Berhasil Dalam Kerohanian

DI 25112019

2 Tawarikh 31:21 KJV
And in every work that he began in the service of the house of God, and in the law, and in the commandments, to seek his God, he did it with all his heart, and prospered.

  • Dan dalam setiap perkerjaan yang dia mulai dalam pelayanan rumah Tuhan, dan dalam hukum, dan dalam perintah-perintah, untuk mencari Tuhannya, dia melakukannya dengan segenap hati, dan berhasil.

Raja Hizkia membawa pembaharuan dlm hal kerohanian bangsanya setelah sekian lama sejak zaman Daud dan Salomo, para raja silih berganti melakukan apa yg baik atau yg jahat di hadapan Tuhan, dan yg dia usahakan itu berhasil.

Keberhasilannya adalah krna dia melakukan semuanya dg segenap hati. Dia memahami bhw yg dia lakukan itu tdk mudah dan membutuhkan perencanaan dan waktu utk mewujudkannya. Semua bergantung pd ketetapan hatinya utk mewujudkan keinginannya melakukan apa yg baik, benar dan sesuai dg hukum Tuhan. Krna ini hendak melibatkan seluruh bangsa, maka perlu ketegasan dirinya sbg raja utk memulai dan menjalankannya. Niat baik dan yg sesuai dg kehendak Tuhan, pd akhirnya dibuat berhasil oleh Tuhan. Tdk ada yg mustahil jika sesuai dg kehendak Tuhan dan dilakukan dg segenap hati.

Mgkin kita pernah merencanakan sesuatu tp akhirnya tdk terwujud, atau mgkin hasilnya tdk spt yg diharapkan. Hebatnya sebuah perencanaan tanpa disertai dg kesungguhan hati dlm wujud berkomitmen menjalankan sesuai rencana, maka rencana tetaplah rencana. Spt dlm pertandingan sepakbola, ada peluang menciptakan goal, tp tendangannya lemah shga bola bs ditangkap oleh penjaga gawang. Membuat mknan tp gagal dlm eksekusi akhir menjadikan mknan itu rasanya tdk sesuai dg yg diinginkan, mknan yg ‘gagal’. Kegagalan tdk menghasilkan apapun meskipun sdh bnyk yg diusahakan utk berhasil, semua menjd sia-sia.

Jgn hanya pandai rapat dan membuat rencana, tp berhikmat dlm mengerjakan rencana itu, berkomitmen dan perlu kerja sama dg yg lainnya. Libatkan Tuhan dlm setiap perencanaan kita, maka Dia akan membuat yg kita kerjakan menjd berhasil.

Posted in Renungan | Comments Off on Berhasil Dalam Kerohanian

Jatuh Karena Kesalahan

DI 23112019

Hosea 14:1 KJV
O Israel, return unto the LORD thy God; for thou hast fallen by thine iniquity.

  • Oh Israel, kembali pada TUHANmu, karena engkau telah jatuh oleh kesalahanmu.

Org yg bersalah pd Tuhan itu digambarkan spt org yg jatuh, bs diartikan tersandung, ambruk karena tdk ada kekuatan, atau masuk dlm sebuah situasi yg ‘levelnya’ turun, tdk sebaik dr sblumnya.

Mengapa sampai kita berbuat kesalahan? Dlm pasal di mana ayat ini berada, ternyata telah terjd penyembahan berhala, tdk lg menyembah Tuhan. Berhala memang pny daya tarik tersendiri bagi mrka yg menyembahnya. Dijanjikan bs menjd kaya, boleh melakukan apa yg dilarang Tuhan, bs memberi apa yg diinginkan manusia dg cara yg lebih cepat. Masih bnyk lg alasannya, namun ujung dr penyembahan berhala tentu saja hidup yg tdk penuh damai dan berakhir dg kebinasaan. Gambarannya spt sesuatu yg luarnya manis namun dlmnya terasa pahit.

