Nilai Sebuah Pertobatan 

DI 16102017 
Lukas 15:7 

  • Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.” 

Nilai sukacita sebuah pertobatan dinilai melebihi sukacita org yg hidup benar, sama-sama membuat Tuhan senang, tp seorg berdosa yg bertobat membuat Tuhan lebih senang lagi. 
Siapakah org benar itu? Doktrin umum yg berlaku adalah org berdosa yg bertobat, diampuni dan dibenarkan oleh Tuhan. Namun ayat ini menjelaskannya lebih detail: org benar tdk perlu pertobatan. 
Kalau tdk perlu pertobatan, berarti tdk berbuat dosa. Pada kenyataannya tiap org setiap harinya berjuang melawan godaan utk berbuat dosa, terkadang situasi yg berat menekan membuat seseorg tdk ada pilihan lain selain berbuat dosa utk menghindari sesuatu, terpaksa berbohong, terpaksa ambil jalan pintas yg salah, dsbnya. Jd sbnarnya setiap org masih butuh pertobatan, bgmna menghubungkan kedua pemahanan ini yg seakan-akan bertentangan satu sama lain? 
Pertobatan dibutuhkan saat telah terjd sebuah perbuatan dosa, diawali oleh kesadaran bhw yg dilakukan itu dosa, ada penyesalan dan niat utk meninggalkannya. Knp berbuat dosa? Krna tdk berbuat apa yg benar, tetapi berbuat apa yg salah. Jd selama kita berbuat apa yg benar, tdk diperlukan pertobatan. Status kita utuh sbg org benar, bedanya dg org yg dibenarkan Tuhan adalah pertobatan yg membw seseorg kembali pd jalan yg benar, tp ini baru ‘dibenarkan’, utk menjd ‘org benar’ hrs disertai tindakan nyata, yaitu tdk lg melakukan yg salah, tp yg benar. Jd keduanya tdk bertentangan sbnarnya. 
Pertobatan yg sungguh-sungguh membuat Tuhan bersukacita, namun Tuhan bs membedakan, mana pertobatan yg asli dan mana yg pura-pura. Org bs menyesal, tp blm tentu mau meninggalkan dosanya, pura-pura bertobat spya mendpt simpati dr org lain, tdk berasal dr hati, Tuhan tdk bs ditipu. Jgn pernah mempermainkan Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Nilai Sebuah Pertobatan 

Semua Butuh Tuhan 

DI 14102017 
Matius 19:14 

  • Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” 

Kisah Tuhan Yesus mendoakan dan memberkati anak-anak kecil ini menggambarkan bhw Yesus peduli pd anak-anak kecil pd zaman itu? Apa alasannya? 
Saya pribadi merasa sdkit bingung, ketika zaman Yesus hidup di dunia, bnyk sekali org-org yg kerasukan roh jahat, sakit, dsbnya, ini menunjukkan bhw pd zaman itu situasi kerohanian bangsa Israel sangatlah buruk, bila dibandingkan dg zaman di Perjanjian Lama, sdkit sekali keterangan yg kita baca ttg kisah org-org kerasukan roh jahat di berbagi wilayah. Ditambah dg keterangan bhw ada kurang lebih 400 tahun sblm Yesus lahir, Tuhan tdk berfirman apa-apa. 
Anak-anak kecil jg manusia, punya roh, jiwa dan tubuh, artinya sm spt org dewasa, rentan utk mengalami gangguan. Merekapun butuh Tuhan Yesus, butuh perlindungan, kasih, kesembuhan, mujizat, dsbnya. Rohani mrkapun jg butuh pertumbuhan, dr sejak dini mrka hrs dididik ttg Firman Tuhan. Jgn tunggu hingga mrka dewasa. 
Bimbinglah anak-anak utk mengenal Tuhan secepat mgkin, bkn hanya di Sekolah Minggu, tp dlm keluarga masing-masing, peran orgtua seharusnya lebih besar krna mrka selalu bersama anak-anaknya, bkn hanya mengajar pelajaran sekolah, tp pelajaran ttg kerohanian jg hrs diajarkan. Para orgtua hrs memiliki pemahaman ttg Firman Tuhan yg benar, spya bs mengajarkan hal yg benar pd anak-anaknya. Jgn biarkan anak-anak bljar dr lingkungannya yg buruk, krna mrka jg akan menjd buruk jg karakternya. 
Tuhan mengasihi anak-anak kecil, Dia ingin mrka diberkati, dilindungi, diselamatkan dg sempurna. Libatkan Tuhan dlm keluarga kita, maka anak-anak kita akan memiliki pengalaman pribadi dg Tuhan, bljar utk taat pd Firman Tuhan, belajar dengar suara Tuhan, bljar mencintai Firman Tuhan. Para orgtua hrs jd teladan bagi mrka, hrs mengajar dan punya kesaksian 

