Orang Majus

DI 11122018

Matius 2:12

  • Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Siapakah org-org Majus ini? Mnrut Ensiklopedia Alkitab, org Majus berasal dr suku Madai, yg mempunyai jabatan imam di kerajaan Persia, mrka itu org-org bijaksana, ahli nujum, menafsirkan mimpi dan pesan-pesan dr tuhan yg mrka percayai.

Setelah menemui Yesus dan orgtuanya di rumah, jd bkn Yesus semasa br dilahirkan, diperkirakan saat itu Yesus berumur krg dr 2 tahun krna raja Herodes mencoba membunuh Yesus dg membunuh semua anak 2 tahun ke bawah di daerah Betlehem dan sekitarnya, para org Majus ini plg melalui jln lain agar tdk bertemu dg Herodes stlah mrka diberitahu melalui mimpi.

Ini menjd sebuah informasi yg menarik, krna ternyata Tuhan jg berbicara lewat mimpi pd para org Majus, walaupun mrka bkn org Israel yg adalah umat Tuhan. Ini menguatkan fakta bhw seringkali org yg blm percaya pd Tuhan Yesus bertemu dg Dia lewat mimpi, dan kemudian mrka menjd percaya stlah melalui proses pertobatan. Penginjilan jg terjd melalui mimpi, dan ini hal yg luar biasa.

Mengapa para org Majus ini bgtu peduli dg kelahiran seorg bayi Yesus yg nantinya akan menjd ‘raja Yahudi’? Tentu ada yg istimewa, hingga mrka bs menemui Yesus berdasarkan tuntunan sebuah bintang. Mrka mengerti bhw ‘raja Yahudi’ ini bkn sembarangan, ingat bhw mrka adalah ahli nujum, jd ada hubungannya dg dunia prediksi. Ini jd sebuah cerminan bagi kita bhw kelahiran Yesus tdklah istimewa bagi org Yahudi, namun bagi org Majus sangatlah istimewa, dan dlm zaman ini seringkali org Kristen sndri tdk menyadari betapa Tuhan Yesus itu sangat istimewa, tp org di luar Tuhanlah yg justru menyadarinya. Ada yg kagum, ada jg yg mendebatkannya, tp sayang, ada org-org Kristen yg menganggap Tuhan Yesus sbg pribadi biasa-biasa saja.

Moment Natal ini jgn sampai kita kehilangan makna dr kelahiran-Nya di dunia ketika Natal hanya menjd sebuah ‘pesta’.

Posted in Renungan | Comments Off on Orang Majus

Dipimpin Roh Tuhan

DI 10122018

Galatia 5:18 KJV
But if ye be led of the Spirit, ye are not under the law.

  • Tapi jika kamu dipimpin Roh, kamu tidak di bawah hukum Taurat

Sbg org Kristen, kita hrs menyadari bhw ada 1 hal yg membedakan kita dg org Israel yaitu kita hidup tidak mengikuti hukum Taurat, sdgkan bangsa Israel hidup menuruti hukum Taurat.

Istilah ‘Israel rohani’ tdk ada dlm Alkitab, jd penggunaan istilah ini menyalahi makna kita sbg pengikut Kristus, krna pengikut Kristus bkn hidup di bawah hukum Taurat, tp dipimpin oleh Roh Tuhan. Lalu hukum apa yg dipakai oleh org Kristen?

Roma 8:2 KJV
For the law of the Spirit of life in Christ Jesus hath made me free from the law of sin and death.

Jadi org Kristen hidup di bawah Hukum Roh Kehidupan dalam Kristus Yesus, hukum yg bersumber dr pengajaran-Nya yg kemudian diteruskan oleh para rasul dan pemimpin gereja. Hukum Taurat hanya sbg pembanding, mengenal keinginan Tuhan lewat hukum Taurat.

Kita hidup dipimpin oleh Roh, artinya menyerahkan Tuhan yg memimpin hidup kita, bkn diri kita sndri. Wujudnya adalah mengikut sertakan Tuhan dlm seluruh aspek hidup kita, apakah dlm hal pernikahan, kerohanian, perencanaan hingga dlm bisnis dan pekerjaan kita. Bkn artinya kita malas, tp kita dan Tuhan sama-sama aktif dlm segala aktivitas yg kita lakukan.

