Tuhan Sediakan di Surga

DI 25062019

1 Petrus 1:4 KJV
To an inheritance incorruptible, and undefiled, and that fadeth not away, reserved in heaven for you,

  • Untuk sebuah warisan yang tidak rusak, dan tidak cemar, dan itu tidak menjadi pudar, sudah dipesankan dalam surga bagi kamu.

Kalau kita pergi ke sebuah restoran dan menemukan di atas meja ada keterangan ‘reserved’ berarti sdh ada org atau kelompok yg memesan meja itu utk jam sesuai pemesanan, kita tdk bs mengambil tempat di situ, pasti dilarang oleh pemilik restoran.

Di surga Tuhan telah sediakan bnyk hal bagi kita, Dia berikan bagi kita sbg sebuah ‘warisan’ yg tdk rusak, tdk cemar, tdk pudar, dan semuanya itu hanya diberikan pd kita saja karena ada ‘reserved’, tdk bs org lain mengambil seenaknya. Tp pertanyaannya: sampaikah kita ke surga dan menikmati semuanya itu?

Tuhan yg sediakan, berarti bkn yg berasal dr bumi, krna kita tdk bs membw apa-apa saat kita meninggal nanti. Jd ini bs kita sebut saja sbg ‘harta surga’. Kita semua nanti pasti ‘kaya’ di surga. Tetapi dr mana harta surga ini berasal?

Itu adalah upah dr apa yg kita kerjakan di dunia ini. Pastinya ketaatan akan perintah Tuhan pasti ada upahnya. Kebaikan yg kita lakukan jg ada upahnya. Plynan yg kita lakukan utk Tuhan jg ada upahnya. Jd nanti saat menghadap Tuhan di pengadilan-Nya, setiap kita menerima upah dr perbuatan kita, baik atau buruk.

Pastikan diri kita masuk surga, nama kita tercatat di dlm Kitab Kehidupan, jgn sampai terhapus. Tetap pelihara iman kita, jgn menjual keselamatan demi apapun jg. Hiduplah takut akan Tuhan, jauhi kejahatan dan lakukan yg benar. Kejar perkenanan Tuhan, jgn mengejar yg fana.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Sediakan di Surga

Perhatikan Ini Saat Berdoa

DI 24062019

1 Timotius 2:8 KJV
I will therefore that men pray every where, lifting up holy hands, without wrath and doubting.

  • Aku ingin karena itu bahwa para pria berdoa di setiap tempat, mengangkat tangan-tangan kudus, tanpa murka dan keraguan.

Ayat ini mengandung pelajaran ttg bgmna kita hrs berdoa, zaman itu memamg pria dan wanita masih memiliki perbedaan etika yg dlm, tdk spt zaman skrg.

Pertama, berdoa itu di setiap tempat. Artinya bkn cm di rumah Tuhan atau tempat ibadah, di manapun kita berada, bs kita menaikkan doa, berkomunikasi dg Tuhan 24 jam sehari. Di semua tempat Tuhan ada, di saat yg diperlukan, kita bs berdoa tanpa hrs menunggu saat-saat tertentu saja.

Kedua, berdoa dg mengangkat tangan yg kudus. Kata kudus dlm bhsa aslinya adalah ’hosios’ yg berarti bersih dr dosa, bebas dr kefasikan, saleh. Jd perbuatan kita dlm keseharian itu menentukan kudus atau tdknya tangan kita ketika dipakai utk berdoa. Tangan yg kudus menggambarkan kekudusan hidup kita yg mendpt perkenanan Tuhan. Berdoa dg mengangkat tangan yg kudus adalah sikap mengagungkan Tuhan dan tanda penyerahan diri yg total pd Tuhan.

Ketiga, berdoa tanpa murka. Murka adalah marah yg sdh membesar atau membara. Kita hrs bs kendalikan emosi saat ingin berdoa, menenangkan diri, hati dan pikiran, tdk boleh menyimpan dendam hingga mengalami luka hati. Di hadapan Tuhan kita hrs rendah hati, tdk boleh menginginkan hal yg buruk terjd pd org lain, hrs bs mengampuni dan berdamai.

