Menjadi Mulut Tuhan

DI 04122019

Yeremia 15:19 KJV
Therefore thus saith the LORD, If thou return, then will I bring thee again, and thou shalt stand before me: and if thou take forth the precious from the vile, thou shalt be as my mouth: let them return unto thee; but return not thou unto them.

  • Karena itu TUHAN berkata: “Jika kamu kembali, kemudian Aku membawa kamu lagi, dan kamu akan berdiri di hadapan-Ku, dan jika kamu mengambil yang berharga dari yang buruk, kamu akan menjadi sebagai mulut-Ku, biarlah mereka kembali padamu, tapi jangan kamu kembali pada mereka.

Tuhan memang memilih org-org khusus utk menjd ‘mulut’ Tuhan bagi umat-Nya, namun seringkali kehadiran mrka justru ditolak dan pd akhirnya justru hal itu menyakitkan hati Tuhan.

Nabi Yeremia merasa bhw dia gagal melaksanakan tugasnya krna perkataannya tdk didengarkan, ada pergumulan dlm hatinya, namun firman Tuhan dtg kepadanya dg sebuah pemahaman bhw dia hrs bs mengambil yg berharga dr apa yg buruk. Memang kelakuan bangsa itu tdk menyenangkan terhadap nabi Yeremia, tp Tuhan menginginkan Yeremia sadar bhw dr situasi buruk yg dia alami, dr perlakuan buruk yg dia terima, dr kebobrokan moral yg terjd, masih ada sesuatu yg berharga yg bs diambil dan dikeluarkan dr yg buruk itu. Bkn sekedar membedakan yg baik dan tdk baik, tp bs jg utk menilai segala sesuatunya scra jujur.

Tuhan ingin kita ini menjd bijaksana, bs melihat situasi atau sesuatunya dg detail. Spt Tuhan menyelamatkan Nuh dan keluarganya dr air bah, Lot dan keluarganya dr hukuman terhadap Sodom dan Gomora, kita hrs jeli melihat sesuatu yg baik meskipun yg baik itu ada di antara yg buruk. Spt emas yg ada dlm lumpur, Tuhan ingin kita mengambil emas itu lalu membersihkannya. Tuhan akan menjadikan kita sbg ‘mulut-Nya’ ketika kita bs melihat sesuatunya dg jelas dan jujur. Meskipun hati Yeremia kecewa, namun Tuhan ingin kasih Yeremia pd bangsa itu tdk menjd hilang. Tuhan masih ingin Yeremia bertugas menyampaikan firman Tuhan pd bangsanya.

Apakah kita mengalami spt yg Yeremia alami? Trs suarakan firman Tuhan dlm keadaan yg buruk sekalipun, meskipun mgkin perkataan kita tdk dihiraukan, yg penting adalah tanggung jwb kita pd Tuhan utk setiap tugas yg Dia perintahkan utk kita lakukan.

Posted in Renungan | Comments Off on Menjadi Mulut Tuhan

Akibat Pemberontakan Kita

DI 03122019

Yesaya 63:10

  • Tetapi mereka memberontak dan mendukakan Roh Kudus-Nya; maka Ia berubah menjadi musuh mereka, dan Ia sendiri berperang melawan mereka.

Tuhan kita tentu penuh dg kasih pd umat-Nya, namun bkn berarti selalu memaklumi setiap perbuatan kita, saat kita bersikap atau bertindak sesuatu yg membuat Dia murka, maka Dia berbalik menjd ‘musuh’ bagi kita.

2 hal yg hrs kita hindari utk dilakukan adalah memberontak pd Tuhan dan mendukakan Roh Kudus-Nya. Memberontak berarti ingin bebas dr segala ikatan dg Tuhan, tdk mau terikat dg kebenaran firman-Nya, tdk mau hidup diatur oleh Tuhan, tdk mengakui lg Dia sbg Tuhan bagi kita. Pdhal sdh bnyk perbuatan Tuhan yg sdh kita lihat dan alami, sering ditolong Tuhan bahkan dlm keadaan tersudutpun, Tuhan membebaskan kita dr itu semua. Tp mengapa tetap ingin keluar dr kedaulatan Tuhan? Krna kita mulai memiliki kebenaran sndri yg lebih menguntungkan kedagingan manusia kita.

