Jangan Kendor

DI 04082018

Roma 12:11 KJV
Not slothful in business; fervent in spirit; serving the Lord;

  • Jangan malas dalam urusan, bernyala-nyala dalam roh, melayani Tuhan.

Kata ‘slothful’ dlm bhsa aslinya adalah ‘oknēros’ yg berarti malas, menunda, lamban, sedangkan ‘business’ dlm bhsa aslinya adalah ‘spoudē’ yg berarti ketekunan, sungguh-sungguh, bersegera. Kalau kita gabungkan kedua kata ini maka kalimat ayat ini menjd: Jangan malas, jangan menunda, jangan lamban dalam ketekunan, kesungguhan dan bersegera.

Kalau kita melakukan sesuatu tdk sekualitas spt dulu, maka terjd sebuah penurunan dan kemunduran dlm hidup kita, istilahnya terjd kekendoran. Kalau ikatan sebuah tali itu kendor maka akan mudah diurai ikatannya. Celana yg ikat pinggangnya kendor akan membuat celana yg dipakai jd melorot. Ada dampak yg tdk baik jika kekendoran itu terjd.

Dulu rajin berdoa tiap hari, skrg cuma doa makan saja, ini kendor namanya. Dulu baca Alkitab 5 pasal setiap hari, skrg 5 pasal sebulan sekali. Apa jadinya jika penjagaan yg harusnya 24 jam sehari cuma dilakukan dr pagi hingga sore saja? Bs terjd kemalingan pd malam harinya.

Bgmna spya kita tdk ‘kendor’ dlm berbagai hal? Ayat ini memberi 2 cara yaitu pertama, bernyala-nyala di dlm roh. Inti dr manusia itu bkn tubuh dan jiwanya, tp rohnya. Kalau roh seseorg tdk lg bersemangat, maka hidupnya sdh ‘mati selagi hidup’, semua dilakukan tanpa gairah, tanpa tujuan dan kasihnya menjd dingin. Bernyala-nyala itu spt api yg sdg berkobar membakar sesuatu, ada dinamika kehidupan, ada peningkatan kualitas hidup dan kualitas karakternya. Jgn biarkan roh kita ‘padam’, ini akibat terputusnya hubungan dg Tuhan.

Kedua, melayani Tuhan. Masuklah dlm sebuah pelayanan, di sana kita berjumpa dg beragam macam org, bs terinspirasi dg org yg punya kelebihan drpd kita. Bkn saja dlm dunia plynan, layani Tuhan jg dg hidup kita sehari-hari. Dg melayani, kita dipacu utk menjd lebih baik, mengembangkan potensi yg kita miliki

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Kendor

Harga Sebuah Pemulihan

DI 03082018

Ezra 3:12

  • Tetapi banyak di antara para imam, orang-orang Lewi dan kepala-kepala kaum keluarga, orang tua-tua yang pernah melihat rumah yang dahulu, menangis dengan suara nyaring, ketika perletakan dasar rumah ini dilakukan di depan mata mereka, sedang banyak orang bersorak-sorai dengan suara nyaring karena kegirangan.

Arti Bait Suci bagi bangsa Israel sangat penting, walaupun Tuhan tdk berdiam dlm rumah buatan tangan manusia, namun kehadiran Tuhan dlm Bait Suci melambangkan kehadiran Tuhan di tengah umat bangsa Israel. Setelah mrka diizinkan membangun kembali tembok kota dan Bait Suci, mrka sangat bersukacita.

Ekspresi kegirangan seringkali tdk dlm wujud sorak sorai dan tertawa, tp jg tangisan haru sukacita. Bagi para imam dan org Lewi, diletakannya dasar Bait Suci mengingatkan kembali pd kemegahan Bait Suci Salomo, zaman keemasan bangsa Israel, ada harapan baru dan pembangunan Bait Suci dimaknai sbg wujud pendamaian dg Tuhan, Tuhan kembali mengasihi umat-Nya.

Seberapa dlm kita memaknai pendamaian yg Yesus lakukan utk mendamaikan kita dg Bapa melalui darah-Nya. Tanpa darah Anak Domba, org yg baik sekalipun tdk mgkin bs dtg pd Bapa, krna bkn perbuatan baik seseorg yg melayakkan dia dtg pd Bapa, tp pendamaian dg Tuhanlah yg diperlukan. Org baik bkn berarti tdk berdosa, krna dosa jg terjd dlm hati dan pikiran, tdk saja melalui perbuatan dosa yg kelihatan. Perbuatan baik tdk bs menggantikan kekudusan di hadapan Tuhan.

