Pikiran Dalam Hati

DI 05082020

Matius 9:4

  • Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?

Pikiran adalah hasil kerja dr otak manusia, otak letaknya di kepala, namun mengapa ayat ini berkata bhw memikirkan hal yg jahat di dlm hati?

Ada ‘jalur’ yg menghubungkan otak dg hati kita, krna keduanya terletak di tempat yg berbeda, hati tdk terletak di kepala kita. Jalur inilah yg disebut dg ‘pikiran’, hasil pengolahan data-data yg diterima panca indera manusia yg kemudian diolah oleh otak dan sbg hasilnya adalah sebuah pikiran. Hati jd memiliki pikirannya sndri, itulah mengapa hati dan otak kita terkadang tdk sejalan pemikirannya. Inilah yg kita pahami sbg pertimbangan, dan pd akhirnya kita akan memilih salah satu dr keduanya utk digunakan, apakah memakai pikiran hasil dr otak kita ataukah pikiran dr hati kita. Spt saat kita tahu bhw apa yg akan dilakukan itu sebuah dosa, ada pergumulan antara hati dan otak kita, mau dilakukan atau tdk dosa itu.

Pikiran yg jahat bs merupakan hasil pemikiran dr hati kita. Pikiran dr otak kita lebih bersifat logika, segala sesuatunya hrs masuk akal dan bs dijelaskan. Pikiran dr hati lebih bnyk dipengaruhi oleh perasaan kita, kalau perasaan kita ‘terkena’ oleh sesuatu yg kita dengar atau rasakan, maka hati akan memberi reaksi sesuai dg keadaan hati kita. Pikiran yg jahat dlm hati tentu berasal dr suasana hati yg tdk baik, misalkan hati terluka oleh ucapan yg ‘menusuk’, timbul dendam, tersinggung oleh teguran org, hati menjd panas, dsbnya. Kalau tdk dijaga sungguh-sungguh, maka hati akan lebih mengikuti emosi drpd logika kita, akibatnya kita bertindak dan berkata-kata yg tdk baik, yg penting mengikuti suasana hati kita, tentu ini bs berdampak buruk nantinya.

Jgn selalu mengikuti pikiran dr hati kita, seimbangkan dg pemikiran logika dr otak kita, pertimbangkan baik-baik dan bertindaklah bijaksana shga kita akan melihat hari-hari baik di depan kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Pikiran Dalam Hati

Hidup Dalam Kesatuan

DI 04082020

Mazmur 133:1

  • Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!

Apa makna dr hidup rukun? Biasanya yg kita pikirkan ttg tdk ada ribut-ribut, tdk ada yg jahat, dsbnya. Hidup rukun jg berarti hidup sbg sebuah kesatuan, menjd satu.

Nada-nada yg harmoni menjadikan sebuah lagu enak utk didengar, tp nada-nada yg tdk beraturan tentu membuat lagu itu terdengar aneh bahkan tdk mgkin bs utk dinyanyikan. Sebatang lidi tentu tdk pny kekuatan utk menyapu, namun puluhan batang lidi yg diikat menjd satu menjd sangat berguna utk dipakai menyapu lantai. Lukisan lebih terlihat indah bernilai seni tinggi kalau tdk terdiri hanya 1 warna saja, bbrpa warna yg digunakan akan bs membuat apa yg digambar itu mirip dg benda aslinya. Jd dlm kesatuan itu ada kekuatan, keindahan dan keteraturan yg menciptakan sebuah keadaan yg lebih baik, lebih bermanfaat dan bernilai tinggi.

