Kuat dan Keteguhan Hati

DI 20062018

Yosua 1:9 KJV
Have not I commanded thee? Be strong and of a good courage; be not afraid, neither be thou dismayed: for the LORD thy God is with thee whithersoever thou goest.

  • Bukankah Aku telah perintahkan kamu? Jadilah kuat dan teguh hatimu, jangan takut, juga kaget: karena Tuhanmu menyertaimu kemanapun engkau pergi.

Terjemahan ‘kuatkan dan teguhkanlah hatimu’ memang kurang tepat, seakan-akan semua cuma urusan hati, tp dlm ayat ini bukan cuma soal hati saja, tp fisik dan mental.

Pesan Tuhan utk Yosua sblm menduduki Tanah Perjanjian adalah ‘jadilah kuat’. Dalam bahasa aslinya yaitu ‘châzaq’ mengandung arti jadilah kuat, hebat, berbobot dan menang. Tentu spya bs menang menaklukkan bangsa-bangsa di Kanaan perlu fisik yg kuat, perlu mental pemenang dan jg ditakuti musuh. Ini bkn peperangan rohani saja, tp jg peperangan fisik yg nyata, tdk cukup dg doa, tp berjuang dlm kenyataan.

Kemudian memiliki keteguhan hati, dlm bahasa aslinya adalah ‘âmats’ yg berarti menjd waspada, berani, gagah, menstabilkan. Sbg pemimpin hrs berani dan tdk mudah menyerah melihat situasi apapun yg sdg terjd, mental pemimpin adalah ‘roh’ bagi pasukan yg dipimpinnya. Pemimpin hrs punya kewaspadaan shga tdk bs ditipu dan memutuskan sesuatu yg salah. Yosua pernah kecolongan oleh akal org-org Gibeon shga Yosua tdk bs membinasakan mrka (Yosua 9).

Perintah selanjutnya adalah spya Yosua jgn kaget dg kenyataan yg ada. Adanya penyertaan Tuhan bkn berarti semuanya mudah, lancar, tdk ada hambatan yg berarti. Kalau sampai Tuhan hrs menyertai berarti ada hal yg di luar batas kemampuan manusia utk melakukannya. Misalnya, jika sampai Kapolri turun tangan langsung atas sebuah kejadian, berarti level kejadian itu luar biasa, kalau cuma kejadian biasa saja, cukup level Kapolres setempat yg menangani. Kalau Tuhan menyertai kita, jgn kaget kalau yg kita hadapi bs membuat kita kaget, shock bahkan stress berat. Ini alasan mengapa kita butuh Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Kuat dan Keteguhan Hati

Berkat Keluarga

DI 19062018

Mazmur 115:14 KJV
The LORD shall increase you more and more, you and your children.

  • Tuhan akan menambahkanmu lebih dan lebih lagi, kamu dan anak-anakmu

Kata ‘add’ dlm bahasa aslinya adalah ‘yâsaph’ yg berarti menambahkan, memberi pertumbuhan dan melakukan lagi. Dan inilah salah satu jenis berkat Tuhan dlm keluarga org percaya.

Sesuatu yg ditambahkan lebih berarti awalnya sdh diberikan, kemudian ditambah. Misalnya spt kita tambah mknan atau minuman, sdh ada mknan dan minuman yg kita konsumsi sebelumnya. Apa yg Tuhan tambahkan lebih? Tentu saja semua jenis berkat Tuhan yg Dia berikan saat pemberkatan nikah melalui hamba Tuhan dan jg apa yg tangan kita kerjakan sbg bentuk ketaatan pd Firman Tuhan. Kalau diberi berkat anak 1, berarti ditambah lg anaknya, kalau dipercaya kekayaan, ditambahkan lg jumlah kekayaannya, dsbnya. Ditambahkan berarti makin banyak jumlah yg ada dr sblumnya.

Diberi pertumbuhan, berarti ada kehidupan yg mengarah pd keadaan yg lebih baik dan lebih berkualitas dr sblumnya. Tdk bertumbuh atau ‘mandek’ berarti ada sesuatu yg salah, ada hambatan atau kelainan. Tuhan berjanji memberi pertumbuhan, artinya menjauhkan semua yg menghambat pertumbuhan dlm keluarga kita. Apa saja yg bertumbuh? Kualitas kebahagiaan, keharmonisan rumah tangga, prestasi pendidikan anak, dsbnya.

