Paling Tahu

DI 24052018

Ayub 15:5

  • Kesalahanmulah yang mengajar mulutmu, dan bahasa orang licik yang kaupilih.

Catatan yg paling penting yg hrs diperhatikan oleh setiap org yg membc kitab Ayub adalah menyadari bhw perkataan yg diucapkan teman-teman Ayub sebaiknya tdk dianggap sbg sesuatu yg benar, krna Tuhan sndri berkata bhw mrka berkata yg salah ttg Tuhan dan Ayub (Ayub 42:7).

Ayub sdg diuji Tuhan dan iblis diberi kesempatan sbg pelaksananya, tp Elifas, teman Ayub menganggap Ayub justru mengalami semuanya krna dihukum Tuhan akibat kesalahannya. Itulah penglihatan manusia yg tdk bs melihat hati, seringkali komentar yg dikatakan justru bknlah sebuah hal yg benar.

Brpa bnyk dr kita yg awalnya bermaksud baik ingin menghibur org yg sdg kesusahan, justru berbalik menghakimi org itu dg komentar yg salah dan membawa-bawa Tuhan di dlmnya. Rasa simpati berubah menjd sebuah kearoganan krna menunjukkan diri sndri benar dan org lain salah. Justru yg terjd kita menambah beban sengsara org yg kita komentari, yg awalnya ingin kita semangati justru menjd bertambah lesu dan kehilangan semangat. Bknkah ini tindakan yg justru membuat org lain melakukan dosa? Ungkapan Ayub yg menarik perkataanya yg salah ttg Tuhan (Ayub 42:3) pdhal awalnya Tuhan sndri mengakui Ayub tdk bersalah dlm perkataannya (Ayub 2:10).

Dosa besar jika justru komentar kita memancing org berbuat dosa pd akhirnya. Maksud baik berubah menjd sebuah celah bagi iblis utk bekerja ekstra. Jadilah teman yg memang teman, berkomentar tentu boleh, tp jgn sampai menghakimi dan mengatakan yg salah, seolah-olah spt Tuhan yg tahu segala sesuatunya. Kita diingatkan spya berhati-hati dlm menasehati, bagian kita bkn menghakimi tp membangkitkan semangat dan menunjukkan apa yg benar shga org yg kita nasehati bs menyadari kesalahannya, bertobat dan terhibur. Jgn merasa paling tahu semuanya spt Tuhan. Ingatlah bhw kita jg manusia yg penuh dg kelemahan, kalau kita menghakimi maka kitapun akan dihakimi

Posted in Renungan | Comments Off on Paling Tahu

Firman Kiriman Tuhan

DI 23052018

Mazmur 107:20 KJV
He sent his word, and healed them, and delivered them from their destructions.

  • Dia mengirim perkataan-Nya, dan menyembuhkan mereka, dan menyelamatkan mereka dari kehancuran/kebinasaan mereka.

Kita pasti tahu apa itu lubang yg sangat dlm, mgkin berupa jurang, lubang perangkap, dsbnya. Kehancuran dlm ayat ini digambarkan sbg org yg terjebak di dlm lubang, mustahil utk naik, hanya bs berteriak minta tolong saja.

Tuhan menyelamatkan kita spt menyelamatkan org yg terjebak dlm lubang yg dlm. Namun sblumnya, Tuhan mengirim dulu perkataan-Nya utk menyembuhkan kita. Ini yg seringkali kita tdk mengerti, kita berpikir bhw Tuhan langsung memberi pertolongan, namun ternyata Dia mengirim perkataan-Nya mendahului pertolongan-Nya.

Perkataan Tuhan bs berupa pesan Tuhan melalui khotbah, teguran, nasehat dr org-org di sekitar kita, bs berupa rhema dr Firman Tuhan yg kita baca, dsbnya. Mengapa Dia kirim dulu perkataan-Nya? Krna kita sdg ‘sakit’ dan perlu kesembuhan. Kecemasan, ketakutan, intimidasi dan hal-hal negatif lainnya menjd penyebab jiwa kita mengalami gangguan, merasa tdk tenang, berburuk sangka, melemahkan iman, dsbnya. Spt sakit fisik itu merusak organ tubuh, jiwa dan roh yg ‘sakit’ itu merusak iman, kasih dan pengharapan kita. Kita hrs sembuh dulu spya kita dg mudah mengalami pertolongan Tuhan.

