Memamerkan Kebaikan

DI 28042022

Amsal 20:6 KJV
Most men will proclaim every one his own goodness: but a faithful man who can find?

Kebanyakan orang akan menyatakan pada setiap orang tentang kebaikannya sendiri, tapi seorang yang setia, siapa yang dapat menemukannya?

Tdk jarang org berbuat kebaikan bukan krna ketulusan hati, ada yg alasannya pencitraan, demi mengangkat nama baiknya, ada yg krna tdk enak hati, org lain sudah tp dia belum, & masih ada bbrpa alasan lainnya.

Apakah sesuatu yg baik kalau ada org yg dgn sengaja memamerkan perbuatan baiknya? Di dlm ayat ini, kebanyakan orang justru sengaja utk ‘memproklamasikan’ atau mengumumkan scra luas ttg perbuatan baik yg dilakukannya. Mungkin zaman skrg hal ini tdk bisa dihindari, di medsos ttg postingan kegiatan sosial spt kunjungan ke panti asuhan, panti jompo, dan yg sejenisnya dgn mudah kita temui. Alasan yg wajar dan bs diterima dgn akal sehat ialah utk ‘laporan’ pd pihak-pihak tertentu, misalnya ada kegiatan penggalangan dana utk seseorg yg sdg sakit, org yg terkena musibah, dsbnya. Tp pertanyaannya: haruskah org lain yg tidak ikut dlm kegiatan itu juga perlu tahu? Kita hrs pahami dgn benar terlebih dahulu, utk sebuah organisasi yg bergerak di bidang sosial, tentu saja mengumumkan kegiatan yang dilakukan bs membuat masyarakat percaya bhw semua sumbangan masyarakat sdhh tersalurkan utk mereka yg membutuhkan. Yg dimaksud dlm ayat ini adalah kesengajaan utk pamer, jd ada tujuan spya org lain tahu kita sudah berbuat baik, ini yg bertentangan dgn firman Tuhan.

Kalaupun terekspose, asalkan bkn kita yang sengaja mengeksposenya, ini sesuatu yang tdk melanggar firman Tuhan tentunya. Apa yg dilanggar?

Matius 6:2
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Ayat di atas memang ttg memberi sedekah, tp jgn lupa jg ayat ttg hal berdoa ini:

Matius 6:5
“Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Jd tindakan yg dengan sengaja memamerkan perbuatan baik spya namanya dipuji-puji bnyk org, bs dikategorikan sbg suatu kemunafikan, dan Tuhan tdk suka dgn org yg munafik. Jadi, batasan apa yg masih boleh kita lakukan? Ini yg hrs kita pahami. Memposting di medsos, tujuannya apa? Sekedar utk dokumentasi, ini tentu tdk salah, tapi akan melampaui batas kalau sudah ke arah ‘sengaja pamer’. Yg tahu kita mau sengaja pamer atau tdk, adalah diri kita sendiri dan Tuhan. Org lain mungkin bisa menilai kita sengaja pamer, tapi Tuhan tahu apakah kita tulus atau munafik.

Berbuat baik bukan utk dipamerkan bhw diri kita ini hebat, baik hati atau kaya, tp berbuat baik utk menyatakan kasih Tuhan pd mereka yg butuh pertolongan Tuhan melalui kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Memamerkan Kebaikan

Nasehat Dan Didikan

DI 27042022

Amsal 19:20
Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.

Menjadi bijaksana adalah sebuah proses, bkn sesuatu yg kita terima begitu saja dari Tuhan, jadi butuh waktu dan usaha yg kuat untuk bs menjd seorg yg bijaksana.

