Cemas Karena Dosa

DI 22062021

Mazmur 38:18 (38-19)
ya, aku mengaku kesalahanku, aku cemas karena dosaku.

Kita bersyukur bhw Tuhan memberikan pengampunan atas kesalahan dan dosa yg kita perbuat, oleh darah Kristus, kita diperdamaikan dg Tuhan, namun sisi ttg dosa bkn selesai hanya dg pengampunan dosa.

Apakah seorg yg membunuh, lalu diadili di pengadilan, kemudian divonis sekian tahun penjara, dan akhirnya saat tinggal dlm penjara, dia bertobat dan minta pada Tuhan untuk diampuni dosanya, setelah diampuni dosanya maka dia bs bebas dr penjara saat itu jg? Kadang kita terlalu meremehkan kesalahan dan dosa yg kita perbuat, kita berpikir asalkan diampuni Tuhan maka semuanya sdh selesai dan kita ‘bebas’ dr akibat kesalahan dan dosa itu. Dosanya diampuni tp akibat dr dosa yg diperbuat tetap hrs kita tanggung. Ini yg sering kita lupakan shga dg mudahnya kita melakukan dosa dg pemikiran: nanti saja menyesalnya, yg penting berbuat dulu, apalg kalau kita terdesak oleh keadaan yg sdg kita alami, tdk ada cara lain sehingga ‘terpaksa’ melanggar firman Tuhan.

Daud merasa cemas akan dosa yg dia perbuat, dia berpikir bhw sakit yg dialami, itu sbg bentuk hukuman Tuhan terhadap dosanya. Memang ada sakit yg adalah wujud hukuman Tuhan atas dosa kita, kalau kita bc dlm PL, salah satu dr 3 hal yg merupakan hukuman Tuhan adalah penyakit sampar. Kalau kita sadar resiko jika kita berbuat dosa dan walaupun kita menyesal dan diampuni Tuhan, akibat dr dosa itu tetap hrs kita tanggung sampai Tuhan menghentikannya. Masihkah ‘alarm’ hati nurani kita ‘berbunyi’ saat kita berpikir utk mulai berbuat dosa? Saat melakukan dosa, apakah hati kita gelisah atau justru merasa tdk apa-apa bahkan berpikir bhw Tuhan akan ‘maklum’ karena kita melakukannya krna terdesak oleh situasi?

Dosanya diampuni tp akibat dr dosa itu tetap hrs kita tanggung, jd jgnlah abaikan hati nurani kita yg menentang kita utk berbuat dosa, apapun situasinya.   

Posted in Renungan | Comments Off on Cemas Karena Dosa

Pencobaan Berapi-Api

DI 21062021

1 Petrus 4:12 KJV
Beloved, think it not strange concerning the fiery trial which is to try you, as though some strange thing happened unto you:

Saudara terkasih, jangan berpikir itu aneh berkenaan dengan pencobaan berapi-api yang mana itu untuk mencobaimu, seakan-akan beberapa hal aneh terjadi padamu.

Kita pasti pernah melihat sesuatu yg terbakar oleh api, pasti ada reaksi dan dampak yg ditimbulkannya, terjd sebuah perubahan bentuk dlm berbagai kasus, seperti kayu menjd abu, emas padat menjd cair, dsbnya.

Dlm ayat ini kita diingatkan bhw sesuatu yg terjd pd diri kita: pencobaan berapi-api, sesuatu yg mgkin terlihat aneh bagi kita maupun org lain, shga kita berpikir bhw ini sbg wujud murka Tuhan atas apa yg telah kita perbuat. Koreksi diri tentu wajib kita lakukan saat mengalami hal spt ini, supaya bila ada dosa maka blm kita hrs bertobat. Namun tdk semua pencobaan ini akibat dr dosa yg kita perbuat. Dlm ayat setelahnya dikatakan bhw ini adalah bagian yg jg dialami oleh pengikut Kristus lainnya dan di dlmnya nanti Tuhan akan menyatakan kemuliaan-Nya (1 Petrus 4:13). Dlm bhsa aslinya pencobaan berapi-api adalah purōsis yg berarti musibah atau cobaan yg bertujuan menguji karakter (calamities or trials that test the character).

