Ada Waktunya Kehilangan

DI 13082016 
Pengkhotbah 3:6 KJV 

A time to get, and a time to lose; a time to keep, and a time to cast away; 

  • Waktu untuk mendapat, dan waktu untuk kehilangan; waktu untuk menyimpan, dan waktu untuk membuang 

Pastinya setiap org tdk ingin mengalami kerugian, khususnya dlm dunia bisnis, semua diatur spya dpt untung, tdk boleh rugi. Rugi berarti hilang keuntungan. 
Ada waktunya untuk kehilangan, tentu ini sebuah kondisi yg tdk menyenangkan. Seseorg yg hrs diamputasi bagian tubuhnya tentu merasa sedih dan sulit menerima kenyataan menjd org cacat fisik. Tp jika tdk diamputasi, kemungkinan bagian tubuh lain ikut terserang penyakit. Terkadang kita hrs rugi dlm berbisnis demi tetap menjaga nama baik dan tingkat kepercayaan konsumen. Kadang kita hrs rela hak kita diberikan utk org lain demi kepentingan bersama yg lebih penting. 
Saat kita kehilangan sesuatu, itulah sebuah pengorbanan. Tentu berbeda jika kehilangan itu krna kesalahan yg kita lakukan sndri. Tapi jika Tuhan izinkan kita kehilangan sesuatu, Dia akan berikan gantinya saat proses yg kita jalani telah selesai. Spt Ayub yg kehilangan semuanya, tp saat prosesnya selesai, Tuhan berikan ganti 2x lipat dr sblumnya. 
Bertobatlah jika kita kehilangan akibat kesalahan kita sndri. Judi membuat sebuah keluarga kehilangan bnyk uang, bertobat dr bermain judi, maka pemulihan keuangan akan Tuhan berikan. Menunda pertobatan sama saja dg memberi iblis lebih bnyk wkt utk merusak hidup kita. Menunda pertobatan sama artinya dg menolak pemulihan dr Tuhan. Bertobatlah maka kebahagiaan itu akan lebih cepat dtg, segera perbaiki kesalahan yg ada dan jgn buka celah utk iblis lebih bnyk mengambil hal-hal baik dr hidup kita. Org-org di sekitar kita rindu melihat kita dipulihkan dan menikmati hidup dlm kebahagiaan di dlm Tuhan. 
Miliki hati yg bersyukur meskipun kita hrs kehilangan sesuatu, ini bs merupakan sebuah didikan Tuhan utk membentuk karakter kita, jalani dg kerelaan hati, sabar 

Posted in Renungan | Comments Off on Ada Waktunya Kehilangan

Bentuk Perlindungan Tuhan 

DI 12082016 
Zakharia 2:5 NKJV 

For I,’ says the Lord, ‘will be a wall of fire all around her, and I will be the glory in her midst.’ ” 

  • Karena Aku, kata Tuhan, akan menjadi sebuah tembok api di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di tengah-tengahnya. 

