Dihapus Dari Kitab Tuhan

DI 14062023

Keluaran 32:33 ILT3
Lalu berfirmanlah YAHWEH kepada Musa, “Siapa yang telah berdosa terhadap-Ku, Aku akan menghapuskan dia dari kitab-Ku.

Kitab apa yg ditulis Tuhan dlm kisah ini? Di dlm Alkitab ada bbrpa kitab yg disebutkan bhw Tuhanlah yg menulisnya, apakah kitab dlm ayat ini sams dengan kitab kehidupan?

Tentu saja sulit utk mengkonfirmasi tentang apakah kitab dalam ayat ini kitab kehidupan atau bukan, tp yg pasti ada nama-nama org Israel dlm kitab itu dan nama org itu bs saja dihapus oleh Tuhan kalau org itu berdosa pd Tuhan dlm hal ibadah mereka pd Tuhan. Kita perlu tahu bhw latar belakang kisahnya ialah ketika bangsa Israel membuat sesuatu yang bentuknya menyerupai anak lembu emas & mereka menyembahnya. Jd dosa dalam hal ibadah atau penyembahan pd berhala amat fatal di hadapan Tuhan. Dlm Keluaran 20:5 dikatakan: Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku. Dosa menyembah berhala dipandang sbg suatu tindakan yg menyatakan kebencian terhadap Tuhan.

Kalau sesuatu dihapus, itu menjd tdk terlihat ada lagi, dulu ada tp skrg sudah tdk ada. Jd kalau tdk ada maka tidak ada hak yang akan diterima, tetapi kehilangan semuanya. Ini jg bs berarti bangsa Israel bs terhapus dr bumi ini, artinya dimusnahkan Tuhan selamanya. Kalau dlm kitab kehidupan nama seseorg itu dihapus, artinya dia tdk tercatat sbg org yg mendapat pembelaan Yesus dan akan bisa masuk surga. Dlm ayat ini juga terlihat jelas standart Tuhan ttg dosa, org yg melakukan maka dialah yg akan dihukum Tuhan, tidak peduli siapa keluarganya, kalau bersalah ya dihukum Tuhan. Itulah sebabnya kita perlu utk menggunakan hidup kita dgn bijak, yang salah jgn diikuti apalagi dilakukan. Org lain tdk bs menyelamatkan kita, semua pribadi bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, tidak rombongan meskipun suami istri atau orgtua dgn anak, siapa yg berdosa, dialah yg bertanggung jawab utk perbuatannya.

Apakah nama kita ada dlm kitab kehidupan yg Tuhan punya? Pastikan nama kita jangan sampai terhapus, kematian kekallah yg jadi bagian kita nantinya.

Posted in Renungan | Comments Off on Dihapus Dari Kitab Tuhan

Dukacita Ilahi

DI 13062023

2 Korintus 7:10 ILT3
Sebab dukacita secara Ilahi, mengerjakan pertobatan untuk keselamatan yang tak tersesalkan. Tetapi dukacita dunia mengerjakan kematian.

Dukacita Ilahi dan dukacita dunia, ternyata 2 jenis dukacita ini berbeda sumbernya, walau kelihatannya sama, org berdukacita terlihat menyedihkan dan bernasib malang.

Dukacita dunia bs terjd oleh akibat dari luar maupun dlm diri kita, kita lakukan kesalahan dan harus menanggung akibat dan hukuman yg berlaku, kita jatuh dlm dosa, maut menjd upah kita. Ujung dr dukacita dunia itu adalah kematian. Semua org pasti mati, tapi ada yg mati dlm kebahagiaan, hidupnya sdh beres & disambut malaikat atau Tuhan sendiri ketika roh meninggalkan tubuh yg mati, tapi ada yg mati dlm ketakutan, karena dosanya belum diampuni Tuhan dan dia tidak mau bertobat selama hidup di dunia. Jadi supaya org yang berdosa itu bisa bertobat dan nanti kalau dia mati, dia mati dlm kebahagiaan, Tuhan dgn sengaja membuat dia bnyk berdukacita dlm hidupnya, tujuannya supaya dia bertobat dgn mengalami dukacita ilahi. Jadi pahami bhw Tuhan jg akan membuat kita menangis, hati merasakan kepedihan dan kita berpikir bhw ada bnyk kutuk dlm hidup kita, Tuhan menjd lawan bagi kita.

