Pesta Pora

DI 28082018

Galatia 5:21

  • kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Tuhan.

Sebenarnya apa itu pesta pora shga digolongkan sbg salah satu dr bentuk perbuatan daging?

Pesta pora dlm bhsa aslinya adalah ‘kōmos’ yg berarti bersenang-senang, pesta mabuk-mabukan. Pd zaman itu dikenal adanya spt ritual utk dewa Bacchus dg berparade di jalan dg obor dlm keadaan setengah mabuk, disertai nyanyian dan permainan di depan rumah sahabat pria dan wanita, diteruskan dg mabuk hingga larut malam dan bs berakhir dg rusuh.

Berpesta tentu itu tdk Tuhan larang, yg jd masalah adalah apakah pesta yg kita lakukan itu melanggar Firman Tuhan atau tdk. Tuhan melarang umat-Nya utk mabuk-mabukan, krna ketika mabuk mgkin saja kita berbuat dosa, baik melalui pikiran, perbuatan atau perkataan. Ketika kita mabuk dan lupa diri, kita kehilangan pengendalian diri, bisa saja spt yg Ayub takutkan anak-anaknya ketika berpesta, mrka mengutuki Tuhan (Ayub 1:5). Jd berpesta yg dilarang adalah berpesta utk kita memuaskan nafsu semata, tanpa pengendalian diri dan tdk memuliakan nama Tuhan.

Berpesta dg menghambur-hanburkan uang tentu tdk baik, artinya sebenarnya bs dibuat sederhana, tp malah dibuat berlebihan, demi gengsi atau ingin dipuji bnyk org. Tentu kita hrs menyiapkan pesta dg sebaik-baiknya, namun hrs jg realistis: sesuaikah jumlah uang yg dikeluarkan dg hasil yg diinginkan, apakah perlu menyediakan atau menambah ini dan itu atau sbnarnya tdk perlu krna memang tdk diperlukan. Berpesta dg mewah tentu boleh asalkan memang mampu membuatnya, tp jgn sampai justru dg pesta yg kita lakukan, nama Tuhan tdk dimuliakan.

Jgn sampai bermabuk ria hingga kehilangan pengendalian diri, akibatnya kita mgkin mempermalukan diri di dpn umum, atau justru pesta berakhir dg rusuh akibat hal yg sepele sbnarnya

Posted in Renungan | Comments Off on Pesta Pora

Pendidik Kita

DI 27082018

Galatia 3:24 KJV
Wherefore the law was our schoolmaster to bring us unto Christ, that we might be justified by faith.

  • Oleh karena Hukum Taurat adalah guru pria kita yang membawa kita pada Kristus, supaya kita boleh dibenarkan oleh iman.

Sbnarnya apa pentingnya kita belajar ttg hukum Taurat dan jg Perjanjian Lama? Apa kurang cukup percaya Yesus dan belajar Perjanjian Baru saja?

Kata ‘schoolmaster’ dlm bhsa aslinya adalah ‘paidagōgos’ yg berarti seorg dewasa yg memimpin anak laki-laki. Kita hrs mengerti budaya yg berlaku saat itu di bangsa Israel: anak laki-laki yg blm masuk usia akil baliq atau pubertas, dia ada dlm bimbingan seorg budak yg terpercaya utk menjd ‘tutor atau guru pribadi’ yg mengajar di rumah, dan jg menjd ‘guard atau penjaga’ bagi si anak laki-laki. Anak laki-laki ini dididik sedemikian rupa hingga memasuki usia akil baliq, perubahan dr ‘boy’ menjd ‘man’, baru seorg rabbi atau guru formal yg kemudian menjd pendidik yg utama.

Jd hukum Taurat dlm ayat ini digambarkan spt budak yg dipercaya tuannya utk memberikan didikan dasar yg diperlukan sblm seorg anak laki-laki diajari oleh seorg Rabbi. Hukum Taurat mendidik utk kita mengarah pd Kristus. Kristuslah yg kemudian menjd ‘rabbi’ bagi kita shga kita memperoleh pembenaran oleh iman. Artinya Yesus Kristus mengajar kita ttg iman, sehingga iman itu membenarkan kita.