Firman Tuhan mengenai Yerusalem melalui nabi Zakharia ini menunjukkan salah satu bentuk perlindungan Tuhan terhadap umat-Nya yaitu spt tembok api yg mengelilingi kota Yerusalem. 
Tembok bagi sebuah kota pd zaman itu berfungsi sbg pertahanan terhadap serangan musuh, dibangun dg ketebalan tertentu utk melindungi kota yg ada di dlmnya. Tuhan adalah tembok api bagi Yerusalem, artinya Tuhanlah yg melindunginya, kitapun jg dilindungi Tuhan krna kita adalah umat tebusan-Nya. Ada ‘pagar api’ Tuhan yg mengelilingi kita. 
Dlm berbagai penglihatan mengenai perlindungan Tuhan atas diri seseorg, ada yg berupa awan yg mengelilingi tubuh, ada jg berupa ‘kotak kaca’ yg menutupi tuhuh seseorg. Inilah sebabnya mengapa sihir, mantera, santet, hipnotis, tdk bs mengenai diri org yg dilindungi Tuhan. Semuanya hrs berhadapan dg Tuhan dahulu, tentu saja semua kuasa tunduk di bawah kuasa Tuhan Yesus. Tp kalau kita ‘keluar’ dr perlindungan Tuhan, kita tdk lg dlm perlindungan, iblis bs menyentuh kita. 
Selain dilindungi tembok api, Tuhan jg menjd kemuliaan di dlm kota Yerusalem, artinya kemuliaan Tuhan tampak nyata dlm hidup umat-Nya. Derajat hidup kita dijadikan mulia, ada hal-hal baik yg kita hasilkan, ada bnyk kesaksian pengalaman bersama Tuhan, dan masih bnyk lg. Dilindungi dan dibuat mulia oleh Tuhan, ini bukti kasih Tuhan bagi setiap kita. 
Jgn takut dlm menghadapi apapun, krna Tuhan ada di dlm hidup kita, walau mgkin mata kita tdk bs melihatnya, namun percayalah tembok api Tuhan itu ada melindungi kita, ada kemuliaan Tuhan yg terlihat nyata lewat hidup kita. Semua kita bs hadapi bersama Yesus, tetaplah kuat dan berdiri teguh, jgn biarkan iman kita runtuh oleh tekanan yg ada

Posted in Renungan | Comments Off on Bentuk Perlindungan Tuhan 

Tidak Berat

DI 11082016 
1 Yohanes 5:3 

  • … Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, 

Ketika kita diperintah Tuhan utk melakukan sesuatu, apakah itu sesuatu yg tdk masuk akal, bertentangan dg logika bahkan sesuatu yg tdk biasa, mampukah kita taat melakukannya? 
Ayat ini berkata bhw perintah Tuhan itu tdklah berat, apa artinya? Apa yg membuat kita berpikir bhw perintah Tuhan itu berat? Yang sering terjadi adalah kita ragu apakah ada hasil yg sesuai dg harapan kita sbg akibat taat melakukan perintah-Nya. Kita menimbang-nimbang kalau dipikir-pikir apa benar ini dr Tuhan? Apakah ini akan berhasil? Apakah ini mungkin? Mengapa saya yg disuruh Tuhan? Mengapa cara-Nya begitu? Semakin bnyk berdebat dg pikiran dan hati, makin berat hati kita utk taat melakukan perintah-Nya. 
Bagian kita ya taat saja, bagian Tuhan adalah menyatakan kuasa-Nya membuat apa yg kita lakukan atas dasar ketaatan pasti membuahkan hasil yg luar biasa. Bkn kita yg bertanggung jwb mewujudkan apa yg Dia firmankan, tp Tuhanlah sndri yg pasti mewujudkannya. Kalau disuruh Tuhan mendoakan org sakit, jgn ragu utk segera melakukannya. Kalau disuruh Tuhan merintis bisnis baru, jgn ragu krna Tuhan tdk pernah salah memberi perintah apapun utk kita lakukan. Kita tdk sendirian, Dia menolong bahkan memakai org-org di sekitar kita utk membantu kita melakukannya. Jgn kerjakan sndrian sesuatu yg seharusnya dikerjakan bersama-sama, inilah yg sering membuat kita merasa bhw sesuatu itu terasa berat, mustahil dan apakah benar dr Tuhan. 
Tuhan tdk membebani seseorg ketika memerintahkan berbuat sesuatu, Dia sedang melatih dan menyempurnakan setiap org, memang kadang membuat kita ‘hopeless’ atau berpikir ‘mana mungkin?’ serta komentar-komentar ‘miring’ dr org-org di sekitar kita membuat iman kita goyah shga sesuatu yg tadinya kita anggap mudah malah kemudian menjd sulit. Jgn dengarkan omongan yg hanya membunuh iman kita. Bekerja samalah sbg ‘satu team’ dg Tuhan, jgn bergerak sndrian, jgn ragu

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Berat

Tidak Cukup Menjadi Baik

DI 10082016 
Matius 5:16 KJV 

Let your light so shine before men, that they may see your good works, and glorify your Father which is in heaven. 

