Akan Berhasil

DI 27102017 
Mazmur 1:3 KJV 

And he shall be like a tree planted by the rivers of water, that bringeth forth his fruit in his season; his leaf also shall not wither; and whatsoever he doeth shall prosper. 

  • Dan dia akan seperti sebuah pohon ditanam di dekat sungai-sungai penuh air, yang menghasilkan buahnya di musimnya; daunnya juga tidak akan menjadi layu; dan apapun yang dilakukannya akan berhasil 

Ayat ini dinyanyikan dlm sebuah lagu, namun ada sedikit koreksi tajam yg hrs kita perhatikan, ada penambahan kata ‘pasti’ berhasil, sbnarnya bkn pasti tp ‘akan’ berhasil. Apa bedanya? 
Kalau ‘pasti berhasil’, perumpamaan hidup org yg mengikuti Firman Tuhan bergantung pd ‘lokasi’ di mana pohon itu ditanam dlm perumpamaan ayat ini. Pokoknya ditanam dkt tempat bnyk air pasti menghasilkan buah, daunnya tdk layu, yg diperbuat pasti berhasil. 
Scra ilmu pertanian, faktor air tdklah cukup menjadikan sebuah pohon itu akan subur dan menghasilkan buah. Ada faktor alam, kalau hujan tdk turun dlm jangka panjang, sungai menjd kering, krisis air jadinya. Ada jg faktor hama, penyakit pd pohon itu, dsbnya. Jd bnyk faktor yg menentukan, bkn sekedar ‘lokasi’nya. 
Apakah org yg terlahir dlm keluarga kaya pasti sukses hidupnya? Blm tentu. Kalau org itu tdk mengasah dirinya, kekayaan orgtuanya bs habis lenyap dan dia hidup menderita. Kalau org ini trs meningkatkan kualitas dirinya, dia bs menjd org sukses, kaya, bahkan mgkin saja hidupnya tdk bergantung dr kekayaan orgtuanya. Kira-kira gambarannya spt itu. 
Akan berhasil, berarti ada kemungkinan besar ke arah berhasil, ada jg kemungkinan utk tdk berhasil. Waspadalah, jgn kita sesat. Org yg suka akan Firman Tuhan, merenungkannya siang malam, tapi tdk mempraktekkannya dlm hidup kesehariannya hanyalah menjd org berpengetahuan Alkitab saja. Bisa sukses? Kalau ikut lomba adu pengetahuan Alkitab mgkin saja jd juara, tp dlm praktek kehidupan, bs saja justru jd pecundang, cm tahu Alkitab tp tdk dipraktekkan 

Posted in Renungan | Comments Off on Akan Berhasil

Harapan Dari Tuhan

DI 26102017 
Yeremia 31:17 KJV 

And there is hope in thine end, saith the LORD, that thy children shall come again to their own border. 

  • Dan ada harapan di akhirmu, kata Tuhan, bahwa keturunanmu akan datang kembali ke perbatasan mereka sendiri. 

Apa yg kita buat akan berpengaruh pd nasib keturunan kita, dan apa yg kita tabur tdk selalu kita yg menuai, mgkin keturunan kitalah yg akan menuainya. 
Dosa yg diperbuat bangsa Israel zaman itu sangat besar, wilayah mrka dijajah musuh, keadaan mrka sangat tdk baik. Selama ada sebagian org yg bertobat dan memohon kebaikan Tuhan, akan tetap ada pengharapan sekalipun tdk terjd pd zaman permohonan itu dinaikkan. 
Bnyk org yg di akhir hidupnya br mengalami pemulihan dr Tuhan, memang masalah waktu Tuhan itu 100% kedaulatan milik Tuhan, namun Tuhan jg punya perhitungan-Nya sndri. Faktor manusia jg menentukan, kekerasan hati dan penyesalan yg baru timbul menjelang akhir hidup seseorg, ini menjd penyebab justru di akhir hidup seseorg barulah dia mengalami Tuhan dlm hidupnya. Pertobatan menjd penentu cepat atau lambatnya pemulihan dr Tuhan terjd dlm hidup seseorg atau komunitas. 
Biarlah kita menjd pribadi yg cepat utk bertobat dan tdk mengeraskan hati, jgn tunggu semuanya hancur baru ‘menyerah’ pd Tuhan. Jgn juga memberi ‘sisa’ hidup pd Tuhan, di saat tubuh sdh terbaring lemah tak berdaya, baru bertobat, blm sempat berbuat bnyk hal utk memuliakan Tuhan. Selagi tubuh kita masih sehat, gunakan tubuh kita utk memuliakan Tuhan, jgn justru tubuh digunakan utk menghancurkan hidup sndri. Jgn terbiasa berbuat dosa dan menganggapnya itu hal biasa, mulailah utk hidup takut akan Tuhan dan menjauhi yg jahat. 
Hidup kita ini milik Tuhan, kita hrs bertanggung jwb pd Tuhan saat kita kembali pada-Nya. Lakukanlah hal yg membw pd kehidupan dan pertumbuhan, bkn yg membw pd kemunduran dan kehancuran. Dengarkan teguran Tuhan, terima dan akui kesalahan kita, berbalik dr yg jahat, bertobat dan dipulihkan 

