Untuk Apa Hidup Kita?

DI 24122020

Yakobus 4:14 KJV
Whereas ye know not what shall be on the morrow. For what is your life? It is even a vapour, that appeareth for a little time, and then vanisheth away.

  • Sedangkan kamu tidak tahu bahwa akan terjadi apa pada besok hari. Untuk apa hidupmu? Bahkan itu adalah sebuah uap air, yang muncul untuk sedikit waktu, dan kemudian menghilang

Berapa lama uap air itu bs bertahan di udara? Misalkan uap air yg dihasilkan saat kita mendidihkan air, mgkin hanya sekian detik saja uap itu ada dan kemudian lenyap di udara.

Rasul Yakobus mengingatkan jemaat utk memahami betapa singkatnya hidup manusia. Umur 100 tahun jika kita coba bandingkan dg kekekalan, itu tergolong sangat singkat. Mau kita apakan hidup kita yg singkat ini di dunia? Misalkan seseorg diberi uang 10 juta dan dia diberi wkt 5 menit utk membelanjakannya, kalau habis wktnya dan masih tersisa bnyk atau sdkit, sisanya itu hrs diserahkan kembali pd yg memberinya. Maka pasti otaknya berpikir keras, mau beli barang apa saja yg nantinya kalau dijumlahkan maka jumlah harganya minimal selisihnya kecil dr batas uang 10 juta itu. Tersisa 3 juta tentu rugi dan malah org lain menilai dia bodoh, tdk menggunakan kesempatan itu dg baik.

Untuk apa hidup kita? Ini bs diartikan bhw kita hrs tahu tujuan hidup kita, mengapa kita hadir di dunia ini dg segala latar blkg yg menyertai kita. Kemudian bgmna mau kita pakai hidup kita, main-main atau serius? Ingat bhw hidup kita itu singkat spt uap air yg muncul lalu hilang, maka kita hrs benar-benar hidup dg bijaksana, jgn sia-siakan hidup ini, lakukan hal-hal yg baik dan dampaknya positif baik bagi kita maupun bagi org lain. Tentunya jg kita hrs menyiapkan diri bgmna spya layak utk masuk dlm kekekalan yg Tuhan sediakan utk kita. Menjaga kesehatan tubuh dan jiwa, membangun manusia roh kita serta hidup benar di hadapan Tuhan, msh bnyk lg yg perlu kita lakukan, jgn meremehkan umur dan wkt yg Tuhan jatahkan utk hidup kita.

Utk apa hidup kita, bergantung pd bgmna kita menghargai hidup kita ini, bnyk situasi yg kita hadapi, tp jaga hidup kita jgn sampai rusak dan akhirnya binasa dlm kekekalan.

Posted in Renungan | Comments Off on Untuk Apa Hidup Kita?

Harus Penuh Roh Kudus

DI 23122020

Lukas 1:67

  • Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:

Bermubuat merupakan salah satu cara Tuhan utk menyampaikan firman-Nya ttg apa yg akan terjd pd diri seseorg, sekelompok org bahkan utk bangsa-bangsa, ini jg berwujud dlm salah satu bentuk karunia Roh Kudus pd org-org tertentu yg dipilih-Nya.

Dlm ayat ini kita temukan bhw Zakharia yg adalah seorg imam ketika dipenuhi Roh Kudus lalu kemudian bernubuat. Jd nubuatan yg benar itu diucapkan ketika org yg mengucapkannya ada dlm kondisi dipenuhi Roh Kudus, jd Roh Kudus yg menguasai roh dan anggota tubuh Zakharia terutama mulut dan lidahnya utk mengucapkan perkataan yg isinya adalah nubuatan. Tentu nubuatan spt ini tdk perlu diragukan kebenarannya, artinya apa yg diucapkan pasti memang dr Tuhan dan itu pasti akan terjd. Kondisi penuh Roh Kudus inilah yg perlu dimiliki oleh setiap org yg siap dipakai Tuhan sbg pemberita firman Tuhan, baik sbg pengkhotbah, org yg dipakai Tuhan utk bernubuat, dsbnya. Bahkan seharusnya setiap org percaya hrs selalu ada dlm keadaan dipenuhi Roh Kudus senantiasa.

