Diperdaya Oleh Perkataan

DI 27072021

Kolose 2:4 KJV
And this I say, lest any man should beguile you with enticing words.

Dan aku katakan ini: supaya jangan siapapun memperdayamu dengan kata-kata yang menarik hati

Perkataan yg diucapkan terkadang punya kekuatan yg jauh lebih besar drpd tenaga fisik manusia, dg tenaga fisik org melukai fisik sesamanya, tp dg perkataan seseorg bs melukai hati sesamanya.

Rasul Paulus mengingatkan pd jemaat di Kolose spya mrka jgn diperdaya org yang menggunakan kata-kata yg menarik hati. Dlm bhsa aslinya kata-kata yg menarik hati digunakan kata ‘phitanologia’ yg pny berarti kata yg menarik, menimbulkan hasrat, memikat hati, yg menjd motif, yg mendorong seseorg utk melakukan, serta kata-kata yg menyakinkan. Diperdaya itu sdkit berbeda dg ditipu, seseorg tanpa sadar melakukan apa yg sbnarnya org lain inginkan karena dia percaya dg apa yg org lain katakan. Kisah Hawa yg terperdaya si ular bs menjd gambaran ttg makna dari diperdaya. Menggunakan org lain utk bs mencapai keinginan kita, tentu tdk boleh kita praktekkan dlm keseharian kita. Kita tdk diajar utk menjd licik ataupun menjadi provokator yg mengarahkan org lain utk melakukan hal-hal yg buruk.

Kita mgkin pernah bertemu dg org yang spt ini, pintar bicara, perkataannya manis, bs menyakinkan kita dan akhirnya menjd percaya dan terdorong utk melakukan spt yg org itu katakan. Apa yg saya pahami, biasanya org itu tdk langsung bcra ttg apa yg dia ingin sampaikan, terlihat tertarik dg topik yg kita bicarakan, intinya dia ingin mendpt simpati dr kita, baru kemudian dia menyampaikan maksud pikirannya lewat perkataan manis, kita tentu tdk enak hati kalau tdk mendengarkan krna dia terlebih dahulu sdh mendengarkan kita. Org yang mudah terbujuk oleh perkataan org lain tentu menjd sasaran empuk baginya. Isi pembicaraan pasti berisi hal-hal yg ada benarnya dan ‘pro’ dg kepentingan kita shga kita tertarik. Bnyk kasus investasi yg ternyata ‘palsu’, dana sdh terlanjur disetor dg iming-iming untung besar, tp kemudian uang nasabah dibawa kabur.

Hati-hati dg hasrat dan keinginan hati kita, jika iblis sampai mengetahuinya, dia akan dg mudah memperdaya kita, hingga pada akhirnya kita ‘jatuh’ dan hubungan kita dg Tuhan menjd terganggu, dan tentu saja kita bs mengalami kerugian besar karena terperdaya kata-kata yg menarik hati.

Posted in Renungan | Comments Off on Diperdaya Oleh Perkataan

Diberkati Untuk Berbuah

DI 26072021

Filipi 4:17
Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu.

Kata memberi dlm keKristenan seringkali menggunakan kata ‘menberkati’, tentu ini ada sedikit tambahan nilai positifnya yaitu yg kita berikan itu adalah berkat Tuhan yg disalurkan melalui kita.

Dlm pelayanannya Rasul Paulus membuka diri utk menerima bantuan dan pemberian dr jemaat-jemaat di mana dia pernah dtg dan melayani di sana. Paulus bkn tipe org yg sengaja ingin diberi, krna bagi dia apa yg disebut kelimpahan dan kekurangan sdh sering dia alami. Di sinilah kita perlu belajar bhw meskipun scra pribadi kita org yg berkecukupan dan sbnarnya tdk butuh pemberian org lain, tp kita jgn menutup diri utk diberi atau diberkati oleh org lain. Coba renungkan ini: yg kita terima dr org lain itu bs kita salurkan utk org lain yg sdg butuh pertolongan, krna memang kita tdk dalam kekurangan, tp pemberian org lain pd kita bs kita gunakan utk menyokong plynan kita,menolong org lain, dsbnya. Tp masih ada sedikit org yg menolak pemberian org lain dg alasan dirinya berkelimpahan, tapi ingatlah bhw kita ini pengelola dr yg kita miliki, yg sbnarnya itu adalah milik Tuhan yg dia percayakan utk kita kelola dan kita nikmati.