Tdk mudah utk dijadikan satu dan hidup bersama. Bnyk latar belakang perbedaan yg ada, namun sadarlah bhw kita ini memiliki kesamaan dg sdr seiman kita yaitu sbg anggota keluarga di dlm kerajaan-Nya. Kita semua ini adalah ‘hamba’ di mata Tuhan dan kita semua pasti dikasihi Tuhan. Setiap kita Tuhan beri potensi dan karunia yg beragam, bila disatukan dg yg org lain miliki maka itu menjd sebuah potensi besar dan kita bs saling melengkapi satu sama lain. Ada saatnya memberi, ada jg saatnya utk menerima, semua berpikir utk kepentingan bersama, tdk egois dan bahagia jika org lain sdg bahagia, semuanya akan menghasilkan apa yg baik utk masa dpn bersama.

Jgn berpikir kita bs tanpa bantuan org lain, saat lahirpun kita ditolong demikian jg saat meninggal, org lainlah yg mengurusi jasad kita. Jgn hidup hanya utk diri sndri.

Posted in Renungan | Comments Off on Hidup Dalam Kesatuan

Singkirkan Penghalangnya

DI 03082020

Kisah Para Rasul 12:23-24
Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Tuhan; ia mati dimakan cacing-cacing.

  • Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang.

Setelah Herodes Agripa I yg menganiaya jemaat Tuhan itu mati, maka firman Tuhan makin tersebar. Spt sebuah saluran air yg mampet, penyebabnya hrs disingkirkan spya air bs mengalir dg deras.

Pertumbuhan rohani kita pasti ada yg berusaha utk membuatnya tdk bertumbuh, baik hanya yg berupa dampak saja hingga pihak-pihak yg secara nyata memang menghambat dan mengganggu kita. Kesibukan bs berdampak pd keletihan fisik dan berkurangnya wkt yg cukup utk kita mengurusi kerohanian kita. Blm lg tekanan hidup yg besar yg disebabkan oleh masalah yg sdg kita hadapi, membuat iman kita menjd lemah dan kita hampir kehilangan iman. Daya tarik dunia yg menggiurkan dan menjanjikan hiburan, bs membuat kita lebih memilih menghabiskan bnyk wkt utk menghibur diri, pdhal damai yg sejati hanya kita dapatkan saat kita ada dlm hadirat Tuhan dan hidup intim dg Tuhan.

Selama semua penghalang itu blm disingkirkan, sulit bagi kita utk membangun kerohanian yg kuat di dlm Tuhan. Hal yg berbau rohani menjd sesuatu yg hanya kita lakukan di tempat-tempat tertentu saja, kita jd beranggapan bhw hal rohani itu cuma berkaitan dg surga dan neraka saja. Di akhir zaman ini semakin dekat dg kesudahannya, apa yg dikenal dg ‘masa kesukaran besar mgkin saja sdh sangat dekat waktunya, bahkan sebagian kalangan beranggapan bhw sdh dimulai masa kesukaran besar. Kalau rohani kita lemah, bgmna mgkin kita mampu bertahan dan mempertahankan iman pd Kristus Yesus? Jgn sampai kita termasuk hitungan org-org yg akan mengalami murka Tuhan.

Selama msh ada waktu, jgn sia-siakan hidup kita, perhatikan kerohanian kita masing-masing, saling mengingatkan satu sama lain jg utk tetap memiliki kerohanian yg kuat di dlm Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Singkirkan Penghalangnya

Tidak Disukai

DI 01082020

Kisah Para Rasul 12:1-3
Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat.
Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.

  • Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.

Yakobus menjd rasul pertama yg mati dibunuh krna makin berkembangnya ajaran Yesus di zaman itu dan makin bertambah banyaknya org yg percaya pd pemberitaan Injil.

Yakobus dibunuh raja Herodes Agripa I kira-kira tahun 44 Masehi, dia termasuk 3 murid utama Yesus dan bersaudara dg Yohanes. Ada 3 nama Yakobus dlm zaman itu yaitu: 1). Yakobus sdr dr Yohanes, anak Zebedeus, 2). Yakobus anak Alfeus yg jg bagian dr 12 rasul, dan 3). Yakobus anak Maria, sdr jasmani Yesus, diyakini sbg penulis surat Yakobus. Pemberitaan Injil saat itu memang mengalami tekanan dr para penguasa dan jg kalangan para ahli Taurat yg berpengaruh besar di kalangan org Yahudi. Ajaran Yesus saat itu dinilai bs meresahkan masyarakat yg memang sdh menganut Yudaism sejak lama, selain memang ada sdkit pengaruh kepentingan politik di zaman itu.

