Selalu Akan Tuhan Berfirman

DI 15082020

Yehezkiel 2:5

  • Dan baik mereka mendengarkan atau tidak — sebab mereka adalah kaum pemberontak — mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka.

Nabi adalah org yg diutus Tuhan ke tengah-tengah umat-Nya utk menyampaikan firman Tuhan dan mewakili Tuhan dlm melakukan bbrpa hal, namun kehadiran seorg nabi tdklah selalu diterima dg baik.

Dlm sejarah kehidupan bangsa Israel dlm Alkitab, kita temui pergantian generasi yg bervariasi, ada generasi yg hidupnya takut akan Tuhan, ada yg hidupnya memberontak terhadap Tuhan. Tuhan menjatuhkan hukuman saat dosa dan kesalahan suatu generasi sdh sangat menyakiti hati Tuhan, namun karena kasih-Nya pd umat-Nya, Dia selalu mengutus para nabi-Nya utk menunjukkan bhw Dia ingin umat-Nya itu dipulihkan dan kembali bertobat. Ada generasi yg akhirnya mendengarkan apa yg disampaikan nabi yg diutus Tuhan, namun ada jg yg malah tdk menyukainya bahkan membunuh nabi itu. Tuhan masih menunjukkan kasih-Nya dan terus berfirman.

Baik ada yg mau mendengar atau tdk, Tuhan selalu akan menyediakan firman-Nya bagi kita. Ada firman yg mgkin kita mau menerimanya, namun ada jg yg kita tolak krna alasan tertentu. Di sinilah kita perlu bertobat dan menerima firman Tuhan sepenuhnya, bkn hanya sebagian saja. Firman yg menyayat kedagingan kita, firman yg mematikan jalan pikiran kita yg salah, hrs kita terima dg sukacita krna pasti berguna dan dampaknya baik utk hidup kita. Jgn menolak firman-Nya krna itu sebuah pemberontakan di mata Tuhan, sebuah tindakan melawan Tuhan yg justru akan mendatangkan murka Tuhan atas hidup kita.

Apakah kita sdg mengalami tekanan hidup yg berat? Koreksi diri, mgkin ada firman Tuhan yg tdk mau kita dengar dan terima, jgn jd kaum pemberontak di hadapan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Selalu Akan Tuhan Berfirman

Menangung Kesalahan

DI 14082020

Ratapan 5:7

  • Bapak-bapak kami berbuat dosa, mereka tak ada lagi, dan kami yang menanggung kedurjanaan mereka.

Penulis kitab Ratapan menggambarkan keadaan bangsa Israel yg sdg menjalani hukuman Tuhan spt seorg yg menangung beban sangat berat, namun pengertiannya tdklah sesederhana itu.

Bila kita lihat dlm bhsa aslinya, kata menanggung adalah ‘sâbal’ yg jg berarti hamil atau mengandung, jd spt seorg wanita yg sdg mengandung bayi dan membw bayi itu kemana-mana krna bayi itu ada dlm perutnya. Bayi adalah hasil pertemuan sel sperma dan sel telur yg kemudian berkembang dlm rahim seorg wanita. Kesalahan gemerasi sblumnya ternyata bs berdampak pd generasi berikutnya, anak-anak bs terdampak oleh dosa yg dilakukan oleh orangtuanya, rakyat suatu bangsa bs terdampak oleh kesalahan yg dibuat oleh para pemimpin suatu bangsa. Ini yg hrs dipahami oleh kita mengenai ketika Tuhan menjatuhkan hukuman terhadap dosa dan kesalahan.

Seseorg br akan bebas dr hukuman ketika masa hukuman telah dijalani sepenuhnya, rasa jengah selama mengandung akan hilang ketika sdh melahirkan bayinya. Jd memang masa hukuman hrs dijalani, keadaan yg tdk nyaman dan berat, sangat terbatas ruang geraknya bahkan kebebasannya hilang spt seorg tahanan dlm penjara, tdk bs pergi kemana-mana. Dlm situasi spt ini, yg bs kita lakukan hanyalah menjalaninya dg sabar, bertobat, mengikuti apa yg Tuhan ajarkan dan jgn berbuat kesalahan lain yg membuat masa hukuman kita bs bertambah. Tunjukkan sikap baik kita dan mulai merancang apa yg akan kita lakukan setelah ‘bebas’ nantinya.

