Arah Langkah Kita

DI 31122025

Amsal 16:9
Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya.

Tentu kita ingin Tuhan memimpin kita dan membuat perencanaan kita berhasil serta susuai dgn yg diharapkan, namun ini perlu suatu pembahasan lebih lanjut.

Hari ini, 31 Desember 2025, kita akan ada di akhir perjalanan kita sepanjang tahun ini, dan besok kita masuki tahun yg baru yaitu tahun 2026. Bisa melewati tahun 2025 dgn segala keadaan kita, tentu ada pimpinan yg dari Tuhan, penyertaan-Nya. Ada rencana di tahun 2026, ada tantangan, masalah yg akan dihadapi, seberapa siap kita? Dalam ayat ini jelas bahwa Tuhan yg menentukan arah langkah hidup kita, dgn catatan yaitu ini terjd kalau kita hidup benar di hadapan Tuhan. Tentu kita hrs taat dg penundukan diri seutuhnya dlm segala hal, takut akan Tuhan dan menjauhi yg jahat. Banyak org yg menginginkan berkat besar, mujizat yg spektakuler, tp tdk hidup benar di hadapan Tuhan, ini tentu suatu mimpi indah semata dan tdk akan pernah terwujud dlm realita kehidupan.

Kita banyak berpikir, merencanakan apa yg kita inginkan, ingin Tuhan menyetujuinya & menolong kita mewujudkannya, ini terlihat normal tp salah. Bukan berarti kita dilarang berpikir dan merencanakan, tp ingat status kita, kita semua ini hamba dr Tuhan. Seorg hamba hanya melakukan perintah tuannya. Kita yakin Tuhan sdh merencanakan yang terbaik utk kita di tahun 2026, utk apa kita berpikir merencanakannya lagi? Percuma merencanakan sesuatu kalau pd akhirnya Tuhan yg mengatur langkah kita, rencana kita yg tdk sesuai dgn rencana-Nya pasti Dia buat gagal total, Dia tdk ingin yg buruk terjadi pd diri kita. Jd sebenarnya yg harus kita lakukan adalah bertanya pd Tuhan ttg rencana-Nya utk kita di tahun 2026 nanti, biar kita menjd hamba yg berkenan untuk Tuhan dan menerima kasih sayang-Nya yg berlimpah.

Selamat mengakhiri tahun 2025 dan siap memasuki 2026 dgn penyertaan Tuhan yg utuh sepanjang tahun depan, bersyukur di tahun 2025 ini, kita menikmati yang terbaik dr Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Arah Langkah Kita

Cara Mendapatkannya Juga Penting

DI 30122025

Amsal 16:8 ILT3
Lebih baik sedikit dengan kebenaran, daripada kelimpahan hasil tanpa keadilan.

Kadang beberpa org lebih mementingkan jumlah drpd prosesnya, itulah sebabnya di dalam realita hidup, ada hal yg didapat dgn cara yg ilegal dan kriminal.

Dlm hal mendapatkan uang misalnya, ada golongan org yg memakai cara ilegal dgn mengimpor barang yg dilarang peraturan utk diperdagangkan. Barang ‘gelap’ hingga istilah barang ‘KW’ jadi pengetahuan umum yg diketahui semua org. Org ingin kaya dgn cepat, karena itulah judi menjadi salah satu pilihan favorit bagi sebagian kalangan, hal ini tentu masih banyak lagi cara yg dipakai org utk memperoleh banyak harta. Dalam persaingan kerja, sudah umum orang tahu ttg ‘penjilat’ dan ‘teman makan teman’, tdk bisa dipercaya bhw ada ketulusan sesama teman kerja, kalau ada kesempatan, harus dimanfaatkan utk mendpt promosi dengan menjatuhkan citra rekan kerja. Padahal yg Tuhan inginkan adalah kita memperoleh dg cara yg benar dan adil, meskipun jumlah yg didapat tdklah banyak.

