Atasi Kebingungan

DI 12032026

Kisah Para Rasul 16:4-5 ILT3
Dan selama mereka melintasi kota-kota, mereka menyampaikan kepadanya agar memelihara peraturan-peraturan yang telah diputuskan oleh para rasul dan para tua-tua di Yerusalem.
Kemudian sesungguhnya, gereja-gereja diteguhkan dalam iman dan mereka terus berlimpah dalam jumlah setiap hari.

Pada zaman gereja awal, banyak hal yang butuh suatu ketegasan, terutama jemaat yg berasal dr non Yahudi yg percaya pada Yesus, aturan mana yg hrs diikuti.

Kekristenan bukan Yudaism, jd apakah yg non Yahudi atau Gentile wajib ikuti Taurat atau bagaimana? Ada kalangan yg dengan yakinnya menyuruh mereka taat pd Taurat, tentu Ini membuat kebingungan. Akhirnya para rasul mengadakan doa dan memberi keputusan bhw mereka tdk perlu mentaati Taurat, tdk perlu disunat, tp hrs patuh taat pd bbrpa aturan yg diberikan para rasul & nantinya ada aturan yg menyusul. Hal ini bagi kalangan non Yahudi tentu disambut baik setelah semuanya diumumkan dan disebar luaskan. Keadaan ini mgkin masih terjd di zaman skrg walau tentu ada sdkit berbeda. Zaman ini bnyk kebingungan yg disebabkan karena doktrin yg berbeda dr masing-masing denominasi gereja dan jg sinode yg ada.

Yang mudah kita temukan adalah tentang persepuluhan dan bahasa roh. Perbedaan doktrin mudah ditemui ttg keduanya, hal ini tentu kadang menimbulkan perdebatan yg kadang berujung pd pemberian label yg berlebihan yaitu: “sesat”. Beragam gereja yg bernaung pd sinode masing-masing ini pada akhirnya kadang sulit bersama-sama ada dlm kegiatan bersama. Pada akhirnya, semua kembali pd apa yg diimani setiap gereja sbg doktrin dan dogma, berusaha utk menghormati doktrin dan dogma yang diyakini sinode dan gereja lain. Ada jg hal lain yg masih menimbulkan kebingungan di kalangan jemaat Tuhan, misalnya topik mengenai akhir zaman, penafsiran yang berbeda janganlah membuat perdebatan yg berujung pd perpecahan.

Jangan membuat diri kita bingung dengan perbedaan yg ada, pilihlah berjemaat di 1 gereja yg sesuai dgn pemahaman Alkitab kita, yg kita nilai memiliki doktrin yg benar.

Posted in Renungan | Comments Off on Atasi Kebingungan

Dikeluarkan Tuhan

DI 11032026

Yohanes 13:31, 34-35
Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: “Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia.
Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

Perintah utk saling mengasihi pd seluruh murid, muncul setelah Yudas pergi, pdhal dia jg termasuk 12 murid utama, jadi apa makna di balik peristiwa ini?

Pertama, Yesus sdh tahu bhw nanti ketika semua peristiwa kematian & kebangkitan diri-Nya, Yudas Iskariot tdk lagi tergolong di antara para murid-Nya. Dia Mahatahu & apa yg akan Yudas Iskariot alami, semua itu ada dlm kemahatahuan Dia. Buat apa berpesan utk org yg akan segera mati? Ini alasan mengapa perintah utk mengasihi satu sama lain hanya diberikan kepada 11 murid saja, Yesus tahu Yudas Iskariot pd akhirnya mati bunuh diri dan tdk lagi jadi bagian dr para rasul. Tuhan berfirman bkn utk org yg tidak menghormati firman-Nya: “Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu (Matius 7:6).

Kedua, Yesus tahu nantinya para rasul ini akan mengalami pergesekan ketika nanti mereka melayani: Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya berlayar ke Siprus. Tetapi Paulus memilih Silas, dan sesudah diserahkan oleh saudara-saudara itu kepada kasih karunia Tuhan (Kisah Para Rasul 15:39-40). Kasih itu penting untuk tetap mengikat hubungan mereka sebagai para rasul yg diutus Tuhan. Pergesekan yg terjd jgn sampai berujung perpecahan dlm gereja mula-mula. Yang diutamakan bkn ego atau gengsi, tetapi kerendahan hati yg mengingatkan bhw mereka itu pemimpin sekaligus hamba dr Kristus, hrs bersikap penuh kasih dan memberi teladan.