Pemberontakan pd Tuhan menimbulkan kedukaan di hati Tuhan. Apalg jika itu dilakukan dg sengaja, setelah sekian lama Tuhan menunjukkan kebaikan serta kesetiaan-Nya. Mendukakan Roh Kudus Tuhan adalah sebuah dosa yg besar, perbuatan yg sdh melampaui tulusnya kasih Tuhan pd kita. Tdk ada lg rasa hormat dan mengasihi Dia, tdk peduli dg apa yg Tuhan rasakan di hati-Nya. Dg melanggar kekudusan Tuhan, berarti spt sdg mengotori sesuatu yg semula bersih, berbuat dg sengaja apa yg Tuhan tdk sukai utk kita lakukan utk memancing murka Tuhan dlm hidup kita. Merasa bhw tanpa Tuhan, kita bs dg kemampuan kita sndri.

Hiduplah sbg anak yg berusaha menyenangkan hati Tuhan, dg apa yg ada pd kita, gunakan itu utk kemuliaan Tuhan. Jangan kita sia-siakan semua yang Tuhan telah lakukan dlm hidup setiap kita, krna semuanya sangat berharga dan merupakan yg terbaik.

Posted in Renungan | Comments Off on Akibat Pemberontakan Kita

Seandainya Tuhan Tidak Mengampuni

DI 02122019

Mazmur 85:2

  • Engkau telah mengampuni kesalahan umat-Mu, telah menutupi segala dosa mereka. Sela

Kesalahan dan dosa, 2 hal yg pasti pernah dilakukan manusia terhadap Tuhan. Dlm Tuhan, Dia sediakan solusi utk keduanya yaitu Dia mengampuni dan menutupi dosa serta kesalahan kita.

Namun apa yg terjd seandainya Tuhan tdk mengampuni kita? Kita sndri pd kenyataannya tdk sanggup utk menyelesaikan masalah akibat dosa dan kesalahan kita terhadap Tuhan. Dosa tdk dpt dihapus dg berbuat baik, bahkan oleh cara hidup yg saleh sekalipun. Semua tergantung pd Tuhan saja, Dia yg berkuasa mengampuni dan menyelesaikan masalah akibat dosa yg kita perbuat. Krna itulah kita hrs sadar bhw jika Tuhan tdk mengampuni kita, kita tdk akan pernah pny kesempatan utk menikmati surga saat kekekalan itu kita alami, hidup kita akan berakhir dlm siksaan kekal, sia-sia semua yg kita lakukan seandainya Tuhan tdk mengampuni kita.

Jgn kita menganggap rendah pengampunan yg Tuhan beri. Dosa kita terlalu bnyk, berarti sangat bnyklah pengampunan Tuhan yg telah kita terima. Brpa harga sebuah pengampunan? Tdk bs diukur dan dinilai dg apapun, krna itulah hargai setiap pengampunan yg Tuhan berikan, jgn sia-siakan dan jgn jg mempermainkan Tuhan dg trs berbuat dosa. Hidup ini sangat singkat, tak ada bnyk wkt yg tersisa, blm lg kita tdk pernah tahu kpn kita akan meninggal, jgn berpikir itu masih lama. Bgmna kita menilai hidup kita, itulah cerminan bgmna kita menilai kasih Tuhan kepada kita. Kita menghargai hidup kita berarti jg kita sdh menghargai kasih Tuhan dlm hidup kita.

Di bulan terakhir 2019 ini, maknai setiap hari sbg waktu dan kesempatan utk kita membuat hidup kita menjd lebih berarti, dg menghargai kasih Tuhan berarti kita tdk ingin membuat hidup kita sia-sia bgtu saja.

Posted in Renungan | Comments Off on Seandainya Tuhan Tidak Mengampuni

Harus Bicara

DI 30112019

Ayub 32:20 KJV
I will speak, that I may be refreshed: I will open my lips and answer.

  • Aku akan bicara, supaya aku boleh disegarkan, aku akan membuka bibirku dan menjawab

Dlm hidup kita ada saat di mana bgtu bnyk hal yg ada dlm hati dan pikiran yg memang perlu diungkapkan supaya kita merasa lega dan mengurangi beban yg ada.