Apa yg kita lakukan, itu semua pd akhirnya akan dipertanggung jawabkan di hadapan Tuhan, tp ada org-org yg tdk peduli dan tdk percaya akan ada pengadilan Tuhan. Benar hal itu mgkin tdk terjadi di dunia, tapi terjd nanti ketika semua org menghadap Tuhan utk mempertanggung jawabkan semua yg dilakukan selama hidup di dunia. Tdk ada pengecualian, semua akan mendapat upah sesuai perbuatannya. Hukum tabur tuai itu sesuatu yg pasti, dlm kepercayaan lain, ini dikenal sbg karma yg akan terjd pd orang yg melakukan sesuatu. Jd semua org juga percaya dgn hukum tabur tuai walau dgn pemahaman yg agak berbeda, harusnya ini cukup sbg peringatan bhw ada balasan yg menanti dr semua perbuatan yg dilakukan. Karena itu, peroleh dan dapatkanlah dgn cara yg benar dan adil, sesuai dgn firman Tuhan dan kebenarannya.

Jangan lakukan yg ilegal, tdk benar dan tdk adil, dapatkanlah semuanya dgn cara yang benar, adil dan sesuai firman Tuhan, jumlah itu soal nomor selanjutnya.

Posted in Renungan | Comments Off on Cara Mendapatkannya Juga Penting

Dihargai Tuhan

DI 29122025

1 Petrus 2:4 ILT3
yang kepada-Nya kamu hampiri: batu yang hidup, yang sesungguhnya telah ditolak oleh manusia, tetapi di hadapan Elohim terpilih, berharga.

Keberadaan Yesus di dunia sewaktu hidup bahkan setelah kenaikan-Nya ke surga, tdk selalu disambut baik dan terhormat, ada yg bahkan mengejek dan menolak Dia.

Apa yg Yesus lakukan selama pelayanan di dunia ini agaknya belum cukup mendapat apresiasi yg baik, sebagian kalangan tetap menganggapnya sbg ‘ancaman’ bagi citra mereka di masyarakat umum. Karna itulah sebagian kalangan ingin membunuh Yesus dan selalu berusaha menangkap-Nya. Ada jg kalangan yg ‘netral’: mengagumi Yesus, tetapi tak berani menunjukkan itu di depan umum, ada jg kalangan yang menerima Dia dgn gembira. Selevel Yesus saja, komentar dan apresiasi org terhadap Dis, beragam & tdk selalu menyenangkan, apalagi tentang kita. Bukankah walau sudah berbuat yang baik, masih saja kita ditolak? Bahkan ada yg mengincar kita utk ditangkap bahkan jg mgkin mau dibunuh? Kita sdh ramah dan sering memberkati, tetap saja ada mereka yg menganggap kita ini musuh. Tdk mgkin kita bs menyenangkan semua org.

Tetaplah menjd org yg baik & memberkati di situasi apapun, di manapun kita berada. Sebuah janji Tuhan menjd pegangan hidup kita: Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itu pun didamaikan-Nya dengan dia” (Amsal 16:7). Berkenan di hadapan Tuhan jauh lebih baik drpd berusaha mendapat apresiasi orang banyak. Manusia cenderung berubah dlm menilai org lain, sekarang bilang A, besok bisa berubah menjadi bilang B. Kita tidak boleh menjd ‘budak’ bagi org lain, budak yg selalu berusaha menyenangkan tuannya. Ini bs terlihat dr kisah raja Saul, demi tidak kehilangan dukungan rakyatnya, dia justru melanggar perintah Tuhan, akibatnya dia kehilangan tahta dan keluarganya. Jangan hidup bergantung pd apa kata org, tetapi hidup bergantung pd apa kata Tuhan yang berkuasa mengubah hidup kita, takutlah & gemetar di hadapan-Nya.

Ada yg suka dan tdk suka, kita tidak dapat mengendalikan pikiran org lain, berusaha menyenangkan manusia kadang membuat kita hidup dalam kemunafikan.

Posted in Renungan | Comments Off on Dihargai Tuhan

Benih Rohani

DI 27122025

1 Petrus 1:23
Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

Kelahiran kembali yg diwujudkan sebagai pertobatan yg ditandai dgn baptisan air, ini sangat penting bagi org percaya, benih apa yg ada dlm diri kita?

Kalau secara jasmani, benih orgtualah yg menjadikan cikal bakal tubuh kita, banyak kemiripan yg dibawa serta saat dilahirkan ke dunia ini. Karena itulah seorg anak akan memiliki kemiripan secara fisik dan tingkah lakunya dgn orgtua kandungnya. Lalu dgn kelahiran kembali kita, benih apa yg ada di dlm rohani kita? Ayat ini menjelaskan ttg benih yg tdk fana yaitu firman Tuhan. Jadi kelahiran kembali seorg Kristen itu, benih yg ada adalah firman Tuhan, rohani kita ini pastinya hrs memiliki kemiripan dgn benih rohani yaitu firman Tuhan. Sederhananya Isiah org yg sdh lahir baru dan dewasa dlm rohaninya, terlihat dr kemiripannya dengan firman Tuhan, artinya gaya hidupnya dan jg dasar hidupnya ialah firman Tuhan. Kalau kelakuannya menyimpang dr firman Tuhan, maka ada yg salah dgn kelahiran kembali org tersebut.