Seringkali pertolongan Tuhan terjd setelah kita mengalami pemulihan, memberikan pengampunan, berserah pd Tuhan dan menunjukkan iman yg teguh. Lebih mudah menolong org sehat naik dr lubang drpd org sakit. Kalo menolong org sakit hrs menurunkan semacam tandu, mengikat tubuh di tandu itu br ditarik ke atas. Itulah sebabnya Tuhan hrs menyembuhkan kita dahulu, br kemudian menolong kita.

Apakah saat ini kita sdg ‘sakit’? Berdoa minta Tuhan kirimkan perkataan-Nya utk menyembuhkan kita. Tetap tekun membc Alkitab, tekun beribadah, berdoa dan disertai puasa. Jgn berfokus pd masalah, fokuslah pd Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Firman Kiriman Tuhan

Kesembuhan Roh

DI 22052018

Yesaya 6:10

  • Buatlah hati bangsa ini keras dan buatlah telinganya berat mendengar dan buatlah matanya melekat tertutup, supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik dan menjadi sembuh.”

Dosa itu spt penyakit bagi roh kita, krna tdk semua dosa berdampak langsung terhadap tubuh kita, namun jelas akibat dosa adalah kematian rohani hidup seseorg.

Apa yg hrs dilakukan spya roh kita menjd ‘sehat’? Kita lihat dr ayat di atas:

Pertama, hati kita tdk boleh keras, dlm bhsa aslinya dikatakan hati menjd ‘gemuk’ (shâman). Dlm dunia medis, kegemukan adalah faktor yg mengundang bbrpa jenis penyakit utk lebih cepat berkembang dlm tubuh seseorg. Hati yg ‘gemuk’ pny makna bhw kita hrs menjaga hati dr semua hal yg bs membuat kita dg mudah melakukan dosa. Kita hrs melatih hati utk belajar mudah mengerti kehendak Tuhan, tdk sulit utk mengerti.

Kedua, telinga kita tdk boleh ‘berat’ utk mendengar. Kalau kita mendengar pengajaran ttg Firman Tuhan spt sdg disiksa, tdk tertarik, ingin cepat selesai, hati-hati krna ini tanda kita menolak kebenaran Firman Tuhan dlm hidup kita.

Ketiga, mata kita jgn tertutup, hrs terbuka. Kalau tdk baca Alkitab dianggap tdk apa-apa, berarti mata kita sdg kita tutupi sndri dg sengaja. Mata yg tertutup tentu tdk bs melihat dan membaca.

Keempat adalah pertobatan. Keseriusan kita pd Tuhan diawali dg pertobatan yg sungguh. Berbalik dr melakukan yg jahat ke berbuat yg baik. Meninggalkan cara hidup yg salah dan kembali mempraktekkan cara hidup sesuai dg kehendak Tuhan.

Keempat hal inilah yg membuat kita ‘disembuhkan’ Tuhan, artinya kita mengalami hidup yg Tuhan pulihkan, apakah itu keharmonisan keluarga, goncangan keuangan, gangguan kesehatan fisik, gangguan kejiwaan, emosi, dsbnya. Kalau kita mulai anti dg semua ‘produk’ Tuhan, berarti iblis sdh berhasil memasukkan benih jahatnya dlm hidup kita. Ini terjd perlahan-lahan tanpa kita sadar.

Posted in Renungan | Comments Off on Kesembuhan Roh

Kristen ‘Herodes’

DI 21052018

Markus 6:20 KJV
For Herod feared John, knowing that he was a just man and an holy, and observed him; and when he heard him, he did many things, and heard him gladly.

  • Sebab Herodes takut pada Yohanes (Pembaptis), mengenali dia adalah orang benar dan suci, dan mengamati dia; dan ketika dia mendengarnya, dia berbuat banyak hal, dan mendengarkannya dengan gembira.

Cukup menarik mengetahui bhw Herodes yaitu Herodes Antipas, anak Herodes Agung, sebenarnya seorg yg menyukai ajaran yg diajarkan oleh Yohanes Pembaptis, tentu saja yg diajarkan adalah ttg Taurat dan ajakan utk bertobat. Dlm ayat ini dikatakan bhw Herodes Antipas sangat gembira mendengar ajaran Yohanes Pembaptis, malah sdh melakukan bnyk hal.

