Pintu dan Gembala

DI 16082018

Yohanes 10:9, 11
Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

  • Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

Gambaran ttg org Kristen adalah spt domba-domba yg digembalakan. Dlm pasal ini Yesus mengungkapkan dirinya bhw Dia adalah ‘pintu’ dan jg ‘gembala’ bagi org percaya.

Pd zaman itu ternyata ada 2 org yg berperan dlm menggembalakan ternak domba yaitu penjaga kandang dan sang gembala (Yoh 10:3). Penjaga pintu kandang domba hrs memastikan tdk ada org lain yg bs masuk kandang kecuali sang gembala domba. Jd peran penjaga pintu ini jg penting.

Domba-domba tentu saja adalah gambaran dr kita: umat gembalaan-Nya. Kandang domba menggambarkan keselamatan kita krna domba yg masuk melalui Yesus yg adalah ‘pintu’ akan selamat. Saat kita menerima Kristus sbg Juruselamat pribadi maka kita spt domba yg masuk melalui pintu kandang domba dan kita aman di dlmnya krna ada ‘penjaga pintu’.

Yesus jg adalah Gembala kita, yg memimpin kita ke padang yg berumput hijau, ini gambaran ttg penyediaan yg Tuhan sediakan. Domba hrs mengenal suara gembalanya spya bs diarahkan ke padang berumput hijau di mana tersedia rumput yg berlimpah. Kalau tdk mengenal suara gembalanya, domba bs tersesat dan diterkam hewan buas. Betapa pentingnya kita mengenal suara Tuhan spt domba mengenal suara gembalanya. Kalau kita tdk membc Alkitab, bgmna kita bs mengenal kehendak Tuhan? Jgn2 kita mendengar suara ‘serigala berbulu domba’, terpedaya oleh tipu daya iblis.

Tetaplah dlm perlindungan Tuhan, spt kandang membuat domba terlindungi, walaupun gerak domba jd terbatas, kita memang dilarang melakukan ini dan itu oleh Tuhan, semuanya demi kebaikan kita, spya kita punya gaya hidup sehat dan baik, umur kita panjang dan bs menikmati semua yg baik. Kenali suara Tuhan, ini sebuah keharusan. Jgn tertipu dg ajaran: kita mau taat atau tdk itu sebuah pilihan.

Posted in Renungan | Comments Off on Pintu dan Gembala

Eratkan Persahabatan

DI 15082018

Amsal 17:9 KJV
He that covereth a transgression seeketh love; but he that repeateth a matter separateth very friends.

  • Dia yang menutupi pelanggaran mencari kasih; tapi dia yang mengulangi sebuah perkara memisahkan sahabat-sahabat.

Dlm setiap jenis hubungan, akan selalu ada masalah di dlmnya, salah satunya adalah ketika bagian dr org-org yg bersahabat ternyata membuat sebuah pelanggaran atau kesalahan.

Menutupi dosa dan pelanggaran bkn berarti menghilangkanbya, dosa dan pelanggaran hrs dipertanggung jwbkan, tp jgn sampai merusak persahabatan. Wajarlah bila suatu saat ada yg khilaf atau memang sengaja berbuat pelanggaran, tp respon yg benar adalah menutupinya, dlm pengertian jgn fokus trs membahas pelanggaran itu, krna dlm diri setiap org pd dasarnya memiliki kasih yg mengampuni. Ampunilah org yg berbuat sebuah pelanggaran, anggaplah spt kita mengubur org yg sdh mati, kesalahan seseorg kita ‘kubur’ dan anggaplah selesai ttg itu.

Carilah kasih dlm sebuah persahabatan, bkn perpecahan. Jika sebuah masalah sdh dianggap selesai, jgn diungkit lagi. Kalau sdh mengampuni berarti kita melihat org yg kita ampuni sbg org yg ‘bersih’, kesalahannya sdh lepas dr dirinya. Ingatan ttg apa yg pernah terjd tentu tdk bs hilang, tp kita bs mencegah pikiran kita utk trs menerus mengingatnya. Kemudian jgn sampai kesalahan serupa itu muncul kembali, atau diulangi lg oleh org yg sama. Kesabaran tiap org ada batasnya, jgn kita saling mempermainkan kesabaran satu sama lain. Jadilah org yg bijaksana, lebih berpikir utk kepentingan bersama dan masa depan. Bangunlah persahabatan, bkn permusuhan, jadilah org yg membawa damai, bkn yg menimbulkan perselisihan dan perpecahan.

