Memberkati Seisi Rumah

DI 12052020

1 Tawarikh 16:43 KJV
And all the people departed every man to his house: and David returned to bless his house.

  • Dan seluruh rakyat meninggalkan setiap orang ke rumahnya, dan Daud kembali untuk memberkati rumahnya.

Setelah rangkaian acara pemindahan Tabut Tuhan selesai, maka setiap org dr rakyat bangsa Israel kembali ke rumah masing-masing, Daud tercatat pulang dan memberkati rumahnya.

Dimulai saat kita ingin menempati tempat tinggal kita, biasanya kita mengundang team hamba Tuhan utk melakukan doa serta pengurapan rumah. Diadakanlah ibadah pengucapan syukur dan diakhiri dg hamba Tuhan mengurapi rumah itu. Tujuannya adalah spya rumah yg kita akan tinggali itu dlm keadaan kudus dan ‘bersih’, bebas dr gangguan roh jahat dlm bentuk apapun. Kita hrs kudus, demikian jg rumah kita jg hrs kudus. Selanjutnya tergantung kita sbg penghuni tetap, bisakah tetap menjaga kekudusan rumah kita dan rumah menjd ‘lumbung’ tempat menampung berkat-berkat yg Tuhan sediakan bagi tempat kediaman org benar.

Daud pulang utk memberkati rumah dan jg keluarganya. Artinya berkat yg diperoleh akibat dr perkenanan Tuhan atas pemindahan Tabut Tuhan itu disalurkan bagi seisi rumah. Sama spt saat hamba Tuhan menaikkan doa berkat utk jemaat saat akan mengakhiri ibadah, tujuannya spya perkenanan Tuhan atas ibadah yg kita lakukan itu mendtgkan berkat atas hidup kita dan berkatnya kita bw pulang ke rumah kita. Berkat Tuhan bkn sekedar pemberian, tp juga wujud penyertaan Tuhan dan jg perlindungan Tuhan yg nyata atas kita dan seisi rumah kita. Jd jgn anggap ibadah kita itu tdk penting, kita hrs beribadah dg sungguh-sungguh spya ibadah itu mendatangkan berkat atas hidup kita.

Apakah kita selalu memberkati rumah kita? Hiduplah dlm perkenanan Tuhan dan berkatikah rumah dan seisi rumah kita sehingga penuh dg berkat Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Memberkati Seisi Rumah

Mencari Tuhan Senantiasa

DI 11052020

1 Tawarikh 16:11 KJV
Seek the LORD and his strength, seek his face continually.

  • Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya terus menerus

Apa yg kita cari biasanya sesuatu yg penting, demikian jg dg org yg ingin kita temui biasanya org yg kita kasihi dan tergolong sbg org yg penting dlm kehidupan kita.

Mengapa Tuhan hrs dicari? Bknkah Dia di surga dan kita blm dpt pergi ke sana utk bertemu Tuhan? Jd apa maksudnya? Tanyakan pd diri kita sndri mengapa setiap bangun pagi kita langsung mencari hp kita? Kita mencari wajah isteri, suami dan anak-anak saat bangun pagi atau pulang dr aktivitas di luar rumah? Karena mrka org yg kita kasihi, kita rindukan dan tdk ingin terpisah dr hidup kita. Nah apa makna dr kehadiran Tuhan dlm hidup kita? Apakah kita selalu mencari Tuhan dan wajah-Nya setiap hr saat bangun pagi? Kalau iya, berarti Tuhan sangat penting artinya dlm hidup kita, dan inilah yg benar, bknnya buka mata lalu tangan kita mencari letak di mana hp kita berada.

Apa arti mencari kekuatan Tuhan? Bayangkan saat kita berusaha mengangkat sebuah benda yg sangat berat, maka kita minta bantuan pd org lain dan biasanya laki-laki, krna scra fisik memang laki-laki lebih kuat tenaganya. Dlm hidup kitapun ada hal-hal berat yg hrs kita lewati, dg kekuatan kita sndri tentu tdk sanggup, itulah sebabnya kita perlu mencari kekuatan Tuhan, supaya kekuatan yg diperlukan bertambah dan tercukupi utk menjalani proses yg berat. Org yg hidup tanpa Tuhan sbnarnya kekuatannya lemah dan terbatas, pd hal dan saat tertentu dia akan tersudut dan tdk berdaya sekalipun dia punya org-org hebat di sekitarnya bahkan punya harta berlimpah. Kita butuh Tuhan dan kekuatan-Nya setiap hari.

