Iman Tanpa Kasih

DI 27102020

1 Korintus 13:2 (KJV)
And though I have the gift of prophecy, and understand all mysteries, and all knowledge; and though I have all faith, so that I could remove mountains, and have not charity, I am nothing.

  • Dan meskipun aku memiliki karunia bernubuat, dan mengerti semua misteri, dan segala pengetahuan, dan meskipun aku memiliki semua iman, sehingga aku dapat memindahkan gunung-gunung, dan tanpa memiliki kasih, aku bukanlah apa-apa.

Kalau kita membaca ayat ini dengan teliti, ada satu hal yg pasti mengganggu pikiran kita yaitu mengapa bisa beriman tp tdk memiliki kasih pd Tuhan?

Kasih dlm keKristenan hrs kita pahami dg benar: Tuhan yang lebih dahulu mengasihi kita sehingga ada kasih Tuhan yg masuk dlm hidup kita, kasih Tuhan inilah yg akan menggerakkan kita utk mampu mengasihi Tuhan dan sesama (1 Yohanes 4:19). Jd sbnarnya kasih yg org Kristen miliki bukan berasal dr dlm dirinya sndri, tp krna Tuhan yg melimpahkannya utk kita. Inilah yg membedakan antara kasih dg karakter baik yg manusia miliki, org yg bkn Kristen, tdk percaya bhw Yesus itu Tuhan, tdk baca Alkitab, mrka bs menjd org yg punya karakter baik. Lalu bgmna bs org punya iman tp tdk punya kasih? Bukankah iman itu merupakan bukti bhw seseorg percaya pd Tuhan Yesus dan memiliki kuasa yg Tuhan sediakan?

Kalau kita hanya tertarik dg kuasa yg Tuhan miliki, maka kita hanya mengejar utk jg memiliki kuasa spt yg Tuhan miliki. Kalau kita tertarik dg firman-Nya, kita hanya mengejar pengertian spya bs memahami apa yg firman Tuhan maksudkan. Tuhan itu bkn sekedar kuasa, Tuhan itu bkn sekedar sumber hikmat, tp Dia sndri adalah kasih (1 Yohanes 4:8,16). Jd kita hrs mengejar pengenalan akan pribadi dr Tuhan itu sndri, bkn kuasa atau firman-Nya saja. Rasul Paulus menulis 1 Korintus 13 sbg sebuah kesaksian ttg bgmna akhirnya dia mengenal semua yg ada dlm kasih itu sbg karakter dari Tuhan itu sndri. Beriman hanya berhubungan dg kuasa Tuhan, tp mengenal Tuhan dan pribadi-Nya, itulah mengasihi Tuhan yg sbnarnya.

Kenali Tuhan dg seutuhnya, dan kasihi Tuhan dan sesama dg kasih yg kita terima dr Tuhan sndri, kita bkn cuma sedang berbuat kebaikan tapi melalui perbuatan baik yg kita lakukan, kita sdg memperlihatkan kasih Tuhan pd sesama kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Iman Tanpa Kasih

Tuhan Penyebab Duka

DI 26102020

Ratapan 3:32 KJV
But though he cause grief, yet will he have compassion according to the multitude of his mercies.

  • Tapi meskipun Dia menyebabkan duka, tapi Dia akan berbelas kasihan sesuai dengan kelimpahan rahmat-Nya.

Bila kita semakin mempelajari Tuhan dan mengenal Dia scra pribadi, kita akan temukan bbrpa hal yg di luar dugaan kita sblmnya, apa yg menurut kita Tuhan tdk demikian ternyata salah.