Saling memaklumi kelemahan masing-masing adalah bagian penting dr sebuah persahabatan. Justru hrs saling melengkapi kekurangan satu sama lain, bkn justru saling meninggikan diri dan merendahkan yg lain. Tdk bijaksana mengungkit-ungkit hal yg sdh lama terjd

Posted in Renungan | Comments Off on Eratkan Persahabatan

Respon Yang Salah

DI 14082018

2 Tawarikh 28:22 KJV
And in the time of his distress did he trespass yet more against the LORD: this is that king Ahaz.

  • Dan di saat keadaan bahaya, dia melakukan lebih banyak pelanggaran kepada Tuhan: itulah raja Ahas

Dosa penyembahan berhala bagi Tuhan sama spt seorg yg melakukan perzinahan dan perselingkuhan. Hukuman utk dosa jenis ini sangat berat, bangsa Israel hrs kalah perang dan menjd tawanan bangsa lain.

Setelah hukuman Tuhan dtg, Raja Ahas malah tdk bertobat dan berbalik pd Tuhan, sebaliknya justru semakin menyembah berhala dan mengambil keputusan yg salah. Tentu hal ini bagi Tuhan merupakan sikap ‘menantang’ Dia, akibatnya seluruh bangsa mengalami penderitaan hebat.

Kalau hari-hari ini kita sdg mengalami kesukaran yg hebat, tekanan yg besar, jgn salah bertindak. Koreksi diri apakah semuanya ini krna dosa yg kita perbuat? Segera bertobat dan kembali pd Tuhan. Apakah ada sesuatu yg menjd berhala bagi kita? Ini bs dlm wujud yg kelihatan dan tdk kelihatan. Siapa yg kita percayai: Tuhan atau yg lain? Mengapa iman kita tdk terarah pd Tuhan?

Andalkan Tuhan saat kita mengalami himpitan masalah yg besar, apalg jika itu krna dosa yg kita perbuat. Jgn melawan Tuhan, jgn andalkan kemampuan kita sendiri. Mulailah bangun kembali hubungan dg Tuhan, singkirkan semua ‘berhala’ yg ada, jgn membuat Tuhan cemburu, Dia benci jika kita menyembah yg lain selain Dia. Jgn keraskan hati, jgn memakai cara kita yg terpancing krna situasi dan tekanan dr luar. Percayalah bhw Tuhan itu penuh kasih dan sanggup menolong kita keluar dr himpitan dan tekanan.

Jgn bergaul dg org yg hidupnya dikuasai oleh dosa, krna mgkin saja kita menjd org yg menyukai dosa pd akhirnya. Kita semua pny kecenderungan berbuat dosa, tp kita jg pny kemampuan utk menang atas keinginan berbuat dosa. Dampak dosa sangat buruk bagi kehidupan kita, jauhi dosa dan mendekatlah pd Tuhan. Alami keadaan yg baik dan penuh damai sejahtera. Jgn salah pilih

Posted in Renungan | Comments Off on Respon Yang Salah

Misteri Kerajaan

DI 13082018

Matius 13:11 KJV
He answered and said unto them, Because it is given unto you to know the mysteries of the kingdom of heaven, but to them it is not given.

  • Dia menjawab dan berkata pada mereka: “Karena telah diberikan kepadamu untuk mengetahui misteri-misteri kerajaan surga, tetapi terhadap mereka itu tidak diberikan.

Apa itu misteri? Misteri berisikan hal-hal yg tersembunyi, rahasia dan hal-hal yg blm diketahui kepastiannya. Hanya sedikit informasi dr apa yg jd misteri bagi kita dan itu menyebabkan kita sulit menjelaskannya.

Kerajaan surga jg punya bnyk misteri, bgmna cara bs masuk ke sana, apa yg ada di dlm kerajaan surga, bgmna gambaran suasananya, dan masih bnyk lg. Yesus memberikan pd para murid-Nya anugerah khusus utk mengetahui apa yg menjd misteri dr kerajaan surga. Caranya dg menjelaskan bnyk hal ttg kerajaan surga tanpa melalui perumpamaan. Yg dulu merupakan sebuah misteri, skrg tdk lagi.