Posted in Renungan | Comments Off on Harapan Dari Tuhan

Mewujudkan Mimpi

DI 25102017 
Daniel 3:1 

  • Raja Nebukadnezar membuat sebuah patung emas yang tingginya enam puluh hasta dan lebarnya enam hasta yang didirikannya di dataran Dura di wilayah Babel. 

Mewujudkan mimpi memang terkadang sangat mengasyikkan, bagi org yg sangat terinspirasi dg kerja keras, ini menjd sebuah tantangan besar. 
Sblum membuat patung dr emas, raja Nebukadnezar telah diberi mimpi oleh Tuhan ttg sebuah patung, namun tdk seluruhnya terbuat dr emas. Jd ada perbedaan antara patung dlm mimpi dg patung yg dibuat, sptnya raja Nebukadnezar punya keinginan khusus di balik pembuatan patung itu. 
Dlm mimpi patung itu tdk seluruhnya dr emas, Daniel memberitahukan arti mimpi itu bhw kerajaan Babel pd akhirnya akan terpecah meskipun ada masa keemasan di zaman raja Nebukadnezar. Patung yg dibuat seluruhnya dr emas, mgkin raja ingin kerajaannya trs menerus kuat dan tdk terpecah. 
Kalau Tuhan sdh berfirman, pasti terjd sesuai yg difirmankan-Nya. Manusia mencoba mengubahnya tp tetap tdk akan bs, sehebat apapun usaha dan cara yg dilakukan. Hanya pertobatan dan kemurah hatian Tuhan yg memungkinkan Tuhan membuat sebuah perubahan, selebihnya tdk mgkin bisa. Apa yg sdh ditetapkan hrs terjd, itulah kedaulatan Tuhan. 
Respon kita hrs benar menyikapi kedaulatan Tuhan, tdk boleh memberontak, tp boleh mengajukan permohonan. Terima dg kerendahan hati dan mengucap syukur, jalani apa yg telah Tuhan tentukan. Walau mgkin kita berat menerima dan menjalaninya, tunjukkan kesetiaan dan penundukkan diri kita sepenuhnya pd Tuhan. Jgn buat kesalahan dlm proses ini, bertindak bijaksana dan hati-hati. Sampai pd wkt yg Tuhan tentukan, semua akan menjd lebih baik dan Dia menunjukkan kasih dan kuasa-Nya bagi kita. 
Dia Tuhan yg selalu punya alasan dlm menentukan segala sesuatunya dlm hidup kita. Semuanya mendatangkan kebaikan utk kita. Walau kita blm bs memahaminya, sepakatlah dg ketetapan Tuhan, percaya Dia tetap pegang kendali, melindungi dan menjaga kita 

Posted in Renungan | Comments Off on Mewujudkan Mimpi

Ingat Kebaikan Orang 

DI 24102017 
Daniel 2:17, 49 

Kemudian pulanglah Daniel dan memberitahukan hal itu kepada Hananya, Misael dan Azarya, teman-temannya, 

  • Atas permintaan Daniel, raja menyerahkan pemerintahan wilayah Babel itu kepada Sadrakh, Mesakh dan Abednego, sedang Daniel sendiri tinggal di istana raja. 