Coba koreksi diri, perbuatan, sikap, serta perkataan kita, sesuaikan dgn firman yang Tuhan telah tetapkan? Jika berbeda, jadi rohani kita itu berasal dr benih apa? Tuhan ingin kita menjd anak-anak yg punya suatu kerohanian yg bertumbuh dan dewasa, ini terjadi kalau benih rohani kita yaitu firman Tuhan, bertumbuh dan berkembang pesat dalam karakter, perkataan serta perbuatan kita, hidup kita harusnya ‘mirip’ dgn bgmna Yesus hidup di dunia ini. Bukan berarti yg dialami sama persis dgn Yesus, tapi ini ttg cara hidup kita, sikap kita saat berhadapan dgn beragam situasi, bgmna bersikap pada beragam jenis org di sekitar kita. Miripkah kita dgn Kristus? Serupa dgn Kristus? Yang terutama adalah apakah kita semakin jadi dewasa dan meninggalkan kanak-kanak yg memalukan itu?

Benih rohani kita adalah firman Tuhan, jadi patokan kedewasaan rohani kita itu firman Tuhan, serupakah kita dgn Kristus? Jangan justru kita serupa dgn dunia ini.

Posted in Renungan | Comments Off on Benih Rohani

Ketaatan dan Persaudaraan

DI 26122025

1 Petrus 1:22 ILT3
Setelah memurnikan jiwamu dalam ketaatan akan kebenaran melalui Roh di dalam kasih persaudaraan yang tulus dari hati yang murni, hendaklah kamu sungguh-sungguh saling mengasihi,

Bgmna cara utk memurnikan hati? Di ayat ini disebutkan dgn cara taat pd kebenaran melalui Roh dan jg kasih persaudaraan yg tulus dr hati yg murni.

Ketaatan pd kebenaran melalui Roh Tuhan, ini sebenarnya yg hrs terjd pada diri setiap kita, sebab masih banyak org yg berusaha utk taat dgn kekuatannya sendiri, akibatnya jelas, kadang berhasil dan biasanya lebih banyak gagalnya. Keagungan dan godaan dosa lebih memukau drpd ketaatan, hal ini yg membuat kita sulit memilih utk taat pd Tuhan. Di satu sisi ingin taat, tp di sisi lain godaan begitu dahsyatnya. Kadang situasi yg menekan kita memilih utk menyimpang dr ketaatan, atau hanya melakukan sedikit atau sebagian saja, inipun tdk bisa menjadi sebuah ketaatan, karena yg dianggap taat itu bukan taat sebagian, tp taat seluruhnya tanpa kurang sedikitpun. Tapi ketika Tuhan hidup dlm kita, ada kemampuan utk dapat taat sepenuhnya, tetap berjuang melawan godaan dosa, tapi bisa menang darinya.

Hidup dlm persaudaraan, tepatnya saudara seiman, org-org yg diselamatkan, tentu ini tdk sesederhana yg kita bayangkan. Bnyk perbedaan status yg kadang jadi masalah dlm hidup bersama sdr seiman. Belum lagi karakter yg berbeda, latar belakang budaya serta pendidikan, perbedaan kepentingan dan yg lainnya. Bukan berarti mengabaikan semuanya itu, tapi menyikapinya dgn tepat sehingga bs berdampingan dgn harmonis, saling menghargai dan menghormati, bisa saling membangun dan berjalan bersama sesuai visi misi yg Tuhan berikan. Banyak hal yg perlu ditoleransi, mungkin ada bbrpa yg dikompromikan, tp pastinya kebenaran firman Tuhan tdk boleh diubah sedikitpun. Kasihilah sdr seiman kita dgn tulus hati, jg jgn punya niat jahat terhadap sesama, jgn mendendam, tp saling mengampuni.

Ketaatan dan hidup persaudaraan dengan sdr seiman, keduanya memproses dengan tepat kemurnian hati kita, jangan andalkan kemampuan diri sndri.

