Pengaruh Orang Benar

DI 22122018

Kejadian 18:32

  • Katanya: “Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu.”

Telah terjd sebuah permintaan menarik, katakanlah Abraham ‘menawar’ agar Tuhan jgn memusnahkan Sodom dan Gomora krna di sana tinggal Lot dan keluarganya, keponakan Abraham. Abraham meminjam istilah ‘org benar’ utk menyelamatkan keluarga Lot.

Lewat kisah ini kita dihadapkan pd sebuah keadilan Tuhan, jika dlm sebuah wilayah, ada sekelompok org benar yg tinggal di sana, maka kelompok org benar ini bs bersyafaat demi wilayahnya, bs mendtgkan berkat Tuhan atas wilayah itu. Misalnya keberadaan Yusuf di rumah Potifar, telah membuat Potifar bnyk menerima berkat Tuhan, rumahnya diberkati Tuhan:

Kejadian 39:5
Sejak ia memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang.

Bgmna dg kita? Apakah lingkungan kita diberkati krna kita ada di sana? Di kantor, sekolah, kampus, tempat berdagang, tetangga, dsbnya, apakah diberkati Tuhan krna keberadaan kita di situ? Jika blm, mgkin hidup kita blm menjd cara hidup org benar, blm terlambat utk trs berusaha. Ingatlah bhw kita ini diikuti oleh berkat-berkat Tuhan kalau kita hidup sbg org benar. Jgn sampai justru kutuk yg mengikuti diri kita, lingkungan kita mengalami dampak buruknya dan org membenci kita.

Teruslah hidup benar di hadapan Tuhan krna Tuhan menilai kebenaran yg kita lakukan, itu bs membuat Tuhan membatalkan rencana pemusnahan atas sesuatu. Spt Abraham yg tawa menawar dg Tuhan krna Tuhan memandang Abraham sbg pribadi yg boleh begitu dekat dg Dia. Kedekatan dg Tuhan itu perlu kita miliki dg cara bergaul dg Tuhan dan hidup sbg org benar hari demi hari. Tuhan memberitahukan rencana-Nya pd org benar sblum Dia melaksanakannya.

Posted in Renungan | Comments Off on Pengaruh Orang Benar

Jangan Tiru Perbuatannya

DI 21122018

Matius 23:3 KJV
All therefore whatsoever they bid you observe, that observe and do; but do not ye after their works: for they say, and do not.

  • Karena itulah apapun semua yang mereka minta kamu perhatikan, perhatikan dan lakukan, tapi jangan mengikuti perbuatan mereka, karena mereka berkata, tapi tidak dilakukan.

Peringatan Yesus mengenai para ahli Taurat dan para Farisi masih relevan dibandingkan dg keadaan zaman ini.

Para ahli Taurat dan para Farisi, mrka ‘duduk di kursi Musa’, artinya mrka menjd pemimpin dlm hal kerohanian, Yesus persilahkan org bnyk tetap memperhatikan ajaran mrka namun tdk mengikuti perbuatan mrka. Mrka mengajarkan Taurat, tp blm pd tingkatan melakukan sesuai dg yg mrka ajarkan, br bs sekedar mengajar saja. Mrka adalah para pengajar teori yg baik, tp buruk dlm mengajar prakteknya.

Di dlm kehidupan zaman skrg, mrka yg ‘menduduki kursi Musa’ sbg pemimpin rohani adalah para rohaniwan: para pendeta, pengkhotbah, guru teologia, pembawa sharing dlm komunitas kecil, dsbnya. Mrka berkhotbah dan mengajar ttg Firman Tuhan, tp kita hrs sadar bhw antara mengajar dan mempraktekkan apa yg diajarkan ke jemaat adalah 2 hal yg berbeda. Mrka dan kita pny kewajiban yg sama utk menjd pelaku Firman, bedanya adalah mrka memiliki pengetahuan yg lebih ttg Firman Tuhan dibandingkan jemaat pd umumnya.

Bnyk jemaat terjebak main hakim sndri, menghakimi mrka yg mengajar tp perbuatannya berlainan dg ajaran yg mrka sndri ajarkan. Kita tuntut mrka sempurna, pdhal mrka jg sama dg kita, sama-sama dlm pergumulan dlm melakukan Firman Tuhan. Jgn kita menjd Tuhan yg menghakimi mrka, Yesus sndri berkata bhw tetap ikuti ajarannya tp jgn ikuti perbuatan mrka.

