Komitmen Taat Hukum Tuhan

DI 14022020

Mazmur 119:112

  • Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir.

Daud bertekad utk taat pd ketetapan Tuhan hingga akhir, artinya seumur hidupnya dia akan tetap melakukan apa yg menjd hukum Tuhan.

Spt seorg suami atau istri yg telah memilih seorg pasangan hidup hingga kematian yg memisahkan, artinya tdk menyesal dan seumur hidup akan menjalani hidup sbg suami istri, inilah yg Daud lakukan terhadap ketetapan Tuhan. Tentu ini bkn hal yg sederhana. Kita saja mgkin dlm hal membaca Alkitab saja masih butuh perjuangan berat utk bs trs komitmen membc Alkitab setiap hari. Daud sdh sampai pd level melakukan firman Tuhan, sdh melewati level membc dan merenungkan. Daud seorg raja tentu sibuk dg urusan pemerintahan, tp dia tetap berkomitmen menyediakan wkt khusus utk membc, merenungkan bahkan melakukan firman Tuhan.

Sbrpa kita percaya bhw firman Tuhan itu pedoman yg benar utk hidup kita? Serius atau tdknya kita dg firman Tuhan akan menjd jwbannya. Kita bs luangkan wkt utk klien atau rekan bisnis kita utk meeting membicarakan bisnis krna akan mendtgkan keuntungan bagi usaha kita, kita bs dg sengaja meluangkan wkt menonton film di bioskop krna ada film yg bagus, tp mengapa berkenaan dg firman Tuhan, kita kadang hanya menggunakan wkt sisa, itupun bkn wkt yg terbaik krna badan kita telah lelah dan pikiran kita penuh dg bnyk hal yg menyita pikiran kita. Bgmna kita meresponi firman Tuhan akan menunjukkan rasa hormat kita pd Tuhan, apalg bcra cinta kita pd Tuhan, kalau firman-Nya saja blm kita cintai, bgmna mgkin kita bs mencintai Tuhan?

Mencintai Tuhan berarti jg mencintai firman-Nya, sediakan waktu kita yg terbaik utk merenungkan firman Tuhan dan melakukannya dlm keseharian kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Komitmen Taat Hukum Tuhan

Anak Nazar

DI 13022020

Amsal 31:2

  • Apa yang akan kukatakan, anakku, anak kandungku, anak nazarku?

Sebagian isi kitab Amsal memang tdk ditulis oleh Salomo, salah satunya Amsal 31 ini, nasehat ibu dr raja Lemuel, seorg raja di Masa.

Lemuel ternyata adalah anak nazar, bs diartikan 2 hal: pertama, mgkin ibunya dahulu mandul, kemudian bernazar minta supaya diberikan anak oleh Tuhan, dan dikabulkan sehingga mengandung dan melahirkan Lemuel. Kedua, mgkin krna suatu sebab, ibu Lemuel bernazar pd Tuhan ttg sesuatu mengenai Lemuel. Seseorg yg dinazarkan pd Tuhan berarti dikhususkan hanya utk Tuhan. Contoh lain dlm Alkitab misalnya Samuel, stlah ibunya bernazar krna ingin pny anak, maka Tuhan membuat Hana mengandung dan akhirnya Samuel diserahkan pd Tuhan utk melayani Dia. Nasehat ibu dr Lemuel dlm perikop ini agaknya disebabkan oleh gaya hidup Lemuel yg kurang baik sbg seorg raja, shga ibunya perlu memberi nasehat dan peringatan.

Pernahkah kita bernazar sesuatu pd Tuhan? Coba diingat kembali, biasanya kita mudah menjanjikan sesuatu pd Tuhan krna ingin cepat mengalami sesuatu, setelah Tuhan mengabulkannya malah mgkin kita yg lupa akan janji kita. Nazar hampir disamakan spt sebuah sumpah, jd bkn sesuatu yg main-main. Ingat bhw jgn mempermainkan Tuhan dlm hal nazar atau berjanji, Tuhan ingat dan menunggu kita utk membayar nazar memenuhi janji kita. Lebih baik tdk bernazar drpd nantinya kita lalai menepatinya. Krna itu pikirkan baik-baik jika ingin bernazar, sanggup atau tdk utk membayarnya. Membayar nazar itu bukti bhw kita menghormati Tuhan, taat pd hukum Tuhan.

Jadilah org yg bs dipercaya perkataannya, baik pd Tuhan maupun manusia, krna kita akan mengalami dampak baik atau buruk dr perkataan yg kita ucapkan.