Kita jg hrs saling mengasihi, bukan hanya satu pihak yg mengasihi, supaya apapun yg terjadi, tetap ada dlm kesatuan, selalu ada ketaatan pd Kristus.

Posted in Renungan | Comments Off on Dikeluarkan Tuhan

Mengerti Nanti

DI 10032026

Yohanes 13:7
Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.”

Perkataan ini merupakan jawaban Yesus saat Dia membasuh kaki para murid-Nya, perkataan yang juga penting utk berbagai peristiwa yg kita alami.

Mengapa Tuhan begini, mengapa Tuhan begitu? Kenapa yg Dia lakukan tdk sesuai dgn yg kita doakan? Berbagai pertanyaan yg berseliweran dlm pikiran dan hati kita ini membuat kita merasa seolah-olah doa kita tdk dikabulkan Tuhan. Kita butuhnya A tp Tuhan lakukan B, kebingungan serta merasa tdk ditolong Tuhan membuat kita merasa tdk ada lagi gunanya pengharapan dan doa. Namun ingatlah bhw Tuhan yang kita sembah itu sempurna, Dia paham yg hrs dilakukan skrg dan nanti, kitalah yang terlalu ‘serakah’, maunya spt yg kita ingin dan rencanakan. Perkataan Yesus dalam ayat ini menjd suatu perenungan, selalu ada cara Tuhan menolong kita, tapi ingat, Dia berdaulat, tidak perlu mengikuti jalan pikiran manusia yg sangat terbatas.

Seni cara Tuhan bertindak, ini yg penting utk kita terima, ibarat perang, Tuhan lihat dr tempat tinggi, sedangkan kita berada di bawah, pandangan kita terbatas, strategi dr tempat tinggi pasti lebih baik, semua yg terjd bisa dipantau, dan musuh bs dengan tepat dilumpuhkan dan ditaklukkan. Tidak ada pilihan lain selain percaya dgn apa yg Tuhan lakukan bagi kita, itu yg tepat serta tidak membahayakan kita. Dia yg tahu apa yg ada di depan, yang belum terjd, strategi yg iblis rencanakan, niat jahat org lain utk kita, tak ada yg tersembunyi dr pandangan mata Tuhan, jd kenapa meragukan Tuhan dan perbuatan-Nya? Bukankah ini sesuatu yg ‘bodoh’, kita bermain-main dgn iman & akhirnya iman kita lumpuh, keadaan yang terjd makin menyudutkan kita.

Kelak kita akan mengerti, inilah janji-Nya utk semua yg Dia lakukan, kita berjalan & hanya perlu taat sepenuhnya, hasilnya itu pasti yg terbaik utk kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengerti Nanti

Menjadi Hamba

DI 09032026

1 Raja-raja 12:7
Mereka berkata: “Jika hari ini engkau mau menjadi hamba rakyat, mau mengabdi kepada mereka dan menjawab mereka dengan kata-kata yang baik, maka mereka menjadi hamba-hambamu sepanjang waktu.”

Prinsip mulia ini ternyata sudah dipikirkan sejak zaman dulu, prinsip ini di zaman yg skrg ini dikenal sbg ‘Servant Leadership’ yg dipakai di banyak institusi/lembaga.

Pemimpin yg adalah hamba, ini yg menjd dasar nasehat dr para tua-tua ketika raja Rehabeam, anak Salomo, menjd raja dan didatangi oleh rakyat. Menjd hamba bagi rakyat, ini tentu bertentangan dgn prinsip kekuasaan, rakyat yg harusnya jd hamba bagi raja mereka, tetapi para tua-tua dgn penuh kesadaran menemukan bhw kalau raja ‘melayani’ rakyatnya dgn baik, rakyat akan meresponinya dgn mengabdi kepada raja dgn tulus dan dlm jangka wkt panjang akan menjd hamba. Tetapi nasehat ini dgn tegas ditolak oleh Rehabeam dgn memilih mengikuti nasehat teman-teman sebaya dirinya yaitu dgn memperlakukan rakyat lebih ‘keras’ drpd sblumnya. Akhirnya kita tahu respon rakyat, hanya 2 dari 12 suku yang tetap mengikuti Rehabeam, sisanya memilih utk dipimpin org lain.