Kembali pd Tuhan sering diartikan sbg tindakan nyata dr sebuah pertobatan. Kembali tentu saja memutar arah ke arah lokasi sebelumnya, artinya tdk meneruskan berjalan ke arah yg menyimpang jauh, tp mulai berbalik dan berjalan menuju ke lokasi awalnya. Kembali pd Tuhan berarti meninggalkan berhala dan segala aturannya. Hrs ada pemutusan perjanjian dg berhala itu spya tdk bs dituntut dlm alam rohnya, krna biasanya utk mendptkan sesuatu dr berhala itu, ada ikatan perjanjian dan syarat-syarat tertentu yg hrs dilakukan. Jika tdk diputuskan, maka dianggap masih sbg penyembah berhala itu dan masih terikat dg perjanjian dengannya.

Jgn kembali berhubungan dg penyembahan berhala jika kita sdh bertobat. Hrs tegas dan berkomitmen utk hanya menyembah Tuhan saja, jgn kembali jatuh dan mengalami hidup yg tdk penuh damai.

Posted in Renungan | Comments Off on Jatuh Karena Kesalahan

Mewarisi Tuhan

DI 22112019

Yehezkiel 44:28 (KJV)
And it shall be unto them for an inheritance: I am their inheritance: and ye shall give them no possession in Israel: I am their possession.

  • Dan ini akan terjadi pada mereka untuk sebuah warisan: Akulah warisan mereka, dan kamu tidak memberi mereka kepunyaan di Israel, Akulah kepunyaan mereka.

Bagi kaum suku Lewi, mrka tdk diberikan undi saat Musa membagi-bagi hak kepemilikan atas wilayah, namun ada bbrpa kota yg sengaja diberikan oleh suku lainnya utk mrka demi kepentingan tertentu. Sebuah keistimewaan bagi mrka adalah Tuhanlah yg menjd warisan dan kepunyaan mrka.

Suku Lewi bs menjd gambaran bagi mrka yg mgkin tdk terlalu bnyk memiliki harta benda, namun mrka memiliki kedekatan yg khusus dg Tuhan. Sebagian org berpikir bhw dg memiliki harta duniawi maka mrka memiliki segalanya, shga kadang mrka memandang rendah org-org yg tdk bgtu bnyk memiliki harta. Kalau 11 suku lain mrka hrs bekerja utk mencukupi kebutuhan hidup maka suku Lewi justru dicukupi kebutuhannya oleh 11 suku itu krna mrka dikhususkan Tuhan utk melayani di bait suci. Org yg zaman skrg mgkin dikenal sbg ‘fulltimer gereja’, hidupnya utk melayani Tuhan dan jemaat.

Bisakah kita merasa lebih beruntung jika tdk bgtu bnyk memiliki harta namun memiliki Tuhan sbg warisan dan kepunyaannya? Harta warisan dan harta milik di dunia bs berkurang jumlahnya, tp Tuhan tdk pernah berubah oleh sebab apapun jg. Memiliki Tuhan berarti memiliki sumber dr segalanya. Ini yg hrs kita sadari dlm hidup ini, kesetiaan Tuhan menjd jaminan bhw penyertaan Tuhan atas hidup kita itu sempurna, melewati situasi apapun, kita tdk sndrian menghadapinya. Kita hrs menempatkan Tuhan lebih berharga dr apapun jg yg kita miliki, shga kita akan mengusahakan diri kita tetap trs mengasihi Tuhan, tetap memiliki Dia.

Bangun trs hubungan yg intim dg Tuhan, jgn sampai kita kehilangan Tuhan di dlm hidup kita. Belajar utk tetap setia pd Tuhan apapun yg terjd, segalanya bs hilang dr hidup kita, tp Tuhan tetap menjd milik kita selama-lamanya.

Posted in Renungan | Comments Off on Mewarisi Tuhan

Mencari Tuhan

DI 21112019

Yesaya 45:19 KJV
I have not spoken in secret, in a dark place of the earth: I said not unto the seed of Jacob, Seek ye me in vain: I the LORD speak righteousness, I declare things that are right.

  • Aku tidak berbicara dalam rahasia, dalam sebuah tempat gelap dunia, Aku tidak berkata pada keturunan Yakub: “Kamu carilah Aku dalam kesia-siaan, Aku TUHAN berbicara kebenaran, Aku mendeklarasikan hal-hal yang adalah benar.

Sebuah penegasan Tuhan bagi kita melalui ayat ini adalah bhw ketika kita mencari Tuhan, itu tdk sia-sia, ada sesuatu yg kita terima saat kita mencari Tuhan dg segenap hati.