Menjd org Kristen memang hrs siap utk tdk disukai oleh golongan tertentu, ditambah dg sudah meluasnya paham yg salah ttg keKristenan shga org lain menilai negatif, dan penginjilan dinilai sbg usaha utk menghancurkan golongan lain, pdhal semua itu tdk benar. Kebaikan yg kita lakukan bs dinilai sbg usaha ‘kristenisasi’, pdhal kita hanya berniat utk memberi bantuan dan menolong atas dasar kemanusiaan. Iblis memang tdk ingin bnyk org yg percaya Injil dan menerima keselamatan dr Tuhan, dia berusaha membuat kita menyerah dan tdk lg menginjil, adanya ancaman dan penghambatan, jgnlah menjadikan kita berhenti utk menginjil, tp dg kuasa dan penyertaan Tuhan, makin bnyk org yg percaya dan diselamatkan.

Mgkin ada di antara kita yg tdk disukai org lain krna status kita sbg seorg Kristen? Tunjukkan kekristenan kita melalui karakter dan perbuatan yg mencerminkan Kristus yg hidup di dlm kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Disukai

Pintu Masuk Firman

DI 30072020

Mazmur 119:130 KJV
The entrance of thy words giveth light; it giveth understanding unto the simple.

  • Pintu masuk firman-Mu memberi terang, itu memberi pengertian pada orang yang sederhana.

Mengapa sebagian org merasa dirinya sulit utk bs memahami firman Tuhan yg dia dengar atau baca? Apakah tdk ada cara mudah utk memahaminya?

Penulis mazmur menggambarkan firman Tuhan itu spt sebuah ruangan yg memiliki ‘pintu masuk’, ketika pintu itu terbuka maka terang yg ada dlm ruangan itu akan terlihat dan menerangi semua yg ada di luarnya, spt ada cahaya yg masuk, terlihat menyilaukan bagi mata kita. Org yg mampu memahami firman Tuhan diumpamakan spt pikirannya itu diterangi oleh firman Tuhan. Jd yg blm bs memahami firman Tuhan itu spt org yg berjalan dlm gelap, tdk bs melihat dg jelas bahkan tdk bs melihat apa-apa. Jd memang perlu berusaha utk bs memahami firman Tuhan spya kita bs melihat dg jelas kehidupan kita menurut pandangan mata Tuhan, mengerti tentang kehendak Tuhan dlm hidup kita.

Kita hrs menjd ‘sederhana’ di hadapan Tuhan, artinya tdk ribet, ruwet ataupun susah utk diajar oleh Tuhan. Kalau disuruh ya nurut saja apa kata Tuhan, kalau ternyata memiliki pikiran yg salah, ya akui di hadapan Tuhan. Tdk menuntut diberkati Tuhan dulu, baru mau belajar mengerti firman Tuhan. Makin kita taat pd Tuhan, Dia membw kita pd level pemahaman yg lebih dlm lagi ttg firman-Nya, spt kita senang saat berhasil menyingkapkan sebuah rahasia atau misteri. Intinya adalah jgn beranggapan bhw memahami firman Tuhan itu sesuatu yg sangat sulit, kadang pola berpikir kita sndri yg menjd penghambat utamanya, ini hrs segera diubah, diganti dg pikiran yg menyukai firman Tuhan.

Mulailah utk menyukai firman Tuhan, ‘masuk’ ke dlmnya shga terang firman Tuhan itu menerangi kehidupan kita dan kita bs mengenal pribadi Tuhan lebih dlm lagi.