Faktor dlm diri kita yg menentukan proses ini akan berhasil ialah ‘mendengar’ & ‘menerima’. Kita mau dgn sengaja mendengarkan apa yg org lain katakan karena kita menilai bhw apa yg akan kita dengar itu sesuatu yg penting & akan berpengaruh pd hidup kita. Misalnya di saat kita menghadiri sebuah seminar, apa yg pembicara itu katakan akan kita simak dgn baik, kita ikut seminar, bayar pendaftarannya, itu karena kita menilai topik seminar yg kita ikuti itu akan membawa pengaruh positif utk kita, sekedar menambah pengetahuan, atau krna ada kaitannya dgn sesuatu yang sedang kita jalankan, bisnis atau sesuatu yg lainnya. Mau mendengarkan artinya kita rendah hati mau membuka pikiran kita diisi dg perkataan org lain, dlm ayat ini konteksnya mendengar nasehat, sesuatu yg berharga dan jg berguna utk membuat kita lebih maju, terhindar dr apa yg buruk dan jahat, serta menghindarkan kita dr berbuat apa yg salah spya jgn menyesal di masa depan. Pilihan tetap di tangan kita, mau utk mendengarkan atau malah mengabaikan.

Nasehat biasanya diberikan oleh org-org yg punya pengetahuan serta pengalaman, hasil dr kombinasi keduanya adalah nasehat yg bs diterima akal sehat dan meminimalisir efek negatifnya jika hal itu dilakukan. Nasehat jg diberikan oleh mrka yg mendidik kita: orgtua, guru, mentor, pemimpin, dsbnya. Tapi pilihan ada di tangan kita: apakah kita bersedia utk dididik atau tdk. Memiliki org-org yang punya kapasitas utk mendidik ialah keberuntungan yg jarang bnyk org miliki, karena bukan cuma kita punya kerelaan utk menerima didikan, tp apakah org itu mau utk mendidik kita. Istilah umumnya dikenal dgn ‘berjodoh’ satu sama lain. Org yg merasa dirinya sdh hebat, dalam pikirannya dia tidak butuh untuk dididik oleh siapapun jg, bahkan dia merasa pantas untuk mendidik org lain. Kesombongan adalah awal dr kehancuran, kerendahan hati mendahului kehormatan. Baik mendengar nasehat dan jg menerima didikan, keduanya butuh sikap hati yg mau merendah di hadapan Tuhan dan juga di hadapan manusia.

Menjadi bijak itu penting bagi hidup kita, tapi kita jg perlu utk memiliki kerendahan hati, tdk sombong atau meremehkan org lain, karena ada hal yg kita lebih mampu, tapi ada juga hal yg org lain punya kemampuan lebih drpd kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Nasehat Dan Didikan

Ada Yang Menjadi Tandanya

DI 26042022

Amsal 18:12 KJV
Before destruction the heart of man is haughty, and before honour is humility.

Sebelum kehancuran, hati manusia itu sombong, dan sebelum kehormatan adalah kerendahan hati

Tujuan hidup kita bs diumpamakan spt saat kita ingin pergi ke suatu tempat melalui jalan tol, saat di tengah jalan ada rambu mengenai arah yg ingin kita tuju, apakah masih terus di dlm jalan tol atau kita hrs ambil sisi keluar dr tol utk masuk ke jalan umum.

Kalau salah ambil jurusan, harusnya keluar dr tol, tp malah kita tetap lurus, akibatnya waktu perjalanan kita bisa menjd lebih panjang, krna hrs keluar di pintu keluar tol selanjutnya, blm lagi kalau ditambah dgn kemacetan, awalnya masuk tol ingin cepat sampai tp karena salah keluar pintu tol maka justru jadi lama. Rambu pintu keluar tol dipasang dekat dgn jalan raya di mana pintu tol itu ada, keluar dari pintu tol A misalnya, nanti kita akan masuk ke jalan A. Ayat yang kita baca ini harus jadi peringatan keras bagi kita, mau keluar di ‘pintu tol’ yang mana: kesombongan atau kerendahan hati? Ini bergantung pd pilihan kita sendiri, hidup jd hancur krna kita memilih utk menjd sombong dan kita akan punya kehormatan kalau kita ini memilih utk menjd rendah hati. Kadang pintu keluar tol terlewat karena kita tdk fokus saat berkendara, atau krna kita blm pernah sama sekali masuk ke tol itu, bingung mau keluar di mana? Tidak fokus dan bingung, ini hal yang berpengaruh besar pada jalan hidup seseorg.

