Tuhan Mengingatnya

DI 22072022

Kejadian 30:22
Lalu ingatlah Allah akan Rahel; Allah mendengarkan permohonannya serta membuka kandungannya.

Kalau teringat sesuatu, apakah selalu diartikan sbg sesuatu itu terlupakan sebelumnya? Kalau benar Tuhan lupa, berarti Dia tidak Mahakuasa, Dia seperti manusia biasa karena bisa lupa.

Utk memahami ini, kita hrs melihat dr kata asli dr mengingat, ternyata punya arti ‘to mark’ yaitu memberi tanda. Nah, seperti kita mengerjakan sesuatu itu ada tahapan-tahapannya, yg sudah kita lakukan kita beri tanda pd catatan kita, bisa berupa tanda centang atau kata itu dicoret, atau dlm pikiran kita, yg sdh kita lakukan itu kita ingat bhw kita hrs ke tahapan berikutnya. Jadi bukan Tuhan itu lupa baru kemudian ingat, tapi Dia sdg mengerjakan rencana-Nya tahap demi tahap. Ini ibarat memasak, ada waktunya kapan garam itu hrs ditaburkan, tidak bs sembarangan waktunya, kapan harus matikan api kompornya spya tidak gosong, dsbnya. Membangun rumahpun jg ada tahapan-tahapannya, kalau salah maka sangat fatal akibatnya. Tuhan tidak ingin rencana-Nya menjadi gagal, kapan Rahel akan mengandung lalu melahirkan Yusuf, tentu ada perhitungan & perencanaan yg matang. Kenapa baru saat itu Tuhan membuka kandungan Rahel, tentu Tuhan punya alasan-Nya tersendiri. Seandainya Yusuf lahir 10 tahun sebelumnya, mgkin kisah tentang dia tdk akan spt yg tercatat dlm Alkitab, dan knp bukan Benyamin yg dipilih Tuhan utk menjd org yg bisa mengartikan mimpi Firaun? Pastinya ini adalah kedaulatan Tuhan, Yusuf lahir di saat yg Tuhan rencanakan, dan Rahel hrs mengandung terlebih dahulu.

Tuhan tidak lupa, Dia jg ‘mengingat’ kita, ketika melewati badai hidup yg rasanya panjang sekali dan sptnya tdk berujung, Tuhan diam dan tidak bertindak. Kita merasa spt Rahel, ada aib karena ‘mandul’, punya ‘rahim’ tapi tidak bisa ‘hamil’, ini gambaran bhw kita punya kemampuan tapi tdk menghasilkan, gagal terus, dicoba lagi dan lagi tapi hasilnya sama saja. Putus asa rasanya, tdk bs bangga kalau bertemu org lain, malu, minder dan merasa tidak pantas ada di komunitas kita. Kita ‘cemburu’ pada org lain, spt Rahel terhadap kakaknya, Lea, yg terus saja bisa hamil dan juga terus memberikan Yakub banyak anak laki-laki, kita lihat org lain begitu diberkati Tuhan, hidup penuh mujizat Tuhan, sudah bebas dari segala keterpurukan, sdh bs tertawa lepas, tidak kuatir ttg masa depan, lalu kita kapan? Tuhan sedang melakukan rencana-Nya atas hidup kita, sabar & tunggu waktu-Nya bagi Tuhan untuk mengingat kita, memberikan ‘tabda’ bhw sekaranglah wkt yg tepat utk kita bs ‘hamil’, bs menghasilkan dan tdk punya aib lagi, dan saatnya justru dr apa yg kita ‘lahirkan’ itu, Tuhan pakai utk sesuatu yang dahsyat di masa depan.

Tuhan tdk melupakan kita, tp Dia sdg bergerak dan bekerja mengikuti tahap demi tahap yang Dia atur dengan sempurna, pada waktu-Nya, Dia akan ‘mengingat’ kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Mengingatnya

Hukuman Orang Fasik

DI 21072022

Amsal 16:4
TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari malapetaka.

Dlm dunia ini ada gandum dan lalang, lambang dari anak-anak Tuhan dan org-org fasik, akhir dr keduanya jelas, gandum akan masuk lumbung, tp lalang akan dibakar.

