DI 25112016
Matius 7:23 NKJV
And then I will declare to them, ‘I never knew you; depart from Me, you who practice lawlessness!’
- Dan kemudian Aku akan mengumumkan pada mereka: “Aku tidak pernah mengenal kalian, menyimpanglah (tidak menghalangi) dari Aku, kalian yang mempraktekkan pelanggaran hukum.
Siapa yg biasa bernubuat, mengusir setan dan membuat mujizat dlm nama Yesus? Pasti jwbannya bkn jemaat, tp para hamba Tuhan, mgkin jg pendoa, dsbnya. Bknkah mrka justru yg bnyk bcra ttg Firman Tuhan, yg justru katanya ‘dekat’ dg Tuhan?
Kata ‘lawlessness’ dlm bhsa Yunani digunakan kata ‘anomian’ yg bermakna tanpa hukum, ketdk taatan, dosa, tdk peduli Firman.
Ternyata tdk semua hamba Tuhan dan org yg melayani Tuhan itu mempraktekkan Firman Tuhan, ini kondisi akhir zaman. Malah ada sebagian org yg memperlakukan oknum hamba Tuhan yg berkarunia luar biasa spt layaknya dukun dan paranormal.
Ada jemaat yg senang dinubuatkan, bgtu tahu ada hamba Tuhan yg nubuatannya ‘tepat’, mulai bertanya ttg apa yg Tuhan mau lakukan di masa dpn, apa bedanya dg bertanya pd paranormal?
Kalau seseorg mulai merasa hebat, mulai merasa Tuhan memakai karunianya dg luar biasa, mulai dipuji-puji org bnyk, diperlakukan spt ‘raja’, tanpa sadar dia mulai menjadikan dirinya sbg ‘tuhan’. Mulai sibuk ‘melayani’, tdk lg bnyk berdoa, tdk lg merenungkan Firman, bahkan ayat Alkitab bs dimanipulasi demi keuntungan pribadinya. Karunia tetap bekerja, tp hilang perkenanan Tuhan.
Pelayanan yg hebat bkn bukti Tuhan berkenan atas hidup seseorg. Bnyknya terlibat dlm plynan blm tentu itu menyenangkan hati Tuhan. Lama kelamaan mulai meninggalkan aturan Tuhan dan membuat aturan baru buatannya sndri. Mulai pilih-pilih plynan, minta fasilitas mewah, mulai terlihat spt ‘org sakti’, tp tetap bcra ttg Firman Tuhan, tp dirinya sndri tdk mempraktekkannya.
Jgn sampai diri kita sndri spt itu, kelihatan rohani tp sbnarnya duniawi, menolak dipuji pdhal senang dipuji