Sesuatu dites atau diuji bertujuan utk membuktikan sesuatu, apakah sesuai dg hasil yg seharusnya sesuai dg kualitas yg diklaim melekat pd suatu benda, apakah tahan panas, anti tergores, anti pecah, dsbnya. Karakter kita diuji spya kita tahu persis bgmna kualitas karakter kita saat ini. Tuhan tdk mgkin menguji sesuatu yg blm selesai prosesnya, jd kalau ujian ttg karakter itu dtg pd kita: ingat ciri-cirinya spt disebut dlm ayat ini: pencobaan yg berapi-api dan terlihat spt sesuatu yg aneh, jd pasti yg terjd itu bkn sesuatu yg biasa atau normal, spt sesuatu yg sedang terbakar, kita pasti ‘bergumul’ dg ujian ini, jgn sampai kita ‘terbakar dan berubah wujud’. Emas padat terbakar berubah wujud menjd cair, tp emas tetaplah emas, apapun wujudnya.

Karakter yg teruji memiliki integritas yg kuat dan tdk mudah tergoyahkan oleh godaan ataupun masalah yg dialami, memang kita ‘terbakar’ namun tdk akan menjd ‘abu’ yg tdk berguna dan tdk berharga. Kuatlah saat pencobaan berapi-api ini dtg menguji karakter kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Pencobaan Berapi-Api

Ramah Tamah Pada Sesama

DI 19062021

1 Petrus 4:9 KJV
Use hospitality one to another without grudging.

Gunakan ramah tamah satu dengan yang lain tanpa persungutan

Kata ‘hospitality’ berbeda dg ‘hospital’ yg memiliki arti umum yaitu rumah sakit, kata ‘hospitality’ diartikan sbg keramah tamahan’ yg membuat org lain merasa diterima dan dihormati.

Kata ‘hospitality’ berasal dr bhsa Yunani  philoxenos yg memiliki arti ramah tamah (hospitable), murah hati terhadap tamu atau org asing (generous to guest). Di zaman itu ada org yg memang hanya lewat dan singgah di sebuah tempat dan rasul Petrus menasehatkan utk memberi keramahan atau menunjukkan kemurah hatian pd tamu atau org asing yg singgah di tempat mrka tinggal. Menunjukkan sikap bersahabat (friendly), menyambut kedatangan (welcoming to strangers or guest). Ini salah satu cara utk bersaksi ttg Kristus melalui tindakan kasih, tdk ingin bermusuhan tp ingin ada dlm perdamaian dg siapapun. Apakah ajaran Kristus itu baik atau tdk, salah satunya terlihat dr bgmna org Kristen mempraktekkan apa yg Tuhan ajarkan pd umat-Nya.

Ada catatan yg penting yaitu hal ini harus dilakukan tanpa persungutan, artinya hrs dg dasar kasih, tdk terpaksa, senang melakukannya serta murah hati, tdk pelit ataupun berharap imbalan. Mgkin ada sekian dana yg keluar utk ini, ada waktu yg dipakai walaupun dlm waktu yg lama atau singkat, dsbnya, namun yakinlah bhw ketika kita taat melakukan firman Tuhan, apa yg kita ‘bayar harganya’ pasti akan Tuhan pulihkan pd waktu-Nya. Lalu bgmna terhadap sdr seiman kita, yg dlm berjalannya wkt bs saja terjd gesekan dan pertengkaran? Sesuai ayat ini maka kita hrs tetap menunjukkan keramah tamahan jg, tanpa persungutan, dan tentu saja ada dlm keadaan damai satu sama lainnya, bila terjd masalah maka hrs segera diselesaikan dan dipulihkan hubungannya dg sesama.

Keramah tamahan dan kemurah hatian, keduanya saling berkaitan, belajar utk bs memiliki keduanya shga kita bs bersaksi melalui tindakan kasih kita pd sesama dan nama Tuhan dipermuliakan.

Posted in Renungan | Comments Off on Ramah Tamah Pada Sesama

Keduanya Sama Penting

DI 18062021

2 Petrus 3:2
supaya kamu mengingat akan perkataan yang dahulu telah diucapkan oleh nabi-nabi kudus dan mengingat akan perintah Tuhan dan Juruselamat yang telah disampaikan oleh rasul-rasulmu kepadamu.

Sejarah ke-Kristenan memang dimulai dr ketika para rasul yg sblumnya adalah murid-murid Yesus mulai menjalankan pengabaran Injil, dan ini ada dlm kitab di Perjanjian Baru.