Hal yg perlu kita ketahui dan pahami adalah apa yg Tuhan akan lakukan pada org-org fasik, dari ayat ini kita lihat bhw mereka dibuat Tuhan utk hari malapetaka, ini bs berarti hari malapetaka bagi diri mereka masing-masing atau suatu hari di bagian dr akhir zaman bahwa mereka semua akan dihukum Tuhan. Kalau boleh digambarkan, perbuatan org fasik itu akan ‘dibayar’ di akhir dr waktu yg Tuhan tetapkan bagi mereka. Seperti kita membayar makanan saat makan di sebuah resto, ada yang kita pesan lalu langsung dibayar baru kemudian kita makan, tapi ada yg dipesan dulu, lalu makan, baru kemudian dibayar. Apa yg org fasik lakukan sepertinya harus dibayar pada ‘akhir’, itu yg disebut dgn hari malapetaka, Jadi jgn heran kalau hari demi hari mereka semakin menjadi-jadi, makin fasik dan jahat, seolah-olah Tuhan mendiamkan dan membiarkan mrka mau berbuat sesuka hatinya, tp sesungguhnya mrka sedang menambah panjang ‘list makanan’ yang mereka nikmati padahal mereka pd akhirnya tdk sanggup utk ‘menbayarnya’, akhir dr semuanya adalah kebinasaan dan jeritan tangis yang kekal di neraka nantinya, kecuali jika mereka bertobat pada akhirnya.

Jgn heran kalau orang fasik yg ‘menganiaya’ kita terlihat makin menjadi-jadi, selalu cari gara-gara dan membuat kita kesal, mencuri damai dr hati kita, dsbnya. Kita makin difitnah, diselingkuhi, & segala macam perbuatan jahat lainnya, bgmna sikap kita? Hrs bersabar yg panjang, krna mrka hrs membayar semuanya di hari malapetaka itu, yg kita sndri tdk tahu kapan harinya, tp pastinya Tuhan melihat semuanya dan akan menghukum mereka sesuai dengan perbuatan yg dilakukan. Kita sndri harus menjaga hati dan pikiran tetap jernih dan murni, jgn sampai sakit hati yg terlalu lama, selalu sediakan stok pengampunan, dan jg jgn lupa memberkati mereka, doakan mereka, berharap mereka suatu saat akan bertobat, kita bs menjalani hidup ini dgn langkah yg ringan & melakukan apapun dgn hati yg penuh damai, tdk diganggu dgn pikiran yg ‘ngawur’, bs tersenyum dan tetap beriman pd Tuhan. Tentu ini sesuatu yg tdk semudah teorinya, namun kita perlu satu tekad utk melakukannya. Melawan apa yg kita lihat dgn mata dan apa yg kita rasakan, memilih utk percaya bhw firman Tuhan itu ya dan amin, jika kita melakukannya, maka tentu ada hasil yg kita dapatkan sesuai dgn apa yg firman Tuhan itu katakan.

Jgn sampai kita ikut menjd orang yg fasik, tetap jaga dan hati kita murni di hadapan Tuhan dan sesama, supaya pd hari Tuhan, kita tdk dihukum tp diselamatkan.

Posted in Renungan | Comments Off on Hukuman Orang Fasik

Kaya Tapi Bermasalah

DI 20072022

Amsal 15:6 KJV
In the house of the righteous is much treasure: but in the revenues of the wicked is trouble.

Dalam rumah orang benar ada banyak barang berharga/kekayaan, tapi dalam penghasilan orang fasik ada masalah/gangguan

Bagi sebagian org, uang adalah segalanya dan menjd solusi bagi semua masalah, semua bisa diatur dan diselesaikan dgn uang, karenanya utk menjadi sangat kaya itu sebuah keharusan bagi mereka.

Uang bs memperpanjang umur tapi tdk sanggup utk mencegah kematian, uang bs membuat hati merasa bahagia dan tenang, tapi uang tdk bisa selamanya membuat kita bahagia dan tenang, peranan yang dlm kehidupan memang besar, tp tetap uang punya keterbatasan dlm bbrpa hal yg membuat kita sadar bhw uang bukan segalanya walaupun uang itu punya peranan penting dlm hidup kita. Harta di tangan org benar ibarat satu pistol di tangan polisi yg dipakai utk menangkap para pelaku kriminal, tapi pistol di tangan orang jahat berubah menjd senjata yg membawa bnyk kematian dan tindakan kriminal serta teror yang mencekam. Kalau kita tidak mampu mengelola harta dgn benar, maka banyak harta justru akan menimbulkan bnyk masalah ke depannya. Anak saling bunuh demi memperebutkan warisan org tuanya, mulai berani selingkuh karena krna bnyk uang dan main judi, dsbnya. Mau jadi apa harta kita, tergantung bgmna kita mengelola harta itu, baik buruknya dampak di masa depan, dimulai dr bgmna kita memperlakukan harta hari ini. Ini tentunya perlu tuntunan firman Tuhan, dlm kitab Amsal bnyk ayat bicara ttg keuangan dan harta.

