Meminta Roh Kudus 

DI 08112017 
Lukas 11:13 KJV 

If ye then, being evil, know how to give good gifts unto your children: how much more shall your heavenly Father give the Holy Spirit to them that ask him? 
Jika kamu kemudian, menjadi jahat, tahu bagaimana pemberian yang baik pada anak-anakmu: betapa lebih lagi Bapamu yang di surga akan memberi Roh Kudus pada mereka yang meminta-Nya? 
Jika kita teliti pd ayat ini, peran Roh Kudus dlm hidup kita diumpamakan spt makanan bagi tubuh jasmani kita. Jadi Roh Kudus itu adalah kebutuhan dan pemelihara kehidupan kita. 
Spya mudah mengerti, kita pelajari apa yg terjd pd tubuh kita jika tdk ada mknan yg masuk ke dlm tubuh. Ini di luar konteks sdg puasa. Pertama, tubuh akan merasa lapar, jika tdk makan jg, perut terasa sakit, badan terasa lemas, emosi menjd sangat sensitif, tdk bs berpikir jernih, dstnya. Jgn heran ada yg sampai mencuri utk bs makan. Jd kehidupan org tanpa Roh Kudus di dlm hidupnya sm spt org yg tdk makan, hidupnya tdk tenang, gelisah, emosi labil, tdk bs berpikir jernih hingga berbuat dosa trs menerus, berbuat yg jahat. 
Kedua, tubuh tanpa mknan akan menjd sakit, lemas, tdk bertenaga, pencernaan terganggu. Hidup tanpa Roh Kudus akan menghilangkan kekuatan roh seseorg, tdk bs mengerti Firman Tuhan, tdk bs berbuat apa-apa dlm kegiatan rohani. Mudah putus asa, menggerutu, kehilangan rasa percaya diri. Rohani lemah mengakibatkan hidup terasa berat, dan tdk positif nilainya tp negatif. 
Ketiga, akhirnya tubuh menjd mati. Hidup tanpa Roh Kudus itu ‘mati selagi hidup’, tubuhnya hidup tp rohaninya sdh mati, arah kekekalannya sdh jelas, bkn menuju surga. Roh Kudus dlm diri seseorg itu tanda bhw org itu adalah milik Tuhan yg sdh ditebus oleh darah Yesus Kristus. Jd bkn hal main-main jika hidup tanpa Roh Kudus, asal percaya Yesus saja, cukuplah, jelas ini keliru, jgn kita menjd spt itu. 
Roh Kudus itu pribadi Tuhan sndri, ayat ini berkata mintalah Roh Kudus kpd Bapa di Surga, Bapa memberikan-Nya 

Posted in Renungan | Comments Off on Meminta Roh Kudus 

Datangkan Damai

DI 07112017 
Zakharia 8:16 KJV 

These are the things that ye shall do; Speak ye every man the truth to his neighbour; execute the judgment of truth and peace in your gates: 

  • Hal-hal ini yang harus kamu lakukan : setiap orang berbicara yang benar pada sesamamu; jalankanlah keputusan kebenaran dan damai di pintu-pintu gerbangmu. 

Pintu gerbang zaman itu punya peranan penting, bbrpa hal diselesaikan di pintu gerbang, orang sering berkumpul di situ untuk membicarakan persoalan-persoalan politik, pekerjaan dan pengadilan (Kej 23:18; Rut 4:1-11; Mazm 126:5). Pintu gerbang jg berfungsi sbg pertahanan, simbol keamanan. 
Ayat ini mengingatkan spya kita bcra apa yg benar dan sesungguhnya. Artinya yg kita sampaikan hrs bs dipertanggung jwbkan isinya memang benar. Jd kita tdk boleh berbicara sesuatu yg blm jelas dan blm terbukti kebenarannya. Jadi gosip, rumor, kabar burung, dsbnya tdk boleh kita perkatakan, ini melawan kebenaran. 
Ayat ini jg mengingatkan utk kita menjalankan keputusan yg dihasilkan dr kebenaran. Kita hrs paham bhw ada struktur pemerintahan Tuhan atas kita sbg org percaya. Pemerintah itu berasal dr Tuhan, jd kita pun hrs melakukan Undang-Undang dan peraturan yg dibuat oleh pemerintah. Tentu saja Firman Tuhan tetap menjd hukum paling tinggi bagi kita org yg percaya pd Kristus. Kita hrs jd warga negara yg baik, patuh pd hukum dan melakukan kewajiban kita. 
Kita jg hrs mempraktekkan damai di pintu gerbang, artinya damai hrs ada di manapun kita berada. Kita ini pembawa damai, artinya punya kemampuan utk mendamaikan sesuatu yg sulit utk diselesaikan. Kita jg hrs menjd pribadi yg disukai, bkn sbg pembawa perpecahan dan menimbulkan pertengkaran. Damai berarti ada ketenteraman, keamanan, sukacita, pemulihan, dsbnya. Damai yg paling sejati adalah damai sejahtera dr Tuhan. 
Kehadiran kita di manapun berada, jgn justru memicu hal-hal yg negatif. Jgn kita jd pecinta gosip, mengadu domba org lain, menimbulkan perpecahan 