Dr ayat ini kita temukan bhw ada kedukaan yg berasal dr Tuhan. Dlm ayat ini kita hrs lihat latar blkg mengapa penulis kitab Ratapan berkata demikian, krna kesalahan dan dosa bangsa Israel sndri pd zaman itu shga Tuhan murka krna sekalipun sdh diberi peringatan dan kesempatan utk bertobat, namun diabaikan dan justru nabi yg diutus Tuhan itu mengalami aniaya dan dicap sbg ‘nabi palsu’ krna tdk menyampaikan hal-hal yg baik ttg bangsa Israel. Kedukaan krna dosa, tentu ini sesuatu yg bs kita mengerti, tp bgmna jika kedukaan dlm hal yg lain, yg bkn krna dosa tp justru krna kehendak Tuhan sndri? Demi sebuah visi yg besar, ada kedukaan sbg harga yg hrs dibayar.

Di masa pandemi ini, bnyk anak-anak Tuhan yg mengalami kedukaan dan jg kesusahan, ada yg anggota keluarganya meninggal krna terinfeksi Covid-19, ada yg usahanya bangkrut, diberhentikan oleh perusahaan tempat dia bekerja, bbrpa rencana terpaksa batal, dsbnya. Mengapa Tuhan tdk membela dan menolong shga akhirnya hrs mengalami kedukaan bahkan kesusahan? Sudut pandang manusia akan mengarahkan kita utk mulai beradaptasi dg keadaan yg ada, bertahan hidup dg menekuni profesi baru, dsbnya. Bisakah kita menyimpulkan bhw kesusahan dan kedukaan itu dr Tuhan? Kalau Tuhan izinkan sesuatu terjd, berarti Tuhan setuju utk kita mengalaminya. Kedukaan yg dr Tuhan akan jg mempertontonkan kesetiaan Tuhan dlm hidup kita. Ada duka tp jg akan ada suka.

Tdk berkesudahan kasih setia Tuhan, satu saat Dia murka, setelah itu Dia akan memperlihatkan kesetiaan dan kasih sayang-Nya terhadap kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Penyebab Duka

Cuma Dengan Berpikir?

DI 24102020

Matius 6:27 KJV
Which of you by taking thought can add one cubit unto his stature?

  • Siapa dari antara kamu dengan berpikir dapat menambah satu hasta pada tinggi badannya?

Kalau melihat dr bhsa aslinya, ayat di atas bs diterjemahkan dlm 2 versi, yg pertama spt yg di atas, kemudian yg kedua itu spt ini: “Siapa dari antara kamu dengan gelisah dapat menambah satu hasta pada umurnya?”

Utk menambah tinggi badan tentu hrs ada usaha yg dilakukan utk itu. Dari dlm fisik tentu dilakukan dg memberi asupan gizi yg cukup spya tubuh sehat dan kuat, lalu fisik jg hrs didukung dg olahraga tertentu dan mgkin terapi tertentu spya tinggi badan bertambah. Tp mnrut ilmu kedokteran, ada batasan usia di mana tinggi badan sdh tdk bs bertambah lagi. Intinya adalah kalau ingin berubah, tdk cukup hanya dg berpikir atau berencana saja, tp perlu tindakan nyata utk supaya yg direncanakan itu bs menjd sebuah kenyataan shga perubahan positif yg jd tujuan itu bs terjd. Berpikir itu baik, tp hrs spt iman yg disertai perbuatan, berpikir hrs ditindak lanjuti dg eksekusi rencana yg baik.

Demikian jg bgmna spya umur kita panjang, ternyata hrs menjaga diri kita spya tdk dikuasai oleh kekuatiran dan jg kegelisahan. Kuatir tentu hal yg wajar, tp dikuasai oleh kekuatiran itu yg tdk wajar, stress bs mempengaruhi daya tahan tubuh kita, stress berlebihan bs membuat kita mudah capek, lelah, dan antibodi tubuh kita melemah atau menurun. Umur panjang dr sisi rohani justru diperoleh krna taat pd firman Tuhan, menghormati orgtua dan jg menjaga perkataan kita. Tetap hrs menjaga kualitas kasih kita pd Tuhan dlm keadaan yg penuh tekanan sekalipun, kita bs kuatir namun kita ingat bhw ada penyertaan Tuhan dlm hidup kita. Manusia terbatas menolong kita, namun Tuhan tdk bs dibatasi oleh apapun jg, kecuali oleh dosa yg kita perbuat.