Jgn hanya mencari Tuhan saat kita perlu sesuatu saja, itu spt kita pergi ke ATM utk mengambil uang tunai, setelah itu pergi meninggalkannya. Tuhan itu seorg pribadi, yg hrs dikasihi dan dihormati.

Posted in Renungan | Comments Off on Mencari Tuhan Senantiasa

Hati dan Lidah

DI 09052020

Amsal 10:20 KJV
The tongue of the just is as choice silver: the heart of the wicked is little worth.

  • Lidah orang benar itu seperti perak pilihan, hati orang fasik itu sedikit nilainya.

Di sini penulis amsal membandingkan lidah dengan hati, apa maksudnya kedua hal ini diperbandingkan?

Sesuatu yg diucapkan itu meluap dr hati, artinya tdk lg hanya tersimpan dlm hati namun sdh dinyatakan lewat perkataan. Org benar bersifat terbuka artinya tdk punya pikiran negatif atau yg aneh-aneh, tdk ada niat jahat atau buruk, perkataanya merupakan isi hatinya. Sementara itu sesuatu yg msh tersimpan dlm hati tdklah bs diketahui isinya oleh org lain. Hati org fasik sedikit nilainya, artinya hatinya menjd sesuatu yg kurang berharga, ibarat barang ya harganya rendah alias murahan. Krna hidupnya fasik, tahu kebenaran tp tdk mau utk mempraktekkannya dlm keseharian hidupnya, org fasik cenderung bersifat munafik, bs lain di bibir lain di hati, ada udang di balik batu, bs saja ada niat buruk yg terselubung dlm tindakan dan perkataannya.

Jgn hidup sbg org fasik jika tdk ingin kita menjd pribadi yg tdk dihargai dan dihormati org lain. Tetapi hiduplah sbg org benar, meskipun melewati bnyk proses kehidupan namun menghasilkan hidup yg berkualitas dan berharga. Jgn hidup dlm kemunafikan, namun hidup sbg suratan Kristus yg terbuka, tdk ada kemunafikan di dlmnya. Tdk ada kepalsuan, yg ada hanyalah keterbukaan yg bs dipertanggung jwbkan. Lidah yg spt perak pilihan adalah lidah yg mengucapkan hal yg berharga, bkn omongan kosong. Terlatih utk berkata-kata dg baik dan benar serta berdampak positif bagi org yg mendengarnya. Yg dikatakannya adalah sesuatu yg berharga spt nasehat, pengarahan, petunjuk hingga perkataan doa yg menggerakkan hati Tuhan.

Jadilah org yg bs dipercaya perkataannya, selalu mengucapkan yg baik dan berguna, bkn sekedar yg hanya enak didengar telinga saja.

Posted in Renungan | Comments Off on Hati dan Lidah

Penghasilan Orang Fasik

DI 08052020

Amsal 10:16

  • Upah pekerjaan orang benar membawa kepada kehidupan, penghasilan orang fasik membawa kepada dosa.

Penghasilan kita apakah berupa gaji, bonus, laba usaha, dsbnya, ternyata pny dampak terhadap perbuatan kita, tergantung apakah kita org benar atau fasik.

Org benar mencari uang dg tujuan mulia, yaitu mencukupi biaya hidup bahkan dialokasikan sebagian utk menolong org lain yg membutuhkan. Tentu saja org benar ini mencari uang dg cara yg benar atau halal, tdk melanggar hukum Tuhan dan jg hukum negara. Uang yg diperoleh menjd spt sebuah mata air di padang gurun, istilahnya penghasilan org benar itu menjd berkat dr Tuhan, baik utk dirinya sndri maupun utk org lain jg. Dampaknya adalah uang menjd sesuatu yg menyokong kehidupan, bkn justru menjerumuskan org kpd dosa, inilah alasan knp kita tdk boleh tamak akan uang, saat uang bertambah bnyk maka bs saja uang justru ‘memperbudak’ org yg memilikinya.