Posted in Renungan | Comments Off on Anak Nazar

Memagari Firman Tuhan

DI 12022020

Mazmur 119:60 KJV
I made haste, and delayed not to keep thy commandments.

  • Aku bergegas, dan tidak menunda untuk menjaga perintah-perintah-Mu.

Daud sangat mencintai Firman Tuhan, dan ternyata dia spt seorg pengawal yg ‘mengawal’ firman Tuhan agar tetap ada dlm hidupnya.

Kata ‘keep’ dlm bhsa aslinya adalah ‘shà‚mar’ yg berarti memelihara, mengawal, menjaga, memagari dg duri. Sesuatu dijaga dan dilindungi spya tdk tercuri, tetap pd tempatnya dan aman. Ini memang sptnya tdk lazim, biasanya kita berpikir firman Tuhanlah yg menjaga hidup kita, jika kita taat maka hidup kita akan diberkati, berhasil, bahagia, dsbnya. Tentu ini benar adanya, namun kita sndri jg harus menjaga firman Tuhan tetap tinggal dlm hidup kita. Spt kita mendpt penghasilan dr bisnis atau pekerjaan kita, maka kitapun hrs berusaha spya bisnis itu tetap berjalan, kita hrs berupaya spya kita tetap bs memiliki pekerjaan itu shga kita tetap memiliki penghasilan scra trs menerus.

Bgmna dg kita? Apa yg kita lakukan terhadap firman Tuhan? Bnyk org membiarkan firman Tuhan ‘tercuri’ dr hidupnya (Matius 13:9), shga saat membutuhkan tuntunan Tuhan, tdk ada satu firmanpun yg masih teringat dan dipahami. Hasilnya kita menjd org yg mudah panik, bertindak ceroboh, bahkan berbuat dosa demi melindungi diri dan keluar dr masalah. Kita tdk ‘memagari’ firman Tuhan dlm hidup kita shga kita kehilangan tuntunan utk hidup, kehilangan kebahagiaan, mengalami kegagalan, tdk memiliki keamanan dlm hidup kita. Jgn biarkan ini terjd shga pd akhirnya kita menyesali semuanya, tak ada waktu dan kesempatan lg utk memperbaiki semuanya.

Pagari firman Tuhan dlm hidup kita, jgn sampai tercuri atau terampas oleh si jahat dan situasi yg menekan. Kehilangan firman Tuhan berarti hidup tanpa pedoman yg jelas, bs tersesat.

Posted in Renungan | Comments Off on Memagari Firman Tuhan

Mencintai Firman Tuhan

DI 11022020

Mazmur 119:47

  • Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu.

Sesuatu atau seseorg yg kita cintai tentunya mendpt tempat khusus dlm hati kita, sangat berharga dan tdk rela jika kehilangan, tdk sekedar suka saja.

Daud sangat mencintai firman Tuhan, pasti ada sebabnya. Sbg seorg raja, dia memiliki segalanya, mau apa saja pasti bs mendptkannya. Kekayaan dan kemuliaan yg dia miliki sbg seorg raja, tdk membuatnya menyepelekan firman Tuhan. Hidupnya tdk disandarkan pd kekayaan dan kedudukannya sbg raja di Israel, dia tetap memposisikan dirinya sbg seorg hamba di hadapan Tuhan. Dia sadar bhw hidupnya hrs dituntun oleh kebenaran firman Tuhan shga dia bs memerintah sbg raja dg baik, mengarahkan rakyatnya utk melakukan firman Tuhan sesuai dg yg tertulis, dan hasilnya adalah bangsa Israel mengalami kejayaan di zaman Daud memerintah, dan Daud tetap menjd raja hingga masa tuanya.

Tentu Daud pernah membuat kesalahan dan dosa, namun justru firman Tuhanlah yg memampukan dia utk bertobat dan kembali berkomitmen pd Tuhan. Ada sebagian org yg krna berbuat dosa justru mulai menjauhi firman Tuhan dan justru lanjut hidup dlm dosa. Apakah kita mencintai firman Tuhan hingga skrg? Apakah kita sandarkan hidup kita pd kebenaran firman Tuhan? Mulailah utk mencintai firman Tuhan dg kesadaran bhw kita butuh dituntun oleh kebenaran firman Tuhan shga kita mendpt perkenanan dr Tuhan, dan hidup kita mengalami hal-hal yg baik hingga akhir hidup kita nantinya. Butuh perjuangan utk mendisiplinkan diri kita, tdk kompromi dg keduniawian, utk bs mencintai firman Tuhan.