  • Biarlah terangmu begitu bercahaya di hadapan orang-orang, supaya mereka boleh melihat pekerjaan-pekerjaanmu yang baik, dan memuliakan Bapamu yang ada di dalam surga. 

Menjd Kristen juga punya tanggung jwb utk tetap nama Tuhan Yesus dimuliakan, setiap saat orang menyorot apapun yg kita perbuat, kita katakan dan kita sikapi. Sedikit saja celah atau kesalahan ditemukan, bkn saja nama baik kita dijelekkan, tp nama Tuhan Yesus ikut diejek. 
Dlm hal berbuat baik, kita jg hrs ‘memancarkan terang hidup’ kita, apa itu? Tentu saja kita hrs mempunyai kesaksian hidup yg baik sbg seorg pengikut Kristus, artinya org lain dpt melihat Kristus ada di dlm kita, nyata lewat perkataan yg kita ucapkan, terlihat dr cara hidup kita yg berdasarkan pd kebenaran Firman Tuhan, serta sikap kita terhadap situasi yg terjd di sekitar kita. Terang pasti membuat sesuatu itu jd terlihat, dan terang yg kita miliki akan membuat org lain melihat perbuatan baik kita. 
Tdk semua org bs menerima perbuatan baik org lain, apalg yg berbeda agamanya, bs dicurigai punya maksud terselubung. Kita pasti pernah mendengar atau mgkin mengalami sndri saat pihak tertentu menolak kebaikan ataupun pemberian kita krna mrka melihat bhw kita Kristen. Dituduh punya maksud ‘meng-kristenkan’ org lain, pdhal niat kita tulus. Mgkin ada org Kristen lain yg pernah melakukan cara spt itu utk penginjilan, shga org lain merasa selalu curiga bila menerima bantuan dr org Kristen. 
Kesaksian hidup kita yg baik, itulah pembelaan yg bs kita tunjukkan pd org yg meragukan ketulusan saat kita menunjukkan perbuatan baik. Fitnah hanya bs dipatahkan lewat realita yg sbnarnya, kalau hidup kita tdk mencerminkan Kristus, bgmna org lain bs melihat dan menikmati kebaikan yg kita lakukan? Tuhan pasti membela org benar, krna itu hiduplah scra benar

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Cukup Menjadi Baik

Pesan Tuhan 

​Syalom, 

  • Malam ini (Selasa 9-8-2016), Tuhan bicara tentang sesuatu yang lebih tajam tentang akhir zaman, dan sesungguhnya ini sangat menegur saya dan jadi ‘warning’ untuk lebih waspada lagi menyikapi akhir zaman. 

Hal yang paling menakutkan bukanlah Antikris dan masa kesusahan, bukanlah apakah nanti kita dipasang chip atau tidak, warning ini justru terletak di bagian akhir dari segala penglihatan pewahyuan akhir zaman. 
Baca dengan seksama 2 ayat ini : 
Revelation 22:18-19 (KJV) 
18 For I testify unto every man that heareth the words of the prophecy of this book, If any man shall add unto these things, God shall add unto him the plagues that are written in this book: 
19 And if any man shall take away from the words of the book of this prophecy, God shall take away his part out of the book of life, and out of the holy city, and from the things which are written in this book. 
Terjemahannya begini: 
Wahyu 22:18-19 KJV 
Karena aku bersaksi pada setiap orang bahwa setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuatan kitab ini, jika siapa saja akan menambahkan pada hal-hal ini, Tuhan akan menambahkan kepadanya bencana-bencana yang tertulis di kitab ini. 
Dan jika siapapun akan menyingkirkan perkataan-perkataan kitab nubuatan ini, Tuhan akan mengambil bagiannya keluar dari Kitab Kehidupan dan keluar dari kota kudus, dan hal-hal yang tertulis di dalam kitab ini. 