Dlm penghasilan org fasik ada masalah, di dlm bahasa aslinya adalah ‘akar’ yg artinya to stir up (menghasut), disturb (gangguan), dan jg trouble (masalah). Jadi uang org fasik itu ‘menghasut’ pemiliknya utk lebih lagi berbuat kefasikan dan dosa, uang org fasik itu justru malah membuat hidupnya mengalami bnyk gangguan, dan juga yang org fasik itu justru menjd masalah, bukan menjd solusi. Cara org fasik mendapatkan harta tentu dgn cara yg tidak benar, org umum bilang dgn cara yg ‘haram’, bs cepat kaya memang, tp kenapa justru banyak masalah dlm keluarganya, kawin cerai, merubah karakter yg dulunya baik, skrg berubah menjd sombong dan dibenci bnyk org. Uang bs merubah karakter dan hati nurani seseorg, karena mulai menempatkan uang sbg prioritas utama dlm hidup, mata bukan tertuju pd Tuhan tapi pd harta duniawi. Tidak berdosa kalau punya bnyk harta dan kaya raya, tp menjd sebuah dosa kalau posisi Tuhan kita gantikan dgn uang, dan tanpa sadar banyak org yg sudah melakukannya, keamanan hidupnya bergantung pd kekayaannya, bukan lg bergantung pd Tuhan, semuanya diukur dgn uang, uang dan uang.

Jgn sampai penghasilan kita justru membawa bnyk masalah bagi kita nantinya, carilah dengan cara yg benar, karena dgn demikian Tuhan akan memberkati pendapatan kita menjd sesuatu yg membawa damai dan ketenteraman dlm hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Kaya Tapi Bermasalah

Hati Yang Sehat

DI 19072022

Amsal 14:30 KJV
A sound heart is the life of the flesh: but envy the rottenness of the bones.

Hati yang sehat adalah kehidupan bagi tubuh, tapi iri hati adalah kebusukan dari tulang-tulang

Kesehatan bukan hanya dipengaruhi oleh hal yg sifatnya aktivitas jasmani seperti olahraga dan pola hidup sehat, tapi ternyata juga dipengaruhi oleh keadaan hati seseorg.

Dlm ayat ini dikatakan bahwa hati yang sehat itu adalah kehidupan bagi tubuh, artinya ada suatu dampak yg positif, membuat tubuh jg semakin sehat. Stress bs membuat pikiran tertekan dan membuat mood menjadi buruk, tanpa disadari tubuh kita mulai terasa tidak nyaman dan dapat mempengaruhi kualitas dari imunitas tubuh, bs cepat sakit dan cepat lelah. Sebaliknya jika hati kita bahagia, tubuh rasanya bugar sekali dan spt tidak ada capeknya. Jadi suasana hati yang kita rasakan bisa mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh kita. Dapat disimpulkan juga bhw panjang umur jg dipengaruhi dr keadaan hati kita, makin baik keadaan hati kita, maka kita bersemangat dlm melakukan aktivitas harian sehingga hasil yg didapatkan jg maksimal. Org yang bunuh diri disebabkan krna suasana hatinya yg kacau dan pikiran yg sangat ruwet, sehingga timbul putus asa dan pikiran pendek, hati sangat menderita sehingga melihat hidup ini sudah tidak ada arti dan maknanya, tidak ada orang yg peduli, kasih itu hanya teori yg indah saja, tdk ada org yg baik, dan masih bnyk lagi pikiran kacau yg timbul dan ini akhirnya yg mendorong seseorg mengambil keputusan utk mengakhiri hidupnya.

Hati yg sehat itu yg bagaimana? Apakah hati yg tenang, tenteram, kuat? Tenang, tenteram dan jg kuat itu dampak dr hati yg sehat. Ibarat tubuh yg sehat, berarti daya tahannya baik, imunitasnya tinggi, jadi hati yg sehat adalah hati yang punya daya tahan yg baik, hati yang mampu menahan keinginan untuk berbuat dosa, dan keinginan yg buruk lainnya. Mampu menahan diri, inilah bukti seseorg memiliki hati yg sehat, termasuk jg dlm hal menahan emosi supaya tdk meledak-ledak. Terlalu bergembira bs membuat org lain merasa iri dan tidak nyaman, terlalu mengikuti amarah bs membuat masalah semakin besar. Jd emosi yabg positif atau negatif jgn kita biarkan terlalu meledak-ledak. Hati yg sehat jg punya daya utk melawan semua hal yg bisa membuat kita sakit hati, bukan berarti selalu damai dgn semua org, krna pd kenyataannya konflik dan salah paham bisa terjadi sewaktu-waktu, bahkan di kalangan pertemanan yg karib sekalipun. Ada serangan lewat perkataan dan perbuatan orang terhadap kita, namun kita bs tetap menjaga hati utk tidak menjd sakit hati oleh semuanya itu dan mudah untuk mengampuni dan akibatnya hidup terasa tenang, tenteram dan menyenangkan.