‘Servant Leadership’ ini ditunjukkan dalam kehidupan Yesus yg memimpin 12 murid utama-Nya, peristiwa Yesus membasuh kaki para murid, selain punya makna yang rohani, tapi itu jg menunjukkan bhw Yesus menerapkan prinsip ini: “Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yg adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu” (Yohanes 13:14). Jadi ‘Servant Leadership’ ini adalah satu hal yg isinya ialah keteladanan seorg pemimpin yg hrs dipraktekkan pd sesama, menjadi pemimpin yg menghamba, menciptakan sebuah kepatuhan bukan karena takut, tp karena kasih, pemimpin yg tidak berpikir sukses sendiri, tapi sukses bersama, tidak bersikap otoriter tetapi memberi teladan, menyelesaikan masalah yg timbul dalam sebuah komunitas, bkn hanya menunggu hasil.

Maukah kita menetapkannya di saat kita melayani? Sementara sebagian pelayanan menerapkan ‘penghormatan’ yg berlebihan terhadap mereka yg katanya mengaku sbg ‘hamba Tuhan’ bak layaknya seorg artis.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Hamba

Dinasehati Tuhan

DI 07032026

Mazmur 73:24
Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.

Ada firman Tuhan, lalu apa itu nasehat yg disebut dlm ayat ini? Utk memahaminya, kita perlu mengerti makna yg tersirat dlm ayat ini.

Tuhan menuntun, tentu saja bukan dalam arti secara fisik, tangan Tuhan memegang tangan kita dan terlihat oleh mata jasmani kita, tp bermakna rohani bhw penyertaan Tuhan itu spt kita berjalan dituntun Tuhan. Jadi makna dr nasehat Tuhan? Biasanya nasehat diberikan oleh seseorg yg telah punya banyak pengalaman, bukan hanya berilmu dan memahami pengetahuan, tp jg dlm prakteknya, berhikmat dan punya harapan kita bisa sukses dan mengalami semua yg baik. Nasehat Tuhan tentu saja bahan dasarnya adalah firman Tuhan yg tertulis yaitu Alkitab, namun dilengkapi dg pemahaman yg lebih dlm sesuai kondisi yg sedang kita alami. Dituntun Tuhan juga berarti Dia yg pegang kendali dlm situasi jalan bersama.

Masalahnya adalah tdk semua orang itu mau utk dinasehati. Sebagian merasa sok tahu, sdh ahli, lebih berpengalaman, lebih kaya, dsbnya. Zaman dulu ada orang yang lebih tua menganggap yg lebih muda tidak berhak menasehati, dianggap suatu sikap yg tidak sopan. Kesediaan kita dinasehati ini penting, bs menolong kita melangkah dgn tepat, tdk salah jalan dan arah, dapat mencapai tujuan yg diinginkan, terhindar dr bahaya dan kerugian yg bs terjd. Cara Tuhan menasehati bs beragam, bisa dgn melalui ayat Alkitab, bs melalui orangtua, sahabat, pemimpin rohani, bahkan orang yg non Kristen sekalipun. Kita yg hrs peka dgn hal ini, jg dalam memilih nasehat yg benar dan tepat utk dipertimbangkan. Dlm Alkitab contohnya saat Rehabeam salah mengikuti nasehat teman sebayanya shga rakyat Israel menolak dia (1 Raja-Raja 12: 1-17).

Ingin mengalami kemuliaan? Berolah diri kita dinasehati Tuhan, dituntun ke tujuan yg Dia inginkan, walaupun ada hambatan dan tantangan menanti, Dia menyertai.

Posted in Renungan | Comments Off on Dinasehati Tuhan

Jauh Dari Tuhan

DI 06032026

Mazmur 73:27
Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa; Kau binasakan semua orang, yang berzinah dengan meninggalkan Engkau.

