Pandanglah Hikmat

DI 09112020

Amsal 3:21 KJV
My son, let not them depart from thine eyes: keep sound wisdom and discretion:

  • Anakku, biarlah ini jangan menyimpang dari matamu: pelihara hikmat yang sehat dan kebijaksanaan

Hikmat bkn semata-mata berhubungan dg pikiran dan hati nurani, dlm ayat ini ternyata ada hubungannya dg mata kita, apa hubungannya?

Hikmat yg sehat dlm bhsa aslinya adalah ‘tûshı̂yâh tûshı̂yâh’ dan kebijaksanaan itu dlm bhsa aslinya adalah ‘mezimmâh’. Nasehat penulis amsal adalah spya kita memelihara hikmat yg sehat dan jg menelihara kebijaksanaan. Kata ‘keep’ ini berarti : the action of owning, maintaining, or protecting something yg artinya tindakan memiliki, mengatur dg baik atau memproteksi sesuatu. Jd hikmat yg sehat dan kebijaksanaan itu hrs trs menerus kita jaga agar tetap menjd milik kita, hikmat yg sehat dan kebijaksanaan itu hrs kita kelola dg baik, artinya hikmat itu perlu kita pertambah dan semakin tertanam dlm hidup kita, dan kemudian kita hrs tetap memproteksi atau melindungi hikmat dan kebijaksanaan itu spya jgn sampai tercuri atau tercampur dg hal-hal yg bertentangan dg firman Tuhan.

Jd ini hrs ada tindakan nyatanya, dan mata kita hrs selalu melihatnya spya kita selalu ingat utk trs melakukannya. Apa tindakan nyatanya? Merenungkan firman Tuhan di wkt yg memang kita khususkan utk itu, bkn sesempatnya wkt kita. Ini bcra ttg disiplin, jd spt kita berolahraga kalau ingin tubuh kita terlihat sehat. Mata kita hrs jeli melihat dan menilai org lain, apakah org itu berbicara ttg sesuatu yg membangun atau justru berbicara yg kosong, tdk ada gunanya. Melihat situasi yg terjd dan kemudian hikmat yg sehat serta kebijaksanaan yg ada dlm diri kita akan mencerna apa yg kita lihat dan hasilnya adalah sebuah respon, keputusan, perkataan serta tindakan yg sesuai dg firman Tuhan. Ini yg perlu kita ketahui.

Tambahkan hikmat yg sehat dan kebijaksanaan yg sdh kita miliki dg cara trs menerus merenungkan kebenaran firman Tuhan, temukan sesuatu ttg Tuhan dan kebenaran-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Pandanglah Hikmat

Mengetahui Tuhan

DI 07112020

Yehezkiel 29:21

  • Pada hari itu Aku akan menumbuhkan tanduk bagi kaum Israel dan membuat engkau dapat berbicara lagi di tengah-tengah mereka. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.”

Tahap awal sebuah hubungan tentu saja adalah sebuah perkenalan, namun di dlm tahap ini kita blm saling tahu lebih bnyk ttg semua yg dimiliki oleh org yg kita kenal, barulah setelah sekian wkt, kita akhirnya tahu siapa sbnarnya mrka.

Butuh wkt dan komunikasi yg trs menerus dlm sebuah hubungan supaya bkn saja kita mengenal, tp masuk dlm tahapan kita tahu bnyk hal ttg org yg kita kenal, tahu ttg sifatnya, karakternya, kebiasaannya, kesukaannya, hal-hal yg tdk dia sukai, apa yg dia takutkan, dsbnya. Setelah kita tahu bnyk hal ttg itu semua, apakah kita tetap mau melanjutkan hubungan itu atau tdk, ini tergantung apakah kita mau menerima keberadaan org itu apa adanya. Di dlm hubungan kita dg Tuhan, apakah kita sdh masuk dlm tahapan ‘mengetahui’ Tuhan? Org dlm tahapan ini pasti sdh bnyk mengalami moment-moment bersama Tuhan, mengalami kasih-Nya, melihat kuasa Tuhan, membangun hubungan yg intim dg Tuhan.

