Berbuat Baik Pasti Disukai?

DI 13082024

1 Petrus 3:13-14 ILT3
Dan siapakah yang akan menjahati kamu jika kamu menjadi para peneladan apa yang baik?
Namun jika kamu menderita juga karena kebenaran, berbahagialah dan janganlah kamu takuti ancaman mereka, bahkan jangan dapat digelisahkan.

Umumnya kita diajari ttg berbuat baik yang dampaknya adalah membuat org lain tidak berbuat jahat terhadap kita. Tapi realita yg kita alami, apakah selalu demikian?

Dlm ayat ini kita temukan bhw ketika sudah berbuat baik, belum tentu kita ada dlm satu situasi aman, org lain tdk menjahati kita. Jd jangan kita terlalu berpikir positif, benar yg diajarkan pd kita, tp tdk semua org dengan hati tulus menerima kebaikan yang kita beri dan membalasnya dgn memberi kebaikan juga, ada org-org yg justru menyerang kita dgn berbagai cara, mereka tdk menganggap kita sbg kawan atau sekutu, tapi sbg orang yg berniat buruk terhadap mereka. Kita oleh mereka dianggap punya misi tersembunyi di balik kebaikan yg kita lakukan. Curiga tentu sesuatu yang menunjukkan ketidak tulusan hati seseorg ketika bereaksi pd perbuatan yg org lain lakukan, di dalamnya ada pikiran negatif, pikiran yg keburu mencurigai tanpa alasan yg jelas. Kadang berpikir mengikuti insting atau perasaan, tdklah selalu benar, justru seringkali berbeda dgn keadaan yang sebenarnya.

Bgmna nasehat rasul Petrus ketika niat baik kita dicurigai org lain? Dua hal yg dinasehati yaitu, pertama, berbahagialah! Kalau sudah berniat baik, jgn mundur atau berpikir ulang, tapi teruskanlah kebaikan itu, lakukan dgn sukacita, fan itu akan membuat kita dalam keadaan bahagia. Respon org terhadap apa yg kita lakukan itu hanyalah sesuatu yang biasa saja, jgn sampai menghalangi kita utk berbuat baik. Kedua, kalau respon mereka ternyata negatif dan mereka mengecam dgn ancaman, jgn sampai kita menjd takut dan gelisah. Membalas dgn respon yang negatif juga akan membuat situasi mencekam dan rasa saling mencurigai semakin kuat. Jika ini terjadi, usahakanlah berdamai dg semua org, mgkin kita diam utk sementara, namun hrs pandai menilai waktu yg tepat utk mulai menunjukkan realita bhw apa yg kita telah lakukan itu tanpa ada niat terselubung dan tdk berharap akan balasan apapun.

Tetaplah berbuat baik, apapun kondisi yang sedang terjadi, lakukanlah dgn ketulusan & niat baik, kalaupun niat baik kita ditolak dgn keras, jgn mudah tersinggung.

Posted in Renungan | Comments Off on Berbuat Baik Pasti Disukai?

Singkirkan Yang Buruk

DI 12082024

1 Petrus 2:1-2 ILT3
Oleh karena itu, dengan menyingkirkan setiap kejahatan dan setiap tipu muslihat dan kemunafikan dan iri hati dan semua perkataan jahat,
seperti bayi yang baru lahir, hendaklah kamu mengingini susu murni yang firmani, supaya kamu dapat dipertumbuhkan di dalamnya,

Bgmna kita bs menjd Kristen yg bertumbuh dan dewasa? Bukan dengan melayani atau mengkoleksi khotbah, tetapi ada 2 hal yang perlu dilakukan utk itu.

Pertama, kita perlu menyingkirkan segala yg buruk dlm diri kita, dlm ayat ini disebutkan bbrpa hal yaitu kejahatan, tipu muslihat, iri hati, kemunafikan dan perkataan jahat. Utk setiap org mungkin berbeda-beda tentang apa yg harus disingkirkan. Umumnya bisa kita katakan sbg kebiasaan buruk, karakter yg buruk serta pola hidup yg buruk. Kenapa perlu disingkirkan? Karena bila terus ada di dekat kita, semua yg buruk itu akan selalu merangsang kedagingan kita utk berbuat yg kita sebut sebagai perbuatan dosa. Apalagi bagi org yg sudah menjadikan itu kebiasaan dan sangat menikmatinya, kecanduan serta susah utk dilepaskan. Perlu pelayanan yang dilakukan ahlinya utk membebaskan orang dari kebiasaan buruknya. Apalagi bagi yang terlibat okultisme, tdk sembarangan hamba Tuhan yg bisa melakukan pelayanan ini, hrs yg memang dipercaya Tuhan utk hal itu.