Sikap seseorang tentang pewahyuan Tuhan tentang akhir zaman melalui rasul Yohanes ini ternyata menentukan akan ada di posisi mana nantinya dia di akhir zaman serta akhir dari segala sesuatunya. 
Pertama, kalau orang yang menambahkan apapun pada hal-hal yang telah tertulis di dalam kitab Wahyu, dia akan masuk dalam masa kesusahan besar. 
Apa pengertian ‘menambahkan’? 
Sesuatu yang ditambah akan menjadi ‘lebih’. 
Sebenarnya, kalau kita ingin mengalami pengangkatan/rapture, mana yang jadi fokus kita : bersiap diri atau sibuk mengamati pergerakan Antikris? Banyak orang terlalu sibuk mengamati Antikris hingga lupa untuk mempersiapkan dirinya supaya termasuk kelompok yang mengalami rapture. Terlalu sibuk mengamati Antikris malah ‘kebablasan’, mulai ragu akan Tuhan dan berbalik menyembah Antikris. 
Antikris juga tahu kitab Wahyu, dan dia berusaha untuk menambahkan informasi yang tidak akurat, memprediksi kiamat, serta menambah sesuatu yang tidak tertulis dalam kitab Wahyu. 
Mulai tampak efek dari prediksi rapture yang sengaja Antikris munculkan, beberapa kalangan mulai ‘ogah’ diajak bicara tentang akhir zaman, dianggap cuma dongeng dan berita bohong. Mulai menjauh dari Tuhan. 
Kita harus hati-hati akan hal ini, tidak boleh menambahkan apapun, juga dalam hal membuat orang lain tambah malas memperhatikan nubuatan akhir zaman dalam kitab Wahyu, bagaimana mereka bisa tekun kalau tidak ada yang membimbing? Kalau kita sendiri tidak tekun minta Tuhan memberi pengertian yang benar dan juga mengikuti perkembangan zaman, bagaimana bisa membimbing orang lain untuk mengerti kitab Wahyu? 
Kedua, menyingkirkan perkataan kitab nubuatan. 
Ini bagian paling mengerikan, karena sanksinya adalah namanya ‘keluar’ dari daftar kitab kehidupan, bagiannya dari kitab kehidupan, yang awalnya terdaftar malah akhirnya dihapus namanya. Ingat, kalau terdaftar di kitab kehidupan, artinya orang ini hidup percaya pada Tuhan dan menerima keselamatan, tapi kenapa tidak masuk surga pada akhirnya? 
Alasannya karena ‘menyingkirkan’ perkataan nubuat dalam kitab Wahyu, tidak perlu mengerti tentang rapture, surga dan akhir zaman, cukup ‘Kejadian sampai surat Yudas’ saja, kitab Wahyu tidak usah coba dipahami, pokoknya pasti selamat. 
Padahal petunjuk tentang hidup di surga sebagian tertulis dalam kitab Wahyu. 
Mau tidak mau, mengerti atau tidak mengerti isi kitab Wahyu, kita ‘wajib’ mempelajari dan mengertinya. Memang tidak mudah mengerti semua yang tertulis di kitab Wahyu, tapi bukan berarti tidak bisa dipahami. Pewahyuan dari Tuhan memampukan kita mengertinya. 
Ada di posisi mana kita, jangan berdiri di kalangan yang melebih-lebihkan isi kitab Wahyu dan membuat kebingungan bagi banyak orang, jangan juga berdiri di posisi yang ‘anti’ dengan kitab Wahyu, tapi berdirilah pada posisi orang yang bersiap melihat penggenapan akhir zaman, tidak takut belajar tentang isi kitab Wahyu, membimbing orang lain juga untuk memahaminya. 
Biarlah tulisan ini memberkati kita semua. Amin 
(DI)

Posted in Akhir Zaman | Comments Off on Pesan Tuhan 

Bukan Untuk Terlihat

DI 09082016 
Matius 6:3-4 KJV 

But when thou doest alms, let not thy left hand know what thy right hand doeth:

That thine alms may be in secret: and thy Father which seeth in secret himself shall reward thee openly. 
Tetapi ketika kamu melakukan sedekahmu, jangan biarkan tangan kiri mengetahui apa yang tangan kanan perbuat, 

  • Supaya sedekahmu boleh ada dalam ketersembunyian: dan Bapamu sendiri yang melihat diketersembunyian akan memberimu upah secara terbuka. 