Kalau zaman skrg, mgkin disamakan dg org Kristen yg senang dengar khotbah hamba-hamba Tuhan, tdk puas dgr di gereja, nonton khotbah di Youtube jg. Bkn cuma dgr tp dipraktekkan jg ternyata. Hebat kan? Tp coba lihat knp akhirnya Herodes Antipas justru pd akhirnya membunuh Yohanes Pembaptis.

Kisahnya ada dlm pasal di atas, namun semua diawali krna Herodes Antipas marah ditegur Yohanes Pembaptis krna memperistri iparnya sndri (istri saudaranya). Kemudian dia menangkap Yohanes Pembaptis dan ingin membunuhnya, tp takut.

Ditegur hamba Tuhan yg kita sukai, bs terima?

Bnyk Kristen tipe Herodes Antipas, suka dgr Firman, tp tdk boleh dirinya ditegur dg keras. Dulu menyumbang dana ke gereja, krna kena tegur, stop sumbangan. Dulu hormat sekali kalau ktmu hamba Tuhan, skrg salaman tp buang muka. Dulu memuja-muja hamba Tuhan cerita ke sana sini ttg khotbahnya yg bagus, skrg mulai korek-korek kesalahan dan kelemahannya. Gara-gara ditegur, bknnya bertobat malah ‘menyerang’ hamba Tuhannya.

Kesalahan sbnarnya adalah mengagumi hamba Tuhan, sehrsnya fokusnya ke Tuhan. Ketika Tuhan pakai hamba Tuhan menegur kita, kita tdk dendam pd si hamba Tuhan krna kita sadar bhw Tuhan sdg bcra melalui dia. Jgn jd org yg anti ditegur

Posted in Renungan | Comments Off on Kristen ‘Herodes’

Menaruh Hati

DI 19052018

Mazmur 62:10 KJV
… if riches increase, set not your heart upon them.

  • … jika kekayaan meningkat, jangan menaruh hatimu di atasnya.

Ada sebuah ungkapan bhw harta adalah hamba yg baik tetapi juga tuan yg jahat bagi pemiliknya.

Semua biaya hidup membutuhkan uang, ada sebagian org yg mencari uang demi memenuhi kebutuhan hidup, ada jg yg krna ingin kaya. Tdk berdosa jika ingin menjd kaya, namun akan menjd dosa ketika kita mengandalkan uang di atas segalanya, apalg hingga cinta akan uang. Bertambahnya harta bs merubah hati seseorg.

Ungkapan menaruh hati di atas uang pny makna bhw suasana hati bergantung pd jumlahnya uang yg dimiliki. Bnyk uang berarti hatinya ikut ‘naik’, sangat bahagia, dihormati, bahkan mulai merasa sombong, lebih hebat dr org lain. Ketika uangnya menipis, hati ikut menjd ‘turun’, dikuasai kekuatiran, ketakutan, rasa malu krna tdk kaya lagi, minder, dsbnya. Jadi org yg menaruh hatinya di atas uang, uanglah yg menentukan hidupnya.

Kalau ingin uang menjd hamba yg baik, jgn taruh hati kita di atas kekayaan, tp taruhlah hati kita di dlm hati-Nya Tuhan. Kondisi keuangan bs berubah, namun kita tetap tenang menghadapinya. Sekalipun mgkin sampai tdk punya uang, Tuhan yg atur segala sesuatunya utk memenuhi kebutuhan kita. Kita lebih percaya pd kuasa Tuhan atau kuasa uang? Itu yg menentukan arah hidup kita: mencari uang atau mencari Tuhan.

Uang kita tdk ada gunanya di surga nanti, hanya berguna selama kita hidup di dunia ini. Uang tdk bs menghapus dosa kita, bahkan uang tdk bs membeli satu rumahpun di surga utk kita tinggali. Jd jgnlah mengandalkan kekuatan uang, tp andalkanlah kekuatan kuasa Tuhan dlm hidup kita. Tuhan sanggup melakukan apa yg uang mustahil utk lakukan.

Bersyukur seberapapun harta yg kita miliki skrg, bnyk atau sdkit jumlahnya, ketika Tuhan memberkati kita, uang akan menjd hamba yg baik, gunakan uang utk memuliakan Tuhan, menolong sesama dan mengikat persahabatan. Jgn cinta uang

Posted in Renungan | Comments Off on Menaruh Hati

Tuliskan Dalam Hati

DI 18052018

Amsal 3:3 KJV
Let not mercy and truth forsake thee: bind them about thy neck; write them upon the table of thine heart:

  • Jangan biarkan kebaikan dan kebenaran/kesetiaan meninggalkanmu, ikat mereka di lehermu; tuliskan mereka di atas loh hatimu.