Uang yg didpt dg cara yg tdk benar dan tdk halal maka menjd sebuah daya pikat dosa terhadap org fasik. Uang menarik seseorg utk lebih lg cinta uang krna bs memperoleh uang dlm jumlah besar dg cara yg melanggar hukum Tuhan dan hukum negara. Mulailah org terlibat perbuatan dosa spt berjudi, bermain wanita, korupsi, dsbnya. Makin bnyk uang makin pikiran seseorg bs terpengaruh utk berbuat dosa jika tdk memiliki pengendalian diri yg baik dan kuat. Pergaulan di kalangan org berduit seringkali menjerumuskan bnyk org dg gaya hidup mewah namun semua dilakukan dg berhutang, akibatnya suatu saat hutang makin menumpuk dan terjebak dg bunga hutang yg besar. Jaga pergaulan kita.

Jgn cinta uang, namun cintailah Tuhan dan sesama dg menggunakan uang kita utk hal-hal mulia dan meringankan beban org lain yg sdg dlm kesusahan.

Posted in Renungan | Comments Off on Penghasilan Orang Fasik

Tuhan Menguatkan Hati Kita

DI 06052020

Mazmur 27:14 KJV
Wait on the LORD: be of good courage, and he shall strengthen thine heart: wait, I say, on the LORD.

  • Nantikanlah TUHAN, jadilah teguh hati, dan Dia akan menguatkan hatimu, kataku nantikankah TUHAN

Apa yg terjd ketika kita menantikan Tuhan, misalnya ketika kita menunggu jwban Tuhan, berpuasa, dsbnya? Apakah kita bersikap pasif saja?

Ternyata kita hrs menguatkan hati kita dan membuatnya teguh saat sdg menantikan Tuhan. Artinya bs saja terjd bhw ada hal-hal yg mgkin bs membuat kita tawar hati, takut dan kurang percaya pd Tuhan. Cukupkah dg upaya kita sndri? Ternyata tdk, krna dlm ayat ini Tuhan menguatkan hati kita jg, jd bs diartikan nantinya hati kita menjd ‘dobel kuat’ dan ini diperlukan utk mengalami sesuatu setelah proses menantikan Tuhan sdh selesai. Siap menghadapi sesuatu yg lebih besar dr yg pernah kita hadapi, krna utk itu butuh hati yg lebih kuat dan teguh, jika tdk maka kita bs mengalami kekalahan dan mundur dr Tuhan akibat kita gagal memahami jalan Tuhan dan rencana-Nya. Jgn sampai itu terjd dan kita mengalami hal yg buruk.

Saat menantikan Tuhan kita dilatih dlm hal kesabaran dan berpikir dg jernih. Ini sangat diperlukan ketika nantinya sesuatu yg Tuhan izinkan kita alami itu dtg. Kesabaran menghindarkan kita dr bertindak ceroboh dan dikuasai oleh emosi yg labil. Saat kita sabar, maka kita bs berpikir jernih, menyusun langkah apa yg hrs kita lakukan, menyusun persiapan dg lebih baik. Kesabaran perlu dilatih trs menerus spya makin panjang kesabaran yg kita miliki. Penguasaan diri sangatlah penting di saat kita menghadapi sesuatu yg besar dan perlu bnyk konsentrasi utk itu. Biasakan memberikan wkt khusus utk menantikan Tuhan, berdiam di hadapan Tuhan dg tenang dan Dia akan menguatkan hati kita.

Sabar dlm menghadapi situasi yg sulit hari-hari ini, tetap percaya bhw Tuhan menyertai dan menjadikan kita pemenang di dlm segala hal.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Menguatkan Hati Kita

Menyenangkan Hati

DI 05052020

Mazmur 37:4 KJV
Delight thyself also in the LORD; and he shall give thee the desires of thine heart.

  • Senangkan dirimu juga di dalam TUHAN, dan Dia akan memberimu hasrat dari hatimu

Kata ‘delight’ dlm bhsa aslinya adalah ‘ânag’ yg berarti menjadi lembut, lentur, halus, peka, menyenangkan diri sndri. Ternyata ada hubungan antara kesenangan dan kelembutan dlm diri seseorg.

