Sampai ke Telinga Tuhan

DI 08042026

Yakobus 5:4 ILT3
Lihatlah, upah para pekerja yang menuai ladangmu, yang telah ditahan olehmu, ia berteriak dan teriakan mereka yang menuai itu telah sampai ke telinga YAHWEH Semesta Alam.

Perbuatan yg tdk sesuai hukum Tuhan, ini akan menimbulkan keluh kesah, teriakan yg menggambarkan kekecewaan dan juga kesedihan yg mendalam.

Teriakan yg sampai ke telinga Tuhan, hal ini bbrpa kali terjd dlm Alkitab, pertama di saat peristiwa Kain membunuh Habel di dalam Kejadian 4:10:Firman-Nya: “Apakah yang telah kau perbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah”. Juga saat bangsa Israel bbrpa kali jatuh dalam tangan musuhnya, mereka berteriak pada Tuhan dan Tuhan kemudian menolong jg melepaskan mereka. Dlm ayat ini, teriakan yg diserukan oleh para pekerja yg gajinya tertahan oleh majikannya, Tuhan dengar & memperhatikan kesusahan mereka, Ini yg kita sebut sbg sebuah perbuatan kejam yg seringkali terlihat di sekitar kita. Hak yang seharusnya diberikan tetapi sengaja tidak diberi demi memuaskan keinginan hati yg melawan hukum Tuhan.

Teriakan keluh kesah akibat perbuatan org lain, ini didengar Tuhan, kalau sampai ke telinga Tuhan, berarti tindakannya sangat keterlaluan, melampaui batas, Tuhan pasti akan bertindak dan menghukum. Kita jgn menjd org yg melukai hati org lain, baik dg perbuatan maupun perkataan. Jgn nurani hati kita ditutupi dengan perasaan kejam & merendahkan org lain. Dlm ayat ini yang disinggung adalah org-org kaya, pny bnyk kekuasan serta menguasai hidup banyak org, harusnya menaungi, melindungi serta mengusahakan kesejahteraan mereka yg bekerja kepadanya. Seringkali org miskin dipandang tak ubahnya spt hewan, apalg para budak di zaman itu, tetapi kita hidup di zaman yg berbeda, hrs penuh kasih dan tdk saling menyakiti satu sama lain.

Jgn tahan apa yg menjd hak org lain, tapi lakukanlah kewajiban kita supaya orang itu menerima haknya dan menikmati hal positif lewat perbuatan kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Sampai ke Telinga Tuhan

Saling Mengaku Dosamu

DI 07042026

Yakobus 5:16 ILT3
Akuilah kesalahan seorang terhadap yang lain dan saling mendoakanlah seorang terhadap yang lain, supaya kamu dapat disembuhkan. Doa orang yang benar, ketika bekerja, memiliki kekuatan yang besar.

Saling mengakui kesalahan hingga saling mendoakan, menjd salah satu faktor yang menentukan kesembuhan, inilah yg perlu utk jadi perhatian kita.

Sumber dan penyebab penyakit itu terdiri dr berbagai macam, ada yg karena faktor luar spt virus, bakteri, wabah, dsbnya, ada jg yg dr faktor dlm diri sendiri spt depresi, stress, pola makan, dsbnya. Dlm ayat ini, dijabarkan bhw ada penyakit yg sebabnya itu bersumber dr dosa atau kesalahan, jd spt timbul konflik, dendam, dll. Ternyata di dlm sebuah perselisihan, tdk hanya pihak yg satu saja yg salah, biasanya dua pihak mgkin ada kesalahannya masing-masing, dan tentu perlu adanya pendamaian yang hrs dilakukan, caranya spt dlm ayat yang kita baca: saling mengaku kesalahan dan dilanjutkan dgn saling mendoakan. Kata disembuhkan dlm bhsa aslinya: iaomai, yg punya arti menyembuhkan dan membuat utuh.