Jgn ulangi kesalahan yg sama, bljarlah utk bijak dlm hal mempertimbangkan sblum melakukan sesuatu. Ingat bhw segala sesuatunya ada resiko dan dampaknya.

Posted in Renungan | Comments Off on Menangung Kesalahan

Mendapat Pengertian

DI 13082020

Amsal 4:7 KJV
Wisdom is the principal thing; therefore get wisdom: and with all thy getting get understanding.

  • Hikmat adalah hal yang utama, karenanya dapatkan hikmat, dan dengan semuanya itu kamu mendapatkan pengertian

Ternyata utk kita bs mendpt pengertiam ttg sesuatu itu diperlukan hikmat, knp hikmat dan bkn akal sehat kita? Krna ada hal yg bs dipahami secara logika dan ada yg tdk.

Hikmat adalah hal yg utama, spt dlm sebuah sekolah, org yg menjd kepala sekolahlah yg menjd pimpinan, mengatur semua pergerakan belajar mengajar di sekolah. Bersama para guru dan bagian divisi lainnya, kepala sekolah menjalankan fungsinya utk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah itu. Sebuah organisasi tanpa pemimpin yg handal akan perlahan-lahan hancur dan semua kegiatannya tdk beraturan. Hrs ada org yg menjalankan apa yg sdh disepakati bersama dan memimpin dg baik. Karena itu hikmat yg hrs mempimpin pola pikir kita, tdk mengandalkan akal sehat saja shga kita akan mampu mendpt pengertian ttg situasi yg sdg terjd dan apa yg hrs kita lakukan.

Hikmat itu bkn sesuatu pemberian yg cuma-cuma, kalau benar cuma-cuma, maka semua org di dunia ini pasti memiliki hikmat. Perlu sebuah usaha serius utk memperoleh hikmat, diawali dg hidup takut akan Tuhan, memiliki hubungan yg baik dg Dia, memiliki kesadaran utk mau diajari oleh Tuhan dg segala kerendahan hati. Org yg sombong berpikir tdk perlu diajari org lain termasuk diajari oleh Tuhan. Di sinilah kita bs melihat perbedaan antara gaya hidup rohaniah dan duniawi. Ini bkn ttg berdosa atau tdk, org yg gaya hidup rohaniahpun bs berbuat dosa, tp ini ttg bgmna seseorg ingin menjadikan hidupnya lebih baik dan lebih berkualitas lg.

Usahakan diri kita utk memiliki hikmat shga kita akan bnyk mendapatkan pengertian ttg bnyk hal, termasuk mengenai apa yg sdg Tuhan kerjakan dlm kehidupan kita hari ini dan masa yg akan datang.

Posted in Renungan | Comments Off on Mendapat Pengertian

Firman Yang Keras

DI 12082020

Yohanes 6:60

  • Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: “Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?”

Tentu saja bnyk perkataan Yesus saat Dia mengajar itu yang sulit dipahami dan kali ini para murid yg mendengarnya itu mengkategorikannya sbg perkataan yg ‘keras’ shga sulit utk diterima.

Apa itu perkataan yg keras? Perkataan yg memiliki bobot kesulitan tingkat tinggi utk bs diterima oleh akal pikiran manusia, perkataan yg melawan akal sehat. Saat itu Yesus sdg mengajar ttg kehidupan kekal dan diri-Nya sbg roti hidup. Roti pasti utk dimakan, krna itulah sulit dipahami dg logika bgmna bs tubuh-Nya itu dimakan. Skrg kita mgkin mudah memahaminya setelah ada peristiwa perjamuan malam sblum Yesus disalibkan, kita mengenal ttg ‘Perjamuan Kudus’, namun ketika peristiwa ini terjd, blm ada tindakan Perjamuan Kudus yg Yesus lakukan, shga para murid tentu saja memiliki kesulitan utk memahaminya dg pikiran mrka.

