Melanggar Hukum

DI 25112016 
Matius 7:23 NKJV 

And then I will declare to them, ‘I never knew you; depart from Me, you who practice lawlessness!’ 

  • Dan kemudian Aku akan mengumumkan pada mereka: “Aku tidak pernah mengenal kalian, menyimpanglah (tidak menghalangi) dari Aku, kalian yang mempraktekkan pelanggaran hukum. 

Siapa yg biasa bernubuat, mengusir setan dan membuat mujizat dlm nama Yesus? Pasti jwbannya bkn jemaat, tp para hamba Tuhan, mgkin jg pendoa, dsbnya. Bknkah mrka justru yg bnyk bcra ttg Firman Tuhan, yg justru katanya ‘dekat’ dg Tuhan? 
Kata ‘lawlessness’ dlm bhsa Yunani digunakan kata ‘anomian’ yg bermakna tanpa hukum, ketdk taatan, dosa, tdk peduli Firman. 
Ternyata tdk semua hamba Tuhan dan org yg melayani Tuhan itu mempraktekkan Firman Tuhan, ini kondisi akhir zaman. Malah ada sebagian org yg memperlakukan oknum hamba Tuhan yg berkarunia luar biasa spt layaknya dukun dan paranormal. 
Ada jemaat yg senang dinubuatkan, bgtu tahu ada hamba Tuhan yg nubuatannya ‘tepat’, mulai bertanya ttg apa yg Tuhan mau lakukan di masa dpn, apa bedanya dg bertanya pd paranormal? 
Kalau seseorg mulai merasa hebat, mulai merasa Tuhan memakai karunianya dg luar biasa, mulai dipuji-puji org bnyk, diperlakukan spt ‘raja’, tanpa sadar dia mulai menjadikan dirinya sbg ‘tuhan’. Mulai sibuk ‘melayani’, tdk lg bnyk berdoa, tdk lg merenungkan Firman, bahkan ayat Alkitab bs dimanipulasi demi keuntungan pribadinya. Karunia tetap bekerja, tp hilang perkenanan Tuhan. 
Pelayanan yg hebat bkn bukti Tuhan berkenan atas hidup seseorg. Bnyknya terlibat dlm plynan blm tentu itu menyenangkan hati Tuhan. Lama kelamaan mulai meninggalkan aturan Tuhan dan membuat aturan baru buatannya sndri. Mulai pilih-pilih plynan, minta fasilitas mewah, mulai terlihat spt ‘org sakti’, tp tetap bcra ttg Firman Tuhan, tp dirinya sndri tdk mempraktekkannya. 
Jgn sampai diri kita sndri spt itu, kelihatan rohani tp sbnarnya duniawi, menolak dipuji pdhal senang dipuji 

Posted in Renungan | Comments Off on Melanggar Hukum

Bukan Minta Apa Saja

DI 24112016 
Matius 7:11 NKJV 

If you then, being evil, know how to give good gifts to your children, how much more will your Father who is in heaven give good things to those who ask Him! 

  • Jika kamu kelak, menjadi jahat, tahu bagaimana untuk memberi pemberian yang baik pada anak-anakmu, betapa lebih lagi Bapamu yang di surga akan memberi hal-hal baik pada mereka yang meminta pada-Nya! 

Bnyk org salah mengerti ttg ayat ini, dlm pikirannya terbayang bhw sbg Bapa yg baik pasti menuruti permintaan anak-anak-Nya. Apa saja yg diminta, dikasih. 
Perhatikan kata ‘gifts’ dan ‘things’, pemberian tdk sama dg hal, pemberian itu pny bentuk: makanan, hadiah, dsbnya, sdgkan hal itu sesuatu yg tdk berbentuk, namun berpengaruh besar dlm hidup kita, misalnya: izin, kuasa, kesempatan, dsbnya. 
Tdk salah kita meminta ‘gifts’ pd Tuhan, tp bersiaplah jika Dia tdk memberikan ‘gifts’, tp justru ‘things’, shga bnyk org kecewa. Padahal nantinya ‘things’ itu bs menghasilkan ‘gifts’. 
Misalkan kita ingin minta mobil pd Tuhan yg harganya 500 juta, ini ‘gifts’nya, kita maunya Tuhan lgsg berikan kita mobil. Tp cara kerja Tuhan beda, Dia siapkan mobil kita dg cara memberkati bisnis kita, yg kita dpt tentu tdk lgsg mobil, tp uangnya, uang inilah yg kita belikan mobil, berkat Tuhan itu ‘things’nya. Pada akhirnya kita dapat mobil. 
Tapi ingat, yg Tuhan beri itu ada syaratnya yaitu hal yg baik. Bs saja yg kita minta itu bkn hal yg baik, sesuatu yg berdasarkan hawa nafsu, keserakahan, iri hati, dsbnya. Permintaan yg spt ini tentu saja tdk sesuai dg kriteria yg Tuhan tetapkan. Pasti ditolak, walaupun kita mendesak Tuhan, percuma saja, Tuhan menolak permintaan kita. Dia hanya memberi hal-hal yg baik, yg di luar itu tentu tdk diberikan. Jd bkn segala hal, hanya hal yg baik saja. Kalau kita meminta hal yg baik, sesuai pertimbangan Tuhan bs dikabulkan. 
Jgn pernah salah meminta sesuatu pd Tuhan, Dia tdk ingin kita mencelakakan diri sndri dg hal yg tdk baik 

