Anda Senang Melihat Orang ‘Telanjang’?

Matius 25:43 (TB)

  • ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.

Berilah pakaian kepada orang yang telanjang, karena ketelanjangan adalah sesuatu yang memalukan bagi orang yang terhormat. Mari kita fokus pada kata ‘malu’.

Telanjang membuat tubuh seseorang tampak jelas seluruhnya, tentu saja termasuk bagian tubuh yang seharusnya tertutupi, tidak boleh terlihat oleh siapapun. Dalam hidup seseorang, ada saatnya dia dalam keadaan tertekan dan membutuhkan bantuan dengan segera, ibaratnya seperti orang yang pakaiannya ada yang robek sehingga kalau dibiarkan maka mungkin robeknya akan meluas hingga akhirnya nyaris telanjang. Saat seseorang mengalami pergumulan hidup yang berat, dia butuh bantuan, tapi di sisi lainnya ada rasa malu dan sungkan untuk menceritakannya secara ‘blak blakan’ karena itu seperti ‘menelanjangi’ dirinya sendiri di hadapan orang lain. Jadi mungkin dia hanya mengirim ‘sinyal-sinyal’ tertentu dengan harapan ada orang yang menangkap dan paham dengan sinyal yang diterimanya.

Parahnya ada saja orang tertentu yang senang melihat orang lain ‘telanjang bulat’, semua harus diceritakan detail, pdhal bagi yg menceritakannya itu adalah aib yang memalukan. Melihat orang telanjang justru tindakan pertama bukan meminta dia cerita kenapa jadi telanjang, tapi segera berikan pakaian untuk menutupi ketelanjangannya itu. Setelah tidak telanjang lagi, barulah diajak bicara lebih dalam, bicara dengan kondisi telah berpakaian merupakan kondisi yang terhormat dan nyaman, tidak malu berhadapan dengan orang lain.

Jangan pikir hanya melihat situs atau video porno saja yang adalah dosa, tapi membiarkan seseorang dalam ‘ketelanjangannya’ akibat masalah hidup yang sedang dialaminya, itu juga sebuah dosa. Jangan masuk dalam golongan ‘kambing’ saat Tuhan menghakimi kita. Berikan ‘pakaian’ pada mereka yang ‘telanjang’, artinya berikan makanan bagi yang lapar, baru didoakan, orang lapar butuh makanan, bukan doa. Tolonglah jika memang yang orang itu butuhkan ada pada kita, bukankah kita ini bukan pemilik tapi pengelola milik Tuhan yang Dia percayai? Kalaupun kita memberi, yang kita beri itu adalah kepunyaan Tuhan, bukan kita. Jadilah perpanjangan tangan Tuhan, bukan justru perpanjangan mata iblis yang senang melihat ‘ketelanjangan’ orang lain seperti saat Adam dan Hawa menjadi telanjang setelah berbuat dosa.

‘Ketelanjangan’ sesama kita bukan untuk diumbar, tapi untuk ditutupi, hilangkan rasa malu akibat ‘ketelajangan’ yang sedang dia alami.

Tuhan Yesus memberkati kita semua 🙏

Posted in Rhema Wisdom | Comments Off on Anda Senang Melihat Orang ‘Telanjang’?

Ada Responnya

DI 10042021

Hakim-hakim 2:4

  • Setelah Malaikat TUHAN mengucapkan firman itu kepada seluruh Israel, menangislah bangsa itu dengan keras.

Reaksi bangsa Israel saat itu setelah ada Malaikat TUHAN yg menyampaikan firman adalah menangis dg keras, berarti yg didengar adalah sesuatu yg sangat penting dan menyentuh hati.

Bgmna respon kita saat firman Tuhan itu dtg pd kita? Bs lewat pembacaan Alkitab, lewat khotbah, saat kita bsrdoa, dsbnya, apakah kita hanya tahu lalu diam saja, tdk koreksi diri, tdk bersyukur, tdk dg segera bertindak, dll. Kita hrs sadar bhw setiap firman Tuhan yg kita terima lewat cara apapun yg Tuhan pilih, itu adalah sesuatu yg sangat penting, berharga, dan pastinya hrs kita responi dg benar. Jgn kita hanya diam saja atau bahkan meremehkannya, kita jgn menjd org yg tdk tahu diri dan jg tdk menghormati Tuhan. Respon adalah bukti kita serius, peduli dan menghargai apa yg kita terima dr Tuhan, bukti bhw kita melihat ke dlm diri kita sndri dan kita temukan ada sesuatu yg perlu dibenahi dan diperbaiki dg segera. Respon itu bukti bhw kita masih ‘hidup’.