Keempat, berdoa tanpa keraguan. Kata keraguan bhsa aslinya adalah ‘dialogismos’ yg berarti berdebat dg diri sndri, keraguan. Iman menjd kuat ketika hati dan pikiran ini seia sekata, sejalan, tdk berbeda. Kalau masih ada keraguan, bimbang saat berdoa, kita tdk mendpt apa-apa, krna hati dan pikiran tdk sejalan. Berdoa hrs dlm ketenangan, percaya bhw Tuhan sanggup, tdk ada yg mustahil bagi Dia.

Posted in Renungan | Comments Off on Perhatikan Ini Saat Berdoa

Tidak Dihiraukan Tuhan

DI 22062019

Zakharia 7:13 KJV
Therefore it is come to pass, that as he cried, and they would not hear; so they cried, and I would not hear, saith the LORD of hosts:

  • Karena itu terjadilah, bahwa sebagaimana dia berseru, dan mereka tidak mau mendengar, demikian mereka berseru, dan Aku tidak mau mendengar, firman TUHAN Semesta Alam

Kita pasti mengenal pengajaran ttg ‘free will’ atau kehendak bebas yg ‘katanya’ adalah hak bagi manusia utk menentukan pilihan dan arah hidupnya. Tp Alkitab tdk pernah mengajarkan demikian.

Tuhan melarang Adam makan buah dr pengetahuan baik dan jahat spya Adam jgn kalah dr iblis dan berbuat dosa spt iblis. Kalau Adam pny kehendak bebas, Tuhan tdk perlu mengeluarkan larangan-Nya, Adam tdk disuruh memilih utk makan atau tdk makan buah itu, tp jelas bhw Adam dilarang, jd Adam hrs taat. Kalau bnr manusia diberi kehendak bebas, utk apa hukum Tuhan diberikan? Manusia tdk pernah pny ‘kemerdekaan’ utk hidupnya sndri, Tuhan yg berdaulat, bahkan menentukan surga atau neraka bagi manusia.

Dlm ayat di atas, Tuhan tdk menghiraukan seruan umat-Nya, krna mrka jg tdk menghiraukan seruan para utusan Tuhan yg menyampaikan firman Tuhan, zaman itu melalui para nabi Tuhan. Kalau ingin doa kita didengar Tuhan, kita jg hrs mendengar ‘seruan’ firman-Nya yg ‘memanggil’ kita. Tuhan memberi firman-Nya spya kita lakukan shga hidup kita mengalami keadaan yg baik. Bnyk berkat yg Tuhan sediakan bagi kita ketika kita taat pd firman Tuhan. Namun ingatlah bhw bnyk kutuk yg siap mendatangi kita jika kita tdk mentaati firman-Nya. Tdk ada kehendak bebas.

Lakukan tepat spt yg Firman Tuhan sampaikan pd kita, maka kita mendpt perkenanan Tuhan dan mendpt prioritas utk doa kita didengar Tuhan dan dijwb segera. Hormati Tuhan maka Dia akan menyayangi kita. Tdk peduli akan Tuhan maka jgn berharap saat berseru pd Tuhan, Dia akan dengar apalg menjawabnya. Cintai firman-Nya maka cinta-Nya akan memenuhi hidup kita hingga masuk dlm kekekalan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Dihiraukan Tuhan

Mengenal Suara Tuhan

DI 21062019

Yohanes 10:5

  • Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.”

Domba mengenal gembalanya bkn dari wajah atau wujud fisik gembalanya, tapi dari suara si gembala. Kita mgkin pernah menonton video ttg uji coba bbrpa org utk menggembalakan domba-domba dg suara masing-masing, hasilnya memang para domba tdk bereaksi sama sekali mendengar suara mrka. Namun ketika sang gembala yg sebenarnya mulai bersuara, para domba mulai bereaksi mengikuti instruksi si gembala tadi.