Spt ketika kita mencari seseorg demi sebuah urusan penting, biasanya ada hal yg perlu pembicaraan lebih lanjut. Ketika kita mencari Tuhan dan menemukan-Nya, maka yg Dia bcrakan adalah kebenaran, menyatakan hal-hal yg benar. Jd kita hrs paham bhw ketika bertemu dg Tuhan, kita hrs siap dikoreksi, yg salah akan dinyatakan salah, yg benar akan dinyatakan benar. Kita mencari Tuhan bkn sekedar ingin meminta pertolongan dan perlindungan, tp jg utk memiliki kebenaran Tuhan dlm hidup kita. Kebenaran Tuhan akan membongkar kesalahan dari sisi manusia kita.

Dikoreksi itu sebuah anugerah, sekaligus merupakan sebuah situasi yg tdk nyaman. Apa yg mgkin sdh sejak lama kita yakini bhw itu benar, namun dr sudut pandang Tuhan itu ternyata salah, dlm diri kita bs terjd sebuah perdebatan bahkan mgkin menolak kebenaran Tuhan. Kebenaran Tuhan seringkali kita nilai terlalu ideal, tdk pas dg sesuatu yg sdh berlaku utk umum dan yg sdh lama dilakukan. Akan ada resiko yg timbul kalau kita menerapkan kebenaran Tuhan, resiko yg justru nilainya negatif utk kita. Percayalah bhw Tuhan bertanggung jwb atas kebenaran-Nya, ketika kita melakukannya, Dia akan membela kita. Jgn takut melakukan kebenaran Tuhan.

Carilah Tuhan dan temukan kebenaran di dlm Dia. Membuka diri utk dikoreksi Tuhan dan mengubah cara kita berpikir dan cara kita memandang situasi yg sdg terjd. Lakukan yg benar, Tuhan ada di pihak kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Mencari Tuhan

Pahit Terasa Manis

DI 20112019

Amsal 27:7 KJV
The full soul loatheth an honeycomb; but to the hungry soul every bitter thing is sweet.

  • Jiwa yang puas menginjak-injak sarang madu, tapi untuk jiwa yang lapar setiap hal yang pahit itu manis

Bagi org yg usianya sdh lanjut, biasa digunakan istilah sdh makan ‘asam garam kehidupan’, pahit manisnya hidup ini sdh dialami berulang kali, suka dan duka silih berganti. Ini gambaran ttg sdh berbagai peristiwa dialami dan dilewati dg baik.

Ayat ini mengajar kita ttg sebuah paradoks yaitu 2 situasi yg saling berlawanan, yg satu tdk menghargai yg sbnarnya berharga, disebut dg menginjak sarang madu, sdgkan yg satu lg merasakan yg pahit menjd terasa manis. Org yg sdh jenuh dg sesuatu biasanya tdk lg bgtu menghargai apa yg sbnarnya dia sukai. Buat org yg kaya, mkn di resto dg harga ratusan ribu itu sdh biasa, kadang bosan mkn di situ, tp bagi org yg tdk kaya, mkn di resto itu spt sebuah hal yg diimpikan, ketika dia mkn terlihat sangat meniknatinya seakan dia tdk akan kembali bs mkn di situ. Jd ini pljaran ttg menghargai setiap kesempatan, apakah kita anggap itu hal yg biasa atau kita nilai sbg kesempatan emas. Respon kita akan berbeda tergantung penilaian kita.

Hal yg pahit itu terasa manis bagi jiwa yg lapar. Lapar berarti perut kosong, butuh diisi mknan. Spt seorg muda yg kuliah di luar negeri sambil bekerja membiayai sndri kuliahnya, bnyk hal yg tdk nyaman dan mgkin terasa pahit saat menekuni pekerjaannya di negeri org. Namun dia sadar bhw dia memerlukan pengalaman itu dan bs dia jalani hingga selesai. Obat memang pahit tp hrs tetap kita minum dan telan spya kita sembuh. Kadang org menilai hal yg pahit dlm hidup ini sbg sebuah kesialan dan keburukan, tp org bijak tetap bs menerimanya sbg bagian dr kehidupan, terima dan ambil pelajaran dr hal yg pahit itu. Melihat yg telah terjd bkn timbul kekecewaan tp justru ucapan syukur pd Tuhan.