Lalu bgmna kedudukan kitab-kitab yg ada dlm Perjanjian Lama? Tentu krna kita ini Gentile atau bkn org Yahudi (Israel), maka kita tdk terikat dan tdk wajib utk mentaati hukum Taurat yg memang pd dasarnya Tuhan berikan itu hanya utk bangsa Israel saja spya ada hukum yg mengatur hidup mrka baik utk mengatur ttg ibadah dan jg utk mengatur hidup keseharian mrka. Meskipun tdk wajib utk ditaati, namun bbrpa hal positif dlm hukum Taurat boleh utk dilakukan sndri, tp tdk boleh kita utk memaksa org lain jg melakukannya spt kita, misalnya ttg larangan makan mknan tertentu yg mnrut Taurat itu diharamkan, dan ternyata scra kesehatan dan jg ilmu kedokteran mendukung larangan itu demi alasan kesehatan tubuh kita.

Rasul Petrus menulis 2 surat utk jemaat dan dlm ayat ini mrka diingatkan utk tdk mengabaikan firman Tuhan yg diteruskan melalui para nabi-Nya yg kudus, yg kita tahu skrg itu tercatat dlm kitab Perjanjian Lama dan jg tetap berpegang pd ajaran para rasul Kristus. Jd kita jg perlu belajar ttg apa yg ada dlm PL, di sanalah kita jg bs mendpt informasi ttg apa yg sdh Tuhan lakukan dr awal penciptaan hingga masa pembuangan bangsa Israel sbg bentuk hukuman Tuhan atas dosa-dosa yg mrka perbuat. Ada hubungan yg erat antara PL dan PB, keduanya berkaitan dan merupakan satu rangkaian kisah yg di dlmnya kita bs menemukan firman yg Tuhan sampaikan yg tentunya sampai saat ini msh relevan dg kehidupan kita.

Baca dan pelajari semua yg ada di dlm PL dan PB, bnyk hal yg sangat berguna bagi kehidupan kita sehari-hari, dan kita makin mengenal Tuhan lewat firman-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Keduanya Sama Penting

Waspada Terhadap Berhala

DI 17062021

1 Yohanes 5:21 KJV
Little children, keep yourselves from idols. Amen.

Anak-anak kecil, jagalah dirimu dari berhala-berhala. Amin.

Kerohanian seorg Kristen digambarkan spt masa pertumbuhan manusia, mulai dr bayi, kanak-kanak, hingga dewasa. dan setiap masa pertumbuhan memiliki suatu hal yg perlu mendpt perhatian khusus.

Rasul Yohanes menulis surat pd jemaat yg dia panggil sbg ‘anak-anak kecil’ yg dlm bhsa aslinya adalah teknion yg punya arti yaitu anak kecil (a little child), bayi yg masih muda (an infant) dan jg biasanya digunakan oleh para guru zaman itu utk memanggil murid-murid. Spt pd masa balita atau kanak-kanak yg memiliki hal yg berupa ‘pantangan’ dan jg larangan demi terjaganya masa pertumbuhan dg baik, maka kerohanian seseorg yg masih dlm level ‘bayi dan kanak-kanak’ dlm ayat ini diperingatkan agar waspada terhadap para berhala yg ada di dunia ini. Ada apa dg berhala-berhala itu? Tentu bkn suatu yg sederhana, krna para berhala tentunya memiliki daya tariknya tersendiri shga bs membuat anak-anak Tuhan menjd murtad atau mendua hati.

Kristen yg ‘bayi dan kanak-kanak’ belum memiliki akar percaya dan iman yg kuat. Ada yg menjd Kristen krna mengalami mujizat dan kesembuhan misalnya, bgtu mengalami lagi sakit dan sdh berdoa dan didoakan tp tdk sembuh jg, maka ketika ada tawaran ‘alternatif’, bs saja org ini tergoda utk mencoba cara lain selain doa dan berpuasa utk Tuhan. Berhala biasa menawarkan kemudahan dan jln pintas utk cepat menjd kaya, cepat dpt jodoh, dijanjikan bs sembuh, apa yg dilarang dlm Kristen justru dibolehkan oleh berhala itu. Ini sangat menggiurkan dan menggoda iman, tak jarang org Kristen menjd punya pemikiran: boleh ikut sana sini asalkan masih tetap ke gereja. Tuhan tdk senang dg org yg mendua hati.

Akar hubungan dg Tuhan seharusnya bkn berdasar pd pengalaman mengalami mujizat atau manifestasi kuasa Tuhan, tp berdasar pd keterbukaan dan hubungan pribadi kita dg Tuhan yg dibangun hari demi hari.