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Minta Apa Saja

Makna Hidup

DI 23112016 
Mazmur 90:10 NKJV 

The days of our lives are seventy years; And if by reason of strength they are eighty years, Yet their boast is only labor and sorrow; For it is soon cut off, and we fly away. 

  • Hari-hari hidup kami adalah 70 tahun; dan karena alasan kekuatan adalah 80 tahun; namun kebanggaan mereka hanyalah bekerja dan duka; karena itu segera memotong, dan kami melayang jauh, 

Umur manusia di tangan Tuhan, artinya Dia yg menentukan jatah tahunnya brp lama, tp ayat ini bcra bhw bs saja seseorg melebihi jatah yg Tuhan telah tentukan, itu anugerah. 
Sebagian org gagal memenuhi jatah hidupnya, krna tdk menjaga kesehatan, krna kecelakaan, bahkan krna rencana jahat iblis lewat kejahatan, dsbnya. Jadi masalah umur menjd ‘proyek’ bersama Tuhan dg kita. 
Apakah umur panjang selalu baik? Sebaliknya, apakah umur pendek itu selalu buruk? 
Seberapapun jumlah tahun yg dihidupi seseorg, nilainya bergantung apa yg dia perbuat sepanjang hidupnya, kalau 89 tahun dijalani sbg seorg koruptor, mgkin lebih berharga seseorg yg hidup hanya 15 tahun namun dia isi hidupnya dg bnyk kebaikan dan memberi bnyk kebahagiaan bagi org-org yg mengenalnya. 
Org yg hidup 72 tahun, dr kecil sdh Kristen, tp thn ke-71 dia menyangkal imannya pd Tuhan dan mati bkn dlm iman pd Kristus, mgkin lebih berarti seseorg yg hidup 56 tahun, tp detik-detik terakhir hidupnya menerima Yesus Kristus sbg Tuhan dan Juruselamat pribadinya. 
Panjang atau pendek umur, biarlah kita pandang sbg sebuah kesempatan emas mempersiapkan diri hidup di surga kelak dlm kekekalan. Kalau hidup hanya utk bekerja dan menderita, sia-sialah arti hidup tiap org. Org bkn Kristenpun mengalami hal yg sama. Jd apa bedanya kita sbg Kristen dg yg lain? 
Ada penyertaan Tuhan yg sempurna atas kita, dlm menghadapi apapun, Tuhan turut bekerja mendtgkan kebaikan, bkn sekedar hidup dlm kelimpahan, tp ada damai Tuhan dlm hidup keluarga kita. Ada kepastian nanti kemana stlah kita tdk lg di dunia ini 

Posted in Renungan | Comments Off on Makna Hidup

Pentingnya Pagi Hari

DI 22112016 
Mazmur 90:14 NLT 

Satisfy us each morning with your unfailing love, so we may sing for joy to the end of our lives.
Puaskan kami setiap pagi dengan kasih-Mu yang tiada habis-habisnya, sehingga kami boleh bernyanyi untuk sukacita hingga akhir hidup kami. 
Mazmur 90:14 NKJV 

Oh, satisfy us early with Your mercy, That we may rejoice and be glad all our days! 

  • Oh, puaskan kami pagi-pagi dengan rahmat-Mu, supaya kami boleh bersukacita dan bergembira sepanjang hari-hari kami! 