Fokus rasul Paulus bukan pd pemberian jemaat, tp buah dr pemberian jemaat itu yg hrs nyata shga dr buahnya itu akan ada hal-hal baik yg dirasakan baik oleh org yg memberi, yg menyalurkan maupun org yg menerimanya. Dlm Kristen, berbuat baik itu bukan pilihan, tp perintah Tuhan. kita jg ingat bhw mengasihi Tuhan, diri sndri, dan sesama itu malah dikategorikan dlm hukum Tuhan yg terutama. Jd kalau ada org yg memberkati kita walaupun kita ada dlm kelimpahan, jgn tolak! Pemberian itu bs kita gunakan dlm plynan kita dan akan sangat bnyk memberkati bnyk org yg kita layani kebutuhannya. Jgn cuma kita ingin diberkati Tuhan sndrian, tp bersukacitalah krna kita dan org-org yg mensupport pelayanan kita jg ikut diberkati Tuhan. Dari buah pemberian kita, akan muncul banyak ucapan syukur, kesaksian, dsbnya, yang pastinya Injil diberitakan bkn saja lewat khotbah yg diurapi, tp jg melalui bantuan dan support yg kita berikan, org jd tahu bhw Tuhan itu nyata dan ajaran-Nya itu membawa dampak positif bagi dunia.

Org yg memberkati kita akan diberkati Tuhan, org yg kita berkati juga sbnarnya dia diberkati Tuhan, kita hanya sbg saluran dan ‘perpanjangan’ tangan Tuhan bagi yg membutuhkan.

Posted in Renungan | Comments Off on Diberkati Untuk Berbuah

Menjadi Kaya

DI 24072021

Amsal 23:4 KJV
Labour not to be rich: cease from thine own wisdom.

Jangan bekerja dengan susah payah untuk menjadi kaya, berhenti dari hikmat milikmu sendiri

Banyak cara utk menjd kaya, mulai dr cara yg benar, positif, hingga cara yg salah dan didapati dg melakukan dosa utk itu. Tuhan jg ingin kita hidup tdk berkekurangan dan tentunya kekayaan yg dr Tuhan adalah bagian dr penggenapan janji Tuhan (Ulangan 8:18).

Jd kita hrs paham bhw sbg org Kristen ada satu kondisi di mana seseorg menjd kaya itu krna rencana Tuhan. Beda dg niat org yg ingin kaya dr dirinya sndri, tentu fokus yg ada selalu mengejar kekayaan. Sbg org Kristen, kita tdk perlu mengejar kekayaan, ini bertentangan dg prinsip yg dipegang bnyk org pd umumnya. Kekayaan sdh ada di tangan Tuhan, artinya Dia menyediakan itu utk kita, namun yg sering org Kristen tdk paham adalah bhw dirinya hanya perlu mengimani tanpa berusaha apapun. Tentu ini bkn pemikiran Kristen, itu pemikiran yg didasari oleh paham ttg ‘takdir’: kalau Dia mau, pasti jd, kita tdk perlu melakukan apapun, tinggal terima saja. Tentu ini tidak benar bahkan menyesatkan. Kalau Tuhan menyediakan, berarti cara utk mendapat kekayaan itu jg hrs dg cara yg Tuhan atur bagi kita. Berarti kita hrs ada di profesi yg tepat yg Tuhan tentukan bagi kita, di mana lewat profesi itu Tuhan akan memberikan kekayaan itu bagi kita.

Knpa sbg org Kristen ada yg ‘belum’ kaya sampai skrg? Kemungkinannya adalah dia ada di profesi yg salah dan menggunakan cara yg salah utk mendptkan kekayaan itu. Bs saja bnyk uang kelihatannya, tp hanya bertahan sementara. Ayat ini berkata bhw jgn bekerja dg susah payah utk menjd kaya, artinya tetap hrs berusaha, tp bukan mengikuti hikmat sndri tp mengikuti cara yg Tuhan atur bagi kita. Kekayaan yg Dia sediakan itu berdasarkan perjanjian, jd selama kita melakukan bagian yg hrs kita lakukan sesuai dg perjanjian dg Tuhan, maka pasti kekayaan itu Tuhan berikan pd kita. Perjanjian apa? Perjanjian antara Tuhan dg umat-Nya, menuruti semua yg Tuhan perintahkan, maka berkat Dia pasti berikan utk kita. Jd tdk perlu utk mengejar kekayaan, tp berusaha taat pd firman-Nya dg tekun, menjalani profesi yg Tuhan tentukan bagi kita serta bekerja giat dan setia pd Tuhan.