Memahami ayat ini tdk mudah, krna kita hrs memahami budaya org Yahudi berkenaan dg ‘tangan kanan dan tangan kiri’. Tangan kanan melambangkan hal yang mulia, tangan kiri untuk hal yang kurang mulia. 
Bs kita pahami mengapa Tuhan Yesus mengajar ttg hal ini, krna saat memberi sedekah atau memberi sesuatu yg lain, dlm diri tiap org punya 2 sisi cara pandang yg saling bertentangan. Kalau boleh saya sebut, yg pertama itu cara pandang tangan kanan: memberi karena mengasihi, hrs dg rela dan bersukacita, tdk mengharap balasan, dsbnya, kemudian yg kedua, cara pandang tangan kiri: memberi itu jgn salah org, nanti disalahgunakan tidak? Apa dia ingat nanti, kita pernah bantu dia, orgnya kan tdk tahu terimakasih? Berguna tdk memberi pd org spt itu? Masih bnyk lg alasan yg lain. 
Sadarlah, ketika kita memberi sesuatu pd org lain, terjd perpindahan hak milik dan hak pakainya, yg dulu adalah milik kita, setelah kita berikan dan diterima org itu, itu bkn milik kita lg, tp milik org yg menerimanya. Krna bkn milik kita lg, tdklah pantas kita masih mengharapkan sesuatu dr yg telah kita berikan dan menjd milik org lain. Inilah yg hrs kita pahami. 
Memberi hrs dlm ketersembunyian, bkn berarti sembunyi tdk terlihat org lain, yg dimaksud adalah memberi sesuai dg kriteria yg Bapa tuntut. Bapa melihat di dlm ketersembunyian, maka kita hrs memberi dlm ketersembunyian, artinya memberi sesuai yg Bapa tuntut dr kita, apa yg Bapa ingin kita berikan dan bgmna cara memberinya, hrs sesuai 

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Untuk Terlihat

Jaga Hatimu

DI 08082016 
Lukas 8:12 

  • Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan. 

Baru bbrpa waktu ini saya terkejut membaca ayat di atas, dulu biasa saja membacanya, skrg tdk lagi. Apa yg membuat saya terkejut? 
Jwbannya ini: iblis bisa mengambil firman dr dlm hati seseorg. Bs mengambil berarti bs ‘masuk’ ke dlm hati, kalau bs masuk berarti tdk ada penjagaan sama sekali. Kalau Firman Tuhan saja bs diambil, apalg hal-hal baik yg lain yg ada dlm hati kita. 
Bnyk org takut setan, takut setan mencekik misalnya, tp kalau membc ayat ini, jgnkan mencekik, iblis dg mudah bs mencuri sesuatu dr dlm hati, tp justru bnyk org tdk takut kalau iblis bisa masuk dlm hatinya, tp lebih takut kalo kesurupan dan ditakut-takuti setan. 
Kalau pencuri masuk ke dlm rumah, apapun bs dia curi, yg paling diincar pasti sesuatu yg bentuknya tdk terlalu besar dan berat namun sangat berharga, spt perhiasan. Benih Firman Tuhan menjd incaran iblis, berarti benih Firman Tuhan itu sangat berharga, iblis tahu jika kita menyimpan Firman Tuhan dlm hidup kita serta merenungkannya, Fieman itu akan membuat hidup kita ‘berbuah lebat’ dan memberi kita pengertian akan bnyk hal. Rencana iblis adalah ‘memiskinkan’ kita scra rohani bahkan jasmani, dia tdk ingin kita memiliki sesuatu yg berharga, krna itulah dia mencuri Firman dr dlm hati kita. 
Masih malas bc Alkitab? Siap-siaplah menjd ‘miskin’ dlm kerohanian, tdk memiliki Firman Tuhan dlm hati kita berarti tdk punya sesuatu yg berharga. Masih malas dgr khotbah? Berarti kita menolak pemberian Tuhan yg berharga yaitu Firman Tuhan. Scra mata jasmani memang hamba Tuhan yg berkhotbah, tp Tuhan memakai hamba Tuhan utk menyampaikan Firman-Nya utk kita, bkn siapa yg berkhotbah itu yg penting, tp isi dr Firman Tuhan itulah yg penting, jgn mengidolakan seorg pengkhotbah, justru bs kehilangan Firman 

Posted in Renungan | Comments Off on Jaga Hatimu

Berdoa Yang Wajar

DI 06082016 
Matius 6:7 NKJV 

And when you pray, do not use vain repetitions as the heathen do. For they think that they will be heard for their many words. 

