Sejak Dalam Kandungan

DI 13112019

Yesaya 44:24

  • Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; “Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit, yang menghamparkan bumi — siapakah yang mendampingi Aku? —

Sejak masih dlm kandungan ibu kita, Tuhan telah membentuk kita. Spt seorg penjunan yg ingin membuat sebuah bejana, dg tangannya sndri dia membuatnya. Dg tangan Tuhan sndrilah Dia membentuk kita dlm kandungan ibu kita.

Jd setiap kita ini adalah ciptaan Tuhan yg luar biasa, ada kuasa tangan Tuhan dlm diri kita krna Dia yg membentuk kita. Mgkin scra ilmu pengetahuan diketahui ttg perkembangan dr sejak berupa zigot atau bakal bayi hingga bayi itu dilahirkan ke dunia, tahap demi tahap bs diketahui, namun perkembangan itu disebabkan oleh tangan Tuhan. Spt dibalik kesuksesan seseorg, ada campur tangan Tuhan di dlmnya. Tuhan ‘menanam’ kuasa-Nya dlm diri kita, itu yg kita kenal sbg potensi dan bakat bawaan sejak lahir. Setiap dr kita pasti memilikinya, namun mgkin kita blm menyadarinya.

Hidup memang tdk mudah, bnyk hal yg hrs kita taklukkan spya kita bs trs berjalan maju. Munculkan potensi yg Tuhan telah tanamkan dlm diri kita. Apa yg kita pikir tdk bs dilakukan ternyata kita bs melakukannya. Sebab itulah Tuhan mengingatkan kita spya jgn takut dan gentar, selain krna Dia menyertai kita, Tuhan jg telah memperlengkapi kita dg potensi dan bakat yg luar biasa. Kita perlu menambah pengetahuan dan mengasah keterampilan yg kita miliki, dg hikmat kita gunakan semuanya itu utk menaklukkan tantangan dan hambatan yg ada di dpn kita. Kita bs krna Tuhan yg memampukan kita.

Dia menciptakan kita dg tujuan yg mulia, kenali tujuan dan panggilan hidup kita yg dr Tuhan. Jgn sia-siakan hidup ini utk segala hal yg hanya memberi nikmat sementara saja. Gunakan hidup kita utk mewujudkan rancangan Tuhan yg Dia buat sejak kita msh ada dlm kandungan.

Posted in Renungan | Comments Off on Sejak Dalam Kandungan

Mengerti Yang Dibutuhkan

DI 12112019

Amsal 23:23

  • Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian.

Sesuatu yg masuk dlm perencanaan utk kita beli biasanya adalah sesuatu yg kita butuhkan, yg penting dan yg akan kita gunakan. Sesuatu yg kita jual berarti melepas sesuatu itu dr diri kita, bkn milik kita lagi.

Kebenaran itu harus ‘dibeli’, artinya jadikan kebenaran itu menjd milik kita, bagian dr hidup kita. Kita sndri tdk memiliki kebenaran yg sesungguhnya, krna apa yg kita pikir benar, bs saja ternyata hanya cocok utk kita praktekkan sndri, tdk cocok utk org lain. Yg kita anggap benar ternyats bs saja itu salah. Jd hanya kebenaran dr Tuhan sajalah yg paling benar, dan penulis amsal mengumpamakannya sbg sesuatu yg hrs kita beli, membeli berarti menukar sejumlah uang dg sesuatu barang. Jd ada sesuatu yg hrs kita tukarkan utk mendpt kebenaran yg sejati.

Jd apa yg kita tukarkan? Tentu saja kebenaran versi diri sndri, kita ‘jual’, artinya pisahkan itu dr diri kita, dan tukarkan dg kebenaran Tuhan. Selama kita mempertahankan kebenaran versi diri sndri, kita akan trs berhadapan dg perlawanan hati nurani. Tuhan bcra lewat hati nurani kita, dan ketika ada hal yg bertentangan dg kebenaran Tuhan, hati nurani kita akan terusik dan memberi spt ‘alarm’ bhw itu salah dan kita hrs memahaminya. Kalau kita abaikan suara hati nurani, maka kita akan terbiasa dg ketdk benaran yg ujungnya adalah perbuatan dosa. Jd perhatikan suara hati nurani kita.