Kedua, menginginkan firman Tuhan seperti bayi yg menginginkan susu murni, jadi pasti perlu menyingkirkan semua yg buruk, spya bisa diisi dgn firman Tuhan. Org yg hidup di dlm dosa cenderung utk menjauhi firman, dianggap sbg sesuatu yg kuno, tdk relevan dgn perkembangan zaman. Orang yg sudah bertobat biasanya mulai menyukai firman Tuhan, menggebu-gebu ingin memahami isi Alkitab. Itulah tanda bhw seseorg sadar dan mau menyingkirkan semua yg buruk dalam dirinya. Firman yg murni itulah yg harus ada dlm diri kita. Ada firman yg sudah tdk murni karena dicampur dgn filsafat, motivasi serta budaya manusia. Ini yg perlu kita waspadai karena bila firman yg kita terima sudah tdk murni lagi, pemahaman kita ttg Tuhan dan karakter-Nya menjd keliru. Inilah sesuatu & jgn mudah ditipu dgn org-org yg memakai firman utk keuntungan dirinya sendiri. Jgn sampai kita menjd korbannya!

Buang segala ‘sampah’ hidup kita, inginkan firman Tuhan yg murni, mulailah hidup sbg seorg Kristen yang bertumbuh dan dewasa, dan menjd berkat bagi banyak org.

Posted in Renungan | Comments Off on Singkirkan Yang Buruk

Keluar Dari Kebiasaan Lama

DI 10082024

1 Petrus 4:3-4 ILT3
Sebab, cukuplah bagi kita waktu kehidupan yang sudah berlalu untuk mengerjakan kehendak bangsa-bangsa, ketika berjalan dalam rangsangan badani, hasrat, kemabukan, pesta makan, pesta minum dan penyembahan berhala yang terlarang,
yang olehnya mereka terperangah seraya menghujat, karena sekarang kamu tidak turut serta dalam luapan ketidaksenonohan yang sama.

Bertobat berarti 180° mengubah gaya hidup yg sebelumnya dilakukan, tentu saja dari yg buruk ke arah yg baik, yg negatif ke arah yg positif, yg mendukakan hati Tuhan ke arah yg menyenangkan hati Tuhan.

Apakah setelah kita sungguh-sungguh utk memutuskan ingin hidup sbg seorg Kristen, kita juga turut meninggalkan gaya hidup yg buruk dan mengakibatkan dosa? Dlm ayat yg kita baca, rasul Petrus mengungkapkan bhw jemaat di kota itu telah mengubah apa yg dulu dilakukan sblum percaya pd Tuhan, sejak menjd Kristen, mereka sudah tdk lagi melakukannya. Org-org yg dulu bersama dg mereka melakukan dosa yang sama menjd heran dgn perubahan gaya hidup mereka & malah menghujat. Pertobatan hrs nyata dlm perubahan gaya hidup dan perbuatan, kita jgn terkecoh, dibaptis air adalah kita menjd seorg Kristen, tetapi itu barulah permulaan, selanjutnya ialah bagaimana kita hidup sbg seorg Kristen setiap harinya sampai waktu kita kembali pd Sang Pencipta. Baptisan tdk membuat kita selamat, tetapi itu jalur yang tepat bagi kita menuju surga. Di perjalanan menuju surga inilah yg menentukan, karna kita bs disesatkan oleh banyak hal.