Cara Tuhan utk menaikkan derajat seseorg memang unik, tdk terduga dan tdk perlu mengikuti peraturan yg ada. Daniel dan 3 temannya tiba-tiba mendpt anugerah raja menjd penguasa, pdhal mrka itu tawanan, cara Tuhan hanya dg membuat raja Nebukadnezar bermimpi ttg masa depan kerajaannya. 
Namun ada sedikit ketegangan ketika raja menitahkan membunuh semua org bijaksana di negeri itu jika tdk ada yg sanggup menceritakan isi mimpi beserta maknanya, Daniel dan 3 kawannya terancam ikut terbunuh. 
Daniel dan ketiga temannya berdoa memohon pd Tuhan utk menyelamatkan mrka dg menyingkapkan mimpi beserta maknanya, akhirnya Tuhan menyingkapkannya pd suatu malam pd Daniel. Jd peran 3 teman Daniel ini jg besar, dan Daniel tdk melupakan jasa mrka. 
Org yg sombong dan serakah menganggap dirinya sukses krna kehebatannya sndri, org lain tdk punya peran apa-apa, bahkan sekalipun menyadarinya, dia meng-claim hasil kerja org lain sbg hasil kerjanya sndri. Tentu ini sangat tdk patut dilakukan oleh anak-anak Tuhan. 
Ingatlah akan jasa dan kebaikan org lain walaupun cuma kecil saja, spt angka 99 tdk akan berubah jd 100 tanpa ditambahi angka 1. Akui bila peran org lain cukup besar dan menentukan, jgn diakui sbg hasil kerja sndri. Jika mendpt sesuatu, bagilah dg yg lain sesuai peran mrka, menderita sama-sama, senangpun sama-sama. Berlakulah adil spya kita dihormati dan disukai bnyk org, nama baik kita tetap terjaga dan org senang bekerja sama dg kita. 
Kita tetap butuh org lain utk membuat hidup kita jd lebih baik. Buang keegoisan dan keangkuhan dlm diri kita, belajar dan praktekkan kerendahan hati pd siapapun org yg kita temui. Miliki ketulusan dan keramahan 

Posted in Renungan | Comments Off on Ingat Kebaikan Orang 

Sepanjang Hari

DI 23102017 
Amsal 23:17 KJV 

Let not thine heart envy sinners: but be thou in the fear of the LORD all the day long. 

  • Biarlah hatimu tidak iri pada para pendosa: tapi jadilah kamu di dalam takut akan Tuhan sepanjang hari. 

Melihat org berbuat dosa, menjd kaya, kelihatannya hidup enak, trs berbuat dosa, membuat bbrpa org percaya berpikir apa gunanya hidup ‘lurus’ tp tetap begitu-begitu saja. Kemudian menjd iri hati dan tdk lg bersemangat melakukan yg benar. 
Dosa memang memberikan bnyk pemberian bagi org yg melakukannya, namun dosa justru mengambil lebih bnyk dr kehidupan. Dosa mencuri damai sejahtera kita, merusak tubuh kita perlahan-lahan, merusak mental kita dg menghargai apapun jg dengan harta dan kesuksesan semu. 
Penulis amsal memberi nasehat utk takut akan Tuhan sepanjang hari. Sepanjang hari berarti dari kita bangun dr tidur hingga kembali tidur di malam harinya, tdk boleh sedetikpun. Namun bnyk org Kristen yg tdk melakukannya, hanya bertahan sebentar saja takut akan Tuhan, tergoda oleh rayuan iblis. Ini berarti bhw di manapun kita ada, di situlah kita hrs tetap menunjukkan sikap takut akan Tuhan setiap harinya. 
Tuhan mudah sekali mengangkat derajat kita, tdk sulit, tp mengapa blm jg terjd? Segala sesuatunya dlm hidup org percaya itu hrs melewati prosesnya masing-masing, tujuannya spya karakter Kristus terbentuk pd diri setiap anak-anak Tuhan. Karakter yg buruk hanya merusak segala sesuatu yg baik. Tuhan ingin kita menikmatinya bkn utk waktu yg singkat, tp utk waktu yg agak lama. Dosa boleh saja menggoda, tp kita hrs berkuasa atasnya, caranya adalah dg takut akan Tuhan. Takut Tuhan marah, sedih, kecewa dan jgn sampai murka-Nya turun atas kita. 
Org yg iri biasanya akan meniru apa yg diirikan dr org lainnya. Ini bahayanya, kalau seseorg kaya krna korupsi, apakah kita hrs korupsi jg? Manusia cenderung tergiur dg jalan pintas dibandingkan proses dr Tuhan. Jgn hanya krna harta, kita kehilangan hidup kekal di surga 

Posted in Renungan | Comments Off on Sepanjang Hari

Yang Seharusnya Takut 

DI 21102017 
Yosua 2:24 

  • Kata mereka kepada Yosua: “TUHAN telah menyerahkan seluruh negeri ini ke dalam tangan kita, bahkan seluruh penduduk negeri itu gemetar menghadapi kita.” 