Kata refreshed dlm bhsa aslinya adalah ‘rà‚vach’ yg berarti luas, bernafas dg mudah dan bebas, menjd lega, menyegarkan lagi. Mgkin sederhananya adalah membuat diri kita tdk ‘sumpek’ atau merasa sangat terbeban, stress, dsbnya. Dg berbicara ttg apa yg ada dlm hati dan pikiran pd org lain yg memang ingin mendengarnya, ini spt kita mengurangi beban yg hrs kita pikul dan sedikit memberi ‘angin segar’ bagi jiwa kita. Setiap org butuh memiliki org-org yg mau mendengar keluh kesahnya tanpa hrs merasa terhakimi olehnya. Jiwa yg terasa berat akan menghambat kita utk melakukan sesuatu dg sukacita.

Bnyk pikiran yg sbnarnya tdk berguna dan menjd ‘sampah’ dlm hati dan pikiran kita. Selain itu kita jg hrs mengungkapkan penyesalan kita akan dosa yg telah kita perbuat, butuh mengakuinya di hadapan org lain. Mgkin ada sebuah rahasia yg bertahun-tahun kita simpan krna berbagai alasan, hingga pd saatnya kita merasa perlu utk mengungkapkannya dan kemudian barulah kita merasa lega dan hidup ini terasa menjd lebih mudah. Kepenatan membuat kita spt berat utk bernafas krna spt ada beban berat yg sdg kita pikul sambil berjalan. Butuh org-org yg dewasa rohaninya utk mendengarkan ungkapan hati dan pikiran kita, ini kebutuhan jiwa bagi setiap org.

Jgn simpan yg tdk perlu kita simpan dlm hati dan pikiran, jgn memikirkannya melebihi apa yg hrs kita pikirkan. Berbagi isi hati dg org yg tepat, hidup akan bs kita jalani dg lebih baik lagi.

Posted in Renungan | Comments Off on Harus Bicara

Firman Yang Menghakimi

DI 29112019

Yohanes 12:48

  • Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.

Di dunia ini ada org yg tdk percaya pd Yesus, menolak Tuhan dan jg firman-Nya, dlm ayat ini ditulis bhw mrka tetap akan dihakimi jg, baik saat itu maupun nanti di akhir zaman.

Firman Tuhan itu yg akan menjd hakim utk mrka yg tdk percaya pd Tuhan Yesus Kristus, tentu ini hal yg penting utk kita ketahui. Selain perbuatan selama mrka hidup itu yg akan dihakimi, tp jg masalah mrka menolak percaya pd Yesus dan firman-Nya, ini jg termasuk dlm penghakiman Tuhan. Sdh dibuka dan diberi kesempatan utk selamat, tp memilih utk tdk selamat, ini menjd tanggungan mrka sndri. Tuhan sdh berlaku adil, Injil diberitakam pd mrka spya mrka beroleh keselamatan. Bahkan di zaman ini dg kecanggihan teknologi yg berkembang pesat, informasi apapun ttg Injil bs diakses dg mudah di seluruh penjuru dunia.

Tdk menerima perkataan Yesus, ini jg akan dituntut bagi org Kristen yg tdk mau hidup diatur dan didasari oleh firman Tuhan. Mrka yg hidup dg kebenaran versi mrka sndri, ayat-ayat Alkitab diartikan sndri menyesuaikan pola pikir mrka yg hidupnya duniawi sekalipun berstatus org Kristen. Ini hal yg perlu kita peringatkan utk mrka yg hidup secara demikian spya mrka bertobat dan diselamatkan. Jgn sampai pd akhirnya hasil dr penghakiman Tuhan atas mrka adalah kebinasaan kekal bersama iblis dan anak buahnya. Selama msh ada waktu, beritakan Injil dan jd pelaku firman Tuhan sekalipun di sekitar kita tdk ada satupun yg melakukannya.

Kedatangan Yesus kembali sdh makin dekat, persiapkan diri dan lakukanlah semua yg Tuhan perintahkan. Hiduplah takut akan Tuhan dan jd teladan bagi mrka yg masih hidup secara duniawi.