Apakah kita sdh ada di profesi yg Tuhan inginkan? Bila kita menjalani profesi yg bkn Tuhan tentukan, maka sulit bagi kita utk menjd kaya spt yg Dia inginkan.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Kaya

Dimulai Sejak Muda

DI 23072021

Amsal 22:6
Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

Masa tua hrs dipersiapkan sejak kita muda karena ada masanya kita tdk lagi punya banyak hal seperti saat kita muda dulu, fisik mulai menurun, tubuh lebih rentan jg terhadap penyakit, dsbnya.

Budaya zaman dulu biasanya orgtua di masa tuanya tinggal bersama anak dan menantunya, tp di zaman skrg ini, para org yg tua tdk lg bisa berharap banyak nanti bs tinggal bersama anak dan menantunya. Brpa bnyk orgtua yg ditaruh anak mrka di panti jompo dg berbagai macam alasan, apalg kalau ternyata orgtuanya sakit, tdk ada yg mau merawatnya dlm jangka wkt panjang, kecuali si orgtua ini pny bnyk uang, masih bs diharapkan warisannya bs turun utk anak yg merawatnya. Tentu tdk semua anak dan menantu spt itu, masih ada yg dg tulus merawat orgtuanya sbg bukti bakti mrka pd orgtuanya. Zaman skrg org yg sdh mulai memasuki usia 40 thn ke atas mulai berpikir utk bgmna nanti masa tuanya pny segala hal spya tdk hrs berharap bnyk pd anak-anak mrka. Mulai menyusun rencana bgmna nanti saat tua bs hidup nyaman dan tenteram walaupun tdk bersama anak-anak mrka.

Dlm hal kebiasaan baik, hrs dimulai sejak muda bahkan sejak masa anak-anak, spya di masa tua nanti sdh terbiasa dan memiliki gaya hidup yg baik. Gaya hidup lahir dr kebiasaan yg kita lakukan sejak lama, kebiasaan itu lahir dr seringnya kita melakukan sesuatu, dan apa yg kita lakukan itu sebagian sumbernya berasal dr apa yg diajarkan pd kita. Jd memang hrs sejak muda kita hrs memilih gaya hidup apa yg akan kita hidupi dan itu akan berpengaruh besar terhadap keadaan kita di masa tua nanti. Orgtua yg baik biasanya akan mendidik anak-anaknya utk tahu mana kebiasaan yg baik dan mana yg buruk, mendisiplinkan kita spya memiliki kesadaran bhw utk hidup bahagia nanti hrs dipersiapkan sejak dini, semua tdk dtg begitu saja, tdk mgkin trs bergantung pd apa yg orgtua miliki, hrs mandiri, tdk malas dan memiliki mental yg kuat utk bs dg baik menghadapi tantangan dan badai hidup yg nantinya bs dtg dlm hidup ini.

Persiapkan masa tua kita sejak dr skrg, minimal spya nantinya kita tdk menjd beban bagi anak-anak kita, dan spya kita bs menikmati hasil dr jerih lelah kita sewaktu kita nantinya menjd tua.

Posted in Renungan | Comments Off on Dimulai Sejak Muda

Tidak Bisa Menilai Waktu

DI 22072021

Amsal 20:4 KJV
The sluggard will not plow by reason of the cold; therefore shall he beg in harvest, and have nothing.

Si pemalas tidak akan membajak oleh alasan cuaca dingin, karenanya dia akan mengemis di waktu panen, dan tidak punya apa-apa

Org malas biasanya ‘pintar’ dlm satu hal: pintar mencari-cari alasan utk menutupi kemalasannya, akibat ‘kepintarannya’ itu maka dia tdk siap menghadapi keadaan di masa depan.