Apa yg tdk berguna dan buruk dampaknya bagi hidup kita hrs kita hindari, seimbangkan penggunaan firman Tuhan dan jg ilmu pengetahuan yg baik, maka kita akan memiliki roh, jiwa dan tubuh yg sehat senantiasa.

Posted in Renungan | Comments Off on Cuma Dengan Berpikir?

Sudah Mati Rasa

DI 23102020

Yeremia 44:10 KJV
They are not humbled even unto this day, neither have they feared, nor walked in my law, nor in my statutes, that I set before you and before your fathers.

  • Mereka tidak merendah bahkan hingga hari ini, juga mereka tidak takut, ataupun berjalan di dalam hukum-Ku, juga tidak dalam ketetapan-ketetapan-Ku, yang Aku hadapkan padamu dan di hadapan bapa-bapa leluhurmu.

Moral org Yehuda di zaman itu sdh rusak, berbuat dosa pd Tuhan tp tdk menyesal apalg berpikir utk bertobat, berbuat dosa sdh spt layaknya bernafas, dianggap sbg suatu hal yg biasa.

Hukuman Tuhan sdh diturunkan, nubuatan yg disampaikan nabi Yeremia bbrpa waktu sblumnya jg telah digenapi, tp justru mrka berpikir bhw itu semua terjd krna mrka berhenti mempersembahkan korban pd berhala-berhala yg mrka percayai. Dosa yg bkn hanya dilakukan oleh sekelompok kecil org saja, namun ini dosa sebuah bangsa shga pd akhirnya mrka menjd tawanan Babel dan mengalami hal-hal yg buruk, tp mrka jg masih tdk mau menyesal dan bertobat. Keadaan spt itu yg hrs kita waspadai spya jgn terjd pd diri kita sndri, berbuat dosa tp tdk menyesal, tdk remuk hati, tdk bertobat dan malah semakin berani melawan Tuhan. Ini terjd bkn scra instant, tp pelan namun pasti.

Kehancuran hidup seseorg bs jd disebabkan oleh dosa yg sdh mendarah daging dlm hidupnya. Dlm zaman itu, para istri org Yehuda mempraktekkan sebuah penyembahan pd ‘ratu sorga’ (Yeremia 44:17). Jd hati-hati dg pengaruh dr org-org terdekat dlm hidup kita, mrka bs membw sesuatu yg baik atau justru buruk, kita hrs melakukan ‘filter’ atau menyaring pengaruh mana yg boleh masuk ke dlm hidup kita dan mana yg hrs kita cegah dan menolaknya masuk ke dlm hidup kita. Berpeganglah pd kebenaran firman Tuhan, bkn pd apa kata org, sekalipun kedengarannya itu sesuatu yg baik namun justru itu berlawanan dg apa yg Tuhan berikan sbg ketetapan dan hukum bagi kita sbg umat-Nya.

Cintai Tuhan dan kebenaran-Nya, jgn mengikuti sesuatu yg lain, spya hal buruk jgn terjd dlm hidup kita. Bila ada dosa, segera bertobat dan kembali berjalan dlm kebenaran Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Sudah Mati Rasa

Memang Ada Kesukaran

DI 22102020

Efesus 3:13 KJV
Wherefore I desire that ye faint not at my tribulations for you, which is your glory.

  • Oleh karena aku mendambakan bahwa kamu tidak lemah atas kesukaran-kesukaranku untukmu, yang mana adalah kemuliaanmu

Bgmna rasanya melihat org lain menderita krna kita? Pasti ada rasa tdk tega, kalau bs kita ikut menanggung bersama-sama, bahkan kita ingin jika mgkin kesukaran itu tdk perlu ada. Itu manusiawi.