Menurut ahli psikologi, waktu pagi hari, tepatnya saat kita bangun dr tidur adalah saat di mana apa yg masuk pertama kali dlm pikiran kita, itu yg akan mempengaruhi aktivitas sepanjang hari itu. Misalnya saat bangun tdr, seseorg diliputi kecemasan, maka sepanjang hr itu dia akan selalu diliputi kecemasan. 
Penulis mazmur sptnya menyadari hal ini, shga dlm mazmurnya ditulis ttg permohonannya pd Tuhan, saat pagi-pagi benar dipuaskan dg rahmat Tuhan, dipuaskan dg kasih Tuhan yg tdk pernah habis, shga sepanjang hr ada sukacita dan nyanyian kegirangan. Inilah pentingnya pagi hr kita berdoa dan bersekutu dg Tuhan. 
Namun jgn sampai kita terjebak dg keagamawian, ingat bhw setiap aktivitas rohani yg kita lakukan jgn sampai berubah menjd sebuah ritual, sesuatu yg dilakukan berulang-ulang krna dipercayai berdampak ‘magis’, apapun yg kita lakukan tanpa didasari oleh kasih pd Tuhan, semuanya sia-sia. 
Sbrapa kita mau utk sediakan wkt kita setiap paginya utk Tuhan? Memang akan mengurangi jatah wkt tdr kita, namun dampak kita bersekutu dg Tuhan di pagi hr akan terlihat di sepanjang hr yg kita jalani. Jgnlah tdr terlalu malam, shga tubuh kita bs beristirahat yg cukup, pagi hr kita bs berdoa pd Tuhan dan melanjutkan aktivitas keseharian kita. Walaupun kita sdg menghadapi masalah, jgn menjauh dr Tuhan, tetap berdoa dan bersekutu dg Tuhan, mintalah rahmat dan kasih-Nya memenuhi hidup kita, shga ada sukacita di sepanjang hr yg kita jalani. Kita tdk sndrian

Posted in Renungan | Comments Off on Pentingnya Pagi Hari

Penderitaan Dari Tuhan

DI 21112016 
Mazmur 90:15 NKJV 

Make us glad according to the days in which You have afflicted us, The years in which we have seen evil. 

  • Buatlah kami gembira sesuai dengan hari-hari yang di dalamnya Kau telah menderitakan kami, tahun-tahun yang di dalamnya kami melihat yang jahat. 

Kasih Tuhan hrs kita mengerti tdk hanya dr satu sisi, Dia mengasihi dan mengampuni, tp Dia jg mendisiplinkan dan menghukum, akibatnya kita mengalami penderitaan, dlm ayat ini penderitaannya malah bertahun-tahun. 
Anak kecil memahami kasih orgtuanya dg tdk utuh, misalnya ingin sesuatu maka jika permintaannya ditolak, dia menggunakan cara ‘mengadu domba’ ibu dg ayahnya, bila gagal jg, dia menggunakan cara menangis meraung-raung di dpn umum spya orgtuanya malu dan ‘terpaksa’ menuruti keinginannya. Ketika orgtuanya mendisiplinkan dan menghukum, itu dianggap sebuah kebencian. 
Mengapa Tuhan diam saat seseorg berbuat dosa? Bkn krna Dia tdk sayang lg, tp Dia biarkan spya org itu mengerti bhw dosa yg dia buat mengakibatkan hidupnya rusak bahkan hancur. Spt dlm ayat ini, bertahun-tahun yg dilihat hanya semua yg jahat, Tuhan buat mrka menderita spya mrka menyadari kesalahan dan bertobat. 
Penderitaan memang ada yg dr Tuhan, bkn krna Dia otoriter, ada sebabnya, krna dosa yg diperbuat akan membuat seseorg ‘terpisah’ dg Tuhan dlm jangka wkt tertentu. Dlm masa terpisah inilah iblis mengambil kesempatan, sdh dpt hukuman dr Tuhan, ditambah iblis merusak hidup org itu, maka penderitaan yg dialami menjd ‘double’, tak heran org itu hidupnya sangat tertekan dan penderitaannya berat. Hanya dg bertobat, semuanya bs Tuhan pulihkan total. 
Koreksi diri kalau tahun-tahun hidup kita penuh penderitaan dan melihat yg jahat, mgkin ada dosa yg blm kita akui dan minta pengampunan dr Tuhan. Tuhan tdk jahat, Dia sdg menghukum kita spya kita bertobat sungguh-sungguh. Setiap hukuman dr Tuhan bertujuan baik, memang menderita tp bila kita bertobat, penderitaan akan berakhir 

Posted in Renungan | Comments Off on Penderitaan Dari Tuhan

Melayani Tuhan Dengan Harta

DI 19112016 
Lukas 8:3 KJV 

And Joanna the wife of Chuza Herod’s steward, and Susanna, and many others, which ministered unto him of their substance. 