Mengampuni memang hrs dilanjutkan dgn usaha pemulihan, kembali pd keadaan yg sblum konflik terjd, ini salah satu bagian yg disebut kembali menjd utuh. Sempat jd terpisah tapi kemudian disatukan kembali. Kalau dlm pernikahan itu spt rujuk. Perlu kerendahan hati utk saling mengakui dosa dan kesalahan masing-masing, terkadang ego siapa yg minta maaf duluan menjadi satu penghalang terjadinya pendamaian, jadi kedua pihak perlu merendahkan diri, sadar kesalahannya apa, mau juga untuk memaafkan. Penyakit yg dialami karena dosa dan kesalahan, sesuai ayat ini maka akan disembuhkan. Perlu seorg mediator utk menjembatani pendanaan ini, sesuai ayat dlm pasal ini, maka para pemimpin gerejalah yg menjd mediatornya.

Berdamai itu menyembuhkan dan kembali membuat jadi utuh, Tuhan ingin kita rukun satu sama lain, tdk sakit dan mengampuni satu sama lain.

Posted in Renungan | Comments Off on Saling Mengaku Dosamu

Nyatakanlah Perasaan

DI 06042026

Yakobus 5:13 ILT3
Adakah seseorang di antara kamu yang menderita kesusahan? Biarlah dia berdoa! Adakah seseorang yang bergembira? Biarlah dia bernyanyi!

Apa yang jadi suasana hati kita, sebaiknya itu dirasakan oleh org lain, supaya mereka jg bs memahami apa yg sdg kita rasakan dan menyikapi kita dengan benar.

Kadang seseorg merasa tidak dipedulikan karena menilai orang lain tdk peka dengan apa yg sdg dia rasakan. Tentu saja orang lain tdk akan selalu bs memahami dan jg bersikap yg sesuai dgn kondisi kita. Dlm ayat ini, dianjurkan utk memberi ekspresi kepada org lain ttg apa yang kita rasakan. Org yg sdg menderita kesusahan, berdoa menjd satu ekspresi yg sebaiknya menjadi pilihan. Bukan berarti org yg berdoa selalu sdg dlm keadaan susah, tetapi sebaiknya perhadapkan dahulu situasi yg kita alami kepada Tuhan. Benar memang Dia sangat pasti tahu apa yg sdg alami, tetapi apakah kita mengandalkan Tuhan atau tdk, dapat terlihat dr apakah kita jujur di hadapan Dia atau tdk. Berdoa menjd ekspresi hari kita yg menaruh kepercayaan kepada Dia.

Kalau sdg bergembira, baiklah bernyanyi, bermazmur pd Tuhan. Jgn diam saja, tapi bersyukurlah dan muliakan Tuhan. Kalau kepada manusia saja kita berterima kasih kalau ada kebaikan yg kita terima, apalagi kepada Tuhan. Kita tidak dapat membalas setimpal apa yg Tuhan lakukan pd kita, tp ucapkanlah terimakasih dr hati yang tulus, jadilah org yg tahu membalas budi. Kalau kita diam, ekspresi kita datar, org lain bisa menilai kita negatif, mgkin saja di lain wkt mereka malas berbuat baik lagi pada kita, padahal di masa depan, bs saja kita butuh pertolongan org lain. Tdk selalu kita sadar dlm keadaan yg kuat, berkecukupan, dan sehat, taburlah kebaikan, maka kita pasti menuai kebaikan jg. Taburlah apa yg baik, maka kita menuai yg baik jg.

Ekspresikan perasaan kita supaya orang lain bersikap tepat terhadap kita, jangan berharap org lain akan selalu peka dengan perasaan yg sdg kita alami.

Posted in Renungan | Comments Off on Nyatakanlah Perasaan

Punya Musuh Yang Sama

DI 02042026

Lukas 23:12 ILT3
Dan pada hari itu, baik Pilatus maupun Herodes keduanya menjadi sahabat seorang terhadap yang lain, sebab mereka sebelumnya berada dalam permusuhan di antara mereka.

Karena perkara Yesus, 2 org bermusuhan malah menjd sahabat, ini yg terjd setelah Yesus diperiksa dan diadili, sesuatu yang mengingatkan kita pd satu ungkapan.