Perumpamaan ttg anak yg hilang menjd satu contoh bgmna Yesus ingin menjelaskan ttg dukacita ilahi. Si anak bungsu yg hidup dlm kesengsaraan akibat perbuatannya sndri pd akhirnya dia mengalami bnyk dukacita, tapi dukacita ini membawa dia pd pertobatannya dan kemudian dia dipulihkan keadaannya di saat pulang kembali ke rumah ayahnya. Jadi ada baiknya kalau sedang mengalami satu dukacita, koreksi diri, apakah ada sesuatu yg menyebabkan itu menjadi satu dukacita ilahi yg artinya semua dukacita yang sedang kita alami adalah Tuhan yg mengadakannya. Ini berarti Tuhan ingin kita bertobat, dan respon kita haruslah tepat yaitu bertobat kembali pd Tuhan dan mengalami pemulihan dr Tuhan. Tuhan pasti memberkati kita, tp dia jg tegas dlm menuntut pertobatan kita. Ingatlah akan Ayub bhw dia sadar bhw Tuhan bukan saja memberi yg baik, tp Dia izinkan Ayub dalam batas tertentu mengalami hal-hal yang buruk sehingga membuat Ayub kehilangan banyak hal baik dlm hidupnya.

Jgn menganggap diri kita kudus, Tuhan tahu hati dan pikiran kita, lebih baik koreksi diri & bertobat, jgn keraskan hati, nanti berakhir pd kematian kekal.

Posted in Renungan | Comments Off on Dukacita Ilahi

Menyucikan Diri Kita

DI 12062023

2 Korintus 7:1
Selanjutnya hai yang terkasih, karena memiliki janji-janji ini, kita dapat menyucikan diri kita dari semua pencemaran daging dan roh sambil menyempurnakan kekudusan di dalam takut akan Elohim.

Dlm ayat ini ternyata disebutkan ada 2 jenis pencemaran yaitu pencemaran daging dan pencemaran roh, daging bcra ttg tubuh, dan ini menyangkut ttg kebersihan scra fisik.

Hidup kudus itu bukan hanya berarti tanpa dosa, ttg inipun kita paham bhw tdk ada satu orangpun yg tdk berdosa, kudus tanpa dosa berarti kita dikuduskan oleh Tuhan, dosa kita ditebus dan diampuni shga kita bisa menjadi kudus & berkenan di hadapan Tuhan. Hidup kudus jg berarti hidup bagi Tuhan, terpisah dr cara hidup duniawi, maka di sinilah dapat kita pahami maksud dr ayat yg kita baca, hrs menyucikan diri kita dr pencemaran daging dan roh. Pencemaran daging atau tubuh itu adalah segala hal yg bs membuat tubuh kita menjd najis. Hal ini bs kita lihat dlm perintah Tuhan dlm kitab Taurat yg Tuhan khususkan utk bangsa Israel. Yesus menjelaskan dalam PB ttg apa yg bisa mencemari tubuh: Bukan apa yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan apa yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.” (Matius 25:11). Yesus lebih fokus PD kekudusan yg bkn hanya sekedar kekudusan penampilan luar, tp kekudusan yg ‘di dalam’.

Dosa yqng dilakukan dgn tubuh, menajiskan tubuh org yg melakukannya. Lalu bgmna dg pencemaran roh? Ini bs terlihat dr hal apa yg merusak kerohanian kita. Umumnya berupa pengajaran sesat, kompromi dgn dosa, ada hubungan dgn okultisme, hingga tindakan yg berani melawan Tuhan. Roh yang tdk kudus jelas membuat seseorg sulit berdoa 2 arah, karena rohnya menjd cemar sehingga yang dia doakan tdk didengarkan oleh Tuhan. Org tdk bs masuk hadirat Tuhan itu karena dosa yg ada dlm dirinya belum dibereskan. Jelas ini yg perlu kita pahami karena seringkali yg kita salahkan adalah faktor dr luar diri kita: ibadah kurang ‘ngangkat’, WL nya loyo, dan tanpa sadar kita sendirilah yg bermasalah dg Tuhan karena dosa menghalangi kita dgn Tuhan. Doa terasa hambar dan sia-sia karna kitalah yg salah, dan bnyk org yg tdk koreksi diri dan merasa dirinya benar.

