Berubah Pikiran

DI 27062024

Roma 1:28, 32 ILT3
Dan sebagaimana mereka tidak setuju untuk menerima Elohim dengan pengetahuan mereka, maka Elohim telah menyerahkan mereka kepada pikiran yang tercela untuk melakukan perkara-perkara yang tidak sepatutnya,
yang walaupun telah mengetahui sepenuhnya peraturan Elohim, bahwa mereka yang melakukan hal-hal seperti itu layak mati, mereka bukan saja melakukannya, tetapi juga setuju dengan orang-orang yang melakukan.

Menerima Tuhan dgn pikiran, sesuatu yang ternyata menjd dasar bagi seseorg utk hidup mengikuti kebenaran firman Tuhan atau ikut dgn kehidupan yg duniawi sifatnya.

Dlm batas tertentu, peraturan yg ada berlaku di dunia ini sama isinya dgn kebenaran yang bersumber dr firman Tuhan, misalnya semua orang wajib hormat pd orangtuanya, berbuat baik itu sesuatu yg terpuji, namun ada bbrpa hal kemudian yg justru tdk sejalan, misalnya kebiasaan mabuk bagi sebagian kalangan & budaya adalah sesuatu yg wajar, tetapi dlm firman Tuhan jelas diatur supaya jgn mabuk oleh karena alasan apapun, dan masih bnyk hal lainnya yg bs menjd contoh. Menerima Tuhan dgn pikiran, berarti memahami Tuhan sbg Pelindung kehidupan bagi manusia, apa yang Dia perintahkan utk jgn dilakukan, pasti ada alasan yg masuk akal bagi manusia. Ini bs dijelaskan secara ilmu kesehatan, semua yg diharamkan utk dimakan yg diatur dalam Taurat misalnya, ternyata itu bisa membuat org sakit dan memperpendek umur. Jikalau kita mau mendalami alasan mengapa yang dilarang Tuhan itu baik manfaatnya, banyak kebenaran yg bs kita dapatkan di dalamnya.

Jika tidak mau menerima Tuhan dgn pikiran, maka hidup kita akan hancur perlahan-lahan seiring berjalannya waktu. Berani melakukan yg Tuhan larang, itu suatu pemberontakan di mata Tuhan, itu adalah tindakan dosa. Akal pikirannya bukan lagi dikuasai firman Tuhan tetapi oleh kedagingannya yg semakin kuat dan menguasai hidupnya. Melihat orang lain hidup seenaknya dan melakukan yang jahat dan buruk, justru berpikir bhw itu bukan satu dosa, tetapi sesuatu yg normal dilakukan, itu suatu ‘budaya’ baru, setuju dgn perbuatan yg jahat dan buruk, pertanda pikiran sudah tdk lagi dikuasai oleh firman Tuhan, mulai punya aturan hidup sendiri dan berpikir tidak perlu Tuhan dlm hidupnya. Menerima Tuhan bkn hanya soal menerima keselamatan, tapi juga menerima aturan yg Dia tetapkan, tidak bisa keduanya dipisahkan, mau selamat ke surga tp hidup semaunya sendiri, sayangnya masih ada sebagian org yg berpikir demikian.

Menerima Tuhan dgn pikiran, berarti terima semua yg Tuhan berikan, termasuk firman & aturan yg Dia buat, percayalah bhw apa yang Dia atur, dampaknya baik bagi hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Berubah Pikiran

Perbuatan Lebih Bernilai

DI 26062024

Amsal 21:3
Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN dari pada korban.

Baik mempersembahkan korban pd Tuhan maupun berlalu adil dan benar, keduanya itu bernilai di hadapan Tuhan, keduanya bagian dari seluruh perintah Tuhan, namun nilainya ada levelnya.

