Tuhan Yang Membuatnya

DI 10032020

Rut 4:13

  • Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki.

Rut pernah menikah dg tdk memiliki anak, kemudian saat dinikahi oleh Boas, dia mengandung dan melahirkan seorg anak laki-laki yg bernama Obed, anak satu-satunya.

Mengandungnya Rut ternyata krna Tuhan mengizinkan dia bs hamil. Tuhan yg berdaulat utk membuka atau menutup kandungan seorg wanita, Rut mendpt kasih karunia shga dia bs hamil dan melahirkan anak tunggalnya, yg kemudian scra silsilah menjd nenek moyang raja Daud bahkan menjd bagian dr silsilah Yesus Kristus. Ini berarti Rut dimasukkan dlm bagian perencanaan besar Tuhan mengenai kelahiran Yesus di dunia ini. Tp ini jg ditentukan oleh tekad Rut utk tetap mengikuti dan mengabdi pd Naomi sbg mertuanya, walaupun scra hukum dia sdh bebas dr kewajiban terhadap mertuanya krna suaminya telah mati. Rut jg memutuskan utk menjd umat Tuhan, meninggalkan tuhannya yg lama.

Pelajaran utk kita dr kisah Rut adalah jgn salah dlm menentukan dg siapa kita akan menjalani hidup kita. Rut memilih yg tepat, mengikuti Naomi dan meninggalkan tuhannya yg lama. Menjd pengikut Kristus adalah pilihan yg menentukan arah hidup kita agar berjalan di jalan yg benar. Ketika kita menjd Kristen, maka hidup kita ada dlm ketentuan Tuhan, Dia yg akan menentukan dg siapa kita akan menjalani hidup ini, misalnya di mana kita akan bersekolah atau kuliah, bidang bisnis apa yg pas utk kita geluti, siapa yg akan menjd pasangan hidup kita, dsbnya. Namun semua ini bergantung jg pd kerelaan kita utk taat pd Tuhan. Kalau kita menolak ketentuan Tuhan, maka kita tdk akan mengalami yg baik dr Tuhan.

Tuhan yg membuat kita hidup dlm keadaan yg baik, krnanya hiduplah takut akan Tuhan setiap saat, terima dg ucapan syukur semua ketentuan Tuhan dlm hidup kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.