Ini gambaran ttg kita dg Tuhan, seharusnya kita tdk bereaksi dg ‘suara’ lain selain suara Tuhan. Suara Tuhan bs kita temukan melalui firman Tuhan yg tertulis yaitu Alkitab, kemudian jg melalui suara hati nurani yg jernih dan murni, dan bbrpa org diberi anugerah khusus utk mendengar scra ‘audible’ spt mendengar suara manusia scra fisik. Yang dr Tuhan pasti selalu yg mendtgkan kebaikan utk kita. Ini yg perlu kita pahami krna bnyk suara yg bkn suara Tuhan.

Bgmna sang gembala memperlakukan domba gembalaannya, membuat domba itu merasa nyaman, aman, terlindungi shga mau menuruti suara si gembala. Bgmna hubungan kita dg Tuhan? Apakah kita mengalami kebaikan-Nya? Jgn menjauh dr Tuhan krna kita mgkin akan tersesat. Jgn dengarkan ‘suara asing’, suara yg menyarankan apapun yg bkn dr Tuhan asalnya. Mgkin kedengarannya baik, tp hasilnya blm tentu baik jg utk kita ke dpnnya.

Tuhan itu Gembala yang baik, membimbing kita ke air yg tenang dan menyegarkan jiwa kita. Turuti penggembalaan-Nya, jgn melawan atau memakai pola pikir kita yg jauh dr sempurna. Digembalakan Tuhan, kita pasti mencapai tujuan hidup kita dlm keadaan yg baik. Perlu ketaatan dan kerelaan, tdk memberontak dan melawan, tp ikuti suara Tuhan yg menggembalakan kita, perhatikan ‘tongkat penggembalaan’ Tuhan, pahami apa mau-Nya Tuhan, kita pasti menikmati hidup yg baik.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengenal Suara Tuhan

Tuhan Mendatangkan Celaka

DI 20062019

2 Samuel 17:14

  • Lalu berkatalah Absalom dan setiap orang Israel: “Nasihat Husai, orang Arki itu, lebih baik dari pada nasihat Ahitofel.” Sebab TUHAN telah memutuskan, bahwa nasihat Ahitofel yang baik itu digagalkan, dengan maksud supaya TUHAN mendatangkan celaka kepada Absalom.

Ternyata bkn hanya berkat yg dtgnya dr Tuhan, tapi jg celaka bagi org yg melakukan kejahatan terhadap org pilihan-Nya. Daud dipilih Tuhan menjd raja atas Israel, tp Absalom memberontak dan ingin menjd raja, ini berarti melawan ketetapan Tuhan.

Inilah jwban mengapa seakan-akan Tuhan diam dan membiarkan org jahat trs melakukan kejahatannya. Ini spt menunggu suatu ‘syarat’ tertentu sampai tiba waktunya bagi Tuhan utk menjalankan hukuman-Nya terhadap perbuatan jahat seseorg. Ditunggu sampai batas yg ditetapkan Tuhan terpenuhi, barulah Tuhan membalas. Di sini tdk ada lg diberi kesempatan utk bertobat, hanya menunggu waktu Tuhan utk menjalankan hukuman-Nya.

Tuhan kita itu adil, Dia mendtgkan berkat bagi perbuatan baik seseorg dan mendtgkan celaka bagi perbuatan jahat seseorg. Tak ada yg dpt menahan kedatangan berkat atau celaka yg asalnya dr Tuhan. Tuhan melihat dan menghakimi scra adil, Dia tetapkan wkt yg tepat utk pembalasan, di sinilah kita temukan sebuah kondisi di mana Tuhan hanya melihat dan blm bertindak. Kedaulatan ada di tangan Tuhan sepenuhnya, kitapun hanya bs sabar menunggu Dia bertindak. Kesabaran membw kita tepat mengalami waktu-Nya Tuhan shga segala sesuatunya menjd sempurna dan indah.