Tentu bkn hanya moment-moment bahagia yg kita alami bersama Tuhan, ada saat di mana kita kecewa krna Tuhan menolak permintaan kita ttg sesuatu, kita hrs menderita krna taat pd firman Tuhan, mengalami situasi spt sdh ‘di ujung tanduk’, dsbnya. Di tahap ini masihkah kita mau tetap berjalan bersama Tuhan? Satu hal yg perlu disadari dlm sebuah hubungan adalah jgn mendominasi dan egois terhadap Tuhan, artinya kita ingin Tuhan menuruti keinginan kita, apalg ingin mengatur Tuhan dlm bnyk hal. Tuhan itu sempurna, kitalah yg seharusnya belajar bnyk dr Dia, tdk egois dan tentunya harus saling mengasihi. Tetapi ingat bhw tetap kita dan Tuhan itu tdk setara apalg sederajat, kita ini ciptaan-Nya dan Dia yg mencipta kita.

Trs bangun hubungan yg intim dg Tuhan, jgn egois dan mudah kecewa. Tetap rendahkan diri di hadapan Tuhan dan mengetahui Tuhan lebih dlm lagi.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengetahui Tuhan

Berani Memilih Yang Benar

DI 06112020

Ibrani 11:24-25
Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun,

  • karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Tuhan dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.

Musa tentu banyak menikmati kesenangan dan hidup nyaman dg status sbg anak angkat dr Puteri Firaun, namun pd akhirnya dia memilih utk ada bersama dg sdr sebangsanya dan berjuang lepas dr tekanan Firaun Mesir saat itu.

Status atau profesi bs menjd jerat bagi seseorg utk dia hidup dlm dosa, bahkan hidup dg bnyk uangpun bs mendorong seseorg jatuh dlm bnyk dosa. Status Musa sbg anak angkat Puteri Firaun justru digambarkan sbg hidup yg menikmati kesenangan dr dosa. Musa selamat dr rencana Firaun utk melenyapkan semua anak laki-laki org Israel wkt itu, dia hidup mengikuti tata cara hidup org Mesir yg tentu saja ada hal-hal yg bertentangan dg tata cara hidup yg Tuhan inginkan shga pastinya Musa wkt itu melakukan dosa. Namun pd akhirnya Musa memilih meninggalkan semuanya dan Tuhan memilihnya utk memimpin bangsa Israel keluar dr Mesir.

Dosa apa yg msh kita sukai, yg membuat kita senang, yg tdk mau kita lepaskan bgtu saja? Sebagian org beralasan bhw mrka akan kehilangan penghasilan bila meninggalkan dosanya, ada yg berpikir sangat sulit utk memisahkan diri dan meninggalkan dosa itu, dsbnya. Tdk semua org siap utk menderita demi taat pd kebenaran firman Tuhan, ada yg lebih memilih kompromi dg dosa: terlihat spt org saleh pdhal msh hidup terikat oleh dosa. Tuhan akan berperkara dg itu dan Dia akan mendesak utk pd akhirnya hrs menentukan pilihan: tetap hidup dlm dosa shga hrs mengalami penghukuman Tuhan atau memilih bertobat dan kembali taat pd firman Tuhan. Tuhan ingin kita hidup benar dan mengalami damai sejahtera dlm hidup kita.

Pilihlah utk meninggalkan dosa yg hanya memberi kita kesenangan sesaat saja, kekekalan dlm maut tdk sebanding dg kenikmatan yg kita peroleh dr dosa yg bgtu mengikut kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Berani Memilih Yang Benar

Tidak Selalu Harus Detail

DI 05112020

Ibrani 11:8 KJV
By faith Abraham, when he was called to go out into a place which he should after receive for an inheritance, obeyed; and he went out, not knowing whither he went.

  • Oleh iman Abraham, ketika dia dipanggil untuk keluar menuju sebuah tempat yang akan nantinya menerima untuk sebuah warisan, taat, dan dia pergi, tidak mengetahui kemana dia pergi.

Pergi tanpa tahu tujuan perginya, bknkah itu sesuatu yg tdk normal, kelihatannya spt sebuah keisengan, dan tentunya dianggap konyol jika melakukannya. Tapi Abraham ternyata melakukannya sbg wujud ketaatannya pd Tuhan.

Kita mgkin terbiasa bertindak dg perintah yg detail dan semua perlengkapan yg dibutuhkan itu disediakan. Kita tdk ingin gagal dan terlihat bodoh, krna itulah hrs semuanya jelas, ada visi maka hrs disertai dg visi jg. Namun pd kenyataannya, sering Tuhan menyuruh kita melakukan sesuatu tanpa detail yg jelas, yg Tuhan perlukan hanya ketaatan kita saja. Org yg melihat kita mgkin akan berkomentar miring, bahkan berusaha utk lebih menggunakan logika kita drpd menggunakan iman. Iman memang tdk selalu bs dimengerti dg logika kita, iman tdk selalu hrs paham dulu dan iman kadang hrs mengabaikan apa kata org ketika kita mulai taat melangkah dg iman.