Jd perlu belajar ttg Hukum Taurat dan jg Perjanjian Lama agar kita memiliki pengetahuan yg cukup ketika Tuhan Yesus sndri yg mengajar kita. Walau sbg pengikut Kristus, kita tdk terikat oleh hukum Taurat spt org Israel, tetapi kita bs mengetahui apa yg Tuhan inginkan dlm hidup kita. Contohnya adalah dlm hal ketahiran seseorg mnrut hukum Taurat, di sinilah kita pny gambaran ttg kekudusan yg Tuhan inginkan dr kita, kekudusan yg hrs tetap dijaga bahkan ketika seseorg terkena sesuatu yg najis. Kita mgkin berbuat dosa, tp hrs kembali masuk dlm posisi kekudusan yg Tuhan mau. Perlu belajar

Posted in Renungan | Comments Off on Pendidik Kita

Berdamai

DI 25082018

Kejadian 13:8

  • Maka berkatalah Abram kepada Lot: “Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat.

Paman dan keponakan sama-sama kaya raya, ternak mrka sangat banyak dan membutuhkan lahan yg luas utk ternak mrka. Para gembala ternak mrka akhirnya berebut lahan, ini dipandang tdk baik oleh Abraham yg wkt itu masih bernama Abram.

Sbg yg lebih muda hrsnya Lot mengalah pd Abram saat ditawari lahan mana yg dia inginkan sbg solusi utk hidup berdamai sbg sebuah kerabat. Tapi Lot memilih lahan yg subur krna mengikuti penilaian sebatas pikirannya, tp konsekuensinya adalah dia tinggal di dekat kota Sodom yg pd waktu kemudian dihancurkan Tuhan krna dosa penduduknya.

Dlm berbisnis dan bergaul, keadaan spt Lot mgkin kita alami, bs dpt uang bnyk tapi hrs bergaul dg org-org yg hidup scra duniawi. Mrka mgkin suka mabuk-mabukan, berzinah dg wanita panggilan, berbisnis dg menyalahi aturan yg ada, dsbnya. Kalau kita tdk bergaul dan mengikuti cara mrka, pasti kita tdk dianggap sbg mitra bisnis yg bs diajak kerjasama. Apakah kita ingin mengalami dpt Lot? Pd akhirnya hanya 2 anak perempuannya yg tersisa, istrinya menjd tiang garam, dan justru kedua anaknya berhubungan seks dg Lot.

Pilihan kita menentukan masa dpn kita. Mgkin kita bs mendpt harta bnyk tp kehilangan moral dan nama baik. Dg siapa kita bergaul akan sdkit bnyk mengubah sifat yg kita miliki sblumnya. Hobby mgkin bertambah dan bs saja kebiasaan buruk mrka menular pd diri kita. Hati-hati dlm bergaul dan bermitra bisnis, jgn cuma memikirkan mendpt harta yg berlimpah, tp pikirkan kesejahteraan anak cucu kita nantinya, jgn sampai justru krna pilihan kita yg salah malah memberatkan beban hidup mrka nantinya.

Seandainya Lot memberi Abram hak pertama utk memilih tempat, mgkin kisah hidupnya akan berbeda. Serakah hanya berujung pd penderitaan. Yg kita pikir baik ternyata bs saja sbnarnya tdk baik

Posted in Renungan | Comments Off on Berdamai

Adakah Untuk Tuhan?

DI 24082018

Amsal 3:9 KJV
Honour the LORD with thy substance, and with the firstfruits of all thine increase:

  • Hormati TUHAN dengan hartamu, dan dengan buah pertama dari segala peningkatan penghasilanmu

Seumpama ada seorang pria yg kaya raya, tetapi dia mengabaikan utk memelihara hidup isteri, anak-anak bahkan orgtuanya, sebutan apakah yg cocok kita berikan oleh org semacam itu? Anak durhaka, suami ‘gila’, bapak kejam, dsbnya.

Coba skrg kita periksa diri kita, apakah dg kekayaan yg kita miliki, Tuhan menerima manfaat dr itu? Tuhan memang tdk butuh harta kita, tapi umat dan rumah-Nya butuh dilayani dg harta yg kita miliki.