Miliki hati yg sehat, ini bukan sesuatu yg terjadi secara otomatis, bukan diciptakan karena punya bnyk harta, karena org yg punya bnyk harta juga ada yg hidupnya tidak tenang dan tenteram.

Posted in Renungan | Comments Off on Hati Yang Sehat

Mendapatkan Ilmu Baru

DI 18072022

Kejadian 41:15
Berkatalah Firaun kepada Yusuf: “Aku telah bermimpi, dan seorang pun tidak ada yang dapat mengartikannya, tetapi telah kudengar tentang engkau: hanya dengan mendengar mimpi saja engkau dapat mengartikannya.”

Karena 2 mimpinya, Yusuf makin dibenci oleh saudara-saudaranya yang lain, tapi oleh 2 mimpi juga, yaitu mimpi Firaun, dia akhirnya bs melihat penggenapan Tuhan atas 2 mimpinya lewat apa yang kemudian terjadi.

Dari org yg tidak bisa mengartikan mimpi, Yusuf akhirnya menjd org yang bs mengartikan mimpi hanya dgn mendengar isi mimpinya. Tidak tahu bgmna caranya dia bs mendapat ‘ilmu’ ini, tapi dari kisah ini kita melihat bgmna cara Tuhan yg luar biasa dalam menggenapi rencana-Nya atas hidup Yusuf. 2 mimpinya membuat dia banyak mengalami penderitaan, tapi 2 mimpi juga yaitu mimpi Firaun yg membuat dia banyak menerima kemuliaan dan bahkan bisa menjadi penyelamat bagi kehidupan keluarganya bahkan jg hampir seluruh penduduk dunia saat itu. Dari sini kita bs kita belajar bhw apa yg menjadi penyebab kita mengalami penderitaan, hal itu juga bisa Tuhan pakai utk mengakhiri penderitaan kita itu. Kalau bisnis kita hancur, lewat bisnis jugalah kita bisa dipulihkan Tuhan. Lewat kegagalan dlm suatu hal, Tuhan bs pakai hal itu untuk membuat kita berhasil dan sukses. Selama yg kita alami ialah atas kehendak Tuhan, jgn takut kalau nantinya kita mengalami hal yg buruk, karena itu hanya untuk sementara saja, setelah Tuhan tetapkan batas waktunya selesai, dlm waktu singkat, kita dipulihkan dan mengalami kemuliaan Tuhan yg lebih besar drpd yg pernah kita lihat dan alami.

Dari tdk bs mengartikan mimpi, akhirnya menjd bs mengartikan mimpi, ini suatu pelajaran bagi kita bhw saat menjalani proses Tuhan, ada ‘ilmu’ baru yg akhirnya kita peroleh, dan kita gunakan ilmu itu utk keluar dr keadaan yg buruk. Dari tdk bisa menjadi bisa, dr yg terbuang menjadi yang diangkat tinggi, dari yang tdk memahami apa yg jadi kehendak Tuhan, akhirnya bisa tahu apa yg menjd kehendak Tuhan. Tidak heran jika Yusuf kemudian bs mengampuni saudara-saudaranya, karena akhirnya Yusuf sadar bahwa arti 2 mimpi itu adalah keadaan yang nantinya akan terjadi, sehingga Yusuf paham bhw semua penderitaan yg dia alami akibat perbuatan mereka memang bagian dr skenario Tuhan. Tidak ada dendam & niat membalas kejahatan, tapi justru mau menjd berkat bagi bnyk org. Kalau kita sedang dalam proses Tuhan, rugi besar sebenarnya jika tidak mendapatkan ‘ilmu baru’ selama kita menjalani semuanya. Mgkin ilmu baru itu adalah cara utk berbisnis yg beda dr sblumnya, mgkin ada ide baru yg kreatif, mgkin itu berupa kenampuan yg sifatnya supranatural, dsbnya. Penyertaan yang dari Tuhan justru membuat kita menjd org yang ebih kuat saat menjalani beratnya proses Tuhan.