Tdk lagi disukai karena mengubah gaya dan cara hidup kita sesuai firman Tuhan? Itulah yang dialami oleh seluruh pengikut Kristus, walaupun dgn level yg berbeda. Dunia dan org berdosa selalu berusaha untuk menarik kita kembali pd gaya hidup duniawi, seperti yg disebutkan dlm ayat ini yaitu rangsangan badani, hasrat, kemabukan, pesta makan & minum, serta penyembahan berhala. Hal yg perlu kita lakukan adalah jgn kompromi dgn semua itu apapun kondisinya. Pikiran yang berkata bhw tak apa melakukan semua itu, kan tdk merugikan org lain, hrs kita jauhkan karena apa yg adalah dosa bagi kita karena kita pengikut Kristus, bisa saja dianggap hal yg normal bagi org berdosa. Jgn mundur tp terus maju menuju surga, walaupun banyak godaan dan tantangan, tetap teguh dan jgn goyah pengharapan kita di dlm Kristus. Pd saatnya nanti, merekalah yg akan menyesali apa yg mereka telah lakukan, tetapi semua itu sudah terlambat utk memperbaikinya.

Dihujat dan tidak disukai karena gaya hidup kita sudah berubah dan tdk lagi duniawi? Itu suatu harga yang harus dibayar oleh semua pengikut Kristus yg militan.

Posted in Renungan | Comments Off on Keluar Dari Kebiasaan Lama

Menguduskan Tuhan Dalam Hati

DI 09082024

1 Petrus 3:15 ILT3
Tetapi kuduskanlah YAHWEH, Elohim, dalam hatimu dan siap sedialah selalu dengan kata-kata pembelaan terhadap setiap orang yang menanyai kamu tentang firman pengharapan yang ada padamu, dengan lemah lembut dan hormat,

Apa makna dr menguduskan Tuhan dlm hati kita? Bukan berarti Tuhan kita jadikan kudus spt Dia menguduskan kita, tetapi lebih pada memposisikan Tuhan di posisi seharusnya.

Dlm ayat ini, kata kudus adalah hagiazō yg salah satu artinya adalah to venerate, yang diartikan sbg memuliakan, menghormati & diperlakukan dgn khusus. Arti kata kudus yg lain adalah dipisahkan atau dikhususkan dg tujuan dan maksud tertentu. Mudahnya ini kita pahami dgn memuliakan Tuhan dengan memposisikan Tuhan di posisi paling mulia dlm hati kita, Dialah yg tertinggi, tdk ada yg dapat menyamai Tuhan dlm hati kita. Maka kita bs mendapatkan arti bahwa Tuhan hrs diperlakukan khusus karena hanya ada satu spt kita hanya memiliki orangtua, orang lain bukanlah orangtua kita (walau dlm kasus yg khusus kita kenal ada istilah orangtua asuh) jadi tingkat penghormatan kita pd orangtua akan sangat berbeda dg penghormatan kita terhadap org lain, karena orangtualah yang melahirkan kita ke dunia ini. Menguduskan Tuhan dlm hati kita berarti menghormati Dia secara khusus dan tidak ada siapapun atau apapun jg yg akan kita perlakukan sama spt Tuhan.

Ketika kita menguduskan Tuhan dalam hati kita, maka Dialah yang memegang kendali & menguasai hati kita. Dia yg menyucikan dan memurnikan hati kita sehingga hati kita jadi lembut & memiliki sikap hormat pd sesama. Artinya kita dibentuk utk tdk arogan, selalu melihat org lain dgn sudut pandang Tuhan & firman-Nya, punya karakter dan nilai moral yg mulia serta mencerminkan pribadi Tuhan dlm diri kita. Hal yang perlu kita renungkan adalah posisi apa yg kita berikan pd Tuhan di dalam hati kita? Sudahkah di posisi yang mulia, yang tertinggi, dan yg terhormat? Ini sesuatu yg penting, posisi Tuhan haruslah ada di atas siapapun dan apapun dalam hati kita, jgn disetarakan atau disejajarkan dgn siapapun jg. Ketika kita sdh memposisikan Tuhan dgn benar, maka menjadi mudah utk kita memiliki hati yg lembut. Ada takut akan Tuhan dlm hati nurani kita.

Ketika org mempertanyakan pengharapan yg kita miliki, maka dgn lembut dan hormat kita bisa menjelaskannya karena Tuhanlah yg menolong kita utk memberikan jawaban yg tak akan bs dibantah oleh siapapun.

Posted in Renungan | Comments Off on Menguduskan Tuhan Dalam Hati

Menderita Supaya Taat

DI 08082024

Ibrani 5:8
Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,

Mengapa kita menderita? Apakah ada yang berkaitan dg dosa? Benar, ada kaitannya dg dosa, tapi ternyata menderita itu cara yang Tuhan pakai utk mengajarkan ttg ketaatan.