Beriman bkn cm hanya ttg mujizat dan terobosan, tp jg ttg bgmna kita ‘mempercayakan’ hidup kita dipimpin oleh Tuhan. Tdk semua org Kristen memahaminya, bnyk yg memimpin dirinya sndri, Tuhan hanya urusan ibadah dan memberkati saja. Cukup dtg ke grja beribadah, tak perlu libatkan Tuhan dlm hal lainnya. Akibatnya saat badai masalah dtg, org itu dg susah payah melewati badai dan terkadang hancur lebur dan kehilangan segalanya.

Jgn sampai babak belur baru minta pertolongan Tuhan, itu sangat bodoh. Hiduplah dipimpin oleh Roh Tuhan, ikuti petunjuk dan arahan Tuhan, jgn sombong dan mengikuti jln pikiran sndri. Tetap ikuti langkah Tuhan satu persatu, jgn terburu-buru.

Posted in Renungan | Comments Off on Dipimpin Roh Tuhan

Penghiburan Tuhan

DI 08122018

Ayub 8:21 KJV
Till he fill thy mouth with laughing, and thy lips with rejoicing.

  • Sampai Dia memenuhi mulutmu dengan tertawa, dan bibirmu dengan bersukacita

Tak mudah memahami apa yg Ayub alami jika kita ada di saat peristiwa itu terjd, 3 kawan Ayub pun gagal memaglhaminya, namun perkataan salah seorg teman Ayub yg bernama Bildad dlm ayat ini mengandung kebenaran.

Kita melihat sejarah bangsa Israel, berkali-kali mrka meninggalkan Tuhan namun Tuhan mengampuni mrka dan memulihkan keadaan mrka. Ada kesengsaraan tp kemudian Tuhan berikan kebahagiaan, Ayub pun mengalami pemulihan yg membuat hidupnya kembali spt dahulu, bahkan keadaannya kemudian jauh lebih mulia dr sblumnya. Perkataan Bildad dlm ayat ini benar adanya.

Mgkin ada di antara kita yg mengalami situasi yg sulit, sengsara bahkan mgkin akan kehilangan bnyk hal dlm hidup ini, tetap percaya bhw ada waktunya Tuhan akan membuat kita bersukacita dan kembali tertawa. Tdk selamanya kita selalu menangis, menderita atau dihukum Tuhan, ada wkt kelegaan yg Tuhan telah atur utk kita. Masalahnya adalah apakah kita mempercayainya atau tdk? Apakah kita mau trs bertahan atau menyerah dg keadaan yg ada? Asalkan ada pertobatan, Tuhan janjikan pemulihan bagi kita.

Tawa dan sukacita adalah 2 hal yg saling berkaitan, keduanya menggambarkan org yg sdg bahagia dan hidup dlm berkat Tuhan. Di situasi yg sulit, jgn sampai kehilangan damai sejahtera Tuhan dlm hati kita. Jadilah kuat dan maju hingga garis akhir, jgn mundur apalagi menyerah dg situasi yg sdg terjd. Ujian dr Tuhan mendtgkan kebaikan dlm hidup kita. Mgkin Dia mengambil yg adalah milik kita, tp stlah ujian selesai Dia kembalikan bahkan melebihkannya, semua hanya sementara saja. Jgn merasa memiliki shga saat Tuhan mengambil, hati kita tetap penuh damai sejahtera Tuhan. Tetap berdoa, beribadah dan bergaul erat dg Tuhan, jgn sampai kita kecewa apalg menghujat Tuhan. Mengucap syukurlah dlm setiap wkt dan situasi, kita dimampukan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Penghiburan Tuhan

Bukan Perbuatan Baik Kita

DI 07122018

Titus 3:5 KJV
Not by works of righteousness which we have done, but according to his mercy he saved us, by the washing of regeneration, and renewing of the Holy Ghost;

  • Bukan melalui perbuatan-perbuatan kebenaran yang kita telah lakukan, tapi seturut dengan belas kasihan Dia menyelamatkan kita, melalui pemandian kelahiran kembali, dan pembaharuan Roh Kudus.