Hargailah sesuatu yg berharga, jgn kita membuangnya dan menyia-nyiakannya. Kalau bosan atau jenuh dlm hidup ini, lihatlah masa lalu kita, betapa bnyk hal yg pahit dlm hidup ini, Tuhan buat terasa manis utk kita. Bersyukurlah!

Posted in Renungan | Comments Off on Pahit Terasa Manis

Sikap Setelah Berdoa

DI 19112019

1 Samuel 1:18-19
Sesudah itu berkatalah perempuan itu: “Biarlah hambamu ini mendapat belas kasihan dari padamu.” Lalu keluarlah perempuan itu, ia mau makan dan mukanya tidak muram lagi.

  • Keesokan harinya bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu sujud menyembah di hadapan TUHAN; kemudian pulanglah mereka ke rumahnya di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, isterinya, TUHAN ingat kepadanya.

Hana telah menyampaikan doa dan bernazar pd Tuhan, kemudian memutuskan utk merubah sikapnya, tdk lg spt sebelumnya, dan ini membuat Tuhan mengingat Dia dan mengabulkan permintaannya.

Bersukacita setelah berdoa merupakan bukti dr iman kita pd Tuhan. Org yg tdk beriman tdk percaya bhw dia akan menerima hal yg nyata dr doanya pd Tuhan. Mrka berpikir bila dikabulkan ya syukur, jika tdk, ya pasrah pd keadaan. Doa yg tdk didasari iman tentu saja tdk akan dikabulkan Tuhan, kecuali Dia berbelas kasihan terhadap org itu dan mau melakukan sesuatu terhadapnya. Namun tak mgkin trs berharap Tuhan berbelas kasihan pd kita, perlu kita belajar berdoa dg dasar iman dan kehendak Tuhan. Doa yg bkn hanya menguntungkan kita, tp jg menguntungkan Tuhan.

Nazar Hana pd Tuhan memang menguntungkan Tuhan. Pd waktunya kemudian, hadirnya Samuel menjd jwban atas kebejatan 2 anak laki-laki dr imam Eli yg melayani di bait suci. Bangsa Israel memerlukan pemimpin dlm hal kerohanian yg patut dihormati dan diteladani. Imam Eli gagal mendidik 2 anak laki-lakinya, shga Tuhan pd akhirnya menghadirkan Samuel sbg penggantinya. Doa Hana menjd sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Israel wkt itu walaupun dia tdk menyadarinya. Perubahan sikapnya setelah berdoa membuat Tuhan mengingat Dia, setahun kemudian Samuel lahir dr rahimnya, dia melihat wujud nyata dr doa yg dijwb Tuhan.

Apakah ada doa yg sdg kita tunggu jwbannya dr Tuhan? Ubahlah sikap kita spt Hana, tunjukkan iman kita pd Tuhan dan hidup dlm sukacita. Kembali pd dasar iman bhw kita hidup bergantung dr apa yg ada di dlm diri kita, bkn pd keadaan maupun apapun yg terjd di luar diri kita. Pastikan ada Tuhan dlm hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Sikap Setelah Berdoa

Harus Pintar Jika Melayani Tuhan

DI 18112019

2 Tawarikh 30:22
And Hezekiah spake comfortably unto all the Levites that taught the good knowledge of the LORD: and they did eat throughout the feast seven days, offering peace offerings, and making confession to the LORD God of their fathers.

  • Dan Hizkia bicara dengan nyaman pada semua orang Lewi yang diajarkan pengetahuan yang baik tentang TUHAN, dan mereka makan sepanjang 7 hari perayaan itu, mempersembahkan korban pendamaian, dan membuat pengakuan pada TUHAN bapa leluhur mereka.

Seorg yg sdh melayani plynan sbg pengerja ibadah raya pernah berkata bahwa kalau ingin melayani Tuhan tdk perlu bnyk tahu ttg pengetahuan Firman Tuhan. Tampaknya org ini merasa bhw melayani Tuhan itu cm bermodalkan keinginan saja.