Melakukan lagi berarti kita mengalami berkat Tuhan terus menerus, diiringi dg proses Tuhan yg kembali Dia perbuat. Ishak diproses jg spt apa yg Abraham alami dan akhirnya dia jg diberkati Tuhan. Jd ada hal yg Tuhan beri, ada jg hal yg kita peroleh sbg hasil dr proses Tuhan. Ini yg hrs kita mengerti spya kita jgn salah memahami bhw semua itu krna pemberian Tuhan, tp jg melalui proses kehidupan kita sehari-hari.

Berkat Tuhan bagi kita dan anak-anak kita, itulah bukti betapa Tuhan peduli akan masa depan setiap dr kita. Dia sediakan yg terbaik trs menerus krna Dia tahu kita membutuhkannya. Bersyukur kita dimiliki Tuhan, Dia pelihara

Posted in Renungan | Comments Off on Berkat Keluarga

Letak Hikmat

DI 18062019

Amsal 2:10 KJV
When wisdom entereth into thine heart, and knowledge is pleasant unto thy soul;

  • Ketika hikmat masuk ke dalam hatimu, dan pengetahuan itu menyenangkan jiwamu

Ayat ini sebenarnya aneh, hikmat dan pengetahuan seharusnya berhubungan dg pikiran, tapi knpa justru ayat ini berkata hikmat itu masuk dlm hati dan pengetahuan menyenangkan jiwa?

Hikmat beda dg pengetahuan, pengetahuan bs membuat seseorg menjd pandai, tp hikmat itu melebihi pengetahuan, ibaratnya pengetahuan itu spt sebuah mobil, hikmat adalah keahlian menyetirnya. Org pandai blm tentu berhikmat, krna sebagian org menggunakan pengetahuannya utk maksud yg tdk baik, bahkan maksud yg jahat. Contohnya teroris yg menggunakan pengetahuan fisika dan kimianya utk merakit bom lalu diledakkan sbg bom bunuh diri. Teknologi canggihpun ada yg menggunakannya utk mencuri uang nasabah, dsbnya.

Simpanlah hikmat itu di dlm hati, krna dlm hati ada yg disebut hati nurani yg merupakan bagian hati yg menjd tempat Tuhan bcra pd setiap org. Ketika Tuhan bcra dan hikmat bekerja, maka akan menghasilkan bnyk hal: keputusan yg tepat, solusi atas masalah, bahkan sebuah pertobatan.

Jiwa yg menyenangi pengetahuan menjd jiwa yg mudah ditenangkan. Wujudnya adalah tdk mudah diprovokasi, mampu membedakan yg benar dan salah, bs mengambil keputusan yg tepat dan mampu menggunakan pengetahuan yg dimiliki utk meningkatkan kualitas hidup.

Bisakah org berhikmat tanpa memiliki pengetahuan? Ini bs diumpamakan spt bisakah sebuah rumah dibangun tanpa memiliki fondasi? Jd pengetahuan itulah fondasi dr hikmat, hikmat menggunakan pengetahuan utk menentukan cara apa yg dipakai utk menghadapi situasi yg sdg terjd. Sukailah pengetahuan, trs belajar apa yg kita bs pelajari dan miliki hikmat dr Tuhan. Berhikmat bkn berarti tdk perlu memiliki pengetahuan, tp keduanya saling melengkapi satu dg lainnya.

Apakah hati kita tersimpan hikmat di dlmnya? Jika blm ada, hiduplah takut akan Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Letak Hikmat

Pemisah Persahabatan

DI 16062018

Amsal 19:4 KJV
Wealth maketh many friends; but the poor is separated from his neighbour

  • Kekayaan membuat banyak teman; tapi orang miskin terpisah dari sesamanya.

Amsal ini ditulis oleh Salomo, raja Israel sekaligus org paling berhikmat di zamannya. Hasil pengamatannya sbg seorg manusia adalah bhw kekayaan bs menjd alasan seseorg mau berteman atau tdk dg sesamanya.