Membc ayat ini jelas membuat kita mengerti bhw utk kita mengalami keselamatan secara utuh, tdk hanya cukup dibaptis air saja, gambaran dr pemandian kelahiran kembali, tp ternyata kita perlu dijadikan baru oleh Roh Kudus.

Ayat ini menegaskan bhw kita masuk dlm rencana penyelamatan Tuhan bkn berdasarkan krna kita berbuat hal yg benar dan baik, tp krna belas kasihan Tuhan semata. Berbeda dg kalangan lain yg mendasarkan keselamatan mnrut perbuatan seseorg, keselamatan melalui Kristus Yesus terjd melalui baptisan air dan proses dibaharui oleh Roh Kudus. Jgn bangga krna berbuat yg baik dan benar krna itu tdk menentukan kita selamat dan masuk surga.

Kita akan dibaharui oleh Roh Kudus, spt emas yg dimurnikan, ini kita kenal sbg ‘Baptisan Roh Kudus’ atau ‘dibaptis dg api’, ini sejalan dg apa yg Yohanes Pembaptis katakan dlm ayat ini:

Lukas 3:6
Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Jd sblum masuk dlm pemurnian (api), kita hrs dibaptis Roh Kudus terlebih dahulu, spya kita diberi kesanggupan lulus dr proses pemurnian yg akan kita jalani. Emas yg dimurnikan berubah wujud menjd emas dlm bentuk perhiasan, jd ada sesuatu yg baru terlihat saat seseorg telah lulus dr proses pemurnian, sangat berbeda dibandingkan sblumnya. Inilah makna dr menjd ciptaan baru.

Roh Kuduslah yg akan menyertai kita sepanjang proses menjd ciptaan baru, ada pertolongan, peringatan, pengajaran.

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Perbuatan Baik Kita

Perbuatan vs Perkataan

DI 06122018

Titus 1:16 KJV
They profess that they know God; but in works they deny him, being abominable, and disobedient, and unto every good work reprobate.

  • Mereka mengakui bahwa mereka mengenal Tuhan, tapi dalam pekerjaan mereka menyangkali Dia, menjadi menjijikkan, dan tidak taat, dan pada setiap perbuatan baik menghina.

Integritas seseorg terlihat dr kesamaan antara perkataan dg perbuatan, namun ternyata ada didapati org-org yg berkata bhw mrka mengenal Tuhan tetapi dlm kenyataannya mrka sangat bertolak belakang dg apa yg mrka ucapkan.

Tdk semua org Kristen itu ‘kristen’, artinya tdk semua org Kristen hidup mnrut firman Tuhan. Kelihatannya spt sangat religius, beribadah, membc Alkitab, tp bukti dr kereligiusan mrka tdk ada. Perbuatan mrka menjd bukti bhw mrka menyangkali Tuhan. Artinya perbuatan mrka tdk spt yg Tuhan ajarkan melalui Alkitab. Suka menipu, berbohong, tdk sopan, serakah, suka bertengkar, dsbnya.

Kemudian mrka menjd org yg ‘menjijikkan’, artinya mrka tdk punya moral yg baik. Kristen tp pakai jimat, punya selingkuhan, kasar dg semua org, melakukan kecabulan, dsbnya. Kristen tp senang hidup dlm dosa, bahkan menikmati dosa itu sampai menganggap dosa itu bkn dosa, tp sebuah kenikmatan hidup. Jelas mrka menjd org yg tdk taat, dengar khotbah, bc Alkitab, tp tdk mempraktekkan firman Tuhan, bahkan melanggarnya trs menerus. Tdk maat taat, hidup mnrut kebenarannya sndri.

Lebih parah lagi, mrka menghina ketika org berbuat baik, selalu berkomentar negatif pdhal mrka sndri tdk terlibat dan tdk berbuat apa-apa. Org menyumbang utk kegiatan sosial, mrka malah berkomentar miring, dibilang ini dan itu shga org yg dikomentari menjd risih mendengarnya.

Mengapa mrka akhirnya bersikap spt itu pdhal mrka kelihatannya mengenal Tuhan dg baik? Kristen spt ini biasanya pernah disakiti oleh org Kristen lainnya shga mrka kecewa dan bersikap antipati dg semua yg berhubungan dg Tuhan. Tetap kelihatan religius pdhal hati mrka telah rusak.