Kecewa dg hamba Tuhan atau org yg kita teladani? Berarti kita blm memahami maksud dr perkataan Yesus dlm ayat ini. Drpd repot membuang wkt utk menemukan kesalahan org lain, bknkah lebih baik kita mengoreksi diri sndri lebih jujur lg? Praktekkan Firman Tuhan yg kita pelajari.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Tiru Perbuatannya

Suka Berhala

DI 20122018

Hosea 3:1

  • Berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis.”

Tanpa kita sadari ayat ini menunjukkan apa yg sdg terjd hari-hari ini, termasuk jg org-org Kristen yaitu adanya penyembahan berhala dlm bentuk menyembah tuhan yg lain dan hidup menyukai makanan.

Penyembahan berhala disamakan spt seorg perempuan yg berzinah, tdk setia terhadap suaminya. Ini disebut sbg perzinahan scra rohani, krna zinah bkn saja sekedar mengikuti hawa nafsu, tetapi jg membuat seseorg melanggar kesetiaannya terhadap pasangan hidupnya.

Kali ini saya fokuskan ke ‘kue kismis’ yg dlm ayat ini tentu saja bcra ttg mknan. Kita lihat bgmna berkembangnya bisnis mknan di sekitar kita, siang bahkan mlm hari jumlah org yg berjualan dan pengunjung yg dtg semakin ramai. Mlm hari depan ruko-ruko dipenuhi tenda-tenda penjual mknan.

Promo-promo dg cara pembayaran non tunai menambah keinginan org utk membeli mknan dan minuman krna sebuah kata sakti yaitu ‘cashback’ sekian % yg bs membuat antrian panjang spt ular melingkar di dpn resto atau outlet penjual. Di tempat lain org rela menunggu 1,5 jam demi bs menikmati mknan di resto tertentu. Demi mknan org tahan antri, tp bnyk org tdk betah beribadah di grja yg hanya 2 jam saja.

Memang sdh dinubuatkan ttg akhir zaman bhw akan spt zaman Nuh, salah satunya dlm hal mknan:

Matius 24:38
Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera

Sbg org Kristen, waspadai ttg mknan, jgn menjd sebuah berhala br dlm hidup kita. Menikmati mknan lezat itu kenikmatan hidup, tp jgn sampai mempengaruhi kekuatan keuangan kita, atau demi gengsi hrs mkn di tempat yg sangat mahal spya org lain kagum. Jgn sampai mknan justru merusak kesehatan kita krna kita terlalu berlebihan mkn.

Posted in Renungan | Comments Off on Suka Berhala

Serupa Kristus

DI 19122018

Kisah Para Rasul 7:60

  • Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!” Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

Ucapan Stefanus ketika dirajam oleh para anggota Mahkamah Agama mengandung keserupaan dg ucapan Yesus ketika disalibkan, kita lihat keduanya:

Ucapan Stefanus: “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!”

Ucapan Yesus: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Keduanya mengandung unsur yg sama yaitu memohon Bapa mengampuni mrka dan jgn menanggung hukuman dr Tuhan. Inilah salah satu contoh bukti bhw Stefanus telah mengalami keserupaan dg Kristus, serupa dlm mengasihi. Kitapun hrs memiliki keserupaan dg Kristus dlm bnyk hal.

Apa yg membuat Stefanus bs spt itu? Dlm pasal di mana ayat ini terdapat, Stefanus dg lugasnya merinci ttg sejarah bangsa Israel lahir hingga akhirnya hingga saat itu, bgmna dg tepat dia berhasil membuat semua yg mendengar tdk menyangkali yg dia katakan ttg sejarah bangsa Israel. Di sini kita melihat bhw Stefanus memiliki pendalaman akan Firman Tuhan yg sangat dlm. Jd salah satu penyebab Stefanus memiliki keserupaan dg Kristus adalah krna dia memiliki pemahaman Firman Tuhan scra hurufiah dan maknanya.