Posted in Renungan | Comments Off on Waspada Terhadap Berhala

Bukan Sembarang Meminta

DI 16062021

1 Yohanes 5:14 KJV
And this is the confidence that we have in him, that, if we ask any thing according to his will, he heareth us:

Dan inilah keyakinan diri yang kita miliki di dalam Dia, bahwa jika kita meminta apa saja sesuai dengan kehendak-Nya, Dia mendengarkan kita

Tidak dilarang bagi kita utk meminta apa saja pd Tuhan to kita hrs ingat bhw tdk semua permintaan kita itu didengar apalg dikabulkan Tuhan, ada kriteria khusus yg perlu kita ketahui ttg hal ini.

Dari ayat ini kita tahu bhw Tuhan hanya memperhatikan permintaan kita yg tentu saja sesuai dengan kehendak-Nya. Ini bs kita maknai sbg 2 hal yg berbeda yaitu pertama, Dia ingin kita meminta sesuatu yg berdasarkan pengertian yg telah kita terima dr Tuhan sblumnya. Misalnya saat kita membc Alkitab ttg kesabaran, kita sadar bhw kesabaran itu butuh proses yg tdk ringan supaya kesabaran kita makin lebih panjang, kita meminta pd Tuhan agar dimampukan utk tahan menjalani proses kesabaran itu, permintaan ini pas dan sesuai dg kehendak Tuhan yg ingin kita memperpanjang kesabaran yg telah kita miliki, permintaan ini akan didengar oleh Tuhan. Jd apa yg Tuhan mau dan itu yg kita minta utk diri kita.

Kedua, kita meminta sesuatu yg memang tepat menurut perhitungan wkt Tuhan. Tuhan memelihara hidup kita, misalnya saat kita berdoa pd Tuhan utk kebutuhan biaya sekolah atau kuliah anak-anak kita, dan memang itu saatnya pembayaran hrs dilakukan, maka Tuhan akan memenuhi kebutuhan itu. Ini ttg waktu Tuhan, Dia tdk bertindak sembarangan, artinya tepat pd waktu yg Dia tentukan maka saat kita minta sesuatu yg tepat sesuai waktu-Nya, maka Dia mendengar dan memberikan itu bagi kita. Kita memang pny kebutuhan yg bnyk, tdk salah meminta Tuhan utk Dia memberikannya pd kita, namun bila hal itu menurut Tuhan belum waktunya Dia berikan utk kita, maka Dia mendengar permintaan kita tp Dia berikan bukan pd saat yg kita inginkan, to sesuai dg waktu yg Dia tentukan bagi kita.

Permintaan yg pasti didengar Tuhan ialah permintaan yg sesuai dg kehendak Tuhan, sesuai dg apa yg Dia mau dan diberikan sesuai dg waktu yg telah Dia tetapkan bagi kita. 

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Sembarang Meminta

Bersemangat Ketika Ditegur Tuhan

DI 15062021

Wahyu 3:19 KJV
As many as I love, I rebuke and chasten: be zealous therefore, and repent.

Sebanyak yang Aku kasihi, Aku menegur dan menghukum, bersemangatlah karenanya dan bertobat.

Memahami kalimat ini perlu kedewasaan dlm berpikir: dimarahi Tuhan koq malah hrs bersemangat dan kemudian bertobat? Biasanya kalau dimarahi, reaksi yg timbul malah tdk bersemangat.

Ditegur dan dihukum Tuhan, ini justru hal yg merupakan wujud kasih Tuhan pd kita, memang ditegur pasti krna kesalahan yg telah kita perbuat, atau ada sesuatu hal lain yg dlm pandangan Tuhan menjd satu hal yg bs membuat murka-Nya bangkit. Daripada org yg trs berbuat salah dan dia dibiarkan trs menerus berbuat salah, itu tanda bhw dia tdk diperhatikan apalg disayang Tuhan. Koreksi dan teguran dr Tuhan hrs kita pandang sbg sesuatu yg sangat positif dampaknya utk kita, spt kita sedang diberi hadiah istimewa yg mahal harganya. Kita hrs menghargai Dia yg telah mengoreksi dan menegur kita, sekalipun itu disusul dg hukuman yg hrs kita terima sbg sanksi dr kesalahan yg telah kita perbuat.