Nubuatan beda dg ramalan, ramalan lebih berfokus pd yg berkaitan dg nasib manusia, misalkan apakah nantinya akan terjd sesuatu yg baik atau yg buruk, nubuatan lebih berfokus pd apa yg jd rencana Tuhan atas suatu bangsa hingga perorangan. Nubuatan berisi ttg firman Tuhan sdgkan ramalan tdk bersumber dr Tuhan. Ramalan bs meleset tp nubuatan yg memang dr Tuhan tentu tdk pernah gagal dan tentu pasti terjd. Satu-satunya hal yg bs ‘mengubah’ arah penggenapan sebuah nubuatan adalah pertobatan yg sungguh pd Tuhan. Nubuatan ttg diri kita tdk boleh sengaja kita cari, kalau Tuhan tdk pny sesuatu atas hidup kita, tentu tdk akan ada nubuatan yg Dia berikan utk kita. Ingat bhw nubuatan bkn sebuah ramalan.

Kita hrs penuh dg Roh Kudus setiap hari shga apa yg kita lakukan bknlah berasal dr dorongan emosi atau kedagingan, tp memang berasal dr kehendak Tuhan itu sendiri.

Posted in Renungan | Comments Off on Harus Penuh Roh Kudus

Terlalu Bersemangat?

DI 22122020

Markus 8:2 KJV
I have compassion on the multitude, because they have now been with me three days, and have nothing to eat:

  • Aku berbelas kasihan atas orang banyak itu, karena mereka telah bersama dengan Aku sekarang selama tiga hari, dan tidak memiliki sesuatu untuk dimakan.

Logika kita tentu berpikir, kira-kira 4000-an org ini apakah pengangguran shga bisa mengikuti Yesus selama 3 hari, ataukah mrka memang haus akan pengajaran yg Yesus ajarkan?

Tentu ada faktor ketertarikan dg apa yg Yesus tunjukkan pd mrka, mgkin ada yg tertarik dg prngajaran-Nya, ada jg yg perlu dilayani pelepasan dan kesembuhan, atau justru ingin memastikan apakah Yesus akan ‘masuk dunia politik’ krna saat itu mrka sdg berharap Mesias akan membebaskan mrka dr penjajahan Romawi, atau mgkin ada alasan lainnya. Namun 3 hari mengikuti Yesus tentu akan berpengaruh pd keseharian mrka sblumnya, ini terlihat dr ketdk siapan mrka menyiapkan bekal mknan yg cukup. Alasan yg paling bs masuk logika adalah krna mrka mgkin awalnya hanya ingin bertemu Yesus dan mendengar sdkit dr yg Dia ajarkan, namun pd akhirnya mrka semakin tertarik dan itu berlangsung selama 3 hari.

Hal positif yg bs kita pelajari adalah bgmna mrka sangat antusias dg apa yg dilakukan oleh Yesus, walaupun mrka justru sampai tdk memiliki mknan. Antusias shga lupa wkt, ini hal yg hrs kita pahami dg benar. Satu sisi kita memang hrs antusias dlm mengikut Tuhan, hrs bersemangat hidup sbg org Kristen, tp di sisi lainnya jgn sampai kita mengabaikan kebutuhan jasmani tubuh kita. Jd hrs diseimbangkan: rohani yg kuat ternyata jg berpengaruh pd kesehatan tubuh jasmani, sdgkan kita perlu tubuh yg sehat utk bs melakukan aktivitas rohani dg baik. Jd jgn mengabaikan salah satunya, tubuh sehat tp rohani lemah maka kita akan mudah putus asa dan menjd lemah dlm menghadapi masalah kehidupan yg ada.

Bersemangat itu hrs, tp jgn lalai menjaga kesehatan tubuh kita, keduanya adalah hal yg penting dan saling menunjang satu sama lainnya, hiduplah dlm keseimbangan rohani dan jasmani.

Posted in Renungan | Comments Off on Terlalu Bersemangat?

Tidak Waras Lagi

DI 21122020

Markus 5:15-17

Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.
Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan kepada mereka tentang apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan itu, dan tentang babi-babi itu.

  • Lalu mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka.

Yesus didesak utk pergi dr daerah itu setelah Dia melakukan pengusiran roh jshat dr diri seseorg yg kerasukan legion, dan ternyata alasannya krna kegelisahan org-org itu ttg kehilangan penghasilannya.