Saat kita menerima firman Tuhan yg beda dg logika dan penalaran kita, apa respon kita? Bersedia lebih taat pd Tuhan drpd mengikuti jalan pikiran kita sndri atau kita justru tetap berpikir utk mengikuti pikiran kita sndri? Ingatlah bhw Tuhan itu adalah Mahakuasa, artinya Dialah yg memegang kendali atas hidup kita, Dia tdk ingin kita mengalami hal-hal yg buruk, Dia ingin kita batal utk berbuat dosa, Dia ingin kita tdk ditipu org, Dia ingin kita dlm keadaan baik dan bahagia. Jd apakah kita cuek pd apa yg Tuhan firmankan pd kita? Jgn kita bersikap demikian, terimalah firman itu dg sukacita spt saat kita menerima berkat dr Tuhan, mujizat dr Tuhan, dsbnya. Terima dg sukacita dan bersyukur bhw Tuhan masih mau memberi firman-Nya pd kita.

Respon merupakan bukti kita peduli, hormat dan mengasihi. Jadilah pelaku firman dan hidup dlm ketaatan pd Tuhan. Tuhan pasti menyertai kita semua.

Posted in Renungan | Comments Off on Ada Responnya

Keintiman Dengan Tuhan

DI 09042021

Lukas 8:21

  • Tetapi Ia menjawab mereka: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Tuhan dan melakukannya.”

Banyak org Kristen keliru memaknai arti dr keintiman dg Tuhan. Org yg memiliki jam doa dlm jumlah yg bnyk pasti akan dianggap dia memiliki keintiman dg Tuhan, apakah itu benar?

Ayat ini mengingatkan kita bhw keintiman dg Tuhan bukan ditentukan oleh jam doa yg dimiliki seseorg, bkn ditentukan oleh seringnya memuji dan menyembah Tuhan tapi ditentukan oleh apakah org itu menjd pelaku dr firman Tuhan yg didengarnya. Pelaku firman Tuhan akan dipandang oleh Tuhan sbg ‘ibu dan saudara kandung’ yg tentu saja hubungan jenis ini sangatlah dekat, memiliki ‘darah’ yg sama. Ada org yg menjadikan doa, pujian penyembahan bahkan terjun dlm pelayanan sbg bentuk ‘pelarian’ dr sesuatu, bkn tulus hati dan utk Tuhan. Di sinilah kita hrs paham bhw keintiman dg Tuhan tdk bs dinilai dr jam doa, pujian penyembahan, seringnya org itu ‘mendengar suara’ Tuhan, dsbnya.

Mendengar lalu melakukannya, ini sebuah sikap yg dimiliki org yg serius, bkn hanya dengar lalu melupakannya, dengar hanya utk menambah pengetahuan, spya nanti terlihat religius, tp melakukan firman-Nya sbg sebuah wujud mengasihi Tuhan dan bentuk ketaatan kita pd Tuhan. Pelaku firman Tuhan akan dimasukkan sebagai ‘anggota keluarga’ Tuhan sndri. Memang tdk mudah utk menjd pelaku firman Tuhan, di zaman spt ini kita akan dinilai ‘aneh’ ketika melakukan firman-Nya, spt melawan arus ombak yg besar, kadang kita spt terdorong utk mundur, sulit utk trs maju berkomitmen menjd pelaku firman. Namun kita tetap hrs berusaha utk itu, tdk menyerah krna tekanan hidup, komentar yg miring dr org lain dan melawan logika kita yg seringkali membuat kita ragu utk melakukan firman Tuhan.

Intim dengan Tuhan, hanya perlu kita taat dan menjd pelaku firman Tuhan, keintiman dg Tuhan bkn sesuatu yg utk dipamerkan, tp sesuatu yg menjd sebuah teladan bagi org lain utk jg menjd pelaku firman.

Posted in Renungan | Comments Off on Keintiman Dengan Tuhan

Perbendaharaan Hati

DI 08042021

Matius 12:35 KJV

  • A good man out of the good treasure of the heart bringeth forth good things: and an evil man out of the evil treasure bringeth forth evil things

Orang baik mengeluarkan perbendahaaan baik dari hatinya menghasilkan hal-hal baik, dan orang jahat mengeluarkan perbendaharaan jahat menghasilkan hal-hal jahat.