Namun dlm keKristenan justru kemuliaan itu bersanding erat atau berpasangan dg kesukaran dan penderitaan. Contohnya spt orgtua yg rela menderita, menerobos kesukaran hidup demi masa dpn anaknya. Yg menderita itu orgtua, tp yg senang nantinya adalah anak-anaknya. Bukankah jg Kristus Yesus telah mati disalib demi memperdamaikan kita dg Bapa? Tuhan yg kudus hrs seketika menanggung dosa dan kutuk demi keselamatan seluruh manusia. Di sinilah pikiran kita hrs ‘dicuci’ ulang dg kebenaran firman Tuhan, hrs sadar bhw sebuah kemuliaan hidup itu ada karena pihak lain yg menanggung kesukaran, dan ini jg yg hrs kita pahami bhw kita akan menanggung kesukaran dan penderitaan demi kemuliaan sdr seiman kita.

Semua rasul mengalami kesukaran dan penderitaan bahkan kematian demi Injil tetap diberitakan shga kita yg hidup zaman ini mengenal Injil dan menjd org percaya yg menantikan keselamatan yg utuh diberikan oleh Tuhan. Demi generasi berikutnya bs tetap mengenal Injil dan menjd percaya, kita pasti akan mengalami kesukaran demi kesukaran yg nantinya akan menghasilkan jiwa-jiwa yg bertobat dam percaya pd Yesus, itulah kemuliaan kita sbg org Kristen: Injil tetap diberitakan sekalipun mengalami hambatan bahkan nyawa menjd tuntutannya. Jgn kita menjd lemah atas kesukaran yg memang hrs dihadapi, apakah kita yg mengalaminya ataupun sdr seiman kita, penderitaan adalah benih sebuah kemuliaan.

Apakah kita sdg mengalami kesukaran? Tetaplah kuat dan jgn tawar hati, selama hidup di dunia akan selalu ada kesukaran dan penderitaan, tp jg nantinya kita akan melihat kemuliaan sbg buahnya.

Posted in Renungan | Comments Off on Memang Ada Kesukaran

Akibat Ketaatan

DI 21102020

Yeremia 40:4-5
Maka sekarang, lihatlah aku melepaskan engkau hari ini dari belenggu yang ada pada tanganmu itu. Jika engkau suka untuk ikut pergi dengan aku ke Babel, marilah! Aku akan memperhatikan engkau. Tetapi jika engkau tidak suka untuk ikut pergi dengan aku ke Babel, janganlah pergi! Lihat, seluruh negeri ini terbuka untuk engkau: engkau boleh pergi ke mana saja engkau pandang baik dan benar.

  • Engkau boleh kembali kepada Gedalya bin Ahikam bin Safan yang telah diangkat oleh raja Babel atas kota-kota Yehuda, dan tinggallah bersama-sama dia di tengah-tengah rakyat, atau ke mana saja engkau pandang benar, pergilah ke situ!” Lalu kepala pasukan pengawal itu memberikan kepadanya bekal makanan dan suatu hadiah, kemudian melepas dia pergi.

Memang aneh membc kisah ini, bgmna seorg kepala pasukan pengawal Babel yg telah berhasil merebut Yerusalem bs begitu bersikap baik terhadap nabi Yeremia yg sbnarnya adalah tawanan perang.

Inilah keadilan Tuhan yg nyata, sesuai dg nubuatan yg disampaikan nabi Yeremia bhw jika menyerah pd Babel maka nyawa akan selamat. Yeremia tdk dibunuh atau ikut diangkut ke Babel, bahkan dilepas dan diberi hadiah, kalau bkn Tuhan maka hal ini mustahil terjd. Yeremia diperlakukan buruk oleh bangsanya sndri tp justru dihormati oleh penjajah bangsanya, pdhal dia bukan pengkhianat, semua krna dia taat utk tetap menjd nabi bagi bangsanya, menyampaikan pesan Tuhan walaupun bangsanya tdk percaya bahkan hendak membunuhnya. Ketaatan pd Tuhan tdk pernah sia-sia, bahkan di saat yg burukpun, ketaatan kita akan melindungi kita dr yg jahat dan mengalami pembelaan Tuhan.