Kita pasti menanggung akibat dr apa yg sdh kita lakukan, baik atau buruk akibatnya, jadi memang kita mengenal hukum tabur-tuai, juga kita seperti pohon yang menghasilkan buah, baik buruknya sebuah pohon ternilai dr buahnya: Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik (Matius 7:7). Bgmna dengan penderitaan yg kita alami? Sesuai dg hukum tabur tuai maka penderitaan ialah akibat dr apa yg kita ‘tabur’ yaitu benih dosa yg nanti berubah menjd perbuatan dosa. Dlm hal yg berkaitan dgn ketidak taatan kita pd Tuhan, ‘tuaian’ yang kita hasilkan selalu dlm bentuk situasi yg menyulitkan kita, ini bs terlihat di dlm sejarah bangsa Israel, ketika berani utk melawan Tuhan, mereka selalu dlm keadaan terpuruk dan menjd tawanan musuh, tetapi saat mereka bertobat, Tuhan memulihkan keadaan mereka.

Yesus menderita tp bukan karena dosa, hal ini dinyatakan dlm ayat yg kita baca. Yesus itu Tuhan, mengapa hrs belajar taat? Karena saat di dunia, Dia mengambil rupa seorang hamba: “melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia” (Filipi 2:7). Dosa adalah buah dari ketidak taatan manusia pd firman Tuhan, jd yg perlu diajarkan terus menerus dlm hidup manusia ialah ttg ketaatan, ada kedagingan, keinginan utk berbuat dosa, yg harus dapat dikuasai setiap kali muncul, dan itu dilatih lewat penderitaan yg kita alami. Tdk boleh membalas kejahatan dgn kejahatan, ini juga suatu penderitaan, lebih taat pd Tuhan drpd pd manusia, ini jg membuat kita menderita karena ada konsekuensi ketika kita berani melawan org yg memegang kekuasaan. Dan tentunya sbg orang Kristen, penderitaan itu akan selalu ada: Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat (1 Petrus 3:17).

Ada penderitaan yg adalah kehendak Tuhan, tujuannya supaya kita belajar taat, menjadi hamba yg berkenan pd Tuhan, ketaatan itu lebih berharga drpd persembahan.
Posted in Renungan | Comments Off on Menderita Supaya Taat

Suara Hati dan Firman

DI 07082024

Ibrani 4:12 ILT3
Sebab, firman Elohim-lah yang hidup dan berkuasa dan lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun, juga sanggup membelah hingga terpisahnya jiwa dan roh serta sendi-sendi dan sumsum-sumsum, bahkan sanggup membedakan pikiran-pikiran dan niat-niat hati;

Firman Tuhan sanggup memisahkan jiwa & roh, sanggup membedakan antara pikiran & niat hati, jadi ternyata dlm diri kita terdapat lebih dari 1 ‘suara’ yg berbicara.

Contoh sederhana yg sering kita alami yaitu ketika kita berniat utk membeli sesuatu, ada ‘suara’ yg berkata beli saja, tapi ada ‘suara’ lain yg berkata jangan beli, tunggu dulu. Hal ini tentu menimbulkan sedikit pertentangan dlm diri kita: beli atau tidak? Pikiran & suara hati nurani dimiliki oleh setiap hati manusia, tapi karena benih dosa ada dlm kedagingan kita, seringkali benih dosa ini berusaha utk mempengaruhi pikiran kita, sehingga kalau diteruskan, ini akan menghasilkan pikiran utk berbuat dosa yg kemudian lahirlah satu perbuatan dosa pd akhirnya. Firman Tuhan itu sanggup memisahkan antara roh dengan jiwa, roh yang sifatnya penurut lebih mudah utk menerima firman Tuhan drpd jiwa yang memiliki ‘pikirannya’ sendiri. Jgn heran jika banyak muncul pemikiran sesat, apa yang dikategorikan sbg sebuah dosa oleh firman Tuhan, tetapi dianggap sesuatu yg normal oleh pikiran yg ada dlm jiwa manusia.

