Selamatkan Bumi

DI 12092018

Kejadian 6:12 KJV
And God looked upon the earth, and, behold, it was corrupt; for all flesh had corrupted his way upon the earth.

  • Dan Tuhan melihat ke atas bumi, dan lihatlah, itu rusak; karena semua manusia telah merusakkan jalan (hidup)nya atas bumi.

Ada hubungan antara keadaan bumi yg kita hidup di dlmnya dg cara hidup semua manusia. Contohnya saja akibat org yg membakar hutan sembarangan mengakibatkan polusi udara dan bs menimbulkan kerusakan tanah setelahnya.

Akibat gaya hidup manusia pd zaman Nuh saat itu, di mana kecenderungan mrka utk selalu berbuat yg jahat dan fasik, mengakibatkan bumi dlm pandangan Tuhan menjd ‘rusak’. Jd ini ttg keadaan bumi scra rohaninya dilihat oleh Tuhan sdh rusak. Tuhan merencanakan membinasakan semuanya kecuali Nuh dan keluarganya serta seluruh jenis hewan yg diambil sepasang-sepasang.

Inilah penyelamatan bumi yg pertama kali dilakukan oleh Tuhan, kita mgkin tdk menyadarinya. Jika dibiarkan trs begitu, bumi akan hancur binasa, krna rusaknya bumi itu menuju kehancuran. Persis keadaan di zaman yg kita hidupi ini, keadaan bumi scra fisiknya mulai merosot, bnyk bencana alam dlm skala yg dahsyat di sana-sini, dan dlm kitab Wahyu dikatakan bumi akan menerima murka Tuhan. Ini disebabkan krna dosa manusia semakin besar dan bnyk shga merusak bumi yg kita tinggali. Tuhan menyelamatkan bumi dg mengirim air bah, melenyapkan semua yg jahat. Inilah penyelamatan bumi yg pertama Tuhan lakukan.

Hukuman Tuhan berdampak melenyapkan apa yg jahat dan buruk dlm diri kita. Kita mgkin menilai negatif apa yg sdg kita alami, namun sesungguhnya dampak positiflah yg nantinya kita alami dr semuanya itu. Tuhan perlu ‘membinasakan’ semua yg membuat hidup kita menjd rusak, memang situasinya menjd tdk baik, merosot bahkan nyaris nol, namun itulah awal permulaan yg baru utk sesuatu yg lebih baik drpd sblumnya. Hukuman Tuhan memang berat, tp dampaknya sangat baik utk masa depan. Tuhan tdk sembarang bertindak.

Posted in Renungan | Comments Off on Selamatkan Bumi

Ditentukan Selamat

DI 10092018

Kisah Para Rasul 13:48 KJV
And when the Gentiles heard this, they were glad, and glorified the word of the Lord: and as many as were ordained to eternal life believed.

  • Dan ketika orang-orang non Yahudi mendengar ini, mereka gembira, dan memuliakan firman Tuhan, dan sebanyak orang yang ditentukan untuk hidup kekal percaya.

Dari ayat yg kita baca, jgn kita salah dlm mengerti, artinya bs jd timbul kesimpulan yg rancu: masuk surga atau nerakanya seseorg sdh ditentukan Tuhan.

Dlm ayat ini dikatakan org yg ditentukan utk hidup kekal artinya masuk surga, menjd percaya pd Tuhan. Spya mudah memahaminya mari renungkan perumpamaan ini:

Tiap org bs pergi keluar kota dg naik pesawat, tp utk itu perlu membeli tiket pesawat, tanpa membelinya maka pihak maskapai penerbangan tdk akan memberangkatkan kita dg pesawatnya. Jd penumpang yg dipastikan sampai keluar kota adalah mrka yg telah memiliki tiket pesawat dan dtg tepat wkt sesuai hari dan jam penerbangan yg telah ditentukan. Pesawat pasti berangkat, tp penumpang tdk boleh terlambat.

Penentuan Tuhan tergantung apakah kita memenuhi syarat yg Tuhan perlukan dr kita utk dipenuhi. Artinya setiap org punya kesempatan masuk surga, tp jika menolak Injil dan tdk percaya, kesempatan mrka utk masuk surga disia-siakan. Jd mrka ditentukan utk binasa, bkn utk hidup kekal. Jd pengertiannya demikian, bkn sblm lahir sdh ditentukan masuk surga atau neraka. Kalau ditentukan spt itu, utk apa Injil diberitakan?