Dari ayat ini kita mengerti keadaan orang yg jauh dr Tuhan, ternyata dikategorikan sbg org yg berzinah dlm hal rohani karena meninggalkan Tuhan.

Kata meninggalkan tentunya bermakna yg jelas yaitu pergi utk jangka waktu panjang atau sdh tdk ada keperluan lagi di tempat atau org tertentu. Misalnya ketika kita ada di pasar lokal, datang utk berbelanja, jadi ketika sudah selesai belanjanya atau uang habis, maka kita pergi meninggalkannya, berjalan pulang ke rumah. Atau kita pergi ke salon utk menata rambut, setelah kita selesai, kita pergi, meninggalkan penata rambut yg tadi melayani kita. Mudahnya kita katakan sbg: tdk ada urusan lagi dgn org atau tempat yg kita datangi, pergi dgn melanjutkan urusan yg baru. Orang yang meninggalkan Tuhan berarti berpikir bhw dia tdk ada urusan lagi dgn Tuhan, tidak perlu lagi berhubungan dgn Tuhan, semua sudah berakhir.

Apa dan siapa saja yg bs membuat orang memutuskan untuk meninggalkan Tuhan? Org yg berzinah biasanya ada orang yang menarik hatinya dan membandingkannya dgn pasangan hidupnya. Mgkin karna dia lebih cantik dan muda, lebih kaya, mgkin dianggap lebih hebat dari Tuhan, dsbnya. Bisakah dikategorikan meninggalkan Dia pd org-org Kristen yg jarang ke gereja? Ini mgkin saja, knpa tdk datang beribadah di gereja, apakah ada hal yang lebih menarik utk dilakukan? Kalau alasannya sakit hati dgn org gereja, kan bukan Tuhan yg tidak baik padamu? Yg salah org gereja, tetapi ‘ngambeknya’ ke Tuhan, tdk mau ke gereja lagi, kan aneh. Atau jgn-jgn punya protes pd Tuhan, tp tak berani ngaku pd Tuhan & melampiaskannya dgn tdk beribadah lagi ke gereja? Hati-hati, ini bagian dari zinah rohani.

Tempatkan Tuhan di tempat utama dalam hidup kita, ingat bukan Tuhan yang harus menuruti kita, tp kitalah yg hrs taat pada Dia yg berdaulat dlm hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Jauh Dari Tuhan

Apa Yang Sedang Kita Kerjakan

DI 05032026

1 Raja-raja 19:13
Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

Elia saat itu sedang melarikan diri karena nyawanya terancam akibat kemarahan dr Izebel, istri raja Ahab, dan Tuhan menemui Elia demi kelanjutan tugasnya.

Kadang kita mengalami hal serupa, sudah berjerih lelah hidup taat & setia pd Tuhan, justru kita banyak mengalami hambatan & masalah dr mereka yg tdk senang kita dgn gaya hidup spt itu. Bbrpa org bahkan juga mengalami ancaman kekerasan fisik dan bahkan nyawanya terancam. Ada rasa yg bercampur aduk: takut, lelah, putus asa, & yg lainnya, rasanya tidak ingin hidup lagi, berpikir apa gunanya hidup taat dan setia pd Tuhan? Mengikuti cara hidup duniawi yg banyak org lakukan kelihatannya jauh lebih masuk akal. Tetapi yg hrs kita ingat bhw: “sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, & memperhatikan kesudahan mereka. Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kau taruh mereka, Kau jatuhkan mereka sehingga hancur. Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan! (Mazmur 73:17-19).

Satu-satunya nabi yang diangkat ke surga tanpa mengalami kematian yaitu Elia, ini sesuatu yg menjd pelajaran bagi kita. Bhw perjuangan menuntaskan tugas yg Tuhan berikan itu memang berat, tp Dia sediakan upah yg mulia utk semua yg kita lakukan. Memang kadang ketakutan dan kelelahan itu datang, tapi ingatlah bhw Tuhan selalu perhatikan kita dan bertanya: apa yg sdg kita kerjakan? Menuntaskan tugas Tuhan ataukah mengurusi ketakutan & kelelahan kita? Tugas yg Tuhan berikan bisa spesifik atau umum, yg umum adalah hidup kudus spt Kristus telah hidup, yg spesifik adalah apa yang Dia tugaskan kita secara pribadi. Jd walaupun kita dihambat, jgn berhenti utk trs melangkah, ada penyertaan Tuhan yg ikut dgn kita, Dia memantau kita.