Kata ‘mercy’ dlm bhsa aslinya adalah ‘chêsêd’ yg punya arti kasih yg mantap teguh atas dasar perjanjian yg telah dibuat’, diartikan jg sbg kebaikan, kesetiaan, sedangkan kata ‘truth’ dlm bhsa aslinya adalah ’emeth’ yg diartikan ketegasan, kebenaran, kesetiaan, stabil.

Penulis amsal ini tahu betapa 2 hal ini sangat penting bagi hidup setiap org dan itu hrs tertulis dlm loh hati kita, artinya bs diingat terus dlm hati. 2 hal itu yaitu pertama, ingatlah bhw kita selalu akan menikmati kebaikan Tuhan seumur hidup kita krna perjanjian-Nya pd Abraham dan pd kita pribadi. Kita yg adalah ‘gentile’ yaitu org bukan Yahudi, krna Kristus telah memasukkan kita dlm daftar keturunan Abraham yg berarti berhak menikmati perjanjian Abraham dg Tuhan. Bisa kita sederhanakan menjd penyertaan Tuhan.

Kedua, kita telah menikmati bnyk kebaikan Tuhan, respon kita hrslah setia pd Dia. Sadar diri bhw bgtu besar kasih Tuhan pd kita, maka sbg balasannya kita hrs memiliki kesetiaan kpd Tuhan. Kebaikan dan kesetiaan, inilah yg hrs menjd ‘perhiasan’ org percaya, spt kalung di leher kita. Hidup kita tentu sangat indah krna mengalami bnyk kebaikan Tuhan, kemudian kita jg dihormati krna kita memiliki kesetiaan dlm diri kita. Disayang Tuhan dan dihormati manusia.

Hal yg sama hrs kita tunjukkan pd org-org yg memberi bnyk kebaikan pd kita, tunjukkan kesetiaan kita. Jgn buat org kecewa dg respon negatif kita, jgn lupa kebaikan yg telah kita terima, jgn sombong dan arogan, semuanya krna anugerah Tuhan. Jgn meremehkan pemberian org lain walaupun tdk sesuai harapan kita, hargai usaha mrka utk memberikan apa yg baik yg bs mrka berikan pd kita. Jadilah pribadi yg mudah dijangkau, yg ramah, tahu berterimakasih.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuliskan Dalam Hati

Tetap Beritakan Kebenaran

DI 17052018

2 Petrus 2:5

  • dan jikalau Tuhan tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia orang-orang yang fasik;

Jika Abraham disebut Tuhan sbg bapa org beriman, maka Nuh disebut Tuhan sbg pemberita kebenaran, kalau zaman skrg bs dikatakan sbg seorg Penginjil.

Berhasilkah Nuh sbg seorg Penginjil? Brpa org yg percaya pd pemberitaannya? Dari seluruh dunia, tdk satu orgpun yg percaya pd pemberitaan Nuh ttg kebenaran Tuhan. Keluarga Nuh selamat krna diperhitungkan Tuhan sebab Nuh. Sbg seorg ‘penginjil’ mnrut manusia, Nuh gagal total, tdk ada yg bertobat di seluruh dunia, namun dia dipilih Tuhan sbg penyelamat dunia krna Tuhan berjanji pd Nuh bhw bumi ini tdk akan lg dihukum dg air bah spt zaman Nuh, dan kita menikmati hasil ‘penginjilan’ dr Nuh, walau ada bencana besar yg berhubungan dg air spt banjir, tsunami, dsbnya, namun sifatnya lokal di sebuah wilayah saja, tdk meliputi seluruh dunia.

Masihkah kita memberitakan kebenaran dan Injil sekalipun tdk satupun org mempercayainya? Dunia yg kita hidup di dlmnya sdh sangat penuh dg kejahatan, bahkan dikatakan bhw akhir zaman itu spt zaman Nuh :

Matius 24:37
“Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.

