Bertanya Secara Pribadi

DI 13092019

Markus 13:3 KJV
And as he sat upon the mount of Olives over against the temple, Peter and James and John and Andrew asked him privately,

  • Dan saat Dia duduk di atas Gunung Zaitun berhadapan dengan bait suci, Petrus dan Yakobus, dab Yohanes dan Andreas menanyakan dia secara pribadi.

Banyak hal yang menjd pertanyaan bagi para murid Yesus saat mendengar ttg apa yg Yesus katakan dan ajarkan. Sebagian murid memilih utk tdk bgtu ingin mendalami, sebagian yg lain sangat ingin mengerti, mengambil kesempatan wkt bertanya pribadi dg Tuhan.

Mgkin Anda yg terbiasa dg sistem ‘mentoring’ atau ‘bapa rohani’ pasti melakukan spt 4 murid Yesus dlm ayat ini, mrka sengaja meluangkan wkt dg ‘bapa rohaninya’ scra pribadi membahas bnyk hal. Bahkan jika terpisah oleh jarak, ketika sang bapa rohani berkunjung ke kotanya, anak rohaninya sengaja membuat janji bertemu. Sayangnya, ada hamba Tuhan cm senang jd pengkhotbah, tp tdk mau jd bapa rohani bagi pelayan dan jemaat, akibatnya ketika pelayan dan jemaatnya sdg bermasalah, tdk ada bimbingan, mrka ‘bonyok’ dan menjd ‘liar’, bingung dan akhirnya menggunakan cara-cara di luar Tuhan.

Bertanya scra pribadi dg Tuhan, inilah yg kita kenal sbg perenungan dan ‘meditasi rohani’. Daniel dlm PL tercatat bbrpa kali berpuasa utk mendpt pengertian dr Tuhan ttg penglihatan dan pesan Tuhan yg diterimanya. Yesus melayani kerinduan para murid-Nya yg ingin tahu ttg yg blm dimengerti, berarti memang Tuhan menjwb bila kita menanyakan Dia scra pribadi, tp sayangnya sebagian org tdk begitu peduli dg firman Tuhan, tdk mengerti ya biarkan saja, yg penting cari uang, bisa liburan, kulineran, dsbnya.

Tdk semua org Kristen cinta pd firman Tuhan, tahunya yg penting bs masuk surga saja, bodoh sekali, karena utk bs masuk surga, ada hal-hal yg perlu diketahui dan dilakukan, itu tertulis dlm Alkitab, firman yg tertulis, jd tdk cinta firman Tuhan berarti tdk ada jaminan bs masuk surga, krna tdk melakukan persyaratan yg diperlukan utk masuk ke sana. Ibaratnya ingin pergi liburan keluar negeri tp tdk urus paspor dan visa, cm beli tiket pesawat saja, akibatnya cm bs sampai di meja check in, tp gagal lolos di boarding pass dan pengecekan imigrasi, tdk bs masuk pesawatnya. Jgn bodoh rohani bila ingin masuk surga, cintai Firman Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Bertanya Secara Pribadi

Memahami Hukum Tuhan

DI 12062019

Yohanes 5:9 TB

  • Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.

Menguduskan hari Sabat adalah perintah Tuhan sndri, dilarang utk beraktivitas spt hr yg lain, lebih mendekatkan diri pd Tuhan. Namun Alkitab mencatat bnyk mujizat yg Yesus perbuat justru di hari Sabat. Sepertinya saling bertentangan jika memang kita lihat dr sudut pandang org Yahudi sndri.

Jd sbnarnya Yesus ingin mrka mengerti ttg apa yg boleh dan tdk boleh dilakukan sepanjang hari Sabat berlangsung. Perbandingannya spt ini: tubuh kita bs saja ada di gereja utk beribadah, tp hati dan pikiran kita tdk tertuju pd Tuhan. Kelihatannya beribadah di gereja, tp scra esensi ibadahnya tdk didapati. Yg terpenting bkn yg terlihat mata, tp yg di dlm hati dan pikiran.

Jika suatu saat kita diperhadapkan pd 2 hal yg dr Tuhan, yg satu adalah hukum atau perintah yg tertulis, yg kedua adalah kehendak Tuhan, mana yg kita dahulukan. Awas, ini bkn memilih, artinya bkn yg satu kita ikuti, yg lain kita abaikan, jgn terjebak. Yesus tetap mengikuti aturan ttg hari Sabat, tp Dia mau menunjukkan bhw jgn larang Tuhan berkarya di hari Sabat. Hari Sabat itu utk manusia, bkn utk Tuhan. Seandainya Tuhan berhari Sabat jg, celakalah kita, Tuhan ‘istirahat’ bekerja, tdk akan ada mujizat, terobosan, dsbnya. Dewasalah dlm memahami hukum Tuhan.