Di antara sekian bnyk firman Tuhan, mgkin ada bbrpa firman yg ‘keras’ bagi kita. Firman yg bertentangan dg budaya yg ada, firman yg bertentangan dg kebiasaan buruk kita shga kita sulit utk mengubah kebiasaan buruk itu, dsbnya. Bisakah kita menerima dan mempraktekkannya? Pasti ada resiko yg hrs kita tanggung utk itu, namun tentu saja kita hrs lebih taat pd Tuhan drpd manusia. Blm lg firman yg sulit utk dipahami, tp tetap hrs dilakukan, terjd pergolakan dlm diri kita tentunya. Bahkan mgkin ada bbrpa firman yg mengharuskan kita mengubah cara berpikir dan pola hidup, tetapi ini semua tentunya tetap wajib utk kita taati dan lakukan.

Tdk semua dr firman Tuhan itu sejalan dg pikiran kita, namun bersedialah utk mengubah pola pikir kita. Firman Tuhan tentu pny dampak baik bagi org yg menerimanya dg sukacita.

Posted in Renungan | Comments Off on Firman Yang Keras

Mati Sebagai Persembahan

DI 11082020

2 Timotius 4:6 KJV
For I am now ready to be offered, and the time of my departure is at hand.

  • Karena aku siap untuk dipersembahkan, dan saat kepergianku sudah dekat

Kematian itu sebuah misteri, waktu tepatnya tdk ada seorgpun yg tahu, namun bbrpa org diberi keistimewaan oleh Tuhan utk bs membaca tanda-tanda bhw kematiannya sdh dekat waktunya.

Kata ‘offered’ dlm bhsa aslinya adalah ‘spendō’ yg berarti darah yg dicurahkan dlm sebuah kematian yang tragis oleh krna Tuhan. Jd memang sbg seorg rasul yg saat itu pengajaran ttg Kristen mengalami bnyk penentang dan nyawa hrs siap dikorbankan, Paulus memahami benar resiko itu dan dia siap utk menghadapinya, tdk menghindar apalg mundur dr tugasnya sbg rasul. Ini jg yg bnyk kita temui dlm diri org-org yg dulunya bkn Kristen namun akhirnya bertobat dan percaya, mrka tahu benar resikonya dan tetap mempertahankan imannya sampai mati. Sekalipun kehilangan nyawa, namun mrka menerima keselamatan kekal.

Bgmna dg org-org Kristen yg lain? Bnyk yg takut mengalami penderitaan karena iman pd Tuhan. Ada yg malah meninggalkan Tuhan dan mengikuti tuhan yg lain. Hidup sbg Kristen memang tdk mudah, akan ada penderitaan dan hrs siap berkorban nyawa. Tdk melulu bcra ttg berkat dan kelimpahan. Ini spt 2 sisi mata uang yg hrs dipahami dg benar, ada kebahagiaan tp jg ada penderitaan sbg org Kristen. Nikmatilah keduanya krna tetap ada penyertaan Tuhan ketika kita menjalaninya, selama kita hidup benar dan hubungan kita dg Tuhan tetap baik. Mattipun itu sebuah keuntungan, mati krna Kristus, bkn mati krna dosa dan kesalahan yg kita perbuat.

Matilah sbg seorg Kristen yg mempertahankan iman sampai akhir nafas kita, berani menghadapi kematian krna keselamatan kekal akan menjd milik kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Mati Sebagai Persembahan

Jangan Tahan Kebaikan

DI 10082020

Amsal 3:27

  • Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya.

Berbuat baik bukanlah sebuah pilihan bagi org Kristen, tp sebuah kewajiban apalg bila memang sanggup utk melakukannya. Jd bkn tergantung pd maunya kita utk melakukannya atau tdk, tp ini sebuah perintah Tuhan.