Jadi jgn salah berpikir, kalau melakukan hal yg benar dan adil berarti tdk perlu memberi persembahan korban lagi, tapi keduanya itu perlu dilakukan karena keduanya itu perintah Tuhan. Tentu ini konteksnya pd zaman dulu yg masih memberikan persembahan korban pd Tuhan. Di zaman sekarang mungkin bisa kita perbandingkan antara memberi kolekte atau persembahan jutaan rupiah dibanding dgn taat melakukan perintah Tuhan dalam hal melakukan yg benar dan yg adil. Sekali lagi jgn sesat pikir, melakukan salah satu dr keduanya sudah cukup, bukan itu! Keduanya perlu dilakukan namun nilainya berbeda di pandangan Tuhan. Harta itu benda mati, tapi manusia itu makhluk hidup, bagaimana kita memperlakukan sesama manusia dgn adil & benar, itu lebih bernilai di mata Tuhan drpd memberi kolekte dlm jumlah besar, ingatlah bhw apapun keadaan sesama manusia kita, mereka adalah ciptaan Tuhan yg harus juga dihargai dan diperlakukan scra manusiawi.

Perbedaan perlakuan ini pernah disinggung oleh rasul Yakobus: “Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. Dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya: “Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini!”, sedang kepada orang yang miskin itu kamu berkata: “Berdirilah di sana!” atau: “Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!”, bukankah kamu telah membuat pembedaan di dalam hatimu dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat? (Yakobus 2:1,3-4). Perlakuan terhadap org lain ternyata dikaitkan dgn identitas kira sbg org beriman pd Kristus, perlakukanlah setiap org dgn sepantasnya, jgn berdasarkan kasta atau status sosialnya, ingatlah bhw ciri org Kristen adalah pengikut Kristus yg penuh dg kasih.

Lakukanlah kebenaran dan keadilan, itu yang lebih bernilai di hadapan Tuhan drpd materi harta yg kita persembahkan pd Tuhan, ingat bhw perlakukanlah sesama dgn kasih.

Posted in Renungan | Comments Off on Perbuatan Lebih Bernilai

Menemukan Isi Hati

DI 25062024

Amsal 20:5 ILT3
Rancangan di dalam hati manusia bagaikan air yang dalam, tetapi orang yang berpengertian akan menimbanya.

Siapa yg bisa mengetahui apa yg sedang org lain pikirkan dan rencanakan dalam hatinya? Jawaban kita pasti: hanya Tuhan yang tahu, dan itu memang benar.

Dlm amsal ini, meskipun kita tdk mengetahui isi hati org lain, tp kita bs mengetahuinya dg sedikit demi sedikit, spt menimba air sumur yg dalam. Asalkan kita punya pengertian yg cukup maka kita bs perlahan-lahan tahu ttg apa yg org lain sedang rencanakan di dalam hatinya. Punya pengertian bkn sekedar bisa tahan berlama-lama dlm berbincang, tetapi bs mengolah data yg kita dapatkan dr hasil perbincangan itu, yg jika dikumpulkan bisa menggambarkan sedikit ttg apa yg ada dlm hati org itu. Dlm hal ini kita perlu punya bnyk pengetahuan ttg berbagai hal, sehingga kita dinilai sbg org yg bicaranya bisa ‘nyambung’, membuat lawan bicara kita tertarik utk mau berdiskusi dan sedikit membongkar rahasia yg sebenarnya dia ingin simpan. Itulah knpa ada pemahaman bhw semakin lama durasi perbincangan, makin banyak isi pikiran dan hati seseorg yg terungkap. Interogasi polisi saja kadang butuh waktu berjam-jam, spya bs didapati keterangan yg diinginkan.

Jadi kalau kita menganggap ada sebuah hal yg ingin kita rahasiakan dulu, hindari durasi perbincangan yg cukup panjang, tanpa kita sadari justru kitalah yg membongkar rahasia kita sendiri, dan kita tdk bs menyalahkan org lain karena hal itu. Bicara seperlunya, mulai biasakan pikir dulu sebelum bicara, menjadi satu hal yg ‘mengerem’ mulut kita supaya bs jangan jadi mulut yg ‘bocor’. Bukan hanya di dlm hal rahasia pribadi kita, bahkan apa yg seharusnya kita jaga kepercayaan dr orang yg telah menceritakan rahasianya pada kita, ini hrs jadi ingatan yang menahan mulut kita, karena kita hrs menjaga kepercayaan orang lain. Ungkapkan isi hati pd org yg terpercaya kualitas bicaranya, yg tidak bocor mulut dan bijak dlm berkata-kata. Banyak hubungan yg rusak karena bocor mulut, karenanya jadilah org yg punya pengendalian diri yg cukup dan tdk suka bergosip sembarangan, membahas itu boleh, tp jgn merusak nama baik seseorg.