Cara Tuhan membuat kita ‘naik’ adalah dengan membuat kita ‘diturunkan’ dahulu, berapa kali turun lalu naik, barulah pada waktu-Nya, Tuhan menaruh kita di posisi yg tinggi untuk waktu yg panjang, bersabar dan dapatkan ‘ilmu’ baru.

Posted in Renungan | Comments Off on Mendapatkan Ilmu Baru

Berdoalah!

DI 16072022

Yakobus 5:13
Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!

Apa yg hrs kita lakukan setelah kita mengalami sesuatu? Ekspresi menjadi suatu bukti bhw kita sedang menilai situasi yg sedang atau telah kita alami, apakah ekspresi yg positif atau negatif.

Saat menderita, baiklah untuk berdoa, knpa hrs berdoa jawabannya? Doa adalah komunikasi dg Tuhan, berdoa berarti mengkomunikasikan apa yg sdg kita alami dgn Tuhan, spt kita sdg curhat pd keluarga atau org yg kita percayai. Doa tidak harus selalu berisi permintaan ataupun hal yang profetik sifatnya, tp doa jg bisa berisi curhat pd Tuhan, menyampaikan keluh kesah, ketakutan, & hal yg lainnya. Org yg intim dg Tuhan salah satu yg jadi cirinya adalah selalu curhat apapun dgn Tuhan. Bukan soal durasi brpa lama kita berdoa, tp seberapa kita jujur dan terbuka dalam semua hal pd Tuhan. Tuhan bkn hanya sekedar Sumber Berkat, Penolong, Pembebas, tapi Tuhan jg jadi Sahabat yg mendengar keluh kesah kita, Dia jadi Bapa yg mendengar anak-Nya bercerita, di satu sisi saat berdoa perlu utk menghormati Tuhan, tapi di sisi lain, berdoa jg jgn sampai kehilangan keintiman antara kita dgn Tuhan. Contoh yg bisa kita lihat dlm doa-doa Daud pd Tuhan yg isinya bukan hanya pujian pd Tuhan & ucapan syukur, tp juga menyampaikan isi hati apa adanya pada Tuhan: kekuatiran, ketakutan, keluh kesah dan tentu saja koreksi diri di hadapan Tuhan.

Ketika curhat itu selesai kita lakukan, ada rasa spt beban yg terangkat dr hati kita, sebagian org hanya perlu curhat dan didengarkan, setelah itu dia bs menemukan solusi atas keadaan yg sdg dihadapi karena hatinya sudah ‘ringan’ sehingga bisa berpikir dgn jernih, sebagian lagi perlu utk didampingi hingga dia kuat dan bs mulai untuk berjuang dan menang atas situasi yg ada. Saat keadaan sulit, berdoalah pd Tuhan, menangis di hadapan Tuhan adalah kejujuran yg Tuhan akan hargai, kalau sedang lemah, jujurlah pd Tuhan di saat kita berdoa, jgn berdoa pura-pura beriman dan kuat, buat apa berpura-pura spt itu, karena Tuhan toh pasti tahu kita sedang lemah. Curhat dan ungkapkan isi hati, nanti bila menurut Tuhan itu ada yg salah dgn hati kita, kita bs koreksi dan memperbaiki hati dan pikiran kita. Kalau kita ini beriman pd Tuhan, kita percayakan seluruh diri dan hidup kita pd Tuhan, dan salah satunya dlm situasi sulit, kita percayakan situasi yg sdg kita hadapi pada Tuhan, bercerita apa masalahnya, terbuka di hadapan Tuhan. Walau Tuhan sudah pasti tahu sebelum kita berdoa dan bercerita, Dia tetap menunggu kita mencari wajah-Nya & mengungkapkan isi hati kita.

Mazmur 62:8
Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita. Sela

Posted in Renungan | Comments Off on Berdoalah!

Tuhan Menimbang Hati

DI 15072022

Amsal 21:2
Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHANlah yang menguji hati.

Bagi Tuhan yang paling esensial dari manusia bukanlah perbuatannya, tapi keadaan hatinya, jd bukan hanya melihat yang terlihat mata, tapi jg keadaan hati manusia.