Bersukacitalah krna kita telah berdamai dg Bapa melalui darah Anak Domba, hidup kita mengalami pemulihan dan hukuman Tuhan dijauhkan dr kita. Jgn berbuat dosa lagi, bangun kerohanian kita sehingga ada ruang bagi Tuhan bekerja menyatakan kemuliaan-Nya dlm hidup kita. Jgn lihat lg masa lalu, arahkan hidup kita pd masa dpn yg penuh harapan. Alami janji Tuhan dan jgn lupa bersyukur. Berbagi sukacita dg sesama dan pulihkan hubungan yg tdk harmonis, jgn beri kesempatan bagi iblis utk kembali merusak.

Posted in Renungan | Comments Off on Harga Sebuah Pemulihan

Menjadi Tuhan

DI 02082018

Keluaran 7:1 KJV
And the LORD said unto Moses, See, I have made thee a god to Pharaoh: and Aaron thy brother shall be thy prophet.

  • Dan TUHAN berkata pada Musa: “Lihat, Aku telah menjadikanmu tuhan bagi Firaun, dan Harun saudaramu akan menjadi nabimu.

Cara kerja Tuhan memang terstruktur rapi, dr kisah ini terlihat bgmna Tuhan memperlakukan Firaun dan bangsa Mesir, Tuhan jadikan Musa sbg tuhan atas Firaun, artinya Firaun bknlah ‘level’ lawannya Tuhan.

Struktur Tuhan selalu teratur, para nabi berada langsung di bawah Tuhan, nabi berperan sbg pembawa pesan Tuhan bagi umat-Nya. Bagi mrka yg tdk mau tunduk pd Tuhan, Tuhan jadikan para nabi sbg tuhan atas mrka, itulah sebabnya mengapa bbrpa nabi sangat berkuasa spt layaknya Tuhan, apa yg dikatakan terjd, membuat mujizat, dsbnya.

Orgtua kita adalah salah satu ‘tuhan’ yg Dia tempatkan atas hidup kita. Bukan statusnya tp peranan orgtua layaknya spt Tuhan. Apa yg orgtua kita katakan bahkan mgkin saat mrka ‘mengutuki’ maka bs saja perkataan mrka menjd kenyataan. Bahkan spya kita panjang umur, Tuhan memerintahkan kita utk menghormati orgtua. Bbrpa org yg Tuhan berikan otoritas tinggi jg bs Tuhan pilih menjd spt ‘tuhan’ dlm hidup kita. Hormati mrka dan tunduklah pd otoritas yg ada.

Juga bbrpa org Tuhan percayakan menjd pembawa pesan-Nya, org-org yg peduli dg hidup kita dan Tuhan bcra pd kita melalui mrka. Walaupun bentuknya adalah teguran keras, jgn jauhi mrka krna justru kehadiran mrka sangat penting dan bermanfaat bagi kita, ada hal-hal penting dan ‘urgent’ yg bs kita dapati, bnyk kesalahan yg bs kita hindari, pastinya kita akan lakukan kehendak Tuhan sesuai keinginan-Nya.

Mgkin kita menjd spt layaknya Tuhan bagi org lain, tetap setia jalankan peran ini, walaupun bnyk hambatannya, penolakan, dsbnya, jgn berhenti hingga Tuhan berkata berhenti. Bbrpa nasib org bergantung pd kita, tugas kita utk menjadikan mrka org yg mengalami pemulihan di dlm Tuhan, bw mrka mendekat pd Dia.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Tuhan

Bebas Dari Dosa

DI 01082018

Roma 7:20

  • Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku

Dosa bkn sekedar perbuatan yg kelihatan, tp dosa jg sesuatu yg bs berdiam atau tinggal menetap dlm hidup seseorg melalui anggota-anggota tubuh (Roma 7:5).

Bgmna kita menang atas dosa? Bisakah kita mengalahkannya? Ada 2 jwban dr hal ini, pertama kita tdk bs mengalahkan dosa dg kekuatan kita sndri, kedua bhw kita bs mengalahkan dosa melalui kemenangan Kristus.