Kebenaran, hikmat, didikan dan pengertian, 4 hal ini hrs ada dlm diri kita dan wajib kita miliki. Tetaplah hidup dlm kebenaran Tuhan, berjalan dg hikmat, menerima didikan Tuhan shga kita memiliki kemampuan utk mengerti kehendak Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengerti Yang Dibutuhkan

Tuhan Yang Dekat

DI 11112019

Mazmur 77:20

  • Engkau telah menuntun umat-Mu seperti kawanan domba dengan perantaraan Musa dan Harun.

Kalau kita membc peristiwa bgmna bangsa Israel keluar dr Mesir menuju tanah perjanjian yaitu Kanaan, kita melihat bhw Tuhan berperan aktif dlm peristiwa ini, baik melalui pemberian petunjuk pd Musa, maupun tiang awan dan api yg menyertai perjalanan bangsa Israel.

Tuhan kita dekat dg umat-Nya, inilah yg membedakan Dia dg yg lain, berhala biasanya hanya berdiam di tempat di mana dia berada (kuil atau tempat lainnya), ditemui hanya pd saat-saat tertentu saja, tdk memiliki komunikasi intens dg umatnya. Tuhan sangat ingin dekat dg umat-Nya, bagi yg memahaminya akan memiliki hubungan yg istimewa dg Tuhan. Tuhan tdk hanya bs ditemui di tempat ibadah, tp jg bs ditemui saat kita menaikkan doa di dlm kamar rumah kita, Dia itu Omnipresent artinya Dia Mahahadir, hadir di mana saja. Jd kapanpun kita ingin berkomunikasi dg Tuhan, aksesnya selalu akan tersedia.

Sayangnya tdk semua umat Tuhan memanfaatkan akses ini, ada yg masih berpikir bhw maukah Tuhan dekat dg Dia? Ada jg yg berpikir nanti kalau makin dekat Tuhan, tuntutan Tuhan utk hidupnya akan semakin bnyk. Ada saja pemikiran yg keliru spt itu shga mrka merasa bhw Tuhan itu hadir hanya di saat-saat tertentu saja. Hukum Tuhan tdk bergantung pd dekat atau tdknya kita dg Tuhan, tuntutan Tuhan utk taat pd firman-Nya itu tetap sama pd siapapun jg. Justru akan bnyk keuntungan yg kita nikmati saat bergaul karib dg Tuhan. Di saat-saat yg sukar, penyertaan-Nya nyata dlm hidup kita.

Jgn sungkan utk mendekat pd Tuhan. Darah-Nya menyucikan kita dr segala dosa, kita dilayakkan utk menghampiri tahta kasih karunia Tuhan. Tuhan mau dkt dg umat-Nya, bgmna dg kita?

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Yang Dekat

Mempercayai Doa Kita

DI 09112019

Matius 21:22 KJV
And all things, whatsoever ye shall ask in prayer, believing, ye shall receive.

  • Dan segala sesuatu, apapun yang akan kamu minta dalam doa, mempercayainya, kamu akan menerimanya.

Memahami ayat ini diperlukan kedewasaan rohani krna jika salah dlm memahami maka kita berpikir semua yg kita minta dlm doa pasti kita akan terima hasilnya.

Kata ‘believing’ dlm bhsa aslinya adalah ‘pisteuō’ yg berarti untuk memiliki iman (to have faith), berkomitmen utk percaya (commit to trust). Jd setelah kita minta sesuatu pd Tuhan di dlm doa kita, ada hal yg hrs kita kerjakan lg sblum nantinya kita menerima apa yg kita minta pd Tuhan, yaitu kita hrs paham bahwa jedah wkt antara doa dan hasil doa kita, Tuhan ingin kita memiliki iman selama jedah wkt tersebut. Spt saat sekolah, belajar dan lulus hrs ada proses ujiannya. Jd jedah wkt sblum kita menerima hasil doa kita, itulah masa ujian terhadap iman kita. Jd bkn spt sesuatu yg instant, minta lgsg dpt hasilnya.