  • Dan ketika kamu berdoa, jangan memakai pengulangan yang sia-sia sebagaimana yang penyembah berhala lakukan. Karena mereka berpikir bahwa mereka akan didengar karena perkataan mereka banyak. 

Tentu kita telah diajari teori ttg bgmna berdoa pd Tuhan, hrs begini dan bgtu, namun ada satu hal yg hrs jd perhatian kita ttg berdoa sbg org yg percaya pd Tuhan. 
Pertama, jangan menggunakan kata yang sia-sia. Maksudnya adalah berdoa itu hrs tahu apa yg ingin kita sampaikan pd Tuhan, bkn cuma asal berdoa. Krna doa itu komunikasi dg Tuhan, maka kita sebaiknya menggunakan perkataan yg ‘jujur’ pd Tuhan, tdk lain di bibir dg di hati, jgn jg berdoa krna sdh ‘menghafal’ tp tdk didasari iman. Jd berdoa itu hrs tahu apa yg ingin kita sampaikan pd Tuhan. 
Kedua, jgn mengulang-ulang perkataan yg sia-sia. Doa itu bkn spt kita mengucapkan ‘mantera’ yg katanya jika diulang-ulang sekian kali akan terjd sesuatu. Boleh mengutip ayat Firman Tuhan, tp jgn kita jadikan spt sebuah mantera, para penyembah berhala memang menggunakan cara berdoa spt mantera, tp kita sbg anak Tuhan tdklah demikian. 
Berdoa bknlah spya terlihat sbg org yg dekat dg Tuhan. Doa jg tdk boleh ‘diperdagangkan’. Zaman skrg ada saja pihak tertentu yg memasang tarif utk layanan doa, hati-hati para penyesat yg kelihatannya sangat rohani dan ‘berkarunia’, jika ingin memberkati org yg mendoakan kita itu wajar, tp kalau hrs ‘membayar’ sblm didoakan, ini sebuah penyesatan, di dlmnya terselip upaya utk meramal dan menyesatkan iman org percaya. 
Berdoalah bkn krna merasa doa itu sebuah kewajiban, tp berdoalah krna kita ingin membangun hubungan yg baik dg Tuhan, sediakan waktu utk Tuhan bcra pd kita. Durasi doa bknlah standart doa didengar Tuhan atau tdk, tp perkataan yg tdk sia-sia, yg jujur dan yg didasari iman yg benar, itu yg benar

Posted in Renungan | Comments Off on Berdoa Yang Wajar

Menjadi Sempurna

DI 05082016 
Matius 5:48 NKJV 

Therefore you shall be perfect, just as your Father in heaven is perfect. 

  • Karena itu kamu harus menjadi sempurna, sebagaimana Bapamu di dalam surga adalah sempurna. 

