Pedang Yang Menembus Jiwa

DI 05032021

Lukas 2:34-35
Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan

  • — dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri —, supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang.”

Kalau kita sndri ada dlm posisi Maria, lalu mendengar bhw ‘sebuah pedang akan menembus jiwa’ kita, bisakah kita dengar dg tenang atau kita justru ngeri ketika membayanghan hal itu?

Pedang yg menembus jiwa itu gambaran ttg sesuatu yg berhubungan dg kematian, hati yg sangat pedih bahkan hidup akan terasa sangat memilukan. Saat itu Maria blm bs memahaminya dan mgkin kitapun blm memahaminya hingga saat kita mulai membaca Injil pada bagian ketika Maria melihat Anaknya sdg menderita dan pd akhirnya mati disalibkan, semua nubuatan ttg Yesus itu luar biasa, tp knpa justru Dia ‘berakhir’ dg kematian? Tentu pilu bagi orgtua jika hrs kehilangan anak krna kematian di umur yg masih relatif muda. Yesus saat itu diperkirakan masih berumur lebih dr 30 tahun, namun hrs mati krna keinginan sekelompok org tdk senang dg apa yg Yesus kerjakan. Saat melihat Yesus disiksa dan sdg menuju pd kematian, hati Maria koyak spt daging yg tertusuk pedang.

Org yg menerima ‘sesuatu’ yg istimewa dr Tuhan jgn selalu diartikan hanya dg akan mengalami mujizat, kelimpahan harta dan kebahagiaan, namun bisa saja diikuti dg bnyknya sengsara dan penderitaan. Sejak Maria mengandung, dia mulai hrs berurusan utk bgmna menjelaskan bhw semua itu krna rencana Tuhan, bkn krna sebuah perzinahan. Hrs pindah ke Mesir krna raja Herodes ingin membunuh bayi Yesus, dan masih ada peristiwa lainnya. Ada yg enak dan tdk enak, suka dan duka, lalu suaminya meninggal dlm usia muda. Bnyk org mau diistimewakan Tuhan dlm hal berkat materi namun tdk mau untuk diistimewakan dlm hal mewujudkan apa yg menjd rencana-Nya krna sdh punya bayangan pasti yg ‘tdk enak’ itu akan terjd dan tdk bs dihindari.

Apakah hari-hari ini kita sdg mengalami spt ada sebuah ‘pedang yg menusuk jiwa’ kita? Mohonlah kekuatan ekstra dr Tuhan spya kita bs dg lapang hati menjalaninya shga rencana Tuhan itu tergenapi dan nama Tuhan dimuliakan.

Posted in Renungan | Comments Off on Pedang Yang Menembus Jiwa

Nubuatan Henokh

DI 04032021

Yudas 1:14

  • Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: “Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,

Tentu kita pernah mendengar ttg adanya Kitab Henokh yg memang tdk termasuk dlm bagian dr Alkitab, dan uniknya rasul Yudas dlm suratnya mengutip ttg Henokh yaitu mengenai nubuatannya.

Kita hrs memahami hal ini scra benar, yg dikutip rasul Yudas itu nubuatan Henokh, bkn sesuatu yg bersumber dari kitab Henokh itu sndri. Mengutip dari sebuah sumber maka kita dapati informasi spt ini:

Kitab Henokh adalah literatur Yahudi pasca pembuangan yang menggunakan Nama “Henokh,” tapi tentu saja tidak ditulis sendiri oleh Henokh. Oleh sebab itu, kitab ini dalam kategori “Pseudepigrapha” (alias “palsu”). Kitab Henokh (1 Henokh; –> merupakan kitab yang masuk dalam kategori kitab Apokrypha/ Pseudepigrapha). Tulisan kitab ini dibuat dalam bahasa Ibrani atau bahasa Aram (boleh jadi ditulis pada abad 2 sebelum Masehi). Kini hanya diketahui terjemahannya di dalam bahasa Yunani dan dalam bahasa Etiopia (Gereja Etiopia memasukkannya ke dalam Kanon).