Punya teman yg kaya tentu menyenangkan, bs jalan-jalan bareng, makan-makan di tempat yg harganya mahal dan yg pastinya bebas dr masalah pinjam meminjam uang. Jika beruntung maka bs menjd rekanan bisnis yg baik. Kalau punya teman yg miskin, rentan dg masalah pinjam meminjam uang.

Tapi Salomo hanya berkata bhw kekayaan itu cuma bs memperbanyak teman, artinya mempermudah kita berkenalan dg org dr golongan ekonomi apa saja, namun masalah apakah teman kita yg bnyk itu adalah teman yg baik dan setia, itu tdk ditentukan oleh kekayaan yg kita miliki. Tdk semua teman kita yg kaya itu adalah teman yg baik, malah mgkin teman dr kalangah menengah ke bawah justru mrka ternyata teman yg baik dan setia.

Istilah ‘teman makan teman’ menjd sebuah realita kehidupan. Ini tak ada kaitan dg miskin atau kaya, tp berhubungan dg karakter dan motivasi di balik pertemanan itu. Teman yg kelihatannya baik, suka memuji, terlihat ramah, bs saja suatu saat ketahuan punya niat jahat merusak nama baik, keluarga, bahkan bisnis kita. Perselingkuhan tak jarang terjd justru melibatkan teman-teman kita. Hrs teliti dan pandai menilai integritas seseorg sblum kita membangun pertemanan yg lebih dekat. Salah bergaul maka bs merusak hidup kita. Jgn mudah percaya tp jg jgn berburuk sangka atau curiga. Jalani pertemanan dg normal, di situlah kita bs menilai karakter dan kepribadian org itu.

Berteman jgn lihat dr kaya atau miskinnya, tp dari baik atau jahat hatinya. Kita tdk bs melihat isi hati org lain, namun Tuhan bs melihatnya. Libatkan Tuhan dlm pertemanan kita dg sesama

Posted in Renungan | Comments Off on Pemisah Persahabatan

Diselamatkan

DI 14062018

1 Timotius 2:15 KJV
Notwithstanding she shall be saved in childbearing, if they continue in faith and charity and holiness with sobriety.

  • Walaupun begitu dia akan diselamatkan dalam melahirkan anak, jika mereka meneruskan dalam iman dan kemurahan hati dan kekudusan di dalam ketenangan.

Ayat ini sulit dipahami krna kata ‘dia’ dlm ayat ini merujuk pd Hawa, krna sblumnya ditulis bhw Hawa jatuh dlm dosa, lalu bgmna Hawa diselamatkan oleh dosa?

Zaman itu blm ada keselamatan melalui pengorbanan Kristus krna disalibkan atas dosa manusia, maka rasul Paulus yg punya dasar pengetahuan ttg Perjanjian Lama cukup mendalam, menerangkan bhw Hawa akan diselamatkan krna dia melahirkan anak.

Kejadian 3:16
Firman-Nya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.”

Itu keputusan Tuhan utk Hawa krna dia berdosa, jd bs dipahami ttg keselamatan zaman itu dibanding dg keselamatan melalui pengorbanan Yesus Kristus, ada perbedaannya. Bedanya jg dijelaskan dlm ayat ini yaitu bhw para wanita hrs trs menerus hidup dlm iman, kemurahan hati, kekudusan di dlm ketenangan atau pengendalian diri. Jd khusus utk Hawa saja cara diselamatkannya berbeda.

Para wanita dinasehati rasul Paulus agar hidup dlm ketenangan atau pengendalian diri. Wanita yg memang scra psikologi lebih bnyk berkata-kata dan lebih mengikuti perasaan, hrs menjaga betul mulut dan hatinya. Kendalikan perkataan dan perasaan, jika tdk maka ketenangan hidup akan terganggu. Bcralah apa yg bermanfaat dan berdampak positif, jgn terbawa dg perasaan, logika jg hrs digunakan. Jgn andalkan emosi spya ingin dimengerti org lain.