Sucikan diri kita dr pencemaran daging dan roh, spt kita mandi utk menyingkirkan debu dr tubuh kita, menyingkirkan kotoran, setiap hari kita hrs ‘membersihkan’ tubuh dan juga roh kita, singkirkan apapun yg membuat diri kita cemar.

Posted in Renungan | Comments Off on Menyucikan Diri Kita

Siap Terima Balasan Tuhan?

DI 10072023

Matius 16:27
Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Nanti di suatu hari yg Tuhan sudah tetapkan, setiap org akan menerima balasan dr semua yg telah diperbuat, apakah perbuatan yg baik maupun yg jahat.

Kapan hari itu tiba? Ini yg menjd misteri, tdk ada yang tahu, namun ini pasti terjd. Bgmna kalau sampai nanti kita meninggal, apa yang dikatakan dlm ayat ini blm terjd yaitu Yesus datang sbg Anak Manusia diiringi malaikat ke dunia ini? Kita mengenal ada “Pengadilan Kristus” dlm 2 Korintus 5:10 yaitu: Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat. Jadi baik yg masih hidup dan yg sdh meninggal, tetap akan mengalami hal yg sama yaitu menerima upah dr perbuatan yg telah kita lakukan selama kita hidup dlm tubuh jasmani kita di dunia ini. Karena itulah jgn sembarangan berbuat sesuatu mengikuti kemauan diri sendiri saja, pertimbangkan dg baik, apakah perbuatan kita itu tergolong yg baik atau jahat, karena ada upah yg menanti kita dan dampaknya mempengaruhi antara kita masuk surga atau neraka.

Perbuatan kita ada yang sangat dipengaruhi oleh emosi kita, ketika emosi terkendali, yg kita perbuat biasanya perbuatan baik, tetapi ketika emosi tdk bs kendalikan, yg dilakukan bs saja perbuatan yg jahat. Emosi itu sendiri sesuatu yg netral dan dibutuhkan oleh setiap manusia, namun emosi hrs ada dlm kendali penuh kita. Selain emosi, nafsu juga sangat menentukan apa yg akan kita perbuat. Nafsu itu sesuatu yg memang ada dlm diri kita, tapi sama spt emosi, nafsu harus tetap berada di bawah kendali kita. Itulah sebabnya muncul sebuah istilah yaitu ‘nafsu liar’, liar punya arti tidak terkendali, bergerak semaunya sendiri. Selain emosi dan nafsu, jalan pikiran kita jg hrs dikendalikan, krna iblis bs menaruh apa yg jahat dlm pikiran kita. Ini jgn disamakan spt kerasukan roh jahat, tapi misalnya seorg yang menyimpan dendam terhadap org lain, tanpa sadar dia membuka celah bagi iblis & iblis bekerja melalui jalan pikiran yg dikuasai oleh dendam itu.

Kendalikan emosi, nafsu dan jalan pikiran dg sepenuhnya, jgn sampai apa yg kita perbuat semuanya dipengaruhi oleh yg ‘liar’, berpikir dulu sebelum berbuat sesuatu.

Posted in Renungan | Comments Off on Siap Terima Balasan Tuhan?

Upah Berdoa

DI 09062023

Matius 6:6
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

Berdoa itu ada upahnya? Apakah berdoa itu termasuk pekerjaan? Apa maksud dr ayat yg kita baca ini? Mari kita coba pahami apa yg sebenarnya ingin Yesus sampaikan ttg doa.

