Di Dalam Kitab Tuhan

DI 09022021

Mazmur 56:8 KJV
Thou tellest my wanderings: put thou my tears into thy bottle: are they not in thy book?

  • Engkau menghitung pengembaraanku, menampung air mataku di dalam kirbat-Mu, tidakkah mereka ada di dalam kitab-Mu?

Kesengsaraan dan penderitaan adalah bagian dr hidup setiap manusia, bedanya hanya jumlah penderitaan yg dialami dan jg wujud penderitaannya. Jd baik tua atau muda, kaya atau miskin, semuanya pasti pernah mengalaminya.

Daud menulis syair nyanyian ini saat dia ditangkap oleh org Filistin, tentu keadaan yg dirasakanya sangat tdk nyaman. Ada sebuah pertanyaan di akhir ayat ini: apakah penderitaan ini ada tertulis dlm kitab Tuhan? Daud mempertanyakan ini krna ingin memastikan apakah ini memang bagian dr proses Tuhan ataukah ini terjd oleh faktor manusia saja? Daud ingat bhw dia sdh diurapi oleh Samuel utk menjd raja menggantikan Saul, namun setelah dia berhasil mengalahkan Goliat justru Saul mulai iri dan berusaha utk membunuhnya. Kalau ini adalah bagian dr proses Tuhan tentu Daud akan berusaha tetap kuat menjalaninya, namun jika ini adalah manusia penyebabnya, dia tak ingin berlama-lama dlm kondisi spt itu.

Menjd pengembara krna sbg buronan kerajaan, ditambah dg bnyknya air mata yg keluar sbg gambaran bnyknya keadaan buruk yg dia alami selama mengembara. Kita mgkin pernah ada dlm posisi spt Daud, justru demi menggenapi rencana Tuhan maka kita masuk dlm proses-Nya dan mengalami bnyk hal yg buruk dan membuat kita menderita. Spt kita sedang menuju suatu tempat namun kita ragu apakah jalan yg kita lewati ini benar atau salah, mau trs jalan atau ganti arah, bingung dan kuatir. Jatuh ke tangan musuh bagi Daud tentu menakutkan, namun dlm perenungannya dia tetap ingat akan Tuhan dan janji-Nya. Jika kita tetap setia menjalani proses Tuhan, maka kita suatu saat akan sampai di waktu penggenapan janji Tuhan dan kita akan bersukacita karenanya.

Air mata itu sebagian ‘harga’ yg hrs kita ‘bayar’ demi tergenapinya rencana Tuhan dlm hidup kita, ada waktunya menangis dan berduka, ada waktunya tertawa dan bersukacita.

Posted in Renungan | Comments Off on Di Dalam Kitab Tuhan

10 Perintah Tuhan

DI 08022021

Keluaran 20:17

  • Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.”

Kalau kita perhatikan isi dr 10 perintah Tuhan, maka kita temukan ada 4 perintah ttg Tuhan, 1 perintah ttg orgtua dan 5 perintah ttg sesama. Jadi diurutkan menjd: Tuhan, orgtua dan sesama.

Di sinilah kita temui fakta bhw dlm hidup kita ada 3 pihak yg berpengaruh besar dlm hidup kita yaitu Tuhan, orgtua serta keluarga, dan sesama kita. Sblum kita lahir dan nanti setelah kita mati, maka 100% segala hal ditentukan oleh Tuhan, orgtua dan sesama kita tdk bs ikut campur di dlmnya. Selama kita hidup di dunia ini maka segala sesuatu yg terjd dan kita alami itu dipengaruhi oleh 4 pihak yaitu diri kita sndri, Tuhan, orgtua serta keluarga, dan sesama kita. Krna itu perlu adanya aturan yg Tuhan tetapkan bagi setiap org supaya hubungan dg semua pihak itu berjalan baik shga apa yg nanti kita alami adalah berkat Tuhan dan kebaikan dr sesama.