Kata ‘menguji’ dlm ayat ini bahasa aslinya ialah ‘takan’ yg berarti mengatur (to regulate), ukuran (measure), perkiraan (estimate). Menguji hati ini bisa diartikan bhw Tuhan ingin mengetahui apa yg sebenarnya menjadi kondisi hati kita, seperti saat kita ingin mengetahui ukuran suatu benda, berapa tingginya, dalamnya, panjangnya, lebar dan volumenya, saat belum diukur tentu hanya bs mengira-ngira saja, bs tepat atau jg meleset dr perkiraan kita ukuran yg sesungguhnya. Jadi kita tdk bisa hanya mengandalkan penglihatan mata saja, tp perlu jg mengukur dgn alat ukur yg tepat sehingga kita tahu persis ukuran benda yg kita ukur tersebut. Tidak semua perbuatan baik itu lahir dr hati yg murni, ada yg utk pencitraan, atau ada tujuan tertentu yg terselubung di balik perbuatan baik tersebut. Yg Tuhan inginkan dari kita adalah melakukan kebaikan itu atas dasar mengasihi dan taat pada firman Tuhan. Manusia tdk bs melihat hati manusia lainnya, ini tentu bs membuat kita suatu saat terkejut setelah tahu bhw tindakan seseorg itu ternyata ada motivasi yg mengarah pd kejahatan atau menguntungkan dirinya sendiri, sementara kita sudah terlanjur mengagumi dan memuji tindakan org itu.

Menurut kita, apa yg kita lakukan itu sesuatu yg baik, lurus, dan benar, tp ada baiknya kita jujur pd diri sendiri, artinya menguji hati kita, melihat dgn jelas keadaan hati kita sendiri. Ini sulit utk dilakukan karena kita cenderung kompromi dgn kelemahan dan kekurangan diri kita sendiri. Hal yg bs kita jadikan contoh misalnya, kenapa kita berbohong? Karena kita kompromi dg perasaan takut kita, krna kita kompromi dgn niat jahat yg ada dlm hati kita, dsbnya. Tidak jujur pada diri sndri membuat kita tidak jujur juga terhadap org lain. Apakah jalan kita ini sudah ‘lurus’, mintalah pertolongan Tuhan utk mengujinya, mengukur & menimbangnya. Itulah sebabnya raja Daud dgn berani berkata pd Tuhan: Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku (Masmur 26:2), karena dia sadar bhw dirinya ini blm bs jujur sepenuhnya pd dirinya sndri, hanya Tuhan yg sanggup melihat keadaan dr hatinya yg sebenarnya, dan Daud perlu itu utk bisa tahu keadaan hati yg sebenarnya dan mengoreksinya agar hidupnya berkenan di hadapan Tuhan. Hrs berani menerima kenyataan bhw seringkali hati kita masih ada sesuatu yg belum bersih, jika itu dibiarkan maka bs makin besar dan meluas lalu mencemari seluruh isi hati kita.

Sering-seringlah utk menguji hati kita, supaya bs memperbaiki apa yg perlu utk diperbaiki, buang segala kekotoran yg masih ada di dlmnya, shga motivasi hati kita menjd motivasi yg murni.

Posted in Renungan, Uncategorized | Comments Off on Tuhan Menimbang Hati

Jangan Serakah

DI 14072022

Amsal 25:16 KJV
Hast thou found honey? eat so much as is sufficient for thee, lest thou be filled therewith, and vomit it.

Sudahkah engkau menemukan madu? Makanlah sebanyak yang cukup untukmu, jangan sampai kamu kekenyangan dengan itu dan memuntahkannya.

Madu tentu baik untuk kesehatan, tapi makan madu berlebihan justru tidak baik utk kesehatan tubuh kita, demikian jg vitamin maupun apapun yang disebut sebagai makanan atau minuman suplemen.

Madu itu rasanya manis, ini seperti hal-hal yang sangat kita sukai dlm hidup ini, sesuatu yg bisa membuat hidup kita bahagia, menyukakan hati dan ingin terus kita menikmatinya. Banyak harta bs menjd sesuatu yg ‘manis’ bagi semua orang, namun kalau kita tidak tahu cara mengelola dan menikmatinya, justru banyak harta bisa menjadi penyebab bnyk hal buruk yg membuat kita tidak bahagia. Madu hrs dimakan dgn takaran yg pas, demikian jg hal-hal yg ‘manis’ dlm hidup kita, hrs kita nikmati dgn ‘takaran’ yg pas, itulah kenapa kita diajar untuk berbagi dgn sesama, termasuk dlm hal harta kita, salah satu tujuannya adalah Tuhan ingin hati kita tidak terikat oleh harta, tapi tetap terikat dengan hati Tuhan. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada, ayat ini tentu sering kita baca dan dengar (Matius 6: 21). Suka dgn makanan tertentu, kita pasti akan sering makan makanan itu lagi, tp perlu diingat jg, apakah makanan yg itu baik untuk kesehatan atau tdk. Punya hobi yg ‘mahal’, jgn sampai bisa mengganggu kestabilan ekonomi kita. Jika kita suka main games, jgn sampai waktu kita hanya habis utk itu, sehingga mengabaikan apa yang seharusnya jd tugas kita.