Posted in Renungan | Comments Off on Semua Butuh Tuhan 

Pusar Kehidupan

DI 13102017 
Amsal 3:7-8 KJV 

Be not wise in thine own eyes: fear the LORD, and depart from evil.

It shall be health to thy navel, and marrow to thy bones. 
Jangan menjadi bijak dalam pandanganmu sendiri: takutlah akan Tuhan dan pisahkanlah dirimu dari kejahatan. 

  • Itu akan menjadi kesehatan pada pusarmu, dan sumsum pada tulang-tulangmu. 

Letak pusar itu tepat di tengah-tengah tubuh, walaupun mgkin tdk terlalu berfungsi nyata, ternyata pusar di tubuh kita bermanfaat dlm bbrpa hal. 
Pusar menjd saluran masuknya zat mknan dr tubuh ibu yg sdg mengandung ke tubuh janin atau bayi selama dlm kandungan ibunya. Setelah dilahirkan barulah tali pusar yg ada diputuskan, bayi mulai makan dr mulutnya langsung. 
Ini gambaran ttg bgmna kita menerima yg dr Tuhan shga bs sampai pd kita, itulah iman, yg dr alam roh menjd kenyataan. Takut akan Tuhan membuat kita tdk punya halangan utk menerima apa yg Tuhan berikan. Mengalami janji Tuhan. 
Pusar jg berperan dlm pengaturan energi panas dan dingin dlm tubuh manusia. Pusar perlu dilindungi agar tdk masuk angin, lelah dan kembung. 
Ini gambaran ttg kerohanian setiap kita, jgn sampai rohani kita menjd ‘sakit’, misalnya kecewa pd Tuhan, kepahitan, dicemari oleh dosa, dsbnya. Takut akan Tuhan membuat rohani kita sehat, tdk mudah dikalahkan oleh godaan iblis dan kedagingan. Tdk mudah disakiti oleh pihak lain, bs menerima ketetapan Tuhan dg sukacita di dlm hati. 
Pusar kita hrs sehat, rohani kitapun jg hrs sehat. Ibadah kita pd Tuhan ternyata berpengaruh pd kesehatan tubuh kita. Takut akan Tuhan nyata lewat sikap kita menjauhi kejahatan, jauhilah semua yg jahat, termasuk segala sesuatu yg bs merusak tubuh kita. Menjaga kesehatan itupun bagian dr ibadah kita pd Tuhan, dg tubuh yg sehat kita leluasa melayani Tuhan. Kalau sakit-sakitan, apa yg bs kita perbuat dan layani? Kesehatan itu penting dan hrs mendpt perhatian khusus, krna kesehatan jg adalah salah satu wujud berkat Tuhan yg Dia sediakan bagi kita 