Yesus yg adalah Sang Firman, mengajar dan memberi pemahaman ttg pengajaran yg Dia terima dr Bapa, kita yg adalah para murid-Nya, jg hrs mampu mengajar ttg Firman Tuhan, minimal mengajar di dlm intern keluarga kita sndri. Orgtua mengajar pd anak-anaknya setiap hr ttg Firman Tuhan. Sdhkah kita melakukannya? Setiap hal yg kita lalaikan, akan menerima hukuman dr Tuhan. Kalau sbg orgtua tdk mengajar keluarganya dg baik ttg Firman Tuhan, maka hukuman Tuhan akan dialami, cepat atau lambat. Bila Tuhan percayakan, bs mengajar di lingkungan komunitas kecil hingga mengajar di lingkungan komunitas yg besar.

Serupa dg Kristus, itulah hal yg hrs kita kejar dan usahakan. Jgn justru kita serupa dg iblis dan dunia.

Posted in Renungan | Comments Off on Serupa Kristus

Bernyanyi Untuk Tuhan

DI 18122018

Mazmur 13:6 KJV
I will sing unto the LORD, because he hath dealt bountifully with me.

  • Aku akan bernyanyi pada Tuhan, sebab Dia telah berurusan berlimpah denganku.

Penulis mazmur ini di tengah situasi yg tdk baik tetap percaya bhw Tuhan akan menolongnya, kepercayaannya ini diekspresikan dg cara bernyanyi pd Tuhan.

Bnyk org justru berbuat sebaliknya, ditolong dulu baru mau bernyanyi utk Tuhan, itulah sifat dasar manusia. Memang kadang situasi yg ada membuat kita sulit utk memuji Tuhan, mulut dan lidah rasanya sulit terbuka dan bergerak, berat rasanya, dan pikiran kita sampai pd sebuah titik: apakah ada gunanya memuji Tuhan di saat spt ini? Apakah Tuhan pasti menolong setelah kita memuji Dia?

Itu prinsip penyembahan berhala, dikasih sesajen dulu br ditolong, kita dg Tuhan menjd sesat bila berpikiran spt itu. Kita memuji Tuhan krna itu bagian yg memang layak Tuhan trma dr kita, apakah kita sdg bahagia, sukses atau menderita dan ditekan bnyk masalah. Jgn anggap pujian pd Tuhan spt ‘sesajen’ spya Tuhan memberi yg kita minta.

Paksakan diri kita tetap memuji Tuhan dlm keadaan apapun, krna Tuhan telah bnyk berurusan dg kita dan Dia membereskan masalah yg dulu kita hadapi. Kalau dulu ditolong, skrg Tuhan jg menolong, dg syarat: kita percaya tanpa bimbang dan kita hidup benar di hadapan Tuhan. Tak mgkin Tuhan meninggalkan org benar sndrian menghadapi hidup ini. Krna itu trslah memuji Tuhan, baik dlm suka maupun duka, pujian kita adalah hak-Nya Tuhan, jgn kita tahan utk memberikannya.

Terobosan terjd saat Tuhan hadir ketika kita memuji dan menyembah Dia. Jd kehadiran Tuhan itu yg penting, ketika Dia berkenan hadir, apapun bs Dia bereskan utk kita, yg mustahil menjd tdk mustahil, ada kesembuhan, pemulihan, solusi, pewahyuan, kemenangan dlm roh, sukacita, dan masih bnyk lg. Jgn malas memuji Tuhan, krna waktu-Nya Tuhan tdk kita tahu kpn datangnya, dan waktu Tuhan bs dtg ketika kita memuji Dia. Jgn sampai terlewat, kita akan rugi.

Posted in Renungan | Comments Off on Bernyanyi Untuk Tuhan

Surat Terbuka

DI 15122018

2 Korintus 3:2 KJV
Ye are our epistle written in our hearts, known and read of all men:

  • Kalian adalah surat yang tertulis dalam hati kami, diketahui dan dibaca semua orang

Bagi rasul Paulus, jemaat Tuhan di Korintus diumpamakan sbg ‘surat yang terbuka’ dlm hatinya, tp dpt dikenali dan dibaca semua org, apa maksudnya?