Brp bnyk dr kita sengaja menahan utk berbuat baik pdhal kita tahu ada org yg sdg kesusahan? Masih berpikir untung atau rugi jika menolong org itu? Tdk selalu org dlm keadaan yg baik, suatu saat mgkin dia dlm kondosi buruk, mgkin dia sakit, tdk pny uang, tdk makan berhari-hari, dsbnya. Mgkin kita baca status di medsosnya yg tdk enak utk dibaca, tp apa reaksi kita? Tiap org pny daya tahan masing-masing dlm menanggung beban hidupnya, bila sdh tak kuat maka yg muncul adalah keluhan bahkan mgkin kata-kata yg bernada putus asa, ini terjd tentu krna beratnya penderitaan yg dia alami, pertanyaannya: apakah reaksi kita saat mengalami hal yg sama?

Mgkin reaksi kita akan sama atau mgkin lebih buruk dr org itu. Jgn berpikir kita lebih baik dr dia, blm tentu benar. Kalau kita pny kapasitas utk menolong, kita wajib menolong, jgn menahan diri utk itu. Ingat bhw ada mata Tuhan yg mengawasi kita, bagi Tuhan mudah sekali ‘menukar tempat’ kita dg org itu. Tdk ada org yg berharap mengalami sesuatu yg berat hingga imannya tergoncang, jd saling menangung bebanlah satu sama lain. Mgkin kita berlebih dlm hal keuangan, bantulah dg uang yg kita miliki, suatu saat mgkin kita butuh sesuatu dr org lain yg bkn berupa uang, org lain akan melakukannya bagi kita. Jgn berlagak buta dan tuli, jgn sampai saat kita berseru pd Tuhan saat dlm kesesakan, Dia jg tdk mau mendengarkannya.

Adakah kita tahu sdg ada yg butuh bantuan dan kita sanggup menolongnya? Segera lakukan, jgn sampai terlambat waktunya, ingat daya tahan tiap org berbeda-beda dlm menangung penderitaannya.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Tahan Kebaikan

Pengalaman Spiritual

DI 08082020

Lukas 9:30-31
Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.

  • Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.

Musa telah mati dan Elia dlm keadaan hidup dibawa Tuhan ke surga, keduanya akhirnya bertemu dg Yesus dan berbicara tentang apa yg nantinya akan Yesus lakukan.

Ini sebuah pengalaman spiritual, bertemu dg org yg sdh meninggal. Bnyk pertanyaan seputar dunia org mati: mgkinkah org yg sdh mati itu bertemu dg org yg masih hidup? Musa telah mati dan bertemu dg Yesus di dunia, ini bs sdkit memberi jwban bhw mgkin saja org yg telah mati menemui kita asalkan memang Tuhan yg mengkehendakinya dg sebuah tujuan khusus. Musa hanya sekali saja diizinkan Tuhan, jd ini bkn krna Musa pny kemampuan bolak balik ke dunia, shga bs kita pahami bhw roh org mati tdk bs kembali ke dunia ataupun menemui manusia tanpa seizin Tuhan. Ini yg hrs kita pahami dan jgn sampai kita pny pemahaman yg keliru.

Memang sulit memahami sebuah pengalaman spiritual yg berkaitan dg dunia yg berbeda, sulit utk dijelaskan dan mgkin ketika kita menceritakannya maka org yg mendengar akan sulit mempercayainya. Kita dianggap sbg pengarang cerita bahkan pengkhayal, namun jgn pernah takut mengalami pengalaman spiritual dg Tuhan. Bbrpa org dijumpai Tuhan dan mendpt penglihatan ttg surga dan neraka, ttg apa yg akan terjd di akhir zaman. Jgn kita ‘alergi’ dg hal spt itu, walau kita tetap perlu menguji dg kebenaran firman Tuhan. Tuhan tdk hidup di dunia kita, tp Dia Mahahadir dan ketika menunjukkan kemuliaan-Nya, kita pasti terkagum dan memuji Dia.