Posted in Renungan | Comments Off on Ketaatan dan Persaudaraan

Bukan Karena Perbuatan Kita

DI 24122025

2 Timotius 1:9
Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman

Ada urutan dlm kehidupan kita sbg seorg Kristen dlm ayat ini: diselamatkan, lanjut pd memanggil kita dgn panggilan kudus, hal ini perlu kita dalami lebih lanjut.

Apa alasan Tuhan menyelamatkan setiap dari kita? Banyak alasan yg mgkin orang akan berikan ttg hal ini, tp yg pasti adalah bhw kita perlu diselamatkan, tdk bisa untuk menyelamatkan diri sendiri. Diselamatkan utk apa? Inilah pertanyaan yg harusnya dr setiap kita tahu jawabannya. Dlm ayat ini, kita lihat kelanjutan setelah diselamatkan maka ada panggilan kudus yg perlu setiap dr kita patuhi, pastinya kita masuk dalam sebuah proses yaitu pengudusan atau dgn kata lain dimurnikan. Berarti kita terpisah hidup dgn cara yg dahulu, yg duniawi, lalu melangkah maju pd hidup dlm kekudusan sesuai dgn apa yg Tuhan tentukan untuk kita lakukan. Mengapa perlu dikuduskan? Karena Tuhan itu kudus: sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus (1 Petrus 1:16).

Jadi setelah diselamatkan, kita masuk dlm kehidupan yg baru, kehidupan dikuduskan supaya sama spt Tuhan yg adalah kudus, ini berarti kita sedang dibentuk utk menjadi serupa dgn Kristus. Manusia jatuh dalam dosa, kehilangan kemuliaan Tuhan, itulah mengapa kita diselamatkan & dikuduskan, supaya kembali menjd gambaran Tuhan yg sempurna. Hal yg merusak kekudusan itu adalah dosa, membuat kita menjadi cemar dan menghalangi hubungan kita dg Tuhan, jadi dikuduskan itu berarti juga memerangi keinginan berbuat dosa dan menjaga diri kita tetap dlm perlindungan Tuhan. Hal ini berlangsung seumur hidup kita, dalam hal ini, kita perlu berjuang dan menang, tidak boleh kompromi apalagi memelihara dosa membesar dlm hidup kita. Kadang kita bs menguasai diri, kadang kita lengah, itulah sebabnya kita hrs selalu berjaga-jaga dan bertekun dlm doa.

Jangan keluar dr proses pengudusan yang sedang kita jalani, iblis selalu berusaha utk menarik kita kembali dibelenggu oleh dosa dan maut, waspadalah senantiasa.

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Karena Perbuatan Kita

Firman dan Tanda

DI 23122025

Markus 16:20
Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Memberitakan Injil bukan hanya memakai firman, tp perlu disertai dgn tanda-tanda yg menyertai org percaya, di dalamnya ada yg berupa mujizat, kesembuhan, dsbnya.

Ayat ini menjelaskan bhw Tuhan bekerja di dalam pemberitaan Injil melalui firman-Nya dgn meneguhkan firman itu dg tanda-tanda yg menyertai org percaya. Jadi pemberita Injil itu harus ‘sakti’, tp ingat bhw ‘kesaktian’ itu Tuhan yg mengerjakannya melalui para org percaya yg memberitakan Injil. Ayat ini menjadi jawaban bagi para penentang Injil yang selalu menantang org Kristen minum racun tapi tdk mati. Kondisi minum racun ini konteksnya ialah saat pemberitaan Injil sdg dilakukan, bukan dlm kondisi normal, karena Tuhan yg melakukannya utk orang percaya. Kadang mereka susah dijelaskan karena pikiran mereka hanyalah ingin dgn tantangan minum racun, dlm kondisi yang normal, siapapun yg keracunan mgkin bisa mati, mereka memang ingin banyak orang Kristen terjebak dlm hal ini.

Contoh dlm Alkitab bgmna Tuhan bekerja meneguhkan pemberitaan Injil dg firman, misalnya saat Filipus tiba-tiba berpindah lokasi setelah membaptis sida-sida Etiopia (Kisah Para Rasul 8:39-40). Yohanes dan Petrus menyembuhkan pengemis lumpuh (Kisah Para Rasul 3:6-7). Dorkas yg sudah meninggal akhirnya dibangkitkan Paulus (Kisah Para Rasul 9:40-41). Yesus sendiri sbg pelopor pemberita Injil bkn hanya dgn mengajar tetapi melakukan kesembuhan & pengusiran roh jahat, karena itulah jangan kita mengingkari pentingnya mujizat dan tanda ajaib dlm pemberitaan Injil. Lalu knp ada para martir? Ini karena memang bbrpa org ditentukan mati sbg martir: “Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki (Wahyu 6:9).

