DI 03062019
2 Samuel 21:1
- Dalam zaman Daud terjadilah kelaparan selama tiga tahun berturut-turut, lalu Daud pergi menanyakan petunjuk TUHAN. Berfirmanlah TUHAN: “Pada Saul dan keluarganya melekat hutang darah, karena ia telah membunuh orang-orang Gibeon.”
3 tahun kelaparan di Israel ternyata disebabkan oleh adanya hutang darah yg dilakukan Saul dan keluarganya terhadap org-org Gibeon. Kisah ini berakhir dg diserahkannya 7 keturunan Saul ke org-org Gibeon dan dibunuh. Tuhan mengabulkan doa bangsa Israel ttg kelaparan yg melanda negeri itu.
Situasi buruk yg terjd mgkin saja ada penyebab dr masa lalu yg tdk disadari. Spt dlm kisah ini, 3 thn barulah terjwb penyebab dr kelaparan yg ada. Memang tdk selalu penyebabnya dr masa lalu, tapi ada baiknya berdoa dan bertanya pd Tuhan ttg penyebab dr yg sdg terjd spya keadaan tdk semakin memburuk. Inilah gunanya utk selalu dikoreksi Tuhan, yg tdk disadari menjd terlihat jelas.
Hutang dlm bentuk apapun, baik hutang uang, hutang darah, atau nazar yg blm dibayar pd Tuhan, bs menjd penyebab dr situasi buruk yg sdg terjd. Hutang hrs dilunasi, dibayar, jgn ditunda-tunda. Berkat Tuhan bs terhalang kita terima krna hal itu, dan ini hrs diselesaikan segera. Jgn berhutang bila tdk yakin bs sanggup membayar, jgn bernazar bila tdk tahu nantinya hrs dibayar dg satu-satunya yg dimiliki. Jgn merugikan org lain jika nantinya tdk ingin dituntut pembalasannya. Jd hrs pintar mengukur kapasitas yg kita miliki.
Jgn melanggar perjanjian yg telah disepakati. Saul dan keluarganya telah melanggar perjanjian dg membunuh org-org Gibeon, akibatnya terjd hutang darah. Ini pelajaran penting yg hrs kita cermati, ada dampak krna pelanggaran perjanjian. Tepati janji sesuai kesepakatan, penuhi yg dijanjikan, komitmen dlm melakukan isi perjanjian, maka damai dan berkat yg akan mendatangi hidup kita. Andalkan Tuhan dan jgn membuat celah utk masalah yg sbnarnya tdk perlu ada masuk dlm hidup kita. Jaga integritas diri kita, berani berjanji, berani jg menepatinya.