Menahan Pertolongan

DI 07012021

Amsal 3:28

  • Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: “Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi,” sedangkan yang diminta ada padamu.

Menahan sesuatu yg sebenarnya bs kita berikan atau lakukan saat itu jg, bs sangat merugikan org yg membutuhkannya, dan mengapa hrs menahan diri kita utk itu?

Pertama, kita hrs jujur pd diri sendiri, apakah sebenarnya kita bersedia atau tdk utk memberi atau melakukan apa yg org lain perlukan dr kita? Kadang kita lakukan atau memberi sesuatu krna tdk enak hati, takut dinilai negatif oleh bnyk org, intinya tdk tulus, bkn krna dorongan hati yg didasari oleh kasih dan kepedulian terhadap sesama. Kedua, kita hrs jujur pd org lain, kalau ada ya bilang ada, kalau bs skrg ya skrg, lalu knpa hrs besok? Biasanya krna kita masih ragu, benar tdk org ini dlm situasi spt yg dia tadi ceritakan, atau jangan-jangan kita sdg mau ditipu krna dia tahu kita org yg murah hati. Ini tentu hal yg wajar, tp kalau alasannya ternyata krna kita masa bodoh dg kesusahan org lain dan malah senang melihat org lain panik dg keadaanya, berarti ada sesuatu yg tdk beres dg hati kita.

Dlm hal tertentu ada keterbatasan wkt, bila lewat waktunya maka bs terjd sesuatu yg fatal. Inilah mengapa penulis amsal dlm ayat ini menekankan utk kita jgn menunda jika kita sanggup utk menolong, jgn menunda memberi dg segera apa yg org lain butuhkan, krna bs terjd sesuatu yg buruk jika org lain tdk kita tolong. Ingat bhw mata Tuhan melihat dan menilai hati kita, dlm bbrpa hal, Tuhan memposisikan diri-Nya di pihak org yg menderita, krna itulah penulis amsal menulis ttg ‘memiutangi’ Tuhan ketika kita peduli dan berbelas kasihan terhadap org miskin (Amsal 19:17). Tuhan akan membalas sesuai dg sikap dan perbuatan kita, jd ketika kita menahan diri utk memberi pertolongan pdhal kita mampu utk melakukannya atau memberinya, maka Tuhan akan membalaskan sikap yg sama ketika suatu saat kita sdg ada dlm kesusahan dan kebutuhan yg mendesak.

Bersyukurlah jika kita diberi kesempatan utk menolong org lain, krna mgkin Tuhan sdg ada di posisi org itu, bs saja ini adalah sebuah ujian dr Tuhan, ujian ketepatan waktu.

Posted in Renungan | Comments Off on Menahan Pertolongan

Tuhan Sembunyi?

DI 06012021

Yohanes 12:36

  • Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang.” Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.

Mengapa setelah banyak menyampaikan ttg pengajaran lalu Yesus pergi dan bersembunyi, tdk mau ditemui oleh bnyk org? Bukankah justru hal yg baik kalau trs mengajar dan bnyk org diberkati?

Kalau ada hal spt ini: ada sebuah serial yg bagus dan seru, hanya ditayangkan oleh sebuah stasiun TV, tdk ada di Youtube atau aplikasi menonton film, ditayangkan seminggu 1x, pas jam tayangnya tiba-tiba listrik padam 2 jam, tentu kita diliputi rasa penasaran besar, bgmna kelanjutan ceritanya, apakah ini, apakah itu, lalu timbul sedikit omelan dlm hati: “Ah, pakai listrik padam segala pas mau nonton nih serial, dasar …!” Hal ini hanya gambaran keadaan di mana ada saat-saat Tuhan itu bgtu nyata dlm hidup kita, berdoa semangat, permintaan kita dikabulkan, mengalami kesembuhan, mujizat, penghasilan meningkat, keluarga harmonis, pokoknya semua kelihatan ‘indah’ dan kita sangat bisa mensyukuri hidup ini, memuji Tuhan itu rasanya bkn sesuatu yg sulit, namun dlm wkt sekejap tiba-tiba hal yg mengejutkan terjd, mulai yg buruk itu muncul dan kita mulai berpikir: Tuhan koq diam saja, knpa ini dibiarkan terjd? Tuhan di mana?