Posted in Renungan | Comments Off on Firman Yang Menghakimi

Hanya Mengagumi Tuhan Karena Mujizat

DI 28112019

Yohanes 12:37

  • Dan meskipun Yesus mengadakan begitu banyak mujizat di depan mata mereka, namun mereka tidak percaya kepada-Nya,

Kita perlu memahami bhw mujizat Tuhan hanyalah sebuah komfirmasi dr kuasa-Nya, artinya krna Tuhan berkuasa, Dia sanggup melakukan mujizat, tp mujizat tdk mendorong seseorg utk akhirnya percaya pd Tuhan dan bertobat.

Ayat yg kita bc menunjukkan fakta bhw meskipun Yesus telah bnyk mengadakan mujizat, namun tetap ada org-org yg tdk mau percaya kepada Dia. Yg mrka inginkan adalah bukti bhw Yesus itu Mesias yg telah dinubuatkan oleh para nabi. Namun mnrut penilaian mrka, Yesus tdk termasuk dlm kriteria-kriteria yg mrka pelajari ttg seorg Mesias yg akan dtg. Blm lg situasi politik saat itu yg merugikan para ahli Taurat, org Farisi dan Saduki, krna bnyk pengikut mrka yg pd akhirnya menjd percaya dan mengikut Yesus, ada ‘dendam’ yg menghalangi hati mrka utk jg menjd percaya.

Ada org-org yg memang dtg pd Tuhan setelah mrka melihat atau mengalami sndri mujizat dr Tuhan. Memang Tuhan pny bnyk cara utk memanggil org berdosa utk menjd percaya pada Dia, namun kita jgn sampai pny pemikiran bhw hanya mujizat Tuhanlah yg bs menarik minat org bnyk utk bertobat. Kita sndripun melihat bhw kegiatan KKR dan mujizat kesembuhan tdk selalu menghasilkan bnyk org yg bertobat. Sebagian cm ingin disembuhkan dan mengalami mujizat Tuhan, tp utk percaya, masih bnyk hal yg jd pertimbangan mrka shga akhirnya mrka hanya mengagumi Yesus, sebatas mengagumi saja.

Bgmna dg iman kita? Jika Tuhan tdk lakukan mujizat dlm situasi yg sdg kita hadapi, masihkah kita tetap percaya pd Dia? Iman kita bkn berdasarkan mujizat, tp berdasarkan firman Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Hanya Mengagumi Tuhan Karena Mujizat

Melihat Masa Depan

DI 27112019

Mazmur 73:17 KJV
Until I went into the sanctuary of God; then understood I their end.

  • Sampai aku pergi masuk tempat kudus Tuhan, kemudian aku mengerti akhir dari mereka.

Manusia cenderung ingin tahu apa yg nantinya akan terjd di masa depan, itulah sebabnya para peramal atau paranormal tetap diminati bnyk org dr dulu hingga kini.

Asaf yg adalah org yg melayani di bait suci merasa iri dg keadaan hidup yg dialami org fasik, yg scra materi maupun sosial sptnya lebih enak drpd dirinya yg hidup takut akan Tuhan. Ini jg mgkin dr sebagian kita rasakan, org yg hidup tdk taat pd firman Tuhan knpa kaya dan terlihat bahagia? Apakah berguna hidup takut akan Tuhan? Kita cenderung menilai yg ‘sekarang’, tp ternyata Tuhan memandang mrka lebih jauh dr kita, Tuhan tahu akhir hidup mrka spt apa, dan sbnarnya Tuhan ingin kita tahu bhw hidup takut akan Tuhan itu tdk sia-sia, akhir hidup kita sangat jauh lebih mulia drpd akhir hidup org fasik yg kelihatannya hidup enak skrg ini.