Kata ‘membalasnya’ di dalam bahasa aslinya apodidómi yg berarti memberi kembali (give back), dibayar kembali (repaying), upah atau reward. Jadi setiap doa kita itu ada upahnya yg Tuhan sediakan bagi kita, tp tentu ini satu kondisi yang bersyarat, sesuai dgn ayatnya, doa yg kita naikkan pd Tuhan itu dilakukan di tempat yg ‘private’ atau khusus. Di ayat ini disebutkan berdoa di dlm kamar, tutup pintu lalu berdoa. Di dlm kamar yg tertutup pintu, ini bs secara hurufiah dilakukan yaitu berdoa di kamar pribadi kita, tp secara makna yang lain, ini diartikan bhw berdoa itu sifatnya jgn di depan umum utk dilihat org. Ini bukan doa saat kita di gereja atau persekutuan, tp doa yg hanya antara kita dgn Tuhan. Ada berdoa secara bersama di rumah: mezbah keluarga, tp setiap anggota keluarga tetap harus juga berdoa secara pribadi dgn Tuhan, sekalipun pasangan suami istri, ada doa bersama tapi tetap punya doa pribadi pd Tuhan.

Apa upah doa yg Tuhan sediakan? Doa yang dipamerkan akan mendapat pujian dr orang banyak, maka doa yang private ini mendapat upah yaitu jawaban doa. Jawaban doa jgn selalu kita artikan solusi dr masalah yg sdg kita hadapi, tp jawaban doa itu bs berupa hal ttg masa depan kita. Tidak perlu pergi tanya pd paranormal ttg masa depan, org yg cara berdoanya benar, biasanya akan diberitahu ttg masa depan oleh Tuhan. Dlm ayat di atas dikatakan bhw Bapa yg memberi upah, jadi berdoalah dgn komunikasi spt antara bapa dgn anaknya. Ini yg agak sulit karena sering kita diajari bahwa berdoa pd Tuhan itu harus dgn begini dan begitu, sehingga terlihat kaku dan membosankan. Jadi berdoalah pd Bapa dan berkomunikasilah layaknya spt anak dg bapanya, bagian ini sering tdk diajarkan dan akibatnya doa-doa kita menjd sangat kaku & membosankan, hanya sebuah rutinitas yang berulang-ulang dilakukan.

Berdoa itu menyenangkan kalau kita tahu ttg cara berdoa yang Bapa inginkan. Lakukanlah seperti dlm ayat yg kita baca, maka Bapa di surga akan memberikan upah doa pd kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Upah Berdoa

Tuhan Sudah Tahu

DI 08062023

Matius 6:7-8
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

Kalau Tuhan sudah tahu, knpa kita masih hrs tetap memintanya dlm doa? Mgkin ini menjd pertanyaan dr sebagian org dan jawabannya akan kita temukan.

Apa tujuan sebuah komunikasi 2 arah? Pasti supaya ada kelanggengan dlm hubungan yg telah terjalin, apakah itu hubungan yg sudah lama terjalin ataukah yg baru terjalin. Hal ini yg menjd alasan knpa kita hrs meminta dlm doa pd Tuhan sekalipun Dia sdh tahu apa yg menjd kebutuhan kita, yaitu supaya kita dgn Tuhan tetap punya hubungan yg intim satu sama lain. Tuhan bs saja menyediakan yang kita butuhkan tanpa kita memintanya, tp itu membuat suasana hubungan kira dg Tuhan menjd hambar dan tdk menyenangkan. Spt seorg ayah yg menyediakan semuanya utk anaknya tp tdk pernah bicara satu sana lain, ini suatu hubungan yg suatu saat akan retak dan bahkan bs putus. Meminta dlm doa, itu suatu cara supaya kita tetap berkomunikasi 2 arah dgn Tuhan. Berdoa bukan sebuah hal yg magis atau sebuah ritual, tp doa itu suatu jembatan penghubung antara kita dgn Tuhan yg jika dilakukan setiap saat maka hasilnya adalah baik utk kehidupan kita.