Alasan Yesus bersembunyi dr org bnyk adalah krna Dia tahu bhw org bnyk itu bkn mengagumi Tuhan, tp terpukau dg ajaran dan mujizat yg Dia lakukan. Sederhananya spt kalimat yg sering kita dengar: lebih mencari berkat dan mujizat drpd mencari Tuhan yg mengadakan semuanya itu. Di batas ini maka Tuhan akan ‘bersembunyi’ dr kita utk sementara wkt. Tujuannya spya kita sadar bhw tanpa kehadiran Tuhan dlm hidup kita maka semua hal yg baik itu tdklah akan ada dan kita alami, krna kita mulai terbiasa berpikir spt ini: “Tuhan pasti sediakan seperti biasanya, jd percaya saja nanti semuanya akan saya terima.” Memangnya Tuhan itu (maaf) spt pembantu yg saat kita bangun lalu sarapan pagi otomatis tersedia di meja setiap harinya? Yg Tuhan inginkan adalah hubungan dlm keintiman dg kita, bkn hubungan yg sepihak saja mengasihi. Tuhan ‘diam’ krna kita mulai berani kurang ajar terhadap Dia.

Kasihi Tuhan bkn krna pemberian-Nya, bkn krna ingin dijagai Tuhan, tp kasihi Tuhan krna tanpa Dia maka kita hanyalah org yg tdk memiliki kepastian dan tujuan dlm hidup ini.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Sembunyi?

Takut Tidak Populer Lagi

DI 05012021

Yohanes 12:10-11
Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga,

  • sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.

Imam kepala seharusnya berfokus bgmna mengajarkan hukum Taurat pd rakyat dan melayani di Bait Suci, namun di zaman Yesus ada di dunia, ternyata mrka ‘gila hormat’ dan takut kehilangan popularitas.

Tentu kita bangga jika dihormati bnyk org, bkn krna jabatan dan kekuasaan yg kita miliki, tp krna kita memiliki karakter, tutur kata yg baik, dsbnya. Popularitas itu hrs kita pandang sbg sebuah dampak dr rasa hormat org bnyk terhadap kita, bkn sesuatu yg kita kejar dan prioritaskan. Apa nikmatnya menjd populer? Dipuji-puji dan disegani bnyk org? Ingatlah bhw setiap masa ada saja muncul org-org yg tiba-tiba menjd lebih populer dr kita, org bnyk bisa beralih perhatiannya pd org lain, ini kita bs lihat dr kemunculan Yesus dg pengajaran dan mujizat serta tanda-tanda ajaib yg Dia tunjukkan, menimbulkan kecemburuan dan berakibat dendam hingga timbul rencana utk membunuh Yesus dan jg Lazarus.

Pujian dr org lain bs menjd pemicu utk kita lebih bersemangat, tp jg bs berubah menjd spt ‘racun’ yg membunuh ketulusan yg kita miliki. Awalnya ketika dipuji kita berkata: “Puji Tuhan, semua ksrena anugerah-Nya”, lama kelamaan kita mulai berkata: “Wah, ternyata saya hebat jg yah …” Dan ketika org lain mulai memuji seseorg yg bisa membuat mrka kagum, kita kehilangan perhatian dan pujian, dan menilai org itu sbg sebuah ancaman, hrs ‘dibantai’ mental dan jika perlu buat strategi utk membuat dia jatuh. Hati kita mulai tercemar dan terpengaruh oleh pikiran jahat, keluar dr fokus utama kita yaitu mengerjakan sesuatu dg hasil yg maksimal sesuai dg profesi kita masing-masing. Justru kita mendpt penilaian buruk dr org lain krna ketahuan kita dendam terhadap seseorg.

Membangun nama baik dan menjaganya adalah hal yg lebih mulia drpd sekedar menjd populer yg sesaat saja, bawalah org utk menjd pengikut Kristus, bkn menjd pengikut kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Takut Tidak Populer Lagi

Cuma Ada di Film dan Cerita?

DI 04012021

Ulangan 32:4

  • Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Tuhan yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.

Apakah kita sbg seorg Kristen jg setuju dg pendapat bnyk org bhw sesuatu yg ideal, sempurna, indah, dsbnya itu hanya ada di film-film atau cerita fiksi, tdk ada dlm kehidupan nyata?