Posted in Renungan | Comments Off on Pintu Masuk Firman

Semua Bangsa Memuji Tuhan

DI 29072020

Mazmur 117:1-2
Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!

  • Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

Kalau kita merenungkan 2 ayat ini, ada sesuatu kerinduan besar dr penulis mazmur utk dpt membuat seluruh bangsa yg ada di dunia memuji kebesaran Tuhan. Ini spt sebuah pengInjilan.

Tujuan dr pengInjilan bkn sekedar memberitakan keselamatan yg akan Tuhan sediakan bagi mrka yg percaya, tp jg mengenalkan Tuhan kita pd mrka yg sebelumnya tdk mengenal Dia. Bnyk crta ttg Tuhan Yesus yg blm bnyk org ketahui kebenarannya, krna ada sebagian kalangan mengenal Yesus sbg pribadi yg berbeda dr Yesus yg dikisahkan hidup-Nya dlm Alkitab, blm lg timbul bnyk paham-paham yg keliru mengenai keKristenan, shga tugas setiap kita sbg org percaya utk memberitakan hal-hal yg benar ttg Yesus dan keselamatan yg hanya terdapat di dalam nama-Nya. Jgn sampai bnyk org tdk menerima keselamatan dr Tuhan krna bnyknya paham dan informasi yg salah ttg Yesus.

Biarlah semua bangsa dan suku-suku bangsa yg ada di dunia ini memuji Tuhan lewat apa yg Tuhan lakukan atas hidup umat-Nya yaitu kita. Hidup kita biarlah menjadi bukti dr karya Tuhan yg nyata. Melalui kesaksian-kesaksian ttg apa yg telah Tuhan buat, pembuktian nubuatan-nubuatan yg tertulis dlm Alkitab di akhir zaman ini, bgmna hidup kita menjd bukti dr penggenapan janji-janji Tuhan, maka org lain bs mengakui bhw Tuhan yg disembah org Kristen adalah Tuhan yg nyata dan hidup, Dia masih trs aktif berkarya atas dunia ini dan semua firman yg diucapkan-Nya itu ya dan amin, tdk ada alasan utk membantah kebesaran Tuhan krna bukti-bukti yg ada itu menjd saksi bhw Dia adalah Tuhan yang benar.

Jgn kita hidup sembarangan saja, itu justru akan membuat org lain tdk melihat kebesaran Tuhan dlm hidup kita, hiduplah takut akan Tuhan dan org yg melihatnya akan memuji Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Semua Bangsa Memuji Tuhan

Tuhan Memberi Hikmat

DI 28072020

Amsal 2:6 KJV
For the LORD giveth wisdom: out of his mouth cometh knowledge and understanding.

  • Karena TUHAN memberi hikmat, keluar dari mulut-Nya datang pengetahuan dan pengertian.

Di masa sulit mengapa ada org yg kebingungan dan org lainnya bs tetap tenang menghadapinya? Salah satu penyebabnya krna ada tdknya hikmat dlm hidup seseorg.

Hikmat itu pemberian Tuhan, namun bkn yg diberikan scra cuma-cuma. Hikmat diumpamakan spt harta karun yg hrs dicari dg serius, kadang hrs mengorbankan sesuatu dan dg susah payah br bs mendapatkannya. Tdk semua org tertarik pd hikmat krna dlm pikiran mrka, hikmat lebih bnyk berkaitan dg hal rohani saja, bs memahami isi Alkitab dianggap sbg org berhikmat, pdhal hikmat itu bkn berkaitan dg hal rohani saja, tp jg dlm setiap sisi hidup kita. Dlm bekerja, belajar, menentukan mana yg benar dan yg salah, menganalisa situasi, dsbnya, hikmat itu bekerja sama dg pengetahuan dan pengertian, menghasilkan sebuah kehidupan yg berkualitas dan berharga.