Ada org yg ingin hidup tanpa aturan, bebas dan terserah maunya sndri, tp apa yg nanti akan terjd? Spt perempatan jalan rayac tanpa adanya pengatur rambu lalu lintas, maka akan terjd kekacauan. Kita bs lihat ketika listrik padam dan lampu lalu lintas tdk menyala, semua berebutan ingin melintas, maka terjd kemacetan dan mgkin bs terjd tabrakan beruntun. Aturan itu perlu ada utk segala sesuatunya bs teratur, harmonis dan aman, jika dilanggar maka hidup kita akan menjd kacau dan bs berpengaruh buruk bagi diri org lain dan bahkan ujungnya nanti kita bs masuk neraka. Perintah Tuhan itu baik bagi hidup kita, taati saja, maka Tuhan akan memberkati dan menjaga hidup kita dan jg sesama kita turut merasakan hal-hal yg positif.

Ketaatan dimulai dr kesadaran bhw apa yg akan ditaati itu suatu hal yg membawa kebaikan dan membuat hidup kita ada dlm damai sejahtera dg Tuhan dan sesama kita.

Posted in Renungan | Comments Off on 10 Perintah Tuhan

Asalkan Kita Kuat

DI 06022021

Filipi 4:13 KJV
I can do all things through Christ which strengtheneth me.

  • Aku dapat lakukan segala hal melalui Kristus yang menguatkan aku

Membaca ayat ini jgn salah fokusnya, krna nantinya kita mendpt pengertian yg keliru: kita bisa krna kita kuat, ini tentu bs sangat berbahaya bagi iman kita.

Ayat ini menjelaskan bhw kita bs lakukan segala hal dg 2 syarat: pertama, melalui Kristus, kedua, kalau kita kuat. Penjelasan sederhananya itu spt baterai hp yg kita miliki, berapapun kapasitas mA nya tak berguna jika tdk ada aliran listrik di dlmnya, kalau tdk disi ulang maka kita tdk bs utk mengoperasikan hp kita scra normal. Bagi org Kristen ini yg perlu kita tahu bhw sehebat apapun kemampuan yg kita miliki, itu menjd sia-sia jika Tuhan tdk ada di dlm hidup kita. Ingat bhw ‘melalui Kristus’ baru kita bs melakukan segala hal, krna bagi Dia tdk ada yg mustahil. Jd tanpa Kristus maka kita hanya mgkin bs melakukan bbrpa hal, akan ada hal yg tdk bs kita lakukan, hal yg mustahil dan kita kadang hrs menerima yg terjd tanpa bs mengubahnya.

Kemudian yg Tuhan butuhkan dr kita adalah kita hrs kuat, tdk lemah. Baterai yg tinggal 10% tentu tdk bertahan lama, hp tdk bs dipakai utk telepon agak lama, jd hrs besar persentase yg tersisa br bs kita pakai utk berbagai aktivitas di hp kita. Pd kenyataannya kita ada saatnya tdk selalu kuat, kadang kita hilang kekuatan dan tdk bs berbuat apa-apa. Tuhan jugalah yg pd akhirnya menguatkan kita, memberi extra kekuatan shga kita bs bertahan dalam menghadapi keadaan yg sdg terjd. Sadar bhw kekuatan kita sangat terbatas, tp org yg memiliki Tuhan dlm hidupnya akan selalu memiliki kekuatan di atas rata-rata shga kalau org lain sdh menyerah, kita masih sanggup bertahan dan berjuang utk berhasil dan sukses. Dlm Tuhan selalu ada kepastian dan jaminan yg bs kita percayai.

Kuatkan dan teguhkan hati kita, spya kita bs bekerja bersama dg Tuhan sbg satu team yg solid shga kemuliaan Tuhan itu dinyatakan dan nama-Nya dimuliakan.

Posted in Renungan | Comments Off on Asalkan Kita Kuat

Berpikiran Sama

DI 05022021

Filipi 4:2 KJV
I beseech Euodias, and beseech Syntyche, that they be of the same mind in the Lord.

  • Aku mohon Eoudia, dan mohon Sintikhe, agar mereka menjadi sama pikirannya di dalam Tuhan.