Pertama, keadaan rumah Tuhan merupakan gambaran apa yg Tuhan lakukan bagi umat-Nya di mata org lain. Kalau umat-Nya kaya, tp rumah-Nya rusak tdk diperbaiki, bgmna kita bs bersaksi bhw Tuhan sanggup mengubah hidup org miskin? Rumah-Nya saja tdk terurus, tdk megah, kebutuhannya tdk terpenuhi, apa kata org ttg Tuhan? Gereja adalah rumah Tuhan, butuh dana operasional, perbaikan dan menambah fasilitas guna plynan yg lebih baik pd umat Tuhan. Tdk pedulikah kita dg rumah Tuhan? Ayat di atas berkata: hormati Tuhan dengan hartamu, artinya ada bagian dr harta kita yg digunakan utk kepentingan Tuhan.

Kedua, keadaan umat-Nya adalah gambaran pemeliharaan Tuhan. Org yg berkekurangan, lemah ekonominya perlu kita bantu melalui harta kita. Sangat menyedihkan kalau ada org Kristen yg butuh bantuan, justru umat lain yg menawarkan bantuan dg syarat mau murtad dr Tuhan, pindah agama. Di tempat-tempat yg keadaannya susah, di situlah tempat yg tepat bagi kita utk melakukan bnyk hal dg harta kita, jgn sampai mrka meninggalkan iman pd Tuhan demi sekolah dan makanan sehari-hari. Tanggung jwb kita sbg sdr seiman dlm Tuhan utk mengangkat derajat hidup mrka melalui harta yg kita miliki. Jgn biarkan nama Tuhan dihujat krna umat-Nya memilih tuhan yg lain.

Dua hal ini menjd perhatian kita, jgn cm memikirkan kebahagiaan sndri

Posted in Renungan | Comments Off on Adakah Untuk Tuhan?

Memberi Hati Yang Lain

DI 23082018

1 Samuel 10:9 KJV
And it was so, that when he had turned his back to go from Samuel, God gave him another heart: and all those signs came to pass that day.

  • Dan terjadilah demikian, bahwa ketika dia telah memutar punggungnya pergi dari Samuel, Tuhan memberikan dia hati yang lain, dan semua tanda terjadi pada hari itu.

Menjd raja yg pertama bagi Israel tentu saja membuat Saul menjd tdk tau hrs bgmna dan mgkin saja hatinya sedikit gentar. Oleh krna itulah Tuhan memberikan hati yg lain pd Saul setelah dia diurapi Samuel utk menjd raja.

Hati tentu saja bagian yg sangat penting bagi hidup kita, dr dlmnya itu terpancar sumber kehidupan (Amsal 4:23). Kalau hati seseorg kuat maka dia sanggup bertahan menghadapi apapun jg, tp bila hati seseorg menjd takut, org itu sdh dekat dg kekalahan. Org jahat adalah org yg gagal menjaga hatinya tetap menjd hati yg baik.

Kalau Tuhan memberi hati yg lain pd Saul, berarti hati yg diberikan ini berbeda dg hati Saul sblumnya, ini krna Saul sbnarnya tdk percaya diri utk menjabat sbg raja, saat dilakukan pengecekan oleh Samuel terhadap semua suku Israel, Saul ditemukan bersembunyi di antara barang-barang (1 Samuel 10:22). Kita mgkin spt Saul, dianugerahi Tuhan sebuah posisi yg baru, hati kita merasa apakah kita sanggup menjalankannya, dan ini kadang bs membuat kita mundur dan malah menolak apa yg Tuhan berikan.

Saat akan menjd seorg suami atau istri, akan menjd seorg ayah atau ibu, akan menjabat jabatan yg baru, dsbnya, memang perlu keteguhan hati dan penyertaan Tuhan. Bersama Tuhan kita akan mengalami perkara-perkara yg dahsyat, diperlukan mental dan keberanian utk menghadapinya. Berhadapan dg rasa tdk percaya diri itu membuat kita gentar dan kuatir, itulah sebabnya perlu pertolongan Tuhan: Tuhan beri hati yg lain, yg berbeda dg hati yg telah ada. Jgn takut akan apapun jg, Tuhan ada bersama kita, Dia beri hati yg lain spya kita dimampukan utk menjalani sesuatu yg baru

Posted in Renungan | Comments Off on Memberi Hati Yang Lain

Tuhan Bersama Kita

DI 21082018

Roma 8:31 KJV
What shall we then say to these things? If God be for us, who can be against us?