Kenyang tentu memberi rasa nyaman, pikiran JD tenang dan hati gembira, tp kalau kekenyangan berlebihan, justru membuat kita tdk nyaman dan bahkan bs membuat perut kita sakit. Semua hal yg kita suka, bila terlalu sering dan berlebihan, bisa membuat kita bosan dan jenuh dengan hal itu, dan kejenuhan ini bs berakibat negatif pada kestabilan emosi kita. Sesuatu yg tadinya menjd kesukaan kita malah nanti kita ‘muntahkan’ krna bnyk sebab. Sesuatu yg berharga justru berubah menjd tdk berharga. Sebotol madu yg dimakan oleh banyak org lebih bermanfaat drpd dimakan sndri hingga akhirnya muntah. Berbagi dengan sesama itu spt olahraga, dgn sengaja membuat tubuh mengeluarkan kalori dan keringat, pdhal kalori itu penting bagi kekuatan kita, tapi kalau terlalu banyak kalori dlm tubuh justru tdk sehat, spt itulah gambaran ketika kita berbagi dengan sesama, ada sebagian sukacita dan harta yang kita keluarkan, dan itu justru baik utk kesehatan jiwa dan iman kita. Org yg hanya bahagia sndri tentu hatinya sudah tumpul, tapi ketika berbagi dgn sesama, ada sukacita dr Tuhan yg kita bisa rasakan dlm hati kita, kebahagiaan yang berlipat kali ganda dibandingkan jika kita hanya merasa kebahagiaan itu sendirian saja.

Berbagilah hal yang ‘manis’ dgn orang di sekitar kita, rasakan hati yg penuh dgn sukacita ketika melihat org lain jg turut merasakan sujacita yg sedang kita bagikan pd mereka.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Serakah

Berdebat Bukan Menyerang Pribadi

DI 13072022

Amsal 25:9
Belalah perkaramu terhadap sesamamu itu, tetapi jangan buka rahasia orang lain,

Berbeda pendapat dan sudut pandang tentu bs terjadi kapan saja, dlm semua jenis hubungan, dan kita perlu menjadi org yg dewasa menyikapi ketika hal itu terjd.

Membela perkara itu dlm arti berdebat, bkn dlm arti membela perkara di pengadilan, mencoba utk menjelaskan bhw apa yg jadi pendapat, pola pikir dan keputusan yg kita ambil, mengapa kita melakukan ini dan itu, dsbnya. Berdebat itu hal yg positif, asalkan tetap dlm koridornya, karena dlm perdebatan itu, kita bisa menemukan sudut pandang lain yg mungkin ada kebenaran yg tdk terpikirkan oleh kita, sesuatu yg luput dr pikiran kita, dan mgkin ada jg kritikan yg menjd koreksi bagi kita di masa depan. Berdebat beda dengan bertengkar, yg jadi ‘perang’nya adalah pendapat, ide, motivasi, dsbnya, sedangkan pertengkaran yg jadi ‘perang’nya adalah pribadi orangnya. Jd ketika berdebat, fokusnya adalah materi yg jadi perdebatan, bukan menyerang pribadi org yang sedang berdebat dgn kita. Terbukalah kalau ada kesalahan yg terungkap saat berdebat, itu satu keuntungan karena kita bs menemukan hal yang kurang atau terlupakan sehingga kita bs punya kesempatan memperbaiki utk ke depannya. Dlm perdebatan yg sehat ada bnyk hal positif yg bs didapat, apalg jika yg berdebat adalah org yang punya banyak pengetahuan dan dewasa dlm hal karekter dan cara berpikir.