Mulailah dg membaca Alkitab secara rutin setiap hari, sediakan wkt utk merenungkannya, kemudian praktekkan dlm keseharian hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Mencintai Firman Tuhan

Tetap Merenungkan Firman

DI 10022020

Mazmur 119:23

  • Sekalipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan aku, hamba-Mu ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.

Bisakah kita tenang di saat sebenarnya ada sesuatu yg sdg terjd di luar kewajaran? Daud bs tetap merenungkan firman Tuhan sekalipun ada org-org yg ingin berniat jahat terhadapnya.

Biasanya org akan kehilangan kendali diri, dikuasai emosi, hilang kesabaran, panik, takut, dsbnya, saat tahu ada sesuatu yg tdk baik sdg mendatanginya. Seandainya ini terjd pd kita, bgmna respon kita? Teladani apa yg Daud lakukan, dia tetap merenungkan firman Tuhan, bkn sekedar mengingat-ingat, krna merenungkan firman Tuhan itu butuh ketenangan dan waktu tersendiri, spt seorang yg bermeditasi. Bs mengendalikan suasana hati, menguasai pikiran dan emosi. Ini tdk mudah dan tdk semua org bs melakukannya. Iman pd Tuhanlah yg pd akhirnya memegang peranan penting dlm hal pengendalian diri, menyadari bhw Tuhan selalu membela org yg hidupnya berkenan di mata-Nya.

Jgn biarkan situasi yg menguasai kita, justru hrs sebaliknya. Jgn biarkan pikiran kita berpikir secara ‘liar’, shga yg muncul adalah pikiran-pikiran yg menyebabkan kita panik, takut, curiga, ingin berniat jahat, dsbnya. Merenungkan firman Tuhan akan membantu kita utk menfokuskan pikiran hanya ke satu topik saja, yaitu kebenaran firman Tuhan. Temukan janji-janji Tuhan, apa yg Tuhan sediakan pd umat-Nya, nasehat-nasehat bijak dr kitab Amsal, dsbnya. Kita bs melihat lebih jelas ttg situasi yg sdg kita hadapi, ada Tuhan yg menyertai kita, kuasa-Nya yg tak terbatas, strategi apa yg hrs kita siapkan, bs kita dptkan saat merenungkan firman Tuhan. Karena itulah jgn lalai utk tetap menyediakan waktu utk merenungkan firman-Nya.

Kalau kita menilai firman Tuhan itu penting dlm hidup kita, pasti kita menyediakan lebih bnyk waktu yg cukup utk merenungkan firman Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tetap Merenungkan Firman

Hidup Yang Berubah

DI 08022020

Yehezkiel 47:9

  • sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup.

Air laut berubah menjd air tawar, tentu ini sebuah perubahan yg ekstrim, spt seseorg yg berganti identitas diri, bkn lg menjd dirinya yg lama.

Hidup kita ketika menjd Kristen, hrsnya menjd awal perubahan menuju pribadi yg lebih baik. Karakter kita dibentuk Tuhan, kita hrs membuang kebiasaan buruk yg kita miliki setelah tahu ttg kebenaran firman Tuhan, hrs menjd org yg menguasai diri seutuhnya, dsbnya. Utk sebuah perubahan diperlukan sebuah kesadaran utk berubah dan menyesuaikan diri terhadap aturan yg diterapkan demi terwujudnya keadaan yg lebih baik dr sblumnya. Org tdk mau berubah krna menganggap dirinya sdh sempurna dan lebih baik drpd org lain.

Utk berubah menjd pribadi yg lebih baik, perlu disiplin dan ketekunan serta tdk mudah menyerah pd keadaan dan realita. Perkembangan yg terjd mgkin saja lambat, namun kita perlu sabar utk itu. Bnyk hambatan dr dlm diri kita sndri, pola pikir kita yg cenderung berpihak pd kelemahan diri, jatuh bangun ketika mengalami ujian dr Tuhan, komentar org lain yg negatif, dan masih bnyk lagi lainnya. Jalani proses yg ada, pasti ada situasi yg tdk membuat kita nyaman, tp itulah harga yg hrs kita bayar demi sebuah perubahan ke arah positif.

Apa yg hrs kita ubah dr diri kita? Evaluasi diri dan temukan hal-hal buruk apa yg hrs kita buang dan hal-hal baik apa yg hrs kita masukkan dlm diri kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Hidup Yang Berubah

Berpikir Yang Jahat

DI 07022020

Matius 9:4

  • Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?