Milikilah pengertian yg dalam, bijak pikiran & bs menjaga rahasia org lain, jagalah kualitas hubungan dgn menghormati privacy seseorg dan janganlah menyebarkan rahasia org lain.

Posted in Renungan | Comments Off on Menemukan Isi Hati

Karena Tidak Mau Bertobat

DI 24062024

1 Samuel 25:37-38
Tetapi pada waktu pagi, ketika sudah hilang mabuk Nabal itu, diceriterakanlah kepadanya oleh isterinya segala perkara itu. Lalu terhentilah jantungnya dalam dada dan ia membatu.
Dan kira-kira sepuluh hari sesudah itu TUHAN memukul Nabal, sehingga ia mati.

10 hari sakit tp akhirnya Tuhan sendiri yang memukul Nabal dan akibatnya Nabal tewas mengenaskan, mati secara tdk damai, dalam situasi yg seharusnya dia bs nyaman.

Sikap kita terhadap seseorg yg meminta kita utk sesuatu yg sebenarnya sederhana tetapi kita tolak dgn arogan dan menghinanya, ini akan menjd sebuah masalah besar nantinya kalau ternyata Tuhan ada di pihak orang itu, apa yg kita lakukan terhadapnya, itu sesuatu yg diperhitungkan oleh Tuhan langsung spt kita sengaja ‘menyulitkan’ Tuhan. Utk sedikit memahami kisah ini, maka kita harus ingat pd suatu perkataan Yesus sendiri bhw Dia ada di pihak org-org yg terlihat hina di mata umum dan apa yg org lain lakukan terhadap mereka yg hina itu, dianggap Tuhan sebagai perlakuan langsung terhadap Tuhan sendiri (Matius 25:35-36). Jadi kita perlu waspada ketika berhadapan dgn situasi di mana ada org-org ‘rendah’ yg sebenarnya bs kita beri pertolongan, namun kita merasa mereka itu sangat hina shga tdk patut utk ditolong dan menerima kebaikan kita. Jgn sombong dan arogan, tolonglah jika kita bs melakukannya.

Jgn melakukan suatu kebaikan didasari oleh untung ruginya, sekalipun org yg kita tolong tdk bs membalas kebaikan kita, Tuhan yang akan membalasnya utk kita: Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu (Amsal 19:17). Satu ajaran yg Tuhan berikan pd saya adalah kalimat ini: “segera lupakan bahwa kita pernah berbuat baik pd seseorg, tetapi selalu ingat apa yang org lain pernah berikan kebaikan pada kita.” Intinya adalah jgn perhitungan wkt berbuat baik, tetapi jadilah orang yg tahu balas budi. Kita selalu diingatkan ttg hukum ‘tabur tuai’, kita akan terima balasan bukan hanya kalau kita berbuat baik, tp juga ketika kita menolak utk berbuat baik padahal kita mampu untuk melakukannya. Peristiwa kematian Nabal ini biarlah menjd satu peringatan bagi kita, jgn jadi arogan ketika kita kaya, berkuasa, dan banyak mengalami kenaikan Tuhan, berbagi dan bantulah org lain selagi kita bisa.

Hidup ini hanya sementara di dunia, taburlah banyak kebaikan jika ada kesempatan yang Tuhan bukakan utk itu, jgn merasa berjasa & berhak menindas org yg ‘rendah’.

Posted in Renungan | Comments Off on Karena Tidak Mau Bertobat

Tuhan Datang Segera

DI 22062024

Wahyu 22:20
Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

Waktu Tuhan dengan waktu manusia, sama atau berbeda? Tuhan itu kekal, kekal itu tdk bs diukur dengan satuan waktu, jadi apa yg dimaksud dgn kata ‘segera’?