Masuk surga atau neraka bahkan ditentukan saat akhir hidup setiap org, ada yg murtad, jd kehilangan ditentukan utk masuk hidup kekal di surga, ada yg bertobat sblum dia mati, tadinya ditentukan ke neraka, berubah ditentukan masuk surga. Jgn terlalu yakin pasti masuk surga, boleh yakin selama iman kita tetap percaya pd Injil Kristus dan mengerjakan keselamatan itu hingga akhir hidup di dunia. Tetap percaya, jgn tukar dg apapun jg. Jgn justru kita bertukar tempat dg pendosa yg bertobat.

Posted in Renungan | Comments Off on Ditentukan Selamat

Pasti Ada Alasannya

DI 08092018

Yehezkiel 14:23 KJV
And they shall comfort you, when ye see their ways and their doings: and ye shall know that I have not done without cause all that I have done in it, saith the Lord GOD.

  • Dan mereka akan menghiburmu, ketika kamu melihat jalan mereka dan perbuatan mereka, dan kamu akan mengetahui bahwa Aku tidak melakukan tanpa penyebab semua yang telah Aku lakukan di dalamnya, kata Tuhan.

Melalui ayat ini kita disadarkan bhw Tuhan selalu bertindak dgn sebuah alasan oleh krna suatu sebab, jd bkn sembarangan atau iseng saja.

Tuhan menghukum bangsa Israel krna mrka menyembah berhala pdhal Tuhanlah yg memelihara hidup mrka. Segala kebaikan Tuhan yg dilakukan terhadap mrka dan nenek moyang mrka telah dilupakan bgtu saja dan malah mrka menyembah berhala. Hal inilah yg membuat murka Tuhan bangkit dan tentu saja wajar jika Tuhan menghukum.

Apakah kita sdg mengalami sesuatu yg buruk? Ada baiknya instropeksi diri, periksa hati dan kerohanian kita. Apakah ada firman Tuhan yg kita langgar, apakah kita punya ‘berhala’ dlm hidup kita, apakah ada kesalahan yg tdk kita sadari telah kita lakukan? Jika ada, segeralah bertobat spya murka Tuhan tdk turun dlm hidup kita. Hambatan dlm bisnis bs saja adalah wujud hukuman Tuhan atas kesalahan kita. Gangguan kesehatan, keharmonisan keluarga terganggu, adanya pertengkaran, terkena tipu, dsbnya, bs merupakan wujud hukuman Tuhan.

Jgn mudah utk melupakan kebaikan Tuhan dlm kehidupan kita, jgn mudah tergoda oleh sesuatu yg hanya memberi damai yg semu, jgn mudah tergiur oleh tawaran yg kelihatannya baik tp sbnarnya ada maksud utk menjatuhkan kita. Hati-hati dg semua yg bs membuat hati kita berpaling dr Tuhan. Keadaan terdesak seringkali iblis pakai utk mendorong kita beriman pd sesuatu yg katanya bs memberi solusi dan jalan keluar. Waspada dg segala hal yg kelihatannya baik tp ternyata melanggar firman Tuhan. Tetap percaya dan berharap pd Tuhan dan kuasa-Nya yg tdk terbatas

Posted in Renungan | Comments Off on Pasti Ada Alasannya

Jangan Berdosa Lagi

DI 07092018

Galatia 5:13 KJV
For, brethren, ye have been called unto liberty; only use not liberty for an occasion to the flesh, but by love serve one another.

  • Karena saudaraku, kamu telah dipanggil pada kemerdekaan, hanya jangan gunakan kemerdekaan itu untuk sebuah kesempatan untuk daging, tapi oleh kasih layani satu sama lain.

Bnyk nasehat ttg bgmna kita jgn kembali pd dosa yg pernah kita buat, namun ternyata blm tentu efektif. Ayat ini menganjurkan cara yg berbeda.