Agaknya apa yg dilakukan Yeremia telah jg diketahui oleh org-org Babel shga kepala pasukan pengawal Babel berkata bhw semua yg terjd adalah hukuman Tuhan krna mrka telah berdosa dan tdk mau mendengar firman Tuhan. Hal ini jg menarik krna bangsa Babel tdk percaya apalg menyembah TUHAN, justru mrka lebih menghormati seorg nabi dr bangsa lain pdhal bangsa yg mrka taklukkan itu tdk menghormati nabinya sndri yg telah menganggap Yeremia telah bernubuat palsu, bernubuat ttg yg buruk-buruk. Kita perlu menghormati org-org yg Tuhan pakai utk menjd spt ‘nabi Yeremia’ di zaman ini, menyuarakan kebenaran dr Tuhan dan memberi kita peringatan ttg dosa yg telah kita perbuat.

Taatlah pd Tuhan dlm kondisi apapun, meskipun nyawa kita menjd taruhannya, ingat bhw Tuhan itu adil dan benar, Dia membela org-org yg sungguh-sungguh hidup benar di hadapan-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Akibat Ketaatan

Di Manapun Tuhan Sertai

DI 20102020

Kejadian 39:20-21
Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah Yusuf dipenjarakan di sana.

  • Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.

Kehidupan yg dialami Yusuf bs menjd satu bukti bhw penyertaan Tuhan selalu tersedia dlm keadaan apapun, manusia bs merancang yg jahat, namun Tuhan tetap bersama org-org pilihan-Nya.

Kelahiran Yusuf terjd setelah Lea, istri pertama Yakub, ayahnya, melahirkan 6 org anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Jd bs diperkirakan bhw Yusuf lahir di saat ibunya yaitu Rahel dlm usia yg tdk muda lagi. Yusuf hrs sdh ada di istana Firaun sblum terjd 7 thn kelimpahan dan 7 thn kelaparan demi menjaga kehidupan keluarganya dr bencana kelaparan. Pd akhirnya kandungan Rahel dibuka oleh Tuhan dan lahirlah Yusuf. Usia 17 thn masuk dlm proses Tuhan dan pd usia 30 thn dia dilantik menjd org kedua di Mesir. 13 thn proses yg dialami Yusuf, bnyk situasi yg bs mengancam nyawa dan hidupnya, namun penyertaan Tuhan itu sempurna atas hidup Yusuf hingga akhirnya mimpinya jd kenyataan.

Ada 2 jenis penyertaan Tuhan, pertama, yg berlaku utk setiap org percaya, kalau tiap org hidup benar di hadapan Tuhan, taat pd firman Tuhan, maka penyertaan Tuhan itu ada dlm hidup org itu. Kedua, yg berlaku utk org-org pilihan-Nya, mrka yg memang kehadirannya di dunia ini memiliki tujuan khusus dr Tuhan. Proteksi atas nyawa bs kita lihat contohnya pd kasus Ayub, Daud, Mordekhai, dsbnya, pengecualian terhadap mrka yg menjd martir bagi Tuhan. Apa yg Yusuf buat selalu dibuat berhasil oleh Tuhan. Inilah jenis penyertaan Tuhan yg khusus dan tdk berlaku utk semua org, hanya bagi org-org pilihan-Nya. Namun penyertaan Tuhan yg scra umum saja itu sdh luar biasa dampaknya bagi kehidupan kita.

Situasi yg sdg kita alami mgkin membuat kita terancam, namun tetaplah hidup benar dan taat pd firman Tuhan, dan jgn ragu bahwa Tuhan senantiasa menyertai kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Di Manapun Tuhan Sertai

Yang Jahat dan Yang Baik

DI 19102020

Yeremia 32:42 KJV
For thus saith the LORD; Like as I have brought all this great evil upon this people, so will I bring upon them all the good that I have promised them.

