Kuasa Selain Kuasa Tuhan

DI 24032022

Yakobus 5:17-18
Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.
Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.

Beberapa waktu lalu topik ttg pawang hujan menjd viral di medsos dlm negeri maupun di luar negeri, ada pro dan kontra dari berbagai kalangan dlm memandang profesi pawang hujan ini, bgmna menurut sudut pandang kita sbg seorg Kristen?

Dari ayat yang kita baca, nabi Elia pernah juga melakukan ‘pengaturan’ cuaca di zaman raja Ahab, bisa mengatur agar hujan tidak turun selama 3,5 tahun lalu kemudian menurunkan hujan setelah lewat waktunya. Kita melihat bhw apa yg nabi Elia lakukan adalah karena perintah Tuhan, bukan karena dia memiliki 1 otoritas dlm mengatur hujan, dia berdoa pd Tuhan. Di sinilah letak perbedaannya dengan pawang hujan, kalau pawang hujan memiliki ilmu ‘gaib’ atau mgkin mantra tertentu untuk mengatur hujan, kalau kita org Kristen, tidak punya kuasa atau ilmu apapun, semua hanya berdasarkan kuasa Tuhan, jika Dia berfirman akan tidak ada hujan, maka tetap tidak turun hujan walaupun ada org-org yg coba untuk menurunkan hujan, jika Dia berfirman turun hujan, maka pasti hujan akan turun. Kisah ttg Yesus meneduhkan badai dahsyat di tengah laut (Matius 8:23-27) menjadi bukti Tuhan itu berkuasa atas cuaca yang ada. Lalu kenapa pawang hujan bs mengatur hujan? Tentu ada hal-hal yg perlu kita ketahui.

Kita ingat kisah Musa dan Harun saat ada di istana Firaun, kita mengenalnya dgn 10 tulah, mereka melakukan mujizat di hadapan Firaun dan bawahannya, namun ternyata para ahli sihir dan org berilmu di istana Firaun juga bs melakukan mujizat yg sama, tp tentunya tdk bs menyamai kuasa Tuhan. Jd kita hrs sadar bhw di dunia ini ada kuasa lain yg sumbernya bukan dr kuasa Tuhan. Ada yg sumbernya dr kuasa kegelapan, ada jg ‘kuasa’ dr teknologi maupun ilmu pengetahuan. Teknologi bs utk merekayasa iklim dan cuaca, dlm kasus ttg hujan misalnya, menuang garam di atas dgn memakai pesawat di atas awan, bs membuat hujan turun lebih awal di lautan sblum masuk ke wilayah daratan sshingga bs mengurangi curah hujan yg turun di daratan dan potensi banjir bs dikurangi. Ada kuasa lain yg bekerja di dunia ini selain kuasa Tuhan, jd jgn heran kalau ada paranormal, pawang hujan, dsbnya. Di kalangan Kristenpun, para pendoa syafaat biasa berdoa utk cuaca selama pelaksanaan kegiatan rohani outdoor spt KKR.

Yang terpenting adalah jgn terlibat dgn kuasa kegelapan, okultisme, dsbnya, kuasa-kuasa ini bisa merusak hidup kita dan menjauhkan kita dari Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Kuasa Selain Kuasa Tuhan

Harus Selalu Berdoa

DI 23032022

Lukas 18:1 KJV
And he spake a parable unto them to this end, that men ought always to pray, and not to faint;

Dan Dia membicarakan sebuah perumpamaan pada mereka pada akhirnya, bahwa manusia harus selalu berdoa, dan tidak menjadi lelah

Berdoa itu bukan sehari dua hari, tapi setiap hari kita memang harus berdoa, tentu ini ada alasannya, dan selain hrs terus berdoa, kita jg diingatkan agar tdk menjd lelah.