Memiliki musuh yg sama, 2 org seteru bs menjd sekutu melawannya. Tiba-tiba yang menyebabkan mereka bermusuhan itu spt lenyap di telan bumi dan akrabnya dengan cepat terjd. Dlm hidup ini kita pasti punya musuh, terlepas mereka yg menganggap kita musuh, saingan, hambatan, dsbnya, tp tetap saja ada pihak atau oknum yg tidak suka dgn kehadiran dan perbuatan yg kita lakukan. Masalah toko sebelah ramai saja bs jd pemicu pertengkaran. Pembagian yg tdk merata dan dinilai tidak adil, perlakuan yg berbeda dan diskriminatif, perasaan yg tersakiti, dsbnya, semuanya membuat yg dahulunya damai menjadi rusuh. Anehnya adalah saat berhadapan dgn musuh yang sama, 2 org yg berseteru itu justru dapat bersatu meskipun sementara.

Penyaliban Yesus memang mengegerkan di saat itu, seorg yg ternama, dikasihi dan menjd pengharapan karena mujizat serta pengusiran roh jahat yg dilakukan-Nya, yg disebut sbg Guru dan Nabi, dituduh dapat menjd ancaman bagi masyarakat, dinilai menista agama Yudaism, menjd saingan bagi para kaum agamawi, rohaniawan yg saat itu didominasi para ahli Taurat, org Farisi dan Saduki. Seorg pembuat tanda ajaib dan mujizat, tdk melawan saat Dia ditangkap hingga mati disalibkan. Namun itulah ketaatan Yesus utk menyelesaikan misi yg Bapa berikan kepada Dia utk bisa menyelamatkan kita. Jumat Agung serta Paskah org Kristen, keduanya kesatuan peristiwa yg mengajar kita bhw kematian dan kebangkitan Yesus, benar-benar telah memerdekakan kita dr belenggu dosa.

Selamat merayakan Jumat Agung, ingat akan kasih-Nya yg menyelamatkan kita, hiduplah sbg org yg berkenan di hadapan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Punya Musuh Yang Sama

Tidak Masuk Akal

DI 01042026

Lukas 24:9, 11 ILT3
Dan setelah kembali dari kubur, mereka memberitahukan semua hal ini kepada kesebelas murid dan kepada semua orang selebihnya.
Namun perkataan mereka tampak seperti tidak masuk akal bagi mereka sehingga mereka tidak memercayainya.

Kubur Yesus yg dijaga ketat pastilah sulit bagi org biasa utk melakukan sesuatu di sana, apalagi para perempuan yg datang menjenguk kubur Yesus berkata bhw Dia telah bangkit.

Bbrpa kali sebelum penyaliban-Nya, Yesus sering membahas ttg Dia akan mati dan jg bangkit. Tp para murid tdk begitu paham & mgkin kurang percaya, pdhal mereka sndri menyaksikan bgmna Lazarus yg 4 hari di dlm kubur bs hidup kembali. Mgkin karna mereka sangat ketakutan sehingga tidak mengingat apa yg Yesus katakan. Alasan mereka tdk percaya kabar yg dibawa oleh para perempuan itu karna ‘tdk masuk akal’ mereka, mana mungkin, atau mengira itu semua halusinasi karena sdg berduka. Tp kemudian di antara mereka ada yg ingin membuktikan dan datang ke kubur Yesus, dan mereka melihat sendiri Yesus tdk ada dlm kubur, para penjaga telah pergi. Dlm hal ini kita belajar bhw sesuatu yg tdk bisa masuk akal atau logika kita, ada baiknya kita coba buktikan utk tahu kebenarannya.

Kita beriman berarti tidak mengandalkan logika, bukan berarti berpikir menolak apa yg logika katakan, tetapi terbuka utk hal yg spiritual sifatnya, sesuatu yg melampaui logika manusia. Mujizat Tuhan itu nyata & melampaui logika. Dlm Alkitab, kita dapat temui banyak peristiwa yg tdk masuk akal, di sinilah kita dihadapkan pd pilihan untuk hidup berdasarkan iman ataukah logika? Kita hidup dlm 2 ‘dimensi’ sekaligus, yaitu alam jasmani: hidup dlm tubuh jasmani yg terikat dgn keterbatasan waktu, kemudian kita jg hidup dlm alam rohani, roh kita yg sifatnya kekal akan hidup dlm kekekalan setelah meninggalkan tubuh fana kita. Jd hal yg jasmani dan rohani, keduanya hrs berimbang saat hidup di dunia ini, tetapi nantinya yg tetap kekal hanyalah roh kita.