Musim sdh diatur sedemikian rupa oleh Tuhan, sdh menjd pengetahuan umum kpn musim itu dimulai dan kpn berganti musim, jd tinggal bgmna manusianya, apa yg hrs dilakukan pd sebuah musim saat bercocok tanam dikerjakan atau tdk. Bila terlewatkan maka panen bs saja gagal atau hasilnya tdk sesuai harapan. Org yg malas sebenarnya tahu kpn musim akan dimulai dan berganti, namun dia tdk mau bekerja dan mencari berbagai alasan utk membenarkan pola pikirnya yg menurut dirinya sndri itu paling benar. Tdk punya disiplin dan kerja keras, akibatnya saat org lain sdg bersukacita krna panennya bagus tp si pemalas ini kekurangan di tengah kelimpahan di sekitarnya, mengemis dan tdk punya apa-apa. Inilah sebabnya ada org yg merasa tidak diberkati Tuhan krna tdk punya apa-apa, pdhal Tuhan sudah mengatur berkat utk dia, tp org ini tdk mau berusaha utk mendapatkannya.

Kemalasan bs menjd penyebab seseorg hidupnya dlm kekurangan dan menderita. Menunda apa yg seharusnya dilakukan skrg merupakan wujud dr kemalasan yg dimilikinya. Kemalasan biasanya disertai dg kebodohan, dan pergaulannya tentu saja dg mrka yg pemalas jg. Kita hrs punya disiplin diri yg kuat krna bnyk hal yg bisa membuat kita menjd malas, hrs tahu apa yg mestinya hari ini dilakukan, jgn ditunda. Musim pasti berganti, krna itu kita harus mempersiapkan diri menghadapinya. Org malas tdk malu utk mengemis krna punya pemikiran bhw org lain hrs mengasihani dirinya dan hrs berbagi dengannya. Pola pikir spt ini jgn sampai ada dlm pikiran kita, bila itu terjd tentu org lain akan menilai bhw Tuhan kita tdk bs menjamin hidup dr umat-Nya, pdhal kita sndrilah penyebab dr semuanya itu, hidup terasa sangat berat dan tdk menyenangkan.

Jangan menjd malas, lakukan disiplin diri yg ketat, jgn biarkan masa dpn kita menjd suram krna kita tdk melakukan apa yang seharusnya dilakukan saat ini.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Bisa Menilai Waktu

Uang dan Persahabatan

DI 21072021

Amsal 19:4 KJV
Wealth maketh many friends; but the poor is separated from his neighbour.

Kekayaan membuat banyak teman, tapi orang miskin dipisahkan dari sesamanya

Ayat ini agaknya sedang terjd di sekitar kita, apalg sejak pandemi mulai menerpa kondisi ekonomi kita, kondisi spt apa yg terjd sesuai dg ayat ini?

Sbg contoh, dulu kita membuat ‘grup WA’ krna ingin tetap terkoneksi dg org-org yg ingin kita tetap berhubungan dekat, ada grup keluarga, alumni, pekerjaan, dsbnya. Isi chat di grup dulu beragam, mulai dari info penting, hingga becandaan yg seru dan kita betah berlama-lama saling balas chat bahkan sampai bs tertawa sndri sambil membalas chat. Itu dulu, sekarang sdh berbeda, lebih mirip ‘pasar online’, isi chat grup lebih dominan ttg info jualan online milik member grup, tentu ini hanya sebagian terjd di bbrpa kalangan, malah ada jg grup yg nyaris ‘tanpa penghuni’, ada bnyk member tp minim chatnya. Org skrg berkomunikasi hanya utk mencari pelanggan, bukan lg utk tetap terhubung satu sama lain. Tentu tdk salah memberi tawaran penjualan, tp akibatnya ada yg malas membuka grup krna sdh menebak isinya cuma info jualan online.

Org miskin dipisahkan dr sesamanya, yg tdk (pernah) bertransaksi di grup biasanya tdk disapa, yg disapa adalah member yg pny peluang menjd konsumen atau klien. Org yg ‘kaya’ cenderung lebih sering disapa tentunya. Itulah efek dr kekayaan, spt magnet yg menarik org utk mendekat dan terkoneksi. Bs dipahami kesulitan yg dialami seseorg shga lebih fokus utk mulai mencari calon konsumen, tp jgn sampai kita ‘kehilangan’ teman hanya krna hal ini, apalg mrka yg tergolong bkn org ‘kaya’. Dulu kita berteman bkn melihat kaya atau miskinnya seseorg, tp skrg sdh bergeser krna tujuan ekonomi semata. Semuanya kembali ke diri kita masing-masing, jgn sampai kita menilai org krna dia kaya atau tdknya, krna Tuhan bs memakai siapa saja utk menolong kita, baik dia kaya atau tdk, pertolongan tdk selalu dlm wujud uang, tp jg bs dlm bentuk tenaga, jasa, doa, dsbnya.