Surat yg tertulis tentu saja bkn sebuah surat kosong, ini menggambarkan bhw hidup jemaat digambarkan spt sebuah lembaran kertas surat yg kosong, dan rasul Paulus beserta teamnya ‘menuliskan’ pengajarannya di atas ‘kertas kehidupan’ jemaat Korintus, shga hidup mrka diisi dg pengajaran yg bersumber dr Tuhan sndri yg diajarkan melalui rasul Paulus dan teamnya. Jemaat mendpt tempat khusus di hati rasul Paulus, krnanya dikatakan sbg surat tertulis dlm hati.

Hidup jemaat Korintus dpt dikenali dan dibaca, artinya melalui gaya hidup mrka yg berbeda dg gaya hidup duniawi, org bs membedakan bhw mrka itu pengikut Kristus. Semua perbuatan mrka ‘terbaca’ oleh semua org, tdk tertutup, artinya jemaat Korintus hidup bergaul dg masyarakat umum, namun gaya hidup mrka berbeda dg org duniawi.

Apa yg org lain ‘baca’ ttg kehidupan kita? Apakah mrka melihat gaya hidup Kristus dlm hidup kita? Jgn sampai mrka sulit membedakan kita dg org-org duniawi krna yg kita perbuat sm saja dg gaya hidup duniawi. Tentu ini tdk memuliakan nama Tuhan. Tampilkan apa yg sdh Tuhan ajarkan pd kita, Tuhan tdk mau kita sekedar tahu Firman tp tdk menjd pelaku Firman. Seluruh perbuatan kita akan berdampak pd penilaian org lain ttg Tuhan kita. Jgn sampai justru kita membuat malu Tuhan krna gaya hidup kita yg bertentangan dg gaya hidup org benar.

Mulailah utk dg sungguh-sungguh mempraktekkan Firman Tuhan dlm hidup kita, jgn menyimpang dan mengurangi atau menambahi apa yg Tuhan katakan. Perbuatan kita akan disorot bnyk org tanpa kita minta mrka melakukannya, jgn membuat celah utk org lain menghina Tuhan krna melihat kita hidup sembarangan tanpa aturan yg jelas

Posted in Renungan | Comments Off on Surat Terbuka

Pentingnya Silsilah

DI 17122018

Matius 1:1

  • Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.

Dlm kalangan org Yahudi, silsilah keturunan sangatlah penting krna bs diketahui siapa nenek moyang seseorg, apakah dr kaum yg ternama dan terhormat atau sebaliknya.

Scra jasmaniah, Yesus merupakan keturunan dr Daud dan Abraham, mengapa kedua nama ini perlu disebut sblum merinci secara detail nama-nama lainnya? Krna Daud dan Abraham berkaitan lgsg dg sejarah bangsa Israel dan berhubungan dg nubuatan ttg Mesias. Daud merupakan seorg yg Tuhan pilih menjd raja atas Israel menggantikan Saul, ada ikatan perjanjian antara Tuhan dg Daud:

2 Tawarikh 7:18
maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu sesuai dengan perjanjian yang telah Kuikat dengan Daud, ayahmu, dengan berkata: Takkan terputus keturunanmu yang memerintah atas Israel.

Org Majus menyebut Yesus sbg raja Israel yg baru (Matius 2:2).

Abraham adalah kakek dr Yakub, Yakub diberi nama Israel oleh Tuhan, jd adanya bangsa Israel adalah bukti Tuhan menepati janji-Nya pd Abraham.

Bgmna dg kita? Silsilah kita mgkin bknlah keturunan Abraham dan Daud scra jasmaniah, namun Tuhan menjadikan kita sbg anak-Nya, shga hubungan kita dg Tuhan digambarkan spt bapak dg anaknya, ada hubungan darah, oleh darah Kristus, kita dilayakkan memanggil Tuhan sbg ‘Bapa’, silsilah kita menjadikan Tuhan sbg ayah kita, bknkah ini luar biasa? Kita dg Tuhan menjd sebuah keluarga, ini sebuah kehormatan yg sangat mulia, tp sayang, bnyk org Kristen tdk bgtu merasa bangga menjd anak-Nya Tuhan, berarti di mata mrka, Tuhan itu biasa-biasa saja. Sungguh bodoh tdk memahami hal ini.