Yosua mengirim 2 mata-mata secara rahasia ke Yerikho utk mengetahui situasi di sana, dan di sana mrka mendengar dr Rahab bhw seluruh Yerikho gentar pd kekuasaan Tuhan. 
Kalau tdk dikirim mata-mata, org Israel tak akan pernah tahu kondisi org Yerikho itu spt apa, memang ini bagian dr strategi perang, namun ini jg penting bagi kondisi mental sblum peperangan. 
Bnyk hal yg kita takuti yg sbnarnya tdk perlu kita takuti. Baru dengar sesuatu sdh kuatir pdhal yg didengar blm tentu benar, apalg di zaman sekarang, bgtu mudahnya video, foto, artikel itu diedit hingga isi beritapun bs diputar balikkan kebenarannya. Istilahnya berita ‘hoax’, dan kalau tdk dicari kebenarannya, kita bs tertipu dan dipermainkan oleh pihak-pihak yg menginginkan sesuatu yg buruk terjd. Spt Yosua mengirim mata-mata, kitapun hrs menyelediki kebenaran dr suatu peristiwa yg diinformasikan. 
Org bs menjd bodoh blm tentu krna dasarnya memang bodoh, bs saja krna kurang informasi dan kurang pengetahuan. Itulah sebabnya perlu melatih pikiran kita dlm mencerna sesuatu. Bnyk hal yg kita takuti ternyata tdk menakutkan, tdk terjd dan ternyata itu hal yg biasa terjd. Jgn mudah terprovokasi dg isi beritanya, cernalah dg tenang dan berimbang, kita bs temukan yg benar dan yg salah. Jgn mudah panik dan ikut menyebarkan sesuatu yg salah. Berita yg heboh biasanya membuat kita terpancing emosi, tdk lg ‘cross check’ dan langsung kita sebarkan. Hati-hati dg emosi kita. 
Tuhan menyertai kita, apapun yg terjd kita bs lewati bersama Dia, ketakutan itulah senjata iblis utk membuat kita kurang percaya pd Tuhan shga iman kita goyah. Usahakan tenang dan berpikir jernih, bawa dlm doa segala sesuatunya dan percaya Tuhan akan tunjukkan apa yg hrs kita lakukan. Dlm Tuhan selalu ada jalan keluar, asalkan kita taat. 

Posted in Renungan | Comments Off on Yang Seharusnya Takut 

Membuat Tuhan Marah 

DI 20102017 
Keluaran 4:13-14 

Tetapi Musa berkata: “Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus.” 

  • Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Musa dan Ia berfirman: “Bukankah di situ Harun, orang Lewi itu, kakakmu? Aku tahu, bahwa ia pandai bicara; lagipula ia telah berangkat menjumpai engkau, dan apabila ia melihat engkau, ia akan bersukacita dalam hatinya. 

Tuhan itu murah hati, tp jgn kita salah meresponi kebaikan Tuhan. Musa sdh dipilih Tuhan dan diberi kepercayaan besar oleh Tuhan, tp dia malah menyuruh Tuhan mencari penggantinya. Tuhan menjd murka. 
Kita mgkin tdk spt Musa yg ditawari Tuhan langsung utk mengerjakan sesuatu yg besar, tp pasti setiap org bisa Tuhan pakai utk melakukan sesuatu, dan pilihan-Nya atas kita pasti tepat. Mgkin kita diberi kesempatan utk berdoa, mengunjungi org sakit, menyampaikan pesan Tuhan, bahkan mgkin Tuhan percayakan kita utk mengelola suatu bisnis, kita hrs menghormati pilihan Tuhan atas kita. Walaupun kita ‘lemah’ di bidang itu, terimalah kepercayaan dr Tuhab sbg sebuah kehormatan, jgn minta Tuhan mencari org lain utk menggantikan kita. Taat dan kerjakan saja, Dia jg turut bekerja bersama kita. 
Tuhan jg pasti melengkapi kita dg org-org dan sarana yg diperlukan utk melakukan tugas dr Tuhan. Jgn kuatir, bersemangatlah saat melakukannya. Kalau kita menghindar, spt Yunus, kita justru akan mengalami murka Tuhan. Masuk dlm situasi yg sangat menekan dan mau tdk mau kita hrs tetap melakukan tugas dr Tuhan. Tdk perlu kita menunggu sampai ‘kepepet’ baru mau taat. Keterbatasan kita bknlah alasan utk menolak tugas dr Tuhan. 
Sebaliknya, jgn kita jg merasa tugas dr Tuhan itu ringan atau gampangan, jgn mengandalkan diri sndri dan menjd sombong, merasa sangat dihargai Tuhan. Ingat bhw itulah anugerah Tuhan, Dia yg menilai, memilih dan menetapkan org-org pilihan-Nya. Kita hrs bersukacita dan lakukan dg segenap hati hingga selesai melakukan tugas itu. Belajar membangun komunikasi dan kerja team. 