Sistem dlm dunia ini mendorong kita utk ‘mendewakan’ materi dan uang di atas segalanya, tp firman Tuhan mengajar kita utk mengasihi sesama, apakah dia kaya atau miskin.

Posted in Renungan | Comments Off on Uang dan Persahabatan

Menularkan Dosa

DI 20072021

2 Raja-raja 13:2
Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia hidup menuruti dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula. Ia tidak menjauhinya.

Dosa ternyata bs ‘menular’ shga bkn saja 1 org yg melakukan dosa, bahkan kelompok atau malah satu bangsa bs ikut melakukan dosa yg sama.

Yerobeam awalnya memiliki kesempatan emas utk menjd pemimpin yg didukung penuh oleh 10 suku bangsa Israel akibat dr arogannya raja Rehabeam saat menjd raja, namun ternyata dia malah berdosa terhadap Tuhan dan menyebabkan org Israel turut melakukan dosa yg sama dg yg dia lakukan. Sbg pemimpin tentunya pny daya tarik khusus dan kharisma di mata mrka yg mendukungnya, di sinilah bila tdk menjaga tingkah laku, maka org lain akan meniru apa yg dia lakukan, sekalipun hal itu merupakan dosa di mata Tuhan. Dlm hal ini pemimpin dianggap sbg org yg jauh melebihi rata-rata kualitas org lainnya, shga patut dijadikan contoh dan teladan, tentu jika yg dilakukan itu adalah hal yg baik dan positif, ini menjd sebuah ‘berkat’ bagi bnyk org, tp jika yg dilakukannya itu dosa dan hal yg negatif, ini tentu sangat negatif pengaruh yg ditimbulkannya.

Kita hidup di zaman yg menganggap agama hanya sbg sebuah identitas saja, bukan sbg sebuah kehidupan rohani yg hrs dilakukan dg penuh tanggung jawab, krna kehidupan kita pastinya akan menjd sorotan bnyk org, apalg jika kita memiliki posisi strategis dlm komunitas ataupun dlm masyarakat. Dlm jenis hubungan apapun, saat terjd komunikasi maka akan ada hal-hal yg tanpa kita sadari bs sangat mempengaruhi hidup kita. Bahayanya jika komunitas yg kita ikuti adalah kelompok org-org yg hidup berdasarkan kebenaran versinya sndri. Aturan-aturan dlm agama dicampur adukkan dg jalan pemikiran yg disesuaikan dg keinginan diri sndri, maka tak heran kita dapati realita bhw ada org yg menganggap sesuatu yg menurut Tuhan itu adalah dosa, menjd sesuatu yg ‘bukan dosa’ setelah dikemas dg jalan pemikiran yg kompromi dg kelemahan manusiawi tiap org, jika ini ditularkan maka dlm satu komunitas akan punya pandangan yg sama yaitu bhw dosa itu ‘bukan dosa’.

Tularkanlah cara hidup yg sesuai dengan kebenaran firman Tuhan, saringlah cara berpikir asing yg berusaha mempengaruhi cara berpikir kita yg awalnya sdh sejalan dg apa yg Tuhan inginkan.

Posted in Renungan | Comments Off on Menularkan Dosa

Kenapa Diam Saja?

DI 19072021

2 Raja-raja 7:3
Empat orang yang sakit kusta ada di depan pintu gerbang. Berkatalah yang seorang kepada yang lain: “Mengapakah kita duduk-duduk di sini sampai mati?

Situasi saat itu dlm suasana perang, dan 4 org kusta ini ada di depan pintu gerbang yg tentunya saat itu tdk ada org lain di sana krna bs saja dibunuh oleh musuh. Jd mrka ada di perbatasan namun tdk boleh masuk ke dua area itu.