Tetap kerjakan benih keselamatan yg sdh kita terima, hingga saatnya kita menerima keselamatan seutuhnya dr Tuhan. Pelihara iman, miliki kerendahan hati dan kekudusan, setiap hari di manapun kita berada

Posted in Renungan | Comments Off on Diselamatkan

Bersyukur Untuk Semua Orang

DI 13062018

1 Timotius 2:1 KJV
I exhort therefore, that, first of all, supplications, prayers, intercessions, and giving of thanks, be made for all men;

  • Karena itu aku mendorong, supaya, pertama dari semuanya, permohonan-permohonan, doa-doa, syafaat-syafaat, dan ucapan-ucapan syukur, dibuat untuk semua orang;

Hal yg jarang sekali diajarkan bahkan hampir tdk pernah diajarkan adalah bgmna bkn saja kita menaikan permohonan, doa, dan syafaat utk semua org, tetapi jg beryukur utk semua org. Apa maksudnya?

Biasanya kita bersyukur utk sesuatu yg kita alami, kita terima dr Tuhan, ditolong Tuhan, dsbnya, tetapi bisakah kita bersyukur utk apa yg org lain alami, apa yg mrka terima dr Tuhan, dsbnya? Kita mgkin bs sampai level ikut berbahagia, tp bisalah jg bersyukur utk itu?

Bisakah bersyukur jika ternyata org lain yg lebih dahulu dikabulkan permohonannya oleh Tuhan? Bisakah kita bersyukur jika org lain ternyata diberikan Tuhan bnyk ‘kelebihan’ sehingga mrka melebihi kita dan bahkan mrka pamerkan di dpn kita?

Kita mustahil bersyukur utk org lain ketika masih tdk ada rasa cukup dan puas dlm kita mensyukuri apa yg Tuhan berikan pd kita. Kalau kita masih iri, pny kebencian, sulit utk menerima keadaan jika ternyata Tuhan memberikan lebih cepat pd org lain dibandingkan kita.

Kalau kita memahami bhw Tuhan punya kedaulatan dlm hidup semua org, inilah dasar di mana kita punya alasan bersyukur utk org lain. Kita tetap percaya Tuhan mengasihi kita dan jg semua org, waktu Tuhan itu yg terbaik. Kalau kita blm terima jwban doa sedangkan org lain sdh terima, bkn berarti Tuhan lebih sayang org lain drpd kita. Jgn iri, cemburu bahkan menilai Tuhan scra negatif, tetapi tetaplah menanti-nantikan Tuhan, pasti ada waktu Tuhan utk kita mengalami apa yg baik dr Tuhan. Anggaplah kita sdg ‘antri’ bersama org lain, meninggalkan antrian berarti kita kehilangan kesempatan utk mengalami Tuhan dlm hidup kita. Tetap setia dan bersyukurlah

Posted in Renungan | Comments Off on Bersyukur Untuk Semua Orang

Belajar Kebenaran

DI 12062018

Yesaya 26:9 KJV
With my soul have I desired thee in the night; yea, with my spirit within me will I seek thee early: for when thy judgments are in the earth, the inhabitants of the world will learn righteousness.

  • Dengan jiwaku aku telah mendambakan Engkau di waktu malam, dengan rohku di dalamku, aku akan mencari-Mu pagi-pagi: karena ketika penghakiman-Mu ada di bumi ini, penduduk dunia ini akan belajar kebenaran.

Tujuan sebuah pengadilan digelar adalah menemukan kebenaran dr sebuah kasus/peristiwa yg dimasukkan ke pengadilan. Hakim bertugas menyelidiki dan akhirnya memutuskan sebuah perkara dg seadil mgkin memberi keadilan pd kedua pihak yg berperkara.

Tuhan itu Hakim Yangadil, ayat ini berkata bhw penghakiman Tuhan akan menuntun kita belajar ttg kebenaran. Bentuk penghakiman Tuhan itu bs berupa pembelaan dan jg hukuman, dibela jika tdk bersalah, dihukum bila bersalah. Penghakiman Tuhan jg ada prosesnya, dr sinilah kita bs belajar ttg kebenaran. Seumpama pengadilan yg terbuka utk umum, para pengunjung bs belajar ttg bnyk pengetahuan dr para saksi ahli yg dihadirkan.

Kebenaran selalu membuat apapun menjd transparan dan jelas, ketika Tuhan menghakimi, terlihat jelas kesaksian hidup seseorg dan jg kesalahan seseorg. Krna Tuhan sanggup melihat ke dlm hati manusia, tdk ada yg menjd rahasia bagi Dia. Kita belajar bhw tak ada satupun pihak yg dpt menahan kebenaran Tuhan utk dinyatakan.