Tetaplah berbuat baik, karena Tuhan melihatnya dan membalasnya dg berkat, bkn celaka.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Mendatangkan Celaka

Melupakan Orang Yang Berjasa

DI 19062019

Kejadian 40:23

  • Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya.

Juru minuman Firaun dipenjarakan bersama dg juru roti, mengalami 2 mimpi yg kemudian diartikan oleh Yusuf krna ternyata mrka ditempatkan di rumah Yusuf dipenjara.

Setelah juru minuman Firaun mengalami tepat spt arti mimpi yg dikatakan oleh Yusuf, dia malah melupakan Yusuf. Inilah sifat manusia, gembira saat susah kemudian ditolong, bgtu keadaan sdh membaik, penolongnya dilupakan. Bgtu jg terhadap Tuhan, saat tiada jln keluar, berseru sungguh-sungguh pd Tuhan, bgtu sdh tertolong, lupa bersyukur dan malah menjauh dr Tuhan. Ini sifat yg tdk baik.

Yusuf sdg dlm proses promosi Tuhan, pengutusannya oleh kepala penjara untuk melayani juru minuman dan juru roti Firaun ini jelas bkn suatu kebetulan. Ingat bhw nantinya Firaun jg bermimpi dan tak ada yg sanggup mengartikannya kecuali Yusuf. Jd memang sdh Tuhan atur dg baik meskipun Yusuf hrs kembali bersabar krna hrs menahan keinginannya utk bs keluar dr penjara dg berharap juru minuman itu menceritakan perkaranya pd Firaun. Yusuf jg manusia, kesabarannya dlm menjalani proses Tuhan ada batasnya. Dia ingin semuanya cepat selesai, namun rencana Tuhan ternyata berbeda.

Jgn lupakan org-org yg berjasa dlm kehidupan kita: orgtua, kerabat, sahabat, teman, rekan kerja, pemimpin rohani, sdr seiman, bahkan mgkin org yg tdk kita kenal sblumnya yg telah menolong kita. Meskipun mrka tdk berharap akan balasan dr kita, sepantasnyalah mrka kita hargai, minimal mendpt pengakuan kita ttg apa yg telah mrka perbuat. Jgn spt ‘kacang lupa kulitnya’, jgn jd org yg tdk tahu membalas budi org lain.

Posted in Renungan | Comments Off on Melupakan Orang Yang Berjasa

Memilih Setia Pada Tuhan

DI 18062019

Yosua 24:22 TB

  • Kemudian berkatalah Yosua kepada bangsa itu: “Kamulah saksi terhadap kamu sendiri, bahwa kamu telah memilih TUHAN untuk beribadah kepada-Nya.” Jawab mereka: “Kamilah saksi!”

Tentang keselamatan memang itu anugerah dr Tuhan, kita dipanggil dan dipilih Tuhan utk nantinya menerima dan mengalami keselamatan yg dr Tuhan ini, tp mengenai hal beribadah pd Tuhan, ini perintah Tuhan tetapi jg pilihan kita.

Akan ada kemungkinan kita tdk beribadah pd Tuhan, beribadah di sini bkn hanya ttg ibadah di rumah Tuhan, tp dlm keseharian hidup kita, dlm hal apapun, kita hidup seturut dg Firman Tuhan, tdk mengikuti tuhan yg lain, setia hanya kpd Dia. Sesuatu yg bs menarik kita dr kesetiaan adalah adanya sesuatu yg lain yg lbh menarik perhatian kita, sesuai dg harapan kita dan lebih hebat. Dunia menawarkan semua yg katanya melebihi apa yg dpt Tuhan berikan pd kita, pdhal sebaliknya, hidup kitalah yg ‘diambil’ oleh dunia.