Zaman itu org kusta tdk diizinkan mondar mandir dlm area pemukiman penduduk krna kenajisan mrka sbg org kusta. Krna itulah mrka ada di depan pintu gerbang dan dlm situasi perang tentunya keadaan mrka makin sulit shga mrka akhirnya hanya bs pasrah dg keadaan, putus asa dan hanya bs duduk-duduk di situ sambil berharap ada org yg lewat menolong mrka. Pd akhirnya seorg dr antara mrka mulai bcra dan menjabarkan pemikirannya yg saat itu, knpa cuma duduk-duduk saja, knpa tdk mencoba masuk ke kampung halaman atau masuk area musuh, toh mrka pasti mati jg. Kemudian kita tahu crta selanjutnya, mrka menjd ‘informan’ yg sangat berjasa bagi bangsanya. Dr kisah ini kita bs ambil pelajaran penting yg ada relevannya dg keadaan yg sdg terjd skrg ini.

Rasa takut akibat makin gawatnya efek dr varian baru yg muncul dr pandemi ini, membuat sebagian org berpikir bhw situasi makin buruk, yg diam di rumah dan lakukan prokolol kesehatan super ketat pun ternyata terinfeksi jg, maut terasa bgtu dekat di depan mata, ekonomi makin goncang, entah apa yg hrs diperbuat, kiri kanan kita dengar keluhan org-org ttg apa yg mrka alami. Spt kata org kusta itu: knpa kita hanya duduk-duduk saja menunggu kematian datang?, kita jg sebaiknya tdk hanya diam sambil menunggu kabar baik dtg sehubungan dg pandemi ini, padahal kita tdk tahu kpn semua ini akan berakhir. Hanya diam tdk akan mengubah keadaan, hrs lakukan sesuatu dg berani, tentunya jg tetap menggunakan hikmat dan akal sehat, bkn bermodalkan nekad dan sok berani, minta petunjuk Tuhan dan lakukan apa yg kita bs, walaupun perubahan yg terjd hanya sedikit saja.

Diam menantikan Tuhan itu betul, tp diam krna putus asa dg keadaan itu yg hrs kita hindari, berani bkn berarti nekad, tp kita mengalahkan ketakutan dan memulai suatu perubahan yg ke arah positif.

Posted in Renungan | Comments Off on Kenapa Diam Saja?

Solusi Yang Tidak Biasa

DI 17072021

2 Raja-raja 6:21-23
Lalu bertanyalah raja Israel kepada Elisa, tatkala melihat mereka: “Kubunuhkah mereka, bapak?”
Tetapi jawabnya: “Jangan! Biasakah kaubunuh yang kautawan dengan pedangmu dan dengan panahmu? Tetapi hidangkanlah makanan dan minuman di depan mereka, supaya mereka makan dan minum, lalu pulang kepada tuan mereka.”
Disediakannyalah bagi mereka jamuan yang besar, maka makan dan minumlah mereka. Sesudah itu dibiarkannyalah mereka pulang kepada tuan mereka. Sejak itu tidak ada lagi gerombolan-gerombolan Aram memasuki negeri Israel.

Perang tentu bcra ttg siapa yg menang dan jg siapa yg kalah, yg menang tentu bs menguasai lawan bahkan menjajahnya dan yg kalah menjd tawanan dan tentu saja akan dipermalukan.

Dlm kisah yg kita baca, solusi yg diberikan ternyata sesuatu yg tdk biasa, mengajak musuh utk makan dan minum dlm sebuah perjamuan yg besar, ya sebuah pesta. Ini tentu membingungkan dan tdk bs diterima akal sehat, memperlakukan musuh dg cara terhormat saat peperangan. Tentu Elisa mengatakan ini sbg seorg nabi yang meneruskan perkataan Tuhan utk bangsa Israel, jd saran ini asalnya dr Tuhan dan ketika dilakukan ternyata hasilnya sangat luar biasa, org Aram tdk lg mengganggu mrka, ada keamanan dan damai. Kalau peperangan dilakukan tentu saja akan ada kemungkinan menang atau kalah, kalau ternyata kalah maka keadaan tentu akan sangat buruk. Taat pd apa yg nabi Elisa katakan ternyata membawa dampak yg sangat baik, pastinya yg Elisa katakan itu asalnya dr Tuhan.