Kata ‘faint’ jg bs diartikan ‘pingsan’, kita biasa mengartikannya sbg sebuah kondisi yg tidak sadar diri, kelihatannya spt mati tp masih ada denyut nadinya. Ini bs terjd krna bnyk sebab, baik alasan kesehatan maupun kejiwaan. Dlm perumpamaan ini, Yesus mengingatkan bhw ada hal-hal tertentu yg baru bs terjd jika kita punya kekuatan utk terus berdoa. Jadi ingat bhw ada hal yg hanya sekali berdoa saja bisa langsung Tuhan kabulkan, ada jg berkali-kali hrs didoakan, baru Tuhan mengabulkannya. Jgn kita salah mengartikannya bhw apapun yg kita minta asalkan didoakan trs menerus itu pasti Tuhan mengabulkannya, awas sesat!
Kita tdk bs memaksa Tuhan utk memberikan apa yg kita minta, dikabulkan atau tidak, itu sepenuhnya kedaulatan Tuhan. Utk sesuatu yg baik, boleh kita trs mendoakannya, tp ingat bhw Tuhan akan menjawab dgn 3 kondisi: ya, ya tapi tunggu waktu Tuhan, dan tidak. Kalau Tuhan sudah jawab dgn kata ‘tidak’, terimalah dgn ucapan syukur, jgn paksa Tuhan, akibat yg terjd adalah mgkin Tuhan memberikannya, tp itu membuat kita jadi binasa.

Kalau kita sudah lelah, fisik kita menuntut utk bnyk istirahat, akibatnya kita terhambat untuk berdoa secara tenang dan fokus. Saat berdoa malah ketiduran, tentu ini hal yg tidak sopan, terhadap org lainpun saat dia bcra kita tidur tentu bs menimbulkan kemarahan, apalagi di hadapan Tuhan saat berdoa. Lelah fisik bisa diatasi, tapi lelah secara kejiwaan lebih sulit utk diatasi. Satu dua minggu masih bisa kita semangat mendoakannya, tp mulai muncul satu keraguan apakah doa kita didengar oleh Tuhan? Apa kita salah berdoa? Kalau sudah sampai pd kejenuhan, sebagian org ada yang berpikir: benarkah Tuhan itu benar ada? Jadi kita hrs punya standart penilaian dasar, yang kita minta itu sesuai tdk dgn kehendak Tuhan atau apakah kita mendoakannya dgn penuh iman atau ‘untung-untungan’, kalau terkabul ya puji Tuhan, kalau ditolak ya sudahlah. Ada saatnya Tuhan bertindak sesuai perhitungan yg ada pada-Nya, tdk terlalu cepat atau tidak terlambat, Dia perhitungkan semua secara sempurna.

Menjaga fisik dan jiwa kita tetap fit dan sehat, adalah satu hal yg membuat kita sanggup utk terus berdoa, percayalah bhw apapun yg jadi jawaban Tuhan utk doa kita, itu yg terbaik.

Posted in Renungan | Comments Off on Harus Selalu Berdoa

Orang Miskin dan Masuk Surga

DI 22032022

Lukas 18:22-23
Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: “Masih tinggal satu hal lagi yang harus kaulakukan: juallah segala yang kau miliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”
Ketika orang itu mendengar perkataan itu, ia menjadi amat sedih, sebab ia sangat kaya.

Membaca ayat ini, saya baru menyadari bhw ada petunjuk khusus yang sering terlewatkan saat membaca ayat ini yaitu ‘beroleh harta di surga’.

Kita percaya bhw keselamatan kita adalah 1 jaminan yg Tuhan berikan bagi yang percaya bhw Yesus Kristus telah mati untuk menebus dosa-dosa kita, oleh darah-Nya kita dengan Bapa itu diperdamaikan. Keselamatan di sini tentu saja diartikan kalau kita nanti mati akan masuk surga. Itu pemberian Tuhan bagi org yg percaya tentunya, namun ada hal-hal yang dari pihak kita perlu utk dilakukan supaya kita tetap bs menikmati keselamatan yang Tuhan sudah sediakan bagi kita. Pastinya kita tidak bs menyelamatkan diri kita sendiri, artinya dg kemampuan yg kita miliki, kita tdk bs masuk surga, itulah sebabnya Tuhan menyediakan keselamatan bagi kita, Dia yg menjamin kita bisa masuk surga, spt seorg petinggi negara yg mengundang kita utk datang ke rumahnya, dia berpesan pd semua bawahannya untuk mempersilahkan kita masuk kalau kita di hari itu datang berkunjung. Tapi tentunya dia ingin kita datang dgn pakaian yg sopan, maka kita hrs mengikuti prosedur yg berlaku di rumah petinggi negara ini. Nah, prosedur inilah yang Tuhan berikan pada kita melalui ayat yg kita baca.