Mengapa kita hrs memilih? Spya bs berkomitmen, fokus, mengarahkan kesetiaan kita, melupakan yg lainnya. Semangat bs kuat jg bs kendor, mood bs bagus dan bs jg jelek, kesetiaanlah yg pd akhirnya membuat kita mampu bertahan, dan pd akhirnya menerima upah dr kesetiaan kita. Cintai Tuhan dg sungguh, maka tdk ada lg celah bagi kita utk mencintai dunia. Merasa puaslah dg Tuhan, krna memang Tuhan memuaskan hasrat umat-Nya dg kebaikan.

Ingatlah komitmen kita saat pertama kali menyerahkan hidup kita pd Tuhan, saat menerima Dia sbg Tuhan dan Juruselamat, jgn kita ingkari apalg menjauh dr Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Memilih Setia Pada Tuhan

Komunikasi Yang Baik

DI 17062019

Matius 5:37 KJV
But let your communication be, Yea, yea; Nay, nay: for whatsoever is more than these cometh of evil.

  • Tapi biarlah komunikasimu menjadi: Ya, Ya; tidak, tidak, karena apapun yang lebih dari itu semua datangnya dari si jahat.

Ternyata ayat ini bkn sekedar membahas tentang berkata jujur, tp ada ilmu komunikasi yg Tuhan ajarkan pd kita.

Kata komunikasi dlm bhsa aslinya adalah ‘logos’ yg berarti ’something said (including the thought); by implication a topic (subject of discourse)’ yaitu sesuatu hal dikatakan (termasuk di dlmnya pikiran), melalui keterlibatan sebuah topik (subyek percakapan verbal atau tertulis). Jadi sebuah topik pembicaraan, baik yg tertulis maupun verbal yg digunakan utk mengungkapkan pikiran melalui perkataan.

Contoh sederhana spt Anda membuat grup Whatsapp yg sifatnya sementara dg tujuan membahas sesuatu yg penting. Jd topiknya cuma 1, beda dg grup yg biasanya.

Komunikasi hrs terarah, krna itulah hrs punya tujuan yg sama di antara yg terlibat dlm komunikasi itu: membahas topik yg sama, krna itulah ayat td mengelompokkan ya dg ya, tdk dg tdk. Membahas topik yg sama akan tdk membuang waktu, ada hasil dr pembicaraan, dan yg paling penting tdk sampai berbuat dosa melalui perkataan.

Apakah dlm sebuah rapat, sharing, bahkan saat berkhotbah, hrs tetap bcra ttg topik yg ingin dibahas, jgn ‘nyerempet’ membicarakan hal lain, apalg membahas dosa seseorg. Percakapan yg ‘nyerempet’ ke topik lain membuat durasi jd bertambah, yg mendengar bs jd kesal, ngantuk, tdk bergairah, shga pembicaraan ditutup tanpa ada kesimpulan atau keputusan yg diambil. Jgn sampai berdosa krna membicarakan seseorg dg tujuan negatif, nanti muncul gosip, fitnah, penggiringan opini, hingga menghakimi. Semua ini berasal dr si jahat, iblis masuk dlm komunikasi kita, menggerakkan lidah kita utk berbuat dosa. Hati-hati. Fokuslah dlm membicarakan sebuah topik, jgn bahas topik lainnya.

Posted in Renungan | Comments Off on Komunikasi Yang Baik

Menyimpan Dendam

DI 15062019

2 Samuel 16:3 TB

  • Kemudian bertanyalah raja: “Di manakah anak tuanmu?” Jawab Ziba kepada raja: “Ia ada di Yerusalem, sebab katanya: Pada hari ini kaum Israel akan mengembalikan kepadaku kerajaan ayahku.”

Daud sdg mengalami pemberontakan Absalom, anaknya sndri dan tak disangka Mefiboset ikut mendukung Absalom dg pikiran bhw dia nantinya bs kembali memerintah di Israel.

Mefiboset adalah cucu Saul, anak dr Yonatan. Saul dan Yonatan tewas dlm peperangan, dan kemudian Daud menjd raja. Daud memperlakukan Mefiboset dg sangat terhormat, bs makan sehidangan, krna Daud mengingat ikatan persahabatannya dg Yonatan, iparnya sndri. Namun Mefiboset msh mendendam pd Daud mengenai tahta kerajaan.