Silsilah kita bkn sekedar ciptaan, tp menjd anak-Nya Tuhan, membuat kita bisa dg bangga hidup di dunia ini, ‘ayah’ kita adalah Tuhan pencipta langit dan bumi. Dg silsilah ini, jgn lagi kita minder atau tdk menghargai diri sndri, jgn jg menghina sesama org Kristen, menghina anak sm saja menghina ayahnya, menghina sesama org Kristen berarti menghina Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Pentingnya Silsilah

Proses Keselamatan

DI 14122018

Roma 6:22 KJV
But now being made free from sin, and become servants to God, ye have your fruit unto holiness, and the end everlasting life.

  • Tapi sekarang menjadi dimerdekakan dari dosa, dan menjadi hamba untuk Tuhan, kamu memiliki buahmu kepada kekudusan, dan akhirnya kehidupan kekal.

Lewat ayat ini, rasul Paulus mengajar ttg proses menuju kehidupan kekal di surga nantinya. Bbrpa proses ini hrs kita lalui sblum pd akhirnya kita menerima keselamatan dr Tuhan scra utuh.

Pertama, dimerdekakan dr dosa. Dosa tdk lg bs memperhamba kita krna Tuhan beri kita kesanggupan utk mengalahkan keinginan berbuat dosa. Dosa hanya bs menggoda kita, kita berbuat dosa atau tdk, bergantung pd mau atau tdk kita melawan keinginan berbuat dosa lagi. Dlm Kristus, oleh darah-Nya kita dimerdekakan dr dosa melalui ketaatan kita pd kebenaran (Roma 6:15-17).

Kedua, menghambakan diri pd Tuhan. Artinya kita menyerahkan diri kita utk taat pd Tuhan dan firman-Nya, mengikuti apa yg menjd kehendak-Nya. Tdk lg mengikuti kemauan dosa dan iblis.

Ketiga, mulai berbuah ke arah kekudusan. Mulai terlihat cara hidup kita berbeda dg dunia, mulai mengarah pd hidup dlm kekudusan, menjadi serupa dg gambaran Tuhan. Karakter Kristus mulai nampak dlm hidup kita, dan yg terlihat adalah kita hidup trs menuju kekudusan yg Tuhan inginkan spya kita dilayakkan masuk dlm kekekalan bersama Dia.

Keempat, akhirnya kita memiliki hidup yg kekal. Menerima keselamatan scra utuh dan tercatat nama kita dlm Kitab Kehidupan. Siapa yg namanya tercatat dlm Kitab Kehidupan? Bkn org yg sdh dibaptis air, krna mgkin saja org ini kemudian murtad dan menghujat Tuhan, tp org yg berbuah menuju kekudusan dlm hidupnya. Jgn disesatkan oleh doktrin keselamatan yg salah, baptisan tdk memastikan kita pasti masuk surga. Hidup setelah kita dibaptis itulah yg menentukan hasilnya, masuk surga atau neraka.

Keempat proses ini hrs kita lalui dengan baik, perhatikan urutannya, Anda ada di urutan yg mana?

Posted in Renungan | Comments Off on Proses Keselamatan

Tuhan Sembunyikan

DI 13122018

Yeremia 36:26

  • Bahkan raja memerintahkan pangeran Yerahmeel, Seraya bin Azriel dan Selemya bin Abdeel untuk menangkap juru tulis Barukh dan nabi Yeremia, tetapi TUHAN menyembunyikan mereka.

Org yg dipilih Tuhan utk menjabat sbg nabi-Nya memang perlu mental yg kuat, krna ketika mrka berhadapan dg para penguasa, apalg penguasa yg hidupnya tdk takut akan Tuhan, nyawa mrka terancam bahkan hrs siap mati demi tugas mrka sbg nabi Tuhan.

Tuhan menunjukkan belas kasihan-Nya atas Yehuda dg memberi mrka kesempatan bertobat dr dosa-dosa yg mrka perbuat, Dia menyuruh Yeremia utk menulis setiap perkataan Tuhan melalui nubuatan dlm sebuah kitab gulungan yg isinya ttg apa yg akan terjd di masa dpn atas Israel dan Yehuda. Tuhan ingin kerajaan Yehuda terbebas dr penghukuman-Nya, namun raja Yoyakim malah membakar kitab nubuatan Yeremia dan tdk bertobat.