Bnyk hal yg bs mempengaruhi suasana hati kita, apakah itu sesuatu yg baik atau buruk, namun ini terjd jika kita membiarkan hal-hal itu mempengaruhi pikiran kita.

Hati bs saja menolak apa yg pikiran kita katakan, itulah fungsi dr hati nurani kita, namun jika kondisi hati kita sdg tdk normal, mgkin krna terluka, tersakiti, trauma masa lalu, depresi, dendam, dsbnya, kita mulai berusaha membela dan melindungi diri kita sndri hingga pd akhirnya pikiran-pikiran yg jahat itu mulai masuk dlm hati kita dan semakin dipikir maka hati lebih condong pd yg jahat. Segala sesuatunya dipandang dr sudut pandang yg negatif, penuh kecurigaan, dsbnya. Kita kehilangan kendali atas hati kita sndri.

Jgn biarkan yg jahat menguasai hati kita, spt virus atau bakteri yg masuk dlm tubuh dan menang melawan daya tahan tubuh kita shga pd akhirnya kita mengalami sakit bahkan bs berujung pd kematian. Iman adalah daya tahan bagi rohani kita, krna itulah iman kita hrs diperkuat dg dasar pemahaman ttg firman Tuhan yg benar. Firman Tuhan bs menaklukkan pikiran-pikiran jahat yg berusaha menguasai hati kita, firman Tuhan mengingatkan bhw sesuatu itu baik dan benar atau salah dan jahat.

Hiduplah dlm kecintaan akan firman Tuhan setiap hari, jgn biarkan yg jahat bs masuk dan menguasai hati kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Berpikir Yang Jahat

Menolak Kebenaran

DI 06022020

Kisah Para Rasul 24:24-25
Dan setelah beberapa hari datanglah Feliks bersama-sama dengan isterinya Drusila, seorang Yahudi; ia menyuruh memanggil Paulus, lalu mendengar dari padanya tentang kepercayaan kepada Yesus Kristus.

  • Tetapi ketika Paulus berbicara tentang kebenaran, penguasaan diri dan penghakiman yang akan datang, Feliks menjadi takut dan berkata: “Cukuplah dahulu dan pergilah sekarang; apabila ada kesempatan baik, aku akan menyuruh memanggil engkau.”

Feliks adalah seorg wali negeri yg tahu ttg ‘Jalan Tuhan’ yaitu mrka yg percaya akan Injil pd zaman itu, dia jg ingin mendengar ttg ajaran Yesus, namun ketika sampai pd ajaran ttg kebenaran, penguasaan diri dan penghakiman, dia menolak utk trs mendengarkannya.

Ini adalah gambaran ttg bbrpa bagian dr org yg sempat tertarik pd ajaran Yesus namun pd batasan tertentu tdk lg ingin mengetahui lebih dlm. Bgtupun sebagian org Kristen, ada yg memilih-milih bagian mana dr firman Tuhan yg mau dilakukan dan mana yg tdk. Ketika firman Tuhan mulai menyinggung ttg kebenaran, penguasaan diri dan penghakiman, ada penolakan dlm dirinya dan tdk mau tahu ttg hal itu. Sesuatu yg membatasi ruang gerak dan kebebasan pribadinya utk berbuat apa yg dianggap benar, akan pasti tdk akan boleh masuk ke dlm hati dan pikirannya.

Kita tdk boleh memilih-milih mana yg mau kita lakukan dan yg tdk mau kita lakukan. Kebenaran Tuhan hrslah kita terima seutuhnya dan tunduk pd kebenaran itu. Sekalipun itu spt membatasi ruang gerak kita, namun tujuannya justru utk kebaikan hidup kita sndri. Kita perlu membenahi kelemahan yg kita miliki, belajar utk tdk menganggapnya sbg sesuatu yg normal. Semua org memang pny kelemahan masing-masing, tp itu bkn berarti kelemahan kita biarkan bgtu saja. Kita hrs membenahinya.

Ingatlah bhw akan ada saatnya Tuhan membalaskan setiap perbuatan yg kita lakukan, termasuk ketaatan atau ketdk taatan kita pd firman Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Menolak Kebenaran

Sama-Sama Berdosa

DI 05022020

Yohanes 8:7, 9
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”

  • Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.