  • Apa yang akan kita kemudian katakan pada hal-hal ini? Jika Tuhan ada untuk kita, siapa yang dapat melawan kita?

Bnyk pengajaran ttg kesuksesan dan hidup berkemenangan, bahkan para motivator dunia menawarkan pengajarannya jg ttg hal yg sama, bgmna sbnarnya mnrut Firman Tuhan?

Ayat ini merupakan jwbannya, mgkin akan sangat berbeda dg pengajaran pd umumnya. Utk bs menang, kita butuh jaminan pasti yg membuat kita yakin bhw kita pasti menang. Dlm sebuah pertandingan, biasanya sblum bertanding ada sesi melihat pertandingan yg pernah dilakukan oleh lawan kita, melihat sisi kekuatan dan kelemahan mrka, mempelajari cara bermainnya dan mengatur strategi utk bs mengalahkannya. Inipun blm menjamin pasti menang krna mgkin saja pihak lawanpun melakukan hal yg sama.

Yesus telah menang atas dosa dan maut bahkan iblispun tunduk, inilah jaminan kepastian kita utk menang. Ketika kita dan Tuhan menjd ‘satu team’, maka Tuhan jg bertindak bersama kita. Masalah yg ada adalah kebanyakan org tdk melibatkan Tuhan dlm hidupnya, sendirian menghadapi semuanya. Tak heran bnyk yg dikalahkan oleh dosa dan iblis.

Jika Tuhan ada utk kita, kita pasti menang, apapun dan siapapun yg coba melawan kita tdk dpt menang melawan Tuhan. Hadirkan Tuhan nyata dlm hidup kita, ini yg hrs kita lakukan. Percuma mengandalkan kekuatan sndri, hanya menunggu kejatuhan dan kekalahan dtg menghampiri. Dosa dan iblis setiap saat berusaha menjatuhkan kita, sekuat apapun kita, pertahanan kita bs runtuh dan kita kalah. Bersama Tuhan kita pasti menang, itu pasti dan tdk perlu kita takut akan apapun jg. Jgn menjauh dr Tuhan dan jgn keluar dr batasan yg Tuhan tetapkan. Taat pd perintah-Nya dan patuhi larangan-Nya. Menjauh dr Tuhan berarti mendekat pd iblis dan dosa, kita hrs sadar akan hal ini. Lawan dosa dan iblis dg kuasa Tuhan, jgn kompromi dan jgn buka celah

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Bersama Kita

Kristus di Dalam Kita

DI 20082018

Roma 8:10 KJV
And if Christ be in you, the body is dead because of sin; but the Spirit is life because of righteousness.

  • Dan jika Kristus ada di dalam kamu, tubuh itu mati karena dosa; tapi Roh adalah kehidupan karena kebenaran

Sbg org Kristen, kita hrs menyadari sebuah rumusan ttg apa yg disebut ‘Roh Tuhan berdiam dalam kita’ krna memang tubuh kita adalah bait Tuhan.

Tp di sisi lain, tubuh kita mati karena dosa, artinya suatu saat Roh Tuhan tdk bs berdiam di dlm kita krna tubuh kita mengalami kematian krna dosa. Spt Adam yg mengalami kematian tubuh akibat dosa, kitapun mengalami hal yg sama. Jd di dlm tubuh ini ada dosa yg bekerja melalui anggota tubuh kita, tp jg tubuh kita menjd bait Tuhan. Inilah penyebab mengapa sepanjang hidup kita terjd pergumulan antara godaan berbuat dosa dg kesadaran utk jgn berbuat dosa. Jd selama kita hidup, selalu ada kemungkinan utk kita berbuat dosa.

Ketika Kristus ada dlm kita, ini bcra ttg kita yg percaya bhw Yesus diutus Bapa utk menyelamatkan dunia, maka Roh-Nya memimpin kita utk hidup dlm kebenaran, memimpin utk melakukan hal-hal yg benar. Org yg tdk ada Kristus dlm hidupnya maka dia melawan keinginan dosa hanya dg kekuatannya sendiri, tdk ada jaminan menang melawan keinginan daging. Itulah sebabnya ditekankan bagi mrka utk rajin berbuat baik, dg pola pikir bhw dg bnyk berbuat baik maka otomatis tdk melakukan yg jahat. Scra logika mgkin benar, tp bknkah dosa jg bekerja dlm pikiran dan hati? Mgkin perbuatannya baik, tp motivasinya bs tdk murni dan tdk benar.