Coba kita renungkan hidup kita, apa yg kita sikapi ttg Firman Tuhan? Spt kitab nubuatan Yeremia berisi ttg perkataan Tuhan, Alkitab adalah buku yg isinya Firman Tuhan, apakah kita memperdulikannya, atau malah tdk menganggapnya sbg wujud Firman Tuhan. Kita mgkin tdk membakar Alkitab spt raja Yoyakim membakar kitab nubuatan Yeremia, tp dg tdk membaca dan merenungkannya, itu sikap yg sama saja dg menghina Firman Tuhan. Kalau zaman skrg Alkitab dlm bentuk aplikasi dlm smartphone kita, apakah hanya sebatas diinstall saja tanpa dibaca? Hormatilah Firman Tuhan!

Akibat tdk menghormati Firman Tuhan lewat nubuatan Yeremia, keadaan Israel dan Yehuda menjd buruk, ditaklukkan dan ditawan oleh kerajaan Babel. Kemegahan mrka pd zaman Daud dan Salomo gagal mrka pertahankan. Tdk menghormati Firman Tuhan membw kita masuk dlm kemunduran dlm sgla hal, terjd kemerosotan hingga kehancuran, dr penuh kemuliaan berubah menjd mengalami kutuk yg trs menerus menimpa, jgn kita bermain-main dg Firman Tuhan. Sblum yg buruk menimpa kita, bertobatlah dan kembali percaya pd Firman-Nya. Dibaca, direnungkan, dipraktekkan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Sembunyikan

Mengenali Hikmat

DI 12122018

Amsal 8:30 KJV
Then I was by him, as one brought up with him: and I was daily his delight, rejoicing always before him;

  • Kemudian aku ada oleh Dia, sebagai seorang yang dibawa Dia, dan setiap hari akulah kesukaan-Nya, bersukacita selalu di hadapan-Nya

Memahami amsal dg gaya bhsa spt dlm pasal ini memang tdk mudah, namun ketika kita mulai mendalaminya, kita beroleh bnyk pengetahuan yg luar biasa.

Pasal ini penulis amsal menggambarkan ttg hikmat spt pribadi seorg manusia. Namun memang bs saja hikmat adalah sebuah roh, artinya memiliki kehidupan spt tersebut dlm Efesus 1:17 dikatakan sbg ‘roh hikmat’. Kita coba mengerti sebagian dr hikmat melalui ayat Amsal ini.

Hikmat berasal dr Tuhan, dan dibawa oleh Tuhan. Kata ‘brought up’ dlm bhsa aslinya adalah ‘âmôn’ yg berarti pencipta (artificer), perancang dan pembuat bangunan (architect), ahli pekerja (master workman), dan pekerja terampil yg ahli (skilled workman). Hikmat digambarkan spt seorg yg menciptakan, merancang dan membangun, penuh keahlian dan pekerja yg mumpuni. Jd kalau seseorg memiliki hikmat Tuhan dlm hidupnya, dia memiliki daya cipta, daya rancang dan membangun, mampu belajar hingga memiliki keahlian dan menjd seseorg yg ahli di bidangnya. Org malas pasti tdk memiliki hikmat dr Tuhan, org yg mudah menyerah jg pasti tdk memiliki hikmat Tuhan.

Ide-ide baru dan kreatif adalah wujud dr hikmat yg bekerja dlm hidup seseorg. Hikmat menjd ‘saluran’ bagi kita utk menerima yg kreatif dr Tuhan, itulah sebabnya selalu ada terobosan yg Tuhan tunjukkan melalui hikmat yg kita miliki. Sayangnya masih ada org Kristen yg tdk mengetahui betapa sangat pentingnya utk memiliki hikmat dlm menjalani hidupnya sehari-hari. Msh bnyk org yg mengandalkan pikirannya sndri yg terbatas dan pd akhirnya gagal menghadapi masalah dan tekanan dlm hidupnya. Hikmat menolong kita keluar dr situasi yg sulit dan menunjukkan jalan mana yg hrs kita lalui. Mintalah hikmat pd Tuhan dg hidup takut akan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengenali Hikmat