Posted in Renungan | Comments Off on Pusar Kehidupan

Bersandar dan Percaya

DI 12102017 
Amsal 3:5 

  • Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 

Sesuatu yg disandarkan bertujuan agar tdk jatuh dan bs terletak dg baik. Bersandar itu bs jg diartikan ‘menjatuhkan diri’ di atas atau pd sesuatu yg dijadikan tempat sandaran. 
Manusia bs salah dan gagal mengerti akan bnyk hal. Misalnya perceraian terjd krna salah satu pihak atau keduanya gagal memahami karakter dan sifat pasangan hidupnya. Timbul ketdk cocokan yg berkembang menjd konflik hingga berujung pd niat utk bercerai. Sesuatu yg dahulu dianggap benar di kemudian hari bs berubah menjd salah, atau sebaliknya. Inilah bukti keterbatasan cara manusia mengerti akan sesuatu. 
Terlalu percaya diri bs membuat seseorg justru menjd bodoh, tdk mau mendengar saran dan nasehat dr org lain, krna merasa diri pny bnyk pengalaman dan lebih ‘senior’ dr yg lain. Pengalaman tdklah selalu membuat kita lebih bijak dan waspada, sebaliknya justru kita merasa yg kita yakini itu benar, pasti sama spt yg pernah terjd, atau kita merasa sanggup utk mengendalikan situasi. Nsmun hasilnya seringkali adalah penyesalan dan membodohi diri sndri. 
Percayalah pd Tuhan dg segenap hatimu, termasuk dlm hal bgmna kita mengatasi masalah yg sdg terjd. Mau pakai cara Tuhan atau cara kita? Mau ikut waktunya Tuhan atau perhitungan wkt kita? Mau trs diajari Tuhan atau mengikuti jln pikiran kita sndri? Rasional bkn berarti menolak yg supranatural dr Tuhan. Utk sesuatu yg mustahil kita butuh mujizat dan terobosan dr Tuhan. Ada hal-hal yg di luar batas kemampuan kita dan hanya Tuhan saja yg sanggup melakukannya. Percayakan pd Tuhan, ikuti petunjuk-Nya, setia dan tekun melakukan bagian yg hrs kita lakukan, sabar dan jgn putus asa, ingat pasti Tuhan penuhi janji-Nya pd kita. 
Tak ada yg menandingi Tuhan dlm hal apapun jg, knp kita masih ragu utk percaya? Alami pengalaman bersama Tuhan, iman kita akan bertumbuh dan menjd kuat, menjd lebih bijak.

Posted in Renungan | Comments Off on Bersandar dan Percaya

Tidak Pelit

DI 11102017 
Amsal 11:25 KJV 

The liberal soul shall be made fat: and he that watereth shall be watered also himself. 

  • Jiwa yang murah hati akan dibuat subur/makmur; dan orang yang mengairi sampai penuh, dirinya juga diairi sampai penuh. 

Dlm hal memberi memang bs diwujudkan dlm beragam jenis pemberian, ayat ini mengajar kita ada 2 sisi pemberian yg perlu kita perhatikan. 
Pertama, pemberian kita jangan sedikit. Org yg murah hati pasti rela melepas miliknya utk menjd milik bersama dan tdk hitung-hitungan untung atau rugi. Ini bkn berarti hanya sisi jumlah pemberiannya, tp seberapa dr yg kita punya, jgn beri hanya sedikit, tp banyak krna sesungguhnya Tuhan telah menyediakan berlimpah utk kita terlebih dahulu. 
Murah hati itu mudah memberkati, mudah tergerak oleh belas kasihan, tdk egois dan rakus, mudah mengikuti suara Tuhan ketika Tuhan ingin kita memberi. Intinya tdk menahan berkat Tuhan yg Dia salurkan melalui kita utk diberikan pd org lain. 
Kedua, kualitas pemberiannya. Diumpamakan spt mengairi sebuah ladang sesuai kebutuhan airnya, mengisi gelas sampai penuh utk diberikan pd org yg haus. Sampai org itu puas dan terpenuhi kebutuhannya. Jadi saaaran di sini adalah kepuasannya, bkn jumlah atau jenis pemberiannya. Bs saja yg diberi itu sesuatu yg sederhana, tp kualitasnya bagus dan sesuai dg yg dibutuhkan. Kalau bahasa sehari-harinya adalah ‘memang pas’ spt yg diinginkan. 
Jumlah dan kualitas, keduanya saling menunjang dlm pemberian seseorg. Tdk boleh pelit dan egois, tdk boleh menahan berkat yg seharusnya diberikan pd seseorg/kelompok tertentu. Yang kita punya itu berasal dr Tuhan, kita hanya perpanjangan tangan Tuhan saja, Dialah sumbernya. Jgn mencuri apa yg menjd bagian org lain yg hrs kita salurkan. Kalau kita dipakai Tuhan utk memberkati dan menyalurkan pertolongan Tuhan, kita hrs sungguh-sungguh bertanggung jwb melakukannya. Makin kita bs dipercaya Tuhan, makin bnyk yg Tuhan salurkan melalui kita bagi org yg membutuhkannya.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Pelit

Tuhan Semesta Alam

DI 10102017 
Yesaya 28:29 KJV 

This also cometh forth from the LORD of hosts, which is wonderful in counsel, and excellent in working. 