Posted in Renungan | Comments Off on Perbuatan vs Perkataan

Tuhan Melakukannya

DI 05122018

Yosua 10:12, 14
Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: “Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!”

  • Belum pernah ada hari seperti itu, baik dahulu maupun kemudian, bahwa TUHAN mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN.

Yesus pernah mengajar ttg iman yg dpt memindahkan gunung, tp yg Yosua perbuat ini sangat dahsyat yaitu memerintahkan matahari & bulan utk tdk bergerak selama hampir 1 hr penuh. Scra ilmu pengetahuan berarti bumi berhenti berputar mengelilingi matahari dan bulan berhenti mengelilingi bumi. Bs dibayangkan sinar matahari akan terasa sangat panas krna menerangi bumi shga suhu udara meningkat tajam, ini terjd sehari penuh. Namun Tuhan tetap menjaga umat-Nya dr efek peristiwa ini.

Yosua bkn disuruh Tuhan utk memerintahkan matahari dan bulan spya tetap ditempatnya, tp dialah yg menerintahkan matahari dan bulan, anehnya adalah Tuhan setuju dg perkataan Yosua, pdhal Dialah yg mengatur alam semesta ini bergerak. Tuhan lakukan demi kemenangan bangsa Israel melawan musuh-musuhnya. Bkn perkataan Yosua yg hebat, tp ini persetujuan Tuhan terhadap ucapan Yosua.

Pelajaran yg kita peroleh adalah utk hal-hal penting yg kita lakukan, bila sesuai dg kepentingan Tuhan bagi kita, Dia akan melakukan sesuai yg kita perkatakan. Sekalipun kita blm mengajukan permintaan, namun jika Tuhan menilai perkataan kita itu benar, maka Dia menyetujui dan bertindak sesuai ucapan kita. Mengingat Yosua mendpt perkenanan dan penilaian yg baik dr Tuhan, dia mendpt tempat istimewa di hadapan Tuhan. Kita hrs spt Yosua, menjd hamba yg setia melakukan perintah Tuhan, setia pd tuannya yaitu Musa, bertanggung jwb atas kepercayaan yg Tuhan berikan padanya. Tdk mudah utk menjalani tugas seorg pemimpin, ketika kita hrs bertindak tepat sesuai keinginan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Melakukannya

Seperti Pelacur

DI 04122018

Bilangan 15:39 KJV
And it shall be unto you for a fringe, that ye may look upon it, and remember all the commandments of the LORD, and do them; and that ye seek not after your own heart and your own eyes, after which ye use to go a whoring:

  • Dan itu akan menjadi padamu untuk sebuah jumbai, bahwa kamu boleh melihat atasnya, dan mengingat seluruh perintah Tuhan, dan melakukannya, dan supaya kamu tidak tetap melihat hatimu sendiri dan matamu sendiri, sesudah kamu gunakan untuk pergi melacur

Memang ayat ini sangat ‘tajam’ menusuk hati krna Tuhan menyamakan org yg tdk melakukan perintah Tuhan dg org yg melacurkan diri.

Hati dan mata, menjd fokus peringatan Tuhan bagi umat-Nya dlm ayat ini, Tuhan mengingatkan bhw lihatlah jumbai yg ada di bagian bwh pakaian yg Tuhan perintahkan utk dibuat, setiap kali melihatnya ingatlah akan perintah-perintah Tuhan dan melakukannya. Dlm konteks ayat ini Tuhan menggambarkan keadaan org Israel yg hidup mnrut hukum Mesir selama berada di sana, spt seorg yg melacurkan dirinya. Setelah Tuhan membw mrka keluar dr Mesir, maka bkn hukum Mesir lg yg hrs mrka taati, tp hukum Tuhan yg disampaikan melalui Musa, yg kemudian disebut hukum Taurat.