Posted in Renungan | Comments Off on Datangkan Damai

Kuk Masa Muda

DI 06112017 
Ratapan 3:27-28 NKJV 

It is good for a man to bear The yoke in his youth. 

Let him sit alone and keep silent, Because God has laid it on him; 
Adalah baik bagi seorang laki-laki untuk memikul kuk di masa mudanya. 

  • Biarlah dia duduk sendirian dan tetap diam, karena Tuhan telah meletakkan itu diatas dia. 

Tuhan menggambarkan ‘sekolah kehidupan’ dg pasangan lembu jantan yg diberi kuk sebelum digunakan utk membajak sawah atau ladang. 
Kuk adalah palang kayu dengan jepitan kayu vertikal yang memisahkan kedua binatang penarik sehingga bersama-sama dapat menarik beban berat, dg jerat tali yang diikatkan ke leher binatang penarik. Kayu palang itu ditempelkan pada batang dan begitulah kereta ditarik. 
Jadi sepasang lembu ini terdiri dr 1 lembu yg sdh terlatih dan 1 lembu yg baru, ini dilakukan spya lembu yg baru belajar bgmna cara membajak dr lembu pasangannya. 
Jika ingin memiliki masa dpn yg bahagia, anak hrs dididik saat mrka masih muda, artinya perlu wkt yg cukup utk proses belajarnya. Jika terlambat dididik, masa dpn anak itu kemungkinan besar bs menjd tdk baik, tdk mandiri, menyusahkan org lain dan hidup tanpa tujuan. Bkn menjd berkat malah menjd beban. Karakternyapun tdk dewasa, cenderung kanak-kanak. 
Kalau tdk mau diajari, sifat-sifat buruk si anak akan semakin ‘matang’. Sifat malas, meremehkan semua hal, tdk tahu cara bersikap dlm bermasyarakat, manja, cengeng, dsbnya, akan membuat hidupnya bergerak ke arah kehancuran di masa dpn. Cenderung akan menyulitkan org bnyk, tdk disukai, tdk punya teman hingga tdk bs dipercaya. Dg kondisi spt itu, masa dpnnya pasti suram. 
Duduk sendiri dan diam, ini hal yg hrs dilakukan saat Tuhan memasang ‘kuk’ atas kita. Terima dg kerendahan hati setiap didikan dr Tuhan. Kalau memberontak, kita bs memiliki luka batin yg dlm, marah pd Tuhan dan meninggalkan Tuhan. Rugi besar jika kita lari dr didikan Tuhan. Sediakan bnyk wkt utk sendirian dg Tuhan, jgn protes tp mengucap syukur 

Posted in Renungan | Comments Off on Kuk Masa Muda

Diganti Namanya

DI 04112017 
Kejadian 35:10 NKJV 

And God said to him, “Your name is Jacob; your name shall not be called Jacob anymore, but Israel shall be your name.” So He called his name Israel. 

  • Dan Tuhan berkata kepadanya: “Namamu adalah Yakub, namamu tidak akan dipanggil Yakub lagi, tapi Israel akan menjadi namamu.” Demikianlah Dia memanggil namanya Israel. 