Tuhan tahu kebutuhan kita, jd mintalah pada Tuhan dgn wajar, artinya tdk perlu dg paksa atau mengulang-ulang doa. Pengertian dari mengulang-ulang doa ini jgn diartikan hanya berdoa 1 kali saja, tetapi jgn jadikan doa spt sebuah mantera yg bila diucapkan berulang maka akan menghasilkan sesuatu. Kalau 20 kali diulang maka pasti terjadi ini dan itu, jd ini yg dilarang. Boleh mendoakan hal itu tiap hari sampai jawaban Tuhan datang, doakan dgn iman. Jgn bertele-tele, sewajarnya saja dan dlm doa kita isinya jgn hanya apa yang kita minta, tp ada hal lain yg disampaikan pd Tuhan. Jgn lupa memberikan pujian, ucapan syukur, dan mencurahkan isi hati. Sediakan waktu jg utk mendengar suara Tuhan, ingat bahwa doa itu komunikasi 2 arah, jgn hanya kita yg bicara, tetapi berikan waktu jg untuk Tuhan bicara pd kita, umumnya lewat apa yg jadi perenungan kita saat membaca Alkitab, Tuhan biasanya bicara lewat perenungan yg kita lakukan.

Sudahkah kita berdoa setiap saat? Aktifitas apapun yg kita kerjakan, libatkan Tuhan dan berkomunikasi dengan Dia, itulah bagian dr keintiman dgn Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Sudah Tahu

Jangan Untuk Pamer

DI 07062023

Matius 6:2
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Memberi sedekah adalah perbuatan mulia, namun Yesus mengingatkan supaya jangan perbuatan baik spt itu dimodifikasi menjadi sebuah tindakan ingin dipuji oleh manusia.

Dlm KJV, dikatakan ‘do not sound a trumpet before thee’, artinya jgn spt membunyikan terompet di hadapan kita ketika kita sedang bersedekah, supaya org banyak tahu. Alasan Yesus berkata demikian krna tindakan itu bs dikategorikan masuk dlm perbuatan org yg munafik. Jadi perhatikan! Sengaja pamer di hadapan org lain ketika bersedekah atau jg berbuat baik terhadap org lain, itu adalah 1 ciri org munafik! Banyak skrg kegiatan sosial yg sengaja dipamerkan dgn berbagai alasan dan tujuan. Apa sih yg hrs dilakukan? Tuhan hanya ingin perbuatan baik kita bukan untuk dipamerkan lalu kita mendapat bnyk pujian, tp Tuhan ingin perbuatan baik kita menjadi 1 bukti bhw Tuhan mengasihi mereka melalui kita. Jadi bedanya jelas: perbuatan baik itu apa dampaknya: memuliakan nama Tuhan atau meninggikan nama organisasi ataupun nama pribadi kita? Kalau sdh dipuji manusia maka kita kehilangan upah dr Tuhan!

Dulu belum ada medsos, jadi tdk ada suatu publikasi spt sekarang ini. Jadi batasannya apa? Publikasikan sbg dokumentasi dengan tdk bertujuan meninggikan nama organisasi atau nama pribadi kita. Mungkin kita berpikir kalau dipublikasi kan bisa menarik minat org utk ikut bersama melakukan kebaikan? Yang jd masalah org kadang meniru perbuatannya tp tdk membuat hatinya penuh kasih & tulus ketika melakukannya. Ingat bahwa Tuhan itu melihat hati, sekalipun yg kita lakukan ialah perbuatan baik, tp kalau hati kita punya satu tujuan yg tdk kudus, kita memang dipuji oleh manusia, tetapi akan diadili Tuhan. Tuhan itu adil, memberikan upah sesuai dgn apa yang jadi ketentuan-Nya, jadi kita perlu memenuhi kriteria itu supaya kita menerima upah dari Tuhan. Jgn sampai di surga nanti kita tidak menerima upah dr Tuhan karna kita memilih utk dipuji-puji manusia selama di dunia.

Berilah sedekah dgn ‘rahasia’, hanya Tuhan & kita yg tahu atau sedikit org saja yg melihat ketika kita melakukannya, jgn dipamerkan, tp biarlah nama Tuhan yg dimuliakan.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Untuk Pamer

Perkataan Yang Sia-Sia

DI 06062023

Matius 12:36 ILT3
Namun Aku berkata kepadamu, bahwa setiap perkataan sia-sia yang sekiranya orang-orang akan membicarakannya, tentang perkataan itu mereka harus mempertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.

Dlm ayat ini Yesus mempertegas kriteria ttg perkataan sia-sia yg nantinya semua org hrs mempertanggung jawabkannya pada Tuhan yaitu perkataan yg akan dibicarakan.