Dahulukan kehendak Tuhan di saat Tuhan ingin melakukan sesuatu drpd mentaati hukum-Nya yg tertulis. Hukum Tuhan itu berlaku panjang, tp kehendak Tuhan itu sifatnya hanya berlaku di satu wkt tertentu. Bkn berarti boleh melanggar hukum Tuhan, tp tetap dilakukan namun memberi ruang bagi Tuhan utk bekerja dan melakukan kehendak-Nya. Tuhan lebih besar drpd hukum-Nya sndri.

Spya mdh mengerti: seumpama rambu lalu lintas melarang putar balik, tp kalau ada polisi lalu lintas di sana dan menyuruh kita putar balik, kita boleh putar balik meskipun ada rambu lalu lintasnya. Pembuat hukum berhak membuat pengecualiaan sementara, namun setelahnya hukum tetap berlaku spt biasanya.

Posted in Renungan | Comments Off on Memahami Hukum Tuhan

Penuh Ketakutan

DI 11062019

Mazmur 52:7 KJV
Lo, this is the man that made not God his strength; but trusted in the abundance of his riches, and strengthened himself in his wickedness.

  • Lihat, inilah orang yang tidak menjadikan Tuhan kekuatannya, tapi percaya di dalam kelimpahan kekayaannya, dan memperkuat dirinya di dalam kefasikannya.

Mazmur ini ditulis Daud mengenai seorg yg bernama Doeg, pengawas gembala-gembala Saul, seorg Edom, yg mengabarkan dirinya ada di tempat Ahimelekh pd Saul ketika dia lari dr pengejaran Saul.

Doeg digambarkan sbg seorg yg berlimpah kekayaannya namun fasik. Kekuatannya berdasarkan kekayaannya, bkn mengandalkan Tuhan. Menarik sekali ketika kita melihat arti nama Doeg yaitu ‘penuh ketakutan’.

Mengapa seseorg bgtu rakus mengumpulkan harta, mgkin inilah alasannya yaitu krna dia penuh ketakutan dlm hidupnya. Dia tdk percaya pd Tuhan, krna itu dia mempercayakan semuanya pd hartanya, dg harta dia bs ‘membayar’ org lain utk berbuat sesuatu, mengumpulkan bnyk teman, bs hidup semau dirinya krna hartanya bnyk. Jika hartanya lenyap, lenyap jg kekuatan dirinya, harta bertambah maka dia merasa makin kuat dan membanggakan dirinya.

Bkn hanya kaya, tp hidup sbg org fasik. Krna tdk percaya Tuhan, seseorg menentukan hukum buatannya sndri. Dg kekayaannya, dia memiliki kuasa, dg kekuasaan itu dia bertindak semena-mena bahkan melakukan hal yg jahat. Tdk percaya pd Tuhan bkn sekedar masalah keyakinan, tp meluas hingga masalah gaya hidup dan karakter seseorg. Harta bs membuat org lupa diri, bertindak jahat, tp jg harta bs membantu org utk bnyk berbuat kebaikan dan membangun persahabatan. Jd semuanya bergantung pd karakter org yg memiliki harta tersebut, ada saling mempengaruhi antara harta dan pemiliknya.

Kuat scra finansial itu baik utk kehidupan di dunia fana ini, tp kuat scra rohani itu baik utk kehidupan kekal nanti.

Posted in Renungan | Comments Off on Penuh Ketakutan

Kediaman Yang Fana

DI 10062019

2 Korintus 5:1 KJV
For we know that if our earthly house of this tabernacle were dissolved, we have a building of God, an house not made with hands, eternal in the heavens.

  • Karena kita tahu bahwa jika rumah duniawi dari tarbenakel ini dihancurkan, kita memiliki sebuah bangunan Tuhan, sebuah rumah yang tidak dibuat dengan tangan-tangan, kekal di dalam surga.

Kata tarbenakel dlm ayat ini adalah ‘skēnos’ yg berarti tarbenakel (tempat Tuhan berdiam), dan jg penggambaran dr tubuh manusia yg adalah tempat kediaman dr roh kita.