Solusi yg Tuhan sediakan memang ada kalanya di luar perkiraan logika kita. Kita hanya bs memprediksi apa yg mgkin akan terjd, tp Tuhan tdk memprediksi, tp Dia itu tahu dg pasti apa yg nantinya pasti terjd. Itulah sebabnya perlu utk bertanya pd Tuhan ttg apa yg hrs kita lakukan saat kita menghadapi situasi yg ada. Spt raja Israel bertanya pd Tuhan dan menemui Elisa, kita jg bs bertanya pd Tuhan & menerima jwbannya melalui hamba Tuhan atau org yg Tuhan percayakan utk menyampaikan apa yg Dia ingin katakan pd kita. Kalau kita sndri sudah terbiasa mendengar suara Tuhan, tentu kita perlu jg konfirmasi atau peneguhan yg dr Tuhan melalui org yg akan Dia suruh menyampaikannya pd kita. Bertanyalah pd Tuhan sblum kita mulai bertindak atau mengambil keputusan spya kita jgn mengalami sesuatu yg buruk nantinya dan kemudian kita menyesalinya.

Iman membuat kita bs setuju dg cara yg Tuhan berikan sbg solusi dr masalah yg sdg kita hadapi, taat saja dan lihat hasilnya yg pastinya mendatangkan kebaikan bagi kita saat ini dan masa depan.

Posted in Renungan | Comments Off on Solusi Yang Tidak Biasa

Supranatural dan Realistis

DI 16072021

Yohanes 1:51
Lalu kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

Tuhan bukan berdiam di dunia kita yg fana dan sementara ini, krna Dia yang menjadikan kekekalan dan Dia bebas dr ikatan wkt, Tuhan itu Mahahadir, tp Dia tdk berdiam di bumi.

Sbg seorg Kristen, kita hrs percaya bhw ada 2 hal yg berjalan beriringan, yaitu hal yg supranatural dan jg yg realistis. Hal yg realistis itu hal yg nyata, terlihat oleh mata, bkn dongeng dan diterima oleh akal sehat, tentu ini sesuatu yg bs kita temui sehari-hari dlm kehidupan kita dan semua org bs memilikinya. Tp krna Tuhan itu bkn manusia, Dia itu Roh adanya dan tdk berdiam di dunia ini, maka kitapun hrs percaya akan adanya ‘dunia’ yg berhubungan dg Tuhan. Kita mengertinya sbg surga yg kekal abadi. Dari ayat yg kita baca, Yesus berkata pd Natanael pd saat memanggilnya utk dijadikan sbg murid, bhw dia akan bs melihat langit terbuka dan malaikat naik turun kepada Anak Manusia, yaitu Yesus. Melihat makhluk surga dg mata jasmani, ini tentu pengalaman yg tdk semua org bs mengalaminya, tp ini bkn sesuatu yg mustahil bs kita alami jika Dia mengizinkannya.

Hal yg supranatural tentu bkn sesuatu yg realistis, tdk bs dicerna oleh pikiran, bahkan mgkin tdk terlihat mata. Salah satu contohnya adalah mujizat, hal yg di luar batas ilmu pengetahuan dpt lakukan dan jelaskan. Bbrpa org diberi Tuhan karunia khusus yg berhubungan dg hal yg supranatural, misalnya ada yg mendpt penglihatan alam roh, mimpi bertemu Tuhan atau malaikat, dsbnya. Yakub mengalami hal supranatural saat bergumul dg Tuhan dan melihat malaikat naik turun dr surga (Kejadian 28:12). Nabi Elisa bs melihat dunia roh saat dia menunjukkan bnyknya tentara Tuhan yg turut dlm peperangan (2 Raja-Raja 6:16-17), dan masih bnyk lg contoh lain yg ada dlm Alkitab. Jd dua hal ini yaitu hal supranatural dan hal yg realistis hrs kita sikapi dg benar, jgn bingung atau menolak hal yg sifatnya supranatural krna memang itu adalah bagian dr perjalanan iman kita sbg seorg Kristen.

Bukanksh kita sndri memiliki roh, dan setelah kita meninggal nanti, roh kita akan kembali pd Tuhan, bukankah ini jg hal yg supranatural? Kalau Tuhan beri karunia yg berhubungan dg hal yang supranatural, gunakan utk melayani sesama dan memuliakan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Supranatural dan Realistis