Di tempat kudus Tuhan, kita tahu akhir dr hidup kita. Spt Asaf yg giat melayani Tuhan di bait suci, ketika dia masuk tempat kudus Tuhan, dia diberitahu Tuhan ttg bnyk hal. Ketika kita bertemu Tuhan dlm hadirat-Nya, Dia akan membuat kita mengerti apa makna dr hidup ini sebenarnya, dan bgmna Dia ingin kita memiliki akhir hidup yg mulia. Kekayaan dan kemuliaan duniawi hanya fana dan sebentar saja sifatnya. Iblis sanggup memberikan apa yg manusia inginkan, tp iblis tdk bs memberi keselamatan dan hidup kekal di surga. Krna nasib iblis sndri ditentukan oleh Tuhan, dia akan binasa selama-lamanya. Lalu mengapa msh bnyk org yg menyembah iblis? Krna mrka takut hidup menderita, miskin.

Tetaplah hidup takut akan Tuhan, sekalipun keadaan hidup kita tdk sebaik mrka yg jauh dr Tuhan. Kita memiliki sesuatu yg jauh lebih bernilai yaitu keselamatan di dlm Tuhan, nilainya melebihi harta maupun kebahagiaan.

Posted in Renungan | Comments Off on Melihat Masa Depan

Jangan Curang

DI 26112019

Ulangan 25:15 KJV
But thou shalt have a perfect and just weight, a perfect and just measure shalt thou have: that thy days may be lengthened in the land which the LORD thy God giveth thee.

  • Tapi kamu haruslah memiliki sebuah timbangan yang sempurna dan tepat, sebuah pengukur yang sempurna dan tepat haruslah kamu miliki, supaya hari-harimu dipanjang di tanah yang diberikan TUHAN kepadamu.

Umur panjang tdk hanya krna menghormati orgtua, tp jg dipengaruhi faktor kejujuran dlm hal berdagang dan hal lain yg ada kaitannya dg timbangan dan pengukur. Ketepatan dlm menimbang dan mengukur tentu berkaitan dg kejujuran.

Bertindak curang dlm berdagang biasanya sengaja dilakukan utk memperbesar keuntungan yg diperoleh. Mengurangi jumlah berat sehingga terjd selisih dg jumlah berat yg seharusnya pembeli terima, ini yg seringkali terjd. Kecurangan lain jg dlm bentuk menukar apa yg pembeli telah pilih dg yg sdh si penjual atur sblumnya. Mengambil untung dg cara yg curang tentu tdk disukai Tuhan. Jgn lupa bhw Tuhan pasti melihatnya, tdk ada yg luput dr pandangan Tuhan. Tp manusia tetap saja ada yg melakukannya, niat utk untung lebih besar telah mengalahkan kejujuran seseorg.

Mengapa timbangan yg salah, mengukur dg tdk jujur, dan mengambil keuntungan dg cara yg curang dihubungkan dg umur seseorg? Pastinya krna cara spt itu bukanlah ajaran Tuhan pd umat-Nya. Apakah Tuhan tdk sanggup memberkati umat-Nya jika mrka berdagang atau melakukan pekerjannya dg jujur dan takut akan Tuhan? Dg berbuat curang berarti tdk menghormati Tuhan dan firman-Nya, meragukan Tuhan sbg sumber berkat. Ingin cepat menjd kaya justru membw kita pd masalah dan pencobaan, akibat lainnya adalah umur kita diperpendek dr yg Tuhan jatahkan sbnarnya:

1 Timotius 6:9
Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.

Jadilah pribadi yg jujur, bkn hanya dlm perkataan, tp jg dlm perbuatan. Berbisnislah dg cara yg benar, yg sesuai dg firman Tuhan. Tuhan sanggup memberkati kita, jgn kita meragukannya.

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Curang

Berhasil Dalam Kerohanian

DI 25112019

2 Tawarikh 31:21 KJV
And in every work that he began in the service of the house of God, and in the law, and in the commandments, to seek his God, he did it with all his heart, and prospered.

  • Dan dalam setiap perkerjaan yang dia mulai dalam pelayanan rumah Tuhan, dan dalam hukum, dan dalam perintah-perintah, untuk mencari Tuhannya, dia melakukannya dengan segenap hati, dan berhasil.

Raja Hizkia membawa pembaharuan dlm hal kerohanian bangsanya setelah sekian lama sejak zaman Daud dan Salomo, para raja silih berganti melakukan apa yg baik atau yg jahat di hadapan Tuhan, dan yg dia usahakan itu berhasil.