Manusia mengalami kebuntuan jika hanya mengandalkan akalnya saja, Tuhan tidak terbatasi oleh apapun, karena itu hiduplah berdasarkan iman.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Masuk Akal

Yang Bukan Utama

DI 31032026

Lukas 24:33, 35
Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.
Lalu kedua orang itu pun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.

2 murid yg ditemui Yesus setelah bangkit ternyata di luar dr 11 murid utama Yesus, 11 karena Yudas Iskariot telah mati karna pilihannya sendiri.

Kita tahu ada 12 murid utama Yesus dan murid-murid lain, misalnya ada 70 murid: Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya (Lukas 10:1). Jadi 2 murid yg sdg menuju Emaus ini mungkin bagian dr 70 murid itu. Menariknya mereka sadar bhw orang yg bersama mereka itu Yesus, setelah Yesus memecah-mecah roti, dan ini mengingatkan mereka ttg guru mereka, ini sepertinya mengingat peristiwa Yesus memberi makan lebih dr 5000 org, dalam peristiwa itu Yesus mengucap berkat dan membagikan roti-roti pd 5000 org itu. Jadi 2 murid ini mendapat keistimewaan dari Yesus, ditambah mereka masih diajar ttg kitab suci dan mereka akhirnya paham.

Kadang kita berpikir bhw hanya org yang tertentu saja mendapat keistimewaan dr Tuhan, misalnya hamba Tuhan tertentu yg mahir dlm menafsirkan ayat Alkitab, lalu dijadikan bahan khotbah yg bagus. Tetapi sebenarnya org-org biasa juga bisa diberi keistimewaan itu asalkan Tuhan sendiri yg berkehendak. Di zaman skrg ada juga para jemaat yg mampu berkhotbah dg baik, jg ada pengusaha yg menjd pengkhotbah tp dia bukan pendeta, dsbnya. Ketekunan jd salah satu faktor penting. Keahlian dapat dipelajari tanpa mengikuti kelas, itu yang biasa kita sebut otodidak, tapi memang yg membedakan tentu legalitasnya, mungkin ahli tp tanpa sertifikat atau ijazah. Tuhan bekerja di setiap hidup org percaya, diberi karunia sesuai kehendak Tuhan, meskipun dia org biasa saja.

Jgn menyanjung seseorg berlebihan atau mengecilkan diri sendiri, semua org dapat dipakai Tuhan sesuai kehendak-Nya, buka hati dan pikiran kita utk Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Yang Bukan Utama

Hati Yang Berkobar-Kobar

DI 30032026

Lukas 24:32
Kata mereka seorang kepada yang lain: “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?”

Yesus menampakkan diri pd 2 murid yang sedang berjalan menuju Emaus, namun di dlm perjalanan itu Yesus tdk dikenali dan pd akhirnya Dia melakukan pemecahan roti.

2 murid ini menyadari sesuatu yaitu suatu rasa dlm hati mereka: berkobar-kobar saat Yesus menerangkan isi kitab suci tentang hubungan kitab suci dgn Mesias. Tentu di dlm keseharian kita, pernah merasakan yg dirasakan 2 murid Yesus ini, mgkin bukan berkobar-kobar, tp ada semangat saat kita berbincang dgn seseorg. Berarti dlm diri org itu ada sesuatu yang menyentuh hati, membuat kita bersemangat dan kuat. Dlm kisah kebangkitan Lazarus, ucapan Marta tdk begitu berpengaruh, tapi ucapan Maria itulah yg menyentuh hati Yesus. Pelajaran dr hal ini adalah jika ada Tuhan dlm hidup seseorg, dia bs membuat hati kita menjd tersentuh, bersemangat, berkobar-kobar, dsbnya, sesuatu yg bukan kesenangan yg biasa.

Kita tdk tahu isi hati dan pikiran orang lain tetapi kita bs menilai apakah dlm diri org itu ada Tuhan atau tdk, bukan perbuatan baiknya, karena org atheis jg berbuat baik, tetapi apakah saat kita dekat dgn dia dan berkomunikasi, yg dia katakan dan yg dia lakukan itu bs berpengaruh pd hati kita dg rasa yg positif. Jgn menilai org hanya dari penampilan luarnya yg kadang itu sesuatu yg dibuat-buat atau palsu. Salah satu cara kita menilainya dari apa yang kita rasakan saat bersama dia. Terkadang kita tertipu oleh kharisma seseorg, org bisa dihormati karena kekayaannya, tapi begitu kekayaan itu pergi, dia bukanlah siapa-siapa. Tetap jaga suasana hati kita supaya mudah utk merasakan Tuhan dlm diri seseorg, tidak mudah tertipu dgn yg hanya terlihat mata jasmani.