Pertama, tarbenakel yg adalah rumah Tuhan merupakan sebuah tempat perjumpaan kita dg Tuhan, tapi semua yg ada dlm dunia ini fana, tdk kekal, artinya bs hancur. Kalau gedung ibadah kita hancur, bkn berarti kita tdk bs beribadah pd Tuhan, krna Tuhan tdk berdiam scra kekal di tarbenakel atau gedung ibadah, tp Dia kekal berdiam di surga. Itulah sebabnya kita bs berdoa di manapun kita berada, di rumah, di tempat kerja, dsbnya. Ketika Tuhan menyatakan kehadiran-Nya, atau yg kita kenal sbg ‘hadirat Tuhan’, kita bertemu dg Dia. Kita hidup hanya sebentar dlm dunia ini, tak bs dibandingkan dg hidup kekal di surga. Ada saatnya nanti kita ‘beribadah’ langsung di surga.

Kedua, roh kita yg kekal sifatnya, tdk seterusnya tinggal dlm tubuh jasmani kita, bertambah usia maka stamina tubuh kita mengalami perubahan menuju penurunan, tubuh bs lemah krna penyakit dan akhirnya meninggal dunia. Selama di dunia, roh kita tinggal di dlm tubuh jasmani, nanti dlm kekekalan kita selama-lamanya ada dlm kekekalan, antara surga atau neraka. Ada ‘rumah’ yg Tuhan sediakan bagi kita di surga, tempat roh kita nantinya tinggal, bkn dlm tubuh jasmani lg, tp dlm tubuh kemuliaan.

1 Korintus 15:40
Ada tubuh sorgawi dan ada tubuh duniawi, tetapi kemuliaan tubuh sorgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi.

Jgn gantungkan hidup kita pd yg fana, tp pada yg kekal sifatnya. Tak ada yg bs kita bawa saat kita meninggal selain perbuatan kita selama kita hidup, yg nantinya akan dipertanggung jwbkan di hadapan Tuhan. Berhati-hatilah dlm berbuat apapun, krna nanti Tuhan akan menghakimi semuanya, perbuatan baik atau jahat selama kita mendiami tubuh jasmani ini.

2 Korintus 5:10 KJV
For we must all appear before the judgment seat of Christ; that every one may receive the things done in his body, according to that he hath done, whether it be good or bad.

Posted in Renungan | Comments Off on Kediaman Yang Fana

Strategi Memberkati

DI 08062019

Amsal 27:14 KJV
He that blesseth his friend with a loud voice, rising early in the morning, it shall be counted a curse to him.

  • Dia yang memberkati temannya dengan suara keras, membangunkan lebih awal di pagi hari, itu akan diperhitungkan sebuah kutuk bagi dia.

Tidak mudah memahami ayat ini jika kita tdk meneliti kata per kata shga sulit utk mengerti bgmna seseorg yg ingin memberkati malah dianggap sbg sebuah kutukan bagi temannya yg ingin diberkati.

Kita gunakan logika dahulu utk memahaminya, apa reaksi kita jika ada teman kita yg jam 2 pagi dtg berkunjung dg membw mknan misalnya, dtg dg suara keras memanggil-manggil nama kita, mengetuk pintu, memencet bel trs menerus, atau mengetukkan gembok ke besi pintu pagar rumah kita? Kita yg sdg tdr nyenyak, mendengar ada suara keras memanggil nama kita di dpn rumah, pasti kaget dan merasa terganggu. Pikiran kita berkata apakah terjd sesuatu yg gawat? Ada kebakaran? Atau rumah kita kemalingan? Atau ada yg dalurat? Kita tergesa-gesa turun dr tempat tdr, keluar dr kamar, membuka kunci dan kemudian kita lihat teman kita tersenyum dg mknan yg dia bw di tangannya. Apa tdk bs tunggu sampai jam 7 pagi, mengapa jam 2 dtg?

Memberkati tentu hal yg baik, tp hrs tepat waktu dan ini yg penting: penerima berkat hrs merasa nyaman saat menerima, tdk merasa terganggu dg berkat kita. Kalau dlm kasus dalurat, mgkin tdk melihat wkt, secepat mgkin kita memberkatinya atau memberi pertolongan, tp jika tdk dlm kondisi dalurat, perhitungkan wkt yg tepat, jgn sampai kita justru dianggap mengganggu. Tiap org pny kesibukan, waktunya berharga, jgn paksa mrka membatalkan janji bertemu rekan bisnis hanya demi kita ingin mentraktir mkn misalnya.