Jgn beri kesempatan pd kedagingan utk mendorong kita kembali berbuat dosa, caranya adalah dg saling melayani satu sama lain. Sptnya tdk mudah menghubungkan keduanya, bknkah cukup dg melawan keinginan utk berbuat dosa saja sdh cukup, knp hrs melayani?

Melayani butuh waktu, pikiran, tenaga, dana, kesetiaan, dsbnya. Ketika kita melayani sesama, wkt kita gunakan bkn utk menyendiri atau melamun shga bs memancing daging kita utk menyerang hati dan pikiran kita. Dosa seringkali timbul krna kita ‘nganggur’ dan santai, tdk ada siapa-siapa. Demikian jg harta kita, kita pakai utk membiayai plynan kita, bkn utk hal yg sia-sia. Jd dg melayani sesama, kita menutup kesempatan bagi kedagingan kita utk membangkitkan keinginan berbuat dosa.

Bergabunglah dlm komunitas yg baik dan membangun, apakah komunitas rohani maupun sekuler, jaga pergaulan kita. Jgn salah memilih komunitas yg hanya mengejar gengsi, nafsu makan dan menghambur-hamburkan uang. Ketika kita berkomunitas, kita bisa saling mengawasi, shga ketika ada keinginan berbuat dosa itu muncul, ada teman yg menasehati dan menguatkan kita utk menang dr godaan utk berbuat dosa. Istilahnya adalah saling menjaga ‘punggung’ masing-masing yg tdk bs kita sndri saja menjaganya. Jgn biarkan wkt yg ada terlewat bgtu saja hanya utk memberi kesempatan bagi dosa itu muncul kembali. Setiap kita akan mempertanggung jwbkan hidup kita di hadapan Tuhan, lihat bgmna kita hidup, jgn spt org bebal tp spt org bijaksana dan berakal budi

Posted in Renungan | Comments Off on Jangan Berdosa Lagi

Tipu Daya Kekayaan

DI 06092018

Matius 13:22 KJV
He also that received seed among the thorns is he that heareth the word; and the care of this world, and the deceitfulness of riches, choke the word, and he becometh unfruitful.

  • Dia juga yang menerima benih di antara semak duri adalah orang yang mendengar firman; dan perhatian akan dunia ini, dan tipu daya kekayaan, mencekik firman itu, dan orang itu menjadi tidak berbuah.

Mgkin bagi kita yg hidup di zaman ini pernah ‘tertipu’ melihat seorg wanita cantik yg ternyata seorg transgender atau waria, dan ternyata Yesus memgatakan bhw kekayaan itu mempunyai ‘tipu daya’ bagi org yg memilikinya.

Artinya kekayaan yg seseorg miliki bs menipu dan memperdaya dirinya, bgmna mgkin? Contoh: bagi pemegang kartu prioritas di sebuah bank, tersedia jalur antrian khusus yg tdk hrs mengantri spt pemegang kartu biasa. Selama kita terdaftar sbg pemegang kartu prioritas, kita mendpt layanan istimewa, ketika kita mulai menurun jumlah uang kita di bank, kita mgkin menjd pemegang kartu biasa dan hrs antri spt kebanyakan org. Jd bkn kitanya tp jumlah uang yg kita simpan di bank itu yg menentukan jenis kartu yg kita pegang.

Org yg tdk berpendidikan tinggi bs menjd konglomerat sementara karyawannya justru lulusan S1, S2. Uang bs menaikkan posisi kita, tp jg bs menurunkan posisi kita. Dulu kaya dihormati org, semua ingin berhubungan dg kita, saat kita hidup menderita, kbnykan menjauh dr kita.

Sadarkah kita bhw org memperlakukan kita sebagian besar krna faktor kekayaan yg kita miliki? Brand pakaian, sepatu, jam tangan yg kita pakai seringkali menjd bahan penilaian pemilik toko yg kita kunjungi, atau mgkin saat kita menghadiri sebuah pertemuan atau pesta. Kita bangga dihormati dan dikagumi, shga lupa bhw semuanya adalah tipu daya kekayaan semata.