Kerajaan adalah salah satu bentuk sistem hidup scra berkelompok, di dlmnya kita temukan bbrpa informasi dasar yaitu siapa rajanya, hukum dan peraturan yg berlaku, dsbnya. Kerajaan surga bkn sebuah kerajaan biasa, krna utk bs masuk ke dlmnya hrs memenuhi bbrpa persyaratan yg Tuhan tetapkan sndri. Jika tdk terpenuhi maka kita tdk diperbolehkan masuk dan tinggal di dlmnya. Hukum yg berlaku berbeda dg hukum yg manusia bs rumuskan, seringkali kedua hukum ini bertentangan, kita hrs belajar memahami dan mentaatinya.

Tentu saja kerajaan surga tdk terlihat scra fisik oleh mata jasmani kita, namun dampaknya itu nyata dlm kehidupan kita. Hal-hal yg supranatural spt kesembuhan, mujizat, dsbnya merupakan ‘produk’ dr kerajaan surga. Semuanya Tuhan yg mengerjakannya krna kita beriman pd Tuhan. Sebagian hal ttg kerajaan surga bs kita ketahui dr apa yg tertulis dlm Alkitab, sebagian lg masih menjd misteri bagi kita, krna itulah kita perlu setiap saat membangun hubungan dg Tuhan. Bnyk hal-hal yg blm kita mengerti, misteri

Posted in Renungan | Comments Off on Misteri Kerajaan

Dinamika Hidup

DI 11082018

Yesaya 40:31 KJV
But they that wait upon the LORD shall renew their strength; they shall mount up with wings as eagles; they shall run, and not be weary; and they shall walk, and not faint.

  • Tapi mereka yang menantikan Tuhan akan membarui kekuatan mereka; mereka akan mengatasi gunung dengan sayap-sayap sebagaimana rajawali; mereka akan berlari dan tidak menjadi lelah; dan mereka akan berjalan, dan tidak lemah.

Dlm hidup kita, bnyk hal yg hrs kita kerjakan dan selesaikan, dlm ayat ini disebut 3 hal yg hrs kita lakukan spya kita bs memaksimalkan hidup kita.

Pertama: terbang mengatasi gunung dg sayap rajawali. Rajawali sanggup terbang di ketinggian melebihi burung-burung jenis lainnya, bahkan sanggup terbang di atas badai. Di tempat yg tinggi akan membuat semua yg ada di bawah bs terlihat, dlm peperangan menyerang dr tempat yg tinggi lebih menguntungkan, bs mengatur strategi krna pandangan yg diperoleh lebih luas. Terbang mengatasi gunung bcra ttg menjd lebih dr pemenang dan penakluk, menang dr masalah kehidupan.

Kedua, berlari dg kuat. Berlari berarti mempercepat waktu tempuh dibandingkan berjalan. Berlari jg berarti hrs cepat, tdk boleh terlambat dan hilang kesempatan. Dlm hidup kita ada hal-hal yg memang perlu dilakukan dg cepat dan jgn terlambat. Kita tdk boleh menjd lamban, krna kita pasti akan ketinggalan di zaman yg bergerak makin cepat sesuai perkembangan teknologi.

Ketiga, berjalan tanpa lemah. Ada saat di mana kita cuma bs berjalan saja krna memang itu cara satu-satunya. Spt pendaki gunung, tdk mgkin berlari, hrs berjalan, krna kondisi jalannya tdk mulus, naik turun. Utk menempuh jarak yg lumayan jauh hrs dg stamina yg kuat, jgn sampai justru di garis akhir kita kelelahan dan tdk bs menikmati hasil yg kita peroleh. Jalani hidup dg sukacita krna Tuhan menyertai sepanjang perjalanan hidup kita.

Terbang, berlari dan berjalan, semuanya perlu kekuatan yg besar. Nantikanlah Tuhan dan barui kekuatan kita

Posted in Renungan | Comments Off on Dinamika Hidup

Kepahitan Hidup

DI 10082018

Yesaya 38:17 KJV
Behold, for peace I had great bitterness: but thou hast in love to my soul delivered it from the pit of corruption: for thou hast cast all my sins behind thy back.