Pengetahuan dan pengertian itu keluar dr mulut Tuhan, artinya dlm setiap firman yg diucapkan Tuhan, di dlmnya mengandung pengetahuan dan pengertian. Ilmu pengetahuan yg ada dlm dunia ini membantu kita hidup lebih maksimal, namun pengetahuan dr bersumber dr firman Tuhan membantu kita utk terhindar dr nasib buruk dan kemalangan akibat kebodohan dan kelemahan kita. Kedua jenis pengetahuan ini kita perlukan dan hrs memiliki keduanya. Pengetahuan akan hanya berguna jika kita mampu mengertinya shga bs dipraktekkan dlm hidup sehari-hari. Spt org yg pandai ketika masuk dlm dunia kerja maka hrs bs mempraktekkan pengetahuan yg dimilikinya shga dia bs bekerja dg baik.

Hikmat, pengetahuan dan pengertian, ketiganya sangat kita perlukan dlm hidup ini shga kita bs terhindar dr kerugian akibat kebodohan dan kelemahan yg kita miliki.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Memberi Hikmat

Selamatkan Dirimu

DI 27072020

Kisah Para Rasul 2:40 KJV
And with many other words did he testify and exhort, saying, Save yourselves from this untoward generation.

  • Dan dengan banyak perkataan lain dia bersaksi dan mendesak, berkata: “Selamatkan dirimu dari generasi yang bengkok ini.”

Peristiwa pencurahan Roh Kudus pd hari raya Pentakosta berdampak pd pemberitaan Injil secara besar-besaran yg menghasilkan pertobatan, kira-kira 3000 org memutuskan utk dibaptis.

Ada 2 kata yg hilang dlm terjemahan bahasa Indonesia di Kisah Para Rasul 2:31 yaitu: “… gladly received his words were baptized …” Gembira menerima perkataan Petrus dan para rasul lainnya. Injil diberitakan dan diterima dg senang hati, tentu ini jg hasil karya Roh Kudus pd wkt itu. Salah satu kalimat yg disampaikan ada dlm ayat yg kita baca, bkn hanya disampaikan dg penuh Roh Kudus, tp jd dg sebuah ‘desakan’ yaitu memohon dg sangat utk segera dilakukan dg sebuah alasan yaitu selamatkan diri dr generasi mrka yg ‘bengkok’, generasi yg hanya tahu ttg hukum Tuhan tp menyimpang dlm prakteknya, mengasihi Tuhan hanya di bibir saja, tdk keluar dr hati.

Tuhan pasti membedakan org benar dg org fasik, Nuh dan keluarga, Lot dan keluarganya jg, serta penduduk Niniwe di zaman Yunus hidup, adalah contoh-contoh penyelamatan Tuhan dr murka yg akan Dia turunkan ke atas org-org berdosa. Bertobat dan dibaptis bknlah sekedar utk menjd Kristen dan bs masuk surga, tp itu sebuah tindakan penyelamatan diri dr murka Tuhan yg akan turun di saat yg Dia telah tentukan. Artinya stlah dibaptis maka tdk boleh lg berpaling dan mengikuti cara hidup yg penuh dosa, hrs hidup dlm hukum Tuhan dan tdk menyimpang ke kanan atau ke kiri. Dibaptis tp kemudian hidup scra fasik justru ujungnya adalah kebinasaan.

Kita yg sdh dibaptis jgn lg hidup dlm cara yg lama, jgn dikuasai lg oleh dosa dan keinginan daging kita, hiduplah sbg manusia baru yg telah diperbaharui oleh Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Selamatkan Dirimu

Beda Melihatnya

DI 25072020

Matius 7:6

  • “Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.”

2 hal diingatkan dari ayat ini yaitu tentang barang yang kudus dan mutiara sbg barang yg berharga, jd ini mengenai kekudusan dan sesuatu yg berharga dlm hidup kita.