Siapa itu Eoudia dan Sintikhe? Kalau kita membaca pasal ini scra keseluruhan maka kita dapati informasi bhw keduanya itu terlibat pelayanan bersama rasul Paulus dlm hal penginjilan.

Apa yg terjd di antara mrka berdua tdk ditulis dlm surat Paulus pd jemaat Filipi, namun kemungkinan ini berkaitan dg dunia pelayanan yg mrka jalani, disinggung agar keduanya bs sepikir di dlm Tuhan. Tentang peraturan dlm plynan di sana tentu sdh diatur, jd sptnya ini ttg perbedaan pikiran mengenai suatu masalah atau sdg dlm merencanakan sesuatu dan sptnya sudah menjurus pd pertengkaran. Hamba Tuhan hrs hidup dlm damai, baik dg jemaat, dan sesama pelayan Tuhan. Rasul Paulus sdkit kuatir dg keadaan ini hingga dia memohon keduanya utk menyatukan pukiran mrka di dlm Tuhan, artinya lebih mengutamakan kepentingan Tuhan dan jemaat drpd ego masing-masing. Dunia plynan jg pasti mengalami goncangan, krna makin bnyk org yg terlibat, beragamnya pikiran tentu tak bs dihindari. Beda pemikiran itu normal tp jgn sampai berubah menjd permusuhan yg menyeret pihak-pihak lain yg sbnarnya ada dlm damai sebelumnya.

Perbedaan pikiran sebaiknya hanya ada dlm rapat atau diskusi, setelah selesai rapat atau diskusinya maka semua pihak hrs tunduk pd peraturan yg diterapkan, semua dianggap selesai dan berfokus pd bgmna mengelola dg baik. Utamakan kepentingan Tuhan di atas segalanya. Buktikan pemikiran-pemikiran yg ada dg membandingkannya dg firman Tuhan, ini bkn ttg siapa yg menang atau kalah, namun bgmana semua yg sblumnya sdh berjalan dg baik tetap bs dipertahankan bahkan ditingkatkan lebih lagi. Kadang perlu bantuan pihak ketiga utk bs dg cepat mendamaikan pihak-pihak yg ada, org yg netral dan paham ttg situasi yg sdg terjadi. Jgn dibiarkan berlarut-larut atau didiamkan krna berpikir seiring berjalannya wkt pasti suasana akan reda spt biasanya. Namun tdk selalu hal itu yg terjd, malah bs menjd sebuah ancaman perpecahan suatu saat nanti.

Melihat sesuatu dr sudut pandang yg berbeda memang akan menimbulkan ide atau pendapat yg beragam, namun jgn sampai itu terbawa menjd sebuah pertengkaran dan permusuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Berpikiran Sama

Memperberat Beban Orang Lain

DI 04022021

Filipi 1:16 KJV
The one preach Christ of contention, not sincerely, supposing to add affliction to my bonds:

  • Yang lain memberitakan Kristus dengan pertikaian, tidak dengan ketulusan, sekiranya untuk menambah penderitaan pada rantai-rantaiku.

Dari ayat ini kita tahu bhw di zaman itu ada org-org yg dg sengaja berusaha utk dpt menambah beban penderitaan rasul Paulus dg cara memberitakan Kristus tdk dg damai, namun dg pertikaian.

Kita mgkin pernah mengalami hal yg mirip dg yg rasul Paulus alami, sdh susah lalu ada pihak-pihak yg mengatas namakan kita melakukan sesuatu yg justru merugikan dan menyudutkan kita shga penilaian kita di mata org lain menjd buruk dan org mulai semakin menekan kita utk beraktivitas. Di sinilah kita belajar bhw tdk segala sesuatu dilakukan org lain dg pertimbangan yg matang. Misalkan seorg pedagang di sebuah pasar menjual daging yg busuk dan kemudian pembeli yg mengkonsumsinya mengalami sakit, akhirnya dicurigailah semua pedagang di pasar itu ada jg yg menjual daging busuk shga pedagang lain yg dg jujur menjual daging segar terkena imbasnya, jumlah pembelinya turun drastis dan pastinya mengalami kerugian.