Kalau ada pemahaman bhw 1 hari Tuhan itu = 1000 tahun manusia, agaknya perlu untuk dipertanyakan, karena dimensi roh berbeda dgn dimensi manusia, waktu dlm dunia yang dihidupi manusia terpengaruh oleh hitungan waktu matahari terbit dan terbenam, bulan terbit dan terbenam, sedangkan apa ukuran yg mau diukurkan pd surga di mana Tuhan ada? Perputaran matahari dan bulan? Tentu hal ini sangat menggelikan karena matahari dan bulan diciptakan setelah bumi ada, lalu surga itu sudah ada jauh sebelum bumi ada, jadi apa yg bisa dipersamakan? Utk kita bs memahami hal ini maka sulit utk memakai ilmu pengetahuan fisika atau matematika, jadi pengertian kata ‘segera’ dlm ayat ini bisa kita pahami sebagai sebuah dimensi waktu surga, bukan dimensi waktu bumi yg sedang kita hidupi sekarang ini, maka ukuran yg kita gunakan hrs berbeda dr sebelumnya seperti yg banyak dipakai org.

Perhatikan ayat ini:

2 Petrus 3:8
Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

Di hadapan Tuhan, 1 hari sama spt 1000 thn dan 1000 thn sama spt 1 hari, sama seperti itu beda dengan sama dengan (=), makna yg bisa kita pahami dr ayat ini adalah bagi kita sesuatu yg lama (1000 thn), itu bagi Tuhan spt baru sebentar saja (1 hari), sedangkan bagi manusia sesuatu yg sebentar, bs jadi lama di pandangan Tuhan. Contohnya ialah butuh wkt lama bagi kita utk mengalami yg disebut proses pembentukan dr Tuhan, tapi bagi Tuhan itu waktu yg singkat. Yg menurut kita hanya perlu waktu singkat, tapi ternyata menurut pandangan Tuhan, itu butuh waktu yg lama bagi kita. Tuhan datang segera, itu berarti bisa waktu yg sangat lama terjadinya jika mengikuti waktu manusia, jgn heran jika hampir 2 abad sejak perkataan itu ada, Dia jg belum menggenapi kedatangan-Nya.

Setialah menanti kedatangan Tuhan, entah masih lama atau sebentar lagi menurut wkt manusia, hiduplah kudus di hadapan Tuhan dan taat melakukan perintah-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Datang Segera

Punya Hak

DI 21062024

Wahyu 22:14 ILT3
Berbahagialah mereka yang melakukan perintah-perintah-Nya, sehingga otoritas mereka akan ada atas pohon kehidupan, dan mereka boleh masuk ke dalam kota itu melalui pintu gerbang.

Melakukan perintah Tuhan ternyata punya dampak terhadap kekekalan kita, dalam ayat ini dikatakan bhw kita akan punya otoritas atas pohon kehidupan dan masuk ke dalam Yerusalem baru.

Semua ketaatan dan pembangkangan kita terhadap perintah Tuhan itu diperhitungkan dan pasti mendapatkan upah-Nya, selain dr akibat kita taat atau tidak, masa depan kita ditentukan oleh taat atau tidaknya terhadap perintah dan firman Tuhan. Dlm Ulangan 28 jelas ditentukan bagi setiap umat Tuhan utk memilih taat maka akan diberkati, tidak taat maka akan mengalami berbagai jenis kutuk spt yg disebutkan dlm pasal itu. Untuk taat memang butuh perjuangan karena kadang perintah Tuhan itu di luar logika kita, kadang bertentangan dgn harapan dan keinginan, di saat tertentu kita dihadapkan pilihan untuk taat berarti bs kehilangan banyak hal bahkan nyawa kita, namun memilih utk taat adalah 1 pilihan yg tepat, meskipun kita mungkin bisa kehilangan banyak hal di dunia, tapi mendpt banyak di kelelahan bersama Tuhan nanti.