  • Ini juga berasal dari TUHAN Semesta Alam, yang ajaib dalam nasehat, dan baik sekali dalam pekerjaan 

TUHAN Semesta Alam dlm bhsa Ibraninya adalah YHWH Zebaoth, kata zebaoth berarti tentara, gelar Tuhan ini menggambarkan Tuhan yg berkuasa atas langit dan bumi, dan atas segala kekuatan duniawi yg ada. Tuhan digambarkan sbg Penyelamat dan Pelindung bagi umat-Nya. 
Dari ayat yg kita baca, TUHAN Semesta Alam dilihat dr 2 ciri yaitu ajaib dlm nasehat, dan sangat baik dalam pekerjaan. Salah satu yg Tuhan berikan pd kita adalah nasehat, dlm bhsa modernnya adalah konseling atau konsultasi. Ajaib dlm nasehat krna Tuhan tdk memerlukan nasehat dr siapapun, nasehat yg Dia berikan itu pasti tepat, tdk menjerumuskan, didasari oleh hikmat-Nya yg dpt mengetahui apa yg blm terjd skrg. Jd Tuhan bkn saja memberi nasehat utk kebaikan jangka pendek, tp utk kebaikan jangka panjang. Oleh karenanya adalah bodoh utk menyembunyikan rencana dan keadaan kita dr Tuhan, kita akan kehilangan bnyk hal yg ajaib di depan kita. 
Dia jg sangat baik dlm pekerjaan, artinya yg Dia lakukan selalu tuntas atau selesai dg baik dan tepat waktu, tdk ada kegagalan dlm semua yg Dia buat, tak ada satupun yg dpt menghentikan Dia ketika melakukan sesuatu. Rencana-Nya sangat sempurna, cara dan jalan-Nya melampaui kemampuan manusia yg terhebat sekalipun. Org yg tekun bergaul dg Tuhan akan sering melihat bgmna Dia bekerja melakukan sesuatu, kita bs belajar lgsg dr Pakar segala pakar, shga ketika kita menghadapi sebuah situasi, kita bs mempraktekkan cara yg Tuhan pakai utk menyelesaikan sebuah masalah. 
Tuhan ingin kita serupa dg Dia, bkn hanya dlm hal karakter, tp jg dlm hikmat, kuasa, dan reaksi atas sesuatu yg terjd. Tuhan tdk ingin kita hanya jd org yg biasa-biasa saja, Dia ingin kita menjd org yg luar biasa spt Dia 

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Semesta Alam

Berkat Akibat Ketaatan 

DI 09102017 
Kejadian 22:18 NKJV 

In your seed all the nations of the earth shall be blessed, because you have obeyed My voice.” 

  • Di dalam benih (keturunan)mu seluruh bangsa di bumi ini akan diberkati, karena kamu telah mematuhi suara-Ku. 

Membaca ayat ini membuat saya mengerti mengapa bangsa-bangsa bkn Israel jg diberkati, bahkan bangsa-bangsa yg sebagian besar penduduknya bkn Kristen, ayat ini berkata akan jg diberkati Tuhan krna ketaatan Abraham. 
Keturunan Abraham scra jasmani adalah bangsa Israel yg garis keturunannya adalah dr Abraham-Ishak-Yakub, Ismael dan Esau bkn termasuk dlm keturunan Abraham yg pny ikatan perjanjian dg Tuhan. 
Kalau ayat ini diperjelas, kalimatnya menjd demikian: di dalam Israel, seluruh bangsa di bumi akan diberkati. Ambillah contoh produk-produk teknologi yg dipakai seluruh dunia, penemuan ilmu pengetahuan, bnyk yg dihasilkan oleh org-org Israel dan keturunannya yg tersebar di seluruh dunia. Walaupun scra ideologi dan politik bertentangan dg Israel, hampir semua negara menggunakan produk hasil penemuan org Israel, spt sosial media di smartphone misalnya, dipakai dan membw dampak pd pemakainya. 
Berkat jg merupakan akibat dr sebuah ketaatan pd suara Tuhan. Bkn hanya bagi org itu saja, tp jg bagi keturunan selanjutnya. Apalg kalau kita ingin menjd berkat bagi bnyk org, mustahil bs diwujudkan kalau tdk taat pd Tuhan. Ketaatan pd Tuhan adalah bagian dr kasih kita kpd Tuhan, mengasihi Tuhan saja masih sulit apalg mewujudkannya dg mengasihi sesama. 
Krna Hawa dan Adam tdk taat pd perintah Tuhan, semua manusia mengalami bnyk penderitaan, para wanita akhirnya akan sakit bersalin saar ingin melahirkan, para pria hrs bekerja ekstra keras utk tanah yg dikelolanya memberikan hasil yg baik. Akibat tdk taat, berkat Tuhan akhirnya tdk utuh lg atas hidup manusia. Tubuh akhirnya mengalami kematian dan sakit penyakit, kesehatan jiwa menjd terganggu, timbul dendam, niat jahat, dsbnya. 
Taatlah maka diberkati.