Kita hrs paham bhw tindakan kita bs saja berpengaruh buruk terhadap org lain yg profesinya sama dg kita. Tdk semua org jg memahami ini, asalkan mrka mendptkan keuntungan, ketenaran, atau sengaja ingin menjatuhkan kita, mrka akan melakukan hal-hal yg justru efeknya sampai ke kita jg. Memberitakan Injil tentu tdk baik dg cara pertikaian, hrs dg damai, spya pemberitaan Injil di semua tempat tetap bs dilakukan dan trs berlanjut. Kita jg perlu berhati-hati dg pihak lain yg menyamar sbg pemberita Injil lalu melakukan hal-hal negatif yg tujuannya utk membuat penginjilan dinilai sbg suatu pemaksaan utk percaya. Krna itulah kita perlu melakukan apapun dlm ketulusan, jgn sampai merugikan pihak lain yg juga seprofesi dg kita. Jgn membuat org lain lebih menderita krna perbuatan kita, jaga ketenteraman dan kenyamanan bersama.

Tetap miliki sukacita sekalipun kita sedang mengalami hal buruk krna tindakan org lain, selama Tuhan di pihak kita, Dia akan membela kita dan menyelamatkan kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Memperberat Beban Orang Lain

Diperbaharui Dalam Roh Pikiran

DI 03022021

Efesus 4:23 KJV
And be renewed in the spirit of your mind;

  • Dan diperbaharui di dalam roh pikiranmu

Apa makna dari ‘roh pikiran’, bknkah kita hanya pny 1 roh, knpa ada ‘roh lain’ spt yg disebut dlm ayat ini? Apakah ini sebuah penggambaran saja?

Kata roh dlm ayat ini adalah pneuma yg salah satu artinya adalah spiritual atau rohani. Jd yg dimaksud dg roh pikiran itu adalah pikiran yg rohani, bkn pikiran yg duniawi. Sama spt manusia tanpa roh itu mati maka pikiran yg tdk rohani sifatnya itu adalah pikiran yg ‘mati’. Pikiran spt ini tentu tdk bs bereaksi benar terhadap situasi yg sdg terjd, atau bahkan sama sekali tdk bs berpikir apa-apa di saat seharusnya pikiran kita bs bekerja dg baik. Spt tubuh yg mati tdk bereaksi terhadap apapun yg dilakukan terhadap tubuh itu, demikian jg pikiran yg tdk rohani tentu saja tdk bs memahami hal-hal yg rohani, hal-hal yg dr Tuhan shga kita memiliki pandangan yg keliru ttg kasih Tuhan dan pribadi-Nya. Ini bkn berarti kita hanya berpikir ttg hal-hal rohani, tp pikiran kita hrs rohani sifatnya, pikiran yg dikuasai oleh firman Tuhan.

Diperbaharui di dlm roh pikiran, artinya pikiran inilah yg nantinya bnyk akan mempengaruhi hidup seseorg. Tdk heran bnyk org Kristen blm mengalami hidup yg baru krna pikiran yg dia miliki itu masih duniawi, blm pikiran yg rohani. Pikiran duniawi dipengaruhi oleh apa yg dianggap benar oleh manusia itu sndri, memikirkan hanya kehidupan di dunia dan meremehkan Tuhan. Pikiran yg rohani itu melihat segala hal dr sudut pandang Tuhan dan firman-Nya, jd bkn hanya berfokus pd diri sendiri, tp jg berpikir bgmna penilaian Tuhan dan respon dr org lain terhadap apa yg nantinya kita perbuat dan katakan. Bkn mencari kebahagiaan sndri tp kebahagiaan bersama. Tdk merugikan org lain tp jg memberi dampak positif dan nilai tambah bagi hidup bnyk org.

Ketika kebenaran firman Tuhan itu mulai mengoreksi pikiran kita, segera lakukan pembenahan diri, buang segala pemikiran yg duniawi sifatnya krna itu bs membawa hidup kita pd kesia-siaan.