Dlm berdebat, hindari utk menyerang hal pribadi dr lawan debat kita, apalg mengungkapkan apa yg menjd rahasia pribadi yg sepatutnya jangan diumbar. Tujuan berdebat adalah menemukan bnyk hal positif dlm materi yg didebatkan, bukan utk bertengkar pada akhirnya. Harus lapang hati kalau pendapat org lain itu lebih benar drpd kita, hrs bersyukur bila org lain bs membuktikan apa yg kita yakini itu benar ternyata adalah hal yang salah atau kurang tepat. Kalah berdebat bukan berarti kita ini bodoh, tapi hanya kurang matang dlm hal cara berpikir saja. Yg penting bukan utk menang dlm berdebat, tapi saling melengkapi di dlm cara berpikir, tujuannya bkn menjatuhkan, tp utk membangun, bkn utk bertengkar tp utk lebih punya pola pikir yg makin matang dan baik. Jadi tetap fokus pada materinya, hindari menyerang privacy orang lain. Selesai berdebat justru harus makin akrab, tdk ada sakit hati dan justru malah berterimakasih utk kritikan, koreksi dan nasehat positif yg muncul dlm perdebatan itu. Perlu bnyk kedewasaan berpikir supaya hal ini bisa terjadi, shga kita tdk alergi dgn perdebatan, tapi justru menganggapnya sebagai sebuah kesempatan utk bs mendapatkan bnyk hal positif ketika kita melakukannya.

Tidak salah utk membela pendapat dan pikiran kita, kalau kita yakin itu benar, belalah dg penuh keyakinan, spya org lain yg belum paham, pada saatnya bs memahami kita dgn baik.

Posted in Renungan | Comments Off on Berdebat Bukan Menyerang Pribadi

Jangan Memuji Diri Sendiri

DI 12072022

Amsal 27:2
Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.

Orang sombong itu menilai dirinya sendiri scra berlebihan, ada 2 penyebabnya, pertama karena ingin dihormati orang banyak dan merendahkan org lain, kedua, karena tidak ada org yg memuji dia.

Ada 2 jenis golongan org yg disebut dlm ayat ini yaitu org lain dan org yg tdk kita kenal atau org asing. Di zaman itu pengertian org asing adalah org bukan Israel atau org yg dari jauh. Di zaman ini pengertian orang asing sederhananya adalah orang yang blm pernah kita kenal sebelumnya. Kita memang perlu utk menilai diri kita sendiri, tapi lebih bertujuan ke arah koreksi diri supaya nantinya bs menjd pribadi yang lebih baik, bkn utk mempromosikan diri demi tujuan yang tidak mulia. Tujuan kita berbuat baik bukanlah untuk dipuji-puji oleh banyak org, tp utk membuktikan bahwa ada Tuhan dlm hidup kita dan untuk kita menunjukkan buah dr karakter kita yg baik, buah dr ibadah kita pd Tuhan, bukti bahwa kita punya kasih dlm hati kita. Motivasi hati yg murni harus jd alasan mengapa kita melakukan sesuatu atau mengatakan sesuatu. Org yg melihat dan turut merasakan dampak dari hidup kita, pasti akan memberi respon balik, kalau dampaknya positif maka respon mereka jg positif, ada pengakuan bhw kita org yg pantas utk dipuji perbuatan dan perkataannya, sebaliknya kita akan dihujat bnyk org kalau dampak yg mereka rasakan itu negatif dab buruk pengaruhnya.

Kemudian dr golongan org asing, org yang tidak kita kenal sebelumnya. Membalas kebaikan dari org yg kita kenal tentu suatu kewajiban dan bisa dilakukan dgn senang hati, balas budi istilahnya. Tp kepada org asing, apakah kita bs dengan rela melakukanya? Masih berpikir untung dan rugi? Atau kita memilih cuek saja, takut org itu adalah org jahat atau punya modus tertentu. Berbuat yg baik pd org asing bs menjadi bagian penginjilan bagi mereka, mengenalkan Tuhan lewat apa yg kita lakukan terhadap mereka. Jgn sampai org asing menemukan celah utk mencela kita krna tentu akibatnya adalah nama Tuhan menjd tidak dimuliakan. Jadi kita bukan hanya bersikap baik terhadap org yg kita kenal dan sdr seiman, tapi jg terhadap mereka yg belum pernah kita kenal sebelumnya, bahkan terhadap org yg memusuhi dan menganiaya kita. Sbg org Kristen kita wajib utk mengenalkan pribadi Tuhan lewat hidup kita di manapun kita berada, walaupun tetap ada org yg tidak merespon baik sikap baik kita terhadap mereka. Jgn lelah utk berbuat baik, selama ada kesempatan utk itu, manfaatkan dgn bijak dan selalu siap utk memuliakan Tuhan.

Tidak perlu memuji diri sendiri, biarlah org lain yg memberikan pengakuan ttg nilai diri kita, yg penting kita hrs tetap menjd pribadi yg baik dan disukai karena pengaruh baik yg kita timbulkan di lingkungan sekitar kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Memuji Diri Sendiri