Org yg mengeraskan hati bs tenggelam dlm emosi yg negatif: marah, bersedih berlebihan, hingga akhirnya timbul penyesalan krna menutup diri dr kebaikan yg org lain tunjukkan. Org yg tdk fleksibel atau mudah beradaptasi akan mengalami bnyk kebuntuan dan kegagalan hingga berujung pd depresi. Menyenangkan diri dlm ayat ini bknlah ttg menghilangkan stress dg mencari hiburan, namun membuat diri kita senang di dlm Tuhan. Pastinya bagian diri kita yg terkena dampaknya adalah roh kita, tetap terkoneksi dg Tuhan membuat kita tdk takut dan kuatir mengenai apa yg sdg kita alami hari-hari ini. Meskipum ada hal yg di luar kendali kita, tp kita bersukacita krna sadar bhw Tuhan sanggup membuat keajaiban dan terobosan.

Mengapa jwban Tuhan justru lebih cepat dtg saat kita bergembira atau bersukacita? Itu krna Tuhan melihat iman kita yg aktif, iman berkaitan dg kuasa Tuhan, saat kita memiliki iman yg teguh, kuasa Tuhan bekerja dlm hidup kita dg leluasa, tdk dibutuhkan bnyk waktu spya mujizat dan terobosan dr Tuhan itu terjd. Namun bila iman kita goyah, Tuhan menunggu kita menguatkan iman dan hati terlebih dahulu, dan ini membutuhkan proses dan waktu, krna itulah mengapa org sering menilai sptnya Tuhan itu terlambat, pdhal sbnarnya dia sndrilah yg membuat lbh bnyk waktu dibutuhkan hingga apa yg dia minta pd Tuhan akhirnya diberikan. Tuhan tdk pernah terlambat, kitalah yg sering berlambat-lambat.

Bersukacitalah di dlm Tuhan, kuatir tdk akan merubah keadaan, namun iman pd Tuhan yg teguhlah yg membuat akhirnya apa yg kita inginkan itu kita terima.

Posted in Renungan | Comments Off on Menyenangkan Hati

Pujilah Tuhan

DI 04052020

Mazmur 150:6 KJV
Let every thing that hath breath praise the LORD. Praise ye the LORD.

  • Biarlah segala yang memiliki nafas memuji TUHAN, kamu pujilah TUHAN.

Apa arti memiliki nafas? Sederhananya ialah segala makhluk yg masih hidup, hidup krna masih memiliki nafas, masih bs bernafas. Jd kita sederhanakan menjd segala yg masih hidup.

Selama kita masih hidup di dunia ini maka banyak-banyaklah utk memuji Tuhan. Ini bkn saja berarti menyanyikan lagu pujian kepada Tuhan, namun dr mulut kita keluar ucapan yg mengagungkan Tuhan, memuji kebesaran Tuhan. Jd jgn berpikir bhw memuji Tuhan itu hanya spt sdg dlm ibadah saja, tetapi saat bersaksipun sbnarnya kita jg sdg memuji Tuhan. Artinya tdk selalu bernyanyi lagu pujian, namun saat berdoapun saat kita berkata terpujilah nama Tuhan, itupun sebuah pujian yg kita naikkan pd Tuhan. Nanti di surga jg kita akan memuji Tuhan bersama para org kudus. Pujian jg merupakan ekspresi kasih kita pd Tuhan, sbg wujud kekaguman dan rasa hormat kita yg selayaknya Tuhan terima dr kita.

Sebaliknya jgn sampai terjd bhw hanya mulut kita yg mengucapkan pujian tp hati kita tdk demikian. Sebagian org merasa sulit utk memuji Tuhan apalg saat mengalami penderitaan yg hebat. Kita berpikir apa yg bs jd alasan utk kita tetap trs memuji Tuhan pdhal keadaan sdg tdk baik, ini yg membuat sebagian org mengeluh saat penderitaan semakin berat. Pdhal spt Paulus dan Silas dlm Kisah Para Rasul 16:25, mrka malah memuji Tuhan saat dlm penjara, ini mengajar kita bhw memuji Tuhan bkn bergantung pd keadaan baik atau buruk, tetapi krna kita mengasihi Tuhan, iman kita tetap percaya bhw apapun yg terjd, Tuhan tetap mengasihi dan mwnyertai kita.