  • Lihat, karena damai sejahtera aku memiliki kepahitan besar: tapi Engkau dalam kasih pada jiwaku membebaskannya dari lobang kebinasaan: karena Engkau telah membuang semua dosaku di belakang-Mu.

Dlm hidup ada suka duka, pahit manisnya kehidupan, biasanya hal yg pahit tdk disukai dan tdk ingin diingat lagi, kalau bs sampai dilupakan.

Dulu mgkin sewaktu kecil kita pernah sakit dan hrs minum obat bubuk yg dilarutkan dlm air hangat, rasanya pahit sekali, tdk ada pilihan kalau mau sembuh hrs minum obatnya. Di lidah terasa pahit, tp bgtu masuk lewat tenggorokan dan ke perut kita, obat pahit menyembuhkan kita.

Pahit itu sekedar sebuah rasa saja, kepahitan hidup justru membw kita pd damai sejahtera dan keselamatan spt dlm ayat ini. Tuhan menggunakan kepahitan hidup utk mentelamatkan jiwa kita, tujuannya spya kita bertobat dan minta pengampunan, spt dlm ayat ini, Tuhan membuang dosa kita ke belakang Dia, artinya dosa kita tdk terlihat lg.

Apa kepahitan hidup yg sdg kita alami? Wujudnya bs banyak: kebangkrutan, musibah, ditipu org, putus cinta, kehilangan yg kita kasihi, dsbnya, telan saja spt kita minum obat pahit, kepahitan hidup Tuhan gunakan utk maksud baik, menyelamatkan masa dpn kita. Terima kepahitan hidup dg ucapan syukur, koreksi diri apa yg telah kita perbuat. Tuhan mengasihi jiwa kita, Dia ingin kita hidup dlm damai sejahtera. Hargai setiap kepahitan hidup yg kita alami, di masa depan kita akan mengerti dampaknya ternyata menguntungkan bagi kita.

Jgn menghina org yg sdg mengalami kepahitan hidup, bantu dia utk bs menerima dan tetap bersemangat dlm hidup, dampingi di masa-masa sulit, kawal dlm doa, berikan nasehat sesuai Firman Tuhan. Tetap ingatkan utk percaya dan berserah pd Tuhan, biarkan dia mengevaluasi hidupnya

Posted in Renungan | Comments Off on Kepahitan Hidup

Dampak Iman

DI 09082018

Matius 9:21 KJV
For she said within herself, If I may but touch his garment, I shall be whole.

  • Karena perempuan itu berkata di dalam dirinya, jika aku boleh tapi menjamah jubah-Nya, aku akan menjadi murni/tahir.

Istilah yg mgkin paling tepat yg dialami oleh perempuan yg sakit pendarahan selama 12 tahun bkn sekedar dia menjd sembuh, tp dia menjd tahir kembali, pendarahan bagi seorg wanita membuat kondisi dirinya menjd najis mnrut hukum Taurat.

Bnyk org yg salah paham dlm hal mengimani, sehingga apa yg dia ‘imani’ tdk menjd kenyataan. Salahnya di mana?

Kita lihat perempuan dlm kisah ini, bgmna dia mengimani sesuatu dan terjd nyata krna Tuhan jg menyetujuinya. Iman perempuan ini terarah pd pribadi Yesus, pribadi yg dia yakini memiliki kuasa utk menyembuhkan sakit penyakit. Jd fokus iman itu hrs pd percaya pd Tuhan dg segala apa yg ada dlm diri-Nya. Ini cara mengimani yg benar. Lalu bgmna caranya utk bs disembuhkan? Perempuan ini hanya punya kesempatan sedikit saja, yg dia bs lakukan hanyalah menyentuh jumbai jubah Yesus, tdk mgkin bertemu dan memohon, ini krna dia sdg najis, siapapun tdk akan mau mendekati dia. Pertemuan dg Yesus wkt itu secara fisik, jd perempuan ini cm punya pilihan menjamah jumbai jubah Yesus, kalau dia menyentuh Yesus, mnrut hukum Taurat siapa yg kena sesuatu yg najis maka dia menjd najis.