Tetaplah setia memberitakan kebenaran dan Injil, krna org-org berdosa sangat membutuhkannya. Kita diperlengkapi dg kuasa Roh Kudus, artinya Tuhan turut serta dlm penginjilan kita. Dunia akan menerima penghakiman Tuhan di akhir zaman, tugas kita adalah membawa sebanyak mgkin org dtg pd Tuhan Yesus utk diselamatkan. Kalaupun ada yg menolaknya, itu urusan mrka dg Tuhan. Yg penting adalah mrka pernah diberitakan Injil, ketika penghakiman Tuhan tiba, kita bebas dr tuntutan krna membiarkan org lain tdk selamat krna mrka tdk mendengar Injil.

Zaman ini internet sdh memungkinkan Injil diberitakan ke seluruh dunia

Posted in Renungan | Comments Off on Tetap Beritakan Kebenaran

Tuhan Menyerahkan

DI 16052018

Ulangan 2:33

  • tetapi TUHAN kita, menyerahkan dia kepada kita, sehingga kita mengalahkan dia dengan anak-anaknya dan seluruh tentaranya.

Kemenangan bangsa Israel atas Hesybon, daerah yg dilintasi mrka menuju Tanah Perjanjian, scra sejarah mgkin terjd krna bangsa Israel menang perang, tp scra rohani, bangsa Israel menang krna Tuhan menyerahkan Hesybon pd bangsa Israel.

Kita sbnarnya hidup dlm 2 cara pandang, yaitu cara pandang manusia dan cara pandang Tuhan. Misalnya dlm hal kita sehat, dr cara pandang manusia dikatakan kita sehat krna menjaga pola hidup dg benar, dr cara pandang Tuhan, kita sehat krna Dia menganugerahkan kesehatan utk kita. Keduanya tdk bertentangan, namun membuat kita paham bhw Tuhan turut bekerja dlm kehidupan kita.

Kehidupan setelah kematian adalah bukti bhw ada dunia lain dlm kehidupan manusia. Ada yg memakai istilah ‘dunia roh’, artinya sebuah dimensi di mana Tuhan ada dan mempengaruhi hidup manusia. Tentu ini hal yg benar, krna sblum manusia jatuh dlm dosa, hubungan manusia dg Tuhan tdk mengalami hambatan dan tdk dibatasi, Adam dan Hawa bs bercakap-cakap dg Tuhan, namun setelah jatuh dlm dosa, manusia mengalami hambatan dlm berkomunikasi dg Tuhan, shga manusia hidup dlm 2 dunia, dunia hayat/fisik dan dunia roh.

Jgnlah kita sombong dg apa yg kita punya dan raih, kalau Tuhan tdk mengaruniakannya pd kita maka semua itu tdk menjd milik kita, mgkin sdh di depan mata, 99.9% pasti berhasil, namun Tuhanlah yg pny kuasa memberi dan mengambilnya dr kita. Perlu kerendahan hati utk menyadari kedaulatan Tuhan atas hidup kita.

Bangga dan senang tentu saja normal, tp jgn berlebihan apalg tdk mengakui peran Tuhan dlm hidup kita. Ingatlah bhw kita sndri tdk bs menyediakan Oksigen yg sehari-hari kita butuh utk bernafas, kita tinggal hirup saja. Tuhan yg sediakan udara yg kita perlukan, masihkah kita menganggap tdk ada peran Tuhan dlm hidup kita? Jg jgn lupakan peran org-org yg turut membantu kita

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Menyerahkan

Memerintahkan Berkat

DI 15052018

Imamat 25:21

  • Maka Aku akan memerintahkan berkat-Ku kepadamu dalam tahun yang keenam, supaya diberinya hasil untuk tiga tahun

Ayat ini bcra ttg tahun sabat bagi ladang yg ditanami tanaman dan pohon anggur, pada tahun ke-7 tanah itu dibiarkan saja, tdk boleh ditaburi benih dan diolah.

Spya bangsa Israel tetap bs memenuhi kebutuhan pangan di tahun ke-7, maka Tuhan menjamin dg memerintahkan berkat bagi orang Israel, pd tahun yg ke-6 ladang itu diolah, bs menghasilkan tuaian 3x lipat, yaitu bs memenuhi kebutuhan pangan utk tahun ke-6,7 dan ke-8. Ini bs menjd sebuah peneguhan bhw ketika kita mengkhususkan waktu utk Tuhan, Dia buktikan pemeliharaan-Nya dg memerintahkan berkat-Nya shga kita tdk perlu kuatir akan kekurangan.

