DI 23012020
Amsal 24:9 KJV
The thought of foolishness is sin: and the scorner is an abomination to men.
Pikiran kebodohan adalah dosa, dan si pencemooh adalah sebuah kekejian terhadap orang-orang
Penulis amsal dlm ayat ini menyamakan pikiran yg bersumber dr kebodohan itu sama dg dosa, berarti kita diingatkan utk jgn sampai memiliki kebodohan dlm diri kita.
Mengapa disamakan dg dosa? Pdhal blm tentu yg dipikirkan org bodoh itu sesuatu yg jahat, mgkin hanya sesuatu yg tdk sempurna, jauh dr yg seharusnya. Tp kita perlu ingat bhw apa yg kita katakan dan perbuat itu jg merupakan hasil dr apa yg kita pikirkan. Perkataan yg bodoh bs memancing emosi org yg mendengarnya, shga mgkin saja akhirnya org itu berdosa dlm pikiran dan kehilangan pengendalian diri. Perbuatan yg bodoh bs jg mencelakakan org lain. Jd kita jgn menganggap kebodohan hanya sbg sebuah kelemahan semata, itu jg bs sangat membahayakan.
Bodoh bknlah sebuah hal yg mustahil diubah, asalkan kita mau bljar dan berlatih, pny kerendahan hati dan kesadaran utk melepaskan kebodohan dr diri kita. Selama kita menganggap bhw kebodohan itu sekedar sebuah kelemahan yg wajar dan manusiawi, maka sulit bagi kita utk mengubah pikiran kita. Org berhikmat bs menjd berkat bagi bnyk org, demikian jg org bodoh bd dianggap mendatangkan kutuk bagi org lain. Bergaullah dg org yg bijaksana, belajar berpikir dg benar dan memasukkan bnyk pengetahuan dlm otak kita, maka kita bs mengusir kebodohan dan mengubah diri kita menjd bijak dan berpikir dg benar.
Dosa bkn hanya ttg pikiran yg jahat, tp jg pikiran yg bodoh, jgn kita jg menjd org bodoh, Tuhan kita itu penuh hikmat, maka kita sbg anak Tuhan jg hrs berhikmat.