  • Karena demikian TUHAN berkata: “Seperti sebagaimana Aku telah membawa semua yang sangat jahat atas umat ini, demikian akan Aku bawa atas mereka semua yang baik yang Aku janjikan pada mereka.

Kita sering menganggap bhw semua hal yg jahat itu asalnya dr iblis dan semua hal yg baik itu asalnya dr Tuhan. Ada benarnya tp jg tdk seluruhnya benar, ayat ini membuktikannya utk kita.

Krna dosa yg dilakukan bangsa Israel, apakah rakyat biasa bahkan para pemimpin dan jg para rohaniwan di zaman itu, Tuhan menghukum mrka dg hal-hal yg buruk dan jahat, shga bs saja bangsa Israel menilai Tuhan itu jahat terhadap mrka, pdhal mrkalah yg telah meninggalkan Tuhan. Nabi yg diutus oleh Tuhan utk menyampaikam hal buruk yg akan terjd justru dianggap bernubuat palsu, krna mrka berpikir Tuhan tak bs melakukan apa yg jahat terhadap mrka. Sejarah telah membuktikan bhw hal buruk dialami oleh mrka yg berbuat dosa dan tdk mau bertobat. Tuhan membawa semua hal yg sangat buruk, ini krna tdk adanya niat utk mrka bertobat, Dia sudah memperingatkan sblum Dia menghukum, namun peringatan-Nya tdk dipedulikan sama sekali.

Ini bkn berarti ada sifat jahat dlm diri Tuhan, spt orgtua yg suatu saat hrs memukul anaknya yg telah berbuat sesuatu yg salah dan mempermalukan orgtuanya, bkn berarti orgtua pny sifat jahat, ini dilakukan dg tujuan yg baik. Tuhan bs ‘memakai’ iblis utk melakukan penghukuman-Nya spt dlm kisah Ayub, atau Dia mengutus malaikat khusus-Nya utk melaksanakan hukuman yg dlm pandangan manusia itu berwujud hal-hal yg buruk dan mengerikan. Jd jgn bermain-main dg Tuhan, Dia tdk bs kita tipu dan permainkan. Dia panjang sabar tp ada waktu-Nya kesabaran itu habis dan yg terjd adalah kita mengalami yg tdk kita inginkan, kita tdk bertobat lalu menganggap semuanya iblis yg lakukan.

Setelah penghukuman dijalankan, kasih sayang-Nya diarahkan pd umat-Nya, apa yg telah dijanjikan yaitu semua hal-hal yg baik akan Dia penuhi dlm hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Yang Jahat dan Yang Baik

Tuhan Yang Menguatkan

DI 17102020

Yesaya 40:29 KJV
He giveth power to the faint; and to them that have no might he increaseth strength.

  • Dia memberikan kuasa pada yang lemah, dan pada mereka yang tak punya fisik, dia menaikkan kekuatan.

Tdk selalu kita dlm kondisi yg prima, baik fisik, mental bahkan kerohanian kita, kita bs menjd lemah dan tdk berdaya, namun kita memiliki Tuhan yg menolong kita di dlm kesesakan.

Tuhan memberi kita kuasa saat kita lemah, mengapa bkn kekuatan? Lemah berarti kekuatan kita sdh jauh berkurang, hampir habis dan tdk bs kita gunakan utk hal-hal yg berat. Di sinilah kita belajar spt yg umumnya org bnyk ajarkan: kalau otot sdh tdk sanggup lg, gunakan otak kita. Di dlm sebuah kuasa terdapat wewenang dan kesanggupan dlm hal-hal tertentu, apalg kuasa yg diberikan adalah kuasa dr Tuhan sndri, ibarat dlm peperangan, kita tdk bergantung lg pd kekuatan perang yg kita miliku, tp beralih pd kekuatan strategi dan penggunaan hikmat ketika berperang. Jumlah tentara dan perlengkapan perang bkn satu-satunya faktor yg menentukan menang kalahnya satu pihak dlm pertempuran.