Hidup bukan hanya di dunia ini saja, lahir & mati, itu otoritas penuh Tuhan atas hidup yg setiap org miliki, antara kelahiran & kematian inilah yg menentukan kekekalan kita, masuk surga atau neraka, hidup senang selamanya atau menderita siksaan kekal selamanya. Di dunia inilah apa yg kita lakukan menentukan kekekalan kita, jgn kita bermain-main dalam menentukan arah hidup kita. Pilihlah untuk hidup mentaati perintah Tuhan, lakukanlah apa yg Dia perbolehkan, jgn melakukan apa yg Dia larang bagi kita, jgn berani melawan Tuhan karena Dia sanggup melakukan apa saja yang dapat membuat hidup menderita dan memaksa kita utk kembali mentaati Dia. Kisah Yunus bs menjd contoh nyata bgmna Tuhan memaksa seseorg utk taat perintah yang Dia berikan. Tuhan memaksa kerajaan Niniwe utk bertobat dgn mengancam akan menghancurkan kerajaan itu. Dia memaksa justru utk kebaikan pihak yg Dia paksa.

Jgn tunggu dipaksa Tuhan baru mau taat & percaya bhw Dia berkuasa atas hidup kita, kalau kita mentaati perintah-Nya, kita akan diberi otoritas sesuai yg Dia siapkan.

Posted in Renungan | Comments Off on Punya Hak

Pilih Mau Hidup Bagaimana

DI 20062024

Wahyu 22:11-12
Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!” 
“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.

Seringkali kita mendengar ungkapan: Hidup ini pilihan, banyak moment di mana kita hrs memilih dgn tepat, salah satunya bagaimana kita akan menjalani hidup ini.

Tujuan hidup beda dgn cita-cita, dlm sudut pandang rohani, cita-cita hanyalah keinginan pribadi tiap manusia, tetapi tujuan hidupnya adalah kehendak Tuhan krna kita diciptakan utk satu tujuan ilahi yg mulia. Dlm ayat yang kita renungkan, Tuhan akan datang kembali utk memberi upah pd tiap org sesuai dengan perbuatan-Nya, jadi ini ttg bgmna tiap orang memilih cara hidupnya, bgmna menjalaninya  dan perbuatan apa yg dilakukannya. Semua hal ini akan dimulai pada saat seseorg mulai berani utk menentukan sendiri semua yang berkaitan dgn masa depannya. Anak kecil yg biasanya jadwal kegiatannya masih diatur oleh orangtuanya, ketika menginjak remaja, dia mulai sadar bahwa dia punya hak untuk mengatur sebagian jadwal kegiatannya. Di saat menginjak dewasa, mulai secara penuh mengatur jadwal kegiatannya sendiri seiring dgn pencarian jati dirinya dan keleluasaan yg diberikan oleh orangtuanya karena sudah dianggap dewasa, bertanggung jawab atas hidupnya.

Mau jd org yg duniawi atau yg rohani, menjd satu pilihan yg Tuhan pandang sbg penilaian ttg baik buruknya hidup seseorang nantinya. Mau jadi pendosa, penjahat, hidup fasik atau mau menjd org benar yg hidup kudus, harus dipilih. Kalau ada yg berpikir bhw wkt muda ya nakal-nakal kan tidak apa-apa, sudah tua baru deh hidup benar, itu mempermainkan Tuhan, karena tdk ada hidup ‘abu-abu’ atau hidup ‘samar-samar’, mau hidup dlm gelap dosa atau terang kebenaran, mau hidup dlm dosa atau hidup benar di hadapan Tuhan. Di dlm ayat ini tegas sekali bagi Tuhan tdk ada hidup yang separuh duniawi separuh rohani, karena org spt ini hanya akan dipersamakan dgn org berdosa, karena berani menentang Tuhan dan melakukan apa yg dilanggar oleh Tuhan. Jadi pilihlah ke arah mana hidup kita akan berjalan: ke arah hidup kekal atau arah kebinasaan, bertobatlah dan kembali hidup benar di hadapan Tuhan.

Tuhan siap memberikan kita upah sesuai dg perbuatan yg kita lakukan, jgn salah memilih jalan dan cara hidup yg ingin kita terapkan, pilihlah cara hidup yg menuju kekekalan.

Posted in Renungan | Comments Off on Pilih Mau Hidup Bagaimana

Jenis Apa Komunitasmu?

DI 19062024

Mazmur 1:5
Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar;

Perkumpulan apa yg sering kita ikuti? Kalau dlm bahasa rohaninya adalah komunitas yg spt apa kita ada di dalamnya? Hal ini dapat menunjukkan spt apa kepribadian kita?