Posted in Renungan | Comments Off on Berkat Akibat Ketaatan 

Akibat Tidak Taat

DI 07102017 
Yeremia 12:17 KJV 

But if they will not obey, I will utterly pluck up and destroy that nation, saith the LORD. 

  • Tetapi jika mereka akan tidak mematuhi, Aku akan mengumpulkanmu dan menghancurkan bangsa itu, kata Tuhan. 

Teori bhw manusia memiliki kehendak bebas atau ‘free will’ sbnarnya tdk tepat. Kalau bebas mestinya tak ada pihak yg boleh melarangnya apalg memberi hukuman, pd kenyataannya jika tdk taat pd Tuhan akan ada hukuman yg diberikan, artinya hrs taat, jika tdk taat, Tuhan akan menghukumnya. 
Tdk mau taat pd Tuhan tentunya bnyk alasannya, di mata Tuhan, tdk mau taat dianggap sebuah penghinaan. Menganggap Tuhan itu setara dg kita, sama pintarnya dg kita. Ketdk percayaan pd Tuhan menjd sebuah penurunan derajat-Nya sbg Tuhan. Menganggap Tuhan itu bisa ‘diatur’ dan kompromi dg kita. 
Makin dekat hubungan kita dg Tuhan, makin Tuhan menyatakan pribadi-Nya yg sbnarnya. Bnyk org tdk siap dg hal ini shga saat Tuhan menyatakan sesuatu disertai sebuah tindakan, mrka kaget dan ketakutan. Spt dlm ayat ini, menghancurkan suatu bangsa itu sangat menakutkan krna bkn saja akan ada kematian, tp jg kepunahan. Murka Tuhan sangat besar shga Dia berkata demikian. Dia tdk menyembunyikannya dan berkata trs terang spya ada pertobatan. 
Taatlah pd Tuhan tanpa bantahan apapun, lakukan sesuai yg Dia perintahkan krna hal itu demi utk kebaikan diri kita. Dia tdk ‘egois’ ketika menghendaki kita utk taat, Dia ingin hidup kita baik, diberkati, terlindungi, spya kita selalu ingat bhw ada Tuhan dlm kehidupan kita. Jgn melupakan Tuhan dlm situasi apapun, belajar utk ingat dan memahami perintah-Nya. Lakukan sebaik mgkin dan Dia pasti memberi kita kesanggupan utk itu. Inilah salah satu wujud dr kasih Tuhan pd kita. Semua Dia lakukan krna kasih-Nya pd kita, bahkan ketika Dia murkapun, tetap kasih-Nya itu dinyatakan dg memberi arahan bgmna luput dr murka-Nya yg menyala-nyala. Tuhan memang tdk akan pernah bs kita pahami seluruhnya 

Posted in Renungan | Comments Off on Akibat Tidak Taat

Bodoh Karena Harta

DI 06102017 
Yeremia 17:11 KJV 

As the partridge sitteth on eggs, and hatcheth them not; so he that getteth riches, and not by right, shall leave them in the midst of his days, and at his end shall be a fool. 

  • Sebagaimana ayam hutan duduk di atas telur-telur, dan tidak menetaskan mereka; demikianlah orang yang memperoleh kekayaan, dan tidak melalui yang benar, akan meninggalkan mereka di pertengahan hari-harinya, dan pada akhirnya akan menjadi seorang yang bodoh. 