1 org gila yg kerasukan roh jahat dlm jumlah bnyk telah disembuhkan Yesus, tp kira-kira 2000 ternak babi mati krna dirasuki roh-roh jahat yg diusir keluar dr org gila itu. Kalkulator mulai berhitung, jika seandainya ada 50 org gila lg di daerah itu, berarti mrka akan kehilangan kira-kira 100 ribu ekor babi, bangkrut dan mati mata pencahariannya. Drpd Yesus lebih bnyk melakukan mujizat dan pengusiran roh jahat lg, mrka bersepakat mendesak Yesus meninggalkan daerah itu, pdhal mrka tdk tahu bhw roh-roh jahat itu sndrilah yg memohon agar bs masuk ke babi-babi itu setelah keluar dr tubuh si org yg dibebaskan Yesus itu. Pdhal tdk selalu roh jahat yg diusir itu masuk ke tubuh hewan, tp kurangnya pengetahuan ttg ‘dunia roh’ membuat mrka bertindak keliru terhadap Yesus.

Tdk senang melihat org kembali waras, bebas dr gangguan roh jahat, apakah ini sikap seorg yg waras? Apakah nilai 1 manusia tdk sebanding dg nilai 2000 ekor ternak babi? Lebih berhargakah babi drpd manusia? Bagi sebagian org, harta lebih berharga drpd manusia, mendewakan uang dan menggunakan uang justru utk menindas sesamanya. Uang bs mengubah kewarasan seseorg dg menilai sgla sesuatunya dg uang. Hampir segala hal butuh uang, tp kalau uang sdh bisa membutakan mata dan hati nurani maka kita bknlah manusia yg memiliki kasih lg, tdk lg bermoral bahkan kehilangan belas kasihan terhadap sesama, semua hubungan ditakar dg untung rugi yg akan didapatkan dr hubungan itu.

Jgn sampai hati nurani kita ‘mati’ krna cinta uang, takut kehilangan harta justru bs mendorong seseorg melakukan hal-hal yg menakutkan dan merugikan org lain serta dirinya sndri.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Waras Lagi

Jangan Beri Iblis Tempat

DI 19122020

Efesus 4:27 KJV
Neither give place to the devil.

  • Juga tidak memberi tempat untuk si iblis

Kata ‘devil’ dlm ayat ini bhsa aslinya adalah ‘diabolos’ yg artinya Satan, penuduh atau pendakwa palsu, si jahat, pemfitnah.

Memberi tempat bisa dimaknai sbg tindakan mempersilahkan utk bergabung, diterima dg senang hati, utk berbuat apa yg dikehendaki, bahkan utk bbrpa org ini bs dimaknai sbg sebuah penghormatan, krna itulah kita mengenal kalimat: “Waktu dan tempat kami persilahkan’. Jd rasul Paulus mengingatkan jemaat Efesus akan bahayanya ‘mempersilahkan’ iblis utk berbuat apa yg dia mau, krna ini bs sangat merusak dan membuat kegaduhan dlm jemaat maupun gereja Tuhan. Iblis adalah musuh, memberi tempat bagi iblis sama saja spt membiarkan mata-mata dg bebas melakukan pencurian data, membiarkan musuh mengadu domba dan menyebar fitnah shga kehancuran itu sdh tinggal menunggu wkt, sdh di dpn mata.

Tdk memberi tempat berarti mengusir, dijaga spya tdk bs masuk, mengetatkan pengawasan dan tdk boleh lengah. Kita hrs selalu waspada dg apa yg sdg iblis buat dan rencanakan. Dia bs memakai org-org di sekitar kita dg cara memasukkan perkataannya dlm pikiran seseorg. Dia bs bermain halus maupun frontal, tergantung pd tingkat kerohanian tiap org. Jd dlm situasi apapun, jgn kita lengah, bila terjd perselisihan maka kita hrs cepat mendamaikannya, bila ada rumor atau gosip, segera cari tahu ttg kebenarannya, jgn biarkan sesuatu hal yg kecil malah menjd besar yg akibatnya justru bs sangat merugikan nantinya. Selagi masih berupa ‘benih’ segera tuntaskan krna susah utk ‘menebangnya’ bila sdh terlampau besar dan ‘berakar’ sangat dlm.

Praktekkan ttg hal saling mengasihi satu sama lain, shga tdk ada celah terbuka yg kita ciptakan sndri, sekecil apapun celah itu sdh cukup bagi iblis utk masuk melaluinya dan merusak apa yg baik.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Beri Iblis Tempat

Keberatan Dengan Dosa

DI 18122020

Kejadian 18:20-21
Sesudah itu berfirmanlah TUHAN: “Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya.

  • Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluh kesah orang yang telah sampai kepada-Ku atau tidak; Aku hendak mengetahuinya.”

Melalui 2 ayat ini ada 2 pelajaran penting yg bs kita dptkan dan kemudian kita pahami sbg sesuatu yg Tuhan tunjukkan sbg sesuatu yg Dia kehendaki.

Pertama, adanya sejumlah org yg sdh tdk tahan dg dosa-dosa yg dilakukan oleh org-org di Sodom dan Gomora, artinya mrka keberatan dan prihatin dg dosa-dosa itu shga mrka berteriak, berkeluh kesah dan menjerit pd Tuhan shga hal itu sampai di telinga Tuhan. Di masa skrg ini bnyk kita temui org yg diam saja dan tdk bereaksi terhadap dosa-dosa yg dilihatnya, alasannya mgkin krna tdk mau dianggap mencampuri urusan org lain, nanti terjd keributan, org bnyk jg diam saja, dsbnya. Dosa memang menjd sebuah perbuatan yg nantinya akan Tuhan minta pertanggung jwbannya dr org yg melakukannya, namun bkn berarti kita tdk peduli dg hal itu, dlm batasan bhw kita tdk menyukai dosa ada di sekitar kita, apalg dosa-dosa besar spt yg dilakukan oleh penduduk Sodom dan Gomora.

Kedua, bukankah Tuhan Mahatahu, tp knp Dia perlu turun utk melihat realita yg Dia dengar dr teriakan dan keluh kesah org-org yg tinggal di sekitar Sodom dan Gomora? Bkn berarti Tuhan tdk tahu, tp Dia ingin melihat realita yg paling akhir sblum memutuskan hukuman terhadap Sodom dan Gomora. Tuhan selalu ingin ada pertobatan meskipun hanya sdkit org dr jumlah penduduknya, ini bs kita lihat ketika Dia menerima permintaan Abraham utk tdk menghukum Sodom dan Gomora bila didapati 10 org benar di sana. Itulah kemurah hatian Tuhan yg Dia tunjukkan lewat peristiwa ini, bhw Dia sbnarnya tdk ingin manusia binasa krna dosa, tp Dia ingin manusia bertobat dan menerima keselamatan shga tdk binasa karenanya.

Jgn kita menganggap murah kasih karunia dan keselamatan yg Tuhan berikan utk kita, ingatlah bhw kita hrs hidup kudus dan benar di hadapan Tuhan dan tdk menyukai kehadiran dosa di tengah-tengah kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Keberatan Dengan Dosa

Tunduk Pada Ketetapan Tuhan

DI 17122020

Matius 26:44-45
Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.

  • Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.

Melalui kisah pergumulan Yesus dlm doa di Taman Getsemani sesaat sblum Dia ditangkap dan kemudian disalibkan, kita dpt mengambil pelajaran penting di dlmnya.

Yesus sdh tahu bhw Dia diutus Bapa ke dunia ini dg sebuah misi khusus, dan utk itu Dia akan mati dan dibangkitkan. Namun tubuh-Nya tetap tubuh manusia saat itu, kesakitan yg amat sangat sdh terbayang di dpn mata, shga timbullah perkataan yg Dia ucapkan yaitu ‘roh memang penurut tapi daging lemah’. Bnyk dr kita berpikir ucapan itu diarahkan pd 3 murid yg diajak-Nya ikut menemani berdoa sbg bentuk kekecewaan-Nya krna mrka didapati sdg tidur. Sbnarnya itulah yg Dia sadari dr apa yg Dia lakukan setelah 3x berdoa minta spya kalau boleh Bapa ‘melalukan cawan yg hrs Dia minum’. Dia temukan Roh-Nya taat pd Bapa namun tubuh-Nya gentar akan apa yg akan dirasakan saat penderitaan dan penyaliban-Nya.