Tuhan jg menambah dan meningkatkan kekuatan fisik bagi org yg lemah. Di saat terdesak, manusia memiliki kekuatan tersembunyi yg hanya muncul apabila sdh sangat mengancam nyawanya. Yg waktu normal tdk sanggup dilakukan tp saat terdesak ternyata bs dilakukan. Tuhan memberi kita keberanian dan pikiran bhw kesempatan terakhir utk mengubah keadaan itu hrs digunakan sebaik-baiknya. Spt kisah Simson sblum dia mati bersama org-org Filistin, kekuatan fisiknya Tuhan tingkatkan utk bs merubuhkan gedung yg penuh dg org-org. Jumlah yg terbunuh saat itu justru lebih bnyk drpd yg pernah dia bunuh sebelumnya (Hakim-Hakim 6:30). Jd Tuhan memberikan pd kita kuasa-Nya dan jg meningkatkan kekuatan fisik kita di saat kita lemah dan tdk berdaya.

Jika keadaan kita sedang tdk baik, tetap berharaplah pd Tuhan, jgn kehilangan iman dan pengharapan, jgn menjauh dr Tuhan apalg mengandalkan manusia.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Yang Menguatkan

Kelelahan Adalah Kelemahan

DI 16102020

Lukas 18:5 KJV
Yet because this widow troubleth me, I will avenge her, lest by her continual coming she weary me.

  • Namun karena janda ini menyusahkan aku, aku akan membela dia, supaya jangan oleh kedatangannya terus menerus, dia melelahkan aku.

Perumpamaan ttg janda yg trs menerus mendatangi hakim di kotanya utk memberi keadilan baginya. Pd akhirnya si hakim memutuskan utk membela si janda ini krna merasa terganggu oleh kedatangan yg trs menerus si janda ini.

Alasan si hakim yg tdk takut akan Tuhan dan jg tdk menghargai siapapun ini ternyata krna dia tdk ingin dilelahkan oleh ulah si janda ini yg trs menerus dtg menemuinya. Biasanya yg dibahas adalah jgn jemu ketika berseru pd Tuhan, ya tentu itu dr satu sudut pandang tertentu. Namun sadarkah kita bhw seorg hakim yg tdk menghargai siapapun jg ternyata pd akhirnya ‘menghargai’ si janda ini? Jika tdk, dia bs saja melaporkan si janda ini pd tua-tua di zaman itu krna sdh membuatnya tdk nyaman. Namun ternyata si hakim ini akhirnya ‘menyerah’ dan akan membela perkara si janda ini. Krna dia tdk ingin dibuat lelah dan bosan, krna ternyata itulah kelemahan yg dia miliki dibalik sikapnya yg mgkin dianggap arogan oleh sebagian org.

Membuat lawan menjd lelah, itu sebuah strategi yg jitu, kalau dlm bertinju tdk bs mengalahkan dg KO, maka msh ada cara utk menang yaitu dg menang TKO, wasit menganggap sang petinju sudah tidak mampu meneruskan pertandingan karena kekuatan sudah tidak berimbang. Itulah mengapa iblis sering menyerang kita dg hal-hal yg membuat kita menjd lelah shga kita menjd lemah dan akhirnya bs dibuat kalah oleh iblis. Kebosanan adalah awal mula tanda kita sdh lelah, maka iblis akan mencoba membuat kita trs menerus kehilangan iman shga kita mulai bosan dg Tuhan dan firman-Nya. Iblis ingin kita tdk lg mempercayai janji Tuhan, sehabis kita berdoa, dia jg memasukkan perkataan yg melemahkan iman kita shga kita lebih menyerah pd realita drpd tetap beriman akan mengalami janji Tuhan dlm hidup kita.

Spya jgn lelah, perbaharui kekuatan kita (Yesaya 40:31). Saat kita lelah, itu sebuah kesempatan yg iblis tunggu utk mulai membuat kita bosan dan tdk lg beriman pd Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Kelelahan Adalah Kelemahan