Menjd kaya itu bkn sesuatu kedagingan atau yg sifatnya duniawi, bahkan Tuhan ingin kita hidup dlm kelimpahan/kaya. Yg perlu diperhatikan adalah cara apa yg diambil seseorg utk mendapatkan kekayaan, cara yg benar atau salah. 
Digambarkan spt ayam hutan yg mengerami telurnya tp tdk sampai menetas. Tujuan telur dierami adalah spya telur menerima panas dr suhu tubuh induknya dlm jangka wkt tertentu hingga tiba wktnya utk menetas. Dierami tp tdk sampai menetas, ini hal yg sia-sia. Telur yg tdk menetas pd akhirnya akan membusuk, tdk bs dikonsumsi ataupun menetas menjd anak ayam. 
Menjd kaya dg cara yg salah, istilah umumnya cara yg haram, kekayaan yg didpt menjd sia-sia. Ayat ini mengatakan 2 hal yg terjd yaitu mrka akan meninggalkan kekayaannya di pertengahan umur mrka, istilahnya mati muda, bila tdk mati muda, org itu akan menjd bodoh. Mati muda bs krna pola hidup yg salah, harta tdk digunakan utk menunjang kesehatan, tp justru efeknya merusak kesehatan krna bisa beli ini itu tanpa perlu bnyk pertimbangan. Kalau tdk pny uang, mau beli sesuatu pasti dipertimbangkan dahulu. Pola hidup berfoya-foya, memuaskan hawa nafsu, justru bs membuat seseorg merusak hidupnya sndri dan keluarganya. 
Tamak dan serakah justru bs membuat org itu menjd bodoh. Semua diukur dg uang, blm tentu kebutuhan org lain adalah uang, ingin menolong dg cara pokoknya kasih uang saja sdh cukup. Bgmna jika yg ingin ditolong itu org yg kaya jg? Selain uang, nasehat dan semua bentuk perhatian, hrs diberikan 

Posted in Renungan | Comments Off on Bodoh Karena Harta

Tuhan Yang Menguji

DI 05102017 
Yeremia 17:10 KJV 

I the LORD search the heart, I try the reins, even to give every man according to his ways, and according to the fruit of his doings. 

  • Akulah Tuhan yang menyelidiki hati, Aku yang mencoba tali kekang, bahkan untuk memberi setiap orang menurut jalan-jalannya, dan sesuai dengan buah dari perbuatan-perbuatannya. 

Penyelidikan bertujuan utk menemukan sebuah fakta yg benar dan sesungguhnya mengenai sesuatu, lalu apa tujuan Tuhan menyelidiki hati kita, pdhal Dia tahu semuanya tanpa hrs menyelidiki. 
Apa yg Tuhan cari dr hati kita? Apa yg ingin Dia temukan di dlmnya? Ini ada hubungannya dg ‘tabur tuai’ dan ‘balasan’ dr Tuhan. 
Org yg hatinya gelisah dan takut bs terdeteksi dr fisik luarnya, mgkin keringat dingin, menutup mata dan telinga, badannya gemetar, dsbnya. Dari perbuatan kita maka itulah cermin ttg hati kita. Hati yg tulus tdk akan merugikan org lain, hati yg terluka terlihat dr cara menyebut nama org yg telah melukai hatinya, dg nada geram dan ekspresi wajah bengis dan menyeramkan misalnya. Mau mengetahui isi hati seseorg, lihatlah perbuatan dan dengarkan perkataan yg dia katakan. 
Tuhan membalas sesuai dg jalan yg dipilih org itu, sederhananya adalah membalas sesuai dg cara hidup tiap org, Cara yg tiap org pilih utk menjalani kehidupannya berbeda-beda, ada yg berhati-hati atau ceroboh, ada yg teliti dan ada jg yg masa bodoh. Jalan akan membw kita pd tujuan yg ingin kita capai, cara hidup tiap org akan membw org itu ke arah surga atau neraka. Bnyk org sekedar menjalani hidup ini bgtu saja, bahkan ada yg percaya bhw surga dan neraka itu tdk ada. Org itu menjd tuhan atas dirinya sndri. Miliki cara hidup yg sesuai Firman Tuhan, maka Tuhan membalasnya dg hal yg baik. 
Selain itu Tuhan akan balas sesuai dg buah dr perbuatan tiap org. Buah itu hasil, jd dr cara hidupnya dan hasilnya spt apa, itu yg akan dinilai Tuhan. Hasil perbuatannya baik bagi dirinya maupun pengaruhnya terhadap org bnyk 

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Yang Menguji