Apa yg sdg kita alami hari-hari ini, tetap pujilah Tuhan selagi kita masih bs bernafas, tetap kasihi Tuhan dlm keadaan apapun yg sdg kita alami.

Posted in Renungan | Comments Off on Pujilah Tuhan

Hoax Sudah Ada Sejak Dulu

DI 02052020

Yohanes 21:23

  • Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: “Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.”

Bbrpa tahun terakhir kata ‘hoax’ sdh akrab di telinga kita, berita bohong yg bs menyebabkan penyesatan informasi yg bs merugikan kepentingan bnyk pihak, tentunya ini sangat buruk.

Berita hoax kita dpti dlm ayat ini, krna Yesus tdk mengatakan bhw Yohanes tdk akan mati sampai Dia datang, namun berita yg tersebar adalah bhw Yohanes tdk akan mati, dan ini tentunya bs sangat besar dampaknya. Hanya 2 manusia yg tdk mengalami kematian fisik yaitu Henokh dan Elia, keduanya pny sejarah hidup yg luar biasa. Bs saja ada yg berpikir bhw lebih baik Yohanes saja yg memimpin para rasul krna dia ‘dikatakan’ tdk akan mati, artinya dia org pilihan Tuhan yg mendpt perkenanan-Nya. Bs saja terjd perpecahan dan yg lainnya, inilah dampak buruk dr sebuah berita yg berbeda dr yg sebenarnya, kita sbg org percaya jgn sampai menjd korban apalg pelakunya, ini sebuah hal penting yg hrs diperhatikan.

Dlm hal menyampaikan firman Tuhan, baik melalui khotbah, sharing, renungan, dsbnya, jgn sampai terjd penyampaian yg melenceng dr pengertian firman Tuhan yg sbnarnya, bhsa teologisnya adalah ‘di luar konteks dan tujuan penulisannya’. Bahaya sekali memasukkan pikiran pribadi lalu dicampurkan dg ayat Alkitab demi kepentingan pribadi. Ini sebuah kejahatan rohani, penyesatan terhadap jemaat Tuhan. Jgn sebarkan ajaran yg isinya ternyata bkn spt yg firman Tuhan maksudkan, jgn sembarangan menafsir atau mengartikannya mnrut pengertian sndri. Sampaikanlah apa yg murni dr firman Tuhan, ini tanggung jwb setiap kita, bahkan sbg orgtua yg mendidik anak-anaknya dlm hal firman Tuhan.

Jgn termakan ajaran yg isinya hoax, bc Alkitab setiap hari, shga minimal kita tahu alur crta Alkitab dan tahu bhw ayat yg dikatakan itu benar tdk ada di dlm Alkitab.

Posted in Renungan | Comments Off on Hoax Sudah Ada Sejak Dulu

Apa Urusanmu Dengan Itu?

DI 30042020

Yohanes 21:22 KJV
Jesus saith unto him, If I will that he tarry till I come, what is that to thee? follow thou me.

  • Yesus berkata kepada dia: “Jika Aku ingin bahwa dia tinggal sampai Aku datang, apa urusanmu dengan itu? Ikutlah Aku.”

Perasaan Petrus saat itu memang sdg bergejolak, stlah menjwb 3 pertanyaan dr Yesus mengenai apakah dia mengasihi Yesus, kemudian dia sedikit kehilangan fokus krna Yohanes mengikuti mrka pdhal yg Yesus ajak hanyalah Petrus.

Kita masih ingat bhw di antara para murid Yesus sempat terjd perdebatan mengenai siapa yg terbesar di antara mrka. Tak bs dihindari bhw bs terjd saling membandingkan satu sama lain dan berujung pd pertengkaran. Siapa yg paling dekat dg Yesus bs menjd hal yg diperebutkan. Petrus merasa bhw Yohanes lbh dikasihi oleh Yesus, nanun itu penilaiannya sndri. Kemudian Yesus menegaskan bhw setiap murid pny peran masing-masing dan tugasnya berbeda-beda. Petrus diingatkan utk fokus pd urusannya sndri dg Dia, tak perlu mengurusi urusan Yesus dg Yohanes, spya nantinya ketika mrka menjalani fungsi kerasulan, mrka bs bekerja bersama demi kepentingan jemaat dan memuliakan Tuhan.