Anjing dlm budaya Yahudi dipandang sbg hewan yg najis, berbahaya, kotor, pembawa penyakit, walaupun bs dimanfaatkan utk menjaga hewan ternak. Anjing tdklah mengerti ttg apa yg kudus dan tdk kudus, bagi mrka yg penting adalah mknan saja. Memberi sesuatu yg kudus pd anjing diartikan sbg tindakan pencemaran diri, jgn mencampur adukkan antara kekudusan dan kenajisan, krna pd akhirnya kenajisan itu akan merusak apa yg kudus shga yg kudus berubah menjd najis dan tdk mendpt perkenanan di hadapan Tuhan. Jgn berikan hidup kita yg kudus pd org-org yg tdk menghargai kekudusan hidup, krna nantinya kita akan turut dlm kenajisan mrka.

Melempar mutiara pd babi, ini gambaran ttg melakukan sesuatu yg baik namun salah sasaran shga kebaikan kita tdk dinilai sbg sebuah bentuk kasih namun dianggap sbg sebuah perbuatan yg tdk menyenangkan. Mutiara itu barang perhiasan, yg sangat berharga, mutiara bknlah makanan, bkn barang mainan. Melempar babi dg mutiara itu diartikan sbg tindakan kekanak-kanakan yg menganggap mutiara hanya sbg sebuah barang biasa, dilempar pd babi yg mengira itu spt mknan, namun ternyata bkn makanan shga diinjak dan menyerang si pelemparnya. Jgn main-main dg apa yg berharga dlm hidup kita, jgn jadikan hidup kita spt sebuah permainan, krna nantinya org lain akan memanfaatkannya dan iblis akan membinasakan kita.

Apa yg kudus dan berharga, jagalah itu baik-baik dan berikanlah pd Tuhan dan org-org yg jg menghargai kekudusan hidup serta mengerti apa yg berharga dlm hidup ini.

Posted in Renungan | Comments Off on Beda Melihatnya

Hati dan Harta

DI 24072020

Matius 6:21

  • Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Ada kaitan erat antara harta dg hati manusia, keduanya bs berada di tempat yg sama shga jika ingin tahu di mana hati kita, pasti ada di dekat harta kita.

Kita hrs menjaga hati dg segala kewaspadaan, spt layaknya seorg pengawal pribadi menjaga tuannya. Kemanapun tuannya berada, dia hrs jg berada di situ dan memastikan tuannya itu selalu dlm keadaan baik dan aman, bila ada yg mengganggu maka dia akan selalu melindungi tuannya. Harta itu benda mati namun sangat berpengaruh dlm hidup kita, sdkit atau bnyknya harta bs mempengaruhi suasana hati, jd memang harta dan hati manusia saling mempengaruhi. Bila hati kita murni maka kita memandang harta sbg pemberian Tuhan yg wajib dikelola dan digunakan dg baik sehingga menjd alat utk memuliakan Tuhan.

Harta hrs berada dlm kendali penuh kita, berapapun jumlahnya jgn sampai justru kita hidup utk mencari harta sebanyak-banyaknya, tp justru hartalah yg kita gunakan utk menunjang kehidupan kita. Taruhlah harta kita di hadapan Tuhan maka hati kitapun akan jg ada di hadapan Tuhan, artinya kita tdk sembarangan dlm hal cara mencari harta dan utk apa saja kita menggunakannya. Bnyk org blm berani melakukannya krna menganggap bhw masalah mencari dan penggunaan harta adalah hal bkn rohani, pdhal apapun yg kita kerjakan pd saatnya akan dipertanggung jwbkan di hadapan Tuhan, termasuk soal harta yg kita miliki. Jd bijaklah bersikap berkaitan dg harta yg Tuhan percayakan.

Kaya atau miskin, tetaplah jgn diperhamba oleh jumlah harta yg kita miliki, berikan hati kita pd Tuhan, jgn terpikat oleh keinginan utk memperkaya diri dg tujuan yg tdk sesuai dg firman Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Hati dan Harta