Roma 8:2 KJV
For the law of the Spirit of life in Christ Jesus hath made me free from the law of sin and death.

Karena hukum Roh Kehidupan di dalam Kristus telah membebaskanku dari hukum dosa dan maut.

Pertama, Tuhan Yesus membebaskan kita dg mengalahkan hukum dosa dg hukum Roh Kehidupan. Dlm tatanan negara, peraturan yg lebih rendah tunduk pd peraturan yg lebih tinggi. Bagi org yg percaya Kristus telah mati, bangkit dan menang atas maut, dia tdk lg hidup dlm hukum dosa, tp dlm hukum Roh Kehidupan. Sederhananya spt org yg pindah kewarganegaraan, hukum di negara sblumnya tdk berlaku lg atas dirinya.

Roma 8:3 KJV
… God sending his own Son in the likeness of sinful flesh, and for sin, condemned sin in the flesh:

… Tuhan mengutus Anak-Nya sendiri di dalam keserupaan daging penuh dosa, dan untuk dosa, menghukum dosa di dalam daging.

Kedua, Tuhan Yesus menghukum dosa di dlm daging. Setelah kita dimerdekakan dr hukum dosa, Tuhan menghukum dosa yg berdiam di dlm daging, inilah yg membuat kita bs menang atas dosa, bebas dr perbudakan dosa.

Selalu dekatkan diri kita pd Tuhan, hiduplah dipimpin Roh Kudus, jgn biarkan dosa memperhamba kita. Jgn sia-siakan pengorbanan Kristus bagi kita, kita telah ditebus lunas dan menjd milik Tuhan. Gunakan anggota-anggota tubuh kita utk memuliakan Tuhan, rawat dg baik tubuh kita dan jgn beri tempat bagi dosa. Kuasai hati dan pikiran kita dan jgn biarkan kita tergoda oleh nafsu

Posted in Renungan | Comments Off on Bebas Dari Dosa

Diselamatkan Dari Murka

DI 31072018

Roma 5:9 KJV
Much more then, being now justified by his blood, we shall be saved from wrath through him.

  • Lebih daripada itu, sekarang menjadi dibenarkan oleh darah-Nya, kita akan diselamatkan dari murka melalui Dia.

Akhir zaman salah satunya bcra ttg murka Tuhan, kita mengenal ada 7 cawan murka Tuhan yg akan ditumpahkan ke bumi (Wahyu 15:7; 16:1).

Ayat ini menjelaskan bhw org-org yg dibenarkan oleh darah Anak Domba akan diselamatkan dari murka melalui Tuhan Yesus Kristus. Murka Tuhan adalah wujud penghakiman terhadap org-org yg melawan Tuhan, tdk mau bertobat dan menyembah iblis. Kita membc dlm Alkitab bhw bbrpa kali murka Tuhan dinyatakan dan dampaknya sangat mengerikan. Siapa yg dpt bertahan melawan murka Tuhan? Krna itu hindarkan diri kita dr tertimpa murka Tuhan, kita hrs dibenarkan oleh darah Anak Domba.

Yesus mati bagi kita, darah-Nya tercurah utk pengampunan dosa seluruh umat manusia. Dosa yg tdk diampuni bs menimbulkan murka Tuhan dan tentunya kita tdk hidup dlm damai sejahtera dg Tuhan, tdk ada ketenangan dlm hidup kita. Pertobatan dan pengampunan dosa sangat kita perlukan dlm hidup kita, krnanya jgn pernah mengeraskan hati utk sebuah pertobatan.

Ketika dosa kita diampuni Tuhan, maka status kita sbg org berdosa diubah menjd sbg org yg dibenarkan Tuhan. Tentu saja sbg org yg dibenarkan Tuhan akan terhindar dr murka Tuhan, justru yg kita terima adalah penggenapan seluruh janji Tuhan dan hidup dlm segala kelimpahan. Murka Tuhan membuat kita hidup dlm keadaan yg buruk dan menderita. Jgn kita mencobai Tuhan dg hidup yg tdk serius dg Dia, jgn mendua hati, jgn menyembah tuhan yg lain, sembahlah hanya pd Tuhan saja. Selama masih ada waktu dan kesempatan, bertobat dg sungguh-sungguh dan hiduplah dlm takut akan Tuhan. Taati firman-Nya dan lakukan perintah-Nya. Setiap saat bangun hubungan yg intim dg Tuhan, tekun berdoa dan beribadah, lakukan kewajiban kita sbg org percaya dan berilah teladan yg baik

Posted in Renungan | Comments Off on Diselamatkan Dari Murka

Keselamatan Roh

DI 30072018

1 Korintus 5:5 KJV
To deliver such an one unto Satan for the destruction of the flesh, that the spirit may be saved in the day of the Lord Jesus.