Berkorban bukan hanya dlm hal tertentu, saat melakukan tugas dr Tuhan jg harus kita siap lakukan pengorbanan, tp semua itu tdk sia-sia.

Posted in Renungan | Comments Off on Apa Yang Sedang Kita Kerjakan

Orang Yang Diurapi Tuhan

DI 04032026

1 Samuel 26:23 ILT3
Dan YAHWEH akan membalaskan kepada setiap orang, kebenarannya dan kesetiaannya, karena YAHWEH telah menyerahkan engkau ke dalam tanganku, dan aku tidak mau mengulurkan tanganku melawan orang yang diurapi YAHWEH.

Seringkali kata ‘org yg diurapi’ menjd satu tameng bagi para hamba Tuhan agar org lain tdk sembarangan dlm berbuat atau jg berucap ttg mereka.

Kata diurapi, bahasa aslinya ‘mâshîyach’, yg berarti diurapi, biasanya utk orang yg akan menjabat posisi tertentu spt posisi raja, para imam, atau org-org kudus, dan kata ini 2x diterjemahkan sbg Mesias. Dr penjelasan ini, jelas bhw org yg diurapi ini adalah mereka yg Tuhan pilih dan diberi posisi sesuai kehendak Tuhan. Pd zaman itu seringkali Tuhan bicara langsung pada nabi yg dipilih-Nya dan jelas siapa saja yg harus diurapi, contoh nabi Elia: Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kau urapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau (1 Raja-Raja 19:16). Zaman skrg sdh agak berbeda, makna dr diurapi ini telah meluas ke jemaat umum, terutama di kalangan Pentakosta dan jg Kharismatik, diurapi bkn hanya org posisi tertentu, tapi semua jemaat.

Apakah artinya tdk boleh berbuat apapun pd ‘org yg diurapi? Kuncinya ada pd siapa yg mengurapi. Dlm ayat ini jelas Daud dgn sadar memahami bahwa raja Saul diurapi oleh Tuhan menjadi raja dgn perantaraan Samuel. Jadi menjamah raja Saul berarti spt berurusan langsung dg Tuhan sendiri. Di zaman skrg ini kadang rancu ttg orang yg diurapi, apakah dasarnya adalah Tuhan yg pilih, atau org yg disukai pemimpin dari gereja itu? Walaupun secara penampakan mata, mereka itu diurapi para pemimpin gereja sblum menjabat posisi tertentu, tp benarkah posisi itu Tuhan yg berikan? Ini kepercayaan yg Tuhan berikan atau upah dr pemimpin gereja karena mereka dinilai layak menerimanya? Sistem upah ini spt karyawan yg naik promosi di perusahaan tempat dia bekerja karena berprestasi. Tp dlm pelayanan, bukan prestasi, tp apakah mendpt perkenanan Tuhan?

Kita memang jgn sembarangan berbuat & berucap apapun pd org lain, sesederhana apapun posisi mereka, ingat bhw semua yg kita tabur akan kita tuai berkali lipat.

Posted in Renungan | Comments Off on Orang Yang Diurapi Tuhan

Buat Orangtua Bahagia

DI 03032026

Amsal 23:15
Hai anakku, jika hatimu bijak, hatiku juga bersukacita.

Setiap orangtua pastinya ingin tdk kuatir dengan hidup anak-anaknya, dr sejak lahir hingga dewasa dan berkeluarga nantinya, salah satunya spt yg disebut dlm ayat ini.

Bnyk org berpikir yg penting anak menjadi kaya barulah hati orgtua tenang. Tdk salah jg dgn pemikiran ini karena sebagian dari masalah yg timbul disebabkan kesulitan finansial atau keuangan yg buruk. Namun masalah timbul bkn hanya dari keuangan saja, kadang bersumber dr karakter serta tingkat kedewasaan anak-anak kita. Tdk semua masalah bs selesai dgn uang, hal ini yg perlu kita ingat. Dlm Alkitab dapat kita temui contoh spt ini, misalnya Nabal, meskipun kaya, punya istri Abigail yang bijak, namun karena buruk karakternya, ia akhirnya dihukum Tuhan dan mati: “Dan kira-kira sepuluh hari sesudah itu TUHAN memukul Nabal, hingga ia mati (1 Samuel 25:39). Absalom, anak raja Daud, jg menjd contoh anak yg tdk bijak.