Spt penyakit ada gejala yg muncul sbg tanda bhw dlm tubuh kita ada penyakit itu, spt juga saat sblum turun hujan deras, kadang angin kencang lebih dulu muncul disertai gemuruh suara petir yg trs menerus, gejala atau tanda nasib kita di masa depan terlihat dari apa yg muncul sbg sifat dan karakter kita. Sombong itu gejala atau tanda akan munculnya suatu kehancuran bagi hidup seseorg, mgkin orang lain tdk berani melawan, tp Tuhan yang akan menghakimi kita. Kisah Raja Nebukadnezar bs menjd contohnya, tdk ada satupun org yg berani melawannya, tp kemudian Tuhan yang menghukum dia sampai akhirnya dia sadar bhw dia sudah sombong di hadapan Tuhan. Contoh org yang dihormati karna rendah hati adalah Abigail, istri Daud, yg sebelumnya dia adalah istri Nabal, seorg kaya yang sombong, krna hikmat dan bertindak bijaksana, dia naik derajat hidupnya menjd seorg istri raja. Bnyk contoh lainnya ttg org yg sombong dan yang rendah hati, pilihan ada di tangan kita, hidup kita mau hancur, pilihlah menjadi sombong, atau kita ingin memiliki kehormatan, pilihlah utk menjd rendah hati.

Jgn salah arah dalam menjalani tujuan hidup kita, harusnya bs cepat tercapai tujuannya tp karena salah pilih antara kesombongan atau kerendahan hati, malah makin lama tujuan hidup itu akan terwujud.

Posted in Renungan | Comments Off on Ada Yang Menjadi Tandanya

Apa Gunanya Hartamu?

DI 25042022

Amsal 18:11
Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya dan seperti tembok yang tinggi menurut anggapannya.

Kota yang kuat tentu akan memberikan rasa aman bagi penduduk di dlmnya, apabila ada yg menyerang kota itu, maka tdk akan mudah utk ditaklukkan dan diduduki oleh musuh.

Hidup kita ini spt sebuah kota, tentu perlu utk dibangun dan diperkuat dlm bnyk sisi supaya ketika terjd sesuatu maka minimal masih bs utk bertahan. Pembangunan kota tentu bisa berwujud pembangunan fisik, misalnya untuk bs bertahan melawan bencana alam, rumah dan gedung harus dibuat tahan gempa, perlu diatur jalannya air sungai menuju laut supaya ketika musim hujan, tdk terjd banjir. Namun yg penting jg adalah bagaimana memperkuat keamanan dlm kota maupun dlm perbatasan. Demikian jg halnya dgn hidup kita, harta akan sedikit bnyk mempengaruhi kualitas hidup yg kita miliki, bnyk harta tentu menopang untuk kita bs hidup sehat: membeli makanan, obat, suplemen, dsbnya. Bisa membiayai sekolah dan kuliah anak-anak spya mrka bs pny masa depan yg baik, membawa kebanggaan untuk keluarga. Saat ada kebutuhan mendesak, bs mengeluarkan uang yg diperlukan, tentu akan membuat kita tdk kuatir dan takut. Harta hrs dikelola utk memperkuat kualitas hidup kita, salah kelola maka justru hidup kita menjd tdk aman dan kualitas hidupnya menurun.

Punya kekayaan berlimpah dan punya sebuah hubungan yg intim dg Tuhan ialah kombinasi yg seimbang dan membuat hidup kita aman dan bahagia. Harta ‘memperkuat’ kebutuhan fisik kita, hubungan yg intim dgn Tuhan akan ‘memperkuat’ rohani kita. Spt kita berdiri di atas 2 kaki, maka tubuh menjd seimbang, tdk nyaman bila hanya berdiri di atas 1 kaki saja, sulit utk berjalan dan nelakukan aktivitas kita sehari-hari. Punya harta tanpa punya Tuhan itu hanya membuat kita tetap merasakan ada yg ‘kosong dan hampa’ dlm hidup kita, punya Tuhan tp tdk punya harta yg cukup, ini menjd sesuatu yg membatasi ruang gerak kita, juga termasuk dlm hal pelayanan, krna pelayanan jg membutuhkan dana yg lumayan besar. Jd jgn cuma cari harta, tp tdk cari Tuhan, dan jg sebaliknya, jgn hanya cari Tuhan tapi tdk cari sumber penghasilan untuk membiayai hidup kita. Ada waktu utk hal rohani, ada waktu utk hal jasmani, tp jgn beri waktu kita utk hal yg duniawi. Harus seimbang dan keduanya hrs saling melengkapi, cari harta hrs sesuai dgn firman Tuhan, dan harta melayani kebutuhan rohani kita.

