Bukan Cuma Beri Perintah

DI 22072026

2 Samuel 12:29
Sesudah itu Daud mengumpulkan seluruh tentara, ia berangkat ke kota Raba dan berperang melawannya, lalu merebutnya.

Pemimpin itu idealnya bukan cuma pandai mengatur, memberi perintah saja, tapi turut dlm pelaksanaan kegiatan, punya peranan dlm penuntasan program.

Raja Daud bkn cuma menyuruh tentara utk maju berperang, tp mulai dr persiapan dan hingga peperangannya, dia berperan aktif. Resiko terluka hingga terbunuh tentunya bs saja terjadi, tp raja Daud tetap maju hingga mengalahkan bani Amon, menang perang. Idealnya pemimpin itu memang demikian, tp bnyk ditemui bhw pemimpin ada yg cuma pandai memberi perintah, kemauannya hrs dituruti, tp tdk ikut mensukseskan program yg direncanakan. Pemimpin seringkali oleh umum dianggap spt seorg ‘raja’, dihormati berlebihan, tak boleh disanggah, tidak boleh ditegur, dsbnya. Apalagi kalo si pemimpin ini seorg yg arogan, tersinggung bisa murka hingga menghilangkan nyawa, siapa berani melawan? Tp zaman skrg sdh lebih baik, yg dimaksud adalah ‘servant leadership’, yang bnyk diterapkan dlm berbagai organisasi.

Sebaliknya, ketika raja Daud tidak ikut maju berperang, ia jatuh dlm dosa (2 Samuel 11). Kisah raja Daud, Uria dan Batsyeba, menjadi satu contoh betapa sangat mudahnya org jatuh dlm dosa ketika dia bersantai dan tdk menyibukkan diri. Seandainya wkt itu Daud maju berperang, kisah tragis Uria ini tentu tdk terjd. Mgkin tdk ada raja Salomo yg lahir dr Batsyeba. Pemimpin itu bukan ‘raja’, tapi seseorg yg membawa kelompoknya maju & sukses, keberhasilan adalah hasil bersama, tdk mengorbankan anak buah demi hasrat pribadi, bahkan berani berkorban demi anak buah dan kepentingan kelompoknya. Yang jadi target adalah jadi pemimpin yg dicintai, disegani, bukan ditakuti karena kejam, dan arogan. Hal inilah yg hrs jadi fokus dari para
pemimpin, karena nanti jg hrs pertanggung jawabannya diberikan pd Tuhan saat nanti berhadapan dgn Dia.

Menjd pemimpin adalah kepercayaan dari Tuhan, hrs bs dipertanggung jawabkan dlm hal pelaksanaannya, dan membawa banyak org dlm keberhasilan dan kesejahteraan.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.