Bgmna utk kita memiliki iman? Salah satunya dg berkomitmen utk percaya sekalipun blm melihat buktinya. Ini spt kita percaya Tuhan sanggup menyembuhkan dan nantinya dg kuasa itu kita akan alami kesembuhan dr Tuhan. Jd tdk boleh ada keraguan akan Tuhan sedikitpun. Jgn tinggalkan doa kita bgtu saja, tetap mempercayainya, Tuhan ingin kita memiliki iman dg berkomitmen utk tetap percaya. Doa itu spt menanam benih pohon dan nantinya kita akan menikmati buahnya. Pohon hrs dirawat, maka doa kitapun perlu kita ‘kawal’ trs menerus dg iman kita. Tp ingat, tdk perlu mengulang-ulang doa kita berkali-kali, itu bkn bukti kita memiliki iman.

Apa yg pernah kita doakan tp blm trma hasilnya, mgkin krna kita tdk beriman dan tdk berkomitmen utk terus percaya. Jgn ragukan Tuhan, bagian kita adalah mengawal doa kita hingga kita menerima dr Tuhan sbg jwban doa kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Mempercayai Doa Kita

Berbuat Baik dan Persekutuan

DI 08112019

Ibrani 13:16 KJV
But to do good and to communicate forget not: for with such sacrifices God is well pleased.

  • Tapi jangan lupa untuk berbuat baik dan untuk bersekutu, karena dengan korban seperti itu Tuhan disenangkan dengan baik.

Ternyata berbuat baik dan bersekutu dg sdr seiman dipersamakan dg mempersembahkan korban yg berkenan kpd Tuhan.

Kata ‘communicate’ dlm bhsa aslinya adalah ‘koinōnia’ yg berarti persekutuan (fellowship), komunitas. Ini yg membedakan Kristen dg lainnya. Berbuat baik tentu ada di semua agama, bahkan org atheis pun berbuat baik. Tp berbuat baik yg ditindak lanjuti dg bersekutu dlm sebuah komunitas ini yg membedakannya. Org bs saja berkomunikasi saat berbuat baik, tp setelah itu tdk ada interaksi apapun. Tetapi berbuat baik dlm hidup bersama dg org lain di sebuah lingkungan atau komunitas, menghasilkan sebuah hubungan yg saling menguatkan dan membangun, inilah tujuan dr berbuat baiknya. Jd bkn sekedar menolong atau memberi, tp selanjutnya adalah membangun hubungan.

Hal ini dinilai sbg sebuah korban yg berkenan dan menyenangkan hati Tuhan. Sesuatu yg Tuhan suka adalah umat-Nya hidup dlm kesatuan dan saling berinteraksi positif satu dg lainnya. Tdk ada hubungan yg semu artinya kelihatannya unity pdhal tdk. Keharmonisan di tengah perbedaan yg ada itulah wujud kasih Tuhan di tengah-tengah umat-Nya. Bgmna saling beradaptasi dan saling menerima satu dg yg lain, membangun kekuatan bersama dan saling menjaga, tentunya ini menguntungkan bagi semua yg ada di dlm komunitas, dan pastinya nama Tuhan dimuliakan.

Jgn menjauhkan diri dr persekutuan org percaya, jauh dr komunitas bs membuat kita menjd mangsa yg menjd incaran iblis. Tdk ada yg menjaga kita, akibatnya kita menjd lemah dan tdk aman. Bergabunglah dlm sebuah komunitas yg dlm Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Berbuat Baik dan Persekutuan

Hati Yang Sempurna

DI 07112019

1 Tawarikh 29:19 KJV
And give unto Solomon my son a perfect heart, to keep thy commandments, thy testimonies, and thy statutes, and to do all these things, and to build the palace, for the which I have made provision.