Jadi dr manakah rasul Yudas mengutip nubuatan Henokh? Yg pastinya bkn dari kitab Henokh yg memang tdk ditulis sndri oleh Henokh yg adalah generasi ke-7 dr Adam. Nubuatan dr Henokh sptnya ada kaitannya dg akhir zaman. Lalu bgmna kita menyikapi ttg adanya kitab Henokh? Tentunya hanya bs dianggap sbg sebuah buku biasa yg isinya tdk bs disandingkan dg 66 kitab yg ada dlm Alkitab. Hanya sekedar boleh utk dibaca namun bkn utk diyakini 100% isinya, apalg dianggap sbg kitab yg ‘suci’. Yg terpenting adalah isi dr nubuatan Henokh yg berisi kedatangan Tuhan bersama puluhan ribu org kudus. Ini selaras dg apa yg tertulis di dlm kitab Wahyu.

Membaca sesuatu memang ada baiknya kita tahu asal usulnya, siapa penulisnya dan apakah isi tulisannya itu membangun atau malah membuat kita bingung dan tdk bermanfaat.

Posted in Renungan | Comments Off on Nubuatan Henokh

Berhenti Marah

DI 03032021

Kejadian 8:21

  • Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.

Tuhan murka terhadap kejahatan yg para manusia lakukan shga Dia mengutuk bumi krna kelakuan manusia dg air bah yg menenggelamkan semuanya hingga semua manusia yg hidup itu mati dan hanya tersisa 8 org yaitu keluarga Nuh.

Murka Tuhan ada saatnya muncul dan ada saatnya reda, dlm kisah ini Tuhan berhenti murka setelah Nuh membakar korban bakaran yg baunya harum. Dari kisah ini kita belajar bhw ada wktnya utk kita harus marah utk sesuatu yg sangat tdk baik dan dampaknya negatif, namun ada wktnya juga kita meredakan amarah, saat emosi kita bs terkendali, pikiran mulai jernih. Marah yg berkepanjangan justru berefek buruk bagi diri kita, pikiran kita ‘jalan’ terus, susah tidur shga fisik kita terimbas dampaknya, bs jg berakibat daya imunitas tubuh kita menurun shga akhirnya mudah terserang penyakit. Sulit utk fokus berdoa dan mgkin timbul satu penyesalan yg dlm akibat pelampiasan anarah yg tdk terkendali shga org lain dirugikan.

Kalau kita marah, hrs tahu apa alasannya, spya nantinya kita bs menjelaskan pd org yg kita marahi bhw marahnya ini bkn satu pelampiasan emosi, tp demi kepentingan bersama. Kesalahan hrs diungkapkan, namun jg perlu dicari solusinya bersama. Jgn gunakan kata-kata yg tdk sopan dan tdk pantas, mgkin perlu tekanan nada yg tinggi namun durasinya jg jgn berlebihan. Waspada ketika kita marah, bs saja itu sangat melukai perasaan org lain. Kita sering temukan berita pembunuhan majikan krna memarahi karyawannya scra berlebihan. Marahlah atas dasar kasih, bkn emosi, kita marah demi utk menyelamatkan situasi agar tdk terjadi yg lebih buruk lagi. Ingatlah agar kita jgn melakukan tindak kekerasan scra fisik.

Belajar trs utk mengendalikan emosi scra efektif, kpn hrs diluapkan dan kpn hrs ditekan, jgn sampai pikiran jernih kita terkalahkan oleh tingginya emosi yg sesaat saja.

Posted in Renungan | Comments Off on Berhenti Marah

Walau Hanya Sendirian

DI 02032021

Kejadian 6:9 KJV
These are the generations of Noah: Noah was a just man and perfect in his generations, and Noah walked with God.