Sopan santun dlm memberkati itu penting. Ada wkt seseorg dlm kondisi terpuruk, emosinya labil, mudah sensi, kalau ingin memberkati, berkati saja, berikan nasehat secukupnya dan biarkan dia menikmati berkat dr kita. Jgn sampai dia justru tdk nyaman dan merasa malu atau terhina. Tdk perlu ‘bersuara keras’, artinya sampai org lain yg tdk perlu tahu menjd tahu apa yg dia alami. Bijaklah jika ingin mengshare masalah seseorg yg ingin kita tolong, jgn sampai yg tahu malah menjadikannya bahan gosip tp tdk berbuat apa-apa utk menolong.

Berkatilah, jgn sampai malah dianggap sbg sebuah kutukan.

Posted in Renungan | Comments Off on Strategi Memberkati

Seperti Pengemis

DI 07062019

Mazmur 86:1 KJV
Bow down thine ear, O LORD, hear me: for I am poor and needy.

  • Turunkanlah telinga-Mu, oh TUHAN, dengarkan aku, karena aku miskin dan melarat

Daud memakai kata ‘bown down’ yg berarti membungkukkan diri, jd dia menggambarkan dirinya sbg org yg tdk berdaya, lemah suaranya shga org yg ingin mendengar apa yg diucapkannya hrs membungkukkan diri spya telinganya bs mendengar suaranya yg lemah.

Daud berkata bhw dia miskin dan melarat, spt seorg pengemis tak berdaya, bkn sekedar mengemis, tp krna ketdk berdayaan scra fisik dan jiwa, seseorg terpaksa mengemis, layaknya pengemis yg lumpuh, hanya bs berbaring. Ada waktunya dlm hidup kita, kita ini miskin, baik scra keuangan maupun dlm hal lainnya. Mgkin keuangan kita tergoncang, habis yg kita miliki, tak ada cara lain selain berseru pd Tuhan. Mgkin kita miskin dlm pikiran, tak tahu lg apa yg hrs diperbuat, semuanya buntu, di dpn kita bnyk kemustahilan, spt melawan raksasa. Tak mampu berteriak, hanya sanggup berkata dg suara yg lirih, lbh kecil dr sebuah bisikan. Bgmna spya Tuhan bs ‘mendengar’nya? Kita minta Tuhan ‘bown down’.

Tuhan mendengar seruan org yg dikasihi-Nya, tp Dia butuh kejujuran kita. Ada org yg tdk mau mengakui dia miskin dan melarat di hadapan Tuhan. Sok beriman pdhal hatinya tdk percaya, malu dilihat org lain, shga dia tdk jujur di hadapan Tuhan. Sdh tdk jujur, tdk mengakui jg bhw dia butuh pertolongan Tuhan. Miskin dan melarat memang bkn situasi yg elok dipandang, di sinilah kerendahan hati kita diuji, apakah kita bs menerima keadaan apapun yg terjd dlm hidup kita.

Jgn kehilangan pengharapan, Tuhan mudah mengubah keadaan kita, sangat mudah. Namun butuh bnyk persyaratan yg hrs kita penuhi, itulah gunanya doa, berkomunikasi dg Tuhan, diberitahu apa yg hrs dilakukan shga kita bs keluar dr situasi buruk yg kita alami. Rendahkan diri dan jujurlah di hadapan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Seperti Pengemis

Hidup Oleh Percaya

DI 06062019

2 Korintus 5:7 KJV
(For we walk by faith, not by sight:)

  • Karena kita melangkah melalui iman, bukan melalui memandang

Kalau kita melihat kata-kata yg ada dlm ayat ini di bhsa aslinya, kita dpti pengertian yg lebih mendalam.

Kata ‘walk’ berasal dr kata ‘peripateō’ yg berarti to tread all around yaitu menapaki seluruh sekelilingnya. Kata iman dlm bhsa aslinya adalah ‘pistis’ yg berarti belief in or acceptance of something as true, yg artinya percaya di dalam, atau penerimaan sesuatu sebagai yg benar.

Jd hidup kita digambarkan spt mengelilingi sesuatu obyek dg menapaki keseluruhannya, kalau spt naik tangga, maka seluruh anak tangga ditapaki, spt singa yg mengawasi calon mangsanya, hidup kita memang hrs menjalani proses yg ada, berwaspada dan tdk kehilangan fokus. Ini dilakukan melalui iman yg percaya di dlm Tuhan, menerima Firman Tuhan sbg sebuah kebenaran dlm hidup kita.