Tetaplah miliki pola pikir yg sesuai dg kebenaran firman Tuhan, alami pengalaman spiritual dg Tuhan dan bagikan itu utk menguatkan iman org lain.

Posted in Renungan | Comments Off on Pengalaman Spiritual

Pengaturan Yang Baik

DI 07082020

Lukas 9:14

  • Sebab di situ ada kira-kira lima ribu orang laki-laki. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: “Suruhlah mereka duduk berkelompok-kelompok, kira-kira lima puluh orang sekelompok.”

Memberi makan lebih dr 5000 org tentunya sebuah hal yg tdk mudah dan tdk sederhana, semua sdg kelaparan dan bs saja ada sedikit makananpun maka mrka berebutan utk mendapatkannya, dampaknya bs terjd keributan.

Yesus membagi lebih dr 5000 org itu menjd lebih dr 100 kelompok dg anggota per kelompoknya itu 50 org. Sesuatu yg jumlahnya besar dan berpusat di satu tempat pasti memiliki potensi besar utk terjadinya keadaan yg tdk diinginkan. Krna itulah Yesus menerapkan pola ‘pemecahan konsentrasi’ massa dg mengelompokkan mrka di bbrpa tempat. Dan ini ternyata sangat efektif digunakan saat pembagian makanan dilakukan, masing-masing kelompok antri utk dilayani oleh 12 murid yg pastinya jg dibantu oleh bbrpa org yg mgkin dikenal sbg pemimpin di antara org-org yg hadir. Semua mendptkan jatah makanan yg cukup, mkn sampai kenyang dan bahkan masih bnyk sisa mknan yg ada.

Pola pemecahan konsentrasi ini mgkin bs kita terapkan pd saat kita ingin menyelesaikan sebuah masalah besar, mgkin masalah itu menjd besar krna bbrpa masalah-masalah kecil yg tdk segera diatasi sblumnya. Perlu hikmat utk mengurai sesuatu yg besar menjd bbrpa hal yg lebih kecil, jd perlu cermat dlm menilai situasi dan kondisi yg sdg terjd. Salah strategi bs saja membuat masalah menjd lebih rumit dan membesar shga kita menjd kelabakan dan hilang akal sehat. Perlu wkt dan kesabaran saat menyelesaikan sebuah masalah, jgn terburu-buru shga kita bs salah langkah dan akibatnya kita terjebak dlm situasi yg sptnya tdk ada jalan keluarnya.

Jgn biarkan masalah kecil menjd lebih besar, selesaikan segera dg strategi dan pengaturan yg baik, yg kelihatan rumit bs terlihat menjd lebih jelas dan bs utk diatasi dg penuh kesabaran.

Posted in Renungan | Comments Off on Pengaturan Yang Baik

Pengaturan Yang Baik

DI 07082020

Lukas 9:14

  • Sebab di situ ada kira-kira lima ribu orang laki-laki. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: “Suruhlah mereka duduk berkelompok-kelompok, kira-kira lima puluh orang sekelompok.”

Memberi makan lebih dr 5000 org tentunya sebuah hal yg tdk mudah dan tdk sederhana, semua sdg kelaparan dan bs saja ada sedikit makananpun maka mrka berebutan utk mendapatkannya, dampaknya bs terjd keributan.

Yesus membagi lebih dr 5000 org itu menjd lebih dr 100 kelompok dg anggota per kelompoknya itu 50 org. Sesuatu yg jumlahnya besar dan berpusat di satu tempat pasti memiliki potensi besar utk terjadinya keadaan yg tdk diinginkan. Krna itulah Yesus menerapkan pola ‘pemecahan konsentrasi’ massa dg mengelompokkan mrka di bbrpa tempat. Dan ini ternyata sangat efektif digunakan saat pembagian makanan dilakukan, masing-masing kelompok antri utk dilayani oleh 12 murid yg pastinya jg dibantu oleh bbrpa org yg mgkin dikenal sbg pemimpin di antara org-org yg hadir. Semua mendptkan jatah makanan yg cukup, mkn sampai kenyang dan bahkan masih bnyk sisa mknan yg ada.