Org berdosa tdk tahan ketika ada dlm suatu komunitas org benar, yg dibicarakan tentang kejujuran, berbuat baik, dan yg pasti tentang bgmna cara hidup benar di hadapan Tuhan. Org berdosa lebih suka hidup dgn kebenaran versi dirinya sendiri, yg Tuhan larang justru sengaja dia langgar, yg sebenarnya itu dosa, dia legalkan menjd bukan dosa. Lalu bgmna dgn kita, sedang ada dlm komunitas yg spt apa? Di mana kita sering hadir? Topik apa yg sering kita bahas? Dgn org berkarakter apa yg sering bersama kita? Itu semua bs menjd cermin bagi diri kita, kalau tdk ‘sejenis’, sulit utk selalu bersama dan bergaul erat. Penulis mazmur tentu menuliskan ini bukan sekedar mencomot kata-kata bijak, tp pasti itu ialah sebuah hasil pengamatan yg dalam sekian waktu lamanya, kesimpulan yg dia dapatkan dituliskan dalam mazmur ini, dia mengamati bgmna org fasik dan org berdosa itu hidup.

Ini spt kita seorg diri berada di perkumpulan yg kita hanya sendirian saja yg berbeda, kita mgkin berasal dr suku A, yg lain kebanyakan dr suku B, atau kita berada di satu kelompok yg level ekonominya berbeda jauh dgn kita, rasanya kita tdk nyaman dan sendirian. Pilih dan masuklah dlm sebuah komunitas yang baik, org-orgnya juga baik, yg takut pd Tuhan dan peraturan-Nya. Jauhi komunitas yg bisa merusak karakter baik yg ada pd kita karena dlm sebuah komunitas, kita yg akan ‘tertular’ nilai-nilai yg ada di dalamnya atau kita yang memberi dampak untuk komunitas itu. Pasti tdk ada komunitas yg sempurna, org-org yg ada di dalamnya jg beragam, tapi mayoritas org jenis apa yg ada di dalamnya, ini menjadi suatu pertimbangan penting utk kita memilih mau menjd bagian di dalamnya atau tdk. Yg terpenting adalah apakah kita menjadi orang yg kualitasnya lebih baik nantinya atau tidak, pertimbangkan hal ini.

Pengaruh dari luar diri kita bs kita saring dgn kesadaran penuh kita, karenanya jgn masuk dlm komunitas yg buruk, yang membuat kita malah menurunkan kualitas karakter kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Jenis Apa Komunitasmu?

Supaya Percaya

DI 15062024

Yohanes 20:30-31
Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini,
tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.

Mengalami mujizat belum tentu langsung bs percaya pd Tuhan, tetapi tujuan Tuhan ketika Dia melakukan mujizat adalah supaya orang yg melihat atau mengetahuinya bs memiliki iman dan diselamatkan.

Rasul Yohanes mencatat apa yang dia lihat dan itu menjadi kitab Injil Yohanes, tujuan yg dia inginkan adalah supaya oleh iman, orang yg membacanya memperoleh hidup dalam nama Tuhan. Ini sebuah hal yg menarik, spt seorg yg berusaha memberikan kesaksian yg akurat dgn mencatat semua yg dia lihat supaya org yg menyimak kesaksiannya jadi percaya dan diselamatkan. Ada bbrpa kisah dlm Injil Yohanes yg tdk terdapat di 3 kitab Injil lainnya, ini menjd suatu keistimewaan tersendiri, melengkapi ke-3 Injil lainnya dan membuat kita banyak mendapat informasi ttg pribadi Tuhan Yesus ketika Dia menjadi manusia. Apa yg kita dapatkan setelah dgn teratur membaca keseluruhan Injil Yohanes ini adalah bhw iman kita semakin dikuatkan dan semakin yakin bhw keselamatan kekal hanya ada di dalam nama Yesus, beriman bhw Yesuslah Mesias, Juruselamat manusia yg menebus dosa-dosa manusia.