Pemberitaan firman mgkin bs didebatkan oleh mereka yg menentang Injil, tapi bukti dr tanda-tanda ajaib yg Tuhan kerjakan dlm diri org percaya tdk bs didebat apalagi bisa dipungkiri.

Posted in Renungan | Comments Off on Firman dan Tanda

Hamba Tuhan Harus Sakti

DI 22122025

2 Raja-raja 13:21
Pada suatu kali orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat gerombolan datang, dicampakkan merekalah mayat itu ke dalam kubur Elisa, lalu pergi. Dan demi mayat itu kena kepada tulang-tulang Elisa, maka hiduplah ia kembali dan bangun berdiri.

Nabi Elisa adalah salah satu contoh seorg hamba Tuhan yg komplit, bukan hanya dia sbg pembawa pesan Tuhan, tp juga punya ‘kesaktian’, bahkan hingga ke tulang tubuh saat telah mati.

Benarkah hamba Tuhan itu harus ‘sakti’? Di sini kita perlu melihat ayat-ayat yg merujuk pd hal itu tentunya. Bahkan dlm satu ayat, kalangan jemaatpun harusnya ‘sakti’ juga, baca ini: “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh. (Matius 16:17-18). Tapi kenapa masih tdk banyak kita temukan jemaat dan hamba Tuhan yg ‘sakti’? Agaknya terjd pergeseran ttg figur seorg hamba Tuhan, orang lebih suka hamba Tuhan yg ‘jago khotbah’, lebih akademis sifatnya.

Membuat khotbah itu bs dipelajari, tapi isi khotbah yg bersumber dr pesan Tuhan itu tdk semua hamba Tuhan bs melakukannya dgn tepat. Cari referensi ayat, gali bahasa aslinya, tambahkan sedikit ilustrasi media, jadilah sebuah khotbah yg bagus. Tapi utk bs dipercaya membawa pesan Tuhan, dia itu haruslah Tuhan sendiri yg memilihnya. Jabatan kependetaan bisa diperoleh dari sinode gereja, utk membantu pelayanan & penggembalaan, secara organisasi, sinode yg melantik dan mentahbiskan. Tapi belum tentu disertai dgn karunia dr Tuhan, belum layak diberi ‘kesaktian’ oleh Tuhan. Dalam Alkitab, kita lihat bgmna ‘hamba Tuhan’ itu disertai kesaktian dr Tuhan: Musa, Yosua, Elia, Elisa, bahkan para rasul pertama dan jg Paulus, mereka melakukan mujizat dan tanda ajaib, sementara mereka tetap pada pelayanan firman, pembawa pesan Tuhan.

Hamba Tuhan harus ‘sakti’, karena dalam pelayanannya pd jemaat, banyak masalah dan kasus yg supranatural, berkaitan dgn roh jahat, okultisme, hrs diselesaikan dgn kesaktian dr Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Hamba Tuhan Harus Sakti

Dipersempit Tuhan

DI 20122025

2 Raja-Raja 10:31-32 ILT3
Dan Yehu tidak memerhatikan untuk berjalan dalam hukum YAHWEH, Elohim Israel, dengan segenap hatinya. Dia tidak berpaling dari dosa-dosa Yerobeam yang mengakibatkan orang Israel berdosa.
Pada masa itu mulailah YAHWEH mempersempit daerah Israel, dan Hazael memukul mereka di seluruh perbatasan Israel,

Seringkali kita diajar layaknya sales, kalau berhasil melakukan deal, penjualan, maka ada bonus yg menanti, kalau taat perintah Tuhan maka akan terima berkat, sisi ini yg ditekankan trs menerus sehingga yang ada dlm otak kita hanya berkat, berkat & berkat saja. Tapi kita kurang diajar ttg bgmna jika kita tdk taat? Jangan-jangan yg ada di otak kita spt ini: tidak taat ya tdk dapat apa-apa. Padahal yg sebenarnya tdk spt itu, contoh dlm ayat ini, ketidak taatan raja Yehu pada hukum Tuhan, mengakibatkan Tuhan dgn tegas bertindak dg mempersempit daerah Israel. Jadi tdk taat itu bukan cuma tidak dapat apa-apa, tapi justru ‘dipersempit’ apa yg kita miliki, wujudnya bs beragam, mulai dari kehilangan kecil, hingga kehilangan yg besar, bahkan sampai dibuat minus (-). Hal ini bs terlihat dlm perumpamaan talenta yg sering dikhotbahkan.