Menjd sempuna, mgkinkah? Bukankah tdk ada manusia yg sempurna? Lalu mengapa Tuhan Yesus mengatakan ayat ini? 
Bnyk org salah memahami ayat ini, dianggap bhw kesempurnaan itu sesuatu yg mustahil. Tuhan Yesus berkata bhw kita hrs menjd sempurna, ini berarti kita memang blm sempurna. Menjd sempurna itu sebuah proses, jd sbnarnya Tuhan ingin kita masuk dlm proses yg nantinya menjadikan kita sbg pribadi yg sempurna. Kpn kita menjd sempurna? Apakah sempurna di dunia? 
Ayat ini berkata bhw kita hrs menjd sempurna sbgmna Bapa itu sempurna. Bapa ada di dlm surga, jd sbnarnya kita akan jd sempurna bkn di dunia ini, tp saat kita di surga bersama Bapa. Dlm hidup di dunia inilah proses penyempurnaan anak-anak Tuhan berlangsung, hingga nafas terakhir. Jadi kita blm sempurna slma hidup di dunia ini, jgn heran jika kita temui masih bnyk kekurangan dan kelemahan dlm diri org lain di sekitar kita. Jgn mengharapkan seseorg yg masih hidup di dunia ini sdh sempurna, kita pasti kecewa. 
Tuhan menyempurnakan kita dg menggunakan berbagai cara, salah satunya menggunakan org-org terdekat dlm hidup kita, org-org yg paling mgkin bs membahagiakan atau sebaliknya menyakiti kita. Terkadang terjd beda pendapat, konflik, kekecewaan, disakiti, tdk dipedulikan, dsbnya, semuanya Tuhan izinkan terjd utk memproses pribadi kita, membuat kita lebih sabar, lebih bs mengucap syukur, lebih teliti, lebih bs menerima kehadiran org lain dlm lingkungan hidup kita. Makin hari kita makin mendekati menjd sempurna. Tergantung kita, mau cepat atau lambat disempurnakan Tuhan. Jgn lari dr proses Tuhan walaupun kita sdg letih dan bosan, semua org pernah mengalaminya. Jgn menjauh dr persekutuan dg Tuhan, kita hrs tetap menjaga hubungan baik dg Tuhan dan sesama kita. Bertahan dlm tekanan

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Sempurna

Antara Cinta dan Cinta Tuhan 

DI 04082016 
1 Raja-Raja 11:2 KJV 

Of the nations concerning which the LORD said unto the children of Israel, Ye shall not go in to them, neither shall they come in unto you: for surely they will turn away your heart after their gods: Solomon clave unto these in love. 

  • Dari bangsa-bangsa berkenaan dengan yang Tuhan katakan pada anak-anak Israel: “Kalian jangan masuk pada mereka, juga jangan mereka masuk ke kalian: sesungguhnya mereka akan membelokkan hatimu di hadapan tuhan-tuhan mereka: Salomo melekat pada mereka dalam cinta. 

Di Indonesia khususnya, bnyk ditemui dlm sebuah keluarga terdiri dr beragam penganut agama, 2 hingga 3 macam agama ada di dlmnya. 
Tentu kalau bcra hak asasi, setiap org berhak menganut agama yg dia yakini, dan itu dijamin oleh negara. Namun dilihat dr sudut pandang Tuhan, ada perbedaan yg kita temukan. 
Kita yg pernah membaca sejarah hidup bangsa Israel, tentu paham betul mengapa Tuhan sangat menjaga kemurnian bangsa Israel, baik scra keturunan scra fisik maupun dlm hal takut akan Tuhan. Dlm ayat ini kita temukan bhw Tuhan melarang ‘pernikahan campur’ dg org-org dr bangsa lain. Ada bahaya tersembunyi dr sebuah pernikahan campuran, bkn soal campuran antar suku, tp yg dimaksud adalah pernikahan campur dg yg tdk percaya pd Tuhan krna mrka menyembah tuhan mereka sndri. Jelas bhw selain Tuhan, tuhan yg lain adalah berhala, tdk boleh disembah. 
Raja Salomo sangat berhikmat namun punya sebuah kelemahan yaitu mudah jatuh cinta. Punya 700 isteri yg berasal dr putri-putri raja dan 300 gundik, para istri inilah yg membuat hati Salomo berpaling pd berhala. Semua krna cintanya Salomo. 
Satu sisi budaya pd wkt itu membolehkan seorg raja beristri banyak, di poin ini Salomo tdk salah, tp dr sisi ternyata para istrinya bnyk berasal dr bangsa lain yg menyembah berhala, di poin inilah Salomo melanggar perintah Tuhan. Kelihatannya benar, tp ternyata salah. Boleh mencintai tp jgn mencintai org yg ‘salah’ 

Posted in Renungan | Comments Off on Antara Cinta dan Cinta Tuhan