Suku Lewi adalah suku yg Tuhan pilih utk melayani Dia di bait suci. Hrs pny bnyk pengetahuan krna aturan ttg ibadah dan persembahan korban, cara memberkati bangsa, mentahirkan diri, dsbnya, sangatlah bnyk. Dlm ayat ini tercatat bhw org Lewi bkn hanya diajarkan ttg cara melayani di bait suci, tp jg pengetahuan ttg Tuhan itu sndri. Bila diaplikasikan ke zaman skrg, ‘org Lewi’ bs diwujudkan sbg mrka yg terlibat dlm plynan ibadah di gereja: para pengerja, usher, diaken, pendoa ibadah raja, guru sekolah minggu, pemusik, wl, singers, dsbnya. Tdk boleh tdk, harus pintar, artinya memiliki pengetahuan ttg Tuhan, tata plynan grja hingga etika dlm melayani.

Alangkah malunya jika ternyata jemaat umum justru pny disiplin rohani lbh baik drpd mrka yg terlibat melayani di grja. Hrs tahu diri, dipanggil Tuhan utk melayani itu sebuah anugerah, namun bkn berarti kita tdk menaikkan kualitas rohani dan kualitas melayani. Org yg melayani di grja hrsnya pny kualitas lebih drpd jemaat umum, ini sebuah tanggung jwb yg hrs dipertanggung jwbkan di hadapan Tuhan. Namun sayangnya yg dipertajam hanya dr segi keterampilan dlm melayani, shga nantinya muncullah berbagai macam skandal memalukan yg dilakukan oleh mrka yg melayani di grja. Menjd batu sandungan yg menghambat org lain yg ingin melayani di grja namun akhirnya krna melihat contoh yg buruk, akhirnya mrka justru mengundurkan diri.

Apakah kita ini terlibat plynan di grja atau sbg jemaat biasa, pny tanggung jwb masing-masing pd Tuhan utk memiliki kualitas rohani yg baik. Tambah pengetahuan ttg Tuhan dan firman-Nya shga kita bs menjd berkat bagi sesama.

Posted in Renungan | Comments Off on Harus Pintar Jika Melayani Tuhan

Tuhan Menjaga Harta Kita

DI 16112019

Bilangan 36:9-10
Sebab milik pusaka itu tidak boleh beralih dari suku ke suku, tetapi suku-suku orang Israel haruslah masing-masing memegang milik pusakanya sendiri.”

  • Seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, demikianlah diperbuat anak-anak perempuan Zelafehad.

Peraturan Tuhan mengenai hak milik warisan setiap suku Israel spya tdk beralih ke suku lainnya walaupun sesama bangsa Israel, adalah bukti bhw Tuhan menjaga harta milik umat-Nya.

Keselamatan seringkali kita pikirkan hanya masalah surga neraka, hidup kekal, selamat dr bencana, dsbnya. Namun ternyata keselamatan dr Tuhan jg melingkupi sampai area harta milik kita, Tuhan menjaga spya harta milik kita tdk tersentuh atau pd akhirnya menjd milik org lain dg cara apapun. Yg telah Tuhan berikan pd kita sbg harta milik, Tuhan ingin itu tetap menjd milik kita:

Ayub 1:10
Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.

Selama kita hidup benar di hadapan Tuhan, harta kita akan tetap aman dan menjd milik kita. Namun jika Tuhan ingin menguji kita dlm sesuatu hal, mgkin saja spt kisah Ayub, kita bs kehilangan harta pd awalnya, tp jika ujian itu selesai dan hasilnya spt yg Tuhan mau, maka Dia akan kembalikan semuanya bahkan akan dilipatgandakan. Krna itulah jgn meletakkan hati kita pd harta, nantinya kita tdk lg cinta Tuhan tp cinta uang, yg kita sembah bkn lg Tuhan tp harta kita. Sadarlah bhw harta bs saja membw langkah kita menuju neraka bila kita tdk menjaga hati dan pikiran kita dg benar. Jgn cinta uang dan dunia dg segala kemewahannya.

Harta kita itu pemberian Tuhan yg hrs kita kelola dg baik serta bijaksana. Tuhan akan meminta pertanggung jwbannya dr kita saat kita menghadap Dia. Apakah sdh kita gunakan dg benar dan utk hal yg memuliakan nama Tuhan?

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Menjaga Harta Kita

Jangan Sampai Masuk Pencobaan

DI 15112019

Markus 14:38 KJV
Watch ye and pray, lest ye enter into temptation. The spirit truly is ready, but the flesh is weak.