Bersemangat di dlm ayat ini berasal dari kata zēloō yg artinya semangat yg spt sesuatu sdg terbakar, atau kita kenal sbg semangat yg berapi-api, semangat spt kita sdg mengejar sesuatu sampai kita bs mendapatkannya. Sekali lagi ini sangat bertolak belakang dg sikap manusiawi kita saat sdg dikoreksi, ditegur dan diberi hukuman, kita dinasehati Tuhan agar bersemangat dan dg rela hati menerima hukuman Tuhan sbg disiplin yg dampak positifnya akan muncul di masa dpn. Dia jg menginginkan kita bertobat, kembali pd Tuhan dan berjalan kembali di jalur yg Tuhan tentukan dr awal utk kita. Kembali ke jalan Tuhan, kembali ke jalan yg benar spya kita jgn tersesat, harusnya ke surga to justru ‘nyasar’ dan berakhir di neraka.

Tunjukkan kedewasaan kita di hadapan Tuhan, krna Dia mengasihi kita maka Dia mengoreksi dan menegur bahkan jg menghukum kita, yg Dia kehendaki adalah pertobatan kita, kembali pd Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Bersemangat Ketika Ditegur Tuhan

Iri Pada Orang Jahat

DI 14062021

Amsal 24:1
Be not thou envious against evil men, neither desire to be with them.

Jangan kamu iri terhadap orang-orang jahat, juga jangan berhasrat untuk bersama dengan mereka

Tak bisa dipungkiri bahwa keadaan org yg sering melakukan hal yg jahat justru lebih baik dan enak dibandingkan org yg hidup benar di hadapan Tuhan. Ini terkadang membuat org benar iri dan tergoda.

Kita pasti pernah merasa iri terhadap org lain yg kelihatannya hidup lebih kaya, bahagia bahkan pny kekuasaan jg, dan justru mrka ini tergolong org yg seringkali melakukan hal-hal yg jahat dan bahkan melanggar hukum, baik hukum Tuhan maupun hukum negara. Kita jg berpikir: Tuhan koq biarkan dan malah keadaan mrka justru tambah ‘baik’ hari demi hari. Di sinilah kita hrs paham bhw apa yg kita lihat oleh mata belum tentu itu sesuatu yg sama terlihat oleh mata Tuhan. Spt yg Yesus katakan dlm kitab Wahyu 3:15-18 pd jemaat di Laodikia, scra mata manusia mereka terlihat kaya, berkelimpahan, tapi di mata Tuhan justru miskin, telanjang, melarat. Jd sbnarnya apa yg hrs menjd sikap kita sbg org Kristen melihat hidup org lain yg kelihatannya lebih baik?

Setiap org Kristen mengalami proses dr Tuhan, tapi keadaannya tdklah sama. Ada org yg diproses dlm hal kesehatan, ada yg dlm hal keuangan, yg lain dlm hal mental, dsbnya. Ada yg diproses pd usia muda, ada jg yg di usia tuanya, semua pasti ada proses Tuhan dlm hidupnya. Org yg skrg terlihat sangat ‘diberkati’, bs saja bbrpa wkt di depan akan mengalami proses dr Tuhan dan keadaannya justru diputar balikkan oleh Tuhan. Inipun terjd dlm hidup mrka yg menyukai kejahatan, jd kita jgn iri terhadap siapapun, kita iri krna kita tdk puas dg hidup kita skrg, lalu melihat org lain dan yg terjd adalah kita ‘protes’ dlm hati pd Tuhan. Ketdk puasan kitalah yg menjd penyebabnya dan justru kitalah yg mencari dalih dg membandingkan hidup kita dg hidup org lain utk menutupi kelemahan dan kegagalan kita sndri.

Menuruti hukum Tuhan memang tdklah mudah dan perlu kesabaran supaya kita bs sepenuhnya hidup sesuai dg apa yg Tuhan rancangkan bagi kita, jalani proses Tuhan dan lihatlah hasilnya bagi hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Iri Pada Orang Jahat

Mendengar dan Melihat

DI 12062021

Amsal 20:12
Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh TUHAN.

Seluruh anggota tubuh kita tentu saja adalah ciptaan Tuhan, dimulai saat Adam diciptakan yg kemudian dilanjutkan dg kelahiran manusia hingga saat ini, maka tetap bs kita sebut bhw manusia yg hadir di dunia melalui kelahiran, jg adalah ciptaan Tuhan.