Hati manusia itu spt sebuah tempat utk menyimpan sesuatu, dlm ayat ini disebut bhw hati memiliki perbendaharaan yg baik yg isinya adalah hal-hal yg baik jg tentunya.

Kalau kita teliti membacanya, tdk disebut perbendaraan yg jahat itu ada dlm hati manusia, di sinilah kita bs ketahui bhw perbendaharaan yg jahat itu ternyata bkn ada dlm hati manusia. Kita tahu bhw iblis adalah sumber kejahatan, kalau seseorg bs melakukan apa yg jahat, berarti org itu membuka ‘jalur’ komunikasi dg iblis. Spt sebuah negara baru bs mengimpor satu jenis barang dr negara lain kalau kedua negara ini memiliki hubungan diplomatik. Jd org yg memiliki perbendaharaan hal yg jahat berarti dia membuka hubungan dg sumber kejahatan yaitu iblis. Jd bukan hanya soal okultisme saja, org yg jahat perbuatannya sdh bs dipastikan memiliki hubungan dg iblis, tentu ini jgn sampai terjd pd diri kita.

Jd kalau perbendaharaan yg jahat itu bkn dlm hati manusia, lalu letaknya ada di mana? Tentu saja ada dlm diri iblis dan jg semua pengikutnya. Lalu bgmna proses shga akhirnya seseorg berbuat yg jahat? Iblis memasukkannya dlm pikiran org itu, kemudian timbul niat utk melakukannya. Krna itu penting bagi kita utk trs menjaga pikiran kita tetap bersih dan bebas dr semua pikiran-pikiran yg sumbernya dr si jahat. Jd ada kaitannya jg dg menjaga hati kita tetap murni dan bersih. Hati pny hubungan dg perasaan, maka penting jg bagi kita utk menjaga perasaan kita tetap dlm keadaan yg baik dlm situasi apapun yg kita alami, baik atau buruk situasinya. Jgn terpancing emosi, bs menahan diri, ini bagian dr penguasaan diri dlm hal menjaga perasaan kita.

Jgn bangun hubungan dan komunikasi dg iblis dan semua pengikutnya spya kita tdk menjd org yg semua perbuatannya adalah jahat adanya, jaga perasaan, hati dan pikiran kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Perbendaharaan Hati

Membuka Pengertian

DI 07042021

Lukas 24:45 KJV
Then opened he their understanding, that they might understand the scriptures,

  • Kemudian Dia membuka pengertian mereja supaya mereka dapat mengerti Kitab Suci.

Kitab Suci yg dimaksud tentu saja belum selengkap Alkitab zaman ini, hanya berisi 5 kitab Taurat Musa dan kitab para nabi, ini yg hrs kita pahami spya jgn salah dlm memahami apa yg ada di zaman itu.

Ketika kita mencoba memahami Alkitab, tentu ada bbrpa bagian yg tdk bs scra langsung dimengerti setelah kita baca dan coba mendapatkan pengertiannya. Bnyk metode yg mgkin kita kuasai utk bs memahami apa yg sdg kita baca, namun kita jgn lupa bhw hanya ada bagian tertentu dr Alkitab yg baru bs kita pahami stlah Tuhan membuka pengertian kita. Sebagian kalangan menyebutnya sbg ‘pewahyuan’ dr Tuhan, sebagian lagi menyebutnya sbg mendpt ‘pencerahan’, atau rhema. Jd memang perlu bagi kita utk melibatkan Tuhan dlm usaha kita utk mampu mengerti isi Alkitab sesuai dg apa yg Tuhan ingin kita bs mendpt satu pengertian yg benar dan murni. Berdoalah sblum membaca Alkitab.

Membuka berarti sblumnya yg nantinya akan terbuka masih dlm keadaan tertutup dan ini tentu perlu Tuhan yg membukanya shga kita boleh mendpt pengertian yg benar dan tdk menyesatkan. Tertutup bs jg diartikan ‘terkunci’, jd perlu kunci yg tepat utk membukanya. Tertutup bs jg berarti bersifat ‘rahasia’, bukan utk umum. Tertutup jg bs diartikan tdk bs dilihat scra langsung spt isi kado yg terbungkus kertas kadonya. Cuma bs lihat bentuk bungkusannya tp isinya blm tentu sama dg kotak atau kardusnya. Perlu dibuka spya terlihat, tdk terhalang dan bkn menjd sebuah rahasia lg nantinya. Kita tetap hrs ingat bhw utk hal-hal tertentu, hanya Tuhan yg sanggup utk membukakan pengertian dlm pikiran dan hati kita shga akhirnya kita bs mengerti ttg firman Tuhan.