Firman Tuhan atau pikiran kita sendiri yang akan kita ikuti? Ini sebanding dgn apa yang ditanyakan dlm sebuah ayat: lebih taat pada manusia atau Tuhan? Tiap org berbeda dlm menempatkan posisi firman Tuhan di dalam hidupnya, ada orang yg menganggap firman Tuhan itu sudah kuno, tdk sesuai dg zaman sekarang, tdk usah dipraktekkan, ada orang yg menganggap firman Tuhan itu pelengkap saja, sudah ada nilai moral, etika, dsbnya, yg dihasilkan oleh budaya dan peradaban, jadi bgmna dgn org Kristen? Firman Tuhan hrs jd pedoman hidup, karena firman Tuhan itu murni, kudus, lebih tajam utk membedakan antara apa yg baik dan jahat, antara yg dosa dgn yg bukan dosa. Firman Tuhan haruslah menguasai jalan pikiran kita. Jgn justru dgn sengaja mencari ayat untuk membenarkan jalan pikiran kita yg mengarah pd jalan yang ‘tdk lurus’, yg bertentangan dgn nilai hidup sesuai standart Tuhan.

Sejauh mana ketaatan kita pd firman Tuhan dlm keseharian kita? Usahakan utk taat dgn penuh tanpa kompromi, maka hidup kita ini akan punya nilai hidup yg berharga.
Posted in Renungan | Comments Off on Suara Hati dan Firman

Tuhan Yang Membuat

DI 06082024

Amsal 20:12 ILT3
Telinga yang dapat mendengar dan mata yang dapat melihat YAHWEH telah membuatnya, bahkan keduanya.

Tidak mudah memahami ayat ini walaupun dengan mudah kita pahami dgn logika yang semua org miliki: memang kita ini ciptaan Tuhan, termasuk seluruh anggota tubuh.

Lalu apa yg mau penulis Amsal sampaikan melalui tulisan ini? Dilihat dari bbrpa sudut pandang, misalnya ayat ini bertujuan untuk mengingatkan kita bahwa mata dan telinga harus kita gunakan dengan bijak, pelihara apa yg Tuhan beri utk kita yaitu mata dan jg telinga yg berfungsi secara normal. Ketika kita melihat dr sudut pandang lain, pikiran yg muncul adalah bhw Tuhan sanggup utk membuat mata yg buta menjadi melihat dan telinga yg tuli bs mendengar kembali. Tidak ada yg mustahil bagi Tuhan. Tetapi ada satu kata hubung yang sangat penting yaitu ‘dan’ yg menghubungkan antara 2 kalimat yaitu telinga yg bisa mendengar, lalu mata yg bisa melihat. Jadi ada 2 hal yg dibahas: telinga & mata. Tetapi ada kata tambahan yg menarik perhatian yaitu ‘keduanya’, ini berarti semua dari 2 hal tadi, disatukan, dibahas sekaligus dan diberi keterangan bhw keduanya yang berfungsi dg normal itu, dibuat oleh Tuhan .

Jadi Tuhan bisa melakukan 2 hal sekaligus, karena kata ‘keduanya’ tadi, kondisinya itu spt ini: bila ada seseorg yg buta sekaligus jg dia tuli, Tuhan sanggup menyembuhkan dua kecacatan fisik itu. Bukan hanya telinganya atau matanya saja yg bs disembuhkan, tapi keduanya sekaligus bs pulih. Di sini kita bs menyadari bhw Tuhan punya kuasa yg tidak terbatas, apapun kondisi sulit yang sedang dihadapi, Tuhan sanggup utk menolong kita sampai tuntas, bukan hanya satu masalah, tapi semua masalah yg sedang terjadi, bisa sekaligus diselesaikan oleh Tuhan di waktu yg bersamaan. Tuhan yg menciptakan kita, dan Yesus pernah ada dlm rupa manusia yg merasakan apa yg semua manusia rasakan, dia bisa menolong kita: “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.” (Ibrani 4:15).

Apakah kita sedang mengalami masalah yg bertubi-tubi datang menghampiri hidup kita dan kita merasa lemah? Ingatlah bhw Tuhan sanggup menyelesaikannya sekaligus dlm 1 waktu secara bersamaan.
Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Yang Membuat

Didapati Setia

DI 04082024

1 Korintus 4:2 ILT3
Dan apa yang selebihnya dibutuhkan dari para penatalayan, ialah bahwa seseorang boleh didapati setia.

Orang yg melayani Tuhan biasanya terlihat sbg org yg memiliki kemampuan khusus yg diperlukan oleh pihak gereja guna menjamin penatalayanan bs berjalan dgn baik.