  • Mengirimkan orang seperti itu pada setan untuk pengrusakan daging, supaya rohnya bisa diselamatkan pada hari Tuhan Yesus.

Jemaat Korintus saat itu didapati bbrpa org yg hidup cabul, dlm bhsa aslinya adalah ‘porneia’ yg berarti hubungan gelap seksual, hubungan seksual dengan saudara yg masih berhubungan darah, dan hubungan seksual dg wanita atau pria yg bercerai. Disebutkan contohnya dlm ayat 1 yaitu memperistri istri ayahnya.

Rasul Paulus mengingatkan jemaat Korintus agar jgn membiarkan perbuatan cabul bs ‘mengkhamiri’ kekudusan jemaat yg lain, artinya jgn sampai noda merusak keseluruhan, ibarat pakaian putih, tdk boleh ada noda satu titikpun yg melekat dipakaian itu, org cabul ini hrs disingkirkan dr antara mrka. Tapi bukankah org cabul jg butuh pertobatan?

Di sini kita hrs berhikmat, dosa percabulan itu ada levelnya, dr yg tergoda melakukannya hingga sdh diperbudak oleh keinginan bercabul ini. Yg dimaksud dlm ayat ini adalah yg levelnya sdh parah, tdk mempan dinasehati, menolak utk dipulihkan, maka cara yg digunakan adalah spt ayat yg kita baca, membiarkan tubuhnya rusak krna dosanya, mgkin saat itulah org ini mau bertobat dan diselamatkan rohnya oleh Tuhan. Ibaratnya spt perokok, kalau paru-parunya blm rusak, dia akan terus merokok krna pikirnya merokok tdk berdampak buruk bagi kesehatan tubuhnya. Spt org yg kena HIV, baru bertobat krna sadar tubuhnya tak bs bertahan lama lg dan segera akan mati, ketakutan akan kematian biasanya memicu bbrpa org utk bertobat.

Ini bkn berarti kita tdk mengasihi mrka, tp kita hrs menjaga diri kita sndri jg. Jgn beri celah bagi dosa utk memperbudak org lain jg, godaan dosa seksual itu bs muncul kpn saja, ini yg perlu kita waspadai. Rasul Paulus menasehati spya org cabul dikeluarkan dr kelompok jemaat demi menjaga kekudusan jemaat

Posted in Renungan | Comments Off on Keselamatan Roh

Pelangi Tuhan

DI 28072018

Wahyu 4:3

  • Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya

Sehabis hujan lebat seringkali pelangi muncul di langit, ini adalah peristiwa alam, tapi apa kata Alkitab ttg pelangi?

Pelangi disebut Tuhan pertama kali saat bumi dihukum Tuhan dg air bah, saat Nuh mempersembahkan korban pd Tuhan, Tuhan berjanji tdk akan menghukum seluruh bumi dg air bah lg (Kejadian 9:12-17). Pelangi menjadi tanda perjanjian Tuhan dg seluruh makhluk di bumi.

Pelangi juga adalah sesuatu yg melingkari tahta Tuhan di surga, lambang kemuliaan Tuhan. Setiap kali Tuhan melihat pelangi, Dia ingat akan perjanjian-Nya.

Mengapa hrs ada tanda yaitu pelangi di langit? Bknkah Tuhan tdk mgkin lupa akan perjanjian-Nya? Tentu Tuhan tdk mgkin lupa, namun perbuatan jahat manusia dr generasi ke generasi seringkali menyakiti hati Tuhan. Tuhan tdk Mahasabar tp panjang sabar. Berkali-kali kita baca dlm Alkitab bgmna Tuhan menghukum manusia dan bangsa-bangsa krna kejahatan yg mrka lakukan. Bencana alam seringkali menjd bentuk hukuman dr murka Tuhan, meskipun tdk dg air bah lg, tp seringkali banjir bandang, tsunami, dsbnya masih Tuhan izinkan terjd, namun hanya lokal sifatnya, di daerah tertentu saja.