Renungkanlah mengapa Tuhan memberi kita tuntutan utk beriman, khususnya lg beriman kepada Dia? Bknkah teknologi sdh demikian canggih shga hal-hal yg dulu mustahil, skrg ini bs direalisasikan? Itulah sebabnya sebagian org sdh tdk lg peduli dg agama dan Tuhan, lebih percaya pd ilmu pengetahuan dan teknologi, dan bagi sebagian org Kristen jg mulai berpikir bhw Tuhan itu cm berurusan dg surga dan neraka, kehidupan di dunia bs diatur sndri dg logika dan ilmu pengetahuan. Tanpa sadar mrka sdh ‘mengecilkan’ kuasa Tuhan, tdk butuh iman dan apa yg Alkitab katakan itu kurang relevan lg kehidupan manusia di masa kini. Apa yg salah dr pemikiran yg spt itu?

Dlm ayat ini kita temukan bhw pekerjaan Tuhan itu sempurna, artinya yg Dia buat itu hasilnya pasti sempurna. Jd sesuatu yg sempurna itu benar-benar real dan itu bs terjd dlm kehidupan kita asalkan kita pny iman dan Tuhan bekerja dlm hidup kita. Bisakah kita dan pasangan hidup kita memiliki hidup pernikahan yg romantis? Bisa. Bisakah kita menjd org yg sebaik spt dlm film inspirasi? Bisa. Bisakah hidup saya yg sia-sia dan sdh hancur ini berubah menjd hidup yg indah dan penuh arti? Bisa. Apapun bisa asalkan kita tetap beriman bhw Tuhan sanggup membuat sesuatu yg indah, ideal dan sempurna itu menjd nyata dlm kehidupan kita. Krna yg Dia kerjakan itu sempurna, maka yg Dia hasilkan jg adalah hasil yg sempurna.

Masihkah kita punya iman atau kita sedang pura-pura memiliki iman pd Tuhan? Percayakah kita bhw Dia sanggup memberikan kita hal-hal yg sempurna? Kita sndri yg tahu jwbannya dan jujurlah di hadapan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Cuma Ada di Film dan Cerita?

Menjadi Dewasa

DI 02012021

1 Korintus 13:11 KJV
When I was a child, I spake as a child, I understood as a child, I thought as a child: but when I became a man, I put away childish things.

  • Ketika aku seorang kanak-kanak, aku bicara sebagaimana seorang anak-anak, aku mengerti sebagai seorang anak-anak, aku berpikir sebagai seorang anak-anak, tapi ketika aku menjadi seorang laki-laki dewasa, aku menyingkirkan hal-hal yang kekanak-kanakan.

Kita baru saja memasuki hari ke-2 di tahun 2021 ini, ada harapan baru dan rencana yg sdh kita siapkan di tahun ini, namun perlu jg kita mengevaluasi apa saja yg hrs kita ubah di tahun ini.

Hal yg menjd penghambat langkah kita utk menjalani hr depan yg lebih baik salah satunya krna kita blm menjd dewasa dlm bbrpa hal. Kedewasaan itu penting krna ketika seorg anak berubah menjd org dewasa, dia diperbolehkan utk memiliki dan melakukan apa yg hanya org dewasa saja lakukan. Misalnya dlm hal menikah, ada batasan usia yg sdh diatur oleh hukum yg berlaku, jika masih di bwh umur tentunya tdk boleh menikah. Juga dlm hal memiliki SIM misalnya, hrs memenuhi syarat batasan umur yg ditentukan. Org yg dewasa jg mulai bs diberi kepercayaan penuh dlm mengerjakan atau mengelola sesuatu, jd bkn sekedar membantu spt layaknya anak-anak, org dewasa dinilai sdh mampu utk memberi pertanggung jwban sepenuhnya, dinilai sdh bs serius dan bs mengendalikan dirinya dg baik.

Dewasa secara umur blm tentu sejalan dg dewasa secara karakter dan penguasaan diri, org dewasa bs lebih sabar, lebih bisa mengendalikan emosi, tdk sekedar nekat tp berhikmat, memahami sesuatu dg pikiran org dewasa dsbnya. Kegagalan sering kali disebabkan kita bersikap bkn sbg org dewasa, menganggap sesuatu itu spt ‘main-main’, menganggap sepele serta tdk mempertimbangkan bgmna perasaan org lain krna perkataan dan perbuatan yg kita lakukan. Membuat org kecewa, tdk bs percaya penuh terhadap kita shga kita bnyk kehilangan kesempatan dan justru memiliki reputasi yg buruk. Kita hrs membuang, menyingkirkan hal-hal yg kekanak-kanakan krna itu akan sangat menghambat kita memiliki masa depan yg lebih baik.