Bnyk org justru terbalik, mengimani bkn pd kuasa Tuhan, tp mengimani tindakan yg dia buat sndri. Contoh: kalau saya doa puasa 7 hari pasti saya sembuh dr sakit, fokusnya bkn pd Tuhan tp pd puasa 7 harinya. Setelah lewat 7 hari malah tdk sembuh penyakitnya. Beda dg jika Tuhan yg menyuruh puasa 7 hari, pasti sembuh. Iman yg keliru justru membuat iman kita mengecil hingga akhirnya lumpuh iman kita.

Kita umpamakan iman itu visi, maka perlu suatu misi utk membuat visi itu terwujud. Iman perlu tindakan, tp bkn sembarang tindakan, apalg membuat persyaratan sndri, memangnya kita bs atur-atur Tuhan?

Posted in Renungan | Comments Off on Dampak Iman

Siapa Andalan Kita?

DI 08082018

Yeremia 17:5 KJV
Thus saith the LORD; Cursed be the man that trusteth in man, and maketh flesh his arm, and whose heart departeth from the LORD.

  • Demikianlah firman Tuhan: “Menjadi terkutuk orang yang percaya dalam manusia, dan membuat lengannya daging, dan hatinya berbelok dari TUHAN.

Dlm ayat ini ada 3 hal yg membuat manusia bs mengalami kutuk akibat perbuatannya, mari kita pelajari:

Pertama, karena percaya pada manusia. ‘Trust’ adalah mempercayai org atau sesuatu secara utuh, melibatkan keseluruhan yg dimiliki oleh org yg dipercayai. Mempercayai manusia berarti meragukan Tuhan, menempatkan kehebatan manusia di atas kemampuan Tuhan. Jelas bhw ini sebuah penghinaan pd Tuhan. Kita hrs paham bhw Tuhan bs pakai manusia utk menolong kita, tp kita tdk boleh menyanjung kehebatan manusia di luar batas kewajaran.

Kedua, karena menjadikan lengannya daging. Kata daging dlm bhsa aslinya adalah ‘bâśâr’ yg salah satu artinya adalah manusia melawan Tuhan. Kutuk akan menimpa org yg melawan Tuhan, tdk tunduk pd otoritas Tuhan. Org yg tdk mau percaya bhw Yesus itu Tuhan termasuk golongan ini. Org Kristen yg tdk meminta pertolongan pd Tuhan, yg senang melanggar larangan Tuhan, jg masuk dlm kategori ini. Org yg berpikir bs melakukan apapun tanpa Tuhan, akan mengalami kutuk dlm hidupnya.

Ketiga, karena hatinya membelok dr Tuhan. Di sini mrka yg awalnya percaya pd Tuhan, namun kecewa krna apa yg mrka alami dlm hidup, tergoda oleh hal-hal duniawi, merasa tdk dikasihi Tuhan, kepahitan dg org Kristen lainnya, dsbnya, sehingga mulai tdk lg suka dg keKristenan, hati mrka mulai membelok dr Tuhan, seumpama org yg ingin pergi ke suatu tempat, namun dibatalkan oleh suatu sebab, membelokkan arah perjalanannya. Luka batin hrs diobati dan dipulihkan, jgn dibiarkan merusak hati dan iman.

Mari periksa ketiga hal di atas. Apakah kita mulai ‘hambar’ hubungan kita dg Tuhan? Apakah kita kurang sabar dg Tuhan shga mengandalkan org lain?

Posted in Renungan | Comments Off on Siapa Andalan Kita?

Setiap Makhluk

DI 07082018

Markus 16:15 KJV
And he said unto them, Go ye into all the world, and preach the gospel to every creature.

  • Dan Dia berkata: “Pergilah kamu ke dalam seluruh dunia, dan publikasikan Injil ke setiap makhluk.

Bukankah hanya manusia saja yg perlu mendengar Injil? Tapi mengapa Yesus sndri mengatakan bhw setiap makhluk perlu diberitakan ttg Injil?

Injil dlm bhsa aslinya adalah ‘euaggelion’ yg berarti berita atau kabar baik ttg Kerajaan Tuhan yg dibangun di dunia ini, bhw Yesus mati disalibkan spya manusia bs menerima hidup kekal dan mengalami pemulihan. Maka inti dr pemberitaan Injil adalah ttg apa yg Yesus telah selesai kerjakan di bumi ini sblum Dia naik ke surga setelah bangkit dr kematian.