Posted in Renungan | Comments Off on Membuat Tuhan Marah 

Tuhan Sanggup

DI 19102017 
Keluaran 4:11 

  • Tetapi TUHAN berfirman kepadanya: “Siapakah yang membuat lidah manusia, siapakah yang membuat orang bisu atau tuli, membuat orang melihat atau buta; bukankah Aku, yakni TUHAN? 

Setiap org punya kelebihan dan kekurangan, Musa punya kelemahan dlm hal menyampaikan suatu maksud lewat perkataan, istilahnya ‘lambat bicara’, agak kesulitan menyusun kata-kata dan merasa tdk berwibawa saat akan menyampaikannya. 
Mgkin di antara kita ada yg spt Musa, kalau diminta pimpin doa ada saja alasannya, pdhal sbnarnya krna sulit merangkai kata dan merasa tdk percaya diri utk berdoa di depan bnyk org. Atau saat ditugasi memberi kata sambutan dlm sebuah acara, terpaksa menolak krna merasa tdk mampu. Bgmna cara mengatasinya? 
Tak ada cara lain kecuali melibatkan Tuhan dlm hal ini, krna Dia yg menciptakan kita dan sanggup mengatasi kelemahan yg kita miliki. Cara Tuhan memproses kita justru dg membuat kita hrs bcra di depan bnyk org, Dia hrs membuat kita ‘mematikan’ ketakutan kita hingga pd akhirnya kita tdk takut lagi. Kalau mau diubahkan Tuhan, bgtu ada kesempatan, ambil dan lakukan, Tuhan akan menolong kita dg cara-Nya yg ajaib. 
Yg terjd pd Musa berikutnya adalah dia hrs bcra di depan Firaun, raja Mesir. Di kemudian hari Musa ternyata membuat sebuah lagu, lagu ini kemudian muncul jg di kitab Wahyu 15:3. Suatu pencapaian yg luar biasa. 
Adalah sebuah kehormatan dipercaya Tuhan urk bicara atas nama-Nya, apakah itu sbg pengkhotbah, bernubuat, memberi nasehat, sharing renungan atau hanya sekedar menyampaikan pesan Tuhan utk seseorg saja. Jgn menolak dg alasan kita tdk mampu, Tuhan yg akan memampukan kita. Meskipun awalnya tdk bgtu baik dan lancar, itulah latihan yg hrs kita jalani. Mgkin dikritik dan diberi masukan, trma dg rendah hati. Semua org memulainya dg bnyk kekurangan di sana sini, mau trs belajar dan melatih diri, inilah faktor penentunya. Tdk ada yg langsung sempurna. 
Apa kelemahan kita yg lain? Bisa diubahkan Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Sanggup

Tujuan Mulia 

DI 18102017 
Keluaran 2:5 

  • Maka datanglah puteri Firaun untuk mandi di sungai Nil, sedang dayang-dayangnya berjalan-jalan di tepi sungai Nil, lalu terlihatlah olehnya peti yang di tengah-tengah teberau itu, maka disuruhnya hambanya perempuan untuk mengambilnya. 