Rasul Paulus menegaskan bhw hal yg harus didapati oleh org-org yg melayani ialah org ini setia, bukan hanya setia dlm melakukan tugas pelayanannya, tetapi jg setia di dalam segala hal dlm kehidupan sehari-hari. Sifat setia memang sesuatu yg ‘mahal’ dan bisa kita lihat dari ayat ini: Banyak orang akan memberitahukan kebaikannya sendiri, tetapi org yg setia siapakah dpt menemukannya? (Amsal 20:6 ILT3) Di ayat ini sifat setia yang dimiliki seseorg dibandingkan dgn org yang sering ‘pamer’ ttg kebaikannya sendiri, bisa kita pakai kata ‘penjilat’, org yang berusaha utk mempromosikan dirinya supaya dapat penilaian positif dr org lain, walau terkadang sampai hrs menjatuhkan org lain. Orang yg setia sadar bahwa dia hanya melaksanakan tugas yg dipercayakan kepadanya, diberikan pujian atau tdk, itu bukan sesuatu yg harus dipermasalahkan, yg penting baginya ialah tanggung jawabnya telah terbukti.

Bgmna dgn kesetiaan yg kita miliki? Orang yg setia biasanya punya jiwa melayani yang tinggi sekalipun kedudukan atau statusnya di lingkungannya tergolong mulia. Sifat ini hrs terlihat nyata dahulu dlm keluarganya, apakah setia dgn pasangan? Apakah setia memelihara keluarganya? Org yg setia pasti tdk munafik, antara mulut dan hati hrs sama dan saling menkonfirmasi, tdk ada sesuatu kepalsuan dlm dirinya. Dia haruslah org yg ‘tahan banting’, tdk mudah goyah digoda dg apapun jg, melewati apapun situasi yang bs terjd, tetap menunjukkan kesetiannya. Yang paling utama adalah apakah dia orang yang setia pd Tuhan? Setia berarti punya iman yg teguh, tdk berpikir utk meninggalkan Tuhan karena beratnya tekanan hidup. Orang setia pasti memiliki kasih yang besar dan murni, rela berkorban dan lebih mengutamakan yg lebih penting, artinya tahu menempatkan apa yg hrs dijadikan prioritas.

Kesetiaan akan teruji oleh waktu, bkn hanya setahun dua tahun, bahkan hrs teruji hingga akhir hayat hidup, setia sampai mati seperti yg Kristus lakukan.
Posted in Renungan | Comments Off on Didapati Setia

Harus Jelas Sebutannya

DI 03082024

Kisah Para Rasul 3:13
Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya, yaitu Yesus yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus, walaupun Pilatus berpendapat, bahwa Ia harus dilepaskan.

Kita hrs memahami mengapa Tuhan secara berulang-ulang menyebut 3 nama yg selalu berkaitan dgn sebutan untuk Dia yaitu nama Abraham, Ishak, dan Yakub.

Kita tahu dlm sejarah keturunan Abraham, ada keturunan yg kita kenal dengan Ismael yg dilahirkan dr Hagar, hamba Sara, namun Ismael bukanlah keturunan yang dijanjikan oleh Tuhan, anak laki-laki yg lahir dr rahim Sara lah yg dimaksud Tuhan sbg anak yang dijanjikan Tuhan, Dia membuka rahim Sara di masa tuanya dan membuat Sara hamil & melahirkan anak laki-laki yaitu Ishak. Anak yg lahir dr rahim ‘nyonya’, bukan dari rahim ‘budak’, walaupun Ismael tetap diberkati, tp Tuhan memisahkan dia dan ibunya dr Sara dan Abraham. Jadi kenapa Tuhan dengan tegas memberi dirinya sebutan sbg Allah Abraham, Ishak dan Yakub? Supaya semua org memahami bhw Tuhan berkarya secara nyata lewat org-org pilihannya. Kita tahu di zaman ini ada sebuah kepercayaan yg dgn memaksa ingin mengacaukan sejarah dgn mengaitkan Tuhan dgn Ismael, menolak utk mengakui bhw Tuhan dikaitkan dgn Ishak.