Contohnya, ada perumpamaan ttg pakaian yg hrs dipakai saat datang memenuhi undangan pesta (Matius 22:1-14). Dlm ayat ini diberikan 1 prosedur lagi: memperhatikan nasib orang miskin. Pertanyaan yang diajukan pd Yesus adalah bgmna memiliki hidup yg kekal, atau masuk surga, dijawab dgn bbrpa persyaratan dan diakhiri dgn menyuruh menjual seluruh harta dan memberikannya pd org-org miskin supaya beroleh harta di surga. Kenapa Yesus mengungkit ttg surga? Ini berarti untuk bisa masuk ke surga, ada hal yang hrs dilakukan, salah satunya dgn memperhatikan nasib org miskin. Kita jg ingat kisah Lazarus miskin dan org kaya, karena tdk peduli dgn nasib Lazarus yg miskin, si org kaya ini akhirnya menderita setelah dia meninggal. Bagaimana cara kita mengelola keuangan, jg diumpamakan dlm perumpamaan ttg talenta dan uang mina, ini digambarkan dgn ikut masuk dlm kesukaan tuannya, gambaran ttg akan menikmati surga dan tdk dihukum Tuhan atau masuk neraka. Jadi keselamatan Tuhan sudah sediakan, tapi kita perlu mengikuti prosedur yg Tuhan telah tetapkan utk bs menerima keselamatan itu.

Org miskin akan selalu ada, mereka mungkin adalah orang-orang yang kita kenal, sampai saat ini masih bergumul dgn hidupnya akibat situasi pandemi yang belum berakhir, apakah kita mau mempraktekkan prosedur yg Tuhan berikan dlm ayat ini yaitu berbagi dgn mereka dlm hal harta.

Markus 14:7
Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kamu dapat menolong mereka, bilamana kamu menghendakinya, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.

Posted in Renungan | Comments Off on Orang Miskin dan Masuk Surga

Apakah Harus Susah di Dunia?

DI 21032022

Lukas 16:25
Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.

Memahami ayat ini memang hrs berhati-hati, kalau tdk maka kita bs punya pemahaman yg salah ttg hidup di dunia ini dan di surga nanti, dan ini tentu berbahaya jika kitapun membuat org lain menyetujui pemahaman itu.

Org kaya ini sepanjang hidupnya tidak pernah merasakan hidup susah karena dia menerima semua yg baik sepanjang hidupnya, hidup di dlm kemewahan. Sampai di sini tentu kita hrs paham bhw adalah ketentuan Tuhan apakah seseorg itu dilahirkan dlm keluarga yang kaya atau miskin. Jd si org kaya ini ‘beruntung’ bs dilahirkan dlm keluarga yg kaya, sedangkan Lazarus hrs menerima hal-hal buruk dr sejak lahir hingga dia mati. Ini kedaulatan Tuhan yg hrs kita akui, Dia yg menentukan seseorg itu akan dilahirkan dlm keluarga yang kondisinya baik atau buruk. Yg jadi masalah adalah saat seseorg menjalani hidup ini, si org kaya hidup dgn kemewahan tapi tdk peduli dgn Lazarus yg entah brpa lama berbaring di dekat pintu rumah orang kaya itu, apakah berbulan-bulan atau bertahun-tahun, tp dia tidak melakukan melakukan kebaikan apapun pd Lazarus, ini yg jd masalahnya. Org kaya itu mgkin senang melihat Lazarus pengemis ini sering masuk ke rumahnya, duduk dekat meja makannya, menunggu ada remah-remah makanan yang jatuh dr meja org kaya itu.

Hidup dlm kemewahan tentu sesuatu yg hrs dipahami dgn sudut pandang yg benar, kalau seseorg menikmati berkat Tuhan berlimpah dlm hidupnya, apa salahnya? Tentu itu bukan suatu kesalahan, yg jadi salahnya adalah apa yg nantinya kita lakukan dgn kemewahan yg kita nikmati? Kita dengan perut kekenyangan melihat org miskin dg perut lapar menunggu sisa makanan kita, dan hati kita tdk terenyuh sama sekali, bahkan mgkin menghina orang miskin itu. Lazarus miskin diperlakukan dpt anjing, tubuhnya penuh borok dan tubuhnya dijilati oleh anjing-anjing saat dia makan dari remah-remah meja si org kaya itu. Kalau kita kondisinya lebih baik drpd org yg miskin, tapi kita tdk berbuat kebaikan terhadapnya, ingat bahwa nantinya setelah kita mati, nasib kita mgkin akan spt org kaya itu, menderita saat menunggu penentuan penghakiman Tuhan. Jangan salah paham sekali lagi : hidup susah seumur hidup nantinya pasti senang setelah mati, hrs dipahami dulu kenapa hidup susah, kalau krna malas, tentu beda kasusnya dgn Lazarus miskin ini. Jadi hidup dlm keadaan baik atau buruk, tetaplah berbuat kebaikan terhadap org yg hidup susah, jgn tdk peduli & memperlakukan mrka spt hewan.