Kemaha kuasaan Tuhan akan terlihat ketika kita taat walaupun blm memahami apa yg nantinya akan kita hadapi. Mgkin ada sesuatu yg menakutkan, sesuatu yg besar tiba-tiba saja terjd. Namun asalkan kita taat, penyertaan Tuhan atas kita itu sempurna. Dia bertanggung jwb atas hidup kita, dan pasti akan membuat apa yg Dia firmankan itu terjd dan tergenapi. Hasil dr sebuah ketaatan tentunya sesuatu yg dampaknya positif dan jg memuliakan nama Tuhan. Krna Abraham taat, maka keturunannya yaitu bangsa Israel akhirnya menikmati janji Tuhan yg memberikan daerah Kanaan sbg milik pusaka mrka. Ketaatan kita bkn hanya berdampak pd diri kita sndri, tp jg org-org yg ada di sekitar kita.

Taatlah apapun yg Tuhan suruh utk kita lakukan, dan lihatlah bgmna Dia bekerja dan menyatakan kemuliaan-Nya ketika kita melangkah dengan iman.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Selalu Harus Detail

Pengorbanan Pemberita Firman

DI 04112020

Yehezkiel 24:16-18
“Hai anak manusia, lihat, Aku hendak mengambil dari padamu dia yang sangat kaucintai seperti yang kena tulah, tetapi janganlah meratap ataupun menangis dan janganlah mengeluarkan air mata.
Diam-diam saja mengeluh, jangan mengadakan ratapan kematian; lilitkanlah destarmu dan pakailah kasutmu, jangan tutupi mukamu dan jangan makan roti perkabungan.”

  • Pada paginya aku berbicara kepada bangsa itu dan pada malamnya isteriku mati. Pada pagi berikutnya aku melakukan seperti diperintahkan kepadaku.

Menjd nabi yg diutus Tuhan memang suatu kehormatan dan sekaligus hrs siap mengalami hal-hal yg tdk diharapkan, spt nabi Yehezkiel dlm kisah ayat ini.

Isteri yg dicintai mati demi menjd sebuah perlambang akan kejatuhan Yerusalem, tentu ini suatu hal yg tdk mudah diterima oleh nabi Yehezkiel, ditambah dg perintah tdk boleh meratapi kematian istrinya. Apakah Tuhan kejam? Yg hrs kita pahami adalah ketika seseorg dipilih utk diutus sbg seorg nabi bagi bangsanya, dia hrs siap berkorban apa saja, bahkan nyawanya sndri, hrs siap melalukan apa saja yg Tuhan suruh walaupun itu sesuatu yg aneh bahkan memalukan. Semua demi firman Tuhan yg disampaikan itu bs lebih dipahami oleh org yg menerima dan jg mendengarnya. Jd memang tdklah mudah menjd pembawa pesan Tuhan, apalg bila isi pesan-Nya ttg sesuatu yg buruk akan terjd, org lain bs menolak bahkan menganiayanya.

Knpa ada org-org Kristen yg nasibnya tdk ‘beruntung’? Salah satu alasannya adalah krna Tuhan menggunakan keadaan mrka utk berbicara ttg sesuatu kepada kita. Jd blm tentu keadaan mrka itu krna akibat dosa, kebodohan atau kelemahan mrka, ada yg memang disebabkan oleh Tuhan. Demikian jg dg para pengkhotbah dan pemberita firman Tuhan, ada yg (maaf) cacat fisik, mengalami mgkin spt yg Yehezkiel alami, dsbnya. Jgn kita berpikir apa yg mrka sampaikan itu sekedar hasil kemampuan mrka berkhotbah dan menyusun renungan, terkadang apa yg buruk dlm hidup mrka justru Tuhan ingin dia gunakan sbg bahan khotbah atau renungannya: ttg kegagalan, ketdk sempurnaan, dsbnya.

Hargailah para pemberita firman Tuhan, jgn hanya melihat sisi enaknya dr profesi mrka, krna setiap profesi memiliki resiko dan pengorbanan yg hrs siap dilakukan demi profesinya menjd maksimal daya kerjanya.