Roh Tuhan adalah kehidupan karena kebenaran. Saat kita melakukan apa yg benar, maka kehidupan kita menjd ‘hidup’ dan berenergi. Spt saat mengisi daya baterai handphone kita, kita bs menggunakan handphone sementara daya baterainya bertambah. Ada daya kuasa Tuhan yg menjadikan hidup kita menjd ‘full energy’, ada semangat dan kepastian. Kalau Roh Tuhan tinggal di luar kita, kita terlihat hidup pdhal ‘mati’

Posted in Renungan | Comments Off on Kristus di Dalam Kita

Menepati Komitmen

DI 18082018

Yeremia 35:18-19
Tetapi berkatalah Yeremia kepada kaum orang Rekhab: “Beginilah firman TUHAN semesta alam, Tuhan Israel: Oleh karena kamu telah mendengarkan perintah Yonadab, bapa leluhurmu, telah berpegang pada segala perintahnya dan telah melakukan tepat seperti yang diperintahkannya kepadamu,

  • maka beginilah firman TUHAN semesta alam, Tuhan Israel: Keturunan Yonadab bin Rekhab takkan terputus melayani Aku sepanjang masa.”

Kaum orang Rekhab memiliki komitmen khusus sesuai dg apa yg diperintahkan bapa leluhurnya, salah satunya dlm hal tdk minum anggur seumur hidup. Dlm kisah ini Tuhan menguji mrka dg menawarkan mrka utk minum anggur (ay 2).

Tuhan menggunakan ujian ini utk menyindir org Yehuda dan penduduk Yerusalem yg tdk mau taat pd perintah Tuhan sekalipun para nabi telah diutus Tuhan utk menyampaikan pesan-Nya. Keturunan Rekhab bs taat pd perintah bapa leluhurnya yg tentu saja adalah manusia biasa. Kalau yg kelihatan saja tdk ditaati, apalg Tuhan yg tdk kelihatan.

Upah bagi ketaatan kaum Rekhab adalah keturunan mrka dijamin Tuhan akan terus melayani Dia. Mrka telah lulus ujian Tuhan dlm hal berkomitmen sesuai perintah bapa leluhurnya. Komitmen bkn sekedar berjanji tp menjalankan apa yg dijanjikan meskipun bnyk ujian dan godaan utk menggoyahkan komitmen yg dibuat. Komitmen beda dg sekedar berjanji, krna komitmen itu serupa dg sumpah nilai hukumnya.

Bgmna dg kita? Komitmen apa yg pernah kita ucapkan? Sudahkah kita menjalankannya? Tentu ada upah bagi yg menjalankan komitmen, tp ada jg hukuman yg menanti jika komitmen dilanggar. Jgn anggap remeh atau main-main ketika kita mengajukan sebuah komitmen, jgn cuma utk menyenangkan org lain, atau krna tdk enak hati. Komitmen akan berpengaruh pd nama baik org yg menyatakannya serta rekam jejak hidupnya. Setialah menjakankan komitmen yg pernah kita buat, jgn pura-pura lupa utk sekedar membela diri. Tuhan berkenan pd mrka yg setia pd komitmen yg diucapkan

Posted in Renungan | Comments Off on Menepati Komitmen

Pintu dan Gembala

DI 16082018

Yohanes 10:9, 11
Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

  • Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

Gambaran ttg org Kristen adalah spt domba-domba yg digembalakan. Dlm pasal ini Yesus mengungkapkan dirinya bhw Dia adalah ‘pintu’ dan jg ‘gembala’ bagi org percaya.

Pd zaman itu ternyata ada 2 org yg berperan dlm menggembalakan ternak domba yaitu penjaga kandang dan sang gembala (Yoh 10:3). Penjaga pintu kandang domba hrs memastikan tdk ada org lain yg bs masuk kandang kecuali sang gembala domba. Jd peran penjaga pintu ini jg penting.