Org miskin jgn kita jadikan ‘pertunjukan’ yang membuat kita menghina mrka, lakukanlah yg baik semampu kita, maka kita akan terima balasan yg baik jg setelah nanti kita ada dlm kekekalan.

Posted in Renungan | Comments Off on Apakah Harus Susah di Dunia?

Membangun Kerohanian Anak

DI 19032022

Kisah Para Rasul 21:9
Filipus mempunyai empat anak dara yang beroleh karunia untuk bernubuat.

Filipus adalah seorang pemberita Injil, org yg pastinya memiliki kerohanian yg baik, bukan hanya dirinya saja yg melayani, tp 4 anaknya jg ternyata terlibat dlm pelayanan krna mrka memiliki karunia utk bernubuat.

Tentu wajar jika seorg anak dr hamba Tuhan jg terlibat pelayanan spt ayahnya, bahkan ada juga yg prosesnya spt ‘mewariskan tahta’, ini tentunya baik-baik saja kalau si anak ini juga punya kualitas sbg seorg hamba Tuhan yang memang dibutuhkan oleh gereja dan jemaat yang dilayaninya. Hal spt ini pasti pernah kita temui di bbrpa gereja dan mungkin beragam komentar timbul di kalangan jemaat, tapi yg penting adalah kesatuan dalam gereja tetap utuh dan jemaat terlayani dgn baik. Hal yang perlu kita perhatikan adalah bgmna kita sbg orgtua menolong anak-anak kita menemukan tujuan hidup yg Tuhan tetapkan utk mereka, sebagian bs kita lihat dari karunia yang mulai muncul saat mrka mulai terlibat dalam dunia pelayanan, dari karunia yg terlihat ini, kita bs membantu mereka utk mengembangkannya dan nantinya Tuhan akan pakai mrka sesuai dgn tujuan dan rencana-Nya pd hidup mereka masing-masing. Mendidik kerohanian mereka tentu saja butuh disiplin dan menjadikan diri kita sndri sbg teladan yg patut utk dihormati.

Menjd org yg sukses, kaya, berprestasi, tentu saja ini tujuan hidup yg berkenaan dgn fisik & kejiwaan, pelayanan tentu butuh pendanaan, dan ini bs didapat dgn meraih kesuksesan yg umumnya dikejar oleh semua org. Tentu tdk berakhir sampai mencapai kesuksesan, kaya dan berprestasi saja, menyiapkan diri kita utk nantinya masuk dlm hidup dlm kekekalan jg perlu disiapkan sejak masih hidup di dunia ini karena setelahnya tdk ada waktu lg bagi kita utk menyiapkannya. Salah satunya adalah dg melibatkan diri dlm pelayanan, baik dlm grja maupun dalam komunitas dan lingkungan di mana kita beraktivitas. Tdk hrs menjd seorg hamba Tuhan full time, plynan bisa dilakukan dlm bnyk wadah & wujud, tinggal disesuaikan dgn karunia dan bakat yg dimiliki. Orgtua bisa menolong anak-anak utk mengenali karunia dan bakat apa yang mrka miliki shga nantinya mrka melayani di wadah yg tepat dan di jenis plynan yg tepat. Kemudian carikan utk mrka para mentor yg tepat utk membantu mereka dalam memaksimalkan pelayanan yg sesuai dengan karunia dan bakat yg mrka miliki.

Seorg atlet yg hebat butuh pelatih yg handal, anak-anak kita butuh orgtua yg bukan saja bs membesarkan mereka, tapi juga membangun kerohanian mereka sejak dini.

Posted in Renungan | Comments Off on Membangun Kerohanian Anak

Jangan Paksakan Nasehat

DI 18032022

Kisah Para Rasul 21:12-14
Mendengar itu kami bersama-sama dengan murid-murid di tempat itu meminta, supaya Paulus jangan pergi ke Yerusalem.
Tetapi Paulus menjawab: “Mengapa kamu menangis dan dengan jalan demikian mau menghancurkan hatiku? Sebab aku ini rela bukan saja untuk diikat, tetapi juga untuk mati di Yerusalem oleh karena nama Tuhan Yesus.”
Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami menyerah dan berkata: “Jadilah kehendak Tuhan!”