Bgmna kualitas hidup kita? Apakah spt kota yg kuat atau justru mudah untuk ditaklukkan? Jalankan hidup yg seimbang, maka hidup kita akan punya ‘kekuatan’ yg luar biasa.

Posted in Renungan | Comments Off on Apa Gunanya Hartamu?

Nasib Bisa Berubah

DI 23042022

Amsal 17:2
A wise servant shall have rule over a son that causeth shame, and shall have part of the inheritance among the brethren.

Hamba yang bijak akan berkuasa atas anak laki-laki yang menyebabkan malu, dan akan memiliki bagian dari warisan di antara para saudara

Anda percaya takdir? Scra umum takdir ialah suatu ketetapan dari yg dianggap ‘tuhan’ atau dewa dewi, atas hidup seseorg yg pasti terjd dan tdk bs diubah.

Akibat percaya akan ‘takdir dirinya’, seseorg bisa kehilangan semangat dan kepercayaan diri utk berharap bisa mengubah nasib buruk yg sedang dia alami: “Ini sudah suratan takdir saya, miskin, sakit-sakitan, gagal terus, tuhan atau dewa memang sdh mengaturnya, mgkin ini akibat dr apa yg saya buat dr kehidupan yg sebelumnya (bagi yg percaya pd reinkarnasi). Tdk bs diubah, jalani saja …” Dlm pandangan iman Kristen, kehidupan manusia itu bukan sdh ditakdirkan. Yg menjd kedaulatan Tuhan adalah menentukan kelahiran kita: wkt untuk kita dilahirkan, jd anak keluarga siapa, dan jg kpn waktunya kita akan meninggal dg normal, ini karena ada kematian yg disebabkan bunuh diri, artinya mati tdk sesuai dgn jatah umur yg Tuhan sdh tetapkan. 2 hal ini adalah otoritas penuh Tuhan, namun sejak kita dilahirkan ke dalam dunia hingga kita meninggal nantinya, nasib hidup kita ditentukan oleh bnyk faktor: ada faktor Tuhan, manusia, lingkungan, dan iblis tentunya. Faktor lingkungan itu misalnya ada bencana alam, musibah dsbnya.

Faktor manusia bisa berupa kecelakaan saat berlalu lintas, kita sdh hati-hati, tp org lain tdk hati-hati, kita tertabrak jadinya. Bisa jg berupa rencana jahat seseorg terhadap kita. Lahir di keluarga miskin, sejak kecil hidup susah. Tapi apakah akan susah dan miskin trs? Nasib bs berubah, spt ayat yg kita baca, seorg hamba bs berubah nasib berkuasa atas anak laki-laki tuannya, bahkan ikut mendpt bagian dlm hal warisan tuannya. Semua disebabkan karena hidup dan bertindak dgn bijaksana. Jgn kita percaya bahwa Tuhan ‘menakdirkan’ nasib di hidup kita, itu tdk benar, 4 faktor di atas yang mempengaruhi nasib hidup kita. Miskin bisa jadi kaya, demikian jg sebaliknya. Keputusan ada di tangan kita, mau menyerah pada nasib atau keluar dr keterbatasan yg ada, berubah atau tidak mau berubah, mau berusaha atau diam saja. Hidup dgn bijak akan membawa kita pd perubahan nasib yg lebih baik, Tuhan ingin kita hidup dlm keadaan baik, terhormat dan mulia, tp utk mencapai semua ini butuh perjuangan dan ketekunan, serta perkenanan Tuhan dlm hidup kita.

Jgn mengikatkan diri kita dgn apa yg org lain percayai sbg sebuah ‘takdir’ dlm hidup orang, dlm Kristen, nasib bs diubah kalau kita hidup dgn bijaksana.