Hanya bbrpa org dan tempat yg pernah diberi nama oleh Tuhan, biasanya krna alasan yg sangat penting. Yakub akhirnya dinamai menjd Israel. 
Keturunan Yakub inilah yg akhirnya menjd sebuah bangsa, bangsa Israel. Tapi mengapa namanya perlu diganti? Kalau ada kalangan yg percaya bhw jika namanya diganti, ‘kesialan’ dlm dirinya bs hilang dr hidupnya. Nama dianggap bs mempengaruhi nasib pemilik nama itu, ada yg dianggap ‘terlalu berat’ shga pemilik nama itu sulit menjd spt arti namanya. Tapi jika Tuhan mengganti nama seseorg, ini bkn sekedar soal nasib, tp arti dr nama yg diberikan Tuhan punya kuasa di dlmnya. 
Tentu kita pernah membaca kisah di mana Yesus berkata sesuatu pd pohon ara dan terjadilah spt yg Tuhan perkatakan. Jd ada kuasa Tuhan ketika Dia berkata sesuatu, termasuk ketika Dia menyebut nama seseorg. Abraham, Yakub, mengalami perubahan ketika Tuhan mengubah nama mrka. Rasul Paulus yg dahulunya bernama Saul jg mengalami perubahan hidup 180° dr sblumnya. Bisa dianggap bhw nama pemberian dr Tuhan itu spt Firman Tuhan. 
Kalau org mengganti namanya sndri, blm tentu hidupnya berubah sesuai arti nama barunya, krna org itu tdk punya kuasa mengubah nasibnya sndri. Jd percuma ganti nama jika bkn kehendak Tuhan sbg dasarnya. Tdk semua org hidupnya sesuai dg arti namanya, bahkan bertolak belakang. Jd hidup tdk bergantung dr nama, nama hanyalah bagian dr jatidiri org yg memilikinya spya dia memiliki indentitas yg membedakannya dg org lain. Hidup kita bergantung pd bgmna kehadiran Tuhan dlm hidupnya, nyata atau tdk? Jgn percaya pd tradisi manusia 

Posted in Renungan | Comments Off on Diganti Namanya

Kekuatan Firman 

DI 03112017 
1 Tesalonika 1:5 NKJV 

For our gospel did not come to you in word only, but also in power, and in the Holy Spirit and in much assurance, as you know what kind of men we were among you for your sake. 

  • Karena Injil kita tidak datang padamu hanya dalam perkataan, tapi juga dalam kuasa, dan di dalam Roh Kudus, dan di dalam kepastian, sebagaimana kamu tahu bahwa seperti orang apa kami di antara kamu untuk kepentingan kamu. 

Memberitakan Injil tdk cukup hanya dg perkataan saja, tp jg hrs disertai kuasa, kehadiran Roh Kudus dan kepastian akan kebenaran isi Injil itu sndri. 
Ini hal yg mgkin luput dr pemikiran kita. Injil tdk hanya berdampak menyadarkan org ttg dosa, tp jg mengalami kuasa Tuhan dlm hidupnya. Ada kesembuhan, mujizat dinyatakan, mengalami kemuliaan Tuhan, dsbnya. Karena isi Injil adalah semua ttg keberadaan Tuhan, maka kuasa Tuhan pasti akan jg menyertai penginjilan. 
Penginjilan hrs disertai dg kehadiran Tuhan yg nyata. Bgmna bercerita ttg Tuhan tp Tuhan tdk bs dirasakan nyata oleh org yg mendengar ttg Injil? Bukti bhw Tuhan itu nyata akan membuat pengabaran Injil menjd sesuatu yg menggairahkan. Org yg mengabarkan Injilpun akan bertambah yakin bahwa menginjil itu bkn sesuatu yg sulit dan tdk menghasilkan. 
Kita menginjil dan Tuhanlah yg menyatakan kepastian bhw isi Injil itu benar, tak ada bagian yg salah dan diragukan kebenarannya. Asalkan menginjil bkn dg program manusia, bkn mengemasnya dg pemikiran manusia, pastilah penginjilan akan maju dg pesat pertumbuhannya. Andalkanlah Tuhan dan biarlah Tuhan yg membuktikan kebenaran Injil-Nya. Berdebat tak akan pernah menghasilkan pertobatan. Keaaksian hidup itulah salah satu bukti nyata pengaruh Injil dlm hidup seseorg, bukti yg tdk terbantahkan dan memotivasi org lain utk berubah. 
Jadilah penginjil yg bkn pintar berkhotbah saja, tp punya kesaksian hidup yg dahsyat akibat dr kuasa Firman dlm Injil. Hadirkan Tuhan dlm setiap kesempatan kita utk menginjil 

Posted in Renungan | Comments Off on Kekuatan Firman 

Dengan Mengucap Syukur

DI 02112017 
Kolose 4:2 KJV 

Continue in prayer, and watch in the same with thanksgiving; 