Masih banyak tanda yg Yesus lakukan tetapi blm tercatat oleh rasul Yohanes, hal ini bisa menunjukkan bhw Tuhan Yesus peduli dgn hidup manusia, menyembuhkan yang sakit, mengusir roh-roh jahat, membangkitkan org mati dan semua pengajaran yg Dia ajarkan supaya setiap org yang mengalami dan yang beriman pada-Nya diselamatkan. Jemaat yg bertobat dan menyerahkan diri dibaptis dpt kita lihat pd saat Roh Kudus turun atas para rasul sehingga mereka berkhotbah dengan penuh kuasa, lebih dr 3000 org bertobat dan dibaptis. Antara melihat tanda mujizat yang Yesus kerjakan dgn penilaian jiwa yg besar memang membutuhkan waktu, dan ini harus terus menerus dilakukan, penginjilan jangan pernah terhenti oleh alasan apapun, harus terus dilakukan karena masih banyak orang yg membutuhkan keselamatan dlm hidupnya dan perlu dijangkau melalui kebenaran yang bersumber dr firman Tuhan.

Menyimak kehidupan Yesus selama di dunia ini merupakan suatu kehormatan bagi kita, kita semua ditunjukkan bagaimana hidup di tengah dunia yg penuh dosa ini tetapi tetap kudus di hadapan Tuhan.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Supaya Percaya

Berlindung Pada Tuhan

DI 14062024

Mazmur 5:11
Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu.

Perlindungan adalah salah satu kebutuhan yg diperlukan semua org, apalagi saat dalam menghadapi masalah, berlindung biasanya pada pihak yg lebih besar dan kuat.

Daud menulis mazmur ini pasti setelah dia sendiri mengalaminya, kita jg pasti tahu ttg kisah hidup Daud, sebelum dan sesudah dia menjd raja atas Israel, mengalami ancaman dan nyaris merenggut nyawanya. Sebelum jadi raja, dia dikejar oleh raja Saul dan lawan dari pihak musuh Israel, setelah jadi raja, dia hendak dikudeta oleh anaknya sendiri yaitu Absalom. Dengan kekuatan yg dia miliki, ada waktu di mana dia butuh perlindungan yang sempurna, dan dia memutuskan berlindung pd Tuhan. Ketika berlindung pd Tuhan, Daud tetap bs bersukacita pd akhirnya, bersorak sorai dan bersukaria, namun yg perlu untuk kita perhatikan adalah alasan Daud memilih Tuhan sbg perlindungan-Nya, karena Daud tetap mengasihi nama Tuhan. Di mata Daud, nama Tuhan lebih tinggi drpd nama yg lain, nama Tuhan membuat semua musuhnya jd gentar dan nama Tuhan adalah jaminan utk mengalami kemenangan.

Apa pengaruh nama Tuhan dlm hidup kita? Sekedar Juruselamat? Jadikanlah Dia suatu tempat perlindungan yg sempurna, saat sdg menghadapi situasi yg sulit, banyak tekanan dan ada pihak-pihak yg memusuhi kita, tetap berlindung pd Tuhan. Hasil yg akan kita lihat adalah Tuhan memberi kita sukacita, tetap bersorak sorai senantiasa dan bersukaria di saat yg genting dlm hidup kita. Rancangan musuh akan digagalkan terjd atas kita, yang buruk akan berbalik menimpa mereka sndri. Semua ini terjadi kalau kita mengasihi nama Tuhan. Mengandalkan Tuhan dlm segala hal baik yg besar maupun yg kecil. Dalam hidup Daud kita melihat bbrpa kali Tuhan dengan kuasa-Nya yg ajaib meluputkan dia dr maut dan tangkapan musuh, dan Daud meninggal dlm keadaan yg mulia, karena faktor usia yg sudah lanjut, bukan meninggal krna dibunuh oleh musuh. Kemuliaan Tuhan nyata dalam hidup org yg mengasihi nama Tuhan.

Pada siapa kita berlindung, jangan salah dlm memilihnya, perlindungan Tuhan itulah yang sempurna, kita akan mengalami sukacita & bersorak-sorai karena kita menang.

Posted in Renungan | Comments Off on Berlindung Pada Tuhan