Posted in Renungan | Comments Off on Nasib Bisa Berubah

Suasana Saat Makan

DI 22042022

Amsal 15:17 KJV
Better is a dinner of herbs where love is, than a stalled ox and hatred therewith.

Lebih baik makan malam dengan sayuran di mana ada kasih di sana, daripada makan daging lembu tambun dan kebencian menyertainya

Selain rasa makanan, suasana saat makan jg memegang peranan penting dlm kenikmatan saat menyantap makanan yg ada, lidah enak, perut kenyang, jiwa bersemangat.

Bayangkan ada 1 suasana makan malam dlm sebuah keluarga, baru saja terjd pertengkaran hebat, apakah bs makan bersama? Mgkin bs, tp suasana saat makan tentu sangat ‘horor’ & menegangkan. Mgkin mulai ada kesengajaan untuk memancing adu mulut lagi, atau diam dan saling menatap dgn tajam. Makan jd tdk nyaman, org lain jd ikut terpengaruh suasana yg ada. Duduk di depan meja yg sama tp hati saling menjauh, membuat nafsu nakan hilang dan ingin rasanya cepat-cepat kabur dr sana. Tentu beda saat ada kerukunan dlm keluarga, makan bs sambil sedikit ngobrol, ada curhat dan candaan, nafsu makanpun tdk terganggu dan tentu ini membawa kenangan manis saat suatu saat kita mengingatnya. Suasana mkn yg ada kasih dan cinta di dlmnya, walaupun dg menu yg sederhana, tdk mewah, tapi bisa menikmati suasana makan yg penuh kasih ini adalah sesuatu yg ‘mahal’ dan selalu ingin hal itu utk diulangi trs menerus, sesuatu yg amat dirindukan selama mgkin utk kita miliki.

Aktivitas makan bkn sekedar utk memenuhi kebutuhan jasmani saja: supaya perut menjd kenyang, tp aktivitas makan jg berkaitan dgn kesehatan jiwa dan mental kita. Memarahi di saat makan bukanlah suatu tindakan yg bijak, atau melanjutkan ‘perang mulut’ di meja mkn, itu sangat tdk nyaman bahkan merusak jiwa dan mental kita. Juga saat kita makan seorg diri, kalau sdg bermasalah dgn org lain, apalg sampai benci dan dendam, makan itu bisa jd sebuah pelarian, makan terlalu rakus hingga akhirnya merusak kesehatan kita. Makan sih, tp pikiran jalan trs memikirkan org yang telah menyakiti hati kita. Beda saat suasana hati kita yg penuh kasih, makan sederhanapun bs terasa nikmat dan hati bahagia. Makanan yg biasa atau mewah, hanya menyenangkan utk lidah dan perut kita, tapi suasana saat makan itu berpengaruh pd kenikmatan saat makan. Enak di lidah tp hati penuh kebencian, belum tentu makanan yg enak itu bs kita habiskan dg lahapnya. Menjaga hati memang berkaitan dgn kesehatan fisik, ilmu kedokteran pun sdh membuktikannya.

Makanlah dgn hati yg penuh kasih, jadikan di saat makan bersama sbg satu kesempatan utk kita menyelesaikan masalah yg ada, kita merasa nyaman, begitu jg dgn orang yg mkn semeja dgn kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Suasana Saat Makan

Yang Penting Ada Kedamaian

DI 21042022

Amsal 15:16 KJV
Better is little with the fear of the LORD than great treasure and trouble therewith.

Lebih baik punya sedikit dengan takut akan TUHAN daripada harta yang besar dan masalah menyertainya

Benarkah dgn punya banyak harta maka kita akan hidup bahagia? Tentu pendapat banyak orang akan berbeda-beda, namun sebenarnya bukan jumlah hartanya, tapi bgmna cara kita utk mendapatkan hartanya.