Memberikan nasehat tentu sesuatu yang baik bahkan wajib utk kondisi tertentu, namun yg hrs kita sikapi adalah bgmna jika nasehat kita tdk diterima, apakah kita menjd marah?

Keputusan akhir tentu ada di tangan org yang kita nasehati, apakah dia mau melakukan dan mengambil keputusan berdasarkan nasehat yg kita berikan atau tdk, tentu dia pny alasan dan dasar pemikirannya sndri, jika akhirnya nasehat kita diabaikan, itu adalah hak dia utk menolaknya. Dlm posisi kita sbg orgtua, ada sedikit perbedaan, nasehat yg kita berikan pd anak-anak, bs kita berikan tekanan krna kita punya otoritas dlm mendidik anak-anak kita, namun utk tujuan mendewasakan cara mrka berpikir, kita sbg orgtua kadang harus belajar utk menyerahkan sepenuhnya mrka bersikap dan meresponi nasehat yg kita berikan. Ajari mrka utk memahami konsekuensi dan akibat dari apa yg menjd sikap dan keputusan mrka, baik buruknya hrs siap mrka terima, apa yang mereka tabur akan mrka tuai. Memaksakan anak-anak utk menerapkan nasehat kita ada batas usianya, utk sesuatu yang menyangkut masa depan mrka, penekanan utk mereka hrs menerima nasehat kita sbg orgtua masih bs dimaklumi.

Dlm kasus dlm ayat ini, nasehat yg diberikan pd Paulus hanya berdasarkan dr keinginan yg sifatnya keinginan pribadi saja, karena itulah Paulus memberikan alasan utk tdk mengikuti perkataan mrka dg menjelaskan bhw apa yg nanti akan dia alami sesuai dgn nubuatan yg disampaikan nabi Agabus, biarlah digenapi dan memang Paulus siap utk menderita, hal ini pd akhirnya membuat mrka sadar bahwa apa yg jd kehendak Tuhan atas Paulus, itu yg nantinya pasti terjd. Sikap inilah yg juga hrs menjd sikap kita bila nasehat kita ditolak oleh org lain: biarlah kehendak Tuhan yg jadi. Rasa kecewa atau marah harus kita tekan dlm diri kita, ada baiknya kita jg mengoreksi nasehat yg kita berikan tadi, apa motivasi kita dalam memberikannya: keinginan pribadikah atau memang didasari oleh kebenaran firman-Nya. Jgn sampai nasehat kita justru membuat org itu keluar dr proses rencana Tuhan utk mrka, sekali lagi hrs sadar, nasehat hanyalah suatu sudut pandang yg lahir dr pemikiran dan juga pemahaman yg kita miliki, belum tentu tepat utk diterapkan dalam situasi yg sdg dihadapi orang lain.

Berikanlah nasehat yg berkualitas: sesuai dg kebenaran firman Tuhan, tdk melanggar apa yg menjd hukum yg berlaku, dan tentunya jg apa yg terbaik utk org itu.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Paksakan Nasehat

Bukan Peramal

DI 17032022

Kejadian 41:53-54
Setelah lewat ketujuh tahun kelimpahan yang ada di tanah Mesir itu,
mulailah datang tujuh tahun kelaparan, seperti yang telah dikatakan Yusuf; dalam segala negeri ada kelaparan, tetapi di seluruh negeri Mesir ada roti.

Keingin tahuan ttg apa yg akan terjd di masa depan selalu menggelitik pikiran manusia di segala zaman, krna itu kehadiran paranormal atau peramal selalu punya daya tarik, bgmna di dlm keKristenan?