Musa lahir di zaman yg tdk menguntungkan bagi org sebangsanya, ada perintah Firaun, raja Mesir, utk membunuh anak laki-laki org Ibrani dg cara membuangnya ke sungai Nil. Namun Tuhan menyelamatkan Musa dg cara-Nya yg ajaib. 
Tentu kita pernah mendengar kesaksian ttg org-org yg di masa kecilnya seharusnya sdh mati namun ditolong Tuhan. Biasanya saat remaja dan dewasa, mrka dipakai Tuhan luar biasa menjd kesaksian yg memuliakan nama Tuhan. 
Satu sisi lain yg hrs disadari adalah bhw iblis mengincar anak-anak kecil dg menginginkan nyawa mrka dg tujuan membuat mrka tdk bs Tuhan pakai utk kemuliaan-Nya. Mgkin terlihat menyeramkan, namun sejarah dlm Alkitab menceritakan hal serupa, misalnya zaman Yesus masih bayi, raja Herodes memerintahkan membunuh anak-anak di bawah usia 2 tahun (Matius 2:16). Sptnya iblis tahu bhw bbrpa org akan Tuhan pakai luar biasa, dan dia berusaha menggagalkannya. 
Jgn takut sebab kita ada dlm perlindungan Tuhan yg sempurna, tanpa seizin Tuhan tak ada yg bs menyentuh kita. Namun kalau kita sndri tdk waspada, justru kita keluar dr perlindungan Tuhan. Misalnya pola hidup yg tdk sehat, bs merusak kesehatan tubuh. Tuhan memang menjauhkan kita dr penyakit, tp jangan kita yang ‘cari penyakit’. Tuhan tdk ingin kita bermasalah, jgn kita bikin masalah. Jd kitapun jgn keluar dr batas perlindungan Tuhan. 
Tuhan pasti merencanakan yg sempurna, tp jgn kita yg menggagalkannya. Jadilah ‘partner’ Tuhan yg setia dan bs bekerja sama, jgn ceroboh dan bertindak tanpa bertanya pd Tuhan terlebih dahulu. Mulailah dg semangat utk mengalami Tuhan dlm hidup kita, sekalipun kita blm tahu apa yg akan terjd. Dia tak akan biarkan kita sndrian, ada jalan keluar dan mujizat Tuhan 

Posted in Renungan | Comments Off on Tujuan Mulia 

Ketika Aku Takut

DI 17102017 
Mazmur 56:3 NKJV 

Whenever I am afraid, I will trust in You. 

  • Kapanpun aku takut, Aku akan percaya di dalam-Mu. 

Yang ditakuti biasanya lebih besar, lebih kuat, lebih berkuasa, mengancam keselamatan, dsbnya, pilihan ada di tangan kita, mau terus dlm ketakutan atau memilih percaya pd Tuhan? 
Mengalami sesuatu yg baru membuat seseorg bs meragukan Tuhan, apa iya Tuhan bisa menolong saya? Mgkin jg kita berpikir: Tuhan menolong biasanya sdh sangat ‘kepepet’ baru Dia bertindak, nanti masalah keburu menjd lebih rumit dan sulit ditangani. Pikiran spt itu bs sangat membuat iman kita ‘lumpuh’ dan kita trs dikuasai oleh ketakutan. 
Penulis mazmur memilih utk percaya pd Tuhan di saat ketakutan, apa alasannya? 
Tetap dlm ketakutan tdk akan mengubah situasi menjd lebih baik, kita sdh ‘setengah menyerah’, hilang pengharapan dan tak berdaya berjuang lagi. Org yg tetap percaya pd Tuhan yakin bhw Tuhan sanggup menolongnya, yakin bhw dlm Tuhan ada jwban atas situasi yg terjd, Tuhan sanggup membuat ‘jalan’ dan terobosan. Tuhan sanggup melakukan yg mustahil, yg manusia tdk dpt lakukan, Dia mampu lakukan. 
Kuncinya terletak pd kualitas hubungan kita dg Tuhan, org yg tdk baik hubungannya dg Tuhan akan merasa Tuhan tdk akan mau menolongnya, Tuhan tdk mendengar doanya. Tp org yg intim dg Tuhan sadar bhw Tuhan memperhatikan yg sdg dia alami, Tuhan itu Bapa yg mengasihi anak-anak-Nya, tdk akan membiarkan mrka jatuh tergeletak, akan menjadikan semua anak-Nya menjd pemenang, menjd kepala dan bangkit dr keterpurukan. Di sinilah letak perbedaan antara org yg intim dg Tuhan dg yg tdk intim. 
Tuhan hadapkan kita dg masalah spya kita berkuasa atasnya, bkn malah ketakutan. Tetap percaya pd Tuhan walau apapun yg terjd. Dia tdk meninggalkan kita sndrian, Dia mengerti dan peduli. Ikuti petunjuk yg Dia berikan, kita akan dituntun-Nya menuju kemenangan dan kemuliaan-Nya. Taat dan setia, jgn menjauh dr Tuhan apapun yg terjd

Posted in Renungan | Comments Off on Ketika Aku Takut