DI 13032015
Pengkhotbah 8:8 Amplified Bible
There is no man who has power over the spirit to retain the breath of life, neither has he power over the day of death ..
Tidak ada orang yang punya kuasa atas roh untuk menahan nafas kehidupan, juga tidak punya kuasa atas hari kematian …
Khotbah di ibadah penghiburan atau pemakaman memang berbeda dg khotbah pd umumnya. Kalau khotbah ttg keuangan maka kita diajar bhw Tuhan beri kita kuasa utk menguasai uang, dlm hal plynan org sakit kita diajar bhw Tuhan beri kita kuasa utk menyembuhkan org sakit, tapi ttg kematian, tak ada seorgpun yg punya kuasa atas kematian.
Kpn hari kematian kita tiba, kita tdk tahu pasti, mgkin hr ini, besok, lusa, minggu dpn, bulan dpn, tahun dpn atau sekian tahun ke depan, maka kita hrs ‘siap’ kapanpun hari kematian kita itu tiba krna kita tdk bs menahan atau menundanya.
Segala usia mulai sejak dlm kandungan hingga usia sangat lanjut tdk luput dr kematian, masih muda bkn berarti hidup masih ‘lama’, atau mgkin yg sdh tua bkn berarti akan segera ‘check out’ dr dunia ini. Hanya Tuhan yg tahu persis kpn kita mati dan bgmna keadaan kita saat menghadapi datangnya kematian.
Org biasanya ‘pamali’ atau menghindari topik ttg kematian, ada anggapan bhw org yg bcra ttg kematian seakan sdh mau mati, org yg putus asa dan bosan hidup, dsbnya, tp Alkitab jelas bcra ttg kematian dlm bbrpa bagian kitabnya, spya kita bersiap-siap jika hari itu tiba.
Semua org ingin mati dg damai, lagi tidur lalu buka mata sdh ktmu Tuhan Yesus, ada yg ingin mati ketika sdg berdoa atau plynan, ada yg ingin mati dg tdk menyusahkan keluarganya, dsbnya, ini harapan yg baik, dan sebuah anugerah jika Tuhan mengizinkan kita mengalaminya.
Bgmna dg mrka yg mati dlm kecelakaan, musibah atau bencana alam, dibunuh org, dsbnya? Bkn berarti bgmna seseorg itu mati tergantung baik atau jahatnya org ini semasa hidup, tdk bs dinilai dr sisi ini. Kita tdk berhak dan tdk boleh menghakimi hal ini.