Dihakimi Tuhan adalah kesempatan kita bljar ttg apa yg benar dan yg salah, yg pantas dan tdk pantas, yg menguntungkan dan merugikan, yg mulia dan tdk mulia, dsbnya. Kita bs mengoreksi diri dan meningkatkan kualitas diri kita. Pd akhirnya kitapun bs mempraktekkan cara Tuhan dlm menghakimi ketika kita dihadapkan sebuah perkara yg rumit. Kita akan menemukan kebenaran saat kita berlaku adil dan benar. Kebenaran Tuhan itu ttg semua yg benar sesuai dg kehendak Tuhan. Firman Tuhan adalah kebenaran, jd bnyklah belajar dr Firman Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Belajar Kebenaran

Menjadi Sama

DI 11062018

Mazmur 135:15-18
Berhala bangsa-bangsa adalah perak dan emas, buatan tangan manusia,
mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,
mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, juga nafas tidak ada dalam mulut mereka.

  • Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, semua orang yang percaya kepadanya.

Secara logika memang aneh jika manusia menyembah apa yg dibuatnya sndri, menyembah patung-patung yg kemudian dijual dan dibeli kemudian disembah krna dipercaya sesuatu yg di dlm patung itu punya kuasa yg luar biasa. Namun scra alam roh, roh jahat bs masuk dlm patung yg disembah kemudian berbuat ini dan itu.

Yg dimaksudkan dlm ayat ini adalah dampak dr org yg membuat dan percaya pd patung itu. Nah di sini ada batasan topiknya, lebih spesifik sbnarnya ini ttg org yg membuat patung kemudian disembah. Mgkin blm melalui proses ritual, tp sdh diyakini ada ‘sesuatu’ dlm patung itu.

Mgkin sdkit ada kesamaan cerita dlm ayat ini dibandingkan dg iman ‘nyeleneh’ sebagian org percaya, mrka percaya dg memasang atribut salib dlm rumah, maka tdk ada roh jahat yg bs masuk ke dlm, salib dianggap penangkal roh jahat, sihir, guna-guna dsbnya. Mrka lupa bhw kalau Tuhan tdk melindungi mrka, mrka pasang salib apapun percuma saja. Entah ajaran mana yg membuat kepercayaan akan salib itu berkembang. Salib hanya benda biasa, tp Kristus yg disalibkan itulah yg Mahakuasa. Menjadikan salib sbg benda ‘sakti’ sama saja dg penyembahan berhala.

Menyembah berhala membuat kita bernasib sama dg berhala itu. Indera rohani kita jd cacat: menjd buta rohani, tuli rohani, bisu rohani dan berakhir pd kematian rohani. Org Kristen yg tdk ada Tuhan dlm hidupnya itu pasti akan mati rohaninya. Mati rohani berarti tdk bs memiliki iman, nasibnya bkn di tangan Tuhan dan akhirnya masuk neraka jika tdk bertobat. Bnyk org tdk menyadarinya krna terlalu percaya pd berhala. Kuasa roh jahat tdk bs menyamai kuasa Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Sama

Tuhan Rahasiakan

DI 09062018

Kejadian 46:4

  • Aku sendiri akan menyertai engkau pergi ke Mesir dan tentulah Aku juga akan membawa engkau kembali; dan tangan Yusuflah yang akan mengatupkan kelopak matamu nanti.”

Hal menarik ttg di balik kisah hidup Yusuf adalah selama 13 tahun sejak Yusuf dijual oleh saudara-saudaranya hingga akhirnya menjd org nomor 2 di Mesir, Tuhan tdk mengatakan pd Yakub bhw sebenarnya Yusuf masih hidup, membiarkan Yakub berduka krna menganggap Yusuf telah mati.

Kalau saya di posisi Yakub, saya akan bertanya pd Tuhan mengapa Dia merahasiakan semuanya? Bersedih selama 13 tahun itu bkn wkt yg singkat. Jika Tuhan rahasiakan sesuatu, pasti ada tujuan dan maksud-Nya.