  • Berlanjutlah di dalam doa, dan berjagalah di dalamnya dengan mengucap syukur 

Doa itu elemen penting dlm hidup ini, apakah kita tahu bgmna kita hrs berdoa? 
Ayat ini mengajar kita utk berdoa berkelanjutan, artinya diteruskan setiap saat dan berlanjut. Spt kita menonton serial, di akhir selalu muncul tulisan ‘to be continue’, doa itu ternyata hrs berlanjut, dlm sebuah topik pergumulan, doa hrs trs bersambung hingga pergumulan itu selesai. Bahkan ketika pergumulan sdh selesai, doa hrs trs berlanjut, mgkin dg topik doa yg lainnya. Push until something happened. Berdoa sampai terjadi sesuatu oleh Tuhan. 
Selain itu, kita jg hrs berjaga-jaga di dlm doa, caranya dg mengucap syukur. Selain tentunya dg doa ‘peperangan rohani’, berjaga-jaga dlm doa dilakukan jg dg mengucap syukur. Ini bkn sekedar berterimakasih, tetapi menyadari bhw keadaan yg sdg dihadapi adalah bagian dr proses Tuhan, sdh ‘disetting’ Tuhan utk melatih kita dan spya kita menang atas godaan, cobaan dan ujian kehidupan. Jd bersyukur bkn krna kita menerima berkat, tetapi krna kita diberi Tuhan kesempatan utk mengalami kemuliaan Tuhan. Meskipun situasinya berat, pahit, tdk nyaman, kita sadar bhw itu demi kebaikan kita di masa depan. 
Berdoa, berjaga-jaga dan mengucap syukur, 3 hal ini hrs ada dlm kehidupan setiap hari, apapun yg sdg terjadi, tak ada alasan utk tdk berdoa, berjaga-jaga dan mengucap syukur. Hrs saling mengingatkan satu sama lain dlm hal berdoa, jgn justru mencari kesalahan org lain. Hrs tetap semangat dan jgn hilang pengharapan. Motivasi diri kita utk tetap mengasihi Tuhan, menjalani disiplin rohani setiap hari. Beri teladan yg baik bagi setiap org, Tuhan yg memberi kita kekuatan, damai sejahtera dan sukacita. 
Doa bknlah sebuah kebiasaan dan ritual, doa adalah kehidupan kita setiap hari. Bersyukurlah baik dlm keadaan suka maupun duka, tetap percaya 

Posted in Renungan | Comments Off on Dengan Mengucap Syukur

Menjadi Rohani

DI 01112017 
Mazmur 66:13 

  • Aku akan masuk ke dalam rumah-Mu dengan membawa korban-korban bakaran, aku akan membayar kepada-Mu nazarku, 

Melihat kehidupan raja Israel yg kedua yaitu raja Daud, mgkin kita berpikir Daud ini sbnarnya lebih suka jd raja atau ingin jd imam? Zaman skrg mgkin pertanyaannya menjd mau di sekuler atau rohaniwan? 
Pertanyaan spt itu sbnarnya keliru, krna spt kita hidup di dunia ini krna roh kita masih tinggal dlm tubuh jasmani kita. Begitu roh kita kembali pd Tuhan, tubuh jasmani kita mengalami kematian. Memisahkan sekuler dan kerohanian ibarat memisahkan tubuh dr roh. Mati. 
Profesi apapun kita, apakah itu dlm dunia sekuler (bisnis, pendidikan, kesehatan, kerja, dsbnya) bahkan seorg rohaniwanpun tetap membutuhkan kerohanian yg sehat dan terus bertumbuh menjd kesempurnaan. Profesi itulah ‘tubuh’, kerohanian itulah ‘roh’, jika keduanya dipisah, sesungguhnya hidup kita menuju pd ‘kematian’. 
Bbrpa org yg sukses dan sangat kaya sampai pd sebuah titik di mana mrka mempertanyakan utk apa semua yg mrka miliki? Mrka yg terbaring lemah krna sakit parah akan mengerti bhw ujung dr kehidupan di dunia adalah mempertanggung jwbkan hidup pd Tuhan, bknkah ini bagian dr kerohanian? 
Umur tdk bs kita tentukan sndri. Pertama pasti Tuhan yg tentukan, kedua, bergantung pd diri kita sndri, artinya menjaga kesehatan dan pola hidup sehat atau tdk, ketiga, krna perbuatan org lain atau bencana alam. Kalau hr ini kita msh sehat, bekerja, melayani Tuhan, bersekolah, dsbnya, jgn lupa utk membangun kerohanian kita. Jgn hidup kita menjd jenuh dan membosankan, kita butuh Tuhan dlm hidup kita. Sibuk itu ada baiknya, tp jgn sampai tdk ada wkt utk menguatkan kerohanian kita. Rekreasi itu baik tp roh kita jg perlu kesegaran, itu kita dptkan saat kita mengalami perjumpaan dg Tuhan. Seimbang antara rohani, jiwa dan jasmani, maka hidup kita menjd punya tujuan yg jelas dan memuliakan Tuhan. 
Jgn kita spt ‘mati selagi hidup’ 