Org yg tdk mau melakukan perintah Tuhan, hidup mengikuti keinginan hati dan matanya sndri. Cenderung mengikuti hawa nafsu dan mengikuti apa yg mnrutnya baik. Kalau yg dilihat lalu masuk dlm hatinya adalah sesuatu yg negatif dan itu dianggap baik, maka hatinya menjd tercemar dan bs berubah menjd hati yg jahat, maka perbuatannya jg menjd jahat. Itulah sebabnya Tuhan memberi perintah dan hukum-Nya spya mata dan hati kita melihat apa yg baik, sehingga hidup kita jg mengalami keadaan yg baik. Ingatlah selalu bhw kita hrs melakukan seluruh perintah Tuhan, jgn spt pelacur yg mengikuti mata dan hatinya sndri, hanya mengikuti nafsu kedagingan semata.

Bgmna dg hidup kita? Kalau tdk mengalami keadaan yg baik, koreksi diri apakah kita sdh melakukan perintah Tuhan atau blm?

Posted in Renungan | Comments Off on Seperti Pelacur

Menjadi Berkat

DI 03122018

Kejadian 12:2

  • Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat

Salah satu rencana Tuhan atas hidup Abraham adalah menjadikan dirinya sebuah ‘berkat’, berkat dr Tuhan tentunya.

Tuhan bs memakai semua yg ada dlm dunia ini utk memberkati hidup manusia. Misalnya tanaman bs dibuat menjd obat-obatan, hewan yg diternak bs dijual dan menjd penghasilan bagi pemiliknya. Teknologi canggih yg ada skrg jg bersumber dr apa yg ada dlm dunia. Sebuah hal yg istimewa ketika hidup seseorg dijadikan Tuhan sbg sebuah berkat bagi sesamanya.

Contoh sederhananya adalah para penemu yg menjd cikal bakal teknologi yg ada skrg ini, misalnya penemu arus listrik, penemu gelombang telepon, perakit pesawat terbang zaman dulu, dsbnya. Apa yg mrka temukan sangat berguna bagi kita yg hidup di zaman ini krna membuat hidup lebih mudah dlm bnyk hal. Lampu menerangi saat malam di jln dan rumah, pesawat terbang yg memungkinkan seluruh dunia terhubung lewat jalur udara, lift yg memudahkan naik ke lantai lebih tinggi, dsbnya.

Abraham menjd sebuah berkat bagi dunia, dia menjd berkat bagi keponakannya, Lot, menjd berkat krna menjd nenek moyang bangsa Israel. Dlm kehidupan sehari-harinya, mgkin saja para hamba dan budak Abraham menikmati kesejahteraan krna Abraham memperhatikan kebutuhan mrka. Bgmna dg hidup kita? Sudahkah kita menjd sebuah berkat bagi sesama kita? Artinya kehadiran kita membw dampak positif, membw damai dan kita menjd perpanjangan tangan Tuhan bagi sesama kita. Jgn sampai kehadiran kita justru ditakuti org krna kita membw rasa takut, dampak yg kita hasilkan selalu negatif, tdk ada damai yg kita bawa. Utk menjd sebuah berkat, kita hrs terhubung dg sumber berkat yaitu Tuhan. Kita hanyalah alat, saluran dan perpanjangan tangan Tuhan, Tuhanlah yg menyediakan berkat-Nya. Jauh dr Tuhan mustahil utk kita menjd berkat bagi sesama. Dia pakai milik kita utk memberkati org lain.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Berkat

Nubuatan Digenapi

DI 01122018

Yesaya 27:6

  • Pada hari-hari yang akan datang, Yakub akan berakar, Israel akan berkembang dan bertunas dan memenuhi muka bumi dengan hasilnya.

Nubuatan Tuhan melalui nabi Yesaya dlm ayat ini ttg keadaan bangsa Israel di masa yg akan dtg telah tergenapi. Mari kita lihat penggenapannya.

Pertama, Yakub akan berakar. Yakub diberi nama Israel oleh Tuhan, spt sebuah pohon yg berakar, bangsa Israel telah memiliki wilayah di mana mrka bs berdiam dan mengalami perkembangan. Ini dimulai sejak Israel merdeka pd tanggal 14 Mei 1948 menjd sebuah negara dan diakui scra internasional sejak 1 Mei 1949. Kita melihat bgmna bangsa Israel mengalami pemulihan sbg sebuah negara, dan disegani oleh bangsa-bangsa lain.