Posted in Renungan | Comments Off on Diperbaharui Dalam Roh Pikiran

Melebihi Harta

DI 02022021

Amsal 19:1 KJV
Better is the poor that walketh in his integrity, than he that is perverse in his lips, and is a fool.

  • Adalah lebih baik orang miskin yang berjalan dalam integritasnya daripada orang yang busuk mulutnya, dan adalah seorang yang bodoh

Kemiskinan tentu hampir tdk ada nilai plus atau positifnya di mata bnyk org, dan tdk ada org yg mau menjd miskin dg sengaja krna penuh penderitaan, kesusahan dan dijauhi org lain.

Tp org miskin yg punya integritas itu pny nilai yg lebih baik dibandingkan org lain yg bodoh dan bermulut jahat. Kemiskinan itu adalah sebuah keadaan, jd masih bs diubah shga kita melihat bnyk org kaya yg pd awalnya adalah seorg yg miskin. Namun org yg berbibir busuk, jahat atau belat belit tentu susah utk berubah, krna ini menyangkut karakter, tabiat, temperamen dan gaya hidup seseorg. Org miskin yg berintegritas tentu pny kesempatan utk mengubah nasibnya, jika dia bekerja keras, tekun berusaha, menambah pengetahuan dan ketrampilannya, krna pd dasarnya dia pny prinsip moral yg baik maka dg mudah org akan memberikan kepercayaan utk dia mengerjakan dan mengelola hingga suatu saat dia keluar dr kemiskinannya.

Perkataan yg buruk, jahat, belat belit, tentunya akan mencerminkan karakter asli seseorg, dan dlm ayat ini dikategorikan sbg golongan org bodoh. Siapa yg mau memberi kepercayaan utk mengerjakan sesuatu pd org bodoh? Ada pepatah yg mengatakan: “Kalau kamu miskin, jadilah org baik, kalau kamu kaya, buatlah kebaikan dg kekayaanmu”. Jd kaya atau miskin tdklah lebih bernilai dr integritas yg dimiliki seseorg, harta bs bertambah atau berkurang, namun integritas tdk hilang dlm diri seseorg selama dia menjaga kejujuran dan prinsip moral yg baik, tdk cinta uang dan serakah namun justru menggunakan harta utk berbuat baik. Harta hanyalah sebuah alat, jika tdk benar penggunaannya justru bs membahayakan pemiliknya. Org yg berintegritas mampu menggunakan harta dg baik, sdgkan org bodoh itu hidup utk harta.

Integritas bs mengubah hidup seseorg, dan Tuhan memberi promosi pd mrka yg hidup benar dan memiliki integritas dlm dirinya. Jadilah org yg bs dipercaya.

Posted in Renungan | Comments Off on Melebihi Harta

Integritas Hati

DI 01022021

Kejadian 20:6 KJV
And God said unto him in a dream, Yea, I know that thou didst this in the integrity of thy heart; for I also withheld thee from sinning against me: therefore suffered I thee not to touch her.

  • Dan Tuhan berkata padanya dalam sebuah mimpi: “Ya, Aku tahu bahwa engkau melakukan ini dalam integritas hatimu, karena Aku juga menahan kamu dari berbuat dosa terhadap Aku, karena itu Aku tidak membiarkan kamu untuk menyentuh dia.

Melihat kecantikan Sara yg luar biasa maka raja Abimelekh berniat memperistri dia, namun dicegah Tuhan krna hal itu merupakan dosa terhadap Tuhan, itu akan merusak perjanjian Tuhan dg Abraham.