Kekayaan dan bijak, 2 kombinasi penting yg sebaiknya dimiliki oleh anak-anak kita semuanya. Walau terkadang orang sering menilai kesuksesan hidup lewat harta yg dimiliki, namun ini hanya benar sebagian saja. Daud yg kaya raya, namun tidak gila tahta, Tuhan membuatnya meninggal dgn keadaan yg baik, membawa nama harum utk leluhurnya, ini satu hal yg sebenarnya menjd incaran semua org. Kita akan bisa dikenal sbg keturunan yg membawa nama harum bagi orgtua hingga leluhur kita. Di dlm silsilah Yesus, nama Daud selalu jadi nama yg disinggung. Karenanya, didiklah anak-anak kita bukan hanya pengetahuan atau ilmu saja, tp didiklah moralitas serta takut akan Tuhan, seimbang antara yang hal sekuler dan kerohaniannya.

Status kaya bs berganti, tetapi karakter yg baik dan berkualitas, sulit utk diubah jika org yg memilikinya selalu hidup dlm takut akan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Buat Orangtua Bahagia

Perlu Dihukum Dulu

02032026

Yesaya 59:18-19 ILT3
Sesuai dengan perbuatan-perbuatannya, demikianlah Dia mengganjarnya; kehangatan murka kepada musuh-musuh-Nya, adalah ganjaran bagi yang memusuhi-Nya. Dia akan mengganjarkan pembalasan kepada pulau-pulau.
Sehingga dari barat, mereka akan takut kepada Nama YAHWEH, dan dari timur, kepada kemuliaan-Nya. Pada waktu musuh datang seperti banjir, Roh YAHWEH akan membuatnya terluput.

Ketakutan biasanya muncul setelah ada hukuman yg diterima. Dlm keseharian kita apalagi di zaman-zaman generasi sblum skrg, memukuli anak sbg hukuman spya jera itu adalah hal biasa. Ada ayat Alkitab berkata: Didiklah anakmu selama masih ada harapan dan hendaklah engkau tidak mengangkat hasratmu utk membunuhnya (Amsal 19:18 ILT3), juga ayat: Hendaklah engkau tdk menahan didikan dari seorang muda, sebab ketika engkau memukulnya dengan tongkat, ia tidak akan mati (Amsal 23:13 ILT3). Hanya saja zaman skrg kalau memukul anak bs jadi dianggap tindakan melawan hukum, apalagi berkembangnya ilmu ‘parenting’ dlm mendidik anak yang cenderung menghindari bertindak kasar terhadap fisik.

Ada org-org tertentu yang berani melawan Tuhan, hingga akhirnya perlu dihukum dg keras oleh Tuhan barulah mau berubah & tunduk pd Tuhan. Kisah bgmna Saulus yg dihukum Tuhan saat perjalanan memburu jemaat Tuhan, dibuat menjd buta hingga akhirnya Tuhan mencelupkannya karena Saulus dipilih Tuhan utk menjangkau bnyk jiwa melalui penginjilan. Bahkan seorg yg kita kenal sbg nabi, yaitu Yunus, hrs 3 hari dihukum masuk dalam perut ikan spya dia mau kembali melakukan tugas yg Tuhan berikan. Dihukum Tuhan, barulah takut, ini jd pelajaran buat kita, jgn mengalami hal itu, tak ada sesuatu atau seorgpun luput dari pandangan Tuhan, tdk ada yang bisa disembunyikan, mau lari, Tuhan kejar. Jgn melawan Tuhan dan kehendak-Nya.

Takutlah akan Tuhan karena kita sungguh mengasihi Tuhan, taat dan setia, balasan dr Tuhan bagi kita tentunya berwujud hal yg mulia nantinya.

Posted in Renungan | Comments Off on Perlu Dihukum Dulu