Tekun dlm merenungkan firman Tuhan, walau bnyk bagian yg blm bs kita pahami, tetaplah bersemangat dan bergairah, Tuhan senang dg org yg antusias dan mencintai firman-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Membuka Pengertian

Siklus Kehidupan

DI 06042021

Yohanes 21:6-7
Maka kata Yesus kepada mereka: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

  • Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

Peristiwa ini terjd setelah kebangkitan Yesus dr kematian, kejadiannya mirip dg saat pertama kali para murid yg saat itu masih seorg nelayan yg semalaman tdk mendptkan ikan satupun.

Sebagian org percaya bhw hidup memiliki sebuah ‘siklus’ atau perputaran yg bs menyebabkan seseorg mengalami lagi apa yg pernah terjd di waktu yg lampau. Spt roda yg berputar, bs saja kembali utk mengalami hal yg sama. Namun tdk dlm kisah yg kita baca, para murid hanya satu kali saja mengulang pekerjaan mrka yg dulu, mencari ikan sbg nelayan. Mgkin krna mrka sdh tdk pny uang lagi, setelah Yudas Iskariot yg mengurus kas mrka mati bunuh diri, atau sekedar mencari lauk utk mknan mrka, yg pasti peristiwa itu Tuhan gunakan utk mengingatkan mrka kembali ttg kuasa Tuhan. Nantinya mrka tetap melanjutkan tugas mrka utk memberitakan Injil dan merintis gereja mula-mula di zaman itu. Jd ini bkn siklus, tp sebuah ‘skenario’ Tuhan utk membuat iman mrka dikuatkan kembali.

Jd apakah kita percaya bhw ada siklus dlm hidup kita? Sesuatu yg kembali terjd sama persis dlm kurun wkt tertentu. Ada yg berpikir itu siklus 5 tahunan, artinya tiap 5 thn, keadaan dan peristiwa itu terjd kembali. Dlm iman Kristen, kita percaya bhw hidup kita sepenuhnya diatur oleh Tuhan, kalau kita hidup benar maka posisi kita bs dlm keadaan yg tetap baik, kalau kita hidup tdk taat, maka posisi kita bs dlm keadaan yg tdk baik. Jd beda dg siklus yg dianggap sbg bagian dr takdir yg diyakini oleh sebagian kalangan sbg sesuatu yg tdk bs diubah maupun ditolak. Org yg percaya takdir hanya bs pasrah menerima kenyataan hidupnya, tapi dlm iman Kristen, kita bs mengubah keadaan krna penyertaan Tuhan sempurna ada dlm hidup kita.

Tangan Tuhan memegang kendali atas hidup kita, dan dia mengarahkan kita ke arah hidup yg penuh damai sejahtera dan kebahagiaan. Taat dan setialah sampai akhir.

Posted in Renungan | Comments Off on Siklus Kehidupan

Tidak Menutupi Dosa

DI 05042021

Amsal 28:13 KJV
He that covereth his sins shall not prosper: but whoso confesseth and forsaketh them shall have mercy.

  • Orang yang menutupi dosa-dosanya tidak akan sukses, tapi siapa yang mengakui dan meninggalkannya akan memiliki kemurahan hati.

Setiap org pasti berbuat dosa, tp tdk semua org berani utk mengakui dosanya di hadapan sedikit atau bnyk org, krna pasti akan sangat memalukan dan mgkin saja jd bahan perbincangan publik.

Menutupi atau menyembunyikan dosa itu suatu tindakan ‘penyelamatan’ diri dr satu hal yg ditakuti bs terjd jika dosa itu diakui. Kalau mengaku maka bs dimarahi, diberi sanksi atau hukuman, citra diri menjd rusak seketika, dan bnyk konsekuensi yg buruk lainnya. Ternyata menutupi dosa itu akan membuat seseorg tdk akan pernah bs sukses dlm hidupnya, krna dosa yg tdk diakui dan tdk diampuni oleh Tuhan itu menjd sebuah penghalang serius dlm hal komunikasi kita dg Tuhan (Yesaya 59:2), hidup tdk ada dlm berkat Tuhan krna blm berdamai dg Tuhan, akibatnya kita hidup dlm keadaan yg menyedihkan, hanya bs melihat org lain sukses, bahagia dan jg diberkati Tuhan.