Yusuf bisa mengartikan mimpi Firaun, terjadi kemudian sesuai dgn apa yg dia katakan, ini bkn berarti Yusuf adalah seorg peramal, jgn kita berpikir spt itu, yg Yusuf praktekkan ialah memakai karunia perkataan pengetahuan yg kita kenal sbg salah satu dr 9 karunia roh dlm Perjanjian Baru (1 Korintus 12:8), dari apa yg dia dengar, dia bs mengartikannya dgn tepat, itulah karunia perkataan pengetahuan. Kalau ada sesuatu, bs diartikan, beda dgn peramal, yg berusaha mengetahui apa yg akan terjadi dgn bertanya pd ‘roh penuntun’ yang menurut kepercayaan mrka bs memberitahukan apa yg nantinya akan terjd di masa depan. Mimpi Firaun tentang 7 tahun kelimpahan & 7 tahun kelaparan adalah mimpi ttg masa depan, apa yg akan terjd nantinya, ketika diartikan Yusuf, ini menjd pengetahuan ttg apa yg nanti akan terjd. Jadi Yusuf bkn meramal, Tuhanlah yang memberitahukan arti mimpi Firaun padanya, ini jg terjd saat zaman Daniel saat dia ada di kerajaan Babel, mengartikan mimpi dari raja Nebukadnezar ttg apa yg Tuhan akan perbuat di masa depan mengenai nasib kerajaannya.

Di zaman sekarangpun Tuhan memakai mrka yg dikaruniai karunia bernubuat utk memberi peringatan ttg apa yang nanti akan terjd, baik utk personal maupun utk satu golongan atau bangsa. Nabi Agabus bernubuat ttg apa yang nantinya akan terjd pd diri Paulus (Kisah Para Rasul 21:10-11). Jadi mudah sekali bagi kita utk membedakan mana karunia bernubuat & mana yg adalah praktek meramal: bernubuat itu Tuhan yg berbicara ttg sesuatu yang nanti akan terjd, sedangkan meramal itu manusia bertanya pd ‘roh penuntun’ ttg apa yang nanti akan terjd. Nubuatan dari Tuhan bisa datang tanpa adanya keingin tahuan manusia akan masa depan, kalau ada sesuatu yg menurut Tuhan itu penting, Dia akan beritahukan pada kita walaupun kita tdk menanyakan Dia. Ada jg yg memang Dia beritahukan karena ada yg ingin tahu ttg sesuatu, penglihatan Daniel ttg akhir zaman bs menjd contohnya. Kalau Dia tdk bicara, tidak ada hal yg bs dinubuatkan, tp seorg peramal selalu ‘bisa’ mendapatkan apa yg ditanyakan org yg menyuruhnya meramal dan itupun ramalannya bs meleset dan tidak pernah terjd.

Org Kristen dilarang melakukan praktek sihir dan meramal, baik datang ke paranormal utk tahu ttg nasib masa depan, ataupun dengan sengaja bernubuat palsu demi keuntungan pribadi, Tuhan akan menghukum org spt itu.

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Peramal

Karena Tidak Mengenal Tuhan

Di 16032022

Hakim-hakim 2:10-11
Setelah seluruh angkatan itu dikumpulkan kepada nenek moyangnya, bangkitlah sesudah mereka itu angkatan yang lain, yang tidak mengenal TUHAN ataupun perbuatan yang dilakukan-Nya bagi orang Israel.
Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka beribadah kepada para Baal.

Ayat yg kita baca ini mengingatkan kita untuk meneruskan kesaksian hidup kita dan jg utk mengajarkan pengetahuan tentang Tuhan pd keturunan kita, kalau tdk maka mereka akan menjd murtad dan menyembah berhala.

Ada 3 penyebab utama mengapa bisa terjadi generasi yg baru dr bangsa Israel pd akhirnya menjd penyembah berhala: pertama, sdh tdk ada lagi teladan dan kesaksian dari generasi sblum mereka krna sudah meninggal. Kalau zaman skrg mgkin bs diartikan tdk ada lagi para orgtua yg mengajarkan ttg keKristenan dan bersaksi ttg apa yg telah mereka alami ttg Tuhan. Aplikasi Alkitab mgkin ada dalam ponsel mrka, tapi tidak pernah dibuka apalagi dibaca rutin setiap hari. Utk usia anak-anak, dlm hal membaca Alkitab harus diwajibkan, jgn tunggu mrka bs sadar dgn sendirinya utk menyadari pentingnya membaca Alkitab. Hrs sedikit ‘dipaksakan’ tapi jg diberikan ‘reward’ jika mrka mau melakukannya. Tanamkan dlm diri anak-anak kita untuk punya disiplin hidup rohani yg kuat, apalagi kita hidup di zaman yg begitu mudah mengakses informasi tentang agama yg lain, serangan terhadap isi Alkitab yg kalau anak-anak kita tdk punya dasar kuat mengenai pengetahuan ttg Tuhan, iman mrka bs disesatkan dan pd akhirnya meninggalkan Tuhan.