Semua manusia pasti berdosa, jd bkn tentang siapa yg dosanya paling bnyk atau paling besar, tapi bgmna mempertanggung jwbkannya pd Tuhan.

Ketika kita memperkarakan dosa org lain, maka kita hrs ingat bhw kitapun punya dosa kpd Tuhan dan jg sesama yg hrs dipertanggung jwbkan. Lebih mudah menemukan dosa org lain drpd mengakui dosa kita sndri. Kita cenderung kompromi dg dosa kita sndri, menganggapnya terjd krna godaan utk itu sangat kuat, tdk sanggup kita melawannya, lalu kita menghakimi org lain bhw dia tdk berjaga-jaga hingga akhirnya melakukan dosa. Dosa bagi dirinya dianggap sbg sesuatu yg manusiawi sifatnya, sementara dosa org lain dianggap sbg sebuah kesengajaan, itulah sifat manusia yg berusaha tampil baik di mata org sementara dia memandang rendah org yg berbuat dosa.

Bukankah kita sehrsnya membenahi hidup kita terlebih dahulu? Membereskan dosa-dosa kita di hadapan Tuhan secepatnya? Kita sebenarnya sdg menggunakan dosa org lain utk menutupi dosa kita sndri. Sengaja menghebohkan dosa org lain namun sbnarnya utk mengalihkan perhatian org lain dr dosa yg kelihatan, inilah kemunafikan yg sering kita tdk sadari dilakukan terhadap diri kita sndri. Cepat atau lambat, Tuhan akan berurusan dg dosa kita, sdhkah kita siap menghadapinya? Sdhkah kita berdamai dg Tuhan dan mengakui dosa kita? Senang melihat org lain dihukum Tuhan, bknlah sebuah sifat yg baik. Ingatlah bhw dosa kitapun bnyk di hadapan Tuhan.

Jgn biarkan dosa menghalangi Tuhan utk mengasihi kita, akui dan cepat bereskan sblum setiap kita menghadap Hakim Yangadil, yg sanggup membinasakan kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Sama-Sama Berdosa

Menjadi Takut

DI 04022020

1 Samuel 18:12

  • Saul menjadi takut kepada Daud, karena TUHAN menyertai Daud, sedang dari pada Saul Ia telah undur.

Saul sebenarnya sadar bhw dia telah melakukan kesalahan di mata Tuhan dan akibatnya Roh Tuhan pergi meninggalkan dirinya shga penyertaan Tuhanpun tdk lg ada dlm hidupnya. Dia menjd takut pd Daud krna Daud disertai Tuhan.

Rasa takut bs bersumber dr berbagai hal, bs krna trauma masa lalu, krna stress berlebihan, krna diancam dan ditekan, dsbnya, ketika kita dikuasai ketakutan, maka pikiran dan hati kita menjd tdk lg murni, bs sampai kehilangan semangat hidup dan bertindak di luar akal sehat. Namun ada satu ketakutan yg hrs dimiliki oleh setiap org yaitu takut kehilangan penyertaan Tuhan dlm hidupnya. Ini bahkan bs spt Tuhan menjd ‘musuh’ bagi kita, Dia tdk akan membuat yg kita lakukan menjd berhasil dan beruntung. Kita bs kehilangan damai sejahtera dan hidup dlm penuh ketakutan akibat pikiran kita sndri. Tentu ini hidup yg tdk nyaman.

Jgn pernah mengecewakan Tuhan dg berbuat apa yg Dia tdk sukai dan melanggar perintah-Nya. Apa yg dilarang Tuhan jgn kita lakukan, ini tentu dianggap sbg menentang Tuhan bahkan menantang Dia. Keadaan yg mendesak bknlah bs menjd alasan utk kita melanggar perintah Tuhan. Justru kita hrs semakin dekat dg Tuhan dan meminta Dia utk memberikan petunjuk mengenai apa yg hrs kita lakukan di saat yg genting. Jgn gegabah dan ceroboh dg bertindak tanpa disuruh Tuhan. Resikonya sangat besar dan bahkan bs sangat merusak hidup kita, membuat situasi yg ada semakin rumit dan tdk bs kita kendalikan. Akibatnya kita terpuruk semakin dlm dan terikat dg bnyk dosa, diperhamba dosa.

Sabar dlm menanti-nantikan Tuhan, perlu waktu dan ketekunan. Lebih baik tidak terburu-buru hingga kita mendpt petunjuk dr Tuhan drpd bertindak sndri namun justru beresiko kita kehilangan penyertaan Tuhan dlm hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Takut