Tipu daya kekayaan itu ‘mencekik’ firman yg kita dengar. Kekayaan sering membuat kita tdk bs punya waktu utk Tuhan dan melayani sesama. Kekayaan bahkan bs memperhamba kita

Posted in Renungan | Comments Off on Tipu Daya Kekayaan

Dicintai Tuhan

DI 05092018

Ester 7:2

  • Pada hari yang kedua itu, sementara minum anggur, bertanyalah pula raja kepada Ester: “Apakah permintaanmu, hai ratu Ester? Niscaya akan dikabulkan. Dan apakah keinginanmu? Sampai setengah kerajaan sekalipun akan dipenuhi.”

Mengapa Ester berani menghadap raja Ahasyweros sekalipun nyawa menjd taruhannya? Bkn sekedar punya keberanian, tp Ester tahu raja sangat mencintai dia, shga ada kesempatan utk raja memenuhi permintaan Ester utk kepentingan bangsa Israel di masa pembuangan itu.

Belajar Firman Tuhan itu hrs utuh, jgn cuma melihat 1 ayat saja. Misalkan ttg hal pengabulan doa, minta dlm nama Yesus pasti dikabulkan permintaan kita. Itu betul, tp hrs tahu persis, posisi kita saat mengajukan permintaan, sbg org benar atau bukan. Jd tdk mgkin Tuhan mengabulkan permintaan org yg jahat krna yg dimintanya jg ttg hal yg jahat pastinya.

Ester adalah seorg ratu, wanita yg disayangi raja Ahasyweros, ini jgn kita lupakan. Permintaannya dikabulkan raja krna cintanya raja pd Ester, kemudian ditambah dg sikap Haman yg membuat raja marah. Jd sangat penting utk kita memiliki kasih sayang Tuhan terhadap kita. Ini yg perlu kita ‘kejar’, bkn doa puasa yg seringkali berubah menjd sebuah ritual berkedok rohani. Bnyk pengajaran yg keliru mengenai doa puasa, seringkali ditujukan utk mendpt urapan, pewahyuan, janji Tuhan, dsbnya. Tujuan puasa adalah merendahkan diri dan mendekat pd Tuhan. Spya kita diurapi, diberi otoritas, kita hrs menjd alat Tuhan yg dipercaya dan dipandang layak oleh Tuhan. Kalaupun kita berdoa puasa, tujuannya utk mendptkan petunjuk yg lebih jelas.

Kejar perkenanan Tuhan, jgn sampai kita tdk memilikinya. Yg Tuhan inginkan dr kita adalah relasi, bukan rangkaian ritual keagamaan. Hubungan kita dg Tuhan menentukan bnyk hal dlm hidup kita, jgn dianggap remeh. Jgn cm ingin terlihat rohani tp sesungguhnya sdg jauh dr Tuhan. Jadilah org yg dikasihi Tuhan, meskipun mgkin kita kehilangan semua, Tuhan ada di pihak kita

Posted in Renungan | Comments Off on Dicintai Tuhan

Tidak Dipuaskan

DI 04092018

Pengkhotbah 5:10 KJV
He that loveth silver shall not be satisfied with silver; nor he that loveth abundance with increase: this is also vanity.

  • Orang yang mencintai perak tidak akan dipuaskan oleh perak; maupun orang yang mencintai kelimpahan dengan peningkatannya, ini juga sia-sia.

Ada pendapat bhw dikatakan manusia tdk pernah puas dg apa yg dimilikinya, bahkan sekalipun memiliki seisi dunia ini, masih blm puas.

Bnyk hal yg menyebabkan seseorg menjd tdk puas: kecewa krna tdk sesuai spt yg diperkirakan, bosan dg situasi atau sesuatu, melihat org lain lebih dr kita, dsbnya. Bgmna ayat ini menjelaskannya.

Rumusannya ternyata krna mencintai sesuatu justru tdk dipuaskan oleh yg dicintai. Di atas kualitas perak ada emas yg nilainya lebih tinggi. Dlm dunia ini selalu saja ada yg ‘lebih’ dr yg terbaik yg kita punya. Mgkin mobil tetangga lebih mahal dan keluaran terbaru, mgkin bnyk wanita atau pria lain yg lebih tampan, cantik dan kaya drpd pasangan hidup kita, dsbnya. Tapi mengapa kita tdk dipuaskan oleh ‘perak’ kita sekalipun kita mencintainya? Krna ‘perak’ itu punya keterbatasan utk bs memuaskan kita.