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Rohani

Diberi Tuhan Terang 

DI 31102017 
Efesus 5:14 KJV 

Wherefore he saith, Awake thou that sleepest, and arise from the dead, and Christ shall give thee light. 

  • Oleh sebab itu Dia berkata: “Bangunlah kamu yang tidur, dan bangkit dari yang mati, dan Kristus akan memberimu cahaya.” 

Kita sering mendengar istilah ‘mati rohani’, sbnarnya apa yg dimaksud dg mati rohani itu? 
Seseorg mati disebabkan oleh kematian, berhentinya tubuh bernafas shga tubuh kehilangan oksigen/udara, shga jantung berhenti bekerja. Bgmna dg mati rohani? 
Manusia pertama yaitu Adam diciptakan dr debu tanah, setelah diberi nafas Tuhan, barulah manusia itu hidup. Jadi bs kita pahami bhw ‘mati rohani’ adalah keadaan manusia tanpa Tuhan di dlm hidupnya. Walaupun masih hidup di dunia, tetapi tdk ada Tuhan dlm hidupnya. Jgn terkejut bila masih bnyk org Kristen yg mati rohaninya. Apa penjelasannya? 
Org yg memiliki Tuhan dlm hidupnya masih bs kuatir dan takut, tapi tdk dikuasai oleh kekuatiran dan ketakutan. Kalau ada org Kristen yg bunuh diri krna putus asa, bs dipastikan rohaninya telah mati terlebih dahulu. 
Ayat ini berkata spya kita bangun dr tidur dan bangkit dr kematian lalu Tuhan memberi kita cahaya/terang-Nya. Berarti org yg tidur dan mati, dia ada dlm kegelapan, tdk bs melihat yg tdk terlihat. Periksa diri kita, apakah hidup kita ‘gelap’ atau tdk, artinya melihat kehadiran Tuhan dlm hidup kita atau tdk. Bisa saja kita rajin beribadah, berdoa bahkan melayani Tuhan, namun hidupnya gelap, semua dilakukan sekedar ritual dan kebiasaan. Hati-hati dg situasi ini. 
Tuhan memberi kita cahaya spya kita memiliki terang utk menerangi dunia ini, menolong org yg hidup dlm gelap spya dia keluar dr kegelapan itu. Mrka hrs bangun dr tidurnya, bangun dr kelelahan dan kelemahan, hrs bangkit dr yg mati, memiliki kembali Tuhan dlm hidupnya. Pertobatan hrs disertai dg penyerahan diri total pd Tuhan. Hidup dipimpin oleh Roh Kudus, mengalahkan kedagingan dlm diri kita. Selalu berjaga-jaga dlm doa 

Posted in Renungan | Comments Off on Diberi Tuhan Terang 

Ada Waktunya

DI 30102017 
2 Raja-raja 5:26 ILT 

  • Tetapi kata Elisa kepadanya, “Bukankah hatiku keluar ketika orang itu kembali dari keretanya menjumpaimu? Apakah waktunya untuk mengambil perak, dan mengambil pakaian, dan kebun zaitun, dan kebun anggur, dan kawanan domba, dan ternak, dan budak-budak, maupun hamba-hamba perempuan? 