Akui dosa saja blm cukup, memang pasti akan menerima pengampunan dr Tuhan, tp bs saja kita kembali mengulangi dosa yg sama dlm wkt yg dekat. Dlm ayat ini selain hrs mengakui dosa, perlu utk kita memisahkan diri dr dosa, meninggalkan dosa itu spt kita membuang sampah dan tdk berbalik utk mengambilnya kembali. Pasti ada rasa malu, ada ‘sanksi’ publik berupa komentar negatif maupun mgkin penghakiman, ada hukuman dan disiplin, dsbnya, namun itulah yg hrs kita ‘pikul’ sbg akibat perbuatan dosa kita, selain nantinya kita akan diampuni oleh Tuhan, kita jg msh pny kesempatan utk hidup sukses krna sdh berdamai dg Tuhan dan sesama, shga berkat Tuhan tdk terhalang dan kitapun akan menjd lebih dewasa saat melihat org lain mengakui dosanya, tdk menghakimi tetapi tetap mengasihi.

Ada org yg mudah mengakui dosanya, ada jg yg hrs berjuang keras utk itu, sadari bhw dg mengakui dosa dan jg meninggalkannya, kita spt kembali masuk dlm posisi org-org sukses dan makmur yg diberkati Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Menutupi Dosa

Belum Memahami

DI 03042021

Yohanes 20:9

  • Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.

Kebangkitan Yesus memang suatu hal yg mengejutkan, walaupun Yesus pernah membangkitkan bbrpa org mati, namun para murid masih ragu apakah Yesus akan bangkit dr kematian spt yg pernah Dia katakan.

Memahami nubuatan para nabi di zaman itu memang tdk mudah dan tdk boleh dg sembarangan ditafsirkan. Bnyk nubuatan ttg bgmna kehidupan dan kematian Mesias (Yesus) dlm kitab para nabi di PL, namun utk menguji siapa yg dimaksud dlm nubuatan itu tentu butuh ketelitian, apalg saat itu tdk semua org memiliki salinannya, beda dg kita di zaman skrg yg dg leluasa bisa memiliki Alkitab utk kita miliki masing-masing. Itupun kita pasti menemukan kesulitan utk memahami isi dr bbrpa bagian dr Alkitab. Ketika ada kabar bhw Yesus bangkit, tentu para murid mengalami perasaan yg beragam, antara senang, bingung, ragu-ragu atau mgkin malah sulit mempercayainya. Apa respon kita seandainya kita hidup di zaman itu?

Kalau zaman ini mgkin yg sulit dipahami adalah ttg isi kitab Wahyu, semua hal yg berkaitan dg akhir zaman. Walaupun ada jg sebagian nubuatan ttg akhir zaman yg selain ada di kitab Wahyu, tp memang sulit utk bs mengerti, apalg ketika kita mencoba mengkaitkannya dg peristiwa yg sdg terjd di dunia hari-hari ini. Apakah pandemi Covid-19 ini adalah nubuatan yg digenapi dr isi kitab Wahyu misalnya. Mgkin akan bnyk timbul jenis penafsiran yg sama atau mgkin jg ada yg berbeda. Ada baiknya kita tetap membacanya spya kita jg menjaga hidup dan waspada scra rohani mengenai apa yg sdg terjd hari-hari ini. Ada baiknya jg mengikuti bahasan yang bisa dipertanggung jwbkan isinya, walaupun mgkin tdk jg sempurna.

Masihkah kita rutin membaca Alkitab setiap hari? Tetap membaca dan belajar memahaminya, dan jgn lupa utk tetap mempraktekkannya dlm keseharian kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Belum Memahami

Mengendalikan Diri

DI 01042021

Markus 15:30 KJV
Save thyself, and come down from the cross.

  • Selamatkan diri-Mu, dan turun dari salib itu.

Besok, Jumat 2 April 2021, kita kembali memperingati kematian Tuhan Yesus, apa yg bs kita pelajari dr peristiwa penyaliban Yesus, salah satunya dlm hal menguasai diri.