Seandainya Tuhan memberitahu Yakub bhw Yusuf masih hidup, maka ada kemungkinan rencana Tuhan atas Yusuf bs gagal. Yakub pasti akan mencari Yusuf dan membawanya pulang, Yusuf hanya akan tetap menjd anak kesayangan Yakub, bkn menjd org nomor 2 di Mesir. Kemanusiaan Yakub akan bisa merubah rencana Tuhan atas Yusuf dan jika itu terjd, nasib bnyk org pd 7 tahun masa kelaparan akan tdk tertolong.

Mgkin kita pernah berpikir knp Tuhan merahasiakan sesuatu dr kita, pdhal kita punya hubungan yg intim dg Dia? Tegakah Tuhan membuat kita bersedih bertahun-tahun? Demi sesuatu yg Dia siapkan di masa depan, spya jgn kita mengganggu pelaksanaan rencana-Nya, Dia perlu merahasiakannya pd kita.

Seintim bgmnapun kita dg Tuhan, bkn berarti Tuhan tdk boleh punya rahasia terhadap kita. Kalau kita berpikir kita jujur pd Tuhan, tak ada yg kita rahasiakan maka Dia jg tdk boleh punya rahasia yg disembunyikan dr kita. Dia bs tahu apa yg kita rahasiakan walaupun kita simpan hingga mati, tdk kita ceritakanpun, Dia sdh tahu. Jd wajar kalau Tuhan punya rahasia.

Bergaul dg Tuhan jgn disamakan bergaul dg sesama manusia. Di sini seringkali bnyk org gagal membangun hubungan yg intim dg Tuhan. Sadarlah bhw kita ini derajatnya berbeda dg Tuhan, hrs tetap hormat dan takut akan Tuhan, jgn kurang ajar.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Rahasiakan

Bertumbuh Rohani

DI 08062018

Kisah Para Rasul 2:38

  • Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus

Banyak org Kristen yg ‘gagal tumbuh’, seumpama org yg sdh 30 tahun tp tingginya cuma 90 cm, ada yg salah dg pertumbuhan fisiknya semasa pertumbuhan di usia remajanya.

Ayat ini menggambarkan tahapan pertumbuhan rohani, dimulai dr pertobatan, dibaptis air, kemudian menerima karunia Roh Kudus. Apa karunia Roh Kudus itu? Dalam 1 Korintus 12:1-11, dijelaskan ada 9 karunia Roh Kudus.

Dlm bahasa aslinya, ada 2 kata untuk karunia yaitu dlm Kisah Para Rasul 2:38 itu ‘dōrea’, dan dlm 1 Korintus 12 itu ‘charisma’. Dorea itu sifatnya karunia yg Roh Kudus berikan utk memenuhi kebutuhan dan pertumbuhan rohani pribadi kita sendiri, tetapi charisma adalah karunia yg Roh Kudus berikan utk kita melayani Tuhan dan sesama. Keduanya itu menandakan bhw seseorg telah dianggap dewasa rohaninya utk diberikan karunia Roh Kudus. Jd kalau seseorg cuma berhenti di tahapan hanya dibaptis saja, belum memiliki karunia Roh Kudus, maka pertumbuhan rohaninya bermasalah. Setelah dibaptis dan menerima karunia Roh Kudus, maka tahap pertumbuhan rohaninya adalah melayani Tuhan dan sesama dg ‘charisma’ yg Roh Kudus berikan pd masing-masing org sesuai kehendak-Nya. Jd tdk bs kita pilih-pilih mau karunia yg mana, atau mencoba-coba memakai cara yg rohani spt puasa, doa, dsbnya utk memperoleh karunia impiannya. Itu salah dan tdk boleh dilakukan.

Sudahkah kita melayani dg ‘charisma’ yg kita miliki? Jgn spt gambaran di atas, umur 30 tahun tp tinggi cm 90 cm. Kalau kita berpikir jd jemaat yg setia saja itu cukup, berarti kita ‘gagal tumbuh’. Melayani itu bukti kedewasaan rohani kita, krna ketika Roh Kudus memberikan karunia-Nya, berarti kita sdh dinilai pantas utk memilikinya. Apakah kita cukup puas hanya begini-begini saja dg kerohanian kita?

Posted in Renungan | Comments Off on Bertumbuh Rohani