Jgn ulangi kesalahan yg di tahun-tahun sblumnya pernah kita lakukan, di awal tahun 2021 ini biarlah kita menjd pribadi yg lebih baik, matang dlm karakter dan memiliki integritas shga nama Tuhan dipermuliakan melalui hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Dewasa

Tahun 2021: Tuhan Membangun Kembali Reruntuhan

DI 31122020

Kisah Para Rasul 15:16

  • Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan,

Tahun 2020 akan segera berakhir, tahun yg penuh dg kejutan di mana tak ada satu negarapun di dunia menyangka bhw virus Corona akan menyebar di seluruh dunia dan menyebabkan krisis di berbagai bidang hingga saat ini.

Bgmna dg tahun 2021, lebih baik atau lebih buruk dr tahun 2020? Di tahun 2020 bnyk kehidupan org yg hancur akibat krisis yg ditimbulkan dr pandemi Covid-19, spt sebuah gempa besar skala luas, ada org yg sangat tergoncang hidup dan imannya, ada yg tergoncang tp bs menyelamatkan diri, ada yg tergoncang tp tetap kuat dan bertahan. Apa yg saya pribadi dptkan dr Tuhan bhw tahun 2021 Tuhan akan membangun kembali hidup org-org yg hancur di tahun 2020, memberi sebuah anugerah utk mengalami hidup yg lebih baik dan kuat, spt sebuah bangunan runtuh yg dibangun kembali menjd sebuah bangunan baru yg lebih kuat pondasinya, lebih indah design-nya dan disesuaikan dg kebutuhan.

Tapi ingat bhw yg Tuhan bangun kembali adalah ‘Pondok Daud’, sebuah tempat di mana Tabut Perjanjian di letakkan dlm sebuah kemah di kota Yerusalem oleh Daud, shga seluruh rakyat bs melihat dr dekat bgmna Tabut Perjanjian itu ada di tengah-tengah umat-Nya. Tuhan akan membangun kembali hidup mrka yg hancur di 2020 namun mrka hrs mengikuti apa yg menjd kehendak Tuhan, hidupnya dipulihkan namun hrs menghasilkan ‘buah’ yg menyenangkan bagi Tuhan. Bkn berarti beralih profesi menjd pelayan Tuhan, tp dlm profesi apapun yg kita jalani, tetap hrs memiliki keintiman dg Tuhan, bkn justru menjauhi Tuhan setelah hidupnya dipulihkan. Yg tdk mau berserah pd Tuhan maka hidupnya akan spt ‘puing’ bangunan yg runtuh, harga puing dibandingkan rumah tentu berbeda jauh.

Selamat Menyambut Tahun Baru 1 Januari 2021, tetap berjalan bersama Tuhan, lewati tahun 2020 dg bersyukur bhw kita msh ada sampai hr ini krna anugerah Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati!

Posted in Renungan | Comments Off on Tahun 2021: Tuhan Membangun Kembali Reruntuhan

Tak Tahu Yang Akan Terjadi

DI 30122020

Yakobus 4:14

  • sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

Tahun 2020 tinggal 2 hari lagi, dan kita akan masuk tahun 2021, bnyk org ingin tahu apa yg nanti akan terjadi, apakah lebih baik atau justru lebih buruk dr tahun 2020?

Spt dlm ayat ini dikatakan bhw jgnkan utk 1 tahun ke depan akan terjd apa, 1 hr atau besokpun apa yg akan terjd tdk seorgpun bs mengetahuinya scra pasti. Rasa ingin tahu membuat bnyk org menunggu apa yg akan paranormal katakan ttg peristiwa yg akan terjd di tahun 2020, sementara sebagian org Kristen menunggu ‘bocoran’ dr surga ttg apa yg akan terjd melalui hamba-hamba Tuhan yg bergerak dlm bidang profetik dan yg dikenal ‘peka dg suara Tuhan’. Drpd ke paranormal, kan lebih baik ke hamba Tuhan yg profetik, biar tdk dosa, bgtu pemikiran sebagian org Kristen. Tp sadarlah bhw hanya Tuhan Yang Mahatahu, Dia tahu semuanya scra detail, apakah Dia akan beritahukan sebagian ke hamba-hamba Tuhan tertentu, itu hak penuh Tuhan.