Arti dr kata akan adalah sekarang belum, tp nanti ada. Akan makan berarti sekarang blm makan, akan pergi artinya skrg belum pergi. Jadi perkataan sia-sia yg sekarang blm kita ucapkan tapi nantinya terucap, tetap harus dipertanggung jawabkan di hadapan Tuhan. Apakah perkataan itu jadi terucap atau tidak jadi terucap, tetap hrs dipertanggung jwbkan di hadapan Tuhan. Jadi hati-hatilah berkata dalam hati atau berimajinasi dgn pikiran kita, ingatlah bhw Tuhan tahu semuanya itu. Tapi mgkin kita berkata: itu kan tdk jadi terucap, blm keluar dr mulut bibir kita perkataannya, tdk ada org yg dirugikan karenanya, lalu knp tetap disamakan dgn perkataan yg terucap? Di sinilah kita hrs paham bhw Tuhan melihat hati, apakah hari kita mengeluarkan hal yang jahat berupa benih-benih perkataan negatif atau yg mengandung kutuk? Tuhan menilai pikiran kita apakah pikiran kita ini kotor atau kudus?

Inilah yg bisa membuat kita sedikit mengerti mengenai kriteria berzinah menurut Yesus: memandang wanita dgn bernafsu, dia sudah berzinah di dalam hatinya (Matius 5:28). Blm jd sebuah perbuatan bukan berarti itu bukan sebuah dosa, kriteria Tuhan beda dg kriteria yg manusia buat. Perkataan yg sia-sia dapat jg diartikan sbg perkataan yang tdk berguna, tdk membawa keuntungan baik utk manusia maupun utk Tuhan. Kita dilatih utk produktif, artinya perkataan yg kita ucapkan itu dapat menghasilkan dampak positif yang berguna bagi org lain dan memuliakan nama Tuhan. Jadi berpikirlah secara matang sblum kita mengucapkan sesuatu, berhati-hatilah saat hati dan pikiran kita saling mempengaruhi, jgn mengumpat dlm hati, tp kuasai pikiran dan hati kita agar apa yg nantinya jd dalam wujud perkataan dan perbuatan, nantinya adalah sesuatu yg positif dan memberkati.

Org lain tdk tahu isi hati dan pikiran kita, tapi Tuhan tahu ttg itu. bijaklah dalam menjaga keduanya sehingga hidup kita tdk perlu bnyk mengalami masalah yg sebenarnya tdk perlu ada.

Posted in Renungan | Comments Off on Perkataan Yang Sia-Sia

Belajar di Waktu Malam

DI 05062023

Mazmur 16:7
Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.

Di waktu malam hari, apa yg kita kerjakan? Daud dlm bbrpa kesempatan menulis apa yg dia lakukan saat malam hari: Daud belajar & yg mengajarinya adalah hatinya sendiri.

Ini kelihatannya cukup aneh, diajari oleh hati sendiri, apa maksudnya? Hati nurani di ayat ini berasal dari kata ‘kilyah’ yg punya dua arti yaitu organ hati (kidney) dan kendali/kekang (reins). dlm terjemahan KJV digunakan kata reins, jadi ini ttg pengendalian diri. Jadi ayat ini bs kita maknai spt ini: pada waktu malam, pengendalian diriku mengajari aku. Hal yang bs menggangu pengendalian diri kita sangat beragam: dimulai dari mendengar perkataan yang menyakitkan, emosi yg meledak-ledak, dan tubuh yg lelah. Masih bnyk penyebab yg lainnya, namun umumnya emosi yang tidak stabil menjd penyebab yg utama. Ketakutan yg berlebihan jg bs membuat seseorg menjd bingung dan trauma, reaksi yg keluar adalah emosi yg labil, dan ini membuat dirinya bisa kehilangan pengendalian diri sehingga yang terjd ialah situasi makin ruwet dan masalah yg lain lagi timbul. Mental yg lemah juga bs membuat seseorg kehilangan kendali diri.