Kedua, Israel akan berkembang dan bertunas. Sebagian besar teknologi canggih ada di Israel. Dlm hal pertanian misalnya, buah-buahan yg mrka hasilkan memiliki kualitas di atas rata-rata dan bnyk negara bljar dr teknologi yg mrka pakai. Sektor pariwisata mrka jg berkembang pesat, setiap harinya ada saja perjalanan ziarah yg dilakukan oleh seluruh org di dunia ke Israel scra bergantian, ingin melihat tempat-tempat yg disebutkan dlm Alkitab, dan ingin berdoa di tanah perjanjian. Teknologi persenjataan mrka sangat canggih, jg produksi dlm berbagai produk diakui sbg yg terbaik di dunia.

Ketiga, memenuhi muka bumi dg hasilnya. Dlm dunia internet misalnya, bnyk pendiri dan pembuat sistem maupun aplikasi adalah org-org Israel. Semua negara memakai penemuan mrka dan ini spt yg digambarkan dlm nubuatan yaitu memenuhi bumi dg hasilnya, memenuhi bumi dg penemuan mrka. Ini tdk bs dipungkiri, walaupun sbg negara kecil, tp pengaruh Israel sangat besar dlm bnyk hal di seluruh dunia.

Tuhan bnyk memberi nubuatan ttg apa yg akan terjd di akhir zaman, sebagian besar telah digenapi, sebagian lagi akan kita saksikan sendiri penggenapannya. Jgn kita ragu lagi akan kebesaran Tuhan, Israel adalah bukti bgmna Tuhan melindungi umat-Nya dr pemusnahan musuh.

Posted in Renungan | Comments Off on Nubuatan Digenapi

Dampak Perkenanan

DI 30112018

2 Raja-raja 19:34

  • Dan Aku akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku.”

Hizkia, raja Yehuda diancam oleh Sanherib, raja Asyur utk ditaklukkan, dan Sanherib jg menantang Tuhan dg berkata bhw tdk ada tuhan yg disembah bangsa-bangsa yg dia taklukkkan sanggup melawannya. Tuhan ditantang.

Kali ini Tuhan serius menanggapi tantangan Sanherib, tp itu jg krna Tuhan mengingat perjanjian-Nya dg Daud mengenai keturunannya akan dilindungi Tuhan selama hidup benar di hadapan-Nya. Ini jg krna Tuhan mengingat bgmna sepanjang hidupnya, Daud berusaha utk berkenan di hadapan-Nya sekalipun dia bnyk berdosa. Daud mendpt tempat istimewa di hadapan Tuhan.

Dampak dr hidup Daud, apa yg dilakukannya, terasa turun temurun hingga bangsa Israel masuk dlm pembuangan di Babel. Jd ini mengingatkan kita bhw dampak dr hidup kita akan dinikmati oleh keturunan kita. Kalau hidup kita benar di hadapan Tuhan, dampak baiklah yg dinikmati oleh keturunan kita, sebaliknya kalau hidup kita jahat, dampak buruklah yg akan dinikmati oleh keturunan kita. Jd jgn kita hidup dlm kejahatan dan dosa, berusahalah utk hidup berkenan di hadapan Tuhan.

Menantang Tuhan hanya akan membuat murka Tuhan turun dan mengakibatkan kebinasaan. Jgn memahami Tuhan dg cara pandang yg keliru, ujungnya kita bs mengalami kecewa dg Tuhan. Jgn terlalu mudah menyimpulkan mengenai apa yg Tuhan buat, pikiran kita tdk sanggup menyamai pikiran Tuhan, itu sebabnya kita bs saja salah mengenali jalan dan cara Tuhan. Jgn dengarkan apa kata org yg tdk pny pengenalan akan Tuhan yg cukup baik, mrka hanya akan menjerumuskan kita dlm lembah kekecewaan dan sakit hati. Jgn sembarang menerima nasehat, pertimbangkan dan bw dlm doa pd Tuhan. Nasehat dr manusia tdklah sempurna, krna itu kita hrs menyeleksinya sesuai dg kebenaran Tuhan. Miliki hikmat dr Tuhan spya kita bs membedakan mana yg benar dan tdk benar.

Perkenanan Tuhan, itu yg perlu kita miliki.

Posted in Renungan | Comments Off on Dampak Perkenanan