Di sinilah kunci ketaatan yg Yesus tunjukkan pd kita yaitu tetap miliki roh yg taat pd ketetapan Tuhan, bkn kompromi dg apa yg dirasakan oleh tubuh kita. Tubuh kita takut merasa kesakitan, tdk tahan menderita dan kalau bs terhindar dr luka apapun shga tubuh mendesak emosi kita ke arah pemberontakan terhadap Tuhan. Memang Tuhan memperbolehkan kita utk meminta bahkan melakukan ‘tawar menawar’ dg Dia, contohnya Abraham yg memohon Tuhan tdk melakukan penghancuran Sodom dan Gomora jika didapati 10 org di dlm kota itu. Tapi jika Tuhan tetap tdk mau utk mengubah keputusan-Nya, kita hrs tunduk dan taat. Cukup 3x Yesus berdoa mohon pd Bapa, namun segera berhenti stlah memahami benar bhw hal itu memang hrs terjd pd diri-Nya, dan Dia taat.

Roh memang penurut tp daging lemah, biarlah roh kita semakin kuat hari demi hari shga kita dimampukan Tuhan utk selalu taat pd ketetapan dan keputusan Tuhan atas hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Tunduk Pada Ketetapan Tuhan

Kehilangan Anak

DI 16122020

Lukas 2:43, 45
Sehabis hari-hari perayaan itu, ketika mereka berjalan pulang, tinggallah Yesus di Yerusalem tanpa diketahui orang tua-Nya.

  • Karena mereka tidak menemukan Dia, kembalilah mereka ke Yerusalem sambil terus mencari Dia.

Saat berumur 12 tahun sesudah Yesus dan kedua orgtuanya selesai merayakan Paskah, ternyata Yesus terpisah dg kedua orgtua-Nya dan kemudian dicari hingga akhirnya ditemukan jg.

Mengapa hal ini sampai bs terjd, kita tdk tahu persis jwbannya, apakah Yesus ‘sengaja’ tdk ikut pulang, atau krna kedua orgtua-Nya sdkit melonggarkan perhatian mengingat Yesus saat itu berumur 12 tahun, tdk bs dipastikan hal sebenarnya yg terjd. Ada bbrpa hal yg jd pelajaran bagi kita sbg orgtua dr kisah ini. Pertama, jgn terlalu sibuk dg kerohanian hingga kita ‘kehilangan’ anak kita, artinya kita sbg orgtua tdk tahu apa yg sdg anak-anak kita alami dan rasakan, kehilangan komunikasi dan hampir kehilangan ikatan batin. Tinggal serumah tp tdk sehati, ini tentu hal yg tdk baik dan tdk boleh sampai terjd, krna itu pantaulah anak-anak kita setiap saat, sediakan wkt khusus utk berdoa bersama dan berkomunikasi ttg apa yg mrka alami hari itu.

Kedua, saat kita sndri, tinggallah di tempat yg ‘aman’. Spt Yesus saat itu ada di Bait Suci, shga mudah ditemukan, kita jg saat sndrian hrs tetap ada di dlm Tuhan. Orgtua suatu saat pasti akan meninggal, sdr kandungpun sdh sibuk dg masing-masing keluarganya, teman dan sahabat pny keterbatasan dlm hal mampu menolong dan memperhatikan kita, jd kita tdk bs mengandalkan manusia trs menerus, andalkan Tuhan, jgn menjauh dr hadirat Tuhan. Stress dan depresi serta tekanan hidup seringkali menyeret kita keluar dr ‘zona’ Tuhan, tanpa kita sadari kita lebih membesar-besarkan situasi yg ada dan kehilangan iman percaya kita pd Tuhan. Dlm kondisi terburuk sekalipun, jgn kita keluar menjauh dr Tuhan, hidup kita akan ada dlm bahaya besar.

Hal yg terpenting, jgn sampai kita menjd anak yg ‘hilang’ dr hadapan Tuhan, bangun komunikasi trs menerus dg Dia, perkuat iman dan percaya kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Kehilangan Anak

Perlu Bukti

DI 15122020

Yohanes 20:25

  • Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.”

Kita tanpa sadar telah dicecoki atau ditanamkan pikiran bhw Tomas itu tdk percaya bhw Yesus akan bangkit dr kematian, shga ada sdkit penilaian negatif ttg Tomas.

Mari kita masuk dlm cerita ini, tdk mudah bkn utk percaya bhw seseorg telah bangkit dr kematian dan telah dtg menemui teman-teman kita? Dlm suasana kedukaan bisa saja org mengalami halusinasi, atau bertindak yg aneh-aneh, misalnya berbicara pd foto almarhum/ah. Jd sbnarnya pernyataan Tomas itu hal yg wajar krna org yg bangkit dr kematian tentu jarang jumlahnya, jd bkn hal umum walaupun itu bkn sesuatu hal yg mustahil terjd. Kitapun bila dlm situasi spt Tomas akan jg meragukan perkataan para murid yg lain ttg bertemu dg Yesus yg bangkit dr kematian. Ada sisi lain yg sbnarnya Tomas ingin hal itu terjd pd dirinya yaitu Yesus menemuinya jg. Knpa Yesus dtg hanya saat 10 murid sedang berkumpul tanpa kehadiran Tomas? Tomas merasa diperlakukan berbeda.