Apa yg menyebabkan Tuhan mencegah Abimelekh? Ternyata krna Abimelekh seorg yg punya ‘integritas hati’. Dlm kamus bhsa Inggris, integritas adalah ‘the quality of being honest and having strong moral principles; moral uprightness’ yaitu kualitas utk menjd jujur dan memiliki prinsip moral yg kuat’. Arti lainnya dr integritas adalah menjd utuh dan tdk terbagi. Jd dampak yg diperoleh seseorg yg berintegritas adalah dihormati dan bs dipercaya, kemudian dlm sisi rohani akan mendpt pertolongan Tuhan berupa peringatan atau ‘warning’ saat tanpa disadari apa yg akan dilakukan itu ternyata adalah dosa shga Tuhan menahan seseorg itu utk berbuat dosa. Ini tentu sesuatu yg sangat kita perlukan krna seringkali kedagingan masih lebih kuat utk menggoda kita yg pd akhirnya mendorong kita utk melakukan dosa.

Integritas dimulai dr niat tulus kita utk hidup benar di hadapan Tuhan dan manusia, mentaati firman Tuhan dan jg peraturan yg telah ditetapkan baik oleh pemerintah maupun lingkungan di mana kita hidup dan beraktivitas. Niat tulus ini nantinya akan membentuk sikap dan jg prinsip yg akan kita pegang dan jalankan dlm hidup kita. Namun ini belumlah menjd sebuah integritas, ketika sikap dan prinsip ini teruji oleh ujian hidup, masalah, godaan, dsbnya, maka barulah terlihat dan terbukti apakah kita punya integritas atau tdk. Ini berhubungan dg menjd jujur dan punya moral yg baik, utuh dan tdk terbagi, artinya perkataan, perbuatan dan hati kita itu murni, perkataan dan perbuatan itu sejalan, dan hati kita tulus, tdk ada niat jahat apalg merancangkan yg buruk terhadap org lain.

Hati kita tak ada yg tahu kecuali Tuhan dan diri kita sndri, menjaga kemurnian hati berarti kita mulai membentuk integritas yg kuat dan berkualitas dlm diri kita, dan Tuhan akan memberi peringatan jika yg akan kita lakukan itu ternyata adalah dosa.

Posted in Renungan | Comments Off on Integritas Hati

Menolak Firman Tuhan

DI 30012021

Markus 7:9 KJV
And he said unto them, Full well ye reject the commandment of God, that ye may keep your own tradition.

  • Dan Dia berkata pada mereka: “Baik-baik saja kalian menolak perintah Tuhan, supaya kamu boleh tetap memelihara tradisimu sendiri.

Sindiran keras Yesus terhadap para org Farisi dan ahli Taurat di Yerusalem tentu sangat tdk mengenakkan telinga utk didengar, tegas dikatakan bhw mrka menolak perintah Tuhan demi tradisi yg mrka miliki.

Siapa yg paling kita takuti: Tuhan atau manusia? Karena takut akan Tuhan maka kita akan berani dan tegas utk menolak melakukan tradisi yg tdk sejalan dg firman Tuhan, sebaliknya jika kita takut pd manusia maka kita berani menolak taat pd perintah Tuhan demi berpegang pd tradisi yg sdh berlaku turun temurun. Jgn salah memahami bhw tradisi itu semuanya bertentangan dg kebenaran firman Tuhan, ada bagian yg sejalan, ada bagian lain yg bertentangan dg kebenaran firman Tuhan. Pasti ada resiko dan konsekuensi ketika kita memilih utk tdk melakukan tradisi yg bertentangan dg firman Tuhan, kita bs saja kehilangan hak, harta bahkan kenyamanan hidup, tp perhitungkan jg kehilangan apa yg akan kita alami kalau menolak taat pd firman Tuhan. Manusia bs membunuh kita tp Tuhan berkuasa memasukkan kita ke neraka, lebih seram yg mana?