Hidup bkn melalui memandang, apa yg kita pandang bs membuat kita ragu atau takut utk melangkah, pdhal kita hrs melangkah utk menjalani bagian demi bagian dlm hidup kita. Realita sering menjd penghambat utk kita tetap percaya krna bnyk hal yg mustahil, menggentarkan bahkan menekan hidup kita. Tetapi melalui iman, semuanya bs kita taklukkan asalkan kita berani menapaki sambil berjaga-jaga.

Apa yg sdg kita pandangi? Sesuatu yg menakutkan, menggentarkan? Melangkah melalui iman, iman spt jalan menuju kemenangan, kita hrs melewatinya, berjalan di atas iman sambil tetap fokus dan berjaga-jaga, berjalan berkeliling sehingga tdk ada yg terlewatkan. Proses hrs dijalani, tak ada kemenangan tanpa menang atas lawan, hrs bertanding sbg sebuah pembuktian. Jgn takut krna Tuhan beserta dg kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Hidup Oleh Percaya

Hati-Hati Berkomentar

DI 04062019

Kejadian 31:24 KJV
And God came to Laban the Syrian in a dream by night, and said unto him, Take heed that thou speak not to Jacob either good or bad.

  • Dan Tuhan mendatangi Laban orang Aram itu dalam sebuah mimpi malam hari, dan berkata kepadanya: “Simaklah bahwa engkau jangan berbicara pada Yakub salah satu dari baik atau buruk.”

Laban kecewa dg Yakub yg pergi tanpa pamit membawa seluruh keluarga dan hartanya, namun Tuhan memberi peringatan spya Laban jgn sembarang berkata ttg Yakub.

Ketika Tuhan menyertai seseorg, org itu ada di pihak Tuhan, apa yg org lain perbuat dan katakan ttg dia, itu akan langsung berurusan dg Tuhan sndri. Bahkan dlm hal mengatakan sesuatu ttg org itu, Tuhan sangat berkepentingan. Itulah sebabnya mengapa kita dilarang utk menghakimi sesama kita, apa yg mnrut kita salah, blm tentu di mata Tuhan itu jg salah.

Laban jg pny salah terhadap Yakub, jika saat itu dia bcra yg buruk terhadap Yakub, maka Tuhan sndri yg akan menjd Hakim utk kesalahan yg Laban perbuat. Kalau merasa diri benar, berarti hrs siap diperiksa dan ditemukan bukti bhw memang benar atau ternyata ada salahnya. Yakub adalah cucu Abraham, org yg memiliki perjanjian dg Tuhan, maka Yakub bknlah org sembarangan, dia jg telah menerima berkat dr Ishak, ayahnya, jd ada penyertaan Tuhan dlm hidupnya. Berurusan dg Yakub berarti berurusan dg Tuhan jg.

Memberkati atau mengutuk lewat ucapan, jgn asal dikatakan saja. Kalau tdk pantas diberkati, maka ucapan berkat itu tdk berdampak pd org yg menerima ucapan itu, demikian jg kalau dikutuki, tdk akan mengalami kutuk jika memang org itu tdk memiliki alasan utk dikutuki. Jaga lidah kita sblum berkomentar, meskipun berkomentar ttg yg baik, apalg terhadap org yg disertai Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Hati-Hati Berkomentar

Ada Sebabnya

DI 03062019

2 Samuel 21:1

  • Dalam zaman Daud terjadilah kelaparan selama tiga tahun berturut-turut, lalu Daud pergi menanyakan petunjuk TUHAN. Berfirmanlah TUHAN: “Pada Saul dan keluarganya melekat hutang darah, karena ia telah membunuh orang-orang Gibeon.”

3 tahun kelaparan di Israel ternyata disebabkan oleh adanya hutang darah yg dilakukan Saul dan keluarganya terhadap org-org Gibeon. Kisah ini berakhir dg diserahkannya 7 keturunan Saul ke org-org Gibeon dan dibunuh. Tuhan mengabulkan doa bangsa Israel ttg kelaparan yg melanda negeri itu.

Situasi buruk yg terjd mgkin saja ada penyebab dr masa lalu yg tdk disadari. Spt dlm kisah ini, 3 thn barulah terjwb penyebab dr kelaparan yg ada. Memang tdk selalu penyebabnya dr masa lalu, tapi ada baiknya berdoa dan bertanya pd Tuhan ttg penyebab dr yg sdg terjd spya keadaan tdk semakin memburuk. Inilah gunanya utk selalu dikoreksi Tuhan, yg tdk disadari menjd terlihat jelas.