Spt pelangi, mgkin kita punya sesuatu yg bs menahan murka kita yg besar. Foto org yg kita kasihi mgkin bs sdkit meredam amarah kita saat melihatnya, marah tp kasih sayang besar jg. Atau mgkin cincin pernikahan bs menyadarkan sebuah pasangan utk batal bercerai, dsbnya. Sesuatu yg menjd tanda persahabatan, perjanjian, bs membuat org yg terlibat di dlmnya utk mengingat kembali tujuan dr sebuah persahabatan atau perjanjian yg dibuat dahulu. Kembali ke tujuan awal, ini yg seringkali terlupakan, bnyk hal yg bs merusak komitmen, membuat kecewa, putus asa, marah, kehancuran, semuanya jgn sampai membuat kita melakukan tindakan yg sia-sia

Posted in Renungan | Comments Off on Pelangi Tuhan

Menjaga Hati

DI 27072018

Amsal 4:23 KJV
Keep thy heart with all diligence; for out of it are the issues of life.

  • Jagalah hatimu dengan segala ketekunan, karena dari situ keluar mata air kehidupan.

Memang berbeda dg terjemahan bhsa Indonesia yg biasa kita gunakan, tp mari kita coba pelajari sesuai dg arti dr bhsa aslinya.

Kata menjaga berasal dr kata ‘nâtsar’ yg artinya mengawal, mengawasi. Mgkin kita bs melihat contoh dr pasukan pengawal kepresidenan di negara kita, mengawal presiden dg ketat, tdk boleh ada kesalahan, sigap menjaga keselamatan presiden. Awasi hati kita jgn sampai ada sesuatu yg bs merusak suasana hati sehingga hati kita perlahan-lahan mulai rusak.

Menjaga hati dg segala ketekunan, ketekunan dlm bhsa aslinya adalah ‘mishmâr’, salah satu artinya adalah pos penjaga, dijaga 24 jam, jd kita hrs menjaga hati bkn hanya waktu tertentu saja, dan spt pos penjaga mengawasi org yg masuk dan keluar area penjagaan, kita jg perlu mengawasi apa yg akan masuk ke dlm hati kita dan apa yg akan kita keluarkan dr hati kita. Pos penjaga jg sbg penjaga keamanan, hati kitapun hrs tetap dlm kondisi ‘aman’, tdk ada yg jahat boleh masuk ke dlmnya.

Apa yg hati kita hasilkan sebenarnya? Dari ayat ini kita mengerti bhw dr dlm hati kita akan keluar mata air (tôtsâ’âh) kehidupan yg jumlahnya banyak. Air sangat penting bagi kehidupan kita, isi hati kita itu jg sangat penting. Mata air akan memancar keluar saat ada tekanan yg cukup kuat menekan dr dlm tanah ke atas. Hati kita hrs kuat, tdk boleh lemah apalg hancur, spya mata air kehidupan ini bs memancar keluar.

Tdk mudah menjaga hati kita, apalg hrs setiap hr kita menjaganya. Jika kita berani jujur: sanggupkah kita menjaga hati kita seorg diri saja? Bknkah hati kita jg milik Tuhan, jd apa salahnya Tuhan ikut menjaga hati kita yg adalah milik-Nya jg? Org sombong selalu berkata dia mampu melakukan apapun seorg diri, dan ingatlah Tuhan membenci kesombongan manusia. Libatkan Tuhan juga

Posted in Renungan | Comments Off on Menjaga Hati

Tuhan Memisahkan

DI 26072018

Hakim-hakim 21:15

  • Maka bangsa itu merasa kasihan kepada suku Benyamin, karena TUHAN telah membuat keretakan di antara suku-suku Israel.

Suku Benyamin ada dlm sebuah keadaan di mana sdr mrka 11 suku Israel menolak menikahkan anak perempuan mrka dg laki-laki dr suku Benyamin. Ini terjd krna sebuah peristiwa di Hakim-Hakim 19 yg berujung pd perang saudara.