Bagi para hamba Tuhan, sampaikanlah apa yg Tuhan beritahukan ttg tahun 2021 jika memang Dia bicara dan perintahkan utk disampaikan pd jemaat. Tp kalau Tuhan tdk bcra, sebaiknya diam dan jgn membuat ‘nubuatan palsu’ demi mencari sensasi dan keuntungan, ingat bhw mgkin manusia bs ditipu, tp Tuhan tdk bs dan nanti Dia akan minta pertanggung jwbannya. Bagi kita jemaat Tuhan, lebih baik perbaiki hubungan kita dg Tuhan, jgn berhenti berdoa dan disiplin rohani lainnya. Utk sesuatu yg sangat penting Tuhan pasti beritahukan pd kita, krna itulah jgn berhenti berdoa, komunikasi kita dg Tuhan hrs terjaga dg baik spya apa yg hendak Tuhan sampaikan itu tetap bs kita terima dg lancar pd waktunya.

Hidup menurut kehendak Tuhan akan membuat kita berjalan bersama Tuhan melewati semua hal yg ada di dpn kita, jgn menjauh dr Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tak Tahu Yang Akan Terjadi

Melayani Tuhan Dengan Harta

DI 29122020

Lukas 8:3

  • Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

Apa fungsi dr harta kekayaan yg kita miliki dan utk apa peruntukkannya, 2 hal ini wajib kita tahu jwbannya shga kita tdk masuk dlm masalah keuangan yg bs membuat kita menderita dlm hidup ini.

Org miskin menderita krna tdk memiliki bnyk uang, utk bertahan hidup saja sangat susah, sebaliknya org kaya yg bnyk harta kekayaannya jg bs menderita. Kita pernah membc berita ttg org yg menang lotre dan kaya mendadak, tp brpa wkt kemudian org ini diketahui jatuh miskin, dia salah dlm hal menggunakan uangnya shga semua habis dan dia terlibat hutang. Org kaya bkn berarti tdk pny hutang, sm spt negara kita jg pny hutang luar negeri. Dlm laporan jumlah harta para pejabat biasanya tertulis jumlah kekayaan dan jg hutangnya bila ada. Pebisnis menggunakan kredit bank utk memajukan bisnisnya, kalau nanti bisnisnya bangkrut, bs jd dia tdk mampu utk membayar hutangnya shga bank menyita aset yg dia miliki atau yg dia jadikan jaminan.

Di zaman Yesus melayani, ada bbrpa org perempuan yg kaya melayani Dia dg harta yg dimilikinya. Tentu plynan Yesus jg butuh uang dlm jumlah besar, demikian jg dg gereja di zaman ini. Walaupun Yesus sanggup melakukan mujizat, bkn berarti tdk perlu memiliki uang utk membiayai kebutuhan Dia beserta para murid. Mgkin jg ada sebagian uang Yesus berikan pd org miskin dan mrka yg membutuhkan. Penggunaan uang utk melayani Tuhan tentu suatu kewajiban bagi setiap kita, knp wajib? Krna apa yg patut diberikan pd Tuhan, hrs diberikan, krna itu utk menjaga hati kita tetap terarah pd Tuhan dan tdk jatuh dlm cinta uang. Grja membutuhkan uang utk membiayai hidup para fulltimer dan rohaniwan, utk membantu jemaat yg miskin (diakonia), membayar biaya bulanan (listrik, air, dsbnya), dan jg utk kegiatan sosial.

Sudahkah kita melayani Tuhan dg harta yg kita miliki? Berikan persembahan pd Tuhan melalui gereja, bantulah org-org susah dan miskin, jgn sampai jatuh dlm cinta uang yg nantinya bs membuat kita hidup menderita.

Posted in Renungan | Comments Off on Melayani Tuhan Dengan Harta

Terhibur atau Tersiksa?

DI 28122020

Lukas 16:25 KJV
But Abraham said, Son, remember that thou in thy lifetime receivedst thy good things, and likewise Lazarus evil things: but now he is comforted, and thou art tormented.

  • Tapi Abraham berkata: “Anak, ingat bahwa kamu dalam seumur hidupmu menerima hal-hal baikmu, dan begitu juga Lazarus hal-hal buruk, tapi sekarang dia dihiburkan, dan kamu tersiksa

Kita hrs bs memahami ayat ini secara benar krna jika salah mengartikannya maka kita akan punya pemahaman ttg kehidupan yg salah.