Pola pemecahan konsentrasi ini mgkin bs kita terapkan pd saat kita ingin menyelesaikan sebuah masalah besar, mgkin masalah itu menjd besar krna bbrpa masalah-masalah kecil yg tdk segera diatasi sblumnya. Perlu hikmat utk mengurai sesuatu yg besar menjd bbrpa hal yg lebih kecil, jd perlu cermat dlm menilai situasi dan kondisi yg sdg terjd. Salah strategi bs saja membuat masalah menjd lebih rumit dan membesar shga kita menjd kelabakan dan hilang akal sehat. Perlu wkt dan kesabaran saat menyelesaikan sebuah masalah, jgn terburu-buru shga kita bs salah langkah dan akibatnya kita terjebak dlm situasi yg sptnya tdk ada jalan keluarnya.

Jgn biarkan masalah kecil menjd lebih besar, selesaikan segera dg strategi dan pengaturan yg baik, yg kelihatan rumit bs terlihat menjd lebih jelas dan bs utk diatasi dg penuh kesabaran.

Posted in Renungan | Comments Off on Pengaturan Yang Baik

Luarnya Saja Bagus

DI 06082020

2 Timotius 3:5 KJV
Having a form of godliness, but denying the power thereof: from such turn away.

  • Memiliki sebuah bentuk kesalehan, tapi menyangkali kuasa daripadanya, dari yang seperti itu hindarilah

Org bs saja tampil menyakinkan dg memakai sesuatu, namun ternyata dia berbeda dr keadaan yg sbnarnya, misalnya polisi gadungan, berpakaian dinas polisi tp ternyata dia bkn seorg polisi, dia cukup hanya membeli baju polisi dan aksesoris yg dibutuhkan.

Kerohanian seseorg tdk bs dinilai dr apa yg terlihat mata jasmani kita, sering pergi ke gereja, sering bcra ttg Tuhan, dsbnya. Bisa saja itu hanya sebuah polesan luar spya org yg melihatnya menganggap dia org yg religius, pdhal semuanya itu hanya sebuah kepalsuan rohani saja. Suatu saat barulah ketahuan keaslian rohaninya, ternyata dia menipu rekan bisnisnya, membw lari uang, tdk mau membayar hutang, dsbnya. Salah satu tanda manusia di akhir zaman adalah mrka itu terlihat sbg org saleh dan kudus, pdhal ternyata mrka hanya ingin mendapatkan penilaian sbg org yg baik dan religius, tp di balik kesalehannya yg palsu itu, dia hidup dlm dosa dan penuh kejahatan.

Org spt ini ingin terlihat saleh namun sesungguhnya tdk percaya manfaat dan dampak dr hidup saleh di hadapan Tuhan. Org ini tdk pny iman sbnarnya, tdk pny hubungan yg intim dg Tuhan, walaupun terlibat dlm pelayanan di grja ataupun sering ikut kegiatan sosial. Kesalehan seseorg bkn hanya dinilai dr perbuatan dan perkataan, namun jg dr ujian hidup yg dijalaninya. Spt sebuah gedung yg terlihat megah, akan teruji kekuatan pondasinya saat terjd gempa besar, apakah tetap dpt bertahan atau justru mengalami keretakan bahkan rubuh. Di hadapan Tuhan, kita tdk bs berpura-pura terlihat saleh, Dia tahu persis luar dan dlmnya kita, dan Dia akan berterus terang dan menentukan apakah kita masuk dlm kekekalan atau kebinasaan.

Hiduplah apa adanya, bangun kesalehan yg sejati, bkn krna ingin terlihat saleh, tp krna ingin hidup benar di hadapan Tuhan dan mengalami kuasa serta kemuliaan-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Luarnya Saja Bagus