Posted in Renungan | Comments Off on Pengorbanan Pemberita Firman

Termakan Perkataan Sendiri

DI 03112020

Amsal 6:2

  • jikalau engkau terjerat dalam perkataan mulutmu, tertangkap dalam perkataan mulutmu,

Kita tentu hrs bertanggung jwb terhadap apa yg pernah kita katakan, dampaknya maupun respon balik dr org yg mendengar tentunya hrs kita sadari itu pasti akan dtg pd diri kita.

Termakan omongan sndri, sebuah kalimat yg menggambarkan kita spt terjebak oleh keteledoran kita dlm hal berkata-kata, apakah itu berupa komentar, menjwb pertanyaan org lain maupun pernyataan ttg sesuatu. Biasanya ini terjd saat emosi kita sdg labil, pikiran kita sdg tdk jernih, maka apapun yg kita katakan bs jd bknlah sbg sesuatu yg kita maksudkan, semua keluar bgtu saja dan baru kita sadari ketika itu sdh diucapkan atau dijanjikan. Atau kita sdh terpancing dlm hal harga diri kita, tdk mau terlihat rendah dan diremehkan org lain, seringkali kita mengucapkan sesuatu yg berlebihan bahkan mengada-ada. Tentu saja ini bisa sangat merugikan dan dampaknya menjd negatif bagi diri kita.

Pikirkan apa yg akan kita katakan, jgn krna emosi justru kita mengucapkan sesuatu yg akan membuat kita masuk dlm sebuah keadaan yg terjepit. Jgn menjanjikan apa-apa jika kita tdk sanggup utk bisa menepatinya. Jgn krna ego kemudian kita berlagak seolah-olah kita ini pintar, pantas dikagumi, dsbnya. Apa yg kita katakan jg hrs sama dg apa yg kita perbuat, krna jika berbeda maka kita dinilai sbg org munafik dan tdk pny integritas, tdk pantas jd contoh dan teladan hingga bs kehilangan kepercayaan dr org lain. Tampillah apa adanya jg dlm hal perkataan, org bisa menilai pribadi kita dr perkataan yg kita ucapkan, dan itu bs mempengaruhi nama baik dan reputasi kita yg sdh kita bangun sekian lama.

Belajar utk mengendalikan mulut kita, jgn sampai perkattaan kita justru manarik kita masuk dlm situasi yg sulit dan kita menjd org yg hrs menanggung sesuatu yg sbnarnya tdk perlu ada.

Posted in Renungan | Comments Off on Termakan Perkataan Sendiri

Pintar Menilai Bawahan

DI 02112020

Yosua 2:1,24
Yosua bin Nun dengan diam-diam melepas dari Sitim dua orang pengintai, katanya: “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan kota Yerikho.” Maka pergilah mereka dan sampailah mereka ke rumah seorang perempuan sundal, yang bernama Rahab, lalu tidur di situ.

  • Kata mereka kepada Yosua: “TUHAN telah menyerahkan seluruh negeri ini ke dalam tangan kita, bahkan seluruh penduduk negeri itu gemetar menghadapi kita.”

2 org diutus Yosua utk mengintai keadaan daerah Yerikho dan mrka kemudian membw kabar baik bhw mrka yakin bs menaklukkan kota Yerikho atas seizin Tuhan.

Kita tentu ingat bhw Yosua adalah salah seorg dr 12 pengintai yg diutus Musa utk melihat bgmna keadaan daerah Kanaan yg akan mrka masuki. 10 membw rasa takut pd rakyat Israel tp Yosua dan Kaleb justru berusaha menguatkan rakyat itu. Yosua dan Kaleb pd akhirnya bs masuk menduduki daerah Kanaan, sementara 10 org lainnya justru mati krna kena tulah (Bilangan 14:36-38). 2 org pengintai yg dipilih oleh Yosua tentunya sdh lulus dr kriteria yg diinginkan Yosua krna dia juga dulu seorg pengintai jg. Ini terbukti saat 2 org pengintai ini walaupun sempat dicari-cari dan ingin ditangkap oleh pegawai raja Yerikho, namun mrka lolos dan memberi kabar baik pd Yosua.