  • Dan Yohana isteri Khuza, pelayan Herodes, dan Susana, dan banyak lagi yang lain, yang melayani Dia dengan harta benda mereka. 

Jgn berpikir Yesus slma melayani di dunia tdk membutuhkan uang utk operasional plynan-Nya, jgn berpikir krna Dia itu Tuhan, maka semua tinggal berfirman dan lgsg tersedia. Ayat yg kita baca menjelaskan salah satu sumber dana Yesus dan rombongan murid-Nya utk mencukupi kebutuhan hingga plynan-Nya selesai di dunia. 
Suasana politik saat itu tdk memungkinkan seseorg utk berani menjd pengikut Yesus dan ikut dlm rombongan-Nya, tp itu bkn berarti mrka tdk dpt berpartisipasi, mrka menyediakan dana operasional dg melayani Yesus menggunakan harta benda mrka. 
Plynan bkn apa yg terlihat. Melayani Tuhan berarti menyediakan apa yg Tuhan inginkan. Apakah seorg pemimpin pujian dan pemain musik melakukan tugasnya dg sukses? Kalau Tuhan tdk disenangkan lewat puji-pujian yg mrka pimpin, mrka bknlah sdg melayani Tuhan krna tdk menyediakan apa yg Tuhan inginkan. Sekedar tugas dan dpt imbalan persembahan kasih. 
Melayani bkn masalah melayani di grja saja, dg menggunakan harta kita, kita tetap bs melayani Tuhan. Bs melalui bidang diakonia: menjangkau jemaat yg berkekurangan, bs melalui menolong seseorg yg dlm kebutuhan penting, bs melalui mendanai kegiatan sosial dan amal, mendanai misi penginjilan, dsbnya. Inipun salah satu bidang plynan, bkn saja melalui talenta bakat atau karunia roh, tp bs jg melalui harta benda kita. 
Bgmna jika harta kita sedikit? Bkn jumlah yg jd penilaian Tuhan, tp kesadaran utk menghormati dan memuliakan Tuhan melalui harta yg kita miliki (Amsal 3:9). Persepuluhan tdk termasuk dlm melayani Tuhan dg uang, itu kewajiban kita pd Tuhan. Jgn kita simpan uang hanya utk diri kita sndri, pisahkan sebagian utk melayani Tuhan

Posted in Renungan | Comments Off on Melayani Tuhan Dengan Harta

Tuhan Perhatikan

DI 18112016 
Keluaran 1:21 NKJV 

And so it was, because the midwives feared God, that He provided households for them. 

  • Dan demikianlah, karena bidan-bidan itu takut akan Tuhan, maka Dia menyediakan rumah tangga bagi mereka. 

2 org bidan berani melanggar aturan raja Mesir utk membunuh semua bayi laki-laki yg dilahirkan para perempuan Ibrani (keturunan Israel), sekalipun mrka pasti terancam hukuman, tp mrka memilih utk takut akan Tuhan drpd menuruti perintah raja. Perlu keberanian yg tinggi. 
Bgmna dg kita? Kita yg setiap minggu rajin beribadah dan melayani, yg setiap hari punya waktu ‘saat teduh’ dg Tuhan, ketika diperhadapkan pd situasi di mana hrs memilih: melakukan perintah pemimpin yg jelas perintah itu tdk baik atau krna takut akan Tuhan maka berani bertindak tetap melakukan yg sesuai dg Firman Tuhan, mana yg merupakan sikap kita? 
Sebagian memilih melakukan yg salah dan kemudian minta pengampunan pd Tuhan, apakah ini sikap seorg yg takut akan Tuhan? 
Kita pasti pernah tdk taat pd Tuhan, apa yg kita rasakan? Kalau masih merasakan rasa bersalah dan ingin bertobat, itu masih ada kesempatan kita utk kembali berkomitmen setia melakukan Firman Tuhan. Tapi kalau rasa menyesal itu tdk diresponi dg pertobatan, lama kelamaan rasa menyesal itu hilang, berbuat salah menjd sesuatu yg dimaklumi dan dibiarkan trs menerus terjd. 
Setiap ketaatan pd Tuhan itu sesuatu yg membuat Tuhan senang, spt dlm kisah ayat ini, 2 bidan yg ‘jomblo’ ini kemudian Tuhan berikan jodoh masing-masing. Renungkan, kita ingin menyenangkan hati Tuhan atau sesama kita? Jwbannya ada pd diri kita sndri dan akan terlihat saat kita hrs memilih taat pd Tuhan atau taat pd manusia. Mgkin org lain tdk tahu, tp Tuhan tahu, Dia membalas kita sesuai dg perbuatan kita, krna itu pertimbangkanlah dg matang saat hendak berbuat sesuatu, apakah Tuhan senang atau tdk? Apalg jika menyangkut org-org yg dikasihi Tuhan, org yg berkenan pd Tuhan, jgn sembarangan bertindak 