Jadilah org yg membuat hati orang lain jd berkobar-kobar ketika bersama mereka, bukan justru merasa bosan dan ketakutan saja.

Posted in Renungan | Comments Off on Hati Yang Berkobar-Kobar

Kedatangan Tuhan

DI 28032026

2 Petrus 3:4, 9 ILT3
Dan yang berkata, “Di manakah janji mengenai kedatangan-Nya, karena sejak leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap berlangsung demikian dari sejak awal penciptaan?”
Tuhan tidak menunda akan janji-Nya, sebagaimana beberapa orang menganggapnya penundaan, sebaliknya, Dia bersabar terhadap kita karena tidak menghendaki seorang pun binasa, melainkan supaya semua orang memperoleh pertobatan.

Kapan kedatangan Tuhan yang kedua kali, ini selalu jadi topik bahasan yg selalu bisa menarik perhatian bnyk org, tapi jgn lupa bhw tak seorangpun tahu kapan pastinya hari itu tiba.

Sejarah jg mencatat berbagai usaha untuk memberi tanggal kedatangan Tuhan, tapi semuanya meleset, hingga hari ini semua prediksi itu menyesatkan. Sebagian orang membahasnya dgn mengkaitkannya dgn tanda-tanda peristiwa yg sedang terjd, ini contohnya perang di Timur Tengah yang masih hangat, dikaitkan dgn kitab Wahyu. Membahas ini tentu tdk salah, tapi apa yg jadi tujuannya? Membanggakan diri karna pny banyak pengetahuan dan informasi? Atau mencari untung dgn mengadakan yg spt seminar atau ingin laris diundang oleh gereja utk berkhotbah? Seharusnya dalam membahas kedatangan Tuhan, tujuannya supaya kita semua bersiap diri, makin hari pastinya makin dekat dg kedatangan-Nya ini.

Kenapa Tuhan belum datang kembali ke-2 kalinya? Salah satu penjelasannya ada di dlm ayat ini: Tuhan bersabar supaya lebih banyak org yg bertobat, Dia tdk ingin ada yg binasa. Jadi ini ttg anugerah, pintu utk keselamatan masih terbuka, ada saatnya nanti tertutup dan tdk ada yg bisa masuk. Jadi drpd mengikuti seminar ini itu, lebih berguna bagi kita utk menginjil, mulai dari keluarga kita, lingkungan sekitar kita dan hingga ujung bumi. Penginjilan jgn sampai terhenti karena gereja sudah penuh, bukan itu patokannya, tapi saat lebih banyak org yg bertobat dan diselamatkan. Waktunya terus mendekat, bgmna persiapan kita pd hari-hari ini? Jgn sampai saat hari itu tiba, kita terkejut dan tdk siap sama sekali. Jgn sampai keselamatan itu terlepas.

Tuhan ingin lebih banyak org bertobat dan masuk kekekalan bersama Dia, tetap kita lakukan penginjilan sambil bersiap diri utk menyambut kedatangan-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Kedatangan Tuhan

Waspada Guru-Guru Palsu

DI 27032026

2 Petrus 2:3 ILT3
Dan dalam ketamakan, mereka akan memanfaatkan kamu dengan kata-kata yang dibuat-buat. Bagi mereka, penghukuman tidak akan diam berlama-lama dan kebinasaan mereka tidak terlelap.

Selain nabi palsu, pihak yg juga berbahaya bagi kerohanian orang Kristen adalah guru palsu, tentu ini bukan guru akademis yang mengajar di sekolah.