Perak menggambarkan sesuatu yg berharga namun bkn yg terbaik. Mencintai perak berarti menaruh hati kita di atasnya, suasana hati kita dipengaruhi oleh apa yg terjd terhadap perak itu. Contohnya adalah seseorg yg sangat menyayangi bantal yg dia pakai sejak kecil, hingga dewasa tetap dipakai. Dia akan sedih bila bantalnya hilang atau disuruh utk membuangnya. Apa yg kita cintai mempengaruhi hati kita, namun bs jg justru membuat hidup kita menderita.

Kemudian org yg mencintai kelimpahan disertai peningkatannya, jg tidak dipuaskan. Selalu berpikir pasti bs diperbanyak, shga mencari uang sampai lupa menjaga kesehatan. Uang tdk bs memuaskan kita, artinya membw kita pd situasi di mana kita berhenti trs menumpuk kekayaan. Buat apa kekayaan yg berlimpah, tp di surga nanti kita ‘tidak kaya?’ Tuhan ingin kita pny harta di surga.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Dipuaskan

Saling Menundukkan Diri

DI 03092018

Efesus 5:21 KJV
Submitting yourselves one to another in the fear of God.

  • Tundukkanlah dirimu satu sama lain di dalam takut akan Tuhan.

Sebenarnya cukup aneh kalimat ini yaitu tundukkanlah dirimu satu sama lain, bknkah seseorg yg di posisi ‘bawah’ yg hrs menundukkan diri pd org yg posisinya ‘di atas’? Kalau saling menundukkan diri berarti apa yg dimaksudkan?

Tundukkan diri dlm bhsa aslinya adalah ‘hupotassō’ yg memiliki arti antara lain:

1. to arrange under, to subordinate, yaitu ada di bawah koordinasi seseorg utk mengatur/mengurus sesuatu, jd si B di bawah koordinasi si A, dan si B mengkoordinasi si C.

2. to subject, put in subjection yaitu meletakkan diri kita tunduk di bawah otoritas dan kepemimpinan pemimpin. Dengan sukarela dan mengerti mengapa hrs menundukkan diri.

3. to subject one’s self, obey, yaitu membuat org lain memahami mengapa hrs menundukkan diri dan taat terhadap pemegang otoritas, jd bkn menekan atau memaksa org lain tunduk pd kita, tp memberi pemahaman yg benar mengapa perlu menundukkan diri.

4. to submit to one’s control, yaitu menundukkan diri pada kendali dan pengawasan seseorg yg memegang otoritas di atas kita.

5. to yield to one’s admonition or advice, yaitu mengizinkan org lain memberi peringatan dan teguran atau nasehat. Tdk menutup diri dr kritikan dan peringatan, terbuka utk dinasehati saat berbuat sebuah kesalahan

6. to obey, be subject, yaitu taat dan menjd teladan dan pelajaran bagi org lain.

Posisi pemegang otoritas mgkin saja suatu saat berubah, siapapun dia, tunduklah ketika dia memegang otoritas di atas kita. Mgkin skrg kita menjd anggota atau staf, suatu saat kita dipercaya memegang otoriras, jgn arogan atau sombong, jadilah pemimpin yg baik hingga tugas kita selesai. Kalaupun nanti Tuhan pilih seseorg menggantikan kita, tetap lakukan penundukkan diri dan siap dikoordinir oleh org yg dulu kita pimpin. Berikan contoh dan teladan yg baik, tunduk dan taat.

Posted in Renungan | Comments Off on Saling Menundukkan Diri

Karakter Baik

DI 01092018

Rut 3:18

  • Lalu kata mertuanya itu: “Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga.”

Ayat ini bercerita ttg Boas, kerabat Naomi yg adalah seorg kaya raya di kotanya. Kita bs melihat bhw sbg seorg yg kaya, Boas jg memiliki karakter yg baik.

Pertama, Boas paham akan hukum Taurat, ini terlihat dlm hal menebus seorg sanak sdr yg ditinggal mati suaminya tanpa memiliki keturunan. Jd Boas adalah seorg yg paham Firman Tuhan dan melakukannya dlm hidup kesehariannya.