  • Inilah generasi Nuh, Nuh seorang yang benar dan sempurna di generasinya, dan Nuh berjalan bersama Tuhan.

Penduduk bumi pd zaman Nuh hidup itu penuh dg tindak kejahatan shga Tuhan pd akhirnya berniat menghancurkan bumi dan semua penduduknya dg air bah, yg selamat hanya 8 org saja, semuanya itu adalah keluarga Nuh. Jumlah penduduk bumi saat itu tdk kita ketahui jumlahnya, namun yg dicatat dlm Alkitab yaitu hanya Nuh seorg diri saja yg dlm pandangan Tuhan itu adalah org yg hidup benar, bahkan keluarganya tdk disebut sbg org yg jg hidup benar di mata Tuhan, mrka diselamatkan krna Tuhan mengikat perjanjian dg Nuh. Hanya seorg diri saja tp Nuh tetap hidup benar, ini satu hal yg luar biasa. Kebanyakan org tdk bs tahan terlalu lama utk hidup benar di mata Tuhan kalau melihat bnyk org yg menikmati hidup semuanya mnrut apa yg mrka kehendaki sndri. Itulah bahayanya sebuah pemikiran yg menganggap kalau sesuatu itu dilakukan oleh kebanyakan org maka itu adalah hal yg normal dan malah dianggap sbg perbuatan yg benar. Tdk semua yg org bnyk lakukan itu benar, kita perlu waspada. Apa sebabnya Nuh bs hidup benar? Dlm ayat di atas dikatakan bhw Nuh itu org yg ‘perfect’ di generasinya. Dlm bahasa aslinya kata perfect adalah tâmı̂ym yg artinya komplit, utuh, integritas, tanpa cela. Ternyata ada org yg sempurna di tengah pandangan umum bhw tdk ada org yg sempurna. Meskipun Nuh melihat sekelilingnya bnyk kebejatan moral, hidup yg duniawi, kejahatan di mana-mana, namun dia tetap memegang prinsipnya utk hidup berkenan di hadapan Tuhan. Pd saatnya nanti setiap dr kita kita akan masuk ke dlm penghakiman Tuhan, setiap perbuatan kita yg baik atau jahat, akan menerima balasannya dr Tuhan, tdk bisa ikut-ikutan org lain, tiap-tiap org akan dihakimi Tuhan satu persatu. Apakah kita masih bertahan utk hidup sbg org benar? Dunia yg kita tinggali ini sedang menuju akhirnya, bnyk yg hidup mnrut kebenarannya sndri, tp kita jgn ikut dg gaya hidup yg spt itu.

Posted in Renungan | Comments Off on Walau Hanya Sendirian

Lihatlah Diri Kita Sendiri

DI 01032021

2 Yohanes 1:8 KJV
Look to yourselves, that we lose not those things which we have wrought, but that we receive a full reward.

  • Lihatlah dirimu sendiri, supaya kita tidak kehilangan hal-hal yang telah kami kerjakan, tapi supaya kita menerima upah sepenuhnya.

Pesan rasul Yohanes ini patut utk kita cermati dg pengertian yg dlm, krna sering terjadi diri kita sndri yg menghancurkan apa yg sdh kita bangun dan kerjakan.

Misalkan dlm hal berbuat baik pd seseorg di masa lalu, pd saat itu kita bs lakukan dg kerelaan hati bahkan dg sukacita, tapi ketika nantinya org itu bersikap buruk pd kita, maka bs timbul penyesalan knpa dulu kita berbuat baik pd dia. Penyesalan ini timbul krna kita kurang menjaga hati dan pikiran dg baik. Lebih baik begitu kita sdh berbuat baik, segera lupakan dan tdk perlu diingat lagi, urusan kita adalah dgn Tuhan, bkn org itu. Kita berbuat baik pd org lain krna kita sdg mempraktekkan apa yg Tuhan ajarkan pd kita, belajar utk tdk mengungkit-ungkit kebaikan kita di masa lalu pd siapapun, krna ada upah dr Tuhan utk setiap perbuatan kita. Mau berbuat baik, resikonya kita tdk boleh utk menyesalinya saat ini maupun di wkt yg akan dtg.