Secara umum org mendefinisikannya dg kata ‘halal’ dan ‘tdk halal’ dlm hal cara mendptkan uang, ada benarnya memang, kita jgn pakai cara-cara yg bertentangan dgn firman Tuhan, ini bs terjd kalau kita hidup takut akan Tuhan, yg bs diartikan sederhana sbg hidup dengan tdk berani melanggar apa yg Tuhan larang utk dilakukan. Bnyk ayat ttg keuangan dan harta di dlm Alkitab terutama dlm kitab Amsal, kita bs pelajari dan menemukan apa yang menjd keinginan Tuhan berkenaan dgn harta kita. Ini penting sekali supaya jgn sampai terjd spt yg ayat ini katakan: banyak harta tapi disertai dg banyak masalah. Ini bukan sekedar cara halal atau tdknya, tapi bgmna hati kita terpengaruh oleh harta yg kita miliki. Ada orang yg sangat kaya susah tidur memikirkan bisnisnya yang sangat bnyk, takut dikhianati oleh orang yang jd kepercayaannya, takut hartanya dirampok, dsbnya. Pergi sekeluarga naik pesawatpun jg diatur spya beda pesawat, spya kalau terjadi kecelakaan misalnya, tdk semua meninggal dlm satu pesawat. Ini sekedar contoh saja.

Banyak harta, banyak masalah, ini kalau kita hidup tanpa takut akan Tuhan, yang awalnya berkat dr Tuhan akhirnya berubah menjd hal yg menjerat hidup kita dlm kecemasan, panik, ketakutan dan terjerat oleh banyak masalah. Intinya tdk ada pembelaan Tuhan saat situasi sdg tdk baik. Punya harta sedikit tp damai di hati justru membawa kita dalam kebahagiaan hidup yg diidam-idamkan semua org. Tp ingat bhw ini bukan masalah jumlah hartanya, tapi apakah kita hidup takut akan Tuhan atau tdk? Tentu dgn punya harta berlimpah dan hidup takut akan Tuhan sangat menopang utk kita hidup dlm kebahagiaan, bs memberkati bnyk org melalui harta yg kita miliki. Menjadi kaya itu memang hebat, tapi lebih hebat lagi kalau kaya dan hidup dgn minim masalah, bisa dgn tenang menikmati hasil jerih lelah dan kerja kerasnya dgn penuh sukacita. Bisa tidur dgn nyenyak, tdk cemas dan panik, krna iman tdk bergantung pd bnyknya harta yg dimiliki, tapi tergantung pd kualitas hubungan kita dengan Tuhan setiap hari.

Banyak rezeki itu suatu keberuntungan, tapi adalah suatu kebahagiaan jika bs menikmati rezeki itu dlm suasana damai dan sukacita, bukan dlm kecemasan dan bnyk masalah.

Posted in Renungan | Comments Off on Yang Penting Ada Kedamaian

Hidup itu Pengorbanan

DI 20042022

Lukas 8:16, 21
“Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
Tetapi Ia menjawab mereka: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.”

Tujuan kita membawa menyalakan lampu itu tentu saja utk menerangi ruangan yang ada di sekitarnya, kalau dahulu menggunakan pelita, zaman skrg menggunakan lampu yg terletak biasanya di atas.

Hidup sbg org Kristen itu utk dipertontonkan Tuhan pada dunia, maka spt kita masuk dlm sebuah tempat yg terang sekali, kita mencari apa yg jadi sumber terangnya. Biasanya pasti kita tidak melihat ke arah bawah, tapi ke atas, benda yg paling membuat mata kita silau, itu pasti sumber terangnya. Tdk heran jika Tuhan ingin membuat hidup umat-Nya ‘naik’, ada di atas, makin di atas, makin luas penerangan yg bs dihasilkan. Org akan melihat hidup kita dgn sorotan yg tajam, ingin membuktikan apa benar yg Tuhannya org Kristen ajarkan itu bs membuat hidup umat-Nya lebih berkualitas? Atau malah lebih buruk drpd yg dia pelajari dr kitab suci agamanya. Perbandingan kualitas hidup tentu saja tdk bs dihindarkan, manusia mencari ‘tuhan’ yg menurutnya haruslah yang paling hebat dibandingkan tuhan yg lainnya. Sesuatu yg disembah haruslah yg lebih hebat drpd yg lainnya, ini konsep pemikiran banyak org, salah satu tolak ukurnya adalah kualitas yg dimiliki oleh org yg menyembah tuhannya.

