DI 15062019
2 Samuel 16:3 TB
- Kemudian bertanyalah raja: “Di manakah anak tuanmu?” Jawab Ziba kepada raja: “Ia ada di Yerusalem, sebab katanya: Pada hari ini kaum Israel akan mengembalikan kepadaku kerajaan ayahku.”
Daud sdg mengalami pemberontakan Absalom, anaknya sndri dan tak disangka Mefiboset ikut mendukung Absalom dg pikiran bhw dia nantinya bs kembali memerintah di Israel.
Mefiboset adalah cucu Saul, anak dr Yonatan. Saul dan Yonatan tewas dlm peperangan, dan kemudian Daud menjd raja. Daud memperlakukan Mefiboset dg sangat terhormat, bs makan sehidangan, krna Daud mengingat ikatan persahabatannya dg Yonatan, iparnya sndri. Namun Mefiboset msh mendendam pd Daud mengenai tahta kerajaan.
Dendam bs menyingkirkan kemurnian hati. Mefiboset hrsnya paham bhw kakeknya melakukan bnyk dosa shga Tuhan meninggalkannya dan mengalihkan tahta pd Daud. Menarik sbnarnya melihat posisi Daud dg Mefiboset, Daud adalah mantu kakeknya sndri, shga Mefiboset adalah keponakan Daud. Jd ini ada ‘drama’ dlm keluarga kerajaan. Ikatan persaudaraan scra darah tdk bs mencegah dendam menguasai Mefiboset.
Politik tdk mengenal kawan dan lawan, dulu lawan suatu saat bs menjd kawan, demikian jg sebaliknya. Orang terdekat adalah mrka yg kita kasihi dan mengasihi kita, sekaligus jg org yg paling besar kemungkinannya utk ‘melukai’ kita. Kalau ada peluang utk berkuasa, saudara tinggal saudara, kebaikan seakan terlupakan bgtu saja digantikan dg balas dendam.
Menyimpan dendam sama spt membiarkan api berkobar semakin besar, suatu saat api ini tdk dpt dikendalikan. Buanglah dendam sblum terlambat krna itu akan merusak hidup kita.