Doa Yesus di taman Getsemani, malam sblum esoknya Dia akan disalibkan, kita dpti bhw Yesus menghadapi tekanan dr situasi yg akan dihadapi-Nya. Timbul satu pemikiran spya ‘cawan’ itu boleh berlalu, namun Yesus tetap menguasai diri-Nya, menyerahkan semua pd kedaulatan Bapa, demikian jg saat disalibkan, bnyk org yg hadir di sana mengejek Dia dan minta Dia menunjukkan kuasa-Nya, membebaskan diri dr penyaliban. Yesus dlm kesakitan yg sangat, lalu ada ejekan ttg diri-Nya, kalau manusia biasa pasti bs terpancing emosi dan egonya, dan ini bs membatalkan apa yg sdh direncanakan. Yesus setia tetap dlm misi utk menyelamatkan manusia, Dia fokus dan akhirnya semuanya selesai dan kita menikmati hasil dr pengorbanan Yesus di salib.

Dlm realita hidup ini, ada saja org yg tdk senang melihat kebahagiaan, kesuksesan dan semua yg baik dlm hidup kita. Mrka sangat ingin kita gagal, rusak dan jatuh, berbagai cara dilakukan, salah satunya dg cara mengejek kita spya kita terpancing emosi hingga akhirnya hilang kendali diri. Kalau ini terjd maka rencana yg sdg kita kerjakan bs akhirnya gagal diwujudkan. Walau telinga rasanya ‘panas’ mendengar omongan org, kita hrs tetap fokus pd misi dan visi yg sdg kita kerjakan. Abaikan hal yg bs mengganggu damai sejahtera dlm hidup kita, jgn sampai terbawa dg strategi yg mrka terapkan, sabarlah dan usahakan diri tetap tenang meskipun tekanan yg kita hadapi sangatlah berat.

Kristus telah mati bagi kita spya kita bs menikmati hidup berkemenangan dan bahagia, jgn sampai itu semua ‘tercuri’ oleh org-org yg hanya ingin melihat hidup kita hancur dan rusak.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengendalikan Diri

Menyenangkan Orang Lain

DI 31032021

1 Korintus 10:33 KJV
Even as I please all men in all things, not seeking mine own profit, but the profit of many, that they may be saved.

  • Bahkan sebagaimana aku menyenangkan semua orang dalam segala hal, tidak mencari keuntungan diri sendiri, tapi keuntungan orang banyak, supaya mereka boleh diselamatkan.

Kita tentu pernah mendengar kalimat ini: kita tdk akan bisa menyenangkan semua orang, dan pd kenyataannya memang spt itu, sekalipun kita berbuat dan bersikap baik, ada saja org yg tdk suka terhadap kita.

Rasul Paulus dlm suratnya pd jemaat di Korintus berkata bhw ia menyenangkan semua org dlm segala hal demi supaya mrka beroleh keselamatan, jd di sini kita hrs pahami bhw upaya utk mendapatkan penilaian positif dr semua org, tujuannya berkaitan dg pengabaran Injil, jd bkn dlm situasi yg umum. Artinya tetap ada batas dan etika yg tdk boleh dilanggar kalau hal itu bertentangan dg kebenaran firman Tuhan tentunya. Paulus berusaha utk membangun komunikasi yg baik spya bs dengan leluasa memberitakan Injil dan tdk mengambil keuntungan dr org lain. Niatnya murni, ada ketulusan, namun tetap dlm jalur-Nya Tuhan. Di sinilah kita belajar mengenai bgmna kita berusaha utk menyenangkan bnyk org.

Kalau tdk tulus maka itu yg disebut sbg ‘penjilat’, org yg pny tujuan khusus ketika dia berusaha menyenangkan org lain, bahkan terlalu berlebihan dlm bersikap. Kita jg hrs waspada terhadap kelicikan org lain, yg di dpn kita terlihat tulus namun ternyata ada rencana busuk yg dia tujukan pd kita. Memang tdk mudah menjd tulus di saat pikiran kita bcra ttg ‘tabur tuai’ dan keuntungan apa yg kita dpt ketika menyenangkan org lain. Hati kita hrs murni shga bs mengendalikan pikiran kita ke arah yg baik dan positif, bs membuang pikiran yg jahat dr dlm otak kita, kalau hati kita sempat dikotori, maka kita sulit utk mengendalikan pikiran yg pd akhirnya membuat kita tdk lg tulus, dan akhirnya mudah kecewa ketika balasan yg kita terima tdk spt yg kita harapkan.

Jaga hati dan pikiran, jgn pikirkan balasan dr manusia, sekalipun manusia tdk membalasnya, Tuhan tetap akan membalas sesuai dg perbuatan kita yg baik dan positif.

Posted in Renungan | Comments Off on Menyenangkan Orang Lain