  • Dan berikan pada Salomo, anakku, sebuah hati sempurna, untuk memelihara perintah-perintah-Mu, kesaksian-kesaksian-Mu, dan ketetapan-ketetapan-Mu, dan untuk melakukan segala hal-hal ini, dan untuk membangun tempat itu, yang mana aku telah aku jadikan ketetapan.

Mendoakan masa dpn anak tentu dilakukan semua org tua pd umumnya, namun hal yg penting adalah bgmna mrka nantinya tetap dlm keadaan yg baik, dan ini ditentukan oleh keadaan hati mrka.

Daud paham bhw apa yg sdh dia ajarkan pd Salomo, anaknya, akan membw hasil yg baik. Salomo memang pasti akan menjd raja, tp selanjutnya setelah dia mati, Daud paham bhw semua tergantung pd hati Salomo sndri. Krna itulah dia minta pd Tuhan agar Tuhan memberikan hati yg sempurna spya keadaan Salomo dan bangsa Israel tetap dlm keadaan yg luar biasa baiknya. Ini terbukti ketika Salomo telah tua, hatinya dicondongkan pd berhala oleh krna istri-istrinya, akibatnya kerajaan Israel terpecah menjd dua.

Apa itu hati yg sempurna? Kata sempurna dlm ayat ini adalah ‘shâlêm’ yg berarti lengkap (complete), aman (safe), penuh damai (peaceful), utuh (whole), tanpa luka (unharmed). Hati yg sempura berarti hati yg lengkap, tdk ada yg hilang, aman dr yg bs merusak hati, dipenuhi damai sejahtera, utuh artinya tdk terbagi-bagi utk yg lain, tdk ada luka hati. Hati spt ini tdk bs dibuat oleh manusia itu sndri, hanya Tuhan saja yg sanggup mengadakannya. Sehebat-hebatnya kita sndri menjaga hati kita, tetap saja bs terjd sesuatu yg buruk terhadap hati kita. Jgn sombong, kita perlu bantuan Tuhan dlm menjaga hati kita dr segala yg jahat.

Jgn lupa mendoakan hati anak-anak kita, bkn hanya utk masa dpn yg baik, tetapi jg spya mrka bs tetap menjd pelaku firman dan tetap dlm keadaan baik hingga akhir hidup mrka.

Posted in Renungan | Comments Off on Hati Yang Sempurna

Berasal Dari Tuhan

DI 06112019

1 Tawarikh 29:14

  • Sebab siapakah aku ini dan siapakah bangsaku, sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab dari pada-Mulah segala-galanya dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan kepada-Mu.

Sebuah pengakuan dr seorg raja yg sangat kaya, bahwa persembahan yg dia dan rakyatnya berikan itu sesungguhnya berasal dr Tuhan sndri. Daud mengakui bhw kekayaan dia dan rakyatnya berasal dr Tuhan.

Inilah prinsip yg patut kita terapkan dlm hidup kita, bhw semua yg kita punya adalah berasal dr Tuhan, yg Dia punya diberikan-Nya utk kita. Sebagian org berpikir bhw semua itu adalah hasil kerja kerasnya bertahun-tahun, hasil pencapaian dan prestasinya, tanpa mengakui bhw Tuhan turut andil dlm kekayaan yg dia miliki. Kesombongan sbg manusia mulai terlihat saat dia ada di puncak kejayaan hidupnya. Org bnyk memuji-muji, semua bs dikerjakan dg uang sehingga merasa tdk memerlukan Tuhan lg dlm hidupnya.