Hamba yg jahat pd akhirnya dihukum serta talentanya diberikan pd hamba yg lain. Hal ini yg perlu ditekankan dlm otak pikiran kita yaitu: jgn coba-coba berani tdk taat, berani melawan Tuhan, akibatnya sangat buruk & kita akan menderita karenanya. Benar bhw Tuhan mengasihi kita, tp apakah kita juga mengasihi Tuhan? Kalau mengasihi Tuhan berarti taat pd perintah-Nya, bukan dengan memberi persembahan besar, bukan juga dgn melayani Tuhan! Kita melayani Tuhan sbg akibat kita meresponi kasih Tuhan yg besar dlm hidup kita. Pelayanan kita tidak akan pernah sebanding dgn kasih yg kita nikmati dr Tuhan, pelayanan adalah suatu pengabdian diri, bukti kira telah menerima keselamatan dr Tuhan. Karenanya jangan membanggakan pelayanan, itu bukan utk dipamerkan, tp utk dilihat Tuhan.

Taatlah pd Tuhan, maka kita semakin akan diperbesar kapasitas, tapi kalau tidak taat, kita akan dipersempit bahkan dibuat jadi minus di hadapan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Dipersempit Tuhan

Strategi Yang Tidak Biasa

DI 19122025

2 Raja-raja 6:22
Tetapi jawabnya: “Jangan! Biasakah kaubunuh yang kautawan dengan pedangmu dan dengan panahmu? Tetapi hidangkanlah makanan dan minuman di depan mereka, supaya mereka makan dan minum, lalu pulang kepada tuan mereka.”

Setiap masalah pny cara penyelesaiannya masing-masing, namun terkadang cara yg ingin dipakai haruslah tepat, jika salah, yg terjd justru berbeda dgn hasil yg menjadi tujuan yg ingin dicapai.

Memperlakukan tawanan dgn manusiawi, termasuk strategi yg unik dan tak lazim. Ini yg hrs jadi pemikiran kita pula, kadang saat kita dalam posisi hampir kalah, perlawanan fisik jd pilihan utama yg dilakukan. Sesuatu yg sesuai teori, kadang bkn cara yg tepat di dlm menyelesaikan sebuah masalah yang sedang dihadapi. Misalkan saja apa yg sdg terjd di dunia bisnis skrg ini, penjualan dgn membuka toko fisik mulai bukan jd pilihan yg tepat, membuka toko online jd alternatif pilihan yg masuk logika, walaupun ini juga butuh strategi bisnis lebih lanjut, realitanya terjd banyak toko online yg hanya bertahan sebentar lalu hilang. Memperlakukan yang jadi tawanan dgn manusiawi, justru itulah strategi yg tepat menghadapi gerombolan Aram yg sering menyerang.

‘Out of the box’, ini yg hrs kita usahakan di dalam jalan pemikiran kita. Teori lama tdk menjamin menjd cara yg tepat menjd satu solusi utk sebuah masalah. Mengikuti yang sedang terjd di sekitar kita, menjd satu hal yg perlu kita lakukan, perkembangan arus teknologi, trend serta yg sedang viral, bisa kita jadikan informasi utk menentukan apa strategi yg akan kita tentukan. Di atas yang disebutkan tadi, jgn lupa berkomunikasi dg Tuhan, bertanya pd Tuhan seringkali menjd pilihan terakhir, kalau sdh kepepet, mentok, buntu, jgn sampai kita babak belur duluan baru mencari Tuhan. Libatkan Tuhan mulai dr awal hingga akhir, Dia tahu proses dan ujung dr semua peristiwa, Dia tahu strategi yg paling tepat utk setiap situasi yg sedang kita hadapi, dan kadang cara yg Dia pakai itu di luar logika manusia.

Jadilah pandai dlm pengetahuan dan bijak dalam menentukan strategi, cara yg lama belum tentu cocok digunakan utk keadaan yg baru, temukan strategi yg tepat.

Posted in Renungan | Comments Off on Strategi Yang Tidak Biasa