Ayat ini menulis bhw Tuhanlah yg menyebabkan keretakan di antara suku-suku Israel. Kata keretakan dlm bhsa aslinya adalah ‘perets’ yg berarti retak, putus, tembok yg rusak, renggang. Jd Tuhan itu menyatukan tapi jg bs membuat keretakan dlm hubungan, dan tentu ada alasannya. Dlm kisah ini alasannya adalah krna terjd sebuah peristiwa noda yg sangat memalukan. Kebencian terhadap suku Benyamin sangat besar, namun rasa persaudaraan di antara mrka masih ada. 11 suku yg lain berusaha spya suku Benyamin tdk punah, dicarilah solusinya.

Dlm semua jenis hubungan bs saja terjd keretakan, ada jarak dlm berhubungan. Ini terjd oleh bnyk sebab, misalkan perdebatan yg berujung pertengkaran, adanya perbuatan yg tdk menyenangkan, pengkhianatan, salah paham, dsbnya. Apa yg bs kita lakukan spya keretakan dlm hubungan kita dg org lain bs kita hentikan? Spt 11 suku Israel merasa sbg sdr dg suku Benyamin, kita hrs sadar bhw sbnarnya Tuhan ingin kita mengasihi satu dg lainnya. Menekan ego dan berpikir jernih adalah awal dr sebuah usaha memperbaiki keretakan dlm sebuah hubungan.

Menempatkan kasih sbg sebuah pemersatu dlm hubungan memampukan kita berpikir ttg apa yg baik utk org lain, bkn utk diri kita. Egois slalu fokusnya adalah diri sndri, kasih fokusnya pd Tuhan, diri sndri dan sesama. Istilah yg umum dipakai adalah ‘gunakan akal sehat’, pertimbangkan baik buruknya, tahu dg tepat apa yg hrs dilakukan utk kepentingan bersama. Celah dlm keretakan sebuah hubungan bs menjd kesempatan bagi iblis utk merusak kesatuan umat Tuhan. Hrs diselesaikan dg dasar kasih, pikirkan ttg masa depan

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Memisahkan

Pentingnya Didikan

DI 25072018

Ulangan 21:20-21
dan harus berkata kepada para tua-tua kotanya: Anak kami ini degil dan membangkang, ia tidak mau mendengarkan perkataan kami, ia seorang pelahap dan peminum.

  • Maka haruslah semua orang sekotanya melempari anak itu dengan batu, sehingga ia mati. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu; dan seluruh orang Israel akan mendengar dan menjadi takut.”

Hukum Taurat memang tegas, bahkan ttg seorg anak yg tdk mau dididik orgtuanya, maka humuman rajam batu hingga mati diberlakukan. Di sinilah kita tahu bhw Tuhan sangat peduli pentingnya mendidik anak, jika gagal maka mati sbg hukuman bagi anak itu.

Kita adalah anak-anak Tuhan, Tuhan menjd ‘orgtua’ yg mendidik kita. Dlm mendidik tentu saja ada tahapan sblum hukuman final diberlakukan. Biasanya dimulai dg teguran lisan diberikan, tdk diindahkan jg maka teguran disertai dg hajaran (hukuman fisik) sbg bentuk disiplin. Bila gagal jg maka dilakukan disiplin berulang-ulang hingga akhirnya bila si anak tdk mau taat pd didikan orgtuanya, hukuman fisik dan moral diberlakukan. Salah satu cara Tuhan mendidik kita adalah dg membuat apa yg kita kerjakan menjd gagal dan tdk menghasilkan, menjd sia-sia. Kalau kutuk itu sifatnya menetap, hajaran Tuhan sifatnya sementara, jika kita sadar dan bertobat maka kegagalan itu Tuhan angkat dr hidup kita.

Biasanya org yg dididik scra keras oleh Tuhan adalah mrka yg susah utk diatur hidupnya oleh Tuhan. Maunya pakai jalan pikiran dan kekuatan sndri. Merasa tdk butuh Tuhan dan bs tanpa Tuhan. Ditegur Tuhan tp diabaikan, shga tak ada cara lain, digunakanlah cara teguran scra fisik dan moral, dibuat keadaannya merosot dan malu, dan pd akhirnya diharapkan adanya penyesalan yg dilanjuti dg pertobatan. Tujuan didikan Tuhan selalu pertobatan dan pemulihan. Krna Tuhan sangat menyayangi semua anak-Nya, Dia tdk ingin masa depan kita hancur dan binasa. Kalau didikan-Nya berhasil atas kita tentu nama Tuhan dipermuliakan.

Posted in Renungan | Comments Off on Pentingnya Didikan