Makhluk hidup itu ada manusia, hewan dan tumbuhan. Hewan bs mendengar suara Tuhan. Kita tentu masih ingat bgmna seekor ikan besar atas penentuan Tuhan menelan Yunus yg dibuang dr kapal (Yunus 1:17). Tentu kita jg ingat bhw burung gagak diperintah Tuhan utk membw roti dan daging utk Elia (1 Raja-Raja 17:6). Bgmna dg tumbuhan?

Kisah pohon ara yg langsung kering sampai ke akarnya setelah Yesus berkata kepadanya (Matius 21:19). Bahkan badaipun taat pd perintah Yesus (Markus 4:39). Jadi ternyata setiap makhluk bahkan setiap ciptaan itu bs ‘mendengar’ suara Tuhan dan suara Tuhan itu punya dampak luar biasa sesuai yg Tuhan firmankan.

Kalau tujuan pemberitaan Injil bagi manusia tentu jelas yaitu spya manusia yg diperhamba oleh dosa bs beroleh keselamatan di dlm Kristus Yesus, tp apa tujuan pemberitaan Injil pd makhluk lainnya? Saat manusia jatuh dlm dosa maka tumbuhan dan hewan tdk lg 100% tunduk di bawah otoritas Adam, hingga zaman ini itu masih terjd. Namun akibat dr Injil adalah Tuhan memberikan pd manusia kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga bs memanfaatkan tumbuhan dan hewan utk menunjang kesehatan manusia. Pemberitaan Injil bagi setiap makhluk adalah sebuah bentuk proklamasi atau publikasi ttg Yesus Kristus

Posted in Renungan | Comments Off on Setiap Makhluk

Bertanya Pada Tuhan

DI 06082018

1 Samuel 8:6 KJV
But the thing displeased Samuel, when they said, Give us a king to judge us. And Samuel prayed unto the LORD.

  • Tapi hal itu tidak menyenangkan Samuel, ketika mereka berkata: “Berikan kami seorang raja untuk menghakimi kami.” Dan Samuel berdoa kepada Tuhan.

Kata ‘displease’ dlm bhsa aslinya adalah ‘yâra’ yg berarti menjadi gemetar. Jd Samuel bkn marah atau kesal tapi dia gemetar, ada rasa takutnya.

Yg menjd penyebab bangsa Israel meminta seorg utk menjd raja atas mrka ada 2 alasan, pertama krna anak-anak Samuel yg bertugas sbg hakim atas mrka melakukan tugasnya dg tdk benar, alasan kedua adalah krna bangsa Israel ingin meniru bangsa-bsngsa lain yg memiliki seorg raja, namun itu di pandangan Tuhan bknlah hal yg baik.

Respon Samuel sangat tepat yaitu mengembalikan segala sesuatunya pd Tuhan, dia tdk mengambil keputusan apapun, walaupun sbnarnya dia org yg sangat dihargai oleh bangsa Israel. Tdk menggunakan kesempatan utk menguntungkan dirinya sndri. Dlm situasi yg membuat dia gemetar, dia tdk langsung menuruti permintaan bangsa Israel, spt yg pernah Saul lakukan pd nantinya. Pelajaran yg kita peroleh adalah jgn mengambil keputusan spya menyenangkan bnyk org, sekalipun kita dlm keadaan terdesak dan disudutkan. Kembalikan semuanya pd otoritas Tuhan, krna Tuhanlah yg pegang kendali atas semuanya.

Apa yg sdg kita alami hari-hari ini? Mgkin kita dlm keadaan yg tdk baik, disudutkan utk segera mengambil sebuah keputusan penting, berdoalah kpd Tuhan, dan lakukan apa yg Tuhan perintahkan. Salah mengambil keputusan bs sangat merugikan kita, bahkan tdk menguntungkan bagi kepentingan bersama. Jgn ikuti emosi atau ketakutan kita, ada Tuhan yg selalu memberikan jwban yg terbaik. Beri waktu khusus utk berdoa, dengar suara Tuhan dg jelas. Tuhan selalu memberikan yg terbaik sekalipun tdk sesuai dg yg kita pikirkan, ikuti saja dan lihatlah bhw jwban Tuhan itu akan berdampak jauh ke masa depan

Posted in Renungan | Comments Off on Bertanya Pada Tuhan