Sejarah itu penting, karena itulah para bapa gereja memasukkan PL dlm kanon Alkitab, sehingga Kitab Suci orang Kristen berisi 2 jenis kitab: kitab sejarah + kitab para nabi dan Injil + surat-surat para rasul utk jemaat yg kita kenal sbg PB. Baik PL dan PB, kedua jenis kitab ini saling berkaitan dan kita bisa belajar bagaimana Tuhan berkarya sejak dr masa penciptaan dunia ini hingga akhir dari akhir zaman hingga kekekalan nanti. Ingat bhw Yesus lahir dr garis keturunan 3 orang ini yaitu Abraham, Ishak dan Yakub, Yesus dalam rupa manusia dilahirkan sbg seorang Yahudi, bukan dari daerah atau bangsa lain, sehingga tidak patut disamakan tokoh dari kepercayaan lain dgn Yesus Kristus. Yesus yang kita sembah pernah mati dan bangkit, lalu naik ke surga dan akan datang kembali utk menghakimi, kalau ada tokoh lain yang punya cerita mirip dgn Yesus, jgn kita akui tetapi biarkanlah mereka tetap yakin dg yg mereka yakini sendiri.

Belajar sejarah itu penting walaupun sulit utk memahaminya, jgn disesatkan dengan ajaran lain yang berusaha menyimpangkan iman kita dari kebenaran sejati.

Posted in Renungan | Comments Off on Harus Jelas Sebutannya

Jangan Kubur Harapanmu

DI 02082024

Kisah Para Rasul 3:6-7
Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”
Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.

Apa yg bs kita berikan pd org yg dlm situasi yg kurang baik? Apa yg paling diinginkan dr seorg lumpuh tentu bukanlah uang, tp satu kesembuhan yg membuatnya kembali bisa berjalan.

Bertemu dgn org yg tepat, inilah satu hal yg sangat ‘beruntung’ ketika seseorg di dalam kondisi yg tdk baik. Org lumpuh ini bertemu dgn rasul Petrus dan Yohanes, scra materi mereka tdk kaya, tetapi apa yg dibutuhkan oleh orang lumpuh ini ada dlm diri mereka, kuasa utk menyembuhkan. Di hari itu, tidak pernah terpikir bhw dirinya akan bebas dari kelumpuhannya, dia hanya berharap banyak org yg memberi sedekah, cukup utk makan dan minum, mgkin sedikit uang utk membeli pakaian baru, tetapi kemurahan Tuhan ada atas dirinya, hari itu dia disembuhkan oleh kuasa Tuhan melalui rasul Petrus, dia akan mulai merubah kebiasaan setiap hari, dulu selalu ada dekat pintu masuk Bait Suci, tapi sekarang dia bs beraktivitas secara normal, mgkin bs mulai mencari pekerjaan, tdk lagi dipandang hina dan dijauhi org banyak, dan itu terjadi saat dia bertemu org yg tepat dan mendapat belas kasihan Tuhan.

Buruknya situasi yg dihadapi, membuat kita bisa hilang pengharapan, apakah bs dengan baik menyelesaikan masalah yg ada? Bisakah jalan buntu ini dibuat menjd jalan terbuka? Apakah yg sdh hancur ini bs dipulihkan? Yg mungkin kita pikirkan bukan lagi pemulihan, tetapi bgmna mendapatkan banyak kasihan dr org lain, mengharapkan yg ‘kecil & sedikit’ dan tdk berani ‘bermimpi’ utk dipulihkan. Ini yg terjd pada org lumpuh, sudah tdk berpikir utk dapat sembuh, tp bgmna mendapatkan bnyk sedekah setiap harinya. Apakah sudah kehilangan pengharapan? Tuhan tahu yang paling kita butuhkan sekalipun kita sdh tdk berharap lagi utk mengalaminya. Sekalipun kita sdh melupakan, Dia tdk lupa, pada saat yang tepat, Dia akan melakukannya utk kita lewat org yg Dia utus, org yang Dia berikan kemampuan utk menyelesaikan masalah yg kita hadapi. Dia Bapa yang baik, memberi yg anak-anak-Nya butuhkan utk hidup yg lebih baik.

Apakah kita mulai ‘mengubur’ pengharapan yg sekian lama tinggal dlm pikiran dan hati kita? Tuhan tdk melupakannya, di saat yang tepat, Dia menolong dan membebaskan kita dr situasi buruk yg kita hadapi.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Kubur Harapanmu