Dlm kehidupan org Yahudi zaman itu, ada bbrpa tahapan pendidikan yg wajib diikuti oleh setiap org, ada guru di setiap level yg diikuti. Yesus sendiri jg seorg guru, dalam bbrpa bagian dr Injil, para murid dan orang lain sering memangil Dia sbg guru. Ajaran Yesus saat itu seringkali dinilai berlebihan dan dianggap menyimpang, karenanya di bbrpa peristiwa, Dia hendak dihakimi oleh massa, tetapi Dia selalu meloloskan diri, karena memang belum waktunya bagi Dia untuk ditangkap. Sejak zaman gereja awal telah muncul guru-guru palsu, pengajaran yang mereka ajarkan tentunya berbahaya dan cenderung menyesatkan. Satu sifat mereka disebut dlm ayat ini: ketamakan, dan ini tentu saja berhubungan jg dengan uang dan kepopuleran.

Cara mereka bekerja, disebutkan dlm ayat ini dgn memanfaatkan org-org memakai kata-kata yg dibuat-buat. Wujudnya dapat berupa nubuatan palsu, penafsiran hukum Tuhan yg tdk Alkitabiah, dsbnya. Di zaman kini bs kita temukan bnyk peristiwa buruk yg berkaitan dgn guru palsu. Hal yg salah diputar balikkan menjd benar demi meraih simpati org banyak. Berhati-hatilah dalam menumbang ttg sesuatu dari Tuhan atau bukan, karena org terbiasa mengucapkan sesuatu dgn: “Tuhan bicara pada saya”. Di dlm hal ini sulit utk mengujinya, tapi yang bs dipertimbangkan ialah karakter orang itu, baik atau tdk. Kriteria yg kemungkinan bs menjd guru palsu tentu saja mereka yg berkaitan dgn khotbah, pengajar akademis teologia, konselor, dsbnya. Tentu saja bkn institusinya, tp oknum-oknumnya.

Waspada dgn doktrin-doktrin yg beragam, uji dgn kebenaran firman Tuhan. Jgn kita mudah percaya dgn semua yg diakui bhw itu dari Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Waspada Guru-Guru Palsu

Karena Perbuatan

DI 26032026

2 Petrus 2:2
Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat.

Mengapa sebagian org menolak menjadi Kristen? Spt dlm ayat ini, itu karena gaya hidup yg ditunjukkan sebagian org Kristen ini tdk sesuai dgn perintah Tuhan.

Kristen tp gaya hidupnya bertentangan dg firman Tuhan, jd hanya sekedar berstatus memeluk agama tp hidupnya diatur oleh dirinya sendiri. Kasus-kasus dr oknum org yg statusnya Kristen tp hidupnya duniawi dan dikuasai hawa nafsu, banyak kita bisa lihat di sekitar kita. Akibatnya Kristen jadi bahan hujatan dr mereka yg menolak Injil, menertawakan dan memvonis tidak baik menjd Kristen, tdk ada bedanya dgn yang lain, bahkan lebih hancur dan bejat hidup mereka. Tentu ini sangat menghambat di dalam kita menginjil, semua doktrin yang berkaitan dgn keselamatan seakan tidak efektif membuat seseorg percaya karena mereka melihat gaya hidup org-org yang Kristen hanya sekedar status saja, tidak lebih baik bahkan dibandingkan dengan yg atheis.

Hidup yg mengikuti hawa nafsu manusia semata, hasilnya hanyalah menikmati yg nikmat sesaat, tapi hati hampa tanpa ada Tuhan di dalamnya. Kelihatannya bahagia tp di dalamnya kosong, rapuh, ketakutan & hal negatif lainnya. Hidup mereka seperti jalan raya tanpa rambu lalu lintas, mudah terjd hal-hal yg membahayakan, tapi bagi mereka itu tdklah penting. Biasanya saat menjelang kematian, mereka ketakutan & tdk damai sejahtera, karena baru melihat kenyataan yg sebenarnya saat rohnya itu akan beralih dr hidup dlm tubuh, kembali pd Tuhan. Karena hidupnya tdk beres dlm pandangan Tuhan, bukan keselamatan yg dia terima tapi penghukuman Tuhan yang kekal sifatnya. Kecuali menjelang ajal itu mereka sadar bertobat, maka semua yang mereka buat di dunia hanya sia-sia.

Memuliakan nama Tuhan bukan sekedar saat beribadah, tp lewat cara hidup kita yg sesuai firman Tuhan, ini yg lebih penting & hrs kita tunjukkan pd semua org.

Posted in Renungan | Comments Off on Karena Perbuatan