Jangan Salah Berkonsultasi

DI 23042015

1 Raja-raja 12:8
Tetapi ia mengabaikan nasihat yang diberikan para tua-tua itu, lalu ia meminta nasihat kepada orang-orang muda yang sebaya dengan dia dan yang mendampinginya,

Dampak dr berkonsultasi pd org yg salah sangat fatal, dlm kisah ini raja Rehabeam, anak Salomo, cucu Daud, terpaksa kehilangan dukungan 10 suku bangsa Israel, kerajaan Israel terpecah.

Nasehat memang bkn milik para org yg ‘tua’ saja secara umur, tp jg milik org-org muda, namun yg membedakannya adalah isi nasehatnya: apakah memperhatikan kepentingan bersama atau justru menguntungkan diri sendiri. Dan seringkali nasehat org yg lanjut usia lebih baik drpd nasehat org yg muda, asalkan mereka takut akan Tuhan dan berpegang teguh pd Firman Tuhan.

Telinga memang menyukai hal-hal yg membuat kita lebih dihormati dan disanjung, akibatnya jika tdk ada kemurnian hati, kita cenderung meminta nasehat pd org-org yg ‘bermulut manis’ dan segan menegur kesalahan kita. Org yg selalu membela kita justru hrs kita waspadai, krna mrka melihat kesalahan dan kekurangan kita namun justru membiarkannya dan malah memperparah ketidak pekaan kita akan dosa. Kedengarannya baik tp ternyata menyesatkan.

Bersyukurlah jika ada org yg berani menegur dan terus terang membongkar motivasi kita yg salah, ini suatu berkat khusus dr Tuhan. Mrka tdk ingin lihat kita terpuruk, tdk ingin hidup kita hancur, tdk ingin kita mengalami kerugian. Memang tdk nyaman kedengaran di telinga, tp mana yg kita pilih: kasih yg pura-pura atau yg tulus? Org tulus tdk bermaksud jahat, tdk memberi nasehat yg menjerumuskan kita.

Menolak/mengabaikan nasehat yg benar adalah awal dr sebuah kehancuran. Sekedar mengikuti nafsu serakah dan haus kekuasaan dan tdk peduli nasib org lain, ini hal yg hrs kita waspadai. Org muda seringkali memiliki penguasaan diri yg blm ‘matang’, mengikuti keinginannya sendiri. Nasehat yg tdk berdasar pd kebenaran Firman Tuhan membw kita pd kemunduran.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.