Pemahaman yg salah ttg ayat ini adalah: kalau hidup enak di dunia nanti tersiksa setelah mati, kalau hidup menderita di dunia nanti akan bahagia setelah mati, kalau begitu hrs menderita hidup di dunia spya nanti bahagia setelah mati. Tdk spt itu memahaminya krna kita hrs belajar melihat dr sudut pandang Tuhan. Dlm hidup tiap org pasti Tuhan sediakan hal-hal yg baik dan pasti jg tiap org bisa mengalami hal-hal yg buruk dlm hidupnya. Lalu knpa si org kaya ini justru menderita setelah dia mati? Info yg kita dpt bhw org kaya ini bernasib hidup dlm kemewahan, dan Lazarus ini terbaring di dekat pintu gerbang si org kaya ini, penuh borok dan kelaparan.

Salahkah hidup mewah? Bukankah hak tiap org menikmati seberapapun harta yg dimilikinya? Tentu tdk salah, namun jika ada seorg miskin yg terbaring di dpn rumah namun tdk berbuat apa-apa, bahkan membiarkan dia makan remah-remah dr meja kita, di mana hati nurani kita? Di mana belas kasihan kita? Bukankah kita menjd org yg kejam, senang melihat org yg susah dan menilai mrka sama spt binatang? Kaya tp kejam, nanti stlah mati akan mengalami siksaan, ini alasannya. Lazarus pengemis ini hidup menderita, tubuhnya sakit, tp dia tdk menyalahkan Tuhan atas keadaannya, menerima yg baik maupun yg buruk jika Tuhan memberikannya. Dia tetap mkn dr remah-remah, mknan yg jatuh dr meja org kaya itu, dan tdk mengutuk org kaya itu krna memperlakukannya spt binatang dan barang mainan.

Kalau kita dilimpahi Tuhan dg harta dunia, nikmatilah, tp jgn lupa peduli dg mrka yg keadaannya spt Lazarus pengemis dlm kisah ini, jgn kejam terhadap kaum yg lemah dan tak berdaya.

Posted in Renungan | Comments Off on Terhibur atau Tersiksa?

Memilih Bagian Yang Baik

DI 26122020

Lukas 10:42 KJV
But one thing is needful: and Mary hath chosen that good part, which shall not be taken away from her.

  • Tapi satu hal yang diperlukan: dan Maria telah memilih bagian yang baik, yang mana tidak akan diambil dari dia.

Marta dan Maria, keduanya tdk melakukan kesalahan saat menerima kehadiran Yesus dan para murid-Nya di rumah mrka, namun Marta mengalami dampak yg sdkit menyusahkan dirinya sndri dg memilih utk menyiapkan jamuan.

Marta menyiapkan makanan utk jasmani Yesus dan para murid, tentu seorg diri saja membuatnya keteteran, mgkin sdkit stress ditambah melihat Maria hanya duduk-duduk saja di dekat kaki Yesus utk mendengar apa yg Dia katakan. Dr sudut pandang Marta mgkin kita jika ada dlm situasi itu ikut membenarkan sikapnya, benarkah Maria sama sekali tdk mau ikut membantu Marta, membiarkan Marta sibuk sndrian, sdr macam apa itu? Tp bila kita melihat dr sudut pandang Yesus, Maria sdg menyediakan ‘kebutuhan jiwa’ Yesus saat itu: ketika berbicara ada org yg serius menyimaknya spt dlm ayat berikut ini:

1 Samuel 15:22
… Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan …

Maria tahu apa yg dia perlu lakukan utk Yesus, Marta sdg menyiapkan kebutuhan jasmani Yesus dan para murid, maka dia memilih utk mendengarkan perkataan Yesus, krna dia tahu bhw tdk semua org mau mendengar perkataan Yesus bahkan ada yg menolaknya. Kitapun merasa dihargai ketika org menyimak perkataan yg kita sdg ucapkan. Maria sdg memberi sesuatu yg melebihi mempersembahkan korban, dan itu menyentuh di hati Tuhan. Menyediakan hidangan lezat bagi tamu dan menerima pujian krna masakannya enak tentu suatu hal yg memuaskan hati, jd Marta justru lebih berfokus pd bgmna rasa masakannya nanti, sdgkan Maria lebih berfokus pd bgmna menyentuh hati Tuhan dg duduk diam mendengarkan suara Tuhan.

Marta dan Maria sama-sama berniat utk menjamu tamu dg sebaik-baiknya, tp Maria memilih sesuatu yg baik, serius mendengar perkataan Yesus dan tentu ini sangat menyukakan hati Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Memilih Bagian Yang Baik