Ada jg org yg kurang sabar, bgtu rusak sedikit malah kecewa dan marah shga merusak apa yg sdh dia kerjakan sendiri. Belajar dr tukang periuk yg membuat bejana, bila ternyata hasilnya gagal, maka akan dibuat ulang atau dibuat bejana dlm bentuk lain (Yeremia 18:4). Jgn kita justru menghancurkan apa yg sdh kita kerjakan dg bersusah payah, meskipun terjd hal yg di luar dugaan kita, atau mgkin kita gagal dan hrs mengulang dr awal semuanya. Lihatlah pd diri kita sndri artinya kenali diri kita sndri scra utuh, mgkin kita ini org yg cepat emosian, kurang sabar, moody, minder, dsbnya, usahakan membenahi semua kekurangan dan kelemahan yg kita miliki spya semua itu tdk menjd satu penghalang bagi keberhasilan kita di masa yg akan dtg.

Suatu saat kita bs gagal, jatuh dan mgkin mengalami bbrpa hal buruk lainnya, sikapi dg benar spya kita sukses dlm hal menuntaskan apa yg sdg kita kerjakan dan tentunya hasilnya memuaskan.

Posted in Renungan | Comments Off on Lihatlah Diri Kita Sendiri

Memberi Salam

DI 27022021

2 Yohanes 1:10-11
Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.

  • Sebab barangsiapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatannya yang jahat.

Ternyata memberi salam pd org lain itu bukan sekedar sbg bentuk ramah tamah semata, tp ada sebuah persekutuan antara kita dg org itu, dan ayat di atas mengingatkan bhw ada org yg tdk boleh kita berikan salam.

Di zaman itu sdh ada pengajaran yg tdk sama dg apa yg para rasul sampaikan pd jemaat, bagi mrka dilarang utk diberikan salam krna nanti dianggap org yg memberi salam itu ternyata 1 kelompok dg mrka. Jd ada satu makna dlm hal memberi salam pd org lain yaitu memiliki sebuah persekutuan krna menerima doktrin atau pengajaran yg sama-sama berasal dr para rasul. Kalau zaman skrg memberi salam lebih diartikan sbg satu bentuk keramahan dan sbg pembuka utk memulai sebuah pembicaraan. Jd bgmna kita mempraktekkannya di zaman ini dg bgtu banyaknya penganut agama lain dan jg beragamnya denominasi grja yg ada, apakah perlu pilih-pilih org yg akan kita berikan salam?

Bagi kita org Kristen ada satu salam khusus yg kita gunakan ketika bertemu dg sesama Kristen lainnya yaitu kata ‘shalom’, sementara utk salam yg sifatnya digunakan utk umum, kita pakai misalnya ucapan ‘selamat pagi/malam’ sesuai wkt kita berbicara. Ada jg salam yg hanya berlaku di sebuah wilayah dan ketika diucapkan maka kita dianggap org yg dtg dg membawa damai, bkn permusuhan. Jd hrs bijak utk kita memilih jenis salam apa yg akan berikan pd org-org yg kita temui, sesuaikan dg kepentingannya dan di tempat kita berada, tunjukkan sikap ramah shga kehadiran kita bs diterima dg baik namun tetap jg menilai bgmna org itu apakah seiman atau tdk tergolong pd sekte yg dinilai sesat. Beda doktrin tentu itu normal, tp jika sdh menyangkut doktrin yg mendasar, tentu ini bkn suatu hal yg boleh kita anggap remeh.