  • Berjaga-jaga dan berdoa, jangan sampai kamu masuk ke dalam pencobaan, sesungguhnya roh itu berkehendak, tapi daging itu lemah

Pengertian umum yg didpt dr ayat ini adalah bhw kita ingin hidup sesuai dg firman Tuhan tp dihalangi oleh kedagingan kita sndri. Benarkah demikian?

Logikanya adalah kalau sampai kita masuk dlm pencobaan, maka daging kitalah yg lebih ‘kuat’ drpd roh kita. Jd bgmna kita membuat kedagingan kita menjd lemah? Dg berjaga-jaga dan berdoa tentunya, ini spt memberi energi dan kekuatan utk roh kita. Apa yg membuat kedagingan kita menjd kuat? Ketika kita tdk lg berhubungan dan berkomunikasi dg Tuhan, kita kehilangan sumber kekuatan kita. Yang terjd adalah kedagingan kita akan menyebarkan hawa nafsunya di setiap anggota tubuh kita spya terangsang utk berbuat dosa.

Apabila dosa sdh menjd perbuatan dosa yg nyata, ini spt kita membuka pintu lebar-lebar pd iblis utk masuk dlm kehidupan kita. Iblis mulai mendorong kita masuk dlm berbagai pencobaan, misalnya krna serakah ingin cpt kaya, iblis mencobai kita dg menawarkan cara pesugihan, atau meminjam uang dg bunga besar yg mudah diperoleh. Akibatnya kita terjerat dlm hutang yg tiada habisnya, makin lama makin besar jumlahnya. Terlibat okultisme membuat kutuk demi kutuk masuk dlm rumah dan anggota keluarga kita, harta ditukar dg umur pendek hingga kematian.

Berjaga-jaga dan berdoa, waspada dg strategi iblis yg ingin menjauhkan kita dr Tuhan kemudian merusak hidup kita dg kenikmatan sesaat. Jgn bodoh, tambah pengetahuan kita ttg bnyk hal spya iblis tdk mampu menipu kita dg tipu dayanya.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Sampai Masuk Pencobaan

Mengendalikan Roh Kita Sendiri

DI 14112019

Amsal 25:28 KJV
He that hath no rule over his own spirit is like a city that is broken down, and without walls.

  • Dia yang tidak berkuasa atas rohnya sendiri adalah seperti sebuah kota yang runtuh dan tanpa tembok-tembok

Tembok dlm sebuah kota bs menjd standart keamanan pd zaman dulu, robohnya tembok dimaknai sbg hancurnya sebuah kota oleh musuh, kita mengenalnya dg istilah ‘melompati tembok’.

Penulis amsal menemukan fakta bhw roh manusia itu hrs bs dikuasai atau dikendalikan oleh org itu sndri. Roh diumpanakan spt sebuah kota yg butuh pertahanan demi sebuah keamanan. Utk lebih mudahnya, kasus org yg kerasukan roh jahat adalah bukti dr tdk sanggupnya seseorg menguasai rohnya sndri, shga roh jahat bs masuk dan mengendalikan dirinya. Knpa bs sampai masuk? Tentu krna roh org itu lemah dan mudah dikuasai. Tdk ada kekuatan utk melawan kekuatan dari roh jahat yg ingin mengendalikan dirinya.

Bgmna supaya roh kita menjd kuat? Kita hrs memiliki hubungan yg intim dg Tuhan shga Roh Tuhan yg berdiam dlm diri kita. Selain itu diperlukan disiplin diri yg sangat kuat dan trs menerus, tdk kompromi dg dosa. Kalau Tuhan yg menguasai hidup kita maka roh jahat tdk akan bs masuk ke dlm diri kita. Kasus yg nyata kita lihat pd kisah raja Saul yg telah ditolak Tuhan, Roh Tuhan undur dr dia dan roh jahatlah yg masuk ke dlm dirinya :

1 Samuel 16:14
Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN.

Jgn berbuat dosa dan kesalahan di hadapan Tuhan, itu pintu bagi roh jahat utk masuk dlm hidup seseorg dan menghancurkannya. Tetap miliki hubungan yg intim dg Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengendalikan Roh Kita Sendiri