Di tengah situasi yg mencekam, bgmna cara kita utk tetap bs mengendalikan duri? Yang pertama adalah tubuh hrs sehat dan bugar, krna kelelahan dpt memancing emosi yang negatif arahnya. Zaman dulu org beraktifitas pagi hingga sore hari, malam mereka semua beristirahat. Para ahli kesehatan jg berkata bhw kita hrs punya waktu tidur yg cukup, jam 10 malam dianjurkan utk tidur. Tapi bagi yg tinggal di perkotaan, kegiatan malam hampir tdk ada redanya, ini yg membuat tdk semua org memiliki waktu tidur yg cukup, akibatnya tubuh lelah dan emosi mudah terpancing dg sendirinya. Tubuh yg sedar membantu untuk menenangkan jiwa dan menjernihkan pikiran shga kita bs kembali mengendalikan diri kita dgn semestinya. Ketika pengendalian diri yg kita miliki itu kuat, kita bs melihat situasi dg lebih jelas dan menemukan solusi dari apa yg sedang kita alami. Itulah makna dari kita diajar oleh pengendalian diri kita pd malam hari.

Jgn kehilangan pengendalian diri, miliki wkt istirahat yg cukup, hindari pertengkaran dan mulailah dgn lebih dekat pd Tuhan, tenang & aman di dlm Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Belajar di Waktu Malam

Hampir Sama Seperti Tuhan

03062023

Mazmur 8:4-5
apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
(8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

Manusia diciptakan dgn satu standart yaitu hampir sama spt Tuhan, berarti sebenarnya manusia itu punya kuasa, kehebatan dan kemuliaan seperti yang Tuhan punya.

Namun karena dosa, keadaan manusia yang awalnya sangat menakjubkan, mengalami 1 perubahan besar, yaitu tdk ‘hampir sama’ lg dengan Tuhan. Tuhan itu tidak mati, tp Adam dan Hawa serta seluruh manusia mengalami kematian fisik (kecuali Henokh dan Elia). Ini jg yg bs menjelaskan mengapa Yesus yang saat menjd manusia, tubuh-Nya bisa mati, ini karena tubuh jasmani-Nya ada unsur daging manusianya yaitu Maria yg mengandung Dia dan tubuh yg Yesus kenakan sekarang ialah tubuh kemuliaan sehingga bs tinggal dalam surga. Jadi kalau ada yg bertanya: Yesus itu katanya Tuhan, kenapa mati? Tuhan kan tdk mati? Kita bs menjelaskannya spt itu. Yesus yg dlm tubuh jasmani-Nya selama di dunia ini adalah gambaran apa yg terjd pada diri seorg manusia kalau ada Roh Tuhan dalam dirinya, dgn keterbatasan tubuh jasmani, tp karena Roh Tuhan tdk terbatas, orang yang beriman dlm Kristus dan penuh Roh Kudus itu bs melakukan mujizat dan perbuatan yg sama spt yg bisa Tuhan perbuat.

Ini terlihat dr para rasul yg jg akhirnya dapat melakukan mujizat dan mengalami hal yang supranatural & hingga saat ini Tuhan masih melakukan mujizat-Nya melalui mereka yang dipilih Tuhan utk melakukannya. Jadi kalau ada org Kristen yg dipakai Tuhan luar biasa, itu tdk mengherankan karena manusia sejak dr awal diciptakan hampir sama dgn Tuhan, punya potensi yg hebat, namun karena dosa akhirnya kehebatan itu jd terbatas, semua ini kembali dipulihkan dgn pengorbanan Yesus disalibkan utk menebus dosa-dosa kita yang membuat kita terbebas dr belenggu dosa & citra diri kita dipulihkan spt semula, menjadi hampir sama dgn Tuhan. Ini terjd ketika Roh Tuhan ada di dlm kita. Bagi org Kristen yang masih terus hidup dlm dosa, tentu ini tidak akan terjadi, terlihat sama dgn manusia pd umumnya saja. Karena itulah penting sekali utk hidup dgn Roh Tuhan ada di dalam kita, supaya citra diri awal manusia bs kita alami.

Adakah Roh Tuhan dlm diri kita? Jgn tinggal dlm dosa, tp mulailah utk hidup kudus sama spt Tuhan adalah kudus, maka Roh Tuhan akan tinggal dlm diri kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Hampir Sama Seperti Tuhan