Ramahlah ketika bertemu dg siapapun, namun jgn sembarangan dlm hal memberi salam, lakukan dg membawa damai, bkn permusuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Memberi Salam

Lelah Berbuat Baik

DI 26022021

Galatia 6:9 KJV
And let us not be weary in well doing: for in due season we shall reap, if we faint not.

  • Dan marilah kita jangan menjadi lelah dalam perbuatan baik, karena pada musimnya kita akan menuai, jika kita tidak lemah

Apa jadinya jika kita sdh berlari sekian jauhnya dan masih trs diminta utk berlari lagi? Kaki terasa sdh sangat berat utk diajak berlari dan rasanya kita ingin cepat berhenti saja.

Kalau diumpamakan berbuat baik itu spt kita sdg trs berlari, maka suatu saat kita bs saja ada dlm situasi sangat lelah, letih pikiran dan perasaan, apalg jika hrs tetap berbuat baik pd org yg telah berbuat jahat kepada kita. Kadang kita bertanya pd Tuhan kpn semua ini akan berakhir, ego kita mulai muncul dan logika kita mulai mengkalkulasi semua perbuatan baik yg telah kita lakukan. Ya, memang spt ayat yg kita baca bhw dlm hal berbuat baik bs saja kita merasa letih, lelah dan bosan, krna ternyata tdk semua perbuatan baik yg kita lakukan itu didasari oleh ketulusan dan kerelaan hati. Ada saatnya kita hrs melakukannya krna terpaksa, baik oleh krna situasi yg ada maupun krna kita mau tetap taat pd perintah Tuhan. Jgn kita menjd lelah krna sbnarnya kita sedang menabur sesuatu yg akan dituai di masa depan.

Yg kita tabur pasti Tuhan akan memberi pertumbuhan shga pd musimnya kita bs menuai hasil dr perbuatan baik kita. Namun diingatkan spya kita tdk menjd lemah, spt sebuah api kecil pd sebuah lilin yg sdg tertiup angin, jika api kecil ini tdk bs bertahan utk tetap menyala, maka ruangan akan menjd gelap, seberapapun badan lilin yg masih tersisa, semuanya menjd sia-sia jika api yg tadinya menyala kemudian padam. Jgn lemah berarti kita hrs kuat, hrs punya energi dan semangat yg cukup spya pd musimnya utk menuai, kita bs menikmati hasil dr taburan kita. Jaga hati tetap murni dan tulus spya bs trs berbuat baik, tdk lelah, menggerutu, tp melakukannya dg sukacita.

Kebaikan yg kita nikmati hari ini adalah hasil dr taburan perbuatan baik kita di masa lalu, tetap menabur spya di masa dpn kita akan trs menuai bnyk kebaikan dlm hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Lelah Berbuat Baik

Sehati Sepikir

DI 25022021

Kisah Para Rasul 3:4 KJV
And Peter, fastening his eyes upon him with John, said, Look on us.

  • Dan Petrus mengunci tatapan matanya atas dia bersama Yohanes, berkata: “Lihatlah pada kami.”

Kita mgkin pernah mengalami suatu saat ada pengemis dtg ke arah mobil kita atau kita lewat di pinggir jalan melihat seorg pengemis yg sdg duduk sambil berharap kita memberi dia uang atau sesuatu, apa reaksi kita?

Ini terjd sekian waktu setelah peristiwa pencurahan Roh Kudus di hari Pentakosta yg tentu saja membuat ke-12 rasul ini menjd sorotan atau perhatian bnyk org saat itu. Apakah pengemis ini sengaja ingin mengambil kesempatan dr rasul Petrus dan Yohanes yg mgkin menurut pikirannya tentu mrka akan menjaga ‘image’ di mata org bnyk dg memberi uang yg tdk sdkit spya tdk dikomentari negatif oleh org-org di bait suci itu. Tapi reaksi Petrus dan Yohanes justru dg penuh kasih menatap fokus ke arah dia dan kemudian menjelaskan bhw mrka tdk pny bnyk uang namun pny kuasa utk menyembuhkan sakitnya. Di sinilah kita belajar ttg bersepakat dlm iman.