Tdk selalu Nabi Elisa menolak pemberian dr org krna telah melakukan sesuatu hal, dr ayat ini jelas Elisa menanyakan pd Gehazi, apakah ini waktunya menerima pemberian? 
Mengapa kali ini Elisa menolak pemberian dr Naaman? Apa yg terjd pd Gehazi bs menjd jwbannya. Seandainya Elisa menerima pemberian itu, apa yg terjd pd Gehazi yaitu kusta Naaman pindah ke tubuhnya, maka mgkin saja Elisa mengalami kusta pd dirinya. Kan bs dikembalikan pemberiannya, mengapa malah jd mengalami kusta? Bkn soal pemberiannya tp soal ketdk taatan Gehazi pd Elisa, melawan perintah nabi Tuhan bs dianggap melawan Tuhan langsung. 
Bukankah tanpa kita sadari sering kita melawan Tuhan? Tuhan blg jgn tp tetap kita lakukan juga. Akibatnya kita bnyk mengalami hal-hal yg pd akhirnya berubah menjd problem besar dan rumit, kita mengambil keputusan yg salah mengikuti jln pikiran kita sbg manusia biasa. Kita berpikir pasti Tuhan mau kita idealis, krna itulah kita tdk mau minta pertimbangan dr Tuhan. Nekad bertindak tanpa persiapan dan strategi, malah akhirnya menjerat diri sndri dan menyusahkan org lain. 
Belajar taat pd Tuhan sesuai dg yg Dia inginkan. Jgn dimodifikasi yg mnrut kita itu bs jd lebih baik dr skrg. Prediksi dan perkiraan manusia bs meleset, bahkan tdk terbukti. Percayalah sepenuhnya pd apa kata Tuhan shga kita terhindar dr masalah di wkt ke dpnnya. Kalau Tuhan blg jgn, ya jgn dilakukan. Kakau Tuhan blg ambil, jgn kita menolaknya. Belajar utk mengikuti suara Tuhan, kita pasti aman dan terhindar dr kutuk. Jgn langgar kekudusan Tuhan, jgn berpikir bhw pd waktunya Tuhan akan menyetujui yg kita lakukan. Tuhan bkn manusia yg bs dipermainkan 

Posted in Renungan | Comments Off on Ada Waktunya

Meditasi di Dalam Firman 

DI 28102017 
Mazmur 1:2 KJV 

But his delight is in the law of the LORD; and in his law doth he meditate day and night. 

  • Tapi kesukaannya adalah di dalam Taurat Tuhan; dan di dalam Taurat-Nya melakukan meditasinya siang dan malam. 

Beda terjemahan bs mengakibatkan beda pemahaman yg didpt, beda jg penerapannya dlm kehidupan. Ayat ini jgn salah diterapkan. 
Aktivitas meditasi, biasanya kita teringat pd salah satu agama, pdhal sbnarnya aktivitas meditasi jg dilakukan oleh bangsa Israel. Kata meditasi dlm bhsa Ibraninya adalah ‘hagah’ yg artinya mendengung/berbisik dlm kesenangan atau kemarahan, dg maksud merenung, berbicara dg Tuhan. 
Letak kesalahan yg selama ini kita terapkan adalah ‘merenungkan Firman Tuhan’. Dlm ayat ini bkn Firman Tuhan yg direnungkan, tp merenungkan kehidupan, peristiwa yg kita alami, direnungkan di dlm Firman Tuhan.  Artinya diperbandingkan dg kebenaran Firman Tuhan, sesuai tdk dg yg Tuhan inginkan, salah atau benar reaksi kita, dsbnya. Jd tujuan ‘meditasi’ bkn cari pewahyuan, tp mengevaluasi diri sejauh mana hidup kita sesuai dg Firman Tuhan. Bkn bnyk mengerti isi Alkitab tujuannya, tp meningkatkan keserupaan kita dg Tuhan hari demi hari. 
Mulailah praktekkan ayat ini setiap hari, kita akan bnyk temui kesalahan, kelemahan, hal-hal yg masih blm sesuai dg keinginan Tuhan. Saat bermeditasi/merenung, berdoalah pd Tuhan dan berkomunikasilah dg Dia. Boleh disertai dg suara spt berbisik, berdoa dg suara, mengaduh pd Tuhan ttg hidup kita. Sampaikan keluh kesah, kekuatiran yg sdg kita hadapi, Tuhan menghargai kejujuran kita di hadapan Tuhan sbg sebuah wujud iman kita kepada Dia. Dlm bermeditasi, jgn diganggu org lain atau hal apapun. Hrs fokus dan benar-benar wkt yg kita berikan itu hanya utk Tuhan saja. Ini antara kita dg Tuhan. Bentuk keintiman kita dg Tuhan bkn saat bersama dg org lain menghadap Tuhan, tp saat kita sendirian dg Tuhan, mengutarakan isi hati dan mendengar Dia berbicara. Doa itu komunikasi 

Posted in Renungan | Comments Off on Meditasi di Dalam Firman