Keberhasilannya adalah krna dia melakukan semuanya dg segenap hati. Dia memahami bhw yg dia lakukan itu tdk mudah dan membutuhkan perencanaan dan waktu utk mewujudkannya. Semua bergantung pd ketetapan hatinya utk mewujudkan keinginannya melakukan apa yg baik, benar dan sesuai dg hukum Tuhan. Krna ini hendak melibatkan seluruh bangsa, maka perlu ketegasan dirinya sbg raja utk memulai dan menjalankannya. Niat baik dan yg sesuai dg kehendak Tuhan, pd akhirnya dibuat berhasil oleh Tuhan. Tdk ada yg mustahil jika sesuai dg kehendak Tuhan dan dilakukan dg segenap hati.

Mgkin kita pernah merencanakan sesuatu tp akhirnya tdk terwujud, atau mgkin hasilnya tdk spt yg diharapkan. Hebatnya sebuah perencanaan tanpa disertai dg kesungguhan hati dlm wujud berkomitmen menjalankan sesuai rencana, maka rencana tetaplah rencana. Spt dlm pertandingan sepakbola, ada peluang menciptakan goal, tp tendangannya lemah shga bola bs ditangkap oleh penjaga gawang. Membuat mknan tp gagal dlm eksekusi akhir menjadikan mknan itu rasanya tdk sesuai dg yg diinginkan, mknan yg ‘gagal’. Kegagalan tdk menghasilkan apapun meskipun sdh bnyk yg diusahakan utk berhasil, semua menjd sia-sia.

Jgn hanya pandai rapat dan membuat rencana, tp berhikmat dlm mengerjakan rencana itu, berkomitmen dan perlu kerja sama dg yg lainnya. Libatkan Tuhan dlm setiap perencanaan kita, maka Dia akan membuat yg kita kerjakan menjd berhasil.

Posted in Renungan | Comments Off on Berhasil Dalam Kerohanian

Jatuh Karena Kesalahan

DI 23112019

Hosea 14:1 KJV
O Israel, return unto the LORD thy God; for thou hast fallen by thine iniquity.

  • Oh Israel, kembali pada TUHANmu, karena engkau telah jatuh oleh kesalahanmu.

Org yg bersalah pd Tuhan itu digambarkan spt org yg jatuh, bs diartikan tersandung, ambruk karena tdk ada kekuatan, atau masuk dlm sebuah situasi yg ‘levelnya’ turun, tdk sebaik dr sblumnya.

Mengapa sampai kita berbuat kesalahan? Dlm pasal di mana ayat ini berada, ternyata telah terjd penyembahan berhala, tdk lg menyembah Tuhan. Berhala memang pny daya tarik tersendiri bagi mrka yg menyembahnya. Dijanjikan bs menjd kaya, boleh melakukan apa yg dilarang Tuhan, bs memberi apa yg diinginkan manusia dg cara yg lebih cepat. Masih bnyk lg alasannya, namun ujung dr penyembahan berhala tentu saja hidup yg tdk penuh damai dan berakhir dg kebinasaan. Gambarannya spt sesuatu yg luarnya manis namun dlmnya terasa pahit.

Kembali pd Tuhan sering diartikan sbg tindakan nyata dr sebuah pertobatan. Kembali tentu saja memutar arah ke arah lokasi sebelumnya, artinya tdk meneruskan berjalan ke arah yg menyimpang jauh, tp mulai berbalik dan berjalan menuju ke lokasi awalnya. Kembali pd Tuhan berarti meninggalkan berhala dan segala aturannya. Hrs ada pemutusan perjanjian dg berhala itu spya tdk bs dituntut dlm alam rohnya, krna biasanya utk mendptkan sesuatu dr berhala itu, ada ikatan perjanjian dan syarat-syarat tertentu yg hrs dilakukan. Jika tdk diputuskan, maka dianggap masih sbg penyembah berhala itu dan masih terikat dg perjanjian dengannya.

Jgn kembali berhubungan dg penyembahan berhala jika kita sdh bertobat. Hrs tegas dan berkomitmen utk hanya menyembah Tuhan saja, jgn kembali jatuh dan mengalami hidup yg tdk penuh damai.

Posted in Renungan | Comments Off on Jatuh Karena Kesalahan