Tanpa berkomunikasi satu sama lain, dua rasul ini ternyata memiliki pemikiran yg sama ttg si pengemis ini, bhw Tuhan ingin menyembuhkan kelumpuhanya yg dia alami sejak lahir. Tdk saling bcra tp knpa bs pny pemikiran yg sama? Krna di dlm diri mrka ada Roh Kudus, shga Roh Kudus memampukan mrka melihat situasi yg ada dg pemikiran yg sama. Inilah yg kita pahami sbg ‘sehati sepikir’ di dlm Tuhan. Mujizat terjd ketika ada kesepakatan dlm iman ketika lebih dr 1 org menginginkan hal itu terjd. Itulah sebabnya dikenal satu istilah ‘dukungan doa’, krna butuh org lain utk sepakat meminta Tuhan melakukan sesuatu atau mujizat. Pikiran yg duniawi disebabkan krna seseorg tdk memiliki Roh Kudus di dlm dirinya shga mustahil utk bs sehati dan sepikir di dlm Tuhan, yg duniawi tdk bs sejalan dg yg rohani.

Apakah Roh Kudus tinggal di dlm kita? Tanpa Roh Kudus ada dlm diri kita maka kita sulit utk bersepakat dlm iman bersama dg org lain krna pikiran kita masih bersifat duniawi.

Posted in Renungan | Comments Off on Sehati Sepikir

Dibangunkan Tuhan Setiap Pagi

DI 24052021

Yesaya 50:4 KJV
The Lord GOD hath given me the tongue of the learned, that I should know how to speak a word in season to him that is weary: he wakeneth morning by morning, he wakeneth mine ear to hear as the learned.

  • Tuhan telah memberiku lidah murid, supaya aku bisa harus tahu bagaimana untuk berbicara sebuah kata di saatnya pada dia yang lemah, Dia membangunkan pagi demi pagi, Dia membangunkan telingaku untuk mendengar sebagai murid.

Apakah doa yg terbaik itu selalu hrs pagi hari bahkan sblum matahari terbit? Paham ini bnyk dipakai utk oleh bbrpa kalangan utk membenarkan paham ttg berdoa atau bersaat teduh itu hrs pagi hari.

Dlm ayat yg kita baca, ternyata nabi Yesaya tdk dg sengaja utk bangun di jam-jam tertentu pagi hari, tp Tuhanlah yg membangunkan dia pagi demi pagi, krna Tuhan ingin mengajar nabi Yesaya ttg bgmna berbicara pd org yg sdg lemah, bkn utk membaca Kitab Suci, tp utk mendengar suara Tuhan sbg seorg murid yg mendengarkan ajaran gurunya. Setiap hari membc Alkitab itu sangat baik dan bahkan penting, tp yg lebih baik dr itu adalah belajar mendengar suara Tuhan, krna saat Dia berbicara pd kita lewat suara-Nya, Dia menjelaskan apa yg telah kita baca dr firman yg tertulis yaitu Alkitab. Inilah mengapa ada org yg baca Alkitab lalu bs memahaminya dan ada yg blm bs paham, krna hanya sekedar baca saja tanpa mendengar suara Tuhan.