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Perhatikan

Jasa Yang Terlupakan

DI 17112016 
Keluaran 1:8 

  • Kemudian bangkitlah seorang raja baru memerintah tanah Mesir, yang tidak mengenal Yusuf. 

Meskipun Yusuf bkn org Mesir, namun jasanya pd bangsa Mesir terbilang luar biasa, namun ternyata jasanya tdklah selalu diingat oleh keturunan raja Mesir yg berikutnya spt ayat yg kita baca. 
Jasa para pahlawan, bergantung siapa orgnya dan apa jasanya. Tentu org mengenal misalnya Jenderal Besar Sudirman sbg seorg pahlawan bangsa, tp blm tentu seorg pahlawan yg gugur di medan perang diketahui nama dan jasanya. Jasa yg besarpun bisa tdk terhitung ketika seseorg melakukan sebuah kesalahan. 
Kalau kita berpikir bhw jika kita banyak berbuat kebaikan terhadap org lain maka kitapun akan bnyk menerima kebaikan, lebih baik buang pikiran spt itu, krna suatu hari kita akan kecewa karenanya, tdk semua org yg kita baiki akan membalas membaiki kita jg di masa dpn. Terkadang justru kebaikan kita dibalas dg kejahatan. Lalu apa gunanya berbuat baik utk org lain? 
Berbuat baik itu perintah Tuhan dan bukti kita mengasihi org lain, namun yg hrs kita sadari adalah tdk perlu berharap akan menerima balasan dr siapapun, utk hal ini jgn pola pikir ‘tabur-tuai’ kita berlakukan saat berbuat baik. Tuhanlah yg pasti akan menilai dan membalas perbuatan baik kita, tdk perlu merasa berjasa dan merasa akan menerima balasan. 
Ketika kita taat utk berbuat baik, ini nanti akan menentukan bgmna bentuk ‘rumah’ kita di surga nanti. Tuhan Yesus menyediakan tempatnya, tp bgmna bangunan dan isi dlm rumah, bergantung pd perbuatan kita saat hidup di dunia. Kalau kita tulus, bangunan rumah kita di surga pasti bagus dan indah, kalau mengharap balasan, kita hanya terima upah di dunia, tp tdk dr Tuhan. Berbuat baiklah krna itulah ciri org yg percaya pd Tuhan Yesus. Setiap ada kesempatan, gunakan utk berbagi kebaikan pd sesama, sekalipun mgkin kita hrs mengorbankan sesuatu, tetap taat pd perintah Tuhan utk berbuat baik. Semuanya Tuhan catat 

Posted in Renungan | Comments Off on Jasa Yang Terlupakan

Pentingnya Komunikasi

DI 16112016 
Kejadian 11:7-8 

Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.”

  • Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu. 