Hutang dlm bentuk apapun, baik hutang uang, hutang darah, atau nazar yg blm dibayar pd Tuhan, bs menjd penyebab dr situasi buruk yg sdg terjd. Hutang hrs dilunasi, dibayar, jgn ditunda-tunda. Berkat Tuhan bs terhalang kita terima krna hal itu, dan ini hrs diselesaikan segera. Jgn berhutang bila tdk yakin bs sanggup membayar, jgn bernazar bila tdk tahu nantinya hrs dibayar dg satu-satunya yg dimiliki. Jgn merugikan org lain jika nantinya tdk ingin dituntut pembalasannya. Jd hrs pintar mengukur kapasitas yg kita miliki.

Jgn melanggar perjanjian yg telah disepakati. Saul dan keluarganya telah melanggar perjanjian dg membunuh org-org Gibeon, akibatnya terjd hutang darah. Ini pelajaran penting yg hrs kita cermati, ada dampak krna pelanggaran perjanjian. Tepati janji sesuai kesepakatan, penuhi yg dijanjikan, komitmen dlm melakukan isi perjanjian, maka damai dan berkat yg akan mendatangi hidup kita. Andalkan Tuhan dan jgn membuat celah utk masalah yg sbnarnya tdk perlu ada masuk dlm hidup kita. Jaga integritas diri kita, berani berjanji, berani jg menepatinya.

Posted in Renungan | Comments Off on Ada Sebabnya

Tanpa Kemuliaan Tuhan

DI 01062019

Yehezkiel 10:18

  • Lalu kemuliaan TUHAN pergi dari ambang pintu Bait Suci dan hinggap di atas kerub-kerub.

Semegah apapun bangunan Bait Suci tp tdk ada kemuliaan Tuhan di dlmnya, itu hanya sebuah gedung biasa dan telah kehilangan fungsi utamanya sbg tempat Tuhan menyatakan diri-Nya pd umat-Nya.

Demikian jg dg gereja, jika tdk nyata kehadiran Tuhan di dlmnya, grja hanyalah gedung yg berinterior bagus, memang ada kegiatan kerohanian di dlmnya, tp tdk ada kemuliaan Tuhan. Jemaat yg dtg tdk mengalami perjumpaan dg Tuhan shga hidup mrka dipulihkan. Spt masuk bioskop saja, menikmati acara yg ada.

Bgmna dg hidup kita? Nyatakah kehadiran Tuhan di dlmnya? Atau tdk ada sama sekali karya Tuhan yg terlihat di dlmnya. Sebagian org merasa tak masalah hidup tanpa kehadiran Tuhan dlm hidupnya. Semua bs dikerjakan sndri tanpa campur tgn Tuhan. Sampai batas tertentu mgkin manusia bs bertahan hidup tanpa Tuhan, tp setelah itu barulah dia menyadari bhw dia perlu Tuhan, krna ada hal-hal yg tdk bs dilakukan oleh hartanya, sahabatnya maupun dirinya sndri. Ttg kehidupan stlah kematian jasmani, harta kita tdk bs menolong kita.

Kalau ada kemuliaan Tuhan dlm hidup kita, pasti ada selalu yg bs kita saksikan pd org lain ttg Tuhan. Bnyk pengalaman yg bs kita saksikan krna kita hidup berjalan bersama Tuhan. Namun bnyk jg yg tdk mau bersaksi, dg berbagai alasan bahkan tdk mau menceritakan karya Tuhan dlm hidupnya, padahal tinggal bercerita saja. Bersaksi berarti kita mengakui Tuhan, tdk bersaksi vg tdk mengakui perbuatan Tuhan dlm hidup kita. Menyangkal Tuhan bkn saja ttg tdk mengakui Yesus sbg Tuhan dan Juruselamat kita, tp jg tdk mengakui campur tangan Tuhan atas hidup kita.

Tetap bangun hubungan yg baik dg Tuhan, setiap waktu bergaul dg Dia. Tuhan senang kalau kita dekat dg Dia dan menjauhi dosa. Tuhan senang kalau kita rendah hati menerima kehadiran-Nya dlm hidup kita. Ikuti semua perintah-Nya, lakukan dg setia, tetap iring Yesus.

Posted in Renungan | Comments Off on Tanpa Kemuliaan Tuhan