Pd akhirnya Yesus jg menemui Tomas, dan ini tentu saja mengagetkan Tomas yg baru saat itu percaya bhw Yesus telah bangkit dan para murid yg lain sdg tdk berhalusinasi. Tomas mewakili golongan org-org yg selalu ingin pembuktian dr apa yg dia dengar dr perkataan org lain. Tentu ini hal yg positif sbnarnya, krna dia tipe org yg percaya setelah melihat. Jd bkn krna dia tdk perlu iman, namun dia org yg ‘menguji’ segala sesuatu dan ini bs terlihat spt org yg kaku dan terlalu berhati-hati utk percaya akan sesuatu. Dari sudut pandang iman dituntut bhw segala hal yg berhubungan dg Tuhan, itu hrs dipercaya walaupun tdk melihatnya, di sinilah kita belajar utk menyeimbangkan antara iman dan logika, dlm satu sisi bs sejalan, di sisi lain bs saling bertolak belakang.

Bnyk org masih tdk percaya ttg sejarah mengenai Yesus dan isi Alkitab, tp kita sbg org Kristen hrs mengimani bhw kedua hal itu benar dan Tuhan tdk mgkin berdusta.

Posted in Renungan | Comments Off on Perlu Bukti

Mengapa Tidak Diberkati?

DI 14122020

Lukas 1:6-7
Keduanya adalah benar di hadapan Tuhan dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.

  • Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.

Zakharia adalah seorg imam dan isterinya Elisabeth masih garis keturunan Imam Besar Harun, keduanya hidup benar di hadapan Tuhan, namun mengapa mrka tdk memiliki anak sbg salah satu wujud berkat Tuhan?

Dari sisi medis bs diketahui alasannya yaitu bhw Elisabet ternyata mandul, artinya Tuhan menutup rahimnya, sbg sebuah pemahaman knp seorg wanita itu mandul krna Tuhan menutup rahimnya. Namun dlm kisah selanjutnya kita tahu bhw pd akhirnya mrka memiliki anak jg walaupun di usia yg sdh lanjut. Knp bkn di usia wkt mrka muda, pdhal keduanya sdh hidup benar dan takut akan Tuhan? Ini tentu bs membuat kita berpikir apakah berkat Tuhan itu Dia berikan sesuai dg hidup benar atau tdknya seseorg? Realita yg kita temukan jg bhw ada beberapa org yg sdh hidup benar dan takut akan Tuhan justru hidupnya tdklah sebaik mrka yg masih setengah-setengah dlm hal hidup benar di hadapan Tuhan.

Ternyata berkat itu bkn sesuatu yg jd ukuran apakah seseorg itu hidup benar di hadapan Tuhan atau tdk. Sblum pny anak, Zakharia dan Elisabet diakui sbg org-org yg hidup benar, walaupun kemandulan dipandang sbg wujud sebuah kutuk, bukti bhw tdk hidup benar. Jd bgmna kita bisa memahami hal ini dg benar? Dr sudut pandang Tuhan, kemandulan Elisabet tdk ada hubungannya dg hidup benarnya dia, artinya sesuai perencanaan Tuhan, dia br memiliki anak justru di usia tuanya, ini agar kemunculan Yohanes Pembaptis sbg org yg menyiapkan ‘jalan’ bagi plynan Yesus itu tepat wkt. Jd tetap diberkati kandungan Elisabet, namun utk sementara wkt, ‘berkat’ itu Tuhan tahan demi rencana-Nya tergenapi. Jd bkn krna ada kutuk dlm hidup mrka, tp krna utk menggenapi rencana Tuhan.

Apakah ada di antara kita yg ‘terlihat’ hidupnya tdk diberkati Tuhan pdhal sdh berusaha hidup benar di hadapan Tuhan? Sabarlah, mgkin memang berkat Tuhan itu ‘ditahan’ Tuhan demi sesuatu yg luar biasa di wkt ke dpn kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengapa Tidak Diberkati?