Di surga itu tdk ada siang atau malam, pagi atau sore, krna di surga itu kekal, tdk spt bumi yg berputar shga ada saatnya terkena sinar matahari (pagi, siang dan sore), dan ada saatnya tdk terkena sinar matahari (malam). Jd menghadap Tuhan utk berdoa dan bersaat teduh itu bs kapan saja waktunya. Profesi org-org yg bekerja malam hingga pagi hari spt dokter jaga, nelayan, dsbnya, tentu saja sulit utk melakukannya di pagi hari. Tuhan Yesuspun berdoa tdk hanya pagi hari, Dia jg berdoa sore hari (Markus 6:46-47), para rasul berdoa jam 3 sore (Kisah Para Rasul 3:1). Jd kalau memang wajib doa atau saat teduh hanya pagi hari, seharusnya wajib juga doa di sore atau malam hari, tp kenyataannya justru hanya diwajibkan tiap hari bersaat teduh 1x saja, tentu ini tdk sesuai dg fakta yg kita temukan dlm Alkitab, kalau mau mencontoh tdk boleh sebagian saja, tp hrs utuh.

Kapanpun waktunya bs kita berdoa atau bersaat teduh, bknkah lebih baik kita bersaat teduh walaupun bkn wkt pagi hari tp dg fokus dan mata yg segar drpd memaksakan diri berdoa pagi hari tp kemudian tertidur? Jgn-jgn kita menjd ‘hukum Taurat’ bagi diri kita sndri.

Posted in Renungan | Comments Off on Dibangunkan Tuhan Setiap Pagi

Jalan Tuhan itu Lebih Baik

DI 23022021

1 Samuel 25:39

  • Ketika didengar Daud, bahwa Nabal telah mati, berkatalah ia: “Terpujilah TUHAN, yang membela aku dalam perkara penghinaan Nabal terhadap aku dan yang mencegah hamba-Nya dari pada berbuat jahat. TUHAN telah membalikkan kejahatan Nabal ke atas kepalanya sendiri.” Kemudian Daud menyuruh orang untuk berbicara dengan Abigail tentang mengambil dia menjadi isterinya.

Kisah Daud, Nabal dan Abigail memang singkat, namun di sinilah kita temukan bbrpa hal penting sbg pembelajaran yg bs kita terapkan dlm kehidupan kita.

Pertama, hikmat yg dimiliki Abigail saat itu berhasil utk menyelamatkan nyawa suaminya dr kematian, krna sikap bebal dan sombongnya telah membuat Daud murka. Seorg istri itu hrs bijak, krna suami tdk semuanya memiliki hikmat, bnyk yg hanya menggunakan emosi dan egonya. Hikmat Abigail jg yg pd akhirnya bisa menasehati Daud utk jgn berbuat dosa akibat kemarahannya. Jd hikmat itu bnyk gunanya dlm hal menyikapi situasi pelik yg sdg terjadi, tahu apa yg seharusnya dilakukan dan bahkan bs menyelamatkan nyawa org lain akibat sikap yg arogan dan kecerobohan dlm bersikap maupun dlm mengambil keputusan. Jgn meremehkan hikmat, krna ada waktunya harta tdk bs menolong kita.

Kedua, Abigail akhirnya menjd isteri seorg raja pd akhirnya setelah Nabal, suaminya, mati dihukum Tuhan dan akhirnya Daud menawarkan agar Abigail mau menjd istrinya. Dari istri seorg yg kaya raya lalu berubah menjd istri seorg raja dan ini terjd bkn sengaja di-setting dg cara yg tdk pantas, tp inilah jalan Tuhan bagi hidup Abigail, Tuhan tahu apa yg terbaik bagi masa depan Abigail, bagi seorg wanita yg bkn hanya cantik tp jg bijaksana. Walau butuh waktu dan proses namun jalan Tuhan itu pasti ujungnya adalah sesuatu yg baik, sesuatu yg mulia, lebih tinggi dr level sblumnya. Namun sayang bnyk org yg tdk sabar dg cara dan waktu Tuhan dan malah berusaha memakai caranya sndri yg pd akhirnya justru gagal dan sia-sia.

Ikuti saja jalan yg telah Tuhan tetapkan bagi hidup kita, krna Dia menghindarkan kita dr kekecewaan dan kerugian yg tdk perlu kita alami sbnarnya.

Posted in Renungan | Comments Off on Jalan Tuhan itu Lebih Baik