Yg manusia nilai adalah apakah dg mengikuti & menyembah ‘tuhan’ akan membuat dirinya lebih baik hidupnya drpd org lain? Kalau tetap miskin, sakit-sakitan, setiap tahun hidupnya tetap menderita, lebih baik jd atheis saja, toh tetap bs jd org baik, menolong sesama dan jg hidup bahagia. Adalah sebuah kebohongan besar jika ada org yg mengatakan bhw tidak perlu berharap punya hidup yg lebih baik saat memutuskan dirinya akan hidup menyembah ‘tuhan’ yg dia yakini sbg tuhan yg benar, tidak masalah hidup menderita, miskin, asalkan bs masuk surga, cukuplah. Munafik sekali. Coba tanyakan pd diri kita sndri, mengapa kita mau menyembah Tuhan Yesus? Pasti karena ingin punya hidup yg berkualitas di dunia ini, karna Dia punya kesanggupan utk itu, dan Dia telah memberikan janji dan harapan ttg masa dpn yg cemerlang. Tuhan Yesus tahu bahwa kita membutuhkan semuanya itu dan Dia janji utk memberikannya pd mereka yg mau mengikut dan menyembah Dia, Tuhan tdk egois, hanya mau disembah tanpa memberikan yg terbaik bagi org-org yg menyembah Dia.

Hidup kita sbg org Kristen pasti disorot bnyk org, mereka ingin bukti bhw dgn menyembah Tuhan Yesus, maka hidup menjd lebih baik, & tugas kita adalah membuktikan pd mereka dg hidup sbg Kristen yg taat.

Posted in Renungan | Comments Off on Hidup itu Pengorbanan

Pilihan Tuhan

DI 19042022

Markus 3:13
Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya.

Dari sekian banyak murid-Nya, Yesus memilih 12 org dr antara mereka utk dijadikan murid utama yabg kemudian akan menjd para rasul (kecuali Yudas Iskariot).

Dlm kehidupan sehari-hari, kita pasti temukan ada org-org Kristen yg dipilih Tuhan utk satu posisi tertentu yg lebih tinggi dari kita, mgkin itu terjd di kantor kita, bahkan dlm pelayanan di gereja atau organisasi lainnya. Sama-sama berdagang, tapi toko org Kristen di dekat kita ternyata lebih ramai pembelinya drpd toko yg kita miliki. Tentu bnyk faktor yg menentukan hal spt ini bs terjd, namun salah satu hal yang hrs kita sadari adalah bhw Tuhan memilih org yg bs Dua percayai menjalankan satu posisi yg Dia perlukan ada di tengah kita. Bisa saja secara akademis, org pilihan Tuhan itu lebih rendah drpd kita, tapi itulah pilihan Tuhan yg hrs kita hormati dan setujui. Para rasul tidak semuanya adalah org-org berpendidikan, ada yg hanya seorg nelayan, tapi Tuhan tdk salah pilih tentunya. Kadang Tuhan memilih orang yg memang punya kualitas yg baik, yg lebih hebat dari kita, spt Dia memilih Paulus yang memiliki kedudukan dan pendidikan yg tinggi. Jadi pasti ada alasan yg tepat mengapa Dia memilih seseorg utk satu posisi tertentu.

Asalkan itu utk kepentingan Tuhan, kita harus belajar tunduk pd keputusan Tuhan memilih seseorg, walaupun secara penilaian manusia, org bnykpun menilai kita lebih pantas utk itu. Ini bukan utk pembuktian bhw kita ini hebat & berkualitas, tp ini ttg misi Tuhan utk apa yang Dia rencanakan supaya bs terwujud dgn baik. Mengapa dia, bukan saya? Tentu perlu waktu utk menjawab pertanyaan spt itu, ketika terjd sesuatu di depan, barulah kita paham kenapa bukan kita yg dipilih oleh Tuhan. Mgkin orang itu punya daya tahan yg lebih kuat, lebih pny ‘nyali’ drpd kita, ketaatannya pd Tuhan lebih baik drpd kita, dan bnyk alasan lainnya. Yang tahu apa yang nanti akan terjd adalah Tuhan, Dia tidak ingin misi dan rencana-Nya gagal di tengah jalan, Dia hrs memilih org yang tepat, dan kalau itu ternyata bkn kita yg dipilih, jgn protes atau kecewa, jgn berpikir kita yg paling pantas, tapi terima dgn kebesaran hati & mau bekerja sama dgn org pilihan Tuhan ini untuk mewujudkan misi dan rencana Tuhan, sekali lagi, asalkan utk kepentingan Tuhan.