Domba-domba tentu saja adalah gambaran dr kita: umat gembalaan-Nya. Kandang domba menggambarkan keselamatan kita krna domba yg masuk melalui Yesus yg adalah ‘pintu’ akan selamat. Saat kita menerima Kristus sbg Juruselamat pribadi maka kita spt domba yg masuk melalui pintu kandang domba dan kita aman di dlmnya krna ada ‘penjaga pintu’.

Yesus jg adalah Gembala kita, yg memimpin kita ke padang yg berumput hijau, ini gambaran ttg penyediaan yg Tuhan sediakan. Domba hrs mengenal suara gembalanya spya bs diarahkan ke padang berumput hijau di mana tersedia rumput yg berlimpah. Kalau tdk mengenal suara gembalanya, domba bs tersesat dan diterkam hewan buas. Betapa pentingnya kita mengenal suara Tuhan spt domba mengenal suara gembalanya. Kalau kita tdk membc Alkitab, bgmna kita bs mengenal kehendak Tuhan? Jgn2 kita mendengar suara ‘serigala berbulu domba’, terpedaya oleh tipu daya iblis.

Tetaplah dlm perlindungan Tuhan, spt kandang membuat domba terlindungi, walaupun gerak domba jd terbatas, kita memang dilarang melakukan ini dan itu oleh Tuhan, semuanya demi kebaikan kita, spya kita punya gaya hidup sehat dan baik, umur kita panjang dan bs menikmati semua yg baik. Kenali suara Tuhan, ini sebuah keharusan. Jgn tertipu dg ajaran: kita mau taat atau tdk itu sebuah pilihan.

Posted in Renungan | Comments Off on Pintu dan Gembala

Eratkan Persahabatan

DI 15082018

Amsal 17:9 KJV
He that covereth a transgression seeketh love; but he that repeateth a matter separateth very friends.

  • Dia yang menutupi pelanggaran mencari kasih; tapi dia yang mengulangi sebuah perkara memisahkan sahabat-sahabat.

Dlm setiap jenis hubungan, akan selalu ada masalah di dlmnya, salah satunya adalah ketika bagian dr org-org yg bersahabat ternyata membuat sebuah pelanggaran atau kesalahan.

Menutupi dosa dan pelanggaran bkn berarti menghilangkanbya, dosa dan pelanggaran hrs dipertanggung jwbkan, tp jgn sampai merusak persahabatan. Wajarlah bila suatu saat ada yg khilaf atau memang sengaja berbuat pelanggaran, tp respon yg benar adalah menutupinya, dlm pengertian jgn fokus trs membahas pelanggaran itu, krna dlm diri setiap org pd dasarnya memiliki kasih yg mengampuni. Ampunilah org yg berbuat sebuah pelanggaran, anggaplah spt kita mengubur org yg sdh mati, kesalahan seseorg kita ‘kubur’ dan anggaplah selesai ttg itu.

Carilah kasih dlm sebuah persahabatan, bkn perpecahan. Jika sebuah masalah sdh dianggap selesai, jgn diungkit lagi. Kalau sdh mengampuni berarti kita melihat org yg kita ampuni sbg org yg ‘bersih’, kesalahannya sdh lepas dr dirinya. Ingatan ttg apa yg pernah terjd tentu tdk bs hilang, tp kita bs mencegah pikiran kita utk trs menerus mengingatnya. Kemudian jgn sampai kesalahan serupa itu muncul kembali, atau diulangi lg oleh org yg sama. Kesabaran tiap org ada batasnya, jgn kita saling mempermainkan kesabaran satu sama lain. Jadilah org yg bijaksana, lebih berpikir utk kepentingan bersama dan masa depan. Bangunlah persahabatan, bkn permusuhan, jadilah org yg membawa damai, bkn yg menimbulkan perselisihan dan perpecahan.

Saling memaklumi kelemahan masing-masing adalah bagian penting dr sebuah persahabatan. Justru hrs saling melengkapi kekurangan satu sama lain, bkn justru saling meninggikan diri dan merendahkan yg lain. Tdk bijaksana mengungkit-ungkit hal yg sdh lama terjd

Posted in Renungan | Comments Off on Eratkan Persahabatan