Dendam bs menyingkirkan kemurnian hati. Mefiboset hrsnya paham bhw kakeknya melakukan bnyk dosa shga Tuhan meninggalkannya dan mengalihkan tahta pd Daud. Menarik sbnarnya melihat posisi Daud dg Mefiboset, Daud adalah mantu kakeknya sndri, shga Mefiboset adalah keponakan Daud. Jd ini ada ‘drama’ dlm keluarga kerajaan. Ikatan persaudaraan scra darah tdk bs mencegah dendam menguasai Mefiboset.

Politik tdk mengenal kawan dan lawan, dulu lawan suatu saat bs menjd kawan, demikian jg sebaliknya. Orang terdekat adalah mrka yg kita kasihi dan mengasihi kita, sekaligus jg org yg paling besar kemungkinannya utk ‘melukai’ kita. Kalau ada peluang utk berkuasa, saudara tinggal saudara, kebaikan seakan terlupakan bgtu saja digantikan dg balas dendam.

Menyimpan dendam sama spt membiarkan api berkobar semakin besar, suatu saat api ini tdk dpt dikendalikan. Buanglah dendam sblum terlambat krna itu akan merusak hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Menyimpan Dendam

Butuh Peneguhan

DI 14062019

Yosua 17:16, 18
Kemudian berkatalah bani Yusuf: “Pegunungan itu tidak cukup bagi kami, dan semua orang Kanaan yang diam di dataran itu mempunyai kereta besi, baik yang diam di Bet-Sean dengan segala anak kotanya maupun yang diam di lembah Yizreel.”

  • tetapi pegunungan itu akan ditentukan bagimu juga, dan karena tanah itu hutan, haruslah kamu membukanya; kamu akan memilikinya sampai kepada ujung-ujungnya, sebab kamu akan menghalau orang Kanaan itu, sekalipun mereka mempunyai kereta besi dan sekalipun mereka kuat.”

Yosua memberikan peneguhan bhw bani Yusuf sbnarnya mampu utk menghalau penduduk yg masih tinggal di daerah yg menjd undian milik pusaka mereka, bani Yusuf sbnarnya ‘tidak percaya diri’ dan ingin dibantu utk berperang.

Ada saat di mana kita bs kuat, percaya diri, tp ada saatnya jg kita bimbang, ragu dan kehilangan percaya diri. Ini hal yg wajar, yg kita butuhkan adalah peneguhan perkataan dr org yg kompeten, artinya bkn sembarang org, tp org yg dipilih Tuhan dan pny kapasitas di bidangnya serta berpengalaman. Bkn krna kita tdk kuat dan tdk sanggup, tp yg sbnarnya adalah kita ‘berpikir atau merasa’ diri kita tdk kuat dan tdk sanggup.

Pikiran dan perasaan memang terkadang menjd faktor penghalang bagi iman kita. Maunya sih beriman, tp fakta dan realita justru berbeda dg yg kita imani, dinilai terlalu besar dan kita menilai kecil diri kita sndri. Di sinilah pengendalian diri sangat berperan, kita biarkan pikiran dan perasaan yg menentukan atau iman kita. Pikiran hrs dibuat jernih dan perasaan hrs distabilkan, shga kita bs berpikir dg benar dan merasakan kembali penyertaan Tuhan dlm hidup kita. Yang kita takutkan blm tentu menakutkan dan blm tentu akan terjd, jgn kalah sblum bertanding.

Jadilah pribadi spt Yosua, menguatkan org lain yg sdg bimbang dg kemampuan dirinya. Ingat, jgn menghibur dg kebohongan, tp hrs dg fakta. Yosua tdk berbohong pd bani Yusuf, mrka memang kuat, hanya saat itu merasa musuh bgtu hebat. Jd tetap kedepankan fakta, bkn dusta, jika ingin menguatkan org yg sdg bimbang.

Posted in Renungan | Comments Off on Butuh Peneguhan