Org yg rendah hati sadar bhw dirinya tdk bs hidup tanpa Tuhan. Sadar bhw Tuhan pny peranan besar dan penyebab dr keadaan baik yg dialaminya. Kesadaran bhw kita dan Tuhan itu spt sebuah team yg bekerja sama utk mewujudkan rancangan Tuhan yg mulia dlm hidup kita. Apa yg raja Nebukadnezar alami saat dia direndahkan Tuhan akibat kesombongannya hendaknya menjd sebuah peringatan keras agar kita tdk sombong dan meninggikan diri di hadapan Tuhan. Tuhan Dia yg memberi, Dia jg yg berkuasa mengambil.

Setinggi apapun posisi kita, jgn lupa dr mana kita berasal. Jgn lupa bhw kita ada dlm keadaan baik jg krna jasa org-org yg Tuhan tempatkan dlm hidup kita. Ingat mrka yg ada bersama kita melewati semuanya, jgn lupakan jg bhw semua karena Tuhan mengasihi kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Berasal Dari Tuhan

Tetap Memenuhi Janji

DI 05112019

Ulangan 31:20

  • Sebab Aku akan membawa mereka ke tanah yang Kujanjikan dengan sumpah kepada nenek moyang mereka, yakni tanah yang berlimpah-limpah susu dan madunya; mereka akan makan dan kenyang dan menjadi gemuk, tetapi mereka akan berpaling kepada allah lain dan beribadah kepadanya. Aku ini akan dinista mereka dan perjanjian-Ku akan diingkari mereka.

Tuhan tetap memenuhi janji dan sumpah-Nya utk membw bangsa Israel masuk tanah perjanjian sekalipun Dia sdh tahu bhw nantinya mrka akan menyembah berhala negeri itu. Tetap memenuhi janji, ini yg Tuhan ajarkan pd kita.

Bgmna dg kita, bila kita tahu ternyata bhw org yg kita janjikan sesuatu ternyata pny niat jahat terhadap kita, masihkah kita tetap akan memberikan apa yg kita janjikan? Scra manusia tentu saja mgkin akan berpikir ulang, menghitung untung rugi dan melihat dulu perkembangan situasinya. Tapi Tuhan mengajar kita utk tetap memenuhi janji walaupun mgkin kita hrs mengalami kerugian dan pengkhianatan. Krna kualitas diri kita bkn berasal dr luar diri kita, tp krna itu sdh ada di dlm diri kita sndri.

Memenuhi janji adalah salah satu bukti kesetiaan seseorg, bahkan itulah integritas yg hrs dimiliki, yg dikatakan sbg sebuah janji hrs ditepati melalui tindakan nyata. Sekalipun ada perdebatan dlm diri kita, tetap hrs kita penuhi. Apalg sbg org Kristen, perbuatan kita akan dinilai sbg hasil dr mempraktekkan ajaran Tuhan Yesus, kalau tindakan kita tdk benar, org lain bs menilai bhw ajaran Tuhan Yesus itu tdk baik. Menjaga nama baik itu penting, kalau sdh menjanjikan dan kita sbnarnya mampu memenuhinya, jgn menarik kembali atau membatalkan janji itu. Jgn sampai org lain kecewa dan menjd sakit hati.

Tuhan senang dengan org yg bertanggung jawab atas perkataannya, termasuk dalam hal memenuhi janji. Kalau masih ada janji yg blm kita tepati, segera lakukan dan teruslah menjd pribadi yg setia dlm perkataannya.

Posted in Renungan | Comments Off on Tetap Memenuhi Janji

Pilihan Tuhan

DI 04112019

Keluaran 39:42

  • Tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, demikianlah dilakukan orang Israel segala pekerjaan melengkapi itu.

Ada sebuah pola menarik yg bs kita pelajari dr ayat ini yaitu bhw bangsa Israel taat pd perintah Tuhan, namun perintah ini tdk lgsg disampaikan oleh Tuhan pd bangsa Israel, tp lewat perantaraan Musa.