Yosua sdh tepat memilih 2 org dr sekian bnyk pilihan lainnya, sbg seorg pengintai, dia pasti tahu bhw mental kuat sangat penting dimiliki oleh org yg akan diutus utk mengintai. Ini yg bs jd hal yg kita contoh utk dilakukan sbg seorg pemimpin, apakah itu di dunia bisnis, politik, militer, dsbnya, bahkan jg dlm dunia plynan. Menugaskan seseorg hrs jg menilai bkn hanya skill atau kemampuannya, tp jg mental dan karakter seseorg. Jgn justru org yg kita pilih sbg bawahan atau karyawan malah mempermalukan kita dan jg merusak reputasi kita. Jgn salah pilih, tp jeli dan lihatlah ‘track record’ atau hasil kerja mrka sblumnya, bisakah dipercaya, sanggup melaksanakan tugas dan tentunya memiliki mental yg kuat.

Utk sebuah tugas penting, pertimbangkan bnyk hal ketika memilih org-org yg hendak kita berikan tugas itu, bkn krna sudah kenal saja, krna hal ini jg akan mempengaruhi reputasi dan nama baik kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Pintar Menilai Bawahan

Bisa Ditunda?

DI 31102020

Yehezkiel 12:28 KJV
Therefore say unto them, Thus saith the Lord GOD; There shall none of my words be prolonged any more, but the word which I have spoken shall be done, saith the Lord GOD.

  • Karena itu katakan pada mereka, demikianlah firman Tuhan: “Firman-Ku tidak akan berlangsung lama lagi, tapi firman yang Aku telah katakan akan tergenapi, kata Tuhan.”

Kpn nubuatan dr Tuhan akan terjd, memang kita tdk bs memprediksinya dg akurat. Dlm ayat ini Tuhan berkata bhw apa yg dinubuatkan nabi Yehezkiel yg menyampaikan pesan Tuhan akan segera terjd.

Apakah artinya Tuhan bs menunda wkt penggenapan dr apa yg Dia firmankan? Ini tergantung dari isi pesan Tuhan yg disampaikan. Pd kasus Yunus dg penduduk Niniwe, hukuman yg Tuhan akan segera lakukan ternyata dibatalkan krna penduduk Niniwe merendahkan diri di hadapan Tuhan. Ada sesuatu yg Tuhan tunggu yaitu sikap apa yg akan org-org tunjukkan terhadap firman Tuhan yg telah disampaikan melalui org-org yg Tuhan utus utk itu. Tuhan menginginkan sebuah respon yg baik tentunya, Dia tunjukkan kesabaran dan masih ingin memberikan anugerah spya hukuman yg hendak Dia segera lakukan itu terjd, namun bila responnya negatif, tdk ada penundaan lg, segera Tuhan melakukannya.

Hal yg paling sulit kita pahami adalah kpn waktunya Tuhan Yesus dtg kembali ke dunia, kpn pengangkatan itu terjd. Bukankah sdh dua ribuan tahun lalu telah disampaikan, namun hingga saat ini itu semua blm terjd. Apakah ditunda atau jgn-jgn dibatalkan oleh Tuhan? Sebagian org mgkin berpikir demikian shga mrka mencemooh setiap pembahasan ttg akhir zaman. Ini hal yg tdk sederhana krna dari tahun ke tahun, sejarah telah menjd sebuah tanda bhw penggenapan ttg 2 hal itu akan segera terjd. Hanya tinggal sdkit saja tanda yg blm terjd dan digenapi, kita jgn meremehkannya. Hiduplah takut akan Tuhan setiap hari, kpn waktu semua akan digenapinya, ini ada dlm perhitungan Tuhan yg sempurna, kita yg hrs bersiap diri sblum semuanya terjd dan digenapi.

Apakah kita sdg menantikan janji Tuhan digenapi dlm hidup kita? Tetap percaya dan tunjukkan respon yg positif, Tuhan pasti akan menggenapi apa yg Dia janjikan pd kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Bisa Ditunda?

Lahir di Luar Waktu Seharusnya

DI 30102020

1 Korintus 15:8 KJV
And last of all he was seen of me also, as of one born out of due time.

  • Dan terakhir dari semuanya, Dia terlihat olehku juga, sebagaimana seseorang lahir di luar waktu seharusnya

Kisah Saulus dijumpai Tuhan Yesus bs kita baca di Kisah Para Rasul 9:1-18, dan Paulus menilai kejadian itu spt seorg bayi yg lahir di luar waktu yg seharusnya, artinya bs lebih awal atau premature atau malah melewati 9 bulan 10 hari sbg wkt yg sewajarnya.