Dlm sebuah tradisi memang ada bagian yg mengandung nilai-nilai hidup yg bersumber dr agama dan kepercayaan, sebagian lg bersumber pd peraturan yg dibuat manusia utk mengatur hubungan antar sesama, tp ada jg yg bersumber pd hal-hal gaib atau legenda zaman dulu. Jika dilanggar maka bs mendatangkan hal buruk terhadap suatu wilayah dan penduduknya, itulah yg kita kenal sbg ‘pantangan lokal’. Tradisi bkn berasal dr Tuhan, tp hasil dr huhungan manusia dg sesamanya, utk tercipta saling menghormati dan bs hidup dlm harmonis dan damai. Sbg org Kristen kita memang diajar hrs menghormati sesama kita, hidup dlm damai, namun utk hal-hal yg berusaha menyimpangkan iman dan kasih kita dr Tuhan maka kita perlu tegas utk menolak dg cara yg benar, menggunakan hikmat dan tetap menjaga hubungan baik dg sesama.

Kita hidup bermasyarakat tentu perlu tahu dan paham ttg tradisi yg ada, namun kita sbg org Kristen jg wajib tahu dan paham ttg kebenaran firman Tuhan shga kita paham mana tradisi yg baik, yg bs kita pegang dan lakukan, dan mana tradisi yg tdk boleh kita lakukan sbg seorg pengikut Kristus.

Posted in Renungan | Comments Off on Menolak Firman Tuhan

Kenapa Harus Menderita?

DI 29012021

Kejadian 15:13 KJV
And he said unto Abram, Know of a surety that thy seed shall be a stranger in a land that is not their’s, and shall serve them; and they shall afflict them four hundred years;

  • Dan Dia berkata pada Abram: “Ketahuilah sungguh, bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing di suatu negeri yang bukan milik mereka, dan akan melayani mereka, dan bangsa itu akan menyebabkan penderitaan 400 tahun lamanya.

Kalau kita di posisi Abraham, sdh lansia lalu diberikan janji oleh Tuhan akan punya seorg anak dan diberitahu bhw pd generasi kesekian mrka akan menderita dan dianggap budak oleh suatu bangsa, apa yg ada dlm pikiran kita?

Kita inginnya semua janji Tuhan itu semua wujudnya baik, kalau bs ya ‘spektakuler’ biar bnyk org yg berdecak kagum, tp pd kenyataannya janji Tuhan yg indah itu tdk selalu wujudnya itu baik, dlm Alkitab misalnya sepasang suami istri yg sdh tua dinubuatkan oleh nabi Elisa bhw mrka akan memiliki anak, dan itu terjd. Namun saat usia remaja justru anak tunggal mrka sakit dan kemudian mati (2 Raja-Raja 4:16-20). Diberi anak tp kemudian mati, bukankah lebih baik tdk ada anak itu shga tdk ada kenangan ttg dia? Pd akhirnya anak itu hidup kembali, demikian jg keturunan Abraham yaitu bangsa Israel meskipun ada generasi yg sempat diperbudak oleh bangsa Mesir, namun kenyataannya tetap Tuhan pelihara hingga zaman ini, meskipun bnyk usaha pihak tertentu utk bisa melenyapkan bangsa Israel dr muka bumi ini.

Kita mgkin dijanjikan akan menjd seorg pengusaha sukses, namun dlm prosesnya malah kita bangkrut dan terlibat hutang, tp itulah tahapan yg hrs kita jalani hingga akhirnya kesuksesan itu menjd sebuah kenyataan, grafiknya tdk selalu naik, kadang turun bahkan ke titik minus, kalau kita berhenti berikan di titik ini maka kita tdk akan pernah bs utk sampai di keadaan kita kenjd seorg yg sukses pd akhirnya. Mau tetap terus atau mundur, mau tetap percaya pd janji Tuhan atau menyerah pd kenyataan yg sementara sifatnya. Abraham menerima ketetapan Tuhan ttg keturunannya dg segala kerendahan hati, tdk protes apalg menolaknya. Kalau Tuhan yg atur, walau di tengah jalan bnyk masalah, tantangan bahkan keadaan buruk, pasti ujungnya itu kemuliaan dan semua yg terbaik.

Jgn ragu tetapi tetap percaya pd Tuhan dan firman-Nya, sekalipun saat ini kita dipandang sebelah mata, dihina, suatu saat bila kita tetap setia, maka mrka akan menjd malu dan mendpt balasannya dr Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Kenapa Harus Menderita?