Kedua, Boas seorg yg menghormati kaum perempuan. Bisa saja dia bertindak seenak hatinya, tp dia memilih utk bersikap baik terhadap semua org, termasuk pd kaum perempuan. Rut bs tetap berbaring di kaki Boas tanpa takut dirinya diapa-apakan sepanjang mlm itu. Meskipun Boas bs saja bertindak liar, tp dia tdk melakukannya.

Ketiga, Boas terbiasa menyelesaikan sesuatu hingga tuntas, tdk beristirahat dan tdk menunda-nunda. Terlihat dr kisah selanjutnya dr ayat ini, perkara penebusan Rut berakhir sesuai dg hukum Taurat, hingga akhirnya Rut menjd istri Boas sehingga perempuan itu dpt memberi cucu sbg garis keturunan dr suaminya yg telah mati dahulu.

Boas itu org kaya tp tdk arogan, sombong dan bertindak seenak hatinya. Dia tahu ttg hukum Taurat, dia menunjukkan dirinya memiliki kualitas karakter yg baik shga org bkn menghormatinya krna kekayaannya, tp krna kualitas karakternya yg sdh diketahui org bnyk. Zaman skrg org lebih mengejar kekayaan dan status sosial spya dihormati, bkn mengejar utk memiliki karakter yg baik. Nama baik lebih berharga dr kekayaan, bgtu nama baik tercoreng, sekalipun dia seorg yg kaya, org bnyk tetap mencemooh dia krna perbuatan buruknya.

Jaga nama baik kita di mata bnyk org, miliki karakter yg baik dan perlakukan org lain dg selayaknya. Jgn melakukan hal yg buruk dan merugikan bnyk org. Hidup takut akan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Karakter Baik

Disertai Tuhan

DI 31082018

1 Tawarikh 11:9 KJV
So David waxed greater and greater: for the LORD of hosts was with him.

  • Sehingga Daud menjadi lebih besar dan lebih besar, karena TUHAN semesta alam menyertai dia.

Sukses mnrut prinsip dunia adalah krna hebatnya kemampuan manusia, tp dlm Kristen, kesuksesan bkn sekedar krna kemampuan manusia semata, tp krna disertai TUHAN.

Salah satu gelar Tuhan adalah YHWH Tzebaot, yg berarti Tuhan dari segala ciptaan, dan jg penguasa peperangan. Tdk mengherankan kemenangan demi kemenangan diraih Daud dan pasukan Israel atas musuh-musuh mrka, bkn sebentar menang sebentar kalah. Org yg disertai Tuhan akan ‘selalu’ bukan ‘kadang-kadang’. Ini jg yg membuat kemasyuran Daud bertahan hingga akhir hidupnya walaupun anaknya sndri berusaha merebut tahta kerajaan darinya.

Daud tdk pernah menyangka dirinya akan menjd seorg raja, dia hanya gembala domba biasa, krna raja Saul melakukan dosa terhadap Tuhan, maka Daud dipilih Tuhan utk menggantikan Saul, dr sejak hanya sbg gembala domba hingga memerintah sbg raja, Daud tetap selalu bertanya dan berserah pd Tuhan, inilah yg membuat penyertaan Tuhan ada dlm hidupnya. Nasibnya bkn ditentukan oleh kehebatan dirinya, tp ditentukan oleh Tuhan. Meskipun bnyk org memusuhi dia dan berusaha menjatuhkannya, Daud dibela oleh Tuhan, tak seorgpun sanggup menjatuhkan Daud krna mrka berhadapan dg Tuhan langsung.

Apakah kita jg mengandalkan Tuhan? Jgn sampai kita berkata bhw semuanya krna kehebatan dan kerja keras kita semata. Tanpa penyertaan Tuhan, kesuksesan kita hanya sebentar saja, tdk bertahan lama. Jgn merasa sombong jika disertai Tuhan tp tetaplah rendah hati dan tetap hidup takut akan Tuhan. Kesombongan dimulai dr rasa bangga akan apa yg bisa kita kerjakan. Kemudian mulai meninggikan diri dan meremehkan org lain hingga akhirnya tdk menghormati Tuhan.Tdk ada org yg cepat menjd sombong, semua terjd pelan-pelan dan mulai kelihatan perubahan sikap. Kita sukses krna penyertaan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Disertai Tuhan