Org sering menganggap remeh ttg komunikasi, mrka pikir asal sdh bisa bcra menggunakan bahasa sejak kecil itu sdh cukup. Namun justru masalah timbul seringkali berawal dr komunikasi yg tdk tepat. 
Selain wajib menguasai bahasa, kita jg perlu utk menguasai ‘cara atau kemampuan’ berbicara. Dlm bhsa Inggris disebut ‘language and speech’. Penggunaan kata yg salah, nada bicara yg tdk tepat, bs membuat apa yg ingin disampaikan menjd disalah mengerti oleh lawan bcra. 
Tuhan menggunakan cara ‘membuat bingung’ seluruh penduduk bumi yg saat itu seluruhnya menggunakan 1 bahasa yg sama, bahasanya dibingungkan shga mrka saling tdk mengerti apa yg dibicarakan, akibatnya pembangunan kota itu terhenti. Bkn dg menurunkan bencana alam, tp dg membingungkan bahasa mrka. 
Penggunaan media sosial sangat berpengaruh terhadap situasi yg sedang terjd. Berita ‘hoax’ atau berita bohong/palsu ketika disebarluaskan di media sosial bs menimbulkan keresahan dan ketakutan, menulis sesuatu yg ‘menyerang’ pihak lain bs mengakibatkan ‘perang’ kata-kata, shga tak heran di medsos kita temui tulisan yg menghujat dan menghina. Provokasi bs timbul hanya dr sebuah tulisan dr sebuah akun medsos, inilah gambaran bhw bahasa dan cara bcra bs berdampak luar biasa. 
Membangun hubungan baik perlu memperhatikan cara berkomunikasi yg tepat. Salah satu tanda kita menghormati org lain adalah dr bgmna cara kita membangun komunikasi dg mrka. Jadilah pendengar yg baik dan jg berbicara dg cara yg benar, menyenangkan dan meneduhkan suasana, bcra dg jelas shga org lain mudah utk mengerti isi pembicaraan kita, gunakan kata yg tdk bermakna ganda yg bs ditafsir berbeda-beda. 
Jadilah lawan bicara yg menyenangkan dan sepadan

Posted in Renungan | Comments Off on Pentingnya Komunikasi

Ciptaan Baru

DI 15112016 
Galatia 6:15 NKJV 

For in Christ Jesus neither circumcision nor uncircumcision avails anything, but a new creation. 

  • Karena di dalam Kristus Yesus bersunat atau tidak bersunat tidak berguna apapun, tapi sebuah ciptaan baru. 

Kalau kita berpikir dg cermat, arti kata ‘ciptaan baru’ itu berarti sesuatu yg dahulu tdk ada, krna diciptakan menjd ada, berbeda dg yg lama, shga disebut baru. Jd kita hrs mengerti apa yg dimaksud dg ‘ciptaan baru’ mnrut sudut pandang Tuhan. 
Bnyk org lebih mendalami kata ‘baru’nya drpd ‘ciptaan’nya shga (maaf) jd bnyk yg protes dg situasi hidup yg dialaminya. 
Menciptakan sesuatu bagi Tuhan itu mudah, tp khusus saat menciptakan manusia, tdk cukup dg berfirman lalu semuanya jd, Tuhan memakai tangan-Nya membentuk manusia dr debu tanah. Renungkan, kalau menciptakan tubuh manusia saja Tuhan hrs menggunakan tangan-Nya, apalg menciptakan ‘karakter Kristus’ dlm diri setiap org percaya, tdk semudah yg kita pikirkan. 
Apakah saat seseorg dibaptis air, dia adalah ciptaan baru? Ini pendpt saya pribadi: dibaptis air blm menjadikan seseorg ciptaan baru. Buktinya: habis dibaptis ada saja org yg kembali pd kehidupan dosanya. 
Penciptaan itu proses, butuh waktu, jgn heran jd pengikut Kristus hrs jalani proses ini dan itu, rasanya babak belur, tak berdaya, iman rontok, tdk kuat menjalaninya, kalau kita mengalaminya, bersyukurlah, krna kita sdg masuk proses ‘penciptaan’ menjd ciptaan baru. Tapi blm jd ciptaan baru. Lalu bgmna kita tahu proses ini sdh selesai? Yg tahu bkn pendeta, bkn manusia, tp yg menciptakan kita, Tuhan sndri. Dulu dan skrg pasti nampak jelas perbedaannya, di sini kita sdkit bs tahu bhw prosesnya sdh mendekati sempurna. 
Bkn yg lahiriah yg Tuhan inginkan, tp yg dr dlm diri kita, bkn aktivitas rohani yg jd acuan, tp bgmna keseharian kita di mata Tuhan dan org-org terdekat kita. Tetap jalani proses dg sukacita, semua org mengalaminya, hanya saja ada yg ‘jadi’ dan ada yg ‘belum jadi’ 

Posted in Renungan | Comments Off on Ciptaan Baru