Namun masih bnyk kita temui, yg katanya org Kristen tdk sungguh-sungguh percaya akan pemeliharaan Tuhan. Mgkin mrka percaya Tuhan yg menentukan mrka bs masuk surga, tp kalau soal ekonomi, bisnis, mrka lebih percaya pd pemikirannya sndri drpd pemeliharaan Tuhan. Tdk beribadah krna sibuk bisnis, tdk mau melayani Tuhan krna tdk bs meninggalkan tokonya, dsbnya. Apakah Tuhan pernah merugikan kita?

Ayat sblumnya merupakan pertanyaan bangsa Israel pd Tuhan jika mrka melakukan tahun Sabat pd ladang mrka. Tentu wajar bertanya spt itu dan Tuhan memastikan mrka spya tdk perlu kuatir ttg pangan mrka sepanjang tahun ke-7. Bgmna dg kita? Berani percaya atau justru meragukan Tuhan? Ingat bhw berkat Tuhanlah yg menjamin kebutuhan hidup kita, tentu kita bekerja atau berbisnis, tp tanpa diberkati oleh Tuhan, pekerjaan dan bisnis kita tdk akan berjalan dg baik dan hasilnya mgkin tdk sesuai yg diharapkan. Lebih baik percaya pd Tuhan, sediakan wkt utk beristirahat dan jg utk melayani Tuhan. Jgn tinggalkan ibadah dan hubungan pribadi dg Tuhan setiap hari. Tuhan memerintahkan berkat atas org yg taat akan firman-Nya dan percaya akan pemeliharaan-Nya.

Jgn lupa jaga kesehatan dan kerohanian kita hrs tetap bertumbuh

Posted in Renungan | Comments Off on Memerintahkan Berkat

Pangkat Rohani

DI 14052018

2 Raja-raja 2:23-24
Elisa pergi dari sana ke Betel. Dan sedang ia mendaki, maka keluarlah anak-anak dari kota itu, lalu mencemoohkan dia serta berseru kepadanya: “Naiklah botak, naiklah botak!”

  • Lalu berpalinglah ia ke belakang, dan ketika ia melihat mereka, dikutuknyalah mereka demi nama TUHAN. Maka keluarlah dua ekor beruang dari hutan, lalu mencabik-cabik dari mereka empat puluh dua orang anak.

Mgkin ada di antara kita membaca kisah ini berpikir bhw nabi Elisa kejam, anak-anak kecil mengejek Elisa dan ternyata mrka mati setelah Elisa mengutuki mrka. Knpa tdk dimaafkan saja anak-anak itu?

Jgn cuma lihat scra manusia saja krna pasti Elisa dinilai kejam dan tdk punya hati, tp lihatlah jg dr sisi Tuhan. Elisa baru saja menjd penerus Elia, dia menerima 2 porsi roh Elia, ini bkn berarti roh Elia bs terbagi-bagi, kita hrs lihat dr budaya bangsa Israel. Anak sulung berhak menerima 2 porsi dr apa yg diwariskan, sedangkan anak lainnya menerima sisanya. Hubungan Elia dan Elisa memang layaknya bapa dg anak. 2 porsi roh Elia, dlm roh Elia ada Roh Tuhan, ini sbg bukti seseorg yg Tuhan pilih, maka ada Roh Tuhan dlm roh org itu, roh Elia yg tadinya roh manusia yg biasa saja, ketika dia dipilih Tuhan, maka rohnya menjd luar biasa, krna ada Roh Tuhan dlm roh Elia. Elisa mengerti ini dan memintanya.

Dlm diri nabi Elisa ada Roh Tuhan, ketika anak-anak mengejek Elisa, maka sbnarnya anak-anak ini jg mengejek Roh Tuhan yg ada dlm diri Elisa. Kemudian kita tahu apa yg terjd, mrka mati krna melanggar kekudusan Tuhan.

Kita hrs paham ada yg namanya ‘pangkat kerohanian’ dlm diri tiap-tiap org percaya. Inilah yg membuat ada org-org tertentu yg melebihi yg lainnya. Penampilan luar seseorg mgkin biasa saja atau bahkan tdk menyakinkan, tp pangkat rohaninya bs jd lebih tinggi dr hamba Tuhan yg terkenal. Jgn meremehkan seseorg, hormati dan hargai siapa saja, krna mgkin nanti mrka yg masuk surga, sdgkan org yg meremehkan mrka tdk masuk surga

Posted in Renungan | Comments Off on Pangkat Rohani