Mengapa ada mata dan telinga? Bila kita perhatikan, suatu peristiwa yg hanya dg dilihat saja, maka itu belum lengkap, kita tdk tahu pembicaraan yg terjd shga bisa saja terjd kesalah mengertian ttg apa yg sebenarnya terjd. Demikian jg kalau kita hanya mendengar saja tp tdk melihat apa yg sbnarnya terjd, maka itupun bs timbul pemahaman yg keliru. Jd penting sekali utk melihat sekaligus mendengar, supaya kita bs paham dg benar apa yg sdg terjd dan kita bs menemukan fakta bila ada hal yg dipertanyakan. Spt kita menonton video tanpa suara dan teks, kita hanya bs mengira-ira jalan ceritanya, kalau hanya dengar suara saja, kita tdk tahu bentuk benda yg jd bahan pembicaraan, dsbnya. 

Apa yg kita lihat dan dengar, akan berefek pada suasana hati dan info yg masuk itu akan jd bahan pikiran kita. Setiap org pny ‘kekuatan’ hati dan pikirannya yg berbeda, bila info yg masuk lewat mata dan telinga itu membuat pikiran dan hati menjd amat ‘terbebani’, maka stress pun terjd, mulai timbul rasa panik, kuatir hingga rasa takut mulai dr yg normal hingga berlebihan. Kita sering mendengar nasehat utk terus menerus menjaga hati dan pikiran kita, ini jg berarti kita hrs bijak utk mengatur dg tepat apa yg perlu kita lihat dan dengar, shga yg masuk dlm hati dan pikiran kita adalah sesuatu yg baik, positif, berguna dan yg penting semua itu bkn ‘sampah’ yg sbnarnya tdk berguna dan tdk perlu ada dlm pikiran dan hati kita.

Sehebat-hebatnya dan seketat-ketatnya kita menjaga hati, sadarlah kita ini hanya manusia yg memiliki kelemahan dan satu saat bs lengah dan jatuh, jgn sombong, mintalah Tuhan utk ikut menjaga hati kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Mendengar dan Melihat

Hati Yang Membatu

DI 11062021

Lukas 10:31-33
Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.

Kisah yg Yesus ceritakan ini apakah satu perumpamaan atau kisah yg nyata, sulit untuk kita tentukan, mengingat bhw Yesus itu Tuhan yg sdh pasti melihat apa yg terjadi semuanya di dunia.

Kisah ttg seorg yg dirampok dan dianiaya oleh penyamun dlm perjalanannya ini menarik utk kita perhatikan, pesan apa yg hendak Yesus sampaikan lewat kisah ini. 2 org yg disebut identitasnya sbg seorg imam dan org Lewi, justru tdk memberi pertolongan pd org yg dirampok ini, cuma melihat dr seberang jalan lalu pergi bgtu saja. Kemungkinan yg masuk akal adalah bhw org yg dirampok ini org Samaria yg memang pd saat itu org Israel tdk biasa bergaul dg org Samaria. Tdk ada urusan dg org Samaria, jd utk apa ikut campur dg apa yg dia alami, mgkin ini pikiran dlm si imam dan org Lewi. Scra budaya mgkin bs dibenarkan, tp di mata Tuhan tentu tdk selalu sama dg apa yg ada dlm pikiran manusia.

Imam dan org Lewi, mrka ini melayani di rumah Tuhan, kalau zaman skrg ini kita kenal sbg org yg melayani Tuhan di grja, mulai dr pendeta hingga para pelayan Tuhan paling bawah, kita sebutlah sbg org-org yg ‘rohani’, tp justru mrka sama sekali tdk tergerak hatinya oleh belas kasihan terhadap org yg dirampok itu. Bgmna ini bs terjd? Ternyata pemikiran yg ada dlm bnyk org spt ini: kalau makin rohani, makin dekat dg Tuhan, berarti mulai menjauhi urusan yg berkaitan dg ke-manusia-an, Tuhan yg utama, yg lain tdk masuk prioritas. Hati-hati dg pemikiran spt ini! Tanpa sadar kita mgkin pernah utk berpikir spt itu dan kita melewatkan bgtu saja kesempatan yg Tuhan bukakan utk menyatakan kasih pd sesama yg sedang membutuhkan.

Melayani Tuhan bkn berarti mengabaikan kebutuhan sesama yg ada di hadapan kita, mengasihi Tuhan dan sesama itu satu paket, bkn 2 hal yg terpisah.

Posted in Renungan | Comments Off on Hati Yang Membatu