Rasul Paulus memang bukanlah bagian dr 12 rasul pertama yg sblumnya adalah murid-murid Yesus, dia bahkan menjd org yg membenci Jalan Tuhan, nama kelompok org-org yg percaya pd ajaran Yesus wkt itu, istilah Kristen blm ada saat itu. Peristiwa perjumpaannya dg Yesus dia nilai spt sesuatu yg hadir di luar perkiraannya. Awalnya dia sangat membenci org Kristen, namun Yesus justru memberinya panggilan khusus dan mengampuni kesalahan yg dia perbuat. Paulus akhirnya sadar bhw Tuhan mencegah dia utk berbuat dosa yg lebih besar dan dia menilainya sbg sebuah anugerah dlm hidupnya, sbg balasannya dia giat dlm melayani Tuhan.

Bnyk komentar ttg org-org yg percaya pd Yesus di usia yg sdh tdk muda lg: “Ah, seandainya dulu sekian tahun lalu sdh mau percaya Yesus, tentunya sdh bnyk hal yg bs aku perbuat utk Tuhan, bnyk org yg tdk aku sakiti.” Pikiran manusia dan pikiran Tuhan jauh berbeda. Di usia berapapun kita menjd percaya pd Yesus, itu sebuah anugerah yg besar dr Tuhan. Mengapa Saulus hrs menganiaya jemaat Tuhan dulu br mengalami perjumpaan dg Tuhan, tentu ini ada dlm skenario atau rencana Tuhan yg terbaik. Yg penting adalah masih diberi waktu Tuhan utk kita melayani Dia dlm bnyk sisi kehidupan kita, brp lama wkt yg tersisa, gunakan dg baik dan muliakan Tuhan dg hidup kita.

Bila sdh tinggal di dlm Tuhan, jgn pernah kita keluar dan hidup di luar Tuhan, janji keselamatan hidup kekal biarlah tetap jd pengharapan kita hingga waktunya tiba kita hidup bersama Tuhan dlm kekekalan abadi.

Posted in Renungan | Comments Off on Lahir di Luar Waktu Seharusnya

Sudah Dibaptis Tapi Belum Bertobat Juga

DI 28102020

Kisah Para Rasul 8:18-19
Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka,

  • serta berkata: “Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus.”

Simon telah dibaptis dan menjd Kristen, dahulu adalah seorg melakukan praktek sihir shga dia dikagumi semua org di kotanya, namun keduniawiannya masih dominan, dia ingin tetap dikagumi dan terkenal kembali.

Simon org Samaria ini ingin memiliki kuasa dan karunia spt rasul Petrus dan Yohanes, menumpangkan tangan shga seseorg menerima Roh Kudus. Ini krna dia menilai hal itu spt sebuah ilmu yg bs dia pelajari sebagaimana dulu dia belajar ilmu sihir dan kemudian mempraktekkannya. Dia pny bnyk uang dr hasil praktek sihirnya dulu, dan krna sdh tdk lg menjd penyihir, tentu penghasilannya menjd minim, dan ketika dia melihat apa yg para rasul lakukan, dia jg mau bs melakukan hal yg sama, kembali dikagumi org bnyk dan tentu saja bs menjd sesuatu yg mendatangkan bnyk uang nantinya, dibeli dg uang tentu akan dijual demi mendpt uang yg lebih bnyk, ini yg ada dlm pikiran Simon.

Mengapa kita menjd org Kristen? Apakah krna tertarik dg berkat Tuhan yg kita lihat lewat hidup seorg Kristen yg kaya raya? Apakah krna tertarik dg kuasa dan karunia seorg hamba Tuhan yg menang melawan kuasa gelap? Kalau kita menjd org Kristen, sdh dibaptis, tp masih blm tertarik pd pribadi Tuhan namun justru takjub dg apa yg hamba-hamba Tuhan lakukan, itulah sebuah awal dr kesesatan yg bs membawa kita masuk kembali dlm dosa yg lama. Simon dulu mempraktekkan okultisme, dia memandang karunia para rasul dr sudut pandang okultisme, shga dia menganggap bs membeli karunia itu spt dulu dia memperoleh ilmu sihirnya. Menjd Kristen berarti jg membuang pola pikir dan sudut pandang yg salah shga kita bs menjalani hidup keKristenan kita sesuai dg apa yg benar dan dikehendaki Tuhan.

Manusia bs menundukkan manusia lainnya dg uang, tp tdk bs mengatur Tuhan dg uang yg dijadikan sbg sebuah persembahan, kitalah yg hrs tunduk sepenuhnya pd Tuhan, diatur oleh Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Sudah Dibaptis Tapi Belum Bertobat Juga