Kedua, karena tdk mengenal Tuhan, mungkin anak-anak kita sdh baca Alkitab scra rutin, tp belum memiliki hubungan pribadi dgn Tuhan secara langsung, artinya kegiatan rohani yg mrka lakukan barulah sebatas menjalankan perintah orgtua saja. Jd sejak kecil anak-anak kita perlu didorong utk punya hubungan yang intim dgn Tuhan yg mrka kenal dr Alkitab dan kesaksian orgtua mereka. Mulai utk mengajar meminta pd Tuhan melalui doa, mulai punya kebiasaan utk bertanya pd Tuhan kalau ingin mengambil keputusan, dsbnya, shga mereka bs menemukan bhw Tuhan yg mrka kenal dr pembacaan Alkitab itu nyata dlm hidup mrka sehari-hari. Ketiga, karena tdk punya teladan yg baik dan tdk punya kehidupan rohani yang kuat, pd akhirnya mrka melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Tdk takut berbuat dosa, hidup menurut apa yg mrka anggap benar, dan pd akhirnya hidup tanpa Tuhan & bebas melakukan apa saja yg mrka mau. Kalau org tua kehilangan kendali hidup atas anak-anak mrka, maka saat mrka meninggal, anak-anak akan hidup menutut kemauan dan prinsip yg mrka ciptakan sendiri, menganggap semua Tuhan dari berbagai macam agama itu sama, menyembah yg mana saja tidak ada bedanya.

Bukan cuma hrs mewariskan harta benda utk anak-anak kita nantinya, tp wariskan jg hal yg penting yaitu pengenalan pribadi kita akan Tuhan dan firman-Nya, krna itulah sbg orang tua, kitapun hrs menjd guru dan teladan yang baik utk membangun kerohanian anak-anak kita.

Posted in Rhema Wisdom | Comments Off on Karena Tidak Mengenal Tuhan

Tidak Mau Menjadi Hamba

DI 15032022

Ulangan 28:47
“Karena engkau tidak mau menjadi hamba kepada TUHAN, Allahmu, dengan sukacita dan gembira hati walaupun kelimpahan akan segala-galanya,

Kelimpahan dlm segala hal, tentu ini menjadi kesukaan bagi manusia, hidup jd lebih mudah dan tdk berkekurangan, namun justru ini bisa menjadi penghalang bagi seseorg utk menjd hamba bagi Tuhannya.

Kaya, punya kekuasaan, keadaan semua baik, justru bs membuat seseorg menjd sombong dan mengandalkan dirinya sndri. Dulu kalau bersaksi selalu bilang Tuhan itu baik, tp skrg kalau bersaksi justru lebih menonjolkan diri sndri dgn segala pencapaiannya. Dulu yang diposting kebanyakan sdg mengikuti acara yg sifatnya rohani: lagi ikut komsel, rumah doa, dsbnya, sekarang yg diposting sdh berganti, hari Minggu posting liburan ke luar kota, yang biasanya hari komsel skrg menjd hari hunting makanan enak. Dulu malu-malu posting ttg keadaan finansialnya, skrg malah sengaja utk pamer kekayaan, kelimpahan ini spt pisau yg bermata dua, bs melukai org lain atau justru melukai dirinya sndri. Kenyamanan dan juga kemakmuran, membutakan matanya utk trs membangun kerohaniannya, dia lupa kalau semua kelimpahannya tdk berguna saat akan menghadap pengadilan Tuhan nanti, justru Tuhan akan meminta pertanggung jawaban pengelolaan kelimpahan yg sdh Tuhan beri & percayakan padanya.