Ini hal yg perlu kita perhatikan bhw kita bs kehilangan fokus dan waktu bila terlalu pusing dg urusan org lain. Jgn terlalu memikirkan perbandingan yg ada antara kita dg org lain, krna yg penting adalah kita bs membereskan urusan kita dg Tuhan. Hidup org lain hanya sebatas kita beri perhatian, memberi nasehat dan pertolongan, namun jgn terlalu dlm mencampuri urusan hidup mrka shga kita lupa utk mengurusi hidup kita sndri. Hidup org lain bknlah tanggung jwb kita, tp tanggung jwb org itu sndri dg Tuhan. Bgmna pertanggung jwban kita pd Tuhan itu yg penting dan menjd fokus kita. Masalah Tuhan memperlakukan org lain itu urusan Tuhan, Tuhan pny pertimbangan yg sempurna ttg bgmna Dia memperlakukan masing-masing org, itu hak penuh yg Tuhan miliki.

Bgmna dg hidup kita? Bereskan yg masih blm beres, selama kita masih diberi waktu oleh Tuhan, fokuslah mengurusi hidup kita, bkn mengurusi urusan org lain.

Posted in Renungan | Comments Off on Apa Urusanmu Dengan Itu?

Sudah Tercatat Namanya?

DI 29042020

Wahyu 20:15

  • Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

Pendaftaran sangat diperlukan spya kita memiliki kepastian sbg peserta dlm sebuah acara, misalnya seminar, retreat, atau acara khusus lainnya dan segala yg kita perlukan utk kegiatan itu akan disediakan oleh panitia.

Namun utk mendaftar, dibutuhkan biaya, kecuali kalau memang panitia itu menyatakan bhw pendaftarannya gratis. Bgmna dg surga, bgmna kita bs dg sah masuk ke dlmnya? Di sinilah bnyk org Kristen yg ‘lupa mendaftar’, pikirannya asal sdh dibaptis, jd Kristen, kalau meninggal ya pasti ke surga, bknkah itu yg dikatakan para hamba Tuhan saat melayani ibadah kedukaan? Tp apa kata Alkitab ttg ini? Dlm ayat yg kita baca, utk dipastikan seseorg masuk surga dan tdk ke neraka adalah dia hrs tercatat namanya dlm kitab kehidupan. Jd Kristen itu baru mendaftar, tp blm terdaftar krna ada bbrpa syarat yg dibutuhkan utk itu, artinya ‘pendadtarannya’ tdk gratis, perlu ‘membayar’ dan memenuhi syarat yg dibutuhkan.

Sdh sampai bagian mana kita dlm hal ini? Apakah br mendaftar tp blm diterima kelengkapan yg dibutuhkan, br jd org Kristen tp blm melakukan firman Tuhan, org spt ini berarti blm terdaftar, blm pasti bs masuk surga. Hal-hal yg dibutuhkan misalnya jgn menyangkal Yesus dan firman-Nya (Lukas 9:26), menuruti firman Tuhan (Wahyu 3:8). Ada bbrpa hal lg yg perlu jd perhatian kita, krna itulah sangat penting utk kita membaca firman Tuhan dan menurutinya, kalau tdk membaca Alkitab, bgmna kita bs tahu apa yg hrs kita turuti? Hidup ini cm sekali saja, jgn kita sia-siakan bgtu saja, selama masih ada kesempatan, lengkapi ‘kelengkapan pendaftaran’ yg diperlukan spya nama kita terdaftar.

Mari kita bersiap diri, akhir zaman semakin mendekati puncaknya, jgn justru kita lengah dan terlena oleh kesibukan harian yg hanya berguna utk hidup kita selama di dunia saja.

Posted in Renungan | Comments Off on Sudah Tercatat Namanya?