Posisi kita sekarang, mungkin ada org lain yg dinilai bnyk org lebih pantas utk itu, tapi krna kita dipilih Tuhan, jalankan dgn tanggung jwb yg besar dan jgn sombong.

Posted in Renungan | Comments Off on Pilihan Tuhan

Hidup Setelah Kematian

DI 18042022

Matius 28:6-7
Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.”

Kita terbiasa mendengar firman Tuhan saat mengikuti ibadah penghiburan bahwa hidup tdk berhenti saat tubuh jasmani kita mati, tp kematian adalah sebuah awal hidup yg baru.

Peristiwa kebangkitan Yesus, yg skrg dikenal sbg hari Paskah yg dirayakan oleh gereja dan org Kristen, memang beda dg Paskah orang Yahudi, membuat kita kembali ingat bhw ada kehidupan setelah kematian, tubuh jasmani memang suatu saat akan mati, tp roh kita itu sifatnya kekal, krna itulah nantinya manusia pasti hidup dlm kekekalan, apakah kekal dlm surga atau justru kekal di neraka. Jd kita juga perlu mempersiapkan diri untuk nanti ketika tiba waktunya kita meninggal, kita sudah tahu apa yg nantinya hrs kita lakukan. Apa yg akan kita katakan saat berhadapan dlm pengadilan Tuhan, di surga akan bagaimana, dsbnya. Ini spt kita ingin tinggal di luar negeri, wajib kita pelajari semua yang berhubungan dg negara yg kita akan tinggali di sana, belajar bahasa & budayanya, mulai belajar ttg aturan-aturan yg berlaku di sana, dsbnya. Seberapa bnyk kita mengetahui perihal ttg surga? Tdk bs hanya berpikir semua berjalan otomatis, saat mati dijemput malaikat, jalan menuju pintu surga, terus pasti masuk ke dalamnya, ini pikiran yg sangat naif.

Hal yg bs kita temukan dlm Alkitab ttg surga memang blm lengkap, tp dari situ kita punya sedikit gambaran ttg apa yg nantinya akan jd aktivitas kita di sana. Jadi apa yang hrs mulai kita persiapkan dr skrg ini? Pastinya hrs pny hubungan yg intim dgn Tuhan, mau masuk ke surga yg adalah ‘Rumah Bapa’, tentu hrs dpt izin dr sang pemilik surga, tdk bs kita berkata bhw krna kita ini sering berbuat baik selama hidup di dunia, otomatis pintu surga terbuka utk kita. Kebaikan kita tidak dapat membuat dosa-dosa kita diampuni Tuhan, hanya oleh darah Anak Domba, ada pengampunan yang Tuhan sediakan bagi org berdosa, itupun hrs didahului dgn pengakuan dan pertobatan yg sungguh-sungguh. Mau masuk mall saja hrs diperiksa dulu, apalg mau masuk pintu surga, tdk boleh masih membawa dosa. Roh kita ini tdk boleh ‘najis dan kotor’, hrs disucikan oleh darah Yesus. Kpn kita masih bs menyucikan diri kita? Jwbannya adalah selama kita masih hidup di dunia, setelah mati, tdk ada lagi wkt utk itu.

Pelajari ttg surga dan dunia roh, ini bukan ttg dunia spiritual okultisme, yg kita pelajari itu ttg surga dan apa yg terjd setelah roh kita ini terpisah dr tubuh jasmani kita, di surga tidak ada org yg ‘bodoh rohani’.

Posted in Renungan | Comments Off on Hidup Setelah Kematian