, tp kadang jg duniawi?
Ketegasan itu penting utk menentukan apa yg kita inginkan. Kalau ditanya mau makan apa tp jawabannya terserah, ini membuat kebingungan tersendiri. Tuhan ingin kita ini punya ketegasan dlm hidup, mau jadi org kudus atau hidup cemar? Mau jadi rohani atau duniawi? Org yg tdk tegas bs dibilang sbg org berpikiran ganda: A double minded man is unstable in all his ways (Yakobus 1:8 KJV). Hidup tdk stabil, langkah-langkah hidupnya tdk menentu arahnya, ibarat anak kecil yg bingung cita-citanya mau jadi apa? Dlm kuliah jg demikian, harus menentukan fakultas apa yg ingin dimasuki, kalau tiap semester ganti fakultas terus, rugi waktu & biaya, bs jadi nantinya tdk akan pernah jadi sarjana bidang apapun. Di akhir zaman ini, kita hrs tegas, jenis kehidupan apa yg jadi tujuan hidup kita.
Dari pihak Tuhan, Dia sediakan upah atau reward utk setiap perbuatan kita. Tapi kita hrs jelas dlm menentukan hidup kita dalam dunia ini, sbg org kuduskah atau org najis? Ketegasan ini yg hrs kita tunjukkan, kita tdk tahu masih tersisa brpa lama hidup dalam dunia ini, cukupkah waktu yg tersedia utk membangun pondasi hidup kita? Di akhir hidup kita, ditemukan sbg org benar? Atau justru sedang berbuat yg cemar? Fungsi pertobatan sejati itu muak terhadap dosa dan berjalan masuk dlm kekudusan hidup yg Tuhan inginkan. Biasanya kalau belum dibuat Tuhan tersudut, org berani melawan Tuhan dan menolak bertobat. Jgn sampai ini terjd pd hidup kita, tunggu kehilangan semuanya baru terpaksa bertobat. Jangan permainkan Tuhan, selama masih hidup & diberikan nafas, bertobatlah.
Upah bagi org yg bertobat dan hidup benar adalah keselamatan kekal, jgn sampai kita menyesal nantinya hidup kekal tapi bukan dalam surga.