Contohlah spt seorg yg dulunya adalah ART atau pembantu rumah tangga, dulu nurut pd perintah majikannya, setelah nantinya dia tdk lagi bekerja di sana dan keadaan ekonominya membaik, tentu saja dia tdk mau lagi menjadi seorg pembantu, tdk perlu nurut pd perintah mantan majikannya. Keadaan kelimpahan yg kita alami jgnlah menjd pemicu utk kita mulai berani meninggikan diri di hadapan Tuhan dg menolak utk trs menjadi hamba bagi Tuhan. Miskin atau kaya, kita tetaplah hamba milik Tuhan, kita telah ditebus spt barang gadaian yg ditebus kembali ke tangan pemiliknya, ini jg yg hrs kita sadari, sehebat apapun kita dan sekaya apapun kita, yg kita punya tetaplah itu berasal dr Tuhan, kalau Dia tdk mengizinkan kita memilikinya, maka mustahil kelimpahan itu kita alami. Jgn mengubah berkat menjadi kutuk bagi diri kita, kelimpahan itu hanyalah kelengkapan yg Dia sediakan selama kita ini hidup di dunia, jgn terkena dgn kekuatan yang harta kita miliki, uang bs datang & kemudian lenyap bgtu saja.

Kita ini milik Tuhan, kita ini hamba milik Dia, jgn meninggikan diri di hadapan Tuhan, tetap taat pd perintah-Nya, dan bertanggung jawab dlm mengelola kelimpahan yg Dia berikan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Mau Menjadi Hamba

Syarat Diberkati Tuhan

DI 14032022

Mazmur 115:13
memberkati orang-orang yang takut akan TUHAN, baik yang kecil maupun yang besar.

Banyak pola pikir yg hrs kita koreksi dlm hal yg berkaitan dgn ‘diberkati Tuhan’, jika tidak, maka kita akan menjadi org yg hanya hidup utk mengejar berkat, bukan mengejar Tuhan yang adalah Sumber Berkat.

Dari ayat ini dikatakan bhw org yg kecil atau yg besar, sama-sama punya kesempatan utk diberkati Tuhan, asalkan orang itu memenuhi syaratnya yaitu memiliki takut akan Tuhan di dlm hidupnya. Jd mrka yg ‘kecil’ jg diberkati Tuhan, kata ‘kecil’ dalam bhsa aslinya ‘qatan’ memiliki arti kecil (small), sedikit (little), lebih muda (younger), jd yg membedakannya ialah porsi berkat yg diterima masing-masing org. Jd org yg ‘besar’, org yg memiliki kekuasaan, kedudukan yg tinggi, status sosial yg baik & jg harta yg berlimpah, menerima porsi yang lebih, krna mereka hidup takut akan Tuhan, jg org yg sederhana, status sosial yg biasa, pny kekayaan yg sedikit, menerima porsi berkat karena mrka hidup takut akan Tuhan. Kedua golongan ini punya kesempatan yg sama utk memiliki porsi berkat yg lebih besar lagi jika hidup lebih lagi takut akan Tuhan. Jadi miskin atau kaya, bukan tolak ukur diberkati atau tdk diberkati oleh Tuhan. Ini bertolak belakang dg pandangan manusia duniawi bhw hidup org itu sukses atau tdk, dilihat dari kaya ataukah miskinnya seseorg.

Wujud berkat Tuhan tentu saja bukan hanya kekayaan, yg hrs kita pahami adalah berkat kita terima kalau posisi kita adalah org yang diberkati Tuhan, bukan org yg ada kutuk dlm hidupnya. Diberkati jika mendengar dan juga melakukan perintah Tuhan, tp kutuk akan dtg kalau kita tdk mau mendengar dan tdk mau melakukan perintah Tuhan (Ulangan 28). Jadi harys selalu takut akan Tuhan, kalau berhenti hidup takut akan Tuhan, maka tdk lg diberkati tapi akan mengalami kutuk dlm hidupnya. Ini sebuah peringatan bhw posisi kita bisa saja Tuhan putar balikkan, dr org yg dulu diberkati berubah menjadi org yg hidup dlm kutuk. Dlm sepanjang hidup kita harus selalu takut akan Tuhan supaya kita terus menerus hidup dlm berkat Tuhan. Sekali lagi, bukan miskin atau kayanya seseorg itu jadi tolak ukurnya, tapi apakah hidup takut akan Tuhan atau tdk, jadi yg bs menilai hanya Tuhan sendiri, Dia yang tahu hati dan pikiran setiap org, kita tdk bisa melihat pikiran dan hati org lain, tidak punya hak utk menghakimi org lain, kalau dia org yg ‘kecil’ berarti tdk diberkati Tuhan.

Tetaplah dalam posisi hidup diberkati Tuhan, jaga hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yg kita lakukan, jgn sampai kita menjd org yang nantinya mengalami hidup dlm kutuk.

Posted in Renungan | Comments Off on Syarat Diberkati Tuhan