Zaman dulu kalau Tuhan mengangkat seseorg utk menjd seseorg pilihan-Nya, org itu akan sangat dihormati. Musa, Samuel, adalah contoh dlm hal ini. Mgkin berbeda dg zaman skrg di mana seseorg dipilih utk posisi tertentu, bkn lg Tuhan langsung memilihnya, tp melalui prosedur lain. Misalkan utk memilih ketua sinode gereja, cara yg digunakan adalah mengajukan calon lalu diadakan voting, prosesnya spt Pemilu, para calon menyampaikan visi misi spya menggaet jumlah suara yg besar. Akibatnya ada saja kalangan tertentu dr pihak yg akhirnya kalah tdk mau menghormati ketua sinode yg terpilih, malah bs timbul perpecahan dan membuat sinode baru.

Proses pemilihan pengganti Yudas Iskariot agaknya perlu diingat kembali:

Kisah Para Rasul 1:23-26
Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias.
Mereka semua berdoa dan berkata: “Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini,
untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya.”
Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.

Ada pencalonan, tp bw ke hadapan Tuhan, minta Tuhan yg menentukan siapa yg Dia pilih. Cara membuang undi wkt itu dipercaya sbg bagian dr jwban Tuhan. Yg terpilih dinilai sbg pilihan Tuhan. Tp metode voting jelas mengutamakan pilihan manusia, cara-cara yg tdk wajarpun digunakan utk ‘membeli suara’. Yg terpilih kadang tdk didukung. Inilah bedanya Musa dg para pemimpin rohani skrg, ada wibawa Tuhan dlm diri Musa.

Doa minta petunjuk Tuhan itu penting, krna pilihan Tuhan akan lebih dihormati drpd hasil pilihan manusia.

Posted in Renungan | Comments Off on Pilihan Tuhan

Fitnah Karena Tidak Suka

DI 02112019

Yeremia 37:14

  • Dan sekalipun Yeremia menjawab: “Itu bohong, aku tidak hendak menyeberang kepada orang Kasdim!”, tetapi Yeria tidak mendengarkan, lalu ia menangkap Yeremia dan membawanya menghadap para pemuka.

Pd zaman itu tdk ada seorangpun yg percaya pd pesan Tuhan yg disampaikan melalui nabi Yeremia, walaupun sbnarnya bbrpa pihak percaya bhw yg disampaikan Yeremia adalah yg dr Tuhan.

Resiko seorg nabi pd zaman itu memang sangat berat, terparah adalah bs kehilangan nyawa bila raja atau pihak tertentu tdk menyukai pribadi si nabi maupun isi pesan Tuhan yg disampaikannya. Yeremia difitnah kemudian dipenjarakan, inilah resiko yg perlu disadari ketika pny tugas menyampaikan kebenaran di tengah-tengah org yg justru tdk menyukai kebenaran. Kebenaran Tuhan tdk selalu berupa kabar yg positif saja, tp spt isi pesan Tuhan melalui nabi Yeremia, membuat org yg mendengarnya merasa tdk nyaman.

Apakah kita tergolong org yg mencintai kebenaran Tuhan? Sekalipun kebenaran itu menentang kelemahan dan sifat buruk kita, jgn kita menolaknya. Bila Tuhan memakai seseorg utk menyampaikannya, terimalah dg hati yg bersyukur, utamakan isi pesan Tuhannya drpd siapa yg menyampaikannya. Tuhan berhak memakai siapa saja yg Dia nilai pantas menjd penyampai pesan Tuhan. Kita yg terkadang salah fokus, lebih menilai org yg menyampaikannya dibanding isi pesan Tuhannya. Inilah sebabnya kita sering kehilangan ‘kairos’ atau waktu Tuhan ttg sesuatu yg penting bagi hidup kita.

Setuju dengan cara Tuhan memang tdk mudah, apalg kita yg terbiasa dg sistem dan cara berpikir kita sndri yg sdh kita anggap paling benar. Sesuaikan diri dg